INDONESIA MULIA 2015 ?

Dokter Soetomo, sang tokoh pendiri Boedi Oetomo [20 Mei 1908], yang kini bermakam di Bubutan, Surabaya, tepatnya di belakang Gedung Nasional Indonesia, mewariskan gagasan IINDONESIA MULIA yang strategik bagi arah dan muatan pembangunan karakter bangsa.

Situasi dan kondisi kekinian yang dicerminkan oleh PANCASIAL yaitu (1) Ketuanan yang maha kuasa, (2) Kemanusiaan yang tidak adil dan biadab, (3) Persatean Indonesia, (4) Kerakyatan yang dihimpit oleh kesewenang-wenangan, (5) Ketidakadilan sosial bagi rakyat Indonesia, menegaskan pentingnya gagasan INDONESIA MULIA digelorakan.

Oleh karena itulah jelang Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2010 patut dibekali paham tentang Manusia PANCASILA Seutuhnya melalui aksi-aksi Reformasi Pro PANCASILA berdimensi politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan rakyat semesta guna capaian INDONESIA MULIA 2015, misalnya.

Berbagai ketidakpastian berbangsa dan bernegara akibat tindak pidana mega korupsi termasuk tindak koruptif berupa pembentukan perundang-undangan yang menyimpangi roh PANCASILA, dan perilaku lain yang mengingkari jati diri PANCASILA seharusnya segera dipangkas habis, agar mutu Ketahanan Bangsa senantiasa terpelihara yakni (1) Keagamaan tidak rawan, (2) Ideologi tidak retak, (3) Politik tidak resah, (4) Ekonomi tidak ganas, (5) Sosial budaya tidak pudar, (6) HanKam tidak lengah, (7) Lingkungan tidak gersang.

Salah satu cara antisipasi praktis adalah menanamtumbuhkan CINTA INDONESIA MULIA dengan menyemai di keseharian rakyat Indonesia misalnya tentang 9 Pilar Keadaban Politika Indonesia yaitu (1) Sang Saka Merah Putih, (2) Sesanti Bhinneka Tunggal Ika, (3) Resolusi Kerapatan Besar 28 Oktober 1928 yang kini dikenal sebagai Sumpah Pemuda, (4) Lagu Kebangsaan Indonesia Raya 1928, (5) Pancasila 1945, (6) Proklamasi Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945, (7) Undang Undang Dasar 1945, (8) Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Wawasan Nusantara, (9) Jiwa, Semangat dan Nilai-nilai 45 (JSN45).

Pelajaran yang dapat dipetik dari JSN45 itu adalah sikap-sikap kepejuangan seperti (1) Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) Jiwa dan Semangat Merdeka, (3) Nasionalisme, (4) Patriotisme, (5) Rasa harga diri sebagai bangsa yang merdeka, (6) Pantang mundur dan tidak kenal menyerah, (7) Persatuan dan kesatuan, (8) Anti penjajah dan penjajahan, (9) Percaya kepada diri sendiri dan atau percaya kepada kekuatan dan kemampuan sendiri, (10) Percaya kepada hari depan yang gemilang dari bangsanya, (11) Idealisme kejuangan yang tinggi, (12) Berani, rela dan ikhlas berkorban untuk tanah air, bangsa dan Negara, (13) Kepahlawanan, (14) Sepi ing pamrih rame ing gawe, (15) Kesetiakawanan, senasib sepenanggungan dan kebersamaan, (16) Disiplin yang tinggi, (17) Ulet dan tabah menghadapi segala macam ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.

CINTA INDONESIA MULIA prakarsa swadaya masyarakat ini sejatinya kelak dapat menuju kearah terbentuknya kaum Nasionalis Pancasila yang senantiasa mengejawantahkan amanat Pembukaan UUD 1945 sebaik-baiknya, dan bagaimanapun, terbentuknya Perundang-undangan tentang CINTA INDONESIA MULIA ini oleh pemerintahan Republik Indonesia dipastikan akan sangat konstruktif memperteguh kehadiran PANCASILA itu sendiri di persada nusantara ini.

Sehingga cukup tepat kiranya HarKitNas 2010 adalah juga wahana Kebangkitan Kaum Nasionalis Pancasila mengemban CINTA INDONESIA MULIA.

Jakarta, 5 Mei 2010

Pandji R Hadinoto / Ketua Umum IKA STIH IBLAM / HP : 0817 983 4545 / eMail : ikaiblam@yahoo.com


0 Responses to “INDONESIA MULIA 2015”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 3,192,986 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: