IMG_4158

*Rancang Dasar Negara*

A). Rumusan Pancasila oleh Muhammad Yamin (Sidang BPUPKI, 29 Mei 1945)
1. Peri Kebangsaan,
2. Peri Kemanusiaan,
3. Peri Ketuhanan,
4. Peri Kerakyatan, dan
5. Kesejahteraan Rakyat

B). Rumusan Mr. Soepomo (Sidang BPUPKI, 31 Mei 1945)
1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan batin
4. Musyawarah
5. Keadilan rakyat

*C). Rumusan Sukarno* (Sidang BPUPKI, 1 Juni 1945)
1. Kebangsaan Indonesia,
2. Internasionalisme,atau peri-kemanusiaan,
3. Mufakat atau demokrasi,
4. Kesejahteraan sosial,
5. KeTuhanan yang Maha Esa

Sukarno *mengatakan* lima dasar itu sebagai Pancasila. *Lima Sila itu dapat diperas menjadi Trisila,* yaitu:
*1. Sosio nasionalisme*
*2. Sosio demokrasi*
*3. Ketuhanan*

*Tiga sila* itu *dapat diperas lagi menjadi Ekasila*, yaitu: *Gotong Royong.*

D). Rumusan Piagam Jakarta (Rapat Panitia Sembilan BPUPKI, 22 Juni 1945)
Panitia Sembilan BPUPKI yang terdiri dari:
1. Ir. Soekarn0
2. Drs. Muh. Hatta
3. Mr. A.A. Maramis
4. K.H. Wachid Hasyim
5. Abdul Kahar Muzakkir
6. Abikusno Tjokrosujoso
7. H. Agus Salim
8. Mr. Ahmad Subardjo
9. Mr. Muh. Yamin
Melaksanakan rapat pada tanggal 22 Juni 1945 yang menghasilkan rumusan Hukum Dasar Negara dengan Preambule-nya. Rumusan Hukum Dasar Negara ini oleh Muhammad Yamin dinamakan Piagam Jakarta. Rumusan Pancasila di dalam Piagam Jakarta adalah:
1. Ketuhanan Dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam Bagi Pemeluk-Pemeluknya
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

E). Pancasila seperti tertuang di Pembukaan UUD 1945 alenia ke empat.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Rumusan Pembukaan UUD 1945 adalah konsep yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan BPUPKI yang sudah dikompromikan dengan perwakilan orang Bagian Timur pada sore hari tanggal 17 Agustus 1945, yaitu Sam Ratulangi, Latuharary, dan I Gusti Ketut Puja.

F). Rumusan seperti tertuang dalam UUD RIS 1949
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Perikemanusiaan
3. Kebangsaan
4. Kerakyatan
5. Keadilan Sosial

G). Rumusan seperti tertuang dalam UUD Sementara 1950
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Perikemanusiaan
3. Kebangsaan
4. Kerakyatan
5. Keadilan Sosial

h). Dekrit Presiden 5 Juli 1959
Menyatakan berlakunya kembali UUD 1945. Piagam Jakarta 22 Juni 1945 menjiwai UUD 1945 [perilis @prh]

Advertisements


Blog Stats

  • 3,972,313 hits

Archives

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Advertisements

%d bloggers like this: