Archive for the 'Jiwa Semangat Nilai-nilai 45' Category



24
Jul
17

Kenegarawanan : Perangkat Pancasila Konstitusional Indonesia

Perangkat Pancasila Konstitusional Indonesia

Advokasi Kejoangan45

ilustrasi / ist

SHNet – Kepada Yth Pemangku Kepentingan Pancasila Indonesia

MERDEKA!

Khabar *Indonesia Peringkat Pertama Dalam Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemerintahnya*
‎[Jakarta 18 Juli 2017, Kepala Biro Pers, Media & Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin‎] sungguh pertanda cukup bahwa Performa Superioritas melekati Indonesia seperti juga keanggotaan di G20.

‎Namun alangkah bijaknya sekiranya kedua Performa Superioritas diatas dapat digunakan mengeliminasi Performa Inferioritas menjadi Performa Superioritas sbb

1)  ‎Fakta Inferioritas Konstitusi Reformasi LNRI No 11, 12, 13, 14 / 2006 yang eksplisit Nir Pembukaan UUD 1945‎ / Nir Sila-sila Pancasila [ http://ngada.org/ln/2006 , terunggah 2010 ]‎menjadi Perangkat Konstitusional Peradaban Indonesia yang Superior yakni UUD 1945 Pro Pancasila (BRI Th II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959)

2) Fakta Inferioritas ‎terkini Piranti Kuantitatif Performa Indonesia sebagai indikator “navigasi” lembaga kenegaraan seperti  1) ICOR (Incremental Capital Outflow Ratio), 2) IDSI (Indeks Daya Saing Indonesia), 3) IPMI (Indeks Pembangunan Manusia Indonesia), 4) IPKI (Indeks Persepsi Korupsi Indonesia) , 5) IKI (Indeks Kebahagiaan Indonesia), 6) IKNI (Indeks Ketahanan Nasional Indonesia) dan  7) Gini Ratio‎, menjadi Piranti Superior.

Dengan demikian, maka syarat cukup dan lengkap diatas akan lebih mampu menjadi bekal keberlanjutan peringkat pertama Kepercayaan Publik di kontes tahun 2017 ini dan tahun 2018 yang akan datang dan seterusnya. Memelihara kedudukan peringkat lazimnya juga bukan pekerjaan yang mudah, bukan?

Pengakuan Pemerintah atas Superioritas UUD 1945 Pro Pancasila (BRI Th II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959) pada saat Hari Konstitusi Pro Pancasila 18 Agustus 2017 yad adalah Peta Jalan (RoadMap) yang mulia bagi kerja3 pemeliharaan Peringkat Pertama itu, memperhatikan pula peristiwa Aksi PENGAKUAN KONSTITUSI PRO PANCASILA INDONESIA,MERDEKA ! 5 Juli 2017

https://mediarajawalinewsonline.com/pengakuan-konstitusi-pro-pancasila-indonesiamerdeka/embed/#?secret=enwfKVsfVI

‎Perangkat Pancasila Konstitusional Indonesia diyakini jadi modalitas terbaik bagi kerja3 pembekalan bagi perbaikan ke-7 Piranti Kuantitatif Performa Indonesia termaksud diatas menjadi Superior dan Keunggulan Kuantitatif bagi pencapaian Indonesia Jaya Sejahtera Lahir Bathin Tahun 2045 yad.

Presidium Pemangku Pancasila Konstitusional Indonesia (PPKI 2017) berharap Advokasi Kejoangan45 ini menjadi rekomendasi yang manfaat bagi penegakan Benteng Negara Pancasila Indonesia (BNPI)‎, June 17, 2017

http://sinarharapan.net/2017/06/benteng-negara-pancasila-indonesia-bnpi/

Jakarta, 22 Juli 2017

Presidium ‎PPKI 2017,

1) Pandji R Hadinoto, 2) Edos Chandra Firdaus, 3) Irwan Lubis, 4) Djoenarsono Bardosono, 5)  Tri S Boedjonagoro, 6) Sofyan Said, 7) Achmad Badawi, 8) ‎Ismail Syah Alam, 9) Setyo Wibowo, 10) Endri Hendra Permana, 11) Darmawan, 12) Letty Ismet, 13) Surya P Simatupang, 14) Zaenal Arifien, 15)  Eddy Soenarto, 16) Daniel M Rosyid, 17) Bambang Ariyanto

Publikator,
Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com

21
Jul
17

Kenegarawanan : Peradaban Pancasila Keutamaan Indonesia

Peradaban Pancasila Keutamaan Indonesia

Advokasi Kejoangan45

ilustrasi / pkppwasbang.upi.edu

SHNet – MERDEKA!

Berpangkal keutamaan *Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845‎, March 15, 2017*, sebagaimana

http://sinarharapan.net/2017/03/politik-kemerdekaan-proklamasi-indonesia-17845/

‎Piranti Kuantitatif Performa Indonesia sebagai indikator “navigasi” lembaga kenegaraan seperti  1) ICOR (Incremental Capital Outflow Ratio), 2) IDSI (Indeks Daya Saing Indonesia), 3) IPMI (Indeks Pembangunan Manusia Indonesia), 4) IPKI (Indeks Persepsi Korupsi Indonesia) , 5) IKI (Indeks Kebahagiaan Indonesia), 6) IKNI (Indeks Ketahanan Nasional Indonesia) dan  7) Gini Ratio, beserta
Perangkat Konstitusional Peradaban Indonesia yakni Superioritas UUD 1945 Pro Pancasila (BRI Th II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959) adalah kini perlu diperkokoh segera sebagaimana mestinya
Program perkokohan itu antara lain direkomendasikan melalui pembudayaan perangkat *Peradaban Pancasila Keutamaan Indonesia* seperti Catatan sejak Abad 7 Masehi tentang ‎ *Panca Sila*‎ sebagai berikut :

*1. Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. (Qs al ikhlash:1)*

*2. Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah (Qs. An Nisa:135)*

*3. Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. (Qs. Al Hujurot:13)*

*4. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; (Qs. Asy Syuro:38)*

*5. Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, (Qs. An Nahl:90)*

*PANCASILA*

*1. KETUHANAN YANG MAHA ESA*
Allah SWT berfirman:
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ
“Katakanlah (Muhammad), *Dialah Allah, Yang Maha Esa* .”
(QS. Al-Ikhlas 112: Ayat 1)

*2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB*
Allah SWT berfirman:
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ بِالْقِسْطِ شُهَدَآءَ لِلّٰهِ وَلَوْ عَلٰٓى اَنْفُسِكُمْ اَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَ ۗ اِنْ يَّكُنْ غَنِيًّا اَوْ فَقِيْرًا فَاللّٰهُ اَوْلٰى بِهِمَا ۗ فَلَا تَتَّبِعُوا الْهَوٰٓى اَنْ تَعْدِلُوْا ۚ وَاِنْ تَلْوٗۤا اَوْ تُعْرِضُوْا فَاِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرًا
“Wahai orang-orang yang beriman! *Jadilah kamu penegak keadilan* , menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika dia (yang terdakwa) kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatan (kebaikannya). *Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi* , maka ketahuilah Allah Maha Mengetahui terhadap segala apa yang kamu kerjakan.”
(QS. An-Nisa’ 4: Ayat 135)

*3. PERSATUAN INDONESIA*
Allah SWT berfirman:
يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوْا ۗ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَ تْقٰٮكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian *Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.* Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.”
(QS. Al-Hujurat 49: Ayat 13)

*4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN*
Allah SWT berfirman:
وَالَّذِيْنَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَاَقَامُوْا الصَّلٰوةَ ۖ وَاَمْرُهُمْ شُوْرٰى بَيْنَهُمْ ۖ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ
“dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhan dan melaksanakan sholat, *sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka* ; dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka,”
(QS. Asy-Syura 42: Ayat 38)

*5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA*
Allah SWT berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَاِيْتَآىِٕ ذِى الْقُرْبٰى وَيَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
” *Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran* ”
(QS. An-Nahl 16: Ayat 90)

‎Tetap MERDEKA!
Jakarta, 20 Juli 2017
Presidium ‎PPKI 2017,
1) Pandji R Hadinoto, 2) Edos Chandra Firdaus, 3) Irwan Lubis, 4) Djoenarsono Bardosono, 5)  Tri S Boedjonagoro, 6) Sofyan Said, 7) Achmad Badawi, 8) ‎Ismail Syah Alam, 9) Setyo Wibowo, 10) Endri Hendra Permana, 11) Darmawan, 12) Letty Ismet, 13) Surya P Simatupang, 14) Zaenal Arifien, 15)  Eddy Soenarto, 16) Daniel M Rosyid, 17) Bambang Ariyanto
Publikator,
Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
21
Jul
17

Kenegarawanan : PERPPU Praktek Pelaksanaan Pengalaman Pembudayaan Pancasila (P5)

Advokasi Kejoangan45

PERPPU Praktek Pelaksanaan Pengalaman Pembudayaan Pancasila (P5)

ilustrasi / ist
SHNet – MERDEKA!
Mengingat pesan bijak _Salus populi suprema lex esto.__The safety of the people shall be the highest law._[Marcus Tullius Cicero]. Tujuan berdirinya negara adalah untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan mengusahakan kesejahteraan serta kemakmuran rakyat.

