Press Release

Rawagede : Penghargaan Lukas Kustardjo

Keberadaan Mayor TNI Lukas Kustardjo (d/h Lucas Koestarjo) sebagai Komandan Gerilya Republik Indonesia di daerah Krawang Bekasi pada Perang Kemerdekaan Ke-1 (1947) dari Batalyon Kian Santang Divisi Siliwangi berujung gerakan pembantaian lebih daripada 430 penduduk oleh Operasi Product dari Divisi 7 Desember Balatentara Belanda pada tanggal 9 Desember 1947. Peristiwa Hukum inilah yang kemudian bermuara Upaya Hukum melalui pengajuan Gugatan Perdata di Pengadilan Sipil Den Haag oleh Pengacara Prof Liesbeth Zegveld dari Bohler Advocaten yang berbuah keputusan inkracht van gewijsde pada tanggal 5 Desember 2011 berupa antara lain Kompensasi 20 ribu Euro per Penggugat yakni Keluarga Korban oleh Pemerintah Belanda (dengan catatan : proses peradilan hukum perdata ini mengenyampingkan proses peradilan hukum pidana) plus Permintaan Maaf Resmi yang dibacakan oleh Duta Besar Belanda pada tanggal 9 Desember 2011, bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia.

Dalam kaitan itulah sudah selayaknya diberikan Penghargaan kepada semua pihak yang telah berjuang bagi penegakan hukum atas peristiwa pembantaian di Rawagede ini, mengingat pula bahwa kasus ini yang pertama kali di Belanda terkait Kejahatan Perang di masa Kolonialisme Belanda, sehingga Keputusan Pengadilan Sipil Den Haag itu dapat menjadi Yurisprudensi penting bagi lembaga peradilan bahkan di luar wilayah Belanda sendiri.

Oleh karena itulah Penghargaan bernama Lukas Kustardjo (d/h Lucas Koestarjo) adalah sungguh tepat diberikan kepada para pejuang baik yang tergabung dalam Komite Utang Kehormatan Belanda maupun unsur2 kemitraan lainnya seperti sponsor gerakan, donatur kegiatan dan fasilitator logistik/domisili, selain Prof Liesbeth Zegveld.

Untuk itulah, sebagaimana telah diutarakan pada tanggal 8 Desember 2011 di Diskusi Publik KomNasHAM RI, PAKTA (Pejuang Anti Korupsi Tanpa Akhir) 45 mengambil prakarsa pemberian Penghargaan Lukas Kustardjo ini mengingat pula bahwa Kebijakan Pembantaian di Rawagede itu adalah juga dapat dikategorikan sebagai Tindakan Koruptif, terbukti dengan keberadaan daripada Keputusan Pengadilan Sipil Den Haag tersebut diatas.

Jakarta, 9 Desember 2011

PAKTA 45,

DR Ir Pandji R Hadinoto, MH / eMail : pakta45@yahoo.com


0 Responses to “PAKTA45 (2)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 3,168,785 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: