Archive for the 'Jiwa Semangat Nilai-nilai 45' Category



20
May
15

Politik : Demokrasi Kebangkitan Nasional 20 Mei 2015

http://www.antaranews.com/berita/497134/demonstran-mulai-bergerak-dari-bundaran-hi

Demonstran mulai bergerak dari Bundaran HI
Rabu, 20 Mei 2015 11:44 WIB | 1.631 Views
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa

Demonstran           mulai bergerak dari Bundaran HI

(FOTO ANTARA/Hendra nurdiyansyah)

Jakarta (ANTARA News) – Dari Bundaran HI, mahasiswa demonstran mulai bergerak ke kawasan Patung Kuda di jantung ibu kota di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat.

Ratusan orang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) kawasan Bekasi, tengah berunjuk rasa kawasan Bundaran HI.

Namun Kasubdit Pendidikan dan Rekayasa Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Warsinem menilai arus lalu lintas di kawasan Thamrin relatif kondusif.

“Sejauh ini masih kondusif. Kalau pun lalu lintas nantinya padat, akan ada pengalihan arus. Kita sudah koordinasi, setidaknya satu jalur busway aman,” kata dia kepada ANTARA News di Jakarta, Rabu.

Polisi belum mengalihkan rute lalu lintas seperti telah direncanakan. Sebelumnya, untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalu lintas pada 20 Mei 2015 ini, Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya akan melakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas di sekitar jalan protokol.

Khusus dari arah Jalan Jenderal Sudirman dari Bundaran Hotel Indonesia, kendaraan diarahkan ke jalur Jalan Teluk Betung – Jalan Kebon Kacang/Dukuh Atas – Jalan Kendal, sedangkan dari arah Bunderan Air Mancur, kendaraan diarahkan ke ruas  Jalan Wahid Hasyim – Jalan Agus Salim/Jalan Sabang – Jalan Sultan Sahrir.

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2015

http://berita.suaramerdeka.com/demokrasi-hanya-sebagai-alat-bagi-oligarki/
Demokrasi Hanya Sebagai Alat Bagi Oligarki

17 Tahun Reformasi

20 Mei 2015 12:31 WIB Category: Nasional Dikunjungi: kali A+ / A-

 Foto :           Hartono Harimurti

Foto : Hartono Harimurti

JAKARTA,suaramerdeka.com – Sejak jatuhnya rezim Orde Baru dibawah kepemimpinan Soeharto hingga pemerintahan Jokowi-JK hasil Pilpres 2014 lalu, sistem politik Indonesia tidak mampu melahirkan pemerintahan yang efektif. Bahkan ketika demokrasi semakin liberalistik digelar sejak tahun 2004 melalui pemilu legislatif dan dengan sistem proporsional daftar terbuka serta pemilu presiden secara langsung, kita tidak mampu menghasilkan anggota DPR yang berkualitas dan tidak mampu menghasilkan pemerintahan yang efektif. Demikian pendapat pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang Direktur Eksekutif Puspol Indonesia Ubedillah Badrun.

“Terbukti kita tidak mampu menghasilkan anggota DPR yang berkualitas dan tidak mampu menghasilkan pemerintahan yang efektif, hanya bisa melahirkan rezim yang bertahan dan memelihara oligarki mafia. Pemilu dijadikan sebagai arena kontestasi subyektif sekaligus arena transaksional yang membelah dan merusak watak rakyat. Ongkos politik yang besar memicu korupsi politik yang meluas. Kapabilitas sistem politik berada pada posisi kapabilitas yang rendah karena tak kunjung menghadirkan arah kesejahteraan rakyat yang seharusnya makin terang,” kata Ubedillah kepada suaramerdeka.com, siang ini.

Dia menambahkan bahwa oligarki politik justru yang tumbuh subur, kelompok elit politik berkuasa lebih terlihat berlomba-lomba untuk mencapai tujuan pragmatisnya. National interest ( kepentingan nasional ) diabaikan, konstitusi dan undang undang makin dikesampingkan. Angka pertumbuhan ekonomi masih terus bertahan diangka 4-5%, angka kemiskinan stagnan dikisaran 14%.Dominasi asing makin kuat hingga mencapai 75%. Utang luar negeri makin terus bertambah hingga mendekati 4.000 Triliun.

“Yang juga memprihatinkan kewibawaan negara bergerak menurun. Demokrasi diukur dengan otak atik angka survei ditengah masyarakat yang gagap, liquid dan kehilangan panduan. Analisis kualitatif diabaikan, kemunafikan politik menjadi tontonan. Itulah fakta setelah 17 tahun reformasi, fakta yang bertentangan dengan cita cita reformasi ketika kami dengan akal, keringat, darah dan kematian berjuang meruntuhkan rezim diktator dan korup pada 1998. Kita berharap elit negeri ini sadar dan kembali berjuang sesuai cita-cita reformasi,” kata Ubedillah yang aktivis mahasiswa 98 tersebut. (Hartono Harimurti/SM Network)

Bertemu Jokowi, BEM Indonesia Tolak Jamuan Makan Istana

Rabu, 20 Mei 2015 | 05:50 WIB

Bertemu Jokowi, BEM Indonesia Tolak Jamuan Makan Istana

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM UI dan Ikatan Alumni Lintas Almamater di Indonesia mengelar Rapat Akbar Gerakan Anti Korupsi Nasional, di kampus UI Salemba, Jakarta, 20 Maret 2015. Mereka menuntut Jokowi untuk memperkuat KPK, reformasi Polri dan lembaga peradilan. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO , Jakarta:Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Indonesia menerima undangan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin malam, 18 Mei 2015. Dalam pertemuan itu, seluruh ketua BEM yang hadir kompak menolak jamuan makan malam mewah di istana.

“Kami berprinsip pertemuan itu bukan untuk makan, tapi berdiskusi dengan presiden,” kata Ketua BEM Institut Teknologi Bandung Muhammad Pramaditya Garry Hanantyo, saat dihubungi Tempo, Selasa, 19 Mei 2015.

Gerry mengatakan pertemuan berlangsung santai sejak pukul 20.00 WIB hingga 21.30 WIB. Setiap ketua BEM yang hadir diberi kesempatan memberikan pandangan terhadap isu-isu terkini.

Jokowi, kata Gerry, didampingi oleh Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Suasana sempat menegang ketika beberapa rekannya menekan Jokowi dan berharap ia langsung memberi jawaban atas permintaan mereka. “Tapi pelan-pelan semua larut dalam suasana santai,” kata dia.

Seluruh ketua BEM mengapresiasi undangan itu. “Kami sampaikan ke beliau kalau dialog seperti ini harus terbuka tidak hanya ke mahasiswa saja,” kata dia.

Gerry membantah Jokowi melobi mahasiswa untuk tidak melakukan aksi besar pada 21 Mei mendatang. Menurut dia, lobi justru datang dari mahasiswa. BEM SI pernah mengajak Jokowi hadir dalam dialog terbuka dengan mahasiswa dan masyarakat di Bandung pada 15 Mei. Namun ajakan itu tak berbalas.

“Kami sampaikan semalam ke presiden, kalau tidak juga ada sambutan untuk dialog terbuka hingga malam ini, BEM SI sepakat tetap akan aksi 21 Mei,” kata Gerry.

Ia juga membantah bila demo itu dilakukan untuk melengserkan Jokowi dari jabatannya. “Tak ada niat buruk seperti itu dari BEM SI. Kami hanya ingin mengingatkan pemerintah agar mempercepat progress kerjanya.”