Keselamatan dan kemakmuran rakyat adalah tujuan utama bernegara. Untuk menjalankan negara diperlukan hukum dan perundangan. Cicero benar ketika berkata _Salus populi suprema lex esto_, keselamatan rakyat harusnya menjadi hukum tertinggi.

Demi KESELAMATAN RAKYAT BANYAK, NEGARA HARUS KUAT MENEGAKKAN HUKUM, dan dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia jelas Pancasila yang adalah sumber daripada segala hukum itu oleh karenanya perlu tertegakkan di semua tingkatan pengaturan kebijakan publik bernegarabangsa.

‎Dan demi pengukuhan Pelayanan Publik Pro Pancasila (P4), July 12, 2017,

http://sinarharapan.net/2017/07/pelayanan-publik-pro-pancasila-p4/

Serta bagi penjabaran daripada Ketetapan MPRRI No 1/MPRRI/2003 tentang Pengamalan 45 Butir Pancasila
Berikut guna pemantapan daripada Pengakuan Konstitusi ProPancasila Indonesia, 5 Juli 2017, sebagaimana
Maka sebenarnya kini tibalah saatnya direkomendasikan penerbitan *PerPPU tentang Praktek Pelaksanaan Pengamalan Pembudayaan Pancasila (P5)*
Dengan demikian tekad menegakkan Pancasila Indonesia pada tanggal 1 Juni 2017 yang baru lalu, dapat lebih membumi dan mengakar searah dengan gerak kehidupan bernegarabangsa sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945 (BRI Th II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959)
Dalam kesempatan yang baik ini, Presidium Pemangku Pancasila Konstitusional Indonesia (PPKI 2017) berharap semoga Advokasi Kejoangan45 ini kiranya bermanfaat terbaik bagi Politik Kebijakan ProPancasila Indonesia 09/07/17 :
Tetap MERDEKA!
Jakarta,19 Juli 2017
Presidium ‎PPKI 2017,
1) Pandji R Hadinoto, 2) Edos Chandra Firdaus, 3) Irwan Lubis, 4) Djoenarsono Bardosono, 5)  Tri S Boedjonagoro, 6) Sofyan Said, 7) Achmad Badawi, 8) ‎Ismail Syah Alam, 9) Setyo Wibowo, 10) Endri Hendra Permana, 11) Darmawan, 12) Letty Ismet, 13) Surya P Simatupang, 14) Zaenal Arifien, 15)  Eddy Soenarto, 16) Daniel M Rosyid, 17) Bambang Ariyanto
Publikator,
Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta

Pengakuan Konstitusi Pro Pancasila Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/07/pengakuan-konstitusi-pro-pancasila-indonesia/
4 Jul 2017 – Kepada Yth Pemangku Kepentingan Pancasila Indonesia, … MPRRI No 1/MPRRI/2003 tentang 45 Butir Pengamalan Pancasila, pada hari Rabu …. PERPPU Praktek Pelaksanaan Pengalaman Pembudayaan Pancasila (P5).

Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/07/prioritaskan-kebijakan-propancasila-indonesia/
9 Jul 2017 – Sementara PENGAKUAN KONSTITUSI PRO PANCASILAPERPPU Praktek Pelaksanaan Pengalaman Pembudayaan Pancasila (P5).

Penguatan Pendidikan Karakter dan Ideologi Khilafah – SHNet

sinarharapan.net/2017/07/penguatan-pendidikan-karakter-dan-ideologi-khilafah/
1 Jul 2017 – UPK PIP bertugas memperkuat pengamalan Pancasila dalam … PERPPU Praktek Pelaksanaan Pengalaman Pembudayaan Pancasila (P5).

Peradaban Pancasila Keutamaan Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/07/peradaban-pancasila-keutamaan-indonesia/
1 hari yang lalu – Peradaban Pancasila Keutamaan Indonesia. Advokasi …. PERPPU Praktek Pelaksanaan Pengalaman Pembudayaan Pancasila (P5). July 18 …

Panglima TNI : Jangan Ikuti Kelompok Yang Ingin Ubah Pancasila …

sinarharapan.net/…/panglima-tni-jangan-ikuti-kelompok-yang-ingin-ubah-pancasila/
2 hari yang lalu – “Kalau ada kelompok/orang yang akan merubah Pancasila padahal dia juga … PERPPU Praktek Pelaksanaan Pengalaman Pembudayaan …

Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/04/31475/

13 Apr 2017 – Peradaban Pancasila Keutamaan Indonesia … PERPPU Praktek Pelaksanaan Pengalaman Pembudayaan Pancasila (P5). July 18, 2017.

Heri Santoso | Koran Jakarta

13
Jul
17

Kenegarawanan : Pelayanan Publik Pro Pancasila (P4)

Publikasi Kejoangan45

Pelayanan Publik Pro Pancasila (P4)

ilustrasi / ist

SHNet – Kepada Yth Pemangku Pancasila Kepentingan Indonesia (PPKI)

Melengkapkan rekomendasi  *Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia‎*, 7 Juli 2017, sebagaimana

https://mediarajawalinewsonline.com/prioritaskan-kebijakan-propancasila-indonesia/embed/#?secret=KPajZow1iU

Maka sebaliknya, masyarakat pengguna pelayanan publik direkomendasikan agar setiap saat berinteraksi dengan Penyelenggara Negara selaku penyedia pelayanan publik senantiasa bersedia mengingatkan pentingnya Pelayanan Publik Pro Pancasila (P4).

Rekomendasi ini juga dapat berwujud tampilan spanduk dan selebaran di pusat2 pelayanan publik serta diingatkan secara resmi di awal setiap temu2 pelayanan publik.

Rekomendasi ini diharapkan agar dikiprahkan Pemangku Pancasila Kepentingan Indonesia sejalan dengan

‎1) Catatan peran kesejarahan Sidang Kedua BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) 10 – 17 Juli 1945 yang berkiprah memantapkan kerja3 PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) 6 – 22 Agustus 1945.

2) UKP-PIP Siapkan Alat Ukur Implementasi Pancasila, Muhammad Ashari, 5 Juli 2017, sebagaimana

http://www.pikiran-rakyat.com/nasional/2017/07/05/ukp-pip-siapkan-alat-ukur-implementasi-pancasila-404516‎

3) Pendapat Pakar ikhwal kiprah Ekonomi‎ Inkonstitusional

Revrisond Baswir, SENIN, 1 OKTOBER 2012,

https://materikuliahfhunibraw.files.wordpress.com/2010/07/ekonomi-inkonstitusional.pdf‎

4) Strategi Ketahanan Bangsa (StraHanSa), sebagaimana
Politik Kokohkan Performa Indonesia,

Senin, 2 Januari 17

http://obsessionnews.com/politik-kokohkan-performa-indonesia/

5)‎ Lemhannas: Ketahanan Nasional Kurang Tangguh, Rabu 23 Nopember 2016, sebagaimana

http://www.beritasatu.com/hukum/400844-lemhannas-ketahanan-nasional-kurang-tangguh.html

Pelayanan Publik Pro Pancaila (P4) ini juga ditujukan bagi *Pancasila Perkokoh Koperasi Indonesia* sebagaimana amanat Penjelasan UUD 1945 Pro Pancasila (BRI Th II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959) Bab XIV Kesejahteraan Sosial

Dalam pasal 33 tercantum dasar demokrasi, ekonomi produksi dikerjakan oleh semua, untuk semua dibawah pimpinan atau penilikan anggota-anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan, bukan kemakmuran orang-seorang. Sebab itu perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan. Bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah KOPERASI.

Perekonomian berdasar atas DEMOKRASI EKONOMI, kemakmuran bagi semua orang! Sebab itu cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. Kalau tidak, tampuk produksi jatuh ke tangan orang seorang yang berkuasa dan rakyat yang banyak ditindasinya.

Hanya perusahaan yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak boleh ada ditangan orang-seorang.

Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung dalam bumi adalah pokok-pokok kemakmuran rakyat. Sebab itu harus dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Selamat HARI KOPERASI NASIONAL 12 JULI 2017

Tetap MERDEKA!

