Archive for the 'Jiwa Semangat Nilai-nilai 45' Category

24
Apr
17

SMSI : RAFI SUMANTRI DA4 ROCKER DANKDUT INTERNATIONAL

Suara Warga :

RAFI SUMANTRI DA4 ROCKER DANKDUT INTERNATIONAL

Menyimak Kontes Top 5 Dankdut Academy 4 IndoSiar, terasa jauh daripada spektakuler layaknya performa RAFI DA4 BUJANGAN Konser WildCard 13 April 2017


https://www.youtube.com/watch?v=6Si5C8I0mww

Dikatakan spektakuler karena kapasitas George Harrison (Lead Guitarist the Beatles) menyatu dengan kapasitas John Lennon (Vocalist the Beatles) ketika melantunkan Rock n Roll Music ada pada Rafi Sumantri saat melagukan Bujangan ciptaan Raja Dankdut Indonesia, H Rhoma Irama yang juga Lead Guitarist dan Vocalist itu.
Usia Rafi Sumantri kini adalah segenerasi dengan the Beatles dekade 1960an yang melahirkan performa Rock n Roll Music yang legendaris itu.
Ajakan kepada segenap Masyarakat Senibudaya Indonesia untuk turut mendukung performa Pelantun2 Dankdut Internasional seperti Rafi Sumantri ini di pentas dunia a.l. melalui jejaring media2 sosial sehingga akulturasi budaya Dankdut mendunia guna membawa keberkahan tersendiri bagi Indonesia Raya.
‎Jakarta Selatan, 20 April 2017
Suara Masyarakat Senibudaya Indonesia,
Pandji R Hadinoto
PosKo45 GOR Bulungan Blok C, Kebayoran Baru
Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the XL network.
24
Apr
17

Kenegarawanan : POLITIK KETAHANAN PERSATUAN INDONESIA

kartunama GP45
Suara Warga :

POLITIK KETAHANAN PERSATUAN INDONESIA

‎Kepada Yth *Gubernur DKI Jakarta Terpilih 2017-2022 Prof DR Anies R Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih 2017-2022 Sandiaga Uno* serta segenap warga ibukota DKI Jakarta.
Berpangkal pada ungkapan sesuai ‎*Presidium ‎Koalisi Penyelamat Indonesia* tanggal 6 ‎Pebruari, 2017


http://sinarharapan.net/2017/02/petisi-presidium-koalisi-penyelamat-indonesia%E2%80%8E/

‎khususnya *Strategi Ketahanan Bangsa Indonesia (StraHanSa Indonesia)* yang cakupi 7 (Tujuh) faktor :
1. Kehidupan Agama tidak Rawan, 2. Kehidupan Ideologi tidak Retak, 3. Kehidupan Politik tidak Resah, 4. Kehidupan Ekonomi tidak Ganas, 5. Kehidupan Sosial Budaya tidak Pudar, 6. Kehidupan HanKamNas tidak Lengah, 7. Kehidupan Lingkungan tidak Gersang;
adalah diyakini mendasari Politik Ketahanan Persatuan Indonesia.
Dalam pengertian diatas maka tampilan Bisnis Indonesia Weekend Life & Style 23 April 2017 tentang *Teater Tradisional Riwayatmu Kini* disertai uraian *7 (Tujuh) Ragam Teater Tradisional* yakni Ludruk (Jawa Timur), Lenong (DKI Jakarta), Ketoprak (Populer di DI Yogyakarta & Jawa Tengah), Wayang (Jawa), Makyong (Pulau Bintan KepRi), Longser (Jawa Barat) dan Randal (Sumatera Barat) adalah patut dihargai dan disambut baik juga sebagai kiprah Politik Ketahanan Persatuan Indonesia dibidang *Pelestarian Tradisi Senibudaya Indonesia*.
*Suara Masyarakat Senibudaya Indonesia (SMSI)* dalam hal ini merekomendasikan Politik Ketahanan Persatuan Indonesia dikiprahnyatakan melalui gebyar *Teater Maya Tradisional* yang tertayangkan di Youtube dan prasarana media sosial serta media elektronik lainnya sejalan dengan Program ke-15, 16, 17 dari *23 Janji Gubernur DKI Jakarta Terpilih 2017-2022 Prof DR Anies R Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih 2017-2022 Sandiaga Uno*.
Demikianlah disampaikan kiranya mendapat perhatian dan disambut sebagai masukan yang baik bagi kiprah PemDa DKI Jakarta 2017-2022 yang akan datang‎.
Jakarta Selatan, 23 April 2017
Suara Masyarakat Senibudaya Indonesia (SMSI),
Pandji R Hadinoto
KelBes Pejoang45
KTA DHD Jakarta No CB.04.05.01866
PosKo45 GOR Bulungan Blok C, Blok M Jakarta Selatan
Foto GPA45 1Jun16
Suara Warga :

POLITIK ROH INDONESIA MERDEKA 45 (PRIMER45)

Berporoskan Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845‎, March 15, 2017

http://sinarharapan.net/2017/03/politik-kemerdekaan-proklamasi-indonesia-17845/Kepada Yth CaGub Anies Baswedan dan CaWaGub Sandiugo Uno serta segenap TimSes PasLon No 3 PilGub DKI Jakarta disampaikan Selamat dan menyambut baik atas keberhasilan peroleh amanah suara kepercayaan terbanyak dari warga ibukota Jakarta per quick count kontestasi Putaran Ke-2 tanggal 19 April 2017.

Mengingat Jakarta adalah salah satu lokus perjoangan Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945 dan berdasarkan Mukadimah KepPres No 50/1984 menyatakan “Bahwa sesungguhnya atas berkat rahmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, Angkatan ’45 telah berhasil bersama-sama rakyat Indonesia mencetuskan Proklamasi Kemerdekaan bangsa dan tanah air Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 yang telah melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia; dengan demikian hapuslah kekuasan-kekuasaan fasisme, imperialisme, kolonialisme, dan feodalisme dari bumi Indonesia. Selanjutnya bersama-sama rakyat Indonesia mempertahankan, mengisi dan memperkembangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Proklamasi 17 Agustus 1945 dan segenap Nilai-nilai Juang 45…..”.

Maka kami Generasi Penerus Angkatan 45 (GPA45)  [Bab V Pasal 9 (2) Anggaran Dasar MuNas XII/2006] perlu menghimbau kiranya PemDa DKI Jakarta diperkuat oleh PRIMER45 berpijak Jiwa Semangat Nilai-nilai 45 (JSN45) sebagai berikut :

Tatanilai Dasar :

1. Semua nilai yang terdapat dalam setiap sila dari Pancasila,
2. Semua nilai yang terdapat dalam Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945,
3. Semua nilai yang terdapat dalam Undang Undang Dasar 1945, baik dalam Pembukaan, Batang Tubuh, maupun Penjelasannya.‎

Tatanilai Operasional :

1. Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, 2. Jiwa dan Semangat Merdeka,
3. Nasionalisme,
4. Patriotisme,
5. Rasa harga diri sebagai bangsa yang merdeka,
6. Pantang mundur dan tidak kenal menyerah,
7. Persatuan dan Kesatuan,
8. Anti penjajah dan penjajahan,
9. Percaya kepada diri sendiri dan atau percaya kepada kekuatan dan kemampuan sendiri,
10.Percaya kepada hari depan yang gemilang dari bangsanya,‎
11,Idealisme kejuangan yang tinggi,
12.Berani, rela dan ikhlas berkorban untuk tanah air, bangsa dan negara,
13.Kepahlawanan,
14.Sepi ing pamrih rame ing gawe,
15.Kesetiakawnan, senasib sepenanggungan dan kebersamaan.
16.Disiplin yang tinggi,
17.Ulet dan tabah menghadapi segala macam ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.

Adapun JSN45 tersebut diatas adalah satu kesatuan paham yang terpadu dengan Sejarah Perkembangan JSN45, Rumusan JSN45, Metode Pelestarian JSN45, Pola Pelaksanaan Pedoman Umum Pelestarian JSN45 [1995].

Keyakinan kami, PRIMER45 ini akan dapat lebih mampu membekali PemDa DKI Jakarta bermitra dengan GPA45 pada khususnya dan segenap anak bangsa Indonesia untuk ketahanan diri dan kolektif menghadapi dampak krisis multi dimensional terkini akibat peningkatan Ancaman, Hambatan, Gangguan, Tantangan nirmiliter menggapai Indonesia Berjaya 2045,

Jakarta, 19 April 2017

KelBes Pejoang45,

‎Pandji R Hadinoto,

PosKo45 GOR Bulungan Blok M Jakarta Selatan

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the XL network.
PATRINDO

KETAHANAN NASIONAL | Perdana’s Blog

Manusia dengan kekuatan/kekuasaan dinamakan Politik. d. … Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh … Pengertian baku Ketahanan Nasional bangsa Indonesia adalah kondisi dinamik …

Politik Ketahanan Pancasila Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/04/politik-ketahanan-pancasila-indonesia/

Apr 12, 2017 – Politik Ketahanan Pancasila Indonesia. April 12 … Pembudayaan berkelanjutan bina *Persatuan Indonesia berKetuhanan Yang Maha Esa, …

Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/04/31475/

Apr 13, 2017 – Sikap Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia dari CaGub itu kami sambut baik dan kami serta kami yakin bahwa segenap anak bangsa …

Ketahanan Nasional – Pengertian, Fungsi, & Tujuan

demokrasiindonesia.blogspot.com › Ketahanan Nasional

b) Ketahanan politik, adalah kondisi kehidupan politik bangsa Indonesia yang … bangsa maupun dalam rangka pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa.

BLOG AGUS: KETAHANAN NASIONAL

gilatugas.blogspot.com/p/ketahanan-nasional.html

Asas Ketahanan Indonesia adalah taat laku berdasarkan nilai-nilai Pancasila, … segenap aspek kehidupan bangsa dalam bentuk perwujudan persatuan dan …. Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan …

Maka sangatlah penting menjaga persatuan dan kesatua bangsa untuk … Apa saja Hakikat Ketahanan Nasional dan Konsepsi Tannas Indonesia ? …. Untuk mewujudkan ketahanan aspek politik diperlukan kehidupan politik bangsa yang …

Wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan … untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia. … Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional, yaitu wawasan … cakupan kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan ekonomi, …

Ketahanan Nasional (Kewarganegaraan /Pkn) | Science Student

science-student14.blogspot.com/…/ketahanan-nasional-kewarganeg…

Aug 30, 2015 – Ketahanan nasional Indonesia adalah kondisi dinamik bangsa … 3) Ketahanan nasional meliputi ketahanan ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan … untuk menggalang dan memelihara persatuan dan kesatuan nasiona, …

MEMAHAMI MAKNA PERSATUAN DAN KESATUAN INDONESIA …

obrolanpolitik.blogspot.com/…/memahami-makna-persatuan-dan-k…

Mar 14, 2013 – Dengan wawasan itu, kedudukan manusia Indonesia ditempatkan dalam kerangka kesatuan politik, sosial, budaya, ekonomi, serta pertahanan …

Let’s share all things!: Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan

thatsgoodthing.blogspot.com/…/ancaman-tantangan-hambatan-dan…
  1. Ikuti Berita Lengkap Seputar Politik dalam Negeri dan Luar Negeri, Tirto.id!
    Informasi Lengkap · Tajam Dan Relevan · Berita Jernih Mengalir · Tepercaya dan Jelas
17
Apr
17

Kenegarawanan : JAKARTA BERSATU, POLITIK KEPEMIMPINAN PERSATUAN INDONESIA

kartunama GP45
Suara Warga :
JAKARTA BERSATU, POLITIK KEPEMIMPINAN PERSATUAN INDONESIA
Pernyataan JAKARTA BERSATU yang dirilis oleh Ketua Dewan Pembina Partai GERINDRA berlatar Foto Panglima Besar Soedirman adalah sungguh menggelorakan ‎bagi kiprah anak bangsa *Penegak Keadilan dan Persatuan Indonesia* demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pernyataan tersebut diatas dipastikan pengkokoh kiprah Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia‎ April 13, 2017 [ http://sinarharapan.net/2017/04/31475/ ] yakni‎
Berpedoman  PETISI : *Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia* February 6, 2017‎ [ http://sinarharapan.net/2017/02/petisi-presidium-koalisi-penyelamat-indonesia%E2%80%8E/ ]
adalah membanggakan bahwa salah satu pelaku debat CaGub DKI Jakarta 2017 pada Rabu malam 12 April 2017 di Bidakara Jakarta Selatan menyatakan Tugas Pokok Fungsi (TuPokSi) ‎Gubernur DKI Jakarta tidak terbatas pada peran pelayanan publik dan administratif semata namun juga peran anak bangsa merawat ke-Indonesia-an dan ke-Bhinneka-an warga ibukota serta pemimpin untuk semua, termasuk meneruskan tradisi yang telah dibangun oleh pendiri negarabangsa berikut senantiasa meninggikan martabat sumber daya manusia ibukota.
‎Sikap Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia dari CaGub itu kami sambut baik dan kami serta kami yakin bahwa segenap anak bangsa negeri ini siap bekerjasama mengkiprahkannya bagi upaya-upaya *Keselamatan NKRI menuju kearah Indonesia Berjaya 2045*.
Jakarta, 17 April 2017
Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia,
Pandji R Hadinoto
KelBes Pejoang 45

Kepemimpinan kharismatis: tinjauan teologis-etis atas kepemimpinan …

Ayub Ranoh – 1999 – ‎Charisma (Personality trait)

Bila analisis tentang pendekatan dan metode etika politik ini dikaitkan dengan … Nasionalisme atau persatuan Indonesia dijadikan prinsip pertama, barulah ia …

10 Feb 2015 – Kriteria Kepemimpinan Politik Adiluhur Pancasila … bersikap adil dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadaban, sangat cinta akan persatuan …. Idealogi Pancasila disepakati oleh seluruh rakyat Indonesia sebagai asas negara.

Home » Nasional » Suara Pempaca » Politik Kepemimpinan Pancasila Indonesia

Politik Kepemimpinan Pancasila Indonesia

Suara Pembaca :
Tajuk Rencana Harian Kompas 13 Pebruari 2014 “Bijak Memetik Bonus Demografi” sudah sepatutnya dibarengi sikap Politik Kepemimpinan Pancasila Indonesia agar bonus demografi itu baik dan benar bisa terpetik pada saat yang tepat disertai terpenuhinya sejumlah syarat seperti Indeks Pembangunan Manusia yang memadai bagi intensitas penggiatan muatan lokal unggul.
Bonus demografi dimengerti sebagai kondisi dimana struktur umur penduduk dengan tingkat ketergantungan berada pada titik terendah atau setiap 100 orang usia produktif (15-64 tahun) menanggung 40-50 orang usia tidak produktif, mencapai puncaknya pada tahun 2020-2030 yad.
Kepemimpinan Pancasila itu sesungguhnya dapat terwujud dalam alam nyata sekiranya Pengamalan Pancasila per Tap MPRRI No XVIII/1998, terbudayakan secara merata di kehidupan se-hari2 masyarakat negara bangsa Indonesia.
Pengamalan Pancasila seluruhnya 45 butir yang terdiri dari Ketuhanan Yang Maha Esa (7 butir), Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab (10 butir), Persatuan Indonesia (7 butir), Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan (10 butir), Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia (11 butir).
Pembudayaan ikhwal Politik Kepemimpinan Pancasila Indonesia ini amunisi bagi Strategi Indonesia Mulia 2014-2024 sebagai awalan bagi Strategi Indonesia Bermartabat 2024-2034 dan Indonesia Sejahtera Lahir & Bathin 2034-2044 menuju Indonesia Jaya 2045.
Pendidikan dan pembelajaran ke 45 butir Pengamalan Pancasila dalam praktek keseharian di semua tingkatan struktur penyelenggaraan negara adalah motor penggerak utama agar Sistim Kepemimpinan Pancasila tertanam dalam akal, budi, jiwa sehingga terbentuk kinerja pemuliaan bagi kemuliaan terpadu.
Sungguh mulia hatinya, sekiranya para pengurus penyelenggaraan negara bangsa berbekal 7 (tujuh) kata SEMANGAT per Penjelasan UUD45 berkenan duplikasikannya ke jajaran dibawahnya, dan seterusnya ke lingkungan sosialnya.
Dalam konteks sosial politik terkini seperti situasi dan kondisi kontroversi politik hukum Pemilu 2014 terkait pilihan Terpisah atau Serentak, Politik Kepemimpinan Pancasila Indonesia adalah tepat jadi tumpuan solutif bagi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan yaitu berwujud kebersamaan atau rasa kegotongroyongan aspirasi bersikap dan berkiprah kenegarabangsaan terbaik diantara ke 7 (tujuh) Lembaga Tinggi Negara guna memberikan kepastian harmoni terbaik bagi konstituen dan bagi kontestan seperti KOJA (Konstitusional, Jujur dan Adil).
Jakarta Selatan, 14 Pebruari 2014

Dewan Pakar PKP Indonesia,

Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila
Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia

Strategi Nasional dan Kepemimpinan – Tempo

9 Okt 2015 – Untuk sila Persatuan Indonesia, misalnya, data produk domestik bruto … dicerminkan perkembangan kehidupan politik bangsa berdasarkan …

Fungsi Partai Politik – hukumonline.com

27 Mar 2015 – Apakah fungsi partai politik dan berikan penjelasannya. … penciptaan iklim yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia … serta mengembangkan sistem pengkaderan dan kepemimpinan politik yang kuat.

 

15
Apr
17

Dankdut : Performa Kesenibudayaan Pemusik Indonesia

Performa Kesenibudayaan Pemusik Indonesia

ilustrasi / ist

SHNet – Menyimak pergelaran Dankdut Academy 4 IndoSiar yang didominasi oleh voting SMS (yang tergantung juga pada daya dukung ekonomis daerah asal kontestan) bahkan putusan selera Juri dan Komentator menentukan kelanjutan keikutsertaan Kontestan di babak2 berikutnya ketimbang obyektifitas Suara Masyarakat Senibudaya‎, maka seharusnya saatnya kini dipikirkan adanya Performa Kesenibudayaan Pemusik Indonesia berupa Indeks yang membedakan potensi kualitas pelantun musikal multi genre (kemampuan pelantunan hibrid genre dankdut dengan genre2 seperti rock, jazz, blues,  keroncong dlsb) dengan genre dankdut klasik.

Pemikiran hal ini penting agar supaya kehendak mulia menduniakan musik Dankdut sebagai salah satu ikon Indonesia dapat lebih mulus diterima warga dunia yang memang sudah multi genre itu.

Selebihnya, Indeks Performa Kesenibudayaan Pemusik Indonesia ini ditujukan untuk terfasilitasinya dinamika pelantunan Dankdut multi genre yang berbasis musikal pemusik2 handal (dual capacity) oleh ukuran kualitatif mendampingi ukuran2 kuatitatif hasil kerja voting SMS  dan hasil2 kerja baik Juri maupun Komentator yang kini faktanya didominasi kemampuan genre Dankdut klasik itu (single capacity).

Dengan demikian, sifat kompetisi di pentas Dankdut Academy IndoSiar yang kini populis itu dapat terimbangi dengan faktor2 kualitatif disamping kuantitatif semata sehingga perlindungan konsumen dalam hal ini para pemangku Suara Masyarakat Senibudaya juga dapat terakomodir sekaligus penguatan keunggulan Budaya Indonesia kedepan.

Jakarta, 14 April 2017

Pandji R Hadinoto
Pengamat Budaya Indonesia

Menjaga Jati Diri Indonesia Melalui Seni Budaya 01 Oktober 2014 17:17:55 Diperbarui: 17 Juni 2015 22:48:31 Dibaca : 320 Komentar : 1 Nilai : 1 Durasi Baca : 5 menit Menjaga Jati Diri Indonesia Melalui Seni Budaya 14121326491659748968 Bagiku, Indonesia adalah darah dagingku. Aku akan merasa sakit jasmani hingga batinku, ketika negera ini diusik oleh gangguan-gangguan asing. Apalagi saat ini, globalisasi menuntut negara ini mengikuti arus modernisasi yang sebenarnya bagiku itu adalah rambu-rambu bahaya besar bagi negara ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hendaknya mulai sadar bahwa akan ada serangan-serangan yang berpotensi mengobrak-abrik kedaulatan, tatanan, serta keajegan sosial yang telah lama tumbuh dan berkembang di bumi Nusantara. Mengamati perkembangan zaman yang semakin terpengaruh oleh kebudayaan barat (baca : asing), bagiku merupakan gejala musibah bagi negara ini bila masyarakat penghuninya sama sekali tidak memiliki rasa peduli. Coba kita renungkan sejenak video singkat berikut yang berjudul “Aku Peduli”, ini justru bagiku, ini adalah masalah waktu saja untuk mengubahnya, hanya masalah syarat bahwa aku harus peduli kepada negara ini. Yang menjadi fokusku sampai saat ini adalah nasib seni dan budaya negara ini. Sering ku melihat tayangan entah di televisi entah di media maya hingga media cetak, orang asing sangat mahir memainkan peralatan musik semisal Gamelan yang berasal dari Jawa. Mereka begitu antusias dalam mempelajari instrumen Gamelan, malah hampir sebagian besar dari mereka sudah mampu menjadi seorang sinden (penyanyi dalam pergelaran wayang kulit). Di satu sisi, aku melihatnya memang bagus, tetapi di sudut hati yang dalam, aku mengamati banyak generasi muda Indonesia yang sudah menjauhi kesenian tradisional atau kesenian konvensional. Banyaknya tuntutan zaman membuat kesenian yang sifatnya khas dan asli berubah menjadi kesenian tradisional yang tercampur atau yang ngetrend disebut kesenian kontemporer. Selain itu, ada hal yang lebih parah lagi, banyak remaja hingga orang dewasa yang sekarang sudah meninggalkan kultur-kultur yang memegang erat budaya daerah Indonesia. Melihat dan mengamati kondisi inilah, maka sejak aku duduk dan mengenyam bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), aku mulai merajut usaha untuk mempertahankan kesenian tradisional daerah, khususnya kesenian tradisional tempatku lahir, Jawa Timur. Pada saat SMP, aku secara senggaja menamai setiap bukuku yang kumiliki dengan nama berhuruf hanacaraka (huruf Jawa kuno). Lantas, teman-temanku malah mengejek hal tersebut dengan menyatakan bahwa aku sangat ketinggalan zaman. Aku hanya tersenyum melihat presumsi tersebut. Tetapi, aku tetap konsisten dengan tekadku untuk terus melestarikan apa yang diajarkan oleh kakekku. Aku memahami betul Pasal 32 UUD 1945 tentang budaya daerah yang merupakan cikal bakal dan diakui sebagai budaya nasional bangsa Indonesia. Suatu ketika saat SMP, tak sengaja kutemukan sebuah buku tentang prinsip-prinsip orang Jepang yang secara penuh dan konsisten, mereka memiliki prinsip hidup kaizen dan hansei. Kaizen adalah prinsip untuk memfilter setiap segala sesuatu yang masuk pada kehidupan dengan mengadopsi yang baik dan membuang atau mengeliminasi yang buruk. Sedangkan, hanseiadalah prinsip hidup untuk terus melakukan perbaikan tiada henti. Meskipun aku lahir dan sangat membela NKRI, tetapi aku sangat perlu menganut kedua prinsip yang kutemukan dalam buku tersebut. Dengan mengambil setiap pelajaran dan pengajaran yang ada, tekad bulatku untuk terus melestarikan seni dan budaya Indonesia berlanjut sampai masuk dan mengenyam bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Di SMA, aku mulai ikut aktif dan turut serta dalam komunitas Karawitan. Karawitan iya, melestarikan aksara Jawa juga iya. Lagi dan lagi, beberapa temanku pun menyatakan bahwa aku ini orang aneh hingga aku ini orang yang ketinggalan zaman. Saat itu yang notabene sudah mulai merambahnya orang memakai HandPhone (HP), sementara aku masih berkutat mempelajari mahir memainkan Demung dan Peking Gamelan. Demung Gamelan Jawa, sumber foto : gong.web.id 14121327082134115485 14121327082134115485 Peking Gamelan Jawa, sumber foto : yern-yernie.blogspot.com Meskipun banyak teman-teman yang tak sejalan dengan prinsipku terhadap nasib seni dan budaya Jawa, tetapi aku yakin aku tak sendiri, di luar di tempat yang lain, kurasa ada banyak teman-teman generasi muda yang masih setia melestarikan Gamelan. Guruku pun saat memberikan tugas juga bertanya, “ini bukunya siapa ? kok namanya dengan aksara Jawa begini?”. “Oh, itu miliknya Joko, Pak !”, salah seorang teman sekelas menjelaskannya kepada guruku. Dari kejadian saat itu pun aku hanya mengelus dada, orang Indonesia ini punya banyak dan beragam budaya, tetapi tidak bisa budayanya sendiri. Generasi bangsa ini memperlajari dengan getol budaya asing, tetapi meninggalkan jati dirinya sebagai bangsa yang bersurga seni budaya. Kulupakan hal itu semua dengan secara konsisten dan dengan komitmen yang tinggi, aku akan terus melestarikan seni budaya yang kumiliki. Berlanjut ke Perguruan Tinggi (PT), secara otodidak kumulai belajar menari tarian tradisional Jawa, seperti tari Kuda Lumping, tari Remo, dan tari Reyog Ponorogo. Syukurlah, ternyata usahaku tak sia-sia saat itu. Pada setiap ajang kompetisi seni budaya yang diadakan oleh kampus, aku dijadikan sebagai pelatih bagi teman-temanku. Menjadi seorang pelatih seni tarian tradisional saat itu memang melelahkan, tetapi inilah tekadku agar seni tarian tradisional lebih terpatri dalam sanubari teman-temanku. Dimulai dengan melatih teman-teman tari Remo yang merupakan ikon seni Jawa Timur. Sekitar kurang lebih sebulan lamanya, secara berkala teman-teman kulatih pada waktu-waktu tidak ada jadwal kuliah. Mereka cukup antusias, meskipun ada saja saat-saat mereka kehilangan semangat untuk mempelajari tari Remo. Di akhir, jerih payah itu memanglah menampakkan hasil, kami berhasil mengantar kesenian tari Remo menuju puncak dan menyisihkan kesenian yang lainnya. 14121327581840246078 14121327581840246078 Foto Saat Setelah Performance Tari Remo, Jawa Timur, sumber foto : Dok. Pribadi Pada semester berikutnya, sebenarnya diriku sudah saatnya tak ikut andil dan berkutat dalam kegiatan teman-temanku. Tetapi, untuk kedua kalinya, diriku ditunjuk kembali sebagai pelatih tari tradisional. Kali ini teman-teman membawakan tari Reyog Ponorogo untuk berkompetisi culture day yang diadakan oleh kampus. Seni tari Reyog Ponorogo memang terbilang susah bagiku, apalagi aku sendiri bukan asli orang Ponorogo, tetapi aku merasa ikut memilikinya sehingga secara otodidak kupelajari gaya tarian tersebut sekitar satu bulan lebih. Berguru pada seorang penari dadak merak di daerah Bogor akhirnya aku mampu membela kesenian Reyog Ponorogo sebagai seni identitas asli Indonesia dalam kancah negara-negara di dunia. Jujur, setiap kali mendengar Reyog Ponorogo diaku oleh negara lain hatiku merasa sakit, ingin sekali mempelajarinya. Dan akhirnya, aku bisa, aku bisa membawa sekaligus melestarikan seni budaya tari tradisional tersebut. 14121328231930487130 14121328231930487130 Latihan Tari Reyog Ponorogo, sumber foto : Dok. Pribadi Sekitar sebulan, kulatih teman-temanku, meskipun ada pula bagian tari yang memang belum sempat kukuasai, tetapi secara umum kuajak teman-teman melakukan yang terbaik dalam rangka melestarikan seni budaya tari tradisional. Berbekal alat seadanya, setiap gerak dan gemulai alunan lagu kami berusaha menyajikan tarian dengan baik. 1412132873260456875 1412132873260456875 Melatih Warog dan Klono, Itu Tari Topengnya Pakai Kardus, sumber foto : Dok. Pribadi Disertai dengan canda dan tawa, keluh dan kucuran keringat pun tak terasa. Aku dan teman-teman secara teratur dan terjadwal mengadakan latihan. Aku sendiri yang ditunjuk sebagai pelatih sekaligus pemain juga kadang kewalahan, sebab tarian Reyog Ponorogo merupakan tarian paduan beberapa bagian. Ada tari yang dibawakan oleh tokoh Warog, ada tari tokoh Klono sewandhono, ada tari Jathilan, ada juga yang paling susah dan penuh aksi, yaitu tari Bujang Ganong yang penuh dengan gerakan aktraktif dan memukau. 1412132952539986266 1412132952539986266 Atraksi Teman-Teman Bujang Ganong saat Performance Reyog, sumber foto : Dok. Pribadi 1412133118676252453 1412133118676252453 Performance Tari Jathilan Reyog, sumber foto : Dok. Pribadi 1412133019255499792 1412133019255499792 Performance Tari Topeng Malang, sumber foto : Dok. Pribadi Selain itu, saat itu juga ada pula sedikit tambahan yaitu tari Topeng yang berasal dari Malang Jawa Timur sehingga komplit sudah tugasku. Rencanaku dan teman-teman sekali lagi tak sia-sia, meskipun masih saja ada sebagian orang yang berkicau bahwa menari tak ada manfaatnya. Kata siapa tari tak ada manfaatnya ?. Menurutku, tari selain sebagai aksi melestarikan seni budaya, tari juga akan menjadikan jasmani menjadi sehat karena tari pada hakikatnya sama dengan senam. Inilah satu hal yang terus kuyakinkan kepada teman-teman. Dari beberapa jenis tari yang menjadi tanggung-jawabku, ternyata yang paling berat memang adalah bagianku sendiri yang juga terpaksa ikut andil saat itu. Berat Dadak Merak yang sekitar 80 kilograman harus kuangkat dengan gigiku. Awalnya memang diriku merasa takut melakukannya, tetapi karena tekadku untuk melestarikan dan membela milik Indonesia, Reyog Ponorogo, adalah hal yang hukumnya wajib ! bagiku. 14121331741360299153 14121331741360299153 Aksiku untuk Indonesiaku, Reyog Ponorogo adalah Milik Indonesia !, sumber foto : Dok. Pribadi 14121385871120405763 14121385871120405763 Atraksi Reyog untuk Indonesia, sumber foto : Dok. Pribadi Inilah saatnya ku beraksi untuk Indonesiaku. Aku tak ingin panji-panji seni budaya bangsa dan negara ini ternodai oleh budaya-budaya asing yang buruk dan berpotensi melunturkan keaslian dan jati dirinya. Aku bertekad akan terus mengawal kesenian tradisional ini, minimal dari seni budaya dari daerah asalku. Aku tak ingin generasi pemuda bangsa ini bobrok dengan adanya budaya-budaya asing yang licik menggerogoti budaya asli yang telah lama dibangun oleh para pendiri bangsa ini. Itu semua tak ada alasan lain melainkan karena aku peduli.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/jokoade/menjaga-jati-diri-indonesia-melalui-seni-budaya_54f47c3f745513a42b6c8a4e

SUARA MASYARAKAT SENIBUDAYA INDONESIA

Pecinta Dangdut Indosiar

Foto | Istimewa | ParlemenRakyat.com

SUARA MASYARAKAT SENIBUDAYA INDONESIA Pecinta Dangdut Indosiar

Jakarta Parlemen Rakyat.com,

Tereliminasinya kontestan RAFI SUMANTRI berasal dari Cirebon di Pergelaran Dankdut 4 IndoSiar hari Jumat malam tanggal 14 April 2017 setelah sukses meraih 5 (lima) Lampu Hijau dari Dewan Juri melalui pelantunan bergenre ganda dengan spektakuler sehingga didapuk pelantunan ulang oleh Host (Rina, Irfan, Ramzy, Gilang) oleh perolehan kuantitatif SMS terendah membuktikan kebenaran daripada opini yang diungkapkan PERFORMA KESENIBUDAYAAN PEMUSIK INDONESIA, 14 April 2017 , hal ini ditegaskan Suara Masyarakat Senibudaya Indonesia, Pandji R Hadinoto
Keluarga Besar Pejoang 45.

Menyimak pergelaran Dangdut Academy 4 IndoSiar yang didominasi oleh voting SMS (yang tergantung juga pada daya dukung ekonomis daerah asal kontestan) bahkan putusan selera Juri dan Komentator menentukan kelanjutan keikutsertaan Kontestan di babak2 berikutnya ketimbang obyektifitas Suara Masyarakat Senibudaya, maka seharusnya saatnya kini dipikirkan adanya Performa Kesenibudayaan Pemusik Indonesia berupa Indeks yang membedakan potensi kualitas pelantun musikal multi genre (kemampuan pelantunan hibrid genre dankdut dengan genre2 seperti rock, jazz, blues, keroncong dlsb) dengan genre dangdut klasik.

Pemikiran hal ini penting agar supaya kehendak mulia menduniakan musik Dankdut sebagai salah satu ikon Indonesia dapat lebih mulus diterima warga dunia yang memang sudah multi genre itu.

Selebihnya, Indeks Performa Kesenibudayaan Pemusik Indonesia ini ditujukan untuk terfasilitasinya dinamika pelantunan Dankdut multi genre yang berbasis musikal pemusik2 handal (dual capacity) oleh ukuran kualitatif mendampingi ukuran2 kuatitatif hasil kerja voting SMS dan hasil2 kerja baik Juri maupun Komentator yang kini faktanya didominasi kemampuan genre Dankdut klasik itu (single capacity).

Dengan demikian, sifat kompetisi di pentas Dankdut Academy IndoSiar yang kini populis itu dapat terimbangi dengan faktor2 kualitatif disamping kuantitatif semata sehingga perlindungan konsumen dalam hal ini para pemangku Suara Masyarakat Senibudaya juga dapat terakomodir sekaligus penguatan keunggulan Budaya Indonesia kedepan.

Berdasarkan fakta termaksud diatas, maka disarankan agar pada tahap audisi Dankdut Academy berikutnya sudah dilakukan seleksi pemilahan untuk membedakan kontestansi Pedandut kategori *Penyanyi Non Musisi* dan *Penyanyi Musisi*. Seperti Rekam jejak empiris, Penyanyi Musisi telah melahirkan senibudaya mendunia seperti kelompok2 legendaris The Beatles, The Rolling Stones, The Beach Boys, The Scorpions, dlsb sejak dekade 1960an. Dengan kata lain, penataan kompetisinya juga terbedakan bagi *Calon Pedandut Non Musisi* dan bagi *Calon Pedandut Musisi* sehingga proses Kontestasi Pedandut itu sendiri kedepan lebih mudah dipahami publik selain lebih akuntabel dan transparan. Hal ini perlu dilakukan guna menghindari dampak bias publik seperti pada sistim moda transportasi ibukota berlalulintas campuran (mixed traffic) sekaligus ditujukan guna memperlancar penetrasi senibudaya Dankdut yang ikon Indonesia itu ke pangkuan masyarakat dunia.
(Any SH)

13
Apr
17

Kenegarawanan : Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia

Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia

ilustrasi / ist

http://sinarharapan.net/2017/04/31475/

SHNet – Berpedoman  PETISI : *Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia*‎ February 6, 2017

adalah membanggakan bahwa salah satu pelaku debat CaGub DKI Jakarta 2017 pada Rabu malam 12 April 2017 di Bidakara Jakarta Selatan menyatakan Tugas Pokok Fungsi (TuPokSi) ‎Gubernur DKI Jakarta tidak terbatas pada peran pelayanan publik dan administratif semata namun juga peran anak bangsa merawat ke-Indonesia-an dan ke-Bhinneka-an warga ibukota serta pemimpin untuk semua, termasuk meneruskan tradisi yang telah dibangun oleh pendiri negarabangsa berikut senantiasa meninggikan martabat sumber daya manusia ibukota.

‎Sikap Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia dari CaGub itu kami sambut baik dan kami serta kami yakin bahwa segenap anak bangsa negeri ini siap bekerjasama mengkiprahkannya bagi upaya-upaya keselamatan NKRI menuju kearah Indonesia Berjaya 2045.

Jakarta, 13 April 2017

Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia,
Pandji R Hadinoto

KelBes Pejoang 45

4 Feb 2017 – Politik Petisi Politik Kepemimpinan Pancasila Untuk Pemangku … Menurut Pandji, petisi ini penting guna merawat persatuan Indonesia terkait…

Petisi Politik Kepemimpinan Pancasila Untuk Pemangku Pilkada …

nusantaranews.co/petisi-politik-kepemimpinan-pancasila-untuk-pemangku-pilkada-se…
3 Feb 2017 – Petisi Politik Kepemimpinan Pancasila Untuk Pemangku Pilkada … Indonesia, Pandji R Hadinoto ajukan petisi politik kepemimpinan … Menurut Pandji, petisi ini penting guna merawat persatuan Indonesia terkait dengan …

Politik Ketahanan Pancasila Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/04/politik-ketahanan-pancasila-indonesia/
19 jam yang lalu – Seperti diamanatkan oleh *Politik Pranata 7 Kepemimpinan Pancasila [Penegak … Pembudayaan berkelanjutan bina *Persatuan Indonesia …
… Beradab (10 butir), Persatuan Indonesia (7 butir), Kerakyatan yang Dipimpin … Pembudayaan ikhwal Politik Kepemimpinan Pancasila Indonesia ini amunisi …
10 Feb 2015 – Kriteria Kepemimpinan Politik Adiluhur Pancasila … bersikap adil dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadaban, sangat cinta akan persatuan …. Idealogi Pancasila disepakati oleh seluruh rakyat Indonesia sebagai asas negara.
Indonesia Raya atau Melayu Raya adalah konsep politik yang bertujuan untuk … tokoh politik Indonesia yang sepakat dengan gagasan persatuan raya ini. … kekuatan, dan ambisi politik regionalnya dalam bentuk sikap kepemimpinan di …

Kepemimpinan kharismatis: tinjauan teologis-etis atas kepemimpinan …

Ayub Ranoh – 1999 – ‎Charisma (Personality trait)

Bila analisis tentang pendekatan dan metode etika politik ini dikaitkan dengan … Nasionalisme atau persatuan Indonesia dijadikan prinsip pertama, barulah ia …

Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah sebuah partai politik di Indonesia … Di bawah kepemimpinan Sneevliet, ISDV yakin bahwa Revolusi Oktober … Pada tanggal 22 September, Serikat Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Persatuan …
Logika serupa kerap terjadi di dunia politik Indonesia. … seperti Konservatif, Kristen Demokrat maupun Persatuan untuk Republik, kepemimpinan politiknya lahir …
13
Apr
17

Kenegarawanan : Politik Ketahanan Pancasila Indonesia

Politik Ketahanan Pancasila Indonesia

ilustrasi / pkppwasbang.upi.edu

SHNet – Penyejukan situasi dan kondisi kebangsaan diperlukan agar supaya kondusifitas dapat senantiasa terselenggara berkelanjutan ditengah dinamika kehidupan Ketahanan Bangsa yang kontraktif dan fluktuatif terkait PILGUB DKI Jakarta Putaran-2 , maka Politik Ketahanan Pancasila Indonesia perlu diupayakan bekerja terus menerus sebagai perangkat tatanilai kendali ipoleksosbudhankam.

Adapun PETISI : *Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia*
February 6, 2017

http://sinarharapan.net/2017/02/petisi-presidium-koalisi-penyelamat-indonesia%E2%80%8E/‎

‎adalah layak diunggah kembali jadi ingatan publik yaitu

SHNet – Kepada Yth. *Partisan Kerukunan Pemangku Indonesia*,‎ melengkapi Petisi *Politik K‎epemimpinan Pancasila Indonesia* [Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia, 3 Pebruari 2017], pemantapan harmonisasi terbaik penting dilakukan bagi tiap potensi dinamika kenegaraan per PILKADA Serentak 15 Pebruari 2017 yang mengadopsi sistim demokrasi *one man one vote* yang berpayungkan *UUD Reformasi 1999-2002 [Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 11-14 Tahun 2006]* dan dirasa *perlu* diatasi sedemikian rupa berbasis Jiwa semangat nilai-nilai Kerukunan Pemangku Indonesia per *7 kata SEMANGAT Penjelasan UUD 1945* dengan saran2 sebagai berikut :‎

*REKOMENDASI-1* :‎
Seperti‎ diamanatkan oleh *Politik Pranata 7 Kepemimpinan Pancasila‎ [Penegak Konstitusi Proklamasi 1945, 3 Maret 2012]* :‎

*PERTAMA  : Strategi Kepemimpinan Pancasila*‎ yang diaktualisasi dalam 7 (tujuh) unsur yaitu 1. Falsafah Bangsa, 2. Jatidiri Bangsa, 3. Pandangan Hidup Bangsa, 4. Dasar Negara, 5. Ideologi Negara, 6. Sumber daripada segala Sumber Hukum, dan terpikirkan pula sebagai 7. Mercusuar Dunia.‎

*KEDUA : Budaya Kepemimpinan Nusantara*‎ ‎yang mengenali pula semisal Hasta Brata yang merujuk kepada 8 (delapan) sifat dan perilaku alam yaitu 1. Bumi, 2. Air, 3. Angin, 4. Samudera, 5. Bulan, 6. Matahari, 7. Angin, 8. Gunung/Bintang.‎

*KETIGA : Budaya Kepemimpinan Pusaka Bangsa Indonesia*‎ yang tersusun atas 9 (Sembilan) Pusaka yakni : 1. Sang Saka Merah Putih, 2. Bhinneka Tunggal Ika, 3. Sumpah Pemuda 281028, 4. Indonesia Raya, 5. Pancasila, 6. Proklamasi 170845, 7. UUD 1945, 8. Wawasan Nusantara131257‎, 9. Jiwa Semangat Nilai-nilai 45;

Dan dari ketiga corak Kepemimpinan itu pada gilirannya seharusnya dapat diyakini dapat memperkuat ‎*Strategi Budaya Indonesia Mulia*‎ [1 Maret 2012] yaitu :

*KEEMPAT : ‎Strategi 7 (tujuh) Sehat‎* [Pandji R Hadinoto], dalam konteks Tubuh Negara-Bangsa yakni 1. Sehat Bermasyarakat, 2. Sehat Berbangsa, 3. Sehat Bernegara, 4. Sehat Politik Hukum Perundang-undangan, dan dalam konteks Tubuh Manusia yaitu 5. Sehat Logika/Nalar, 6. Sehat Rohani/Jiwa, 7. Sehat Jasmani/Raga;‎

*KELIMA Strategi 7 (tujuh) Ketahanan Bangsa*‎ [alm HR Soeprapto] yaitu 1. Kehidupan Agama tidak Rawan, 2. Kehidupan Ideologi tidak Retak, 3. Kehidupan Politik tidak Resah, 4. Kehidupan Ekonomi tidak Ganas, 5. Kehidupan Sosial Budaya tidak Pudar, 6. Kehidupan HanKamNas tidak Lengah, 7. Kehidupan Lingkungan tidak Gersang;‎

*KEENAM : Strategi‎ ‎7 (tujuh) Kemenangan Hidup*‎ [Gus Sholeh] yakni 1. Yang tetap Sejuk ditempat yang Panas, 2. Yang tetap Manis ditempat yang Pahit, 3. Yang tetap Merasa Kecil walau telah menjadi Besar, 4. Yang tetap Tenang ditengah Badai yang Dahsyat, 5. Yang tetap berSyukur atas segala Karunia-Nya, 6. Yang tetap Istiqomah di Jalan-Nya, 7. Yang tetap menggantungkan harapan hanya kepada Tuhannya‎

*KETUJUH* : Sinergi Ketiga Pranata Kepemimpinan dan Ketiga Pranata Strategi diatas diyakini pula mengokohkan aktualisasi *‎Indonesia Negara Pancasila* ‎yang senantiasa dalam peredaran berkah kerahmatan dzat Tuhan Yang Maha Esa sebagai satu titik pusat bagi lingkaran *7 (tujuh) unsur Manusia Pancasila*‎ yakni 1. Hayyu (Hidup), 2. Nur (Cahaya), 3. Sir (Rahsa), 4. Roh (Nyawa), 5. Nafsu (Angkara), 6. Akal (Budi), 7. Jasad (Badan) sebagaimana Serat Wirid Hidayat Jati [R. Ng. Ranggawarsita].‎

*REKOMENDASI-2* :
Namun secara struktural kenegaraan, akan *lebih mantap lagi* dengan  *refungsikan UUD 1945 [Berita Repoeblik Indonesia Tahun II, 1946 jo Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 1959]* yang definitif adalah *Konstitusi Pro Pancasila* berikut Adendum2nya yang dibutuhkan bagi konteks kenegaraan kini dan esok agar lebih terjamin *Kerukunan Pemangku Indonesia* dapat senantiasa terselenggara dan terkendali optimal dalam rangka menggapai Indonesia Jaya 2045 yad.‎

*REKOMENDASI-3* :‎
‎Pembudayaan berkelanjutan bina *Persatuan Indonesia berKetuhanan Yang Maha Esa, berKemanusiaan Yang Adil dan Beradab, berKerakyatan yang dipimpin Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dan berKeadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia* [Pembukaan UUD 1945]‎

Begitu juga ‎perlu diingatkan kembali Suara Warga 3Peb17 ‎
‎PETISI *POLITIK KEPEMIMPINAN PANCASILA INDONESIA*

Kepada Yth *Pemangku Keserentakan PILKADA Indonesia 15 Pebruari 2017*,

Petisi *Poilitik Kepemimpinan Pancasila Indonesia* ini penting guna merawat *Persatuan Indonesia* terkait dengan dinamika *PILKADA Serentak 15 Pebruari 2017* setelah mempertimbangkan :

1. Bahwa Tajuk Rencana Harian Kompas 13 Pebruari 2014 *Bijak Memetik Bonus Demografi* sudah sepatutnya dibarengi sikap *Politik Kepemimpinan Pancasila Indonesia* agar Bonus Demografi itu baik dan benar bisa terpetik pada saat yang tepat disertai terpenuhinya sejumlah syarat seperti *Indeks Pembangunan Manusia dan Indeks Kebahagiaan Indonesia (BPS)* yang memadai bagi intensitas penggiatan muatan lokal unggulan.‎

2. Bahwa *Bonus Demografi* dimengerti sebagai kondisi dimana struktur umur penduduk dengan tingkat ketergantungan berada pada titik terendah atau setiap 100 orang usia produktif (15-64 tahun) menanggung 40-50 orang usia tidak produktif, mencapai puncaknya pada tahun 2020-2030 yad.

3. Bahwa *Kepemimpinan Pancasila* itu sesungguhnya dapat terwujud dalam alam nyata sekiranya *Pengamalan Pancasila per Tap MPRRI No XVIII/1998*, terbudayakan secara merata di kehidupan se-hari2 masyarakat negara bangsa Indonesia.

4. Bahwa ke45 butir *Pengamalan Pancasila* terdiri dari *Ketuhanan Yang Maha Esa* (7 butir), *Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab* (10 butir), *Persatuan Indonesia* (7 butir), *Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan* (10 butir), *Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia* (11 butir).

5. Bahwa pembudayaan ikhwal *Politik Kepemimpinan Pancasila Indonesia* ini amunisi bagi *Strategi Indonesia Mulia 2014-2024* sebagai awalan bagi *Strategi Indonesia Bermartabat 2024-2034* dan *Indonesia Sejahtera Lahir & Bathin 2034-2044* menuju *Indonesia Jaya 2045*.

6. Bahwa pendidikan dan pembelajaran ke 45 butir *Pengamalan Pancasila* dalam praktek keseharian di semua tingkatan struktur penyelenggaraan negara adalah motor penggerak utama agar Sistim Kepemimpinan Pancasila tertanam dalam akal, budi, jiwa sehingga terbentuk kinerja pemuliaan bagi kemuliaan terpadu.

7. Bahwa sungguh mulia sekiranya para pengurus penyelenggaraan negara bangsa terbekali 7 (tujuh) kata SEMANGAT per *Penjelasan UUD45* dan siap berkenan duplikasikan *Kepemimpinan Pancasila* ini kepada jajaran dibawahnya, dan seterusnya kepada lingkungan sosialnya.

8. Bahwa dalam konteks sosial politik terkini seperti situasi dan kondisi kontroversial kiprah politik hukum PILKADA Serentak 2017, *Politik Kepemimpinan Pancasila Indonesia* ini adalah tepat jadi tumpuan solutif bagi *Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan* yaitu terwujudnya sikap kebersamaan atau rasa kegotongroyongan beraspirasi dan berkiprah kenegarabangsaan terbaik diantara ke 7 (tujuh) Lembaga Tinggi Negara guna memberikan kepastian harmoni terbaik bagi konstituen dan kontestan agar berperilaku KOJA (Konstitusional, Jujur dan Adil).

9. Bahwa kini adalah saat terbijak perlu tekadkan bersama untuk kiprahkan seperti :
9.1. Pusaka Bangsa Indonesia Jatidiri Paripurna‎ [RepelitaOnline‎, 19 September 2016]
9.2. Politik Kehormatan/Kebahagiaan Publik Indonesia [SinarHarapanNet, 26 Nopember 2016]
9.3. Politik Benteng Pancasila
[SinarHarapanNet, 23 Desember 2016]
9.4. PerPPU Politik Kedaulatan Pancasila Indonesia,
[SinarHarapanNet, 27 Desember 2016]
‎9.5. Politik Kokohkan Performa Indonesia,
[SinarHarapanNet‎, 1 Januari 2017]
9.6. Pancasila Kiblat Politik Indonesia
[AktualCom, 8 Januari 2017]
9.7. Politik Kenegaraan Pancasila Indonesia
[SinarHarapanNet, 11 Januari 2017‎]
9.8. Politik Kepentingan Pertama Indonesia (Indonesia First) [SinarHarapanNet, 25 Januari 2017]
9.9. Politik Konstitusi ProPancasila Indonesia [SinarHarapanNet, 27 Januari 2017]
9.10. Politik Kemuliaan Pancasila Indonesia
[NusantaraNews,‎31 Januari 2017]

Politik Ketahananan Pancasila Indonesia ini dengan penuh tanggung jawab dan iktikad baik diharapkan memberikan kontribusi siknifikan bagi Penyelamatan NKRI.

Jakarta, 12 April 2017,
Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia,

Pandji R Hadinoto
KelBes Pejoang 45

kartunama GP45

KETAHANAN NASIONAL | Perdana’s Blog

Hakikat Ketahanan Nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan bangsa …. Pancasila sebagai tuntutan moral dan etika, politik luar negeri Indonesia …
17 Jun 2015 – a) Ketahanan ideologi, adalah kondisi mental bangsa Indonesia yang berdasarkan keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila yang …

BLOG AGUS: KETAHANAN NASIONAL

gilatugas.blogspot.com/p/ketahanan-nasional.html
Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara lanjut dan …. politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD …

BUDAYA POLITIK PANCASILA & KETAHANAN NASIONAL DIBIDANG …

considerz.blogspot.com/2010/05/melembagakan-budaya-politik-pancasila.html
21 Mei 2010 – PENGERTIAN KETAHANAN NASIONAL Ketahanan Nasioanal Ketahanan Nasional (Indonesia) adalah kondisi dinamis suatu bangsa …

[PPT]KETAHANAN NASIONAL.ppt

yantitrianita.staff.gunadarma.ac.id/…/files/…/BAB+4-+KETAHANAN+NASIONAL.pp…
Hakikat ketahanan nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan …. hidup politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan …

ketahanan nasional dibidang ekonomi, pangan, politik … – kaharudinsa

kaharudinsa.blogspot.com/2015/05/ketahanan-nasional-dibidang-ekonomi.html
12 Mei 2015 – Pengelolaan dan pengembangan ekonomi Indonesia didasarkan pada ….. memelihara stabilitas politik yang bersadarkan Pancasila UUD ’45.

Hamidah’s Home: Pengaruh aspek Ketahanan Nasional pada …

hamidahiniesta.blogspot.com/2015/06/pengaruh-aspek-ketahanan-nasional-pada.html
10 Jun 2015 – Mengamalkan pancasila secara objektif dan subjektif serta ditumbuh … Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan politik … demi menjamin kelangsungan politik bangsa dan negara Indonesia.
Geo berarti bumi dan politik berasal dari bahasa Yunani politeia. Poli artinya … Nilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nasional. Nilai-nilai … Ketahanan nasional sebagai geostrategi bangsa dan negara Indonesia. Politik …
  1. Ikuti Berita Lengkap Seputar Politik dalam Negeri dan Luar Negeri, Tirto.id!
    Berita Jernih Mengalir · Informasi Lengkap · Tepercaya dan Jelas · Tajam Dan Relevan
08
Apr
17

ATSI ITB 1968 : Politik Kenyamanan Penduduk Ibukota

Politik Kenyamanan Penduduk Ibukota

ilustrasi / linkedin.com

SHNet – *Politik Kepindahan Pemerintahan Ibukota* yang kini mencuat kembali perlu dipertimbangkan lebih bijak mengingat bahwa Kenyamanan Penduduk ibukota akibat volume transportasi ibukota yang berlintasan harian tinggi berdampak kemacetan lalulintas, pemborosan bahan bakar dan peningkatan polusi dapat tereduksi siknifikan oleh kehadiran teknologi transportasi ibukota terkini seperti informasi yang kami terima dari rekan ATSI ITB 1968, sebagai berikut

*AUTONOMOUS CAR*‎ _Mobil dengan kemudi otomatis_

Thn 2018 nanti, mobil otonom pertama di dunia akan diluncurkan untuk umum.

Sekitar tahun 2020, keseluruhan industri otomotif akan bergeser.

Anda akan tidak ingin memiliki mobil lagi.

Anda akan ‘menelpon’ sebuah mobil untuk anda, yg kemudian akan menjemput & mengantar anda ke tujuan.

Anda tidak akan perlu memarkirkan mobil anda, anda hanya akan membayar jarak yang anda tempuh, dan dapat lebih produktif selama perjalanan.

Anak2 kita tidak perlu lagi mendapatkan SIM atau memiliki mobil sendiri.

Hal ini akan mengubah banyak kota karena akan terjadi pengurangan 90-95% mobil karenanya.

Kita dapat mengalih fungsikan tempat parkir menjadi taman.

1,2 juta orang di dunia meninggal setiap tahunnya akibat kecelakaan mobil.

Sekarang ini kita mengalami 1 kecelakaan per 100.000 km, dengan adanya mobil otonom, angka ini akan turun drastis menjadi 1 kecelakaan per 10 juta km.

Ini akan menyelamatkan sejuta jiwa per tahunnya.

Banyak perusahaan mobil akan bangkrut.

Perusahaan mobil tradisional dengan pendekatan evolusinya akan menciptakan mobil yg lebih baik, sedangkan perusahaan teknologi (Tesla, Apple, Google) dengan pendekatan revolusinya akan membangun *‘komputer beroda’*.

Banyak engineer Volkswagen & Audi, sangat ketakutan dengan *Tesla*.

Perusahaan asuransi akan mendapatkan banyak masalah, karena tanpa kecelakaan, asuransi akan menjadi 100x lbh murah.

Bisnis model asuransi kendaraan akan punah.

Real estate akan berubah, karena jika anda bisa bekerja dalam perjalanan, orang akan pindah jauh2 untuk tinggal di tempat yg lebih indah.

Mobil elektrik akan menjadi barang umum di tahun 2020 nanti.

Perkotaan akan menjadi tidak sebising sekarang karena mobil sudah menggunakan listrik.

Listrik akan menjadi makin ramah lingkungan & murah; produksi tenaga surya bertumbuh secara eksponensial selama 30 tahun ini, tetapi baru sekarang2 ini akan terlihat dampaknya.

Tahun lalu, lebih banyak tenaga surya ygan dipasang dibandingkan tenaga fosil (migas, batubara).

Harga tenaga surya akan turun jauh hingga semua perusahaan batubara akan gulung tikar di tahun 2025.

Dengan adanya listrik murah, air akan ikut menjadi murah.

Proses desalinasi kini hanya membutuhkan 2kWh/m3.

Kita tidka akan mengalami lagi kelangkaan air di sebagian besar tempat, hanya mungkin air minum saja yang akan langka.

Bayangkan apa yang mungkin terjadi jika air bersih dapat diakses oleh siapa saja secara gratis.

Oleh karena itulah *Politik Kenyamanan Penduduk Ibukota* segera akan menjadi kenyataan sehingga *Politik Kepindahan Pemerintahan Ibukota‎* menjadi kadaluarsa, sekaligus *Politik Kehematan Pembangunan IbukotaBaru* dapat lebih menyelamatkan ‎postur APBN dan APBD saat menuju kearah Indonesia Berjaya 2045.

Dalam pengertian itulah, Ahli Teknik Sipil Indonesia (ATSI) ITB 1968 berprakarsa *Sarasehan IPTEK Pembangunan Indonesia, Agustus 2018*  untuk dapat diikuti juga oleh segenap pemangku kepentingan yang peduli dengan Politik Kenyamanan Penduduk Ibukota 2045 yad.

Jakarta, 7 April 2017
Rukun ATSI ITB 1968,

Pandji R Hadinoto
InfraWatch Indonesia

Sistem Politik Liberal di Pilgub DKI Jakarta Ancaman NKRI – SHNet

sinarharapan.net/…/sistem-politik-liberal-di-pilgub-dki-jakarta-anca…

4 hours ago – Politik Kenyamanan Penduduk Ibukota … SHNet, JAKARTA – Pengamat hukum dan politik di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, … putaran kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Rabu, …

Berpikir Termotivasi Politik – SHNet

sinarharapan.net/2017/03/berpikir-termotivasi-politik/

Mar 6, 2017 – Padahal debat politik, dalam konteks ajang pemilu, adalah kesia-siaan. Karena, dalam …. Politik Kenyamanan Penduduk Ibukota. April 7, 2017.

The Orient Apartment Hadirkan Nuansa Alam di Lokasi Strategis …

sinarharapan.net/…/orient-apartment-hadirkan-nuansa-alam-di-loka…

2 hours ago – Politik Kenyamanan Penduduk Ibukota …. Tingkat kenyamanan yang sempurna memang hanya bisa dihasilkan lewat pendekatan nuansa …

DPRD Kota Batam hasil Pemilu 2014 tersusun dari 11 partai politik, dengan perincian sebagai berikut: …. Bahasa daerah juga digunakan oleh para penduduk yang berasal dari daerah … Kepariwisataan Kota Batam, diharapkan dapat menjamin kenyamanan dan ….. 1, Jakarta · Daerah Khusus Ibukota Jakarta, 9.988.495

Pengaruh politik, sosial, dan ekonomi negara ini di Eropa menjadikannya sebagai salah …. yang terdahulu (Ghibellini) atau kepada (Guelfi) demi kenyamanan sesaat. … dan keuangan yang sangat terorganisasi, dan menjadi ibu kota Eropa untuk ….. Penduduk Italia sebagian besar beragama, dan berbahasa sama namun …

… KEBIJAKAN PUBLIK FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS … Republik Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-5 di … Sebagai ibukota negara, Jakarta adalah pusat kegiatan bisnis di Indonesia … akan sangat mengganggu kenyamanan warga dan mengakibatkan kerugian …

Jul 27, 2015 – Perpustakaan Umum Freedom Institute, Kenyaman Membaca di Tengah Hiruk-pikuk Ibukota … Perpustakaan Umum Freedom Institute menjadi salah satu refrensi yang pas bagi penduduk kota Jakarta untuk melakukan aktivitas membaca. … Selain memiliki banyak literatur baik di bidang ekonomi, politik, …

50 Negeri Muslim di Dunia – detikTravel

travel.detik.com/traveladdict/negerimuslim



Blog Stats

  • 3,169,634 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…