Archive for the 'Jiwa Semangat Nilai-nilai 45' Category

21
May
15

Kepemimpinan : Perjoangan Mahasiswa Meruntuhkan Orde Kekuasaan

Kamis, 21 Mei 2015 – 07:14 wib

Pengorbanan Mahasiswa Meruntuhkan Rezim Soeharto

Ilustrasi teatrikal perlawanan mahasiswa pada Mei 1998 (Foto: Antara)

Ilustrasi teatrikal perlawanan mahasiswa pada Mei 1998 (Foto: Antara)

JAKARTA – Setiap perjuangan pasti membutuhkan pengorbanan. Begitu pun saat ribuan mahasiswa dari berbagai elemen kampus yang berbeda, berjuang meruntuhkan kekuasaan Rezim Orde Baru pimpinan Presiden RI kedua Soeharto.

Banyak dari mereka yang memilih untuk sejenak meninggalkan bangku kuliahnya, agar bisa turun ke jalan menyuarakan perubahan.

Salah seorang aktivis ’98 dari Universitas Jakarta, Bernard Sihaloho menuturkan kenanganya kepada Okezone, ketika itu berjuang bersama meruntuhkan hegemoni Orde Baru yang bertahan hampir 32 tahun.

Menurut dia, saat itu mahasiswa menggunakan dua cara yang berbeda merespons situasi dan kondisi yang terjadi dalam sistem otoriter.

“Ada yang fokus pada kelompok studi, jadi mereka merespons situasi, mereka memanifestasikan dengan kajian-kajian kritis, lewat diskusi di internal, baik oleh teman-teman aktivis atau memanggil para pakar saat itu,” tutur Bernard di Jakarta.

“Kemudian dituangkan dalam tulisan yang kritis. Lalu cara lain ada yang mencoba melakukan gerakan yang sifatnya manifest di lapangan dan mereka bersenyawa dengan elemen masyarakat,” lanjutnya.

Dia yang tergabung dalam Forum Komunitas Mahasiswa se-Jabodetabek (FORKOT) ini, mengungkapkan pada saat itu gerakan mulai menemukan momentumnya ketika Indonesia, mengalami krisis multidimensi, karena diawali krisis ekonomi, kemudian merambah ke krisis sosial, budaya, hingga politik.

“Gerakan itu menemukan momentumnya pada saat Indonesia mengalami krisis multidimensi, yang diawali dengan krisis ekonomi. Lalu ditambah masalah sosial, misalkan pembebasan lahan yang sewenang-wenang bagi petani dan buruh dibayar murah,” sambung Bernard.

“Karena dipacu masalah dan situasi ekonomi, mau tidak mau akhirnya mereka menjadi peduli dan kampus-kampus yang tidak terlalu dinamis saat itu, secara spontan menjadi kantung perlawan,” imbuhnya.

Sementara itu, saat dihubungi secara terpisah, menurut Aktivis ’98 dari Universitas Jakarta lainnya, Wahab Talaohu, kondisi saat itu memerlukan sebuah tekad yang kuat dari dalam diri mahasiswa untuk menyampaikan kritik secara terbuka dengan gerakan people power.

Nah, pada 1998 tidak bisa kita melawan Soeharto dengan pemikiran saja, tapi dengan gerakan people power atau garis massa (turun ke jalan). Hanya dengan garis massa, kita bisa mendesak Soeharto turun. Itu yang kita yakini dan kami konsisten melakukan konsolidasi, baik di tingkat mahasiswa, pemuda, tani, buruh dan nelayan,” terangnya.

Bahkan, dia membeberkan saat dirinya serta kawan-kawannya turun langsung ke masyarakat untuk mengkonsolidasikan kekuatan guna menjatuhkan rezim otoriter yang bertahan puluhan tahun.

Mereka, lanjutnya melakukan transformasi nilai kepada masyarakat yang memang tidak memahami bahwa dirinya selama itu ditindas oleh rezim Soeharto.

“Saat itu teman-teman melakukan konsolidasi dengan elemen lain, untuk melakukan transformasi nilai kepada masayrakat. Karena pada saat itu, Soeharto berhasil melakukan pembodohan kepada masyarakat Indonesia. Masyarakat sesungguhnya tertindas, tapi mereka tidak tau ingin berbuat apa terhadap penindasan Orde Baru,” tukas Wahab.

(raw)

21
May
15

Kenegarawanan : Unjuk Rasa Mahasiswa 20 Mei 2015

Rabu, 20 Mei 2015 , 18:16:00

Mahasiswa Tuding JokoWi-JK Khianati Trisakti

Mahasiswa dari berbagai Universitas menggelar aksi unjuk </p>
<p>rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5). Mereka </p>
<p>meminta Joko Widodo dan Jusuf Kalla mundur dari </p>
<p>jabatannya sebagai presiden dan wakil presiden. Foto : </p>
<p>Ricardo/JPNN.com

Mahasiswa dari berbagai Universitas menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5). Mereka meminta Joko Widodo dan Jusuf Kalla mundur dari jabatannya sebagai presiden dan wakil presiden. Foto : Ricardo/JPNN.com

JAKARTA – Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa yang tergabung dari berbagai kampus dan organisasi berlangsung di depan istana negara, Rabu (20/5).

Berbagai kritik dan ancaman terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan wakilnya, Jusuf Kalla terus dilontarkan melalui orasi dan puisi diatas mobil bak terbuka dengan pengeras suara.

Orator yang berasal dari mahasiswa universitas bung karno (UBK) misalnya. Dia menegaskan jika Jokowi-JK telah melakukan kesalahan fatal dengan menyerahkan harga BBM pada mekanisme pasar. Hal itu menunjukkan pemerintah hanya mementingkan asing dan kapitalis.

“Jokowi-JK telah mengkhianati Trisakti Bung Karno. Cita-cita untuk membuat bangsa berdikari di bidang politik, hukum dan ekonomi makin jauh,” teriak orator di depan Istana Merdeka, Rabu (20/5), seperti diberitakan RMOL (grup JPNN).

Beberapa tuntutan yang disampaikan bergantian oleh keluarga besar mahasiswa UBK di antaranya agar pemerintah Jokowi-JK segera mengimplementasikan trisakti secara penuh.

Selain itu, Jokowi-JK juga harus menasionalisasi aset vital negara dan menolak menyerahkan sistem ekonomi diserahkan ke pasar.

“Jadikan hari kebangkitan nasional sebagai momentum menuju Indonesia mandiri dan berdaulat,” demikian orator. (sam/RMOL)

Kamis, 21 Mei 2015 , 06:25:00

Demo Turunkan JokoWi, HMI Kecam Aksi Represif Polisi

Mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5). Mereka meminta Joko Widodo dan Jusuf Kalla mundur dari jabatannya sebagai presiden dan wakil presiden. Foto : Ricardo/JPNN.com
Mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5). Mereka meminta Joko Widodo dan Jusuf Kalla mundur dari jabatannya sebagai presiden dan wakil presiden. Foto : Ricardo/JPNN.com

JPNN.com MAKASSAR – Ketua HMI Cabang Makassar, Sulawesi Selatan Hasan Basri Baso tidak menerima perlakuan polisi yang mengamankan aksi peringatan Hari Kebangkitan Nasional di halaman kantor DPRD Sulsel, Rabu (20/5).

Aksi yang juga mengusung menurunkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla itu diwarnai dengan penangkapan terhadap 15 pendemo.

Menurut Hasan, polisi sudah melewati batas karena melakukan penangkapan dan pemukulan terhadap pengunjuk rasa.

“Saya sangat mengecam tindakan kepolisian yang membabi buta dan memukuli kader HMI. Kami melakukan aksi damai,” ujar Hasan seperti yang dilansir Fajar Online (Grup JPNN.com).

Pada aksi di DPRD tersebut, mulanya berlangsung damai. Namun tiba-tiba berubah ricuh setelah terjadi pelemparan hingga menghancurkan kaca jendela kantor DPRD Sulsel dari arah pengunjuk rasa.

Bahkan beberapa staf DPRD yang masih menjaga di kantornya meminta pengunjuk rasa yang terbukti melakukan perusakan kaca kantor diperoses sesuai hukum yang belaku.

“Bila tidak diproses, maka akan menjadi preseden buruk pada masa mendatang,” ujar staf DPRD yang minta identitasnya tidak dipublikan.

Polisi membubarkan aksi mahasiswa dengan gas air mata dan melakukan penyisiran mencari pelaku pelemparan.

Para pendemo lari ke rumah penduduk di sekitar Jalan Urip Sumoharjo untuk menyelamatkan diri. Saat penyisiran, polisi menahan sedikitnya 15 orang pendemo yang diduga terlibat dalam perusakan kantor DPRD Sulsel.

Beberapa dari mereka ditangkap saat bersembunyi di showroom Gowa Dinasti Motor di depan kantor DPRD Sulsel.  (jai/awa/jpnn)

21
May
15

MiGas : Menteri ESDM Bersyukur Banyak Mata Yang Terbuka

Soal Protes SBY, Menteri ESDM Bersyukur Banyak Mata Yang Terbuka
Selasa, 19 Mei 2015 | 13:17 WIB
alt
KOMPAS.com/Sabrina AsrilMenteri ESDM Sudirman Said


JAKARTA, KOMPAS.com – Pernyataan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said dalam acara diskusi energi akhir pekan lalu memantik respons Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan, SBY Merasa difitnah atas pernyataan Sudirman tersebut. 

Menanggapi persoalan itu, Kementerian ESDM menjelaskan bahwa pernyataan Sudirman Said itu merupakan bagian dari tugas seorang menteri yaitu mengkomunikasikan latar belakang suatu kebijakan dan langkah-langkah pelaksanaan kebijakan pemerintah. Bahkan, Sudirman bersyukur diskusi tersebut mampu membuka mata banyak pihak.

“Menteri ESDM bersyukur karena diskusi publik yang dilakukan bersama dengan Tim reformasi tata kelola migas membuka mata banyak pihak, bahwa banyak hal yang memang harus diperbaiki,” seperti dikutip dari keterangan tertulis Kementerian ESDM yang didapatkan Kompas.com, Jakarta, Selasa (19/5/2015). 

Kementerian ESDM juga memandang bahwa Sudirman Said hanya berusaha menjalankan tugas dan tanggung jawabnya melakukan berbagai perbaikan dalam pengelolaan energi, termasuk sub sektor minyak dan gas. 

Meski begitu, Kementerian ESDM mengaku terbuka untuk berdiskusi dengan semua pihak untuk terus memperbaiki kebijakan pengelolaan energi dan sumber daya mineral demi memberi manfaat terbaik bagi masyarakat.

Sebelumnya, Sudirman Said mengatakan bahwa pada pemerintahan Presiden SBY, pembenahan mafia Migas kerap berhenti di meja kerja presiden. Hal itu di ungkapkan Sudirman saat menjadi pembicara dalam acara diskusi energi akhir pekan lalu. 

“Beliau (Jokowi) bertanya banyak hal termasuk soal mafia. Saya jawab, Pak sebetulnya dahulu banyak kegiatan inisiatif baik dari Pertamina namun selesai di sini. Di mana? Di kantor presiden, karena presiden (SBY) tidak mendukung,” tutur Sudirman Said.

Pernyataan itu kemudian direspons oleh SBY di laman Facebook-nya. Dia menegaskan, saat dirinya menjabat, tidak pernah ada pengajuan agar Petral dibubarkan. “Tidak ada yang mengusulkan ke saya agar Petral dibubarkan. Saya ulangi, tidak ada. Kalau ada, pasti sudah saya tanggapi secara serius,” tulis SBY. 

SBY kemudian menyebut bahwa dirinya serius dalam memberantas mafia migas. “Pasti saya respons. Tidak mungkin berhenti di meja saya,” tulis SBY. 

Tak hanya itu, SBY juga memaparkan dirinya sudah berkoordinasi dengan mantan Wakil Presiden Boediono dan lima mantan menteri terkait untuk masalah tersebut. Ia pun menanyakan perihal pembubaran Petral. 

“Semua menjawab tidak pernah ada, termasuk tidak pernah ada tiga surat yang katanya dilayangkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan waktu itu,” kata SBY.


Penulis : Yoga Sukmana
Editor : Bambang Priyo Jatmiko
__._,_.___

Posted by: “K. Prawira” <k.prawira@ymail.com>

21
May
15

PusKesMas : Brokoli Kurangi Gangguan Sendi dan Penangkal Kanker

Brokoli yang dikonsumsi ini mengandung glucoraphanin dan tubuh lalu akan mengubahnya menjadi sulforaphane, yang bermanfaat melindungi sendi

 Riset: Brokoli Kurangi Gangguan Sendi

Brokoli (wikimedia commons)
Peneliti di Inggris percaya bahwa mengkonsumsi brokoli dapat mencegah dan memperlambat terjadinya osteoarthritis atau penyakit pada persendian.
Osteoarthritis merupakan penipisan tulang rawan sendi, dan termasuk kelompok penyakit degeneratif yang banyak diderita orang lanjut usia.
Tim dari University of East Anglia telah melakukan penelitian tentang hal ini dengan mulai dengan melakukan sejumlah percobaan terhadap manusia setelah penelitian di laboratorium, mereka berhasil menunjukan keterkaitan hal itu.
Uji coba pada sel dan tikus menunjukan bahwa brokoli mampu menghalangi enzim penghancur yang merusak fungsi tulang rawan.
Tim tersebut juga melakukan survei terhadap sekitar 20 pasien yang setiap hari mengkonsumsi brokoli khusus.
Brokoli yang diberikan kepada pasien-pasien itu merupakan brokoli khusus yang kaya nutrisi dan merupakan hasil persilangan antara brokoli standar dan brokoli liar dari Sisilia.
Para peneliti mengatakan brokoli yang dikonsumi ini mengandung glucoraphanin dan tubuh kemudian akan mengubahnya menjadi sulforaphane, yang bermanfaat untuk melindungi sendi.
Para relawan yang ikut dalam percobaan ini telah menjalani diet selama dua minggu sebelum kemudian menjalani bedah untuk memperbaiki gangguan pada lutut mereka.
Terobosan Besar
Dr. Rose Davidson dan timnya kemudian akan melihat pada jaringan yang diambil dari relawan tadi untuk mengetahui ada tidaknya dampak setelah mengkonsumsi brokoli.
“Kami meminta pasien untuk memakan 100 gram brokoli setiap hari dalam dua minggu. Itu porsi yang normal dan itu merupakan jumlah dimana kebanyakan orang akan senang mengkonsumsinya setiap hari,” kata Davidson
Meski waktu dua minggu dirasa belum cukup untuk menunjukan adanya perubahan besar, namun Dr Davidson berharap itu sudah cukup untuk menunjukan bukti bahwa konsumsi ‘super’ brokoli bisa menguntungkan manusia.
“Saya tidak bisa membayangkan brokoli akan memperbaiki kerusakan akibat arthritis… namun sayuran itu bisa berfungsi untuk mencegahnya.”
Timnya akan mencari bukti bahwa sulforaphane telah menyebar ke sendi yang membutuhkan dan kemudian terjadi perubahan yang bermanfaat pada tingkat sel.
Temuan tim Dr Davidson memang menjadi harapan bagi penderita penyakit persendian.
“Sampai sekarang peneilitian yang telah dilakukan masih gagal menunjukan makanan atau diet mempunyai peran dalam mengurangi perkembangan osteoarthritis, jadi jika temuannya bisa diterapkan pada manusia, maka ini akan menjadi sebuah terobosan,” kata Alan Silman dari Pusat Kajian Arthritis Inggris.
Brokoli khusus yang digunakan dalam penelitian kali ini dikenal sebagai Beneforte dan dikembangkan lewat dana publik oleh Institut Penelitian Makanan Inggris dan the John Innes Centre.
Lebih dari 8,5 juta orang di Inggris mengalami osteoarthritis, penyakit degeneratif yang menyebabkan gangguan pada sebagian tangan, kaki, paha, lutut dan tulang belakang.
(BBC Indonesia)
__._,_.___

Posted by: “K. Prawira” <k.prawira@ymail.com>

 Mengukus Brokoli Lebih Effektif Untuk Menangkal Kanker

Brokoli diketahui punya beragam manfaat. Cara memasak brokoli sangat menentukan kemampuannya untuk melakukan hal itu.

Mengukus Brokoli Lebih Efektif untuk Menangkal Kanker
Brokoli (wikimedia commons)
Brokoli diketahui memiliki segudang manfaat, salah satunya yaitu mampu melawan sel kanker. Namun, menurut sebuah studi terbaru, cara memasak brokoli sangat menentukan kemampuannya untuk melakukan hal itu.
Brokoli dan sayuran berbunga lainnya merupakan sumber baik senyawa sulforafan. Senyawa tersebut diketahui memiliki manfaat antikanker yang kuat dalam studi laboratorium.
Kendati demikian, untuk membentuk senyawa tersebut, brokoli membutuhkan enzim yang disebut dengan mirosinase. Jika enzim tersebut rusak, maka sulforafan tidak akan terbentuk.
Karena itu, para peneliti pun menguji coba beberapa teknik memasak brokoli. Mereka membandingkan brokoli yang diolah dengan cara direbus, di-microwive, dan dikukus. Kemudian, mereka menemukan cara mengukus adalah yang terbaik dalam menjaga enzim tetap aktif.
Menurut Elizabeth Jeffery, peneliti studi asal University of Illnois, mengukus selama lima menit adalah cara memasak terbaik untuk mempertahankan enzim misorsinase pada brokoli.
Jeffery juga menemukan, jika terbiasa makan brokoli matang, cara lain untuk mendapatkan sulforafan yaitu dengan makan sayuran dengan cara mentah (raw food).
Dalam studi ini, para peneliti juga membandingkan kelompok peserta yang diberi suplemen brokoli tanpa mirosinase dan kelompok lain yang diberi makanan brokoli dengan mirosinase. Hasilnya kadar sulfarofan dalam kelompok kedua lebih tinggi secara signifikan daripada kelompok pertama.
“Moster, lobak, wasabi, dan sayuran berbunga lain mengandung mirosinase yang membentuk sulforafan,” ujar Jeffery.
Studi sebelumnya menunjukkan, merebus sayuran dalam waktu lama dapat menghilangkan vitamin yang dikandungnya, seperti vitamin C, folat, dan niasin.
(Unoviana Kartika/Kompas.com, Sumber: Healthday News)
__._,_.___

Posted by: “K. Prawira” <k.prawira@ymail.com>

21
May
15

Kepemimpinan : 90 Persen Ladang MiGas Dikuasai Asing ! [LMND]

Rabu, 20 Mei 2015
HarKitNas, LMND Ingatkan 90 Persen Ladang MiGas Dikuasai Asing !
Aksi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) (Ist)‏
Aksi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) (Ist)‏JAKARTA- Mempertingati 107 tahun hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) mengingatkan Sebanyak 90% ladang minyak Indonesia dikuasai perusahaan asing. Kenaikan harga BBM hanyalah kedok pemerintah untuk mendorong liberalisasi di sektor hilir. Baru beberapa bulan setelah dilantik, rakyat Indonesia harus dihadapkan lagi pada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dengan alasan subsidi BBM membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Padahal kenaikan harga BBM akan sangat berpengaruh pada sektor yang lain, seperti: industri, transportasi, kebutuhan bahan pokok yang akan menggerus daya beli rakyat,” Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Vivin Sri Wahyuni kepada Bergelora.com di Jakarta, Rabu (20/5)
Menurutnya juga, subsidi BBM mengganggu mekanisme pasar penjualan BBM. Sehingga korporasi SPBU asing sulit berkompetisi di dalam negeri. Jadi, jelaslah bila kebijakan kenaikan harga BBM  adalah ‘pesanan’ pihak asing yang ingin mendominasi bisnis ritel BBM di Indonesia.
Baca Lengkap:
__._,_.___

Posted by: Demi Tanah Air <demitanahair@yahoo.com>

21
May
15

Pangan : Cara Bedakan Beras Asli dan Plastik



Rabu, 20/05/2015 17:11 WIB

 Polisi Ajari Pedagang Cara Bedakan Beras Asli dan Plastik

Imam Wahyudiyanta – detikNews

Polisi Ajari Pedagang Cara Bedakan Beras Asli dan Plastik

Surabaya – Polisi melakukan razia beras terkait beredarnya beras plastik yang berbahaya bagi kesehatan. Polisi juga mengajarkan bagaimana membedakan antara beras asli dan palsu.

Polsek Pabean Cantikan melakukannya di Pasar Babaan Jalan Kebalen. Polisi sengaja melakukan razia ke pedagang pengecer dan bukan di agen. Sebab beras plastik dikabarkan beredar di tingkat pengecer, bukan di agen.

“Pasar ini juga sebagai tempat masuknya beras dari Pelabuhan Tanjung Perak,” kata Kapolsek Pabean Cantian Kompol I Ketut Madya kepada wartawan, Rabu (20/5/2015).

Sejumlah pedagang beras justru belum mengetahui jika ada beras plastik yang sudah masuk ke Indonesia. Beras plastik tersebut biasanya dioplos dengan beras asli dalam peredarannya.

Polisi kemudian mencoba mengajari pedagang cara untuk membedakan beras asli dan palsu. Caranya dengan memasukkan beras ke dalam air dan mengaduknya. Jika ada beras yang mengambang, bisa dicurigai jika beras yang mengambang itu adalah beras plastik.

“Nanti cara ini akan saya coba. Saya juga rugi kalau sampai ketipu membeli beras plastik,” ujar Azizah, salah satu pedagang.

Razia serupa juga dilakukan oleh Pemprov Jatim bersama Polrestabes Surabaya. Razia tersebut dilakukan di empat lokasi berbeda yakni di Pasar Bendul Merisi, Pasar Wonokromo, DTC dan Pasar Tembok.

“Kami masih kesulitan mendeteksi secara langsung beras plastik tersebut karena kami belum punya contohnya. Kami hanya tahu ciri-cirinya saja,” ujar Kepala Seksi Pengawasan Barang Edar dan Perlindungan Konsumen Disperindag Jatim Eka Setyabudi. 

Eka juga menggunakan cara merendam beras untuk mengetahui manakah yang asli dan plastik. Namun Eka menambahkan bahwa cara itu belum valid benar. Jika memang nantinya ditemukan beras plastik dengan cara seperti itu, maka kepastiannya akan diteliti lebih lanjut.

“Jika ditemukan seperti itu, maka akan kami bawa ke laboratorium untuk megetahui kandungannya, apakah benar beras plastik atau tidak,” tandas Eka.
__._,_.___

Posted by: “K. Prawira” <k.prawira@ymail.com>

Kamis, 21 Mei 2015 , 06:30:00

Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan ? Begini Caranya

JAKARTA- Masyarakat Indonesia kini harus lebih berhati-hati saat membeli beras. Pasalnya, kini ada beras plastik yang beredar di pasar. Namun, ada cara mudah untuk mendeteki keaslian beras.

“Cara mengujinya sederhana. Bakar sampel beras tersebut, lihat hasilnya apakah meleleh atau tidak. Jika meleleh itu berarti beras palsu,” kata Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel di Jakarta, Rabu (20/5).

Gobel meminta masyarakat juga turun tangan langsung dalam melakukan pengawasan. Dia mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan beras dengan tampilan aneh.

Gobel yakin, cara itu akan mempersempit ruang gerak pengedar beras palsu tersebut. “(Masyarakat) segera lapor, kalau ada laporan saya akan cek langsung,” tandas menteri sekaligus pengusaha itu. (chi/jpnn)

Rabu, 20 Mei 2015 , 06:07:00

Seperti Inilah Bahayanya Jika Makan Nasi Beras Plastik

Hasil masakan beras yang diduga berbahan baku plastik yang berwarna putih bersih dan menggumpal setelah menjadi nasi. Bila dipegang, terasa lembek tapi kenyal. Foto: Ariesant/Radar Bekasi/JPNN
Hasil masakan beras yang diduga berbahan baku plastik yang berwarna putih bersih dan menggumpal setelah menjadi nasi. Bila dipegang, terasa lembek tapi kenyal. Foto: Ariesant/Radar Bekasi/JPNN

SURABAYA – Mulai saat ini, cermatlah memilih beras. Jangan sampai perut kita dipaksa mengonsumsi nasi dari beras plastik. Sebab, beras yang mengandung bahan sintetis sangat membahayakan kesehatan.

Ketua Tim Pangan dan Gizi Jatim Andriyanto mengatakan, plastik bukan merupakan bahan makanan. Sebab, masuknya senyawa plastik ke dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan organ. Misalnya, gangguan hati dan gagal ginjal.

Selain itu, mengonsumsi plastik juga dapat menyebabkan kanker. Sebab, plastik mengandung zat dioksin. Di mana, zat tersebut memiliki sifat karsinogenik. “Efek jangka panjangnya ya kanker,” katanya. Bahkan, dia menambahkan, mengonsumsi plastik juga dapat menyebabkan kematian.

Dia mengatakan, ada sejumlah gejala awal yang harus diwaspadai masyarakat. Mengonsumsi plastik dapat menyebabkan anoreksia atau kehilangan selera makan. Selain itu, gejala lainnya adalah mual dan pusing.

Jika terlalu sering dikonsumsi, kandungan plastik pada beras plastik juga dapat menempel pada lambung. Gejala awalnya perut merasa sakit layaknya orang yang menderita maag. “Tapi jika dibiarkan bisa menyebabkan kanker kolom atau kanker lambung,” jelasnya.

Andriyanto menegaskan, plastik memang tidak layak dikonsumsi. Bahan sintetis hanya boleh digunakan sebagai pembungkus. Itu pun harus dalam pengawasan. “Ada standarnya juga. Tidak semua jenis plastik bisa untuk membungkus makanan,” ujar Andriyanto.

Dengan banyaknya bahaya yang ditimbulkan, Andriyanto mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membeli beras. Bahkan, pihaknya juga meminta masyarakat untuk melihat dengan jeli beras yang akan dikonsumsi.

Andriyanto menjelaskan, ada tiga kandungan yang terdapat dalam beras. Yakni, karbohidrat, protein, dan vitamin B1. “Kandungan vitamin B itu yang membuat beras berwarna putih pudar,” katanya.

Dia menambahkan, beras sehat dilihat dari warnanya yang tidak terlalu putih dan tidak bening. “Biasanya putih pudar, lalu ada bintik di tengah,” ucap Andriyanto.

Andriyanto berharap pemerintah bisa sigap dengan maraknya peredaran beras plastik. Selain membahayakan kesehatan, mencampur beras plastik ke dalam beras asli sudah masuk ke ranah kriminal.

