kerabat-45Teori Keputusan

Seorang pembuat kebijakan tidak seharusnya melandaskan kegiatannya pada kekuasaan yang dimilikinya saja tetapi juga terutama kepentingan masyarakat. Seorang yang melakukan pengambilan keputusan tidaklah bersikap pribadi, melainkan bersikap non-pribadi, yaitu mendudukkan dirinya dalam kepentingan orang banyak. Didalam pengambilan keputusan dalam kebijakan, kepentingan orang banyak menjadi kepentingan umum.

Pengambilan keputusan yang baik haruslah selalu bersifat rasional, institusional, kondisional, dan situasional. Keputusan haruslah:

  1. Rasional, artinya benar-benar mempergunakan data dan informasi yang selengkapnya.
  2. Institusional, berarti pengambilan keputusan harus senantiasa dengan mengingat tujuan organisasi serta memperhatikan pula hak dan kewenangannya.
  3. Kondisional, maksudnya harus selalu diingat bahwa suatu kejadian tidak akan lepas dari lingkungannya, baik lingkungan alam, fisik, dan sosial.
  4. Situasional, yang berarti bahwa keputusan yang diambil itu haruslah sesuai dan dapat terselenggara dalam situasi yang hidup pada waktu itu.[5]

Menurut Herbert Simon, sebuah keputusan administrasi harus benar dan efisien serta praktis. Keputusan melibatkan pilihan yang dipilih dari sejumlah alternatif yang diarahkan pada tujuan akhir dari organisasi. Pengambilan keputusan rasional adalah dengan cara memilih alternatif-alternatif yang menghasilkan kumpulan dari semua konsekuensi yang mungkin akan terjadi. Cara tersebut dapat dialakukan dengan tiga langkah sebagai berikut:

  1. Identifikasi dan daftar semua alternatif
  2. Tentukan semua konsekuensi dari setiap alternatif
  3. Bandingkan kebenaran dan efisiensi dari setiap konsekuensi

Secara ringkas Simon menjelaskan bahwa banyak keputusan dibuat dengan mengabaikan aspek rasionalitas yang banyak diperhatikan pada dunia ekonomi berbeda dengan rasionalitas di administrasi publik yang disebutnya sebagai rasional terbatas (bounded rationality). Pengambilan keputusan dengan rasionalitas yang terbatas ini terjadi karena keterbatasan dalam memperoleh informasi yang valid dan sifat yang kompleks dari informasi itu sendiri.


0 Responses to “Teori Keputusan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 3,195,528 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: