Archive for the 'Jiwa Semangat Nilai-nilai 45' Category

22
Sep
14

Kepemimpinan : Mahasiswa Teladan ITB 1973

Aneh, Jero Wacik Diberitakan Sebagai Mahasiswa Teladan ITB 1973

Minggu, 21 September 2014 – 11:24 WIB

Dr Ir Pandji R Hadinoto MH

Jakarta – Berbagai media memberitakan bahwa Jero Wacik adalah lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan predikat Mahasiswa Teladan ITB 1973. Menteri ESDM sebagai tersangka kasus korupsi ini sebelumnya dimuat Wikipeda sebagai Mahasiswa Teladan ITB 1973. Situs berita online ada yang merujuk dari Wikipedia yang memberitakan Jero Wacik Mahasiswa Teladan ITB 1973, diantaranya bisnis.com yang memuatnya pada 3 September 2014.

Di Gatra 17 September 2014 juga terberitakan riwayat Ir Jero Wacik SE yang kini tersangka KPK sebagai mantan Mahasiswa Teladan ITB 1973. Ini tentu menjadi pertanyaan dan memancing protes dan gugatan pihak yang mengetahui pemberitaan tersebut adalah tidak benar. Yang benar, mahasiswa teladan ITB 1973 adalah beberapa mahasiswa diantaranya Dr Ir Pandji R Hadinoto MH.

“Hal ini (penobatan Jero Wacik sebagai Mahasiswa Teladan ITB 1973) menghentak ingatan saya yang juga dianugerahi atribut Mahasiswa Teladan ITB 1973, saat kepemimpinan Dewan Mahasiswa ITB 1973 oleh bung Syahrul Syarif,” ungkap Pandji R Hadinoto dalam pesan BBM-nya kepada redaksi media massa, Minggu (21/9/2014).

“Namun dengan pemberitaan Gatra itu, saya merasa gerah sehingga berpendapat perlu kiranya rekan-rekan mantan Mahasiswa Teladan ITB 1973 lainnya berkumpul guna bersikap mendukung karakter keteladanan yang kini dibangun oleh KPK khususnya terkait kasus sangkaan yang ditujukan kepada salah satu pemangku Mahasiswa Teladan ITB 1973 yakni Ir Jero Wacik SE,” beber Pandji.

Oleh karena itu, Pandji sudah mengirimkan surat kepada para Mahasiswa Teladan ITB 1973, dan mengajak untuk digelar pertemuan dalam menyikapi kejanggalan adanya informasi/berita yang menyebutkan bahwa Jero Wacik Mahasiswa Teladan ITB 1973. “Semoga dengan berkumpul kembalinya para putra putri terbaik ITB 1973 itu, dapat jadi upaya perbaikan citra karakter alumni ITB ke publik berkerangka Poros Karakter Pancasila Indonesia,” tandas Pandji, Alumni Sipil 1968 ITB, pemilik NIM 3268029.

Padji R Hadinoto adalah Alumni Sipil 1968 Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan NIM 3268029. Kini,  Nasionalis Pancasila ini menjadi Ketua Dewan Pakar PKPI. Pandji juga inisiator sekaligus Koordinator Parlemen Rakyat Indonesia (PARRINDO). Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia ini juga Pendiri Poros Koalisi Proklamasi 17845, serta berbagai tulisannya termuat dalam situs online www.jakarta45.wordpress.com. (ari)

 

BERITA LAINNYA

Sumber Berita: http://www.edisinews.com


http://www.edisinews.com/berita-aneh-jero-wacik-diberitakan-sebagai-mahasiswa-teladan-itb-1973.html#ixzz3E30SHf8A

AISI 68 ITB

Senin, 22/09/2014 13:40 WIB

Kasus Pemerasan

Jero Wacik dan Pertaruhan Nama Baik Status Mahasiswa Teladan ITB

Rachmadin Ismail – detikNews

Halaman 1 dari 2

Jakarta – Dalam beberapa catatan biografinya, mantan Menteri ESDM Jero Wacik selalu memajang status Mahasiswa Teladan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai bagian prestasi akademik dalam hidupnya. Namun setelah jadi tersangka pemerasan oleh KPK, ‘gelar’ itu menjadi sorotan. Masihkah Jero layak dijadikan teladan?

Saat kuliah, Jero memang menjadi mahasiswa teladan. Dia mendapat predikat terhormat itu saat lulus pada tahun 1973 dari jurusan teknik mesin ITB. Dalam catatan biografinya, Jero aktif di berbagai organisasi saat masih kuliah. Dia juga sambil bekerja di beberapa perusahaan tekstil di Bandung sebagai tim peneliti, sekaligus sebagai asisten jurusan Fluid Mechanics and Thermodynamics Mechanical Engineering di ITB.

Selama kuliah, ayah dari tiga putri dan satu putra ini juga menulis buku antara lain, “Cara Mudah Menjadi Wirausaha” yang diterbitkan Lembaga Penerbit UI (LP UI) pada 1998, “Fisika untuk SMA” diterbitkan Ganesha Exact Bandung (1979), dan “Matematika untuk SMA” Ganesha Exact Bandung.

Nah, prestasi Jero saat kuliah kini mulai dibandingkan dengan statusnya sebagai tersangka pemerasan. Penerima gelar mahasiswa teladan ITB lainnya, merasa terganggu bila gelar itu terus dibicarakan, padahal sang pemilik berurusan dengan korupsi.

“Maksud saya ini adalah sangat mengganggu, sebelumnya ada Rudi Rubiandini (kasus suap SKK Migas). Status mahasiswa teladan seharusnya dipertahankan sampai kapan pun, kasihan institusinya (ITB),” kata Pandji R Hadinoto, salah seorang penerima gelar mahasiswa teladan ITB lainnya di tahun 1973, kepada detikcom, Senin (22/9/2014). Pandji kala itu duduk di jurusan Teknik Sipil.

Pandji dan Jero saling mengenal saat mahasiswa. Mereka sama-sama di organisasi kemahasiswaan. Pandji mellihat Jero sebagai sosok yang aktif ketika kuliah. Bahkan saat pria asal Bali itu jadi tersangka, Pandji sangat kaget.

Namun, di balik itu semua, dukungan Pandji tetap pada KPK agar mengusut tuntas kasus ini. Proses hukum harus dilaksanakan sebaik-baiknya, apa pun prestasi Jero di masa muda.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di “Reportase Malam” pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nrl)

Senin, 22/09/2014 13:40 WIB

Kasus Pemerasan

Jero Wacik dan Pertaruhan Nama Baik Status Mahasiswa Teladan ITB

Rachmadin Ismail – detikNews

Halaman 2 dari 2

“Bisa jadi itu tidak terlepas dari perjalanan waktu dan lingkungan. Waktu itu memang teladan, tapi karena situasi dan kondisi, jadi seperti itu,” tambahnya.

Demi mendukung KPK, Pandji mengajak rekan-rekannya yang menjadi mahasiswa teladan di ITB untuk berkumpul. Dia ingin membuat sebuah diskusi untuk membahas persoalan ini. Surat elektronik yang berisi undangan pada mereka pun sudah disampaikan.

“Karena ini masalah keteladanan seorang negarawan. Itu yang panting,” tegasnya.

Cuplikan surat undangan itu adalah, “Semoga dengan berkumpul kembalinya para putra-putri terbaik ITB 1973 itu, dapat jadi upaya perbaikan citra karakter alumni ITB ke publik berkerangka Poros Karakter Pancasila Indonesia.”

20
Sep
14

PusKesMas : Makanan2 Pertajam Daya Ingat dan Stem Cell

Pertajam Daya Ingat Dengan Makanan-makanan Ini

DREAMERSRADIO.COM – Dreamers, ada yang sering mudah lupa? Kebiasaan ini bukan hanya merugikan diri sendiri, namun terkadang juga orang lain. Menjaga daya ingat adalah penting agar terhindar dari kepikunan di hari tua. Berikut makanan yang dapat menjaga daya ingat!

1. Kubis

Kubis mengandung asam folat yang baik untuk mengatasi masalah pada memori. Asam folat adalah zat gizi terbaik untuk daya ingat.

 

2. Telur

Telur mengandung protein yang cukup tinggi. Selain itu, kandungan vitamin B6 dan B12 juga berperan baik dalam mempertahankan daya ingat. Jika kekurangan dua vitamin tersebut, maka daya ingat akan menurun lebih cepat.

 

3. Brokoli

Sebuah penelitian di Harvard menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi sayuran ini dalam jumlah banyak akan menurunkan resiko kepikunan. Brokoli mengandung antikosidan

Kisah Horor Peneliti Pengembangan Stem Cell

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Ada cerita horor di balik proses produksi massal pengembangan stem cell (sel punca) di Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga Surabaya.