Sebab, mengoplos beras sangat merugikan konsumen. “Mudah-mudahan pelaku bisa segera ditangkap dan peredarannya bisa dihentikan,” tandas Andriyanto. (rst)

20
May
15

Kebudayaan : Bacaan Al-Qur’an Dengan Langgam Jawa ?

Kontroversi Nada Alquran
Qari Langgam Jawa : Saya Diminta Menteri
Monday, 18 May 2015, 19:53 WIB

Komentar : 60
Youtube
Tilawan Alquran dengan Langgam Jawa
Tilawan Alquran dengan Langgam Jawa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Qori, Muhammad Yaser Arafat mengaku kedatangannya ke Jakarta untuk membaca Alquran dengan langgam Jawa pada Peringatan Isra’ Mi’raj di Istana Negara sabtu lalu atas perintah Menteri Agama, Lukman Hakim saifuddin.

“Itu disuruh Menteri Agama untuk mengaji menggunakan langgam Jawa. Saya nggak akan ke Jakarta kalau tidak disuruh pak menteri . Tugas selesai saya langsung pulang,” ujar Yaser kepada ROL, Senin (18/5).

Yaser mengaku mengetahui munculnya banyak perdebatan di masyarakat setelah ia membaca Alquran dengan langgam jawa tersebut. Namun, ia tidak mempermasalahkan kontroversi tersebut. Menurutnya, kontroversi tersebut tidak akan berpengaruh apapun terhadap dirinya.

Sebelumnya diberitakan, Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, pembacaan ayat-ayat suci Alquran pada Peringatan Isra’ Mi’raj di Istana Negara dilakukan dengan langgam Jawa.

Dalam tayangan yang disiarkan langsung oleh sebuah stasiun televisi negara itu, tampak Presiden Jokowi dan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin khusyuk mendengarkan qari membaca surah An-Najm ayat 1-5 dengan langgam Jawa.

Bagaimana Hukum Bacaan Al-Qur’an Dengan Langgam Jawa Menurut Ulama Al-Azhar ?

4070_660_97857_opt
Apa tanggapan ulama Al-Azhar tentang pembacaan Alquran dengan menggunakan langgam dari budaya Indonesia (Jawa)?
1. Syaikh Jamal Faruq ad-Daqqaq (Dekan fakultas Da’wah Universitas al-Azhar dan anggota ulama pakar al-Azhar)
Setelah para mahasiswa Indonesia memperlihatkan video bacaan Alquran tersebut, beliau berkata,
“Bacaan ini unik sekali, menunjukan bahwa yang membaca adalah bukan orang Arab (natijatul-‘ujmah) dan orang non-arab memiliki langgam (lahnun dalam Bahasa Arab) dan cara mengejanya tidak sepenuhnya sama seperti lisan orang Arab. Maka dari itu harus diperhatikan Thariqoh al-Adaa` (cara eksekusi bacaan). Oleh sebab itu ada bab Qiroaat Sab’ah yang merupakan salah satu latar belakangnya adalah permasalah ini”.
Bahkan beliau tidak segan memuji sang qori dengan mengatakan, “Sang qori memperhatikan betul kaidah tajwid dengan pengahayatan saat membacanya.”
2. Syekh Ahmad Hajin (Pengajar ilmu Hadis di al-Azhar)
Setelah diperlihatkan kepada beliau video tersebut, pada awalnya beliau merasa aneh dan manggut-manggut karena baru pertama kali mendengarnya. Tanggapan beliau sama seperti Syekh jamal Faruq yang mengatakan bahwa yang terpenting adalah tajwidnya, pemakaman terhadap maknanya, karena irama mengikuti artikulasi teks yang dibacanya.
3. Syaikh Toha Hubaisyi (Anggota pentashih Alquran Mesir dan pengajar senior ilmu Tasawuf dan hafal kitab Ihya Ulumuddin milik Imam al-Ghazali)
Dalam hal ini beliau juga memperbolehkan membaca Alquran dengan langgam jawa tersebut dengan syarat tetap memerhatikan tempat keluar huruf (makhraj) dan kaidah tajdwid. Sebab, kata beliau, seseorang yang membaca Alquran dengan bahasa Arab, ketika yang membacanya mengerti atau tidak, tepat atau tidak hakikatnya, maknanya telah sampai kepada Allah
sumber berita: fans page Suara Al-Azhar
__._,_.___

http://www.eramuslim.com/berita/nasional/mui-baca-al-quran-langgam-jawa-di-istana-negara-itu-konyol-dan-memalukan.htm

Memalukan

MUI : Baca Al-Qur’an Langgam Jawa di Istana Negara Itu Konyol dan Memalukan

Redaksi – Senin, 30 Rajab 1436 H / 18 Mei 2015 10:30 WIB

Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnaen mengungkapkan membaca Alquran dengan menggunakan langgam Jawa di Istana Negara, telah mempermalukan Indonesia di kancah internasional. Tengku merasa banyak kesalahan, baik dari segi tajwid, fashohah, dan lagunya.

Menurutnya, pembacaan ayat-ayat Alquran dengan menggunakan langgam Jawa adalah hal konyol. Menurutnya, dalam Alquran sudah dijelaskan kitab suci itu diturunkan dengan huruf dan bahasa Arab asli.
Jadi membacanya juga mesti sesuai pada saat Alquran diturunkan ke bumi. “Ibadah itu sudah digariskan Allah dan Rasul-Nya. Dalam Alquran dijelaskan bahwa Alquran itu diturunkan dalam lisan Arab asli. Nabi juga mengatakan Alquran untuk dialek Quraisy, jadi membacanya harus dengan cara bagaimana Alquran itu diturunkan,” papar Tengku seperti dilansir ROL (17/5).
Selain itu, Tengku menambahkan, lagu untuk pembacaan Alquran sendiri sudah disepakati para Qurra yang ada di dunia.

“Lagunya yang sudah disepakati para Qurra’ tingkat dunia adalah lagu standar yang selama ini ada yakni husaini bayati, hijaz, shoba, nahqand, rast, sikkah, jaharkah atau Ajami,” tuturnya.
Dia juga menilai akan lahir keanehan jika Alquran dibaca dengan menggunakan langgam tertentu seperti lagu Cina, Batak, seriosa, Indian, Jawa, Sunda, dan lainnya. “Hal itu tentu akan merusak keindahan Alquran sendiri. Bayangkan lah jika lagu Jawa dinyanyikan pakai cara seriosa, maka penciptanya akan protes dan keindahannya hilang,” ucap Tengku.(

+++++

http://portalberitalinggau.blogspot.se/2015/05/mui-baca-alquran-dengan-lenggam-jawa.html

MUI : Baca Alquran Dengan Langgam Jawa Akan Dilaknat

Senin, 18 Mei 2015
LANTUNAN ayat suci Alquran yang dibacakan qori Muhammad Yasser Arafat dalam peringatan Isra Miraj di Istana Negara pada Jumat lalu menjadi kontraversi.

Dalam acara yang dihadiri Presiden Jokowi dan para pejabat ini, dosen UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta membacakan surah An Najm ayat 1-15 dengan lenggam Jawa.

Wakil Sekretariat Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnaen mengingatkan, bahwa Nabi pernah bersabda bahwa barang siapa yang ganjil, maka nanti masuk neraka. Karena neraka khusus untuk orang-orang yang ganjil.

“Jadi tidak usah nekad mencari-cari hal membuat masyarakat resah dengan membuat onar. Ikuti saja pakem yang telah ada ketika membaca Alquran,” ujar Tengku kepada media di Jakarta, Senin (18/5/2015).

Sebaiknya, kata Tengku, masyarakat mengasah kemampuan dan pengetahuan huruf dan tajwid Alquran hingga baik. Menurutnya, fenomena pembacaan Alquran dengan lenggam Jawa ini sangat konyoldan baru terjadi.

“Karena presiden pertama Indonesia saja, Ir. Soekarno tidak pernah melakukan hal itu. Dia justru bersusah-payah mendatangkan Syekh Usman Fattah dari Medan ke Istana Negara untuk membaca Alquran pada acara-acara Islam,” ungkapnya.

Selain itu, Tengku juga menuturkan Rasulullah dalan hadits shohi mengatakan, pada akhir zaman akan muncul orang-orang pembaca Alquran yang mendayu-dayu seperti tiupan seruling.

“Dan mereka (yang membaca Alquran langgam Jawa dan mendayu-dayu) akan dilaknat,” tandasnya.

Tengku menegaskan, bahwa Rasul mengkhawatirkan enam hal yang akan terjadi pada umatnya. Salah satunya adalah menjadikan Alquran seperti nyanyian.

“Nanti ada baca Alquran langgam jawa, dangdut, seriosa, bugis, melayu, india, dan lainnya.Astaghfirullah,” pungkasnya.

__._,_.___

Posted by: “Sunny” <ambon@tele2.se>




Blog Stats

  • 2,487,431 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 139 other followers