INDRI MAULIDAR

19
May
15

PusKesMas : Penyakit Paling Mematikan di Indonesia

Waspada, Inilah  Penyakit Paling Mematikan di Indonesia

Ilustrasi ruang Intensive Care Unit (ICU) pada rumah sakit. bestmedicalstudyabroad.com

TEMPO.CO, JakartaStroke menjadi pembunuh nomor wahid di Indonesia. Menurut hasil survei Sample Registration Survei 2014, yang dirilis Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), Rabu pekan lalu, stroke menduduki peringkat pertama dari 10 penyebab kematian dengan persentase sebesar 21,1 persen.

Berturut-turut di bawahnya adalah kematian karena penyakit jantung dan pembuluh darah (12,9 persen), komplikasi diabetes militus (6,7 persen), tuberkulosis (5,7 persen), komplikasi tekanan darah tinggi (5,3 persen), penyakit paru kronik (4,9 persen), penyakit hati (2,7 persen), kecelakaan lalu lintas (2,6 persen), pneumonia (2,1 persen), dan gabungan diare serta gastroentritis karena infeksi (1,9 persen).

“Data dikumpulkan dari sampel yang mewakili Indonesia, meliputi 41.590 kematian sepanjang 2014. Pada semua kematian itu dilakukan autopsi verbal, sesuai pedoman Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara real time oleh dokter dan petugas terlatih,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, dalam rilisnya, Rabu pekan lalu. “Data ini menunjukkan peningkatan peringkat penyakit tidak menular (PTM)/penyakit degeneratif sebagai penyebab kematian di Indonesia.” (Baca: Teknik Pernapasan 4-7-8 Bisa Bikin Kita Tidur dalam 60 Detik)

Stroke, yang bertengger di peringkat pertama, patut menjadi perhatian. Sebab, menurut Tjandra, pada 1990-an, stroke berada pada posisi keempat sebagai pembunuh terbanyak di Tanah Air. Laporan Riset Kesehatan Dasar 2013 menunjukkan bahwa stroke lebih banyak terjadi pada masyarakat dengan pendidikan rendah, tinggal di perkotaan, dan tidak bekerja.

Pada awal 1990-an, guru besar pulmonologi di Universitas Indonesia ini melanjutkan, penyakit jantung dan pembuluh darah belum masuk kategori pencabut nyawa terbesar. Namun, pada 2014, penyakit tersebut menjadi penyebab kematian kedua. Merujuk pada hasil Riset Kesehatan Dasar 2013, prevalensi penyakit jantung meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Tertinggi ada di kelompok umur 65-74 tahun. Perempuan Indonesia diketahui lebih banyak menderita penyakit jantung.

DIANING SARI

Baca juga
Duh, Orangtua Hadiahi Anaknya Narkoba Karena Rajin Sekolah
Olahraga Tiap Hari 30 Menit, Bikin Pria Panjang Umur

 
19
May
15

Kepemimpinan : 17 Tahun Reformasi, Harapan Baru Untuk Indonesia

Senin, 18 Mei 2015
17 Tahun Reformasi, Harapan Baru untuk Indonesia
Presiden Joko Widodo (Ist)Presiden Joko Widodo (Ist)JAKARTA- Pada 21 Mei 1998, tepat 17 tahun lampau, Presiden Soeharto dipaksa mengundurkan diri oleh gerakan mahasiswa dan rakyat. Peristiwa itu menjadi momentum dimulainya reformasi dalam segala bidang: politik, ekonomi, hukum dan birokrasi. Selama 17 tahun terakhir, upaya mendorong progres reformasi terus dilakukan namun juga banyak kekutan lama yang terus membendung perubahan. Seringkali, gerakan reformasi mengalami pesimisme.
Terpilihnya Presiden Joko Widodo menjadi Presiden RI ke-7 telah membangkitkan lagi optimisme akan perubahan yg sempat mati suri selama 17 tahun. Para aktivis 1998 yang masih memegang teguh cita-cita reformasi kembali bersemangat. Memang, tidak mudah bagi Presiden untuk mewujudkan perubahan. Banyak tantangan dan hambatan untuk mewujudkan Nawacita. Tapi, kami percaya niat baik dan kerja keras Presiden akan berbuah manis bagi rakyat di masa depan.
“Menerjemahkan cita-cita reformasi dalam bentuk Nawacita hanya bisa dilakukan oleh pemimpin yg tanpa beban masa lalu. Beliau pasti bekerja keras untuk mewujudkan kemajuan bagi bangsa ,” kata Budi Arie Setiadi, aktivis 1998 Universitas Indonesia dan Ketua Umum DPP Projo kepada Bergelora.com di Jakarta,  Senin (18/5).
Dalam 6 bulan pemerintahan Presiden Jokowi ini memang belum langsung terlihat dan di rasakan rakyat. Tapi batu-batu pondasi perubahan telah ditanamkan presiden seperti perumahan buruh, rumah rakyat DP 1%, pembangunan infrastruktur, pembangunan kabel optik bawah laut Sulawesi-Maluku-Papua Cable System, pembangunan pasar-pasar di Papua, pembukaan ratusan ribu lahan pertanian padi di Papua, pembagian Kartu Idonesia Sehat dan Kartu Keluarga Sejahtera, pembangunan pembangkit listrik 30 ribu Megawatt,  pembangunan ribuan kilo meter Trans Sumatera dan sebagainya.
Baca Lengkap:
__._,_.___

Posted by: Demi Tanah Air <demitanahair@yahoo.com>

Selasa, 19 Mei 2015
JokoWi Khianati Cita-cita Reformasi 1998
Demikian Kordinator Forum Aktifis 98 Sumatera Utara, Muhammad Ikhyar Velayati (Ist)‏Demikian Kordinator Forum Aktifis 98 Sumatera Utara, Muhammad Ikhyar Velayati (Ist)‏MEDAN- Tujuh bulan pemerintahan Joko Widodo telah mengembalikan program dan kultur Orde Baru dalam kebijakan ekonomi, politik dan sosial budaya. Dalam bidang Politik, pemerintahan Jokowi telah sukses mengintervensi dan memecah 2 Parpol yang merupakan lawan politik Jokowi. Demikian Kordinator Forum Aktifis 98 Sumatera Utara, Muhammad Ikhyar Velayati kepada Bergelora.com di Medan, Selasa (19/5).
“Ini mengingatkan kita pada kebijakan Soeharto pada masa Orde baru terhadap rival rival politiknya, yaitu PDI Mega danPPP.  Selain itu, kita juga melihat kriminalisasi terhadap KPK, sehingga sekarang KPK tidak punya kekuatan dan dukungan politik. Padahal KPK merupakan lembaga dan smbol program reformasi di bidang penegakan hukum yang di perjuangkan rakyat dalam gerakan reformasi tahun 1998, ujarnya berkaitan dengan peringatan 17 tahun Reformasi 1998 pada 21 Mei.
Baca Lengkap:
__._,_.___

Posted by: Demi Tanah Air <demitanahair@yahoo.com>

Selasa, 19 Mei 2015
Jaringan 98 : Reformasi Telah Mati !
Juru Bicara Jaringan '98 Lampung Ricky Tamba. (Ist)‏
Juru Bicara Jaringan ’98 Lampung Ricky Tamba. (Ist)‏BANDARLAMPUNG – Semangat untuk menciptakan Indonesia baru saat reformasi 1998 yang menggulingkan kekuasaan Orde Baru telah gagal dan mati sendiri. Nasib rakyat dan bangsa Indonesia kembali dicengkeram dominasi neoliberalisme yang menguasai sendi-sendi elit politik dalam pemerintahan Indonesia dari rezim Habibie, Megawati, Soesilo Bambang Yudhoyono sampai Presiden Joko Widodo. Hal ini ditegaskan Juru Bicara Jaringan ’98 Lampung Ricky Tamba, kepada Bergelora.com di Bandarlampung, Selasa (19/5).
“Reformasi 1998 telah mati, yang diwariskan tinggal kebebasan semu, yang ternyata tidak mampu mengangkat hajat hidup rakyat banyak,” ujarnya.
Ricky menuturkan 17 tahun reformasi telah melahirkan kebebasan, tetapi gagal menuntaskan agenda perjuangan terpenting menyangkut kesejahteraan rakyat seperti kebutuhan pokok, pendidikan dan kesehatan. Selain itu musuh utama perjuangan Gerakan Reformasi 1998 yakni korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), semakin merajalela.
Baca Lengkap:
__._,_.___

Posted by: Demi Tanah Air <demitanahair@yahoo.com>

On 05/18/2015 10:33 PM, Awind wrote:

http://news.detik.com/read/2015/05/19/001922/2918094/10/bertemu-presiden-jokowi-para-mahasiswa-bahas-soal-ham-hingga-harga-bbm?991101mainnews

Selasa, 19/05/2015 00:19 WIB
Bertemu Presiden JokoWi, Para Mahasiswa Bahas Soal HAM Hingga Harga BBM
Ray Jordan – detikNews
                                                                                                       Halaman 1 dari 2
Bertemu           Presiden Jokowi, Para Mahasiswa Bahas Soal HAM hingga Harga           BBM

Jakarta – Mahasiswa dari beberapa BEM kampus di Indonesia bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Apa yang dibahas dalam pertemuan itu?

Presiden BEM Universitas Triksakti, Muhammad Puri Andamas mengatakan, para perwakilan BEM berbagai kampus melakukan dialog langsung dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Ada yang merasa puas di beberapa hal, namun ada juga yang tidak puas.

“Kami berdialog langsung, diskusi. Karena ini momen langka. Kita rindu bertemu langsung dengan pemimpin negara. Setiap kampus diberikan kesempatan untuk sampaikan agenda apa saja. Dan hari ini sudah dapat jawaban langsung, tapi ada juga yang belum puas,” ujar Puri di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2015) malam.

Puri mengatakan, dari pertemuan itu, didapat titik terang mengenai kasus pelanggaran HAM. Tuntutan yang diajukan oleh kampus Trisakti dan Atma Jaya ditanggapi serius oleh Jokowi.

“Hari ini ada titik terang kasus HAM. Karena seluruh rekomendasi yang kami sampaikan dari Trisakti dan Atma Jaya, dan beliau berjanji untuk follow up minggu depan. Lima tuntutan benar-benar dianggap sebagai tuntutan serius,” terang Puri.

“Diskusi hari ini buat kami dapat jawaban dari Presiden Jokowi sebagai harapan baru untuk Indonesia, untuk menyempatkan waktu berdialog dengan mahasiswa. Beliau berjanji bahwa kesempatan ini bukan yang terakhir. Selain HAM dan pendidikan, lalu juga dibahas masalah BBM,” tambah Puri.

Sementara itu, Presiden BEM Universitas Indonesia (UI) Andi Aulia Rahman mengaku belum puas saat bisa berdialog langsung dengan Presiden Jokowi.Next

http://news.detik.com/read/2015/05/19/001922/2918094/10/2/bertemu-presiden-jokowi-para-mahasiswa-bahas-soal-ham-hingga-harga-bbm

Selasa, 19/05/2015 00:19 WIB
Bertemu Presiden JokoWi, Para Mahasiswa Bahas Soal HAM Hingga Harga BBM
Ray Jordan – detikNews

                                                                                                 Halaman 2 dari 2

“Banyak yang harus diperbaiki pemerintah. Banyak isu, dan jawaban presiden yang buat kami tidak puas soal kasus itu. Ada beberapa jawaban, bahwa hari ini tidak miliki hasil. Presiden, sebagai kepala negara dan pemerintahan janjikan transparansi, berapa triliun yang dialihkan ke kesehatan dan infrastruktur,” jelas Andi.

“Terkait kenaikan BBM, negara keluarkan kebijakan harga batas atas dari harga BBM yang sudah naik turun. Nanti presiden akan keluarkan aturan lewat Kementerian ESDM,” tambahnya

Andi juga menegaskan, pihaknya tidak akan mengurungkan niat untuk melakukan aksi unjuk rasa terhadap Jokowi pada 20 Mei 2015 nanti, meski sudah bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.

“Setelah hari ini, mahasiswa tidak akan diam dalam hal kritik. 20 Mei, mahasiswa akan turun ke jalan, bahwa apa yang kami tuntut hari ini, ternyata banyak yang belum selesai,” kata Andi.

“Kami tidak akan paparkan masalah, karenan sekeliling presiden banyak menteri, dirjen yang paparkan. Kedatangan kami adalah respons pemerintah,” tambahnya.

Selain Trisakti dan UI, hadir juga Ketua BEM dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (Unpad), Telkom University, Universitas Parahiyangan (Unpar) dan IISIP. Mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi kepada Presiden.

__._,_.___

Posted by: Awind <j.gedearka@upcmail.nl>

Yayasan Pelopor 98 Siap Advokasi Rakyat

Senin, 18 Mei 2015
Daftar foto korban yang masih hilang dalam perjuangan rakyat Mei 1998 (Ist)‏
Daftar foto korban yang masih hilang dalam perjuangan rakyat Mei 1998 (Ist)‏BANDARLAMPUNG- Ratusan mantan aktivis mahasiswa akan mendeklarasikan Yayasan Pelopor 98 , pada Rabu (20/5) mendatang  sekitar pukul 13.00 WIB. Deklarasi yang mengundang berbagai tokoh mantan aktifis 98, mahasiswa, petani, NGO, dan berbagai ormas ini akan digelar di Kantor Yayasan Pelopor 98, Jl. Way Sekampung No. 27 Pahoman, Bandarlampung.
Ketua Panitia Pelaksana Sukma Mulyana menjelaskan setelah acara deklarasi akan digelar diskusi bertajuk “Refleksi 17 Tahun Reformasi” dan penyampaian testimoni dari beberapa mantan aktivis 98.
Menurutnya, mengapa Yayasan Pelopor 98 ini dibentuk untuk  menumbuhkan komunikasi dan silaturrahmi yang baik diantara pelaku gerakan reformasi 98.
“Selain itu  untuk menumbuhkan komunikasi yang baik dengan stakeholder,  Lembaga Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, Perguruan Tinggi, LSM, dan Organisasi Rakyat serta memperoleh informasi terkait masa depan reformasi. Kelak Yayasan Pelopor  98 siap mengawal dan mengadvokasi persoalan rakyat,” jelasnya.
Dijelaskan Sukma, sejarah panjang pergerakan kaum muda angkatan 98 pro demokrasi yang secara radikal dan terorganisir memelopori perlawanan terhadap sistem otoritarian Orde Baru.
Baca Lengkap:
__._,_.___

Posted by: Demi Tanah Air <demitanahair@yahoo.com>

INDIKATOR DAN FAKTA KERUSAKAN SISTEM KETATANEGARAAN KITA.
Oleh : M.Hatta Taliwang
Dir Institut Ekonomi Politk Soekarno Hatta (IEPSH).l
Banyak intelektual yg msh percaya bahwa Jokowi akan mampu atasi masalah2 besar yg dihadapi bangsa. Kami yg sejak awal kritis terhadap Jokowi dianggap underestimate thdp Jokowi dan sering dikuliahi oleh pembela2 Jokowi. Berkali kali kami katakan bahwa persoalan bangsa kita bukan semata pada FIGUR PEMIMPIN/PRESIDEN tapi ada masalah berat pada sistem. Kami sering menganalogikan dg mobil. Sebagus apapun SUPIRnya mobil Indonesia ini ada masalah di MESIN, DI AC dll. Jadi yg dibutuhkan SUPIR dg TIM MONTIR yg membenahi sistem mobil ini.Apakah SUPIR JOKOWI BISA MERANGKAP MONTIR? Kami sangsi karena SIM B saja mungkin belum punya. Itulah esensi yg membedakan cara pandang kami dg sebagian teman terhadap JOKOWI. Jadi tak ada ketidak sukaan pribadi kami terhadap JOKOWI.
Beberapa waktu yg lalu kami pernah tulis fakta/ indikasi bahwa ADA MASALAH SERIUS DLM SISTEM KETATANEGARAAN KITA YG SANGAT MEMPENGARUHI OUTPUT KITA SEBAGAI BANGSA. Dan juga tentu mempengaruhi KINERJA PRESIDEN.
Fakta/Indikasi yg aneh :
1. Banyak orang orang pintar dan baik tetapi TIDAK TERSERAP oeh SISTEM KENEGARAAN KITA. Tapi banyak orang yg biasa2 saja bahkan bermasalah bisa mendapat POSISI MENENTUKAN. Salah satu sebabnya karena ada yg kurang baik dlm SISTEM KEPARTAIAN (kaderisasi, rekruitmen, promosi dll).
2.Sdh belasan tahun kita punya LEMBAGA TINGGI NEGARA seperti DPD RI. Bukan salah anggotanya mereka tidak berfungsi optimal tetapi SISTEM nya yg tidak jelas sehingga praktis kita(NEGARA) mengeluarkan biaya utk tugas simbolik saja.Seperti ketimun bongkok masuk karung tidak dihitung diluar karung juga tak dianggap.
3.Pada saat PEMILU LEGISLATIF, semua caleg bernyanyi TINGGI GUNUNG SERIBU JANJI. Karena memang LIDAH TAK BERTULANG. Mereka dipilih langsung OLEH RAKYAT. Sampai di SENAYAN yg dominan diperjuangkan adalah SUARA PARTAI karena disetel oleh LEMBAGA FRAKSI. Partainya disetel oleh PEMILIK MODAL. Sehingga kami pernah tulis DEMOKRASI KITA : Dari Rakyat, Oleh Rakyat Untuk Konglomerat. Tak ada yg salah dg kader partai dan caleg tapi lagi2 sistemnya. Lebih gila lagi WAKIL RAKYAT BISA DI GUSUR DARI SENAYAN OLEH PARTAI. Tentu saja semua situasi tsb mempengaruhi output DPR yg berkaitan dg fungsi PENGAWASAN, LEGISLASI DAN ANGGARAN. Tentu saja sangat MERUGIKAN RAKYAT, BANGSA DAN NEGARA secara keseluruhan sbg sebuah SISTEM.
4.DPR punya kewenangan lain : melakukan fit and proper test terhadap calon HAKIM AGUNG, calon GUB BI, calon KAPOLRI, Calon Panglima TNI, calon Dubes, calon KPK dll. Padahal rekruitment calon anggota DPR saja oleh partai msh dipertanyakan kualitasnya. Tiba tiba mereka menjadi PENGUJI utk jabatan2 strategis negara. Sehingga yg terjadi SANDIWARA dibiayai negara. Tak ada yg salah dg anggota DPR, tapi SISTEM itu ANEH. Dan utk keanehan itu NEGARA mesti membayar.
5. Secara teoritis PRESIDEN butuh grip yg kuat ke Propinsi dan Daerah utk mensukseskan program yg disampaiklan saat kampanye. Oleh sistem otonomi dan demokrasi liberal Presiden bisa berbeda partai dg Gubernur/Bupati/Walikota. Dlm banyak kasus kadang Gub atau Bupati lbh loyal kepada Ketua Partai drpd ke Presiden. Atau Bupati sering mengabaikan arahan Gubernur dll. Bgmana bisa menjadi PRESIDEN EFEKTIF atau GUBERNUR EFEKTIF kalau situasinya seperti itu.Lagi lagi ini masalah kesisteman.
6. Setelah amandemen UUD45 tidak dikenal lagi LEMBAGA TERTINGGI NEGARA yaitu MPR RI. Semua menjadi Lembaga Tinggi Negara(LTN). Praktis LTN seperti Lembnaga Kepresidenan, MA,BPK, DPR,DPD, MK, KPK dll jadi “KERAJAAN” masing2. Egocentrisme lembaga mengental. MPR sbg tempat mempertanggung jawabkan tugas dimasa akhir jabatan tidak diperlukan. Rakyat tidak tahu apa kerja mereka, tahu tahu bubar jalan. Presiden yg memimpin 250 juta rakyat cukup di SK kan oleh KPU. Selesai tugasnya tidak merasa perlu pamit secara terhormat di depan MPR. Ya aneh saja.Sistem ini hemat kami TIDAK MEMBANGUN RASA BERTANGGUNG JAWAB. Mau berhasil atau gagal.Tidak ada reward dan punishment Tidak ada yg perlu dirisaukan. Malah bisa ikut Pilpres atau kontes lagi.
7. Belum lagi bila bicara SISTEM EKOMOMI YG SUPER LIBERAL. Sejak LoI ditandatangani hingga lahir lk 115 UU yg diarahkan asing(Bank Dunia dkk) INDONESIA praktis tidak berdaulat lagi dlm SDA, Perbankan, Tanah, Air , Retail dll. Ambil contoh perbankan klo Pemerintah mau membangun proyek besar, sementara bank bank dikuasai asing, apa mungkin bisa dpt supporting dana. Padahal bank asing kerjanya menyedot sumber daya keuangan rakyat Indonesia bagaikan vacum cleaner menyedot debu.
Seratus disedot paling banyak 18 yg diputar di Indonesia lagi. Selebihnya diputar di negeri yg lbh
menguntungkan.
Sistem ekonomi Neoliberal merusak
sistem politik negara berdaulat. Mekanisme dan institusi demokrasi, seperti pemilihan umum, lembaga perwakilan rakyat, dan partai politik, dimanipulasi sedemikian rupa sekedar sebagai alat menciptakan konsensus dengan rakyat. Sementara proses pengambilan keputusan politik secara real diambil alih oleh institusi-institusi global yang tidak pernah mendapat mandat rakyat, seperti IMF, Bank Dunia, WTO, dan lain-lain.
Kalau saya bertanya apakah bergabungnya Indonesia ke Masyarakat Ekonomi ASEAN atas persetujuan rakyat? Pasti jawabannya bingung. Sejak kapan rakyat ditanya.Dlm kampanye Pemilupun tak ada caleg yg
bertanya. Tahu2 rakyat dicemplungin aja. Entah akan jadi apa rakyat Indonesia di MEA, ora mikir !
Kalau saya tulis semua tentang KEANEHAN2 DAN MASALAH SISTEM KETATANEGARAAN PASCA REFORMASI ini pasti tidak cukup 50 halaman. Saya tidak tahu apakah para Profesor perancang amandemen UUD45 menyadari atau tidak fakta fakta ini. Kami sdh mencoba mengumpukan ahli2 tatanegara utk mendiskusikan dan mencari SOLUSI atas problem SISTEM KONSTITUSI INI tp mengundang ahli2 Tatanegara itu bagaikan mengangkat batu besar ke atas bukit.Hanya sedikit Profesor Tata Negara yg rendah hati dlm urusan ini. Problem konstitusi ini yg berat mengganjal kinerja Presiden, sehebat apapun Presiden itu. Inilah agenda prioritas klo Indonesia sungguh mau berubah.Saya kira perlu kebesaran jiwa pendukung Jokpwi utk memahami kompleksitas masalah ini, agar tdk membabi buta membela tanpa memahami masalah besar(SISTEM) yg dihadap Presiden. MHT 09/05/15.
__._,_.___

Posted by: “K. Prawira” <k.prawira@ymail.com>

 

CIBUBUR – Jambore Komunitas Juang Relawan Jokowi telah menghasilkan
lima poin berisi maklumat, yang kemudian diserahkan langsung kepada
Presiden Joko Widodo di Bumi Perkemahan, Cibubur, Sabtu (16/5).

Berikut Isi Maklumat Relawan Jokowi, Sabtu (16/5) malam.

1. Tanpa konsolidasi di bidang politik maka situasi negara akan menjadi
tidak kondusif yang pada akhirnya menyulitkan pembangunan ekonomi.
Tanpa konsolidasi birokrasi yang sistematis dan berkelanjutan untuk
menjadi birokrasi yang efisien, efektif, melayani dan profesional maka
program pemerintah tidak akan dapat berjalan dengan baik.

2. Perlu dilakukan evaluasi terhadap kebijakan-kebijakan yang tidak
mendukung implementasi Tri Sakti dan Nawacita, yang menjadi mandat bagi
pemerintahan Bapak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Kebijakan-kebijakan yang tidak sejalan harus segera disempurnakan dan
terobosan-terobosan harus segera diambil agar janji-janji perubahan dan
kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan.

3.Mendesaknya kebutuhan untuk melakukan evaluasi dan penguatan terhadap
kabinet agar dapat bekerja secara efektif dan sejalan dengan semangat
Tri Sakti dan Nawacita. Relawan berharap agar evaluasi terhadap kabinet
memperhatikan dengan sungguh-sungguh dinamika sosial dan politik yang
berkembang saat ini dan kebutuhan untuk melakukan akselerasi terhadap
kinerja pemerintahan di masa depan.

4. Perlunya dipastikan agar pembangunan ekonomi dan percepatan
proyek-proyek infrastruktur dilakukan dalam semangat berdiri di atas
kaki sendiri. Dimana modal asing diletakkan sebagai pelengkap terhadap
kekuatan modal nasional, bukan sebagai sumber utama.

5. Perlunya sesegera mungkin dilahirkan berbagai kebijakan dan program
yang mendorong produktivitas rakyat, sebagai penyangga ketahanan
ekonomi dan sarana untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu
distribusi atau pemerataan terhadap sumber dan alat produksi bagi
rakyat adalah keharusan yang tidak dapat ditawar. Realisasi Tanah untuk
rakyat, alat pertanian untuk tani dan alat tangkap untuk nelayan serta
modal usaha untuk usaha mikro sudah sangat mendesak agar pembangunan
infrastruktur memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat.

Maklumat ini ditandatangani 15 organisasi Relawan Jokowi yang hadir di
acara Jambore, yakni Cemara 19, BARA JP, Pospera, Kawan Jokowi, Relawan
Merah Putih, Gerakan Nasional Rakyat, Sekber Jokowi, Kebangkitan
Indonesia Baru, Seknas Jokowi, Rakyat Merah Putih, Cakra Naga, Gerakan
Relawan Indonesia, Arus Bawah Jokowi, Srikandi Jokowi, dan EP For
Jokowi.

__._,_.___

Posted by: “Lusi D.” <lusi_d@rantar.de>

19
May
15

Keuangan : Utang Raksasa Cina Dan JokoWi

 FOTO

UTANG RAKSASA CINA DAN JOKOWI

Oleh : Salamuddin Daeng (AEPI – Jakarta)

Ekonomi China tengah berada di bawah tekanan utang raksasa, nilainya mencapai 28,2 Triliun dolar AS, atau sekitar Rp. 366 ribu triliun atau sekitar 100 kali utang luar negeri Indonesia. Utang China telah meningkat dengan sangat pesat sejak tahun 2007. Besarnya peningkatan mencapai 20,8 Triliun Dolar. Krisis yang melanda ekonomi Eropa dan AS menyebabkan pasar keuangan berpindah menyerbu ekonomi China, seiring pembukaan sektor keuangan negara tersebut.

China menguasai dua pertiga dari peningkatan utang global dalam rentang waktu tahun 2007 – 2014 sebesar 57 triliun dolar.  Sekarang utang ekonomi China telah mencapai 286 % GDP negara tersebut. utang china tampaknya akan mengalami peningkatan dimasa yang akan datang. Utang China telah jauh melampai utang ekonomi Amerika Serikat (AS). Saat ini utang AS senilai 18 triliun dolar.

Seberapa bahaya kondisi ekonomi China ! sebagian besar utang berkaitan dengan sektor property, sekitar 40 % -45 % dari total utang. Dengan dana utang, perusahaan di negara tersebut membangun property ugal ugalan yang menyebabkan terjadinya gelembung property. Kota kota baru dengan gedung gedung megah, infrastuktur mewah. Apa yang terjadi ? kota kota baru terancam menjadi kota hantu, gedung gedung megah berubah menjadi sarang burung wallet.

Meski suku bunga sudah diturunkan dan harga property juga merosot, namun tetap tidak laku sebagaimana ekspektasi pengembang. Akibatnya ekonomi China sedang menuju kejatuhan. Pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 7 % pada kwartal I 2015. Tahun depan diperkirakan hanya akan tumbuh 6 % dan tahun tahun berikutnya hanya akan mencapai paling tinggi 4 %.

Kondisi ekonomi China merupakan alaram bagi ekonomi global. Mengapa ? karena jika utang raksasa China jatuh maka puing puing bangunan utang akan menimpa kawasan Asia tanpa ampun ! Krisis 2008 yang melanda ekonomi AS akan kembali terulang di China dalam skala yang lebih dahsyat.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

__._,_.___

Posted by: jokoedy@yahoo.com

UTANG RAKSASA CINA DAN JOKOWI

Oleh : Salamuddin Daeng (AEPI – Jakarta)

Ekonomi China tengah berada di bawah tekanan utang raksasa, nilainya mencapai 28,2 Triliun dolar AS, atau sekitar Rp. 366 ribu triliun atau sekitar 100 kali utang luar negeri Indonesia. Utang China telah meningkat dengan sangat pesat sejak tahun 2007. Besarnya peningkatan mencapai 20,8 Triliun Dolar. Krisis yang melanda ekonomi Eropa dan AS menyebabkan pasar keuangan berpindah menyerbu ekonomi China, seiring pembukaan sektor keuangan negara tersebut.

China menguasai dua pertiga dari peningkatan utang global dalam rentang waktu tahun 2007 – 2014 sebesar 57 triliun dolar.  Sekarang utang ekonomi China telah mencapai 286 % GDP negara tersebut. utang china tampaknya akan mengalami peningkatan dimasa yang akan datang. Utang China telah jauh melampai utang ekonomi Amerika Serikat (AS). Saat ini utang AS senilai 18 triliun dolar.
Seberapa bahaya kondisi ekonomi China ! sebagian besar utang berkaitan dengan sektor property, sekitar 40 % -45 % dari total utang. Dengan dana utang, perusahaan di negara tersebut membangun property ugal ugalan yang menyebabkan terjadinya gelembung property. Kota kota baru dengan gedung gedung megah, infrastuktur mewah. Apa yang terjadi ? kota kota baru terancam menjadi kota hantu, gedung gedung megah berubah menjadi sarang burung wallet.

Meski suku bunga sudah diturunkan dan harga property juga merosot, namun tetap tidak laku sebagaimana ekspektasi pengembang. Akibatnya ekonomi China sedang menuju kejatuhan. Pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 7 % pada kwartal I 2015. Tahun depan diperkirakan hanya akan tumbuh 6 % dan tahun tahun berikutnya hanya akan mencapai paling tinggi 4 %.

Kondisi ekonomi China merupakan alaram bagi ekonomi global. Mengapa ? karena jika utang raksasa China jatuh maka puing puing bangunan utang akan menimpa kawasan Asia tanpa ampun ! Krisis 2008 yang melanda ekonomi AS akan kembali terulang di China dalam skala yang lebih dahsyat.
Itulah mengapa International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB) dan Asian Development Bank (ADB) secara terburu buru bergabung ke dalam Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) yang dibangun Pemerintah China. Bergabungnya lembaga keuangan global tersebut adalah dalam rangka menopang kejatuhan ekonomi China yang cepat atau lambat pasti terjadi.

Seluruh dana global dimasukkan ke AIIB, termasuk dana Indonesia yang ditempatkan di IMF pada era pemerintahan SBY lalu. Namun ingat, utang raksasa ekonomi China tidak tertolong. Di Era SBY Indonesia menempatkan uang di IMF senilai 1 miliar US dolar.

Bagaimana dengan Jokowi? Dia hendak memainkan peran menjadi salah satu pelampung penyelamat bagi China agar tidak kembali tenggelam ke dasar lautan. Caranya adalah dengan dengan menyerahkan semua proyek infrastruktur raksasa kepada China.
Dengan memegang kontrak infrastruktur tersebut, beserta hak atas tanah, maka China bisa mengagunkan ke pasar keuangan global dan membentuk kembali gelembung financial China. Ini juga merupakan strategi China membebankan utangnya kepada Indonesia. Semakin banyak kontrak pembangunan infrastruktur, maka semakin besar beban utang yang dipindahkan ke Indonesia.

Itulah mengapa sejak awal pemerintahannya Jokowi sangat getol bicara infrastruktur. Tidak main-main, infrastruktur yang dimaksud adalah infrastruktur raksasa seperti Tol Laut, Tol darat, Pelabuhan, Bandara, Kereta Api, Monorel, MRT, dll, yang semuanya adalah infrastruktur yang menelan dana sekitar ratusan triliun Rupiah. Kontrak China atas infrastruktur Indonesia yang diberikan Pemerintahan Jokowi nilainya mencapai Rp 700 triliun lebih. Nilai proyek yang sangat besar untuk asing dan belum pernah dicapai oleh pemerintahan sebelumnya. Presiden Indonesia yang satu ini memang hebat ! Sak Karepmu Wae… @djokoedhi: bukan Rp 700 triliun, tapi 2000 triliun. Namun utang itu kepada AIIB, bukan kepada RRC. Jika AIIB yg jadi soal, maka sama dgn gerakan BRICK dan Del Sur sebelumnya. Memang instrumen rezim keuangan baru yg berhadapan dgn neolib (IMF, ADB, dan WB). Tentu sebaliknya, rezim AIIB itu akan memberikan peran lebih besar kpd korporasi negara. Kembali ke keynesian. Perlu dianalisis detail hubungan AIIB dgn RRC, saya kira harus dipisah. Jika RRC ambruk, AIIB tak turut ambruk. Masuknya IMF ke AIIB, periksa lagi pidato christian lagarde. RRC memang paradoksal dgn AS. Kini, timur memang sedang bangkit.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

__._,_.___

Posted by: jokoedy@yahoo.com

Senin, 18 Mei 2015
AEPI Ingatkan Bahaya Ekonomi China
Gambar pendiri RRC, Mao Tse Tung dalam mata uang China, Yuan (Ist)‏Gambar pendiri RRC, Mao Tse Tung dalam mata uang China, Yuan (Ist)‏JAKARTA- Ekonomi China tengah berada di bawah tekanan utang raksasa, nilainya mencapai 28,2 Triliun dolar AS, atau sekitar Rp 366 ribu triliun atau sekitar 100 kali utang luar negeri Indonesia. Utang China telah meningkat dengan sangat pesat sejak tahun 2007.  Demikian Salamuddin Daeng dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) kepada Bergelora.com di Jakarta, Senin (18/5).
“Besarnya peningkatan mencapai 20,8 Triliun Dolar. Krisis yang melanda ekonomi Eropa dan AS menyebabkan pasar keuangan berpindah menyerbu ekonomi China, seiring pembukaan sektor keuangan negara tersebut,” jelasnya.
Menurutnya China menguasai dua pertiga dari peningkatan utang global dalam rentang waktu tahun 2007 – 2014 sebesar 57 triliun dolar.  Sekarang utang ekonomi China telah mencapai 286 % GDP negara tersebut. Utang china tampaknya akan mengalami peningkatan dimasa yang akan datang. Utang China telah jauh melampaui utang ekonomi Amerika Serikat (AS). Saat ini utang AS senilai 18 triliun dolar.
“Seberapa bahaya kondisi ekonomi China ? sebagian besar utang berkaitan dengan sektor property, sekitar 40 % -45 % dari total utang. Dengan dana utang, perusahaan di negara tersebut membangun property ugal-ugalan yang menyebabkan terjadinya gelembung property. Kota-kota baru dengan gedung-gedung megah, infrastuktur mewah. Apa yang terjadi ? kota kota baru terancam menjadi kota hantu, gedung gedung megah berubah menjadi sarang burung wallet,” katanya.
Baca Lengkap:
__._,_.___

Posted by: Demi Tanah Air <demitanahair@yahoo.com>

Data yang digunakan oleh penulis merupakan data yang dipublish dan menjadi analisis dari McKinsey Global Institute sebuah lembaga konsultan manajemen multinasional yang dilaporkan oleh Financial Times 5 Februari 2015. Dalam laporannya tersebut, “Beban utang di banyak negara saat ini lebih tinggi dibandingan rasio PDB (GDP) mereka”. Selanjutnya, dinyatakan pula bahwa rasio beban utang Tiongkok dengan PDB Tiongkok dari 270% sekarang menjadi 286% melampaui AS. Selanjutnya dalam laporan analisis McKinsey tersebut mengatakan bahwa walaupun tidak memasukan sektor industri (untuk menghindari perhitungan ganda) proporsi utang Tiongkok semakin rendah. Saran dari McKinsey adalah bahwa Tiongkok harus mewaspadai serangan di sektor real estate, keuangan pemerintah lokal dan cepatnya laju keberadaan sistem perbankan di Tiongkok. Namun menurut analisis McKinsey, beban utang Tiongkok secara keseluruhan masih terlihat baik, tetapi  tingkat utang Tiongkok saat ini akan membatasi kemampuan Tiongkok dalam jangka panjang untuk mengkompensasi melambatnya pertumbuhan ekonomi di negara-negara maju. McKinsey juga menambahkan bahwa tingkat utang pemerintah lokal Tiongkok setelah pecahnya krisis finansial masihlah tetap rendah dan stabil.

Krisis ekonomi yang melanda negara-negara kapitalis besar dan akan pula terjadi dengan Tiongkok seperti yang dianalisis oleh penulis sebenarnya bukanlah analisis terbaru. Setelah pecahnya krisis finansial 2007/2008 di AS yang merambah ke beberapa negara Eropa, pemerintah AS mengambil kebijakan pelonggaran kuantitatif (Quantitative Easing) yaitu pemerintah AS mencetak dollar dan mensubsidi kapital keuangan yang justru merupakan inisiator dari krisis itu sendiri. Ini menunjukkan begitu parasit dan dekadennya kapitalisme keuangan. Kebijakan mencetak dollar ini pada akhirnya hanya akan menyebabkan devaluasi mata uang dan meluasnya krisis derivatif keuangan yang menular ke negara-negara lain. Hal ini semakin memperburuk polarisasi antara si kaya dan si miskin, dan selanjutnya mengurangi permintaan efektif di seluruh dunia serta memperluas surplus produksi seluruh dunia.

Beberapa ekonom Tiongkok sejak saat AS menerapkan kebijakan QE melihatnya hal itu akan membahayakan dan berdampak terhadap ekonomi Tiongkok dan negara-negara berkembang lainnya khususnya setelah The Fed (Bank Sentral AS) mengurangi program stimulus ekonominya (tappering off) dan keluar dari kebijakan QE. Menurut ekonom Tiongkok kebijakan tappering off The Fed tersebut akan menyerang mata uang renminbi dan negara-negara berkembang, yang akan bertransmisi ke sektor ekonomi riil dan akan menghancurkan sektor real estate negara-negara berkembang termasuk Tiongkok. Serangan terhadap sektor real estate di luar AS sudah menyerang Singapura dan sejak tahun 2013, pemerintah Singapura meminta agar pemerintah AS tidak terburu-buru keluar dari kebijakan QE karena akan berakibat buruk bagi perekonomian Singapura khususnya sektor real estate.

Untuk sektor real estate di Tiongkok yang terus tumbuh sebenarnya selain untuk terus meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang terus menurun akibat dampak dari krisis finansial/ekonomi global, mempertahankan pertumbuhan tingkat tenaga kerja, meningkatkan konsumsi (upah yang diterima pekerja konstruksi diharapkan akan digunakan sebagai konsumsi), juga sebagai bentuk intervensi negara akibat mahalnya harga-harga rumah (apartemen) di Tiongkok. Dengan dibangunnya ribuan tower apartemen oleh negara diharapkan akan menurunkan harga rumah di Tiongkok. Selain itu, pemerintah Tiongkok juga memperketat aturan terhadap sektor real estate ini. Maka tidak heran banyak dari para investor real estate di Tiongkok hengkang ke luar negeri. Jadi apa yang dilihat oleh para pengamat dengan terus tumbuhnya sektor real estate tersebut adalah lebih banyak didominasi dan dibangun oleh negara.

Nah mari kita lihat kondisi ekonomi Tiongkok apakah kedepan akan terjadi krisis. Pertama, mayoritas pinjaman (kredit) di Tiongkok berasal dari dalam negeri sehingga akan sulit berdampak dari keadaan kondisi keuangan global saat ini seperti yang dulu terjadi dengan negara-negara Asia dengan pecahnya krisis finansial 1997 yang terjadi disebabkan dari pinjaman eksternal. Sedangkan beban utang eksternal Tiongkok sebesar 3 trilyun USD yaitu 37,5% dari GDP (urutan kelima setelah AS, Inggris, Jerman dan Perancis). Kedua, Bank-bank di Tiongkok ditopang dari besarnya jumlah tabungan deposito yang menjadi salah satu sumber kredit/pinjaman/hutang di Tiongkok. Perlu diketahui bahwa jumlah tabungan deposito rakyat Tiongkok adalah terbesar sedunia. Jumlah tabungan personal rakyat Tiongkok sebesar 1,7 trilyun USD.   Tingkat tabungan di Tiongkok sebesar 38 %, salah satu yang terbesar di dunia. Sedangkan tingkat tabungan negara lain: India (34.7%), Jerman (11.7%), Inggris (7%), AS (3.9%), Australia (2.5%) [ Businessweek, June 10, 2010 ]. Jumlah tabungan deposito rakyat Tiongkok selalu besar ini dimulai dari masa kepemimpinan Mao Zedong dahulu. Reformasi dan keterbukaan sendiri sebenarnya ditopang secara tidak langsung dari tabungan yang besar dari jaman Mao Zedong. Inilah salah satu faktor yang mendongkrak perekonomian Tiongkok sejak digulirkannya reformasi dan keterbukaan (kaige kaifang).

Menurut Louis Kuijs, kepala ekonom Tiongkok Royal Bank of Scotland, “Tiongkok mempunyai sumbedaya yang cukup untuk membayar atau mem-bail out utang bank atau industri yang sakit”. Kuijs mencontohkan yaitu apabila ada 1/3 gagal bayar alias pinjaman berjalan buruk maka biaya untuk penyelamatan yang menjadi beban pemerintah hanya sekitar 7% saja dan 60% masih bisa dikelola dengan baik. Menurut data bank-bank Tiongkok dilaporkan bahwa pinjaman buruk di Tiongkok hanya 1% saja. Kuijks menambahkan bahwa yang menjadi masalah besar adalah perusahaan-perusahaan besar yang meminjam dana tersebut yaitu BUMN yang bergerak dibidang industri baja, almunium, tenaga matahari dan kapal yang terlalu mudah untuk mendapatkan kredit lunak.

Ketiga, sistem keuangan Tiongkok tidak mengenal bentuk aset sekuritasi model AS yang menjadi penyebab krisis finansial di AS tahun 2007/2008. Terakhir, cadangan devisa Tiongkok adalah terbesar dibandingkan dengan negara-negara lain yaitu sebesar 3,7 trilyun USD. Tingkat cadangan devisa ini sangat diperlukan guna menghadapi krisis likuiditas dimana sejak The Fed keluar dari kebijakan QE, gelombang besar modal keluar terjadi di negara-negara berkembang seperti yang sekarang ini terjadi di Indonesia.

 —

Ekonomi

AEPI Ingatkan Bahaya Ekonomi China

JAKARTA- Ekonomi China tengah berada di bawah tekanan utang raksasa, nilainya mencapai 28,2 Triliun dolar AS, atau sekitar Rp 366 ribu triliun atau sekitar 100 kali utang luar negeri Indonesia. Utang China telah meningkat dengan sangat pesat sejak tahun 2007.  Demikian Salamuddin Daeng dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) kepada Bergelora.com di Jakarta, Senin (18/5).

“Besarnya peningkatan mencapai 20,8 Triliun Dolar. Krisis yang melanda ekonomi Eropa dan AS menyebabkan pasar keuangan berpindah menyerbu ekonomi China, seiring pembukaan sektor keuangan negara tersebut,” jelasnya.

Menurutnya China menguasai dua pertiga dari peningkatan utang global dalam rentang waktu tahun 2007 – 2014 sebesar 57 triliun dolar.  Sekarang utang ekonomi China telah mencapai 286 % GDP negara tersebut. Utang china tampaknya akan mengalami peningkatan dimasa yang akan datang. Utang China telah jauh melampaui utang ekonomi Amerika Serikat (AS). Saat ini utang AS senilai 18 triliun dolar.

“Seberapa bahaya kondisi ekonomi China ? sebagian besar utang berkaitan dengan sektor property, sekitar 40 % -45 % dari total utang. Dengan dana utang, perusahaan di negara tersebut membangun property ugal-ugalan yang menyebabkan terjadinya gelembung property. Kota-kota baru dengan gedung-gedung megah, infrastuktur mewah. Apa yang terjadi ? kota kota baru terancam menjadi kota hantu, gedung gedung megah berubah menjadi sarang burung wallet,” katanya.

Ia menjelaskan, meski suku bunga sudah diturunkan dan harga property juga merosot, namun tetap tidak laku sebagaimana ekspektasi pengembang. Akibatnya ekonomi China sedang menuju kejatuhan.

“Pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 7 % pada kwartal I 2015. Tahun depan diperkirakan hanya akan tumbuh 6 % dan tahun-tahun berikutnya hanya akan mencapai paling tinggi 4 %,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa kondisi ekonomi China merupakan alaram bagi ekonomi global.

“Karena jika utang raksasa China jatuh maka puing-puing bangunan utang akan menimpa kawasan Asia tanpa ampun ! Krisis 2008 yang melanda ekonomi AS akan kembali terulang di China dalam skala yang lebih besar,” tegasnya.

Bisnis Online

Saat ini industri China telah meluas tidak hanya manufaktur, tetapi juga ke inovasi dan desain. Desain industri telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir berkat dukungan pemerintah. Sejumlah besar perusahaan kecil dan menengah mulai bertumbuh dibawah bimbingan pemerintah.

“Melalui reformasi, khususnya reformasi industri dan bisnis, ada muncul banyak perusahaan baru. Kita tidak hanya mengandalkan perusahaan besar, tetapi juga memberikan perhatian pada usaha kecil berbasiskan rakyat,” kata Miao Wei, Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi kepada Xinhua di Bejing, Rabu (13/5) lalu

Diperkirakan bahwa lebih dari 3,6 juta perusahaan baru telah didaftarkan sejak Maret tahun lalu dan banyak perusahaan-perusahaan yang bisnis jasa produksi.

“Setiap perusahaan baru memiliki ide-ide kreatif. Jika mereka dilindungi dan didukung negara maka akan aktif  berkembang tanpa batas dalam ekonomi China,”

Sementara itu, dengan menggunakan penyebaran Internet, desain industri sekarang dapat ditemukan di mana-mana.

“Suatu perusahaan menghasilkan sejumlah besar produk yang diangkut dan ritel ke daerah lain. Di masa depan, dengan penggunaan internet, semua orang bisa menjadi seorang desainer, dan dapat membeli semua bahan dan menjadi bagian online, untuk menghasilkan produk pribadi,” kata Miao Wei.

Menggeser Amerika

Pada akhir tahun 2014, Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan China resmi menyandang status perekonomian terbesar di dunia, menggeser Amerika Serikat. Data itu dilansir oleh Dana Moneter Internasional (IMF) beberapa waktu lalu. Ekonom Chris Giles juga sudah mengingatkan April 2014 lalu, bahwa potensi AS tersalip oleh rivalnya itu sudah terlihat sejak awal 2014.

Intinya, IMF mengukur Produk Domestik Bruto dan paritas daya beli (purchasing power parity/PPP) sesuai konteks masing-masing negara.

Dari hitung-hitungan lembaga keuangan internasional ini, akhir tahun 2014 China menguasai 16,4 persen daya beli dunia dengan PDB senilai USD 17,6 triliun.

Sementara Amerika yang selama nyaris seabad terakhir menguasai perekonomian dunia, harus rela turun tahta dengan penguasaan PPP 16,2 persen dari PDB sebesar USD 17,4 triliun. (Web Warouw/Xinhua)

__._,_.___

Posted by: darwiniskandard@yahoo.com

19
May
15

Energi : Buah Apel dan Kentang Ini Bisa Jadi Sumber Energi Ponsel

On 05/17/2015 10:52 PM, Awind wrote:

http://www.tempo.co/read/news/2015/05/16/061666602/Buah-Apel-dan-Kentang-Ini-Bisa-Jadi-Sumber-Energi-Ponsel

Sabtu, 16 Mei 2015 | 05:59 WIB
Buah Apel dan Kentang Ini Bisa Jadi Sumber Energi Ponsel

Buah Apel             dan Kentang Ini Bisa Jadi Sumber Energi Ponsel

sxc.hu

TEMPO.CO, London – Apel dan kentang ternyata tak sekadar buah dan sayuran. Keduanya bisa menjadi sumber daya listrik untuk mengisi baterai telepon seluler. Tidak percaya? Seniman Caleb Charland asal Inggris sudah membuktikannya.

Dia menyambung deretan apel dan kentang layaknya sirkuit listrik. Lalu dia mencucukkan besi galvanis pada tiap apel dan kentang serta menghubungkannya dengan kabel. Kemudian Charland menyambungkan sirkuit itu pada seuntai kabel pengisi daya ponsel.

“Fenomena elektrikal yang sangat sederhana ini tak henti-hentinya membuat saya kagum,” katanya, seperti dikutip Telegraph, Jumat, 15 Mei 2015.

Hal ini bisa terjadi karena adanya energi dari logam yang menghubungkan apel dan kentang. Seng dari besi galvanis dan tembaga bertindak sebagai elektroda. Sedangkan apel atau kentang bertindak sebagai elektrolit.

Atom dari elektroda seng lantas larut dalam apel atau kentang sebagai ion bermuatan positif. Elektron ini diantarkan melalui kabel yang menghubungkan dua elektroda untuk bergabung dengan ion hidrogen dari apel atau kentang sehingga membentuk gas hidrogen. Aliran elektron inilah yang menciptakan arus listrik.

Eksperimen Charland tersebut patut dicoba kala baterai ponsel kita kehabisan daya dan tak kunjung menemukan alat pengisi baterai. Anda tertarik membuktikannya?

RAYMUNDUS RIKANG | TELEGRAPH

18
May
15

Pendidikan : Daftar Ikatan Dinas dan Beasiswa Dalam Negeri

Sosial

 REPINDO

Dr Ir Pandji R Hadinoto MH

Mohon diinfokan : Bagi saudara yang lulus SMA/K Tahun ini, bersama ini kami sampaikan Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Besiswa Penuh, yaitu: 1. Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta, Jalan Raya

Mei17 pada 3:58 AM
 
Mei17 pada 4:13 PM
18
May
15

PusKesMas : Minuman Busa Songakar (Buah Markisa Solusi Kanker)

Mahasiswa Ciptakan Produk Minuman Busa Songakar (Buah Markisa Solusi Kanker) Sehaaaat ?? Tidak Perlu Mahal

 
Mei17 pada 3:38 PM



Blog Stats

  • 2,487,375 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 139 other followers