Adalah  Prof Fedik Abdul Rantam sang penggagas regenerasi sel memang tak pelit ilmu. Ia mengawal terus proses pengolahan sampel yang dijadikan bahan baku stem cell di laboratorium ITD. Felix setia menemani para peneliti yang memanfaatkan fasilitas laboratorium stem cell yang dikepalainya.

Aktivitas para peneliti ini lebih banyak di malam hari. Bagi orang pada umumnya,  berada dalam gedung ITD malam hari akan terasa merinding.

Mahasiswa Unair atau UA mengenalnya sebagai gedung wingit. Gedung yang akrab dengan dedemit dan makhluk gaib.

“Ya di sini memang wingit (angker) kalau malam. Tapi Gedung itu, kami-kami para peneliti di sini sudah tidak mempan dengan penampakan,” kata Fedik sembari tertawa.

Perbincangan siang itu kemudian sedikit beralih ke pengalaman ‘dihantui’ dedemit dari beberapa peneliti.

Terlepas dari cerita angker itu, para peneliti tetap serius melakukan riset agar stem cell bisa jadi `obat’ . Stem cell ini dibuat dengan menggunakan sel puncu atau sel induk yang telah dikembangkan. Prinsip penyembuhan dilakukan dengan menanam sel hasil pengembangan ini dalam tubuh.

Tujuannya menggantikan sel  mati, rusak, dan berpenyakit, sehingga organ-oragan yang terganggu atau rusak bisa berfungsi kembali.

Riset menunjukkan teknologi stem cell memiliki kekuatan ampuh untuk menyebuhkan berbagai penyakit dan kerusakan organ.

Bahkan para pasien penyakit  ini dikenal tanpa harapan, macam HIV/AID, diabetes militus (kencing manis), remuk tulang, dan berbagai kanker, punya harapan untuk diselamatkan.

Kalangan dokter menyebut teknologi stem cell sebagai era baru dunia kedokteran.

Keberhasilan ITD UA memproduksi stem cell ini  lebih maju dibanding Universitas Indonesia dan Universitas Diponegoro.

Selain bisa memproduksi,  ITD sudah bekerjasama dengan Kimia Farma. Perusahaan milik negera inilah yang akan menjadi motor produksi stem cell massal hasil riset bertahun-tahun para awak ITD.

Baca Juga:

Kulit Sang Peneliti Stem Cell Jadi Lebih Halus

Banyak yang Menganggap Tabu Menyimpan Tali Pusar untuk Stem Cell

Pria Ini Pelopor Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Untuk Tubuh Manusia

20
Sep
14

IpTek : Mumi Usia 5300 Tahun

19-9-1991: Mumi Otzi Ditemukan, Lalu 7 ‘Kutukan’ Terjadi…

Pada 19 September 1991 pukul 13.30, 2 wisatawan asal Jerman Erika dan Helmut Simon sedang mendaki Pegunungan Alpen. Keduanya baru saja turun dari puncak Finail di daerah Tisenjoch, di tengah perjalanan, mereka melihat onggokan berwarna coklat yang tertutupi es.

Setelah didekati, Simon menyadari bahwa ternyata objek tersebut adalah mayat manusia. Ia melihat jelas tengkorak kepala, lengan dan punggung meskipun bagian bawah tubuhnya masih tertutupi es. Awalnya ia mengira itu jasad baru, mungkin seseorang yang mengalami kecelakaan maut.

Dugaannya salah. Ternyata itu adalah mumi tertua yang pernah ditemukan,  yang diawetkan secara alami. Jasad awet berusia 5.300 tahun tersebut dikenal dengan nama Otzi The Iceman hingga sekarang.

Setelah temuan itu dilaporkan, para ilmuwan dan arkeolog pun dilibatkan. Dan bukan perkara mudah untuk mencoba mengeluarkan mumi itu dari bongkahan batu yang menjepitnya. Cuaca yang kurang bersahabat ditambah dengan terbatasnya peralatan membuat proses evakuasi mumi menjadi sulit. Setelah 4 hari mencoba, pada 23 September 1991, tubuh Otzi akhirnya bisa diangkat.

Ditempatkan dalam kantong jenazah, Otzi lantas diterbangkan ke kota Vent dengan helikopter. Mumi itu dibawa ke Institut Kedokteran Forensik di Innsbruck untuk  diteliti. Para arkeolog meyakini mumi itu meninggal pada tahun 3000 SM. Saat itulah, para arkeolog menyadari bahwa Otzi adalah salah satu penemuan arkeologi paling menakjubkan di abad modern ini.

Siapakah Otzi?

Setelah melalui proses penelitian yang panjang, Otzi diketahui adalah seorang pria yang hidup antara tahun 3350 sampai 3100 SM pada era Chalcolithic. Tingginya sekitar 5 meter, ia meninggal pada usia 46 tahun. Juga diketahui Otzi menderita arthritis. Seperti dikutip dari History1900s.

Pakaian yang dikenakan Otzi juga sangat rinci. Otzi memakai topi bulu, jaket bulu domba yang ditutupi mantel rumput tahan cuaca, sepatu kulit setinggi lutut dilapis rumput sebagai penyekat.

Otzi juga membawa sejumlah peralatan ketika ia meninggal, diantaranya kapak yang terbuat dari tembaga, pisau batu, busur dan anak panah. Ia juga memiliki pemantik api yang berisi potongan-potongan tanaman berbeda, batu dan pirit untuk membuat percikan api.

Pemeriksaan terhadap Otzi menunjukkan kerusakan yang parah pada giginya. Ada kemungkinan ia memakan butiran-butiran kerikil kasar dan menggunakan giginya sebagai alat. Kuku-kuku jari Otzi menunjukkan bahwa dia sering melakukan pekerjaan yang kasar.

Analisis DNA juga membuktikan bahwa ia rawan terkena penyakit-penyakit berat. Mungkin, hal inilah yang menyebabkan Otzi tak kuat menghadapi cuaca buruk yang membekukannya sampai mati. Selama diotopsi, organ-organ dalam Otzi diperiksa, dan hasil otopsi menunjukkan bahwa semua organ berada dalam keadaan baik tetapi paru-parunya menghitam. Diperkirakan karena Otzi sering menghirup asap perapian.

Otzi memiliki 57 tato di tubuhnya, menurut para peneliti, hal itu hampir menyamai akupuntur modern yang biasa dilakukan untuk mengobati berbagai gejala penyakit.

Analisis menunjukkan bahwa Otzil ternyata juga  menderita osteoarthrosis dan parasit usus. Hasil analisis pada tulangnya, diketahui bahwa Otzi kerap melakukan perjalanan jauh, menapaki jalan panjang yang kasar dan berbukit.

Teka-teki kematiannya pun masih mejadi misteri. Awalnya ia diyakini meninggal karena kedinginan, namun hasil X-ray pada tahun 2001 menguak bahwa ada ada anak panah yang pernah bersarang di bahunya. Hasil CT scan pada tahun 2005 menduga anak panah itu menembus salah satu arteri Otzi — kemungkinan besar jadi penyebabnya kematiannya.

Analisis DNA pada 4 sampel darah berbeda yang ada pada baju dan peralatannya juga menimbulkan spekulasi lain bahwa Otzi tewas akibat dibunuh.

Studi yang dilakukan pada tahun 2013 dan dimuat pada jurnal Forensic Science International: Genetics, menemukan bahwa Otzi punya setidaknya 19 kerabat laki-laki dari pihak ayah.

“Kita bisa mengatakan bahwa manusia es itu dan 19 kerabat itu berbagi nenek moyang yang sama, yang mungkin telah hidup 10.000 sampai 12.000 tahun yang lalu,” kata salah satu penulis studi Walther Parson, ilmuwan forensik dari Institute of Legal Medicine di Innsbruck, Austria seperti dimuat Huffington Post.

Temuan para kerabat Otzi dilakukan tanpa sengaja. Kala itu Parson dan para koleganya sedang meneliti bagaimana geografi Alpen mungkin telah mempengaruhi genetika orang-orang di wilayah tersebut. Sebagai bagian dari studi, para ilmuwan menganalisa material genetik dari kromosom pria (Y) yang diturunkan dari pihak ayah — dari 3.700 orang di wilayah itu.

Baca selanjutnya: 7 ‘Kutukan’ Otzi…

7 ‘Kutukan’ Otzi

7 ‘Kutukan’ Otzi?

Kisah lain yang menarik soal Otzi adalah desas-desus soal kutukan yang menyertainya. Konon, menurut desas-desus, manusia purba itu merasa marah karena ‘ketenangannya’ selama 53 abad diganggu manusia.

Rumor adanya kutukan dimulai ketika turis yang menemukan mumi itu, Helmut Simon, meninggal dunia dalam badai salju saat hiking di tempat yang sama di mana ia melihat Otzi yang menyembul di es.

Hanya dalam waktu beberapa jam setelah pemakaman Simon, kepala tim penyelamat gunung yang ditugaskan untuk menemukannya, Dieter Warnecke, 45, meninggal karena serangan jantung.

Kemudian, pada bulan April 2005, arkeolog Konrad Spindler, 55, yang pertama kali memeriksa mayat Otzi, meninggal karena komplikasi multiple sclerosis.

Lalu, kepala tim forensik yang memeriksa Otzi,  Rainer Henn tewas dalam kecelakaan saat akan memberi kuliah soal manusia es itu. Pendaki gunung yang mengantar Henn ke mumi, Kurt Fritz tewas dalam insiden longsoran salju. Orang yang merekam evakuasi Otzi,  Rainer Hoelzl, meninggal akibat tumor otak.

Yang ketujuh, arkeolog molekul kelahiran AS, Tom Loy ditemukan tewas di rumahnya di Brisbane saat menyelesaikan sebuah buku tentang Otzi.

Namun kerabat dan rekan Loy membantah, itu terkait kutukan Otzi. “Loy tak percaya kutukan,” kata salah satu kolega mendiang seperti dimuat situs Deutsche Welle. “Itu sekedar takhayul. Manusia pasti mati.”

Tak ada yang tahu pasti mengenai kebenaran kutukan tersebut. Sosok Otzi The Iceman akan tetap menjadi misteri hidup. Otzi kini dipamerkan di Museum Arkeologi di South Tyrol, Bolzano, Italia. Ia disimpan dalam ruangan bersuhu 12 derajat Fahrenheit dengan kelembaban 99 persen.

Tak hanya temuan Otzi, sejumlah kejadian menarik juga terjadi pada tanggal 19 September.

Pada 19 September 1692, Giles Corey digencet sampai mati dengan batu berat, karena menolak menjawab tuduhan santet yang dialamatkan padanya. Dia adalah satu-satunya orang di Amerika Serikat yang dihukum dengan cara sadis itu.

Tanggal yang sama di tahun 1783, balon udara panas pertama diterbangkan di Versailles, Prancis. Penumpangnya bukan manusia, melainkan seekor domba, ayam, dan bebek. (Imelia Pebreyanti/Ans)

20
Sep
14

IpTek : Piramida Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat

Piramida Gunung Padang Untuk Kemakmuran Indonesia !


Rabu, 17 September 2014
alt

JAKARTA- Temuan-temuan dari hasil penggalian situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat yang akan diumumkan 20 September 2014 yang akan datang diabdikan bukan hanya untuk kemakmuran bangsa dan rakyat Indonesia, tetapi untuk kemajuan peradaban umat manusia di dunia. Hal ini ditegaskan  oleh Staff Khusus Presiden, Andi Arief yang menjadi inisiator penelitian situs Gunung Padang kepada Bergelora.com di Jakarta, Rabu (17/9).
“Terus terang para peneliti sudah melapor ke Presiden bahwa memang hasil riset Gunung Padang bukan hanya mengubah sejarah tetapi juga berpotensi membawa kemakmuran bangsa ini seperti diamanatkan pasal 33 UUD 1945,” tegasnya.
Ia menyesali sikap beberapa pihak intelektual yang masih mengganggu untuk menggagalkan riset Gunung Padang yang masih terus berjalan sampai saat ini.
“Saya berharap semua yang telah membuat ulah, fitnah dan menggagalkan riset ini untuk mengubah perilaku dan tindakan yang bertentangan dengan sikap intelektual. Penuntasan riset tetap berjalan. Ini sekaligus mempertegas ketulusan TNI dalam membantu riset dan menjaga situs itu. TNI bukanlah seperti 200 orang pasukan Raffles yang merusak Borobudur, atau seperti pasukan Napoleon yang mengobrak- abrik Piramida Giza,” jelasnya.
Mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik(PRD) ini menegaskan bahwa rakyat pemerintah dan TNI akan bekerjasama sekuat tenaga menjaga Gunung Padang untuk kepentingan bangsa Indonesia dan umat manusia.
Baca Lengkap:
__._,_.___

Posted by: Demi Tanah Air <demitanahair@yahoo.com>

Juru Kunci: Gunung Padang, Bukit Penerang

Situs megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat diyakini sebagai keraton atau istana Raja Siliwangi, Prabu Siliwangi. Di situs yang lebih tepat dikatakan bukit ini, juga berkembang cerita bahwa Prabu Siliwangi pernah mendiami keraton yang diceritakan berada di zaman Kerajaan Padjajaran.

Juru Pelihara atau Juru Kunci Gunung Padang Nanang mengatakan, Gunung Padang sebagai pusat kehidupan. Karena berada di tengah dan dikelilingi pegunungan dan perbukitan, seperti Gunung Gede-Pangrango, Gunung Pasir Baluh, Gunung Batu, Gunung Gede-Pangrango, dan Bukit Ciwangun.

“Gunung Padang itu inti. Berada di tengah dan dikelilingi gunung-gunung, bukit-bukit,” kata Nanang, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (19/9/2014).

Nanang menuturkan, Gunung Padang tak cuma sekedar situs yang ditengarai adalah keraton atau istana, tapi juga memiliki makna tersendiri. Makna itu yang diturun-temurunkan dari para orang tua dulu. Yakni Niti Taraje Nincak Hambalang.

“‎Menurut orang tua dulu ini bermakna Niti Taraje Nincak Hambalang.‎ Artinya, kehidupan tidak bisa instan, harus berjalan bertahap. Harus ada prosesnya. Berdoa, berikhtiar, baru apa yang diinginkan bisa didapatkan,” jelas dia.

Dari sisi namanya, ‘Gunung Padang’, Nanang juga punya‎ cerita yang dikisahkan dari kakeknya. Bahwa nama Gunung Padang itu punya arti Bukit Cahaya atau Bukit Penerang yang menjadi sumber cahaya atau penerangan bagi masyarakat sekitarnya.

“Padang itu artinya terang atau cahaya. Jadi artinya Gunung Padang itu bukit cahaya. Sumber penerangan,” papar Nanang.

“Jadi kalau orang-orang yang ingin minta petunjuk harus datang ke sini dengan hati. Berdoalah ke Tuhan YME, jangan puja batunya atau gunungnya,” imbuh Nanang seraya mengimbau.

16
Sep
14

Sejarah : Siapa Sebenarnya Ayah Ken Arok ?

16
Sep
14

Politik Hukum : RUU Pilkada Berpotensi Diperkarakan

On 09/16/2014 12:24 AM, Awind wrote:

http://www.gatra.com/hukum-1/63511-ruu-pilkada-berpotensi-diperkarakan-ke-mk.html

RUU Pilkada Berpotensi Diperkarakan ke MK

Created on Sunday, 14 September 2014 07:04

Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelfa (GATRAnews/Adi Wijaya)

Mataram, GATRAnews – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva menyatakan, jika Rancangan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (RUU Pilkada) disahkan DPR, maka berpotensi akan dibawa ke sidang MK. “Saya tidak ingin berkomentar terkait RRU Pilkada. Tapi yang jelas jika RUU pilkada itu disahkan maka akan berpotensi untuk masuk ke MK,” tegas Hamdan Zoelva didampingi Ketua KPK Abraham Samad, dalam Rakornas Komisi Informasi (KI) se-Indonesia, di Mataram, Nusa Tenggara Barat, akhir pekan ini.

Disinggung, soal pilihannya apakah akan memilih Pilkada langsung atau melalui DPRD, Hamdan Zoelva menyatakan bahwa dirinya tidak pantas berbicara seperti itu, karena posisinya sebagai hakim sekaligus ketua di Mahkamah Konstitusi.

“Sekali lagi saya tidak berkomentar, jadi kita biarkan saja dulu ini terus berjalan di DPR,” ucapnya, seperti dilaporkan Antara.

Karena itu, ujar pria kelahiran Bima, Provinsi Nusa tenggara Barat ini, secara pribadi apapun hasil di DPR terkait pembahasan RUU Pilkada, pihaknya akan menunggu.

“Kita tunggu apa hasilnya, karena kalau saya bicara malah nantinya akan mendahului putusan, jika benar RUU Pilkada ini jadi disahkan dan dibawa di MK,” pinta Hamdan Zoelva.

Rencananya pada tanggal 23 September RUU Pilkada memasuki tahap final pembahasan bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Kemudian akan disahkan pada 25 September di paripurna. Pembahasan, RUU Pilkada oleh DPR saat ini menjadi polemik karena menuai pro dan kontra di masyarakat.


Editor: Tian Arief

Sri-Edi Swasono:

Pemilihan Langsung Rampas Kedaulatan Rakyat

Senin, 15 September 2014
alt

JAKARTA- Kedaulatan rakyat tidak identik dengan pemilihan langsung yang diricuhkan saat ini. Pemilihan langsung hanya secuil kecil dari wujud dan ekspresi kedaulatan rakyat. Bahkan pemimpin-pemimpin baik pusat maupun daerah yang terpilih secara langsung mengutamakan kepentingan partai. Partai-partai mengambil oper dan justru merampas kedaulatan rakyat. Hal ini ditegaskan oleh Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia, Sri-Edi Swasono kepada Bergelora.com di Jakarta, Senin (15/9).
“Dalam Negara Republik Indonesia yang memiliki konstitusi wujud ideal-normatif dari kedaulatan rakyat adalah adanya MPR yang terdiri dari DPR ditambah utusan daerah-daerah dan utusan golongan-golongan untuk memenuhi paham kebersamaan Indonesia berupa ‘semua diwakili’ dan bukan ‘semua dipilih’,” jelasnya.
Wujud filosofi kedaulatan rakyat menurutnya adalah tercapainya cita-cita nasional untuk rakyat yang berisi hak-hak sosial-politik-rakyat, yaitu terselenggaranya pemerintahan Negara yang “…melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa…”, serta terselenggaranya hak-hak asasi warganegara dalam bingkai hak-hak sosial politiknya itu, yaitu terlaksanakannya Pasal-Pasal UUD 1945, terutama Pasal 23, Pasal 27, Pasal 28, Pasal 29, Pasal 30, Pasal 31, Pasal 32, Pasal 34.
“Pemilihan langsung tidak menjamin hak-hak asasi dan hak-hak sosial-politik, dihormati dan diwujudkan. Bahkan pemimpin-pemimpin baik pusat maupun daerah yang terpilih secara langsung mengutamakan kepentingan partai. Partai-partai mengambil oper dan merampas kedaulatan rakyat,” ujarnya.
Baca Lengkap :
__._,_.___

Posted by: Demi Tanah Air <demitanahair@yahoo.com>

16
Sep
14

Prasarana : Pelabuhan Laut Cilamaya ?

logo itb 2
Selasa, 16 September 2014


Pelabuhan Laut Cilamaya ?

Senin, 15 September 2014 – 15:45 WIB

Dr Ir Pandji R Hadinoto MH
Suara Pembaca:
Pelabuhan Laut Cilamaya ?Cilamaya Hendak ke Mana [Gatra 17Sep14, halaman 31] menghentak ingatan ke tahun 1975 ketika bekerja sebagai Staf Teknik Direksi PT (Persero) Pupuk Kujang, Cikampek yang antara lain bertugas merintis “studi” kelayakan muara sungai Cilamaya untuk jadi pintu masuk angkutan peralatan2 pabrik petrokimia seperti yang harus diangkut dengan dolly trailer beroda puluhan (lupa jumlahnya), termasuk penguatan struktur jetty (dok kecil) milik Pertamina, jalan & jembatan JaSem (Jakarta Semarang) dan lintasan kereta api Cikampek, menuju Dawuan, lokasi pabrik Pupuk Kujang.

Khusus, muaranya, waktu itu ditandai bahwa sedimen lumpur secara dinamis alami selalu terjadi walau dikeruk berkala, sehingga tidak terpikir dibangun fasilitas tetap berwujud pelabuhan laut di alur Cilamaya itu.

Namun dengan kemajuan teknologi abad 21 sangat boleh jadi memang ada terobosan istimewa, dan kini ternyata ditemui problem dengan pipa gas Pertamina sehingga perlu digeser 3 kilometer menjauhi pipa gas itu.

Penggeseran itu menurut saya tetap tidak bisa mengesampingkan dinamika alami arus laut dangkal di utara sungai Cilamaya itu, semoga pihak2 terkait mempertimbangkan faktor alam ini baik masa konstruksi dan masa operasinya kelak.

Jakarta, 15 September 2014
Dr Ir Pandji R Hadinoto MH
Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila
PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia
Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia
PKP17845 – Poros Koalisi Proklamasi 17845




Blog Stats

  • 2,193,425 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 121 other followers