‎Jakarta, 12 Juli 2017

Presidium ‎PPKI 2017,

1) Pandji R Hadinoto, 2) Edos Chandra Firdaus, 3) Irwan Lubis, 4) Djoenarsono Bardosono, 5)  Tri S Boedjonagoro, 6) Sofyan Said, 7) Achmad Badawi, 8) ‎Ismail Syah Alam, 9) Setyo Wibowo, 10) Endri Hendra Permana, 11) Darmawan, 12) Letty Ismet, 13) Surya P Simatupang, 14) Zaenal Arifien, 15)  Eddy Soenarto, 16) Daniel M Rosyid, 17) Bambang Ariyanto

Publikator,
Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta

Rembug Pelayanan Publik – Portal e-Journal Mahkamah Konstitusi

Pelayanan Publik yang tentunya sudah berasaskan demokrasi Pancasila. …. masyarakat menuju manajemen pelayanan publik yang lebih pro-pasar, sehingga.

Amanah Kapuas (Edisi ke-10) – Google Books Result

h-Lr ~laupun berbagai pengahargaan pelayanan publik dari Pemerintah Pusat … sesuai dengan nilai dasar Pancasila, sehat jasmani dan rohani, arr* ili r’ llill l,” … pelayanan publik secara pro aktif dan membuat pelayanan publik unggulan.

Jun 19, 2017 – M. Zainul Majdi menegaskan Pancasila merupakan model ideal untuk … Dialog yang mengusung tema: Radikalisme, Korupsi dan Pancasila tersebut juga … Bagaimana Pelayanan Publik oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Membangun Kedaulatan Bangsa Berdasarkan Nilai-nilai Pancasila: …

Pro dan kontra yang muncul kemudian dengan adanya pembangunan ini dapat … laju pertumbuhan ekonomi serta pemenuhan fasilitas dan pelayanan publik …

May 18, 2017 – Pancasila Sebagai Ideologi : Quo Vadis Bhinneka Tunggal Ika dan Bingkai … Pemprov Jatim Terus Lakukan Inovasi Pelayanan Publik Pro Rakyat … publik yang pro rakyat, untuk memberikan bukti nyata pelayanan yang …

Apr 28, 2016 – Dalam rapat itu, Jokowi menginstruksikan semua pelayanan publik harus … Home · Berita · Daerah · Internasional · Fokus · Kolom · Wawancara · Pro Kontra · Infografis … “Presiden meminta semua pelayanan publik dilakukan transparan, … Jokowi: Tindak Tegas Komunisme dan Organisasi Anti-Pancasila …

May 31, 2017 – Akan tetapi bergeraknya pelayanan publik di era Ahok-Djarot tak dapat … yang modern nan humanis atau kota yang modern pro kapitalis atau yang lain. … Jokowi: Ada Sikap Intoleran yang Usung Ideologi Selain Pancasila.

JUMAT BERSIH DAN PRO NATURAL – PTUN Palangkaraya

ptun-palangkaraya.go.id/berita-jumat-bersih-dan-pro-natural.html

Apr 28, 2017 – … Palangkaraya mengadakan kegiatan rutin yang bertema “Jumat Bersih dan Pro Natural”. … Pengaduan Layanan Publik … Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2017 Palangkaraya Humas … RAPAT BULANAN SOSIALISASI PELAYANAN PENGADILAN DAN SOSIALISASI RAPAT …

Cornelis :Tetap Pegang Teguh Pancasila – PPID Prov. Kalbar

ppid.kalbarprov.go.id/?public=berita&landing=2141
11
Jul
17

Kenegarawanan : Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia

Publikasi Kejoangan45

Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia

ilustrasi / ist

SHNet – Kepada Yth Penyelenggara Negara Trias Politika Indonesia
MERDEKA!
‎Sementara PENGAKUAN KONSTITUSI PRO PANCASILA INDONESIA,MERDEKA ! 5 Juli 2017 sedang bergulir https://mediarajawalinewsonline.com/pengakuan-konstitusi-pro-pancasila-indonesiamerdeka/ dan Aktifitas Kaum Sosmedwan Indonesia (AKSI) bergeliat

maka‎ *Prioriaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia* adalah bijak dilakukan Penyelenggara Negara khususnya Trias Politika, antara lain beralasan bahwa

1) Pancasila telah jadi tekad pimpinan tertinggi Eksekutif Negara yaitu Presiden RI pada tanggal 1 Juni 2017 ybl

2) UUD Hasil Amandemen Inkonsisten-Inkoheren

http://revolusitotal.org/guru-besar-universitas-gajah-mada-uud-hasil-amandemen-inkonsisten-inkoheren/

3) Utang jatuh tempo 2018-2019 capai Rp 810 triliun,
Senin, 03 Juli 2017

http://nasional.kontan.co.id/news/utang-jatuh-tempo-2018-2019-capai-rp-810-triliun‎

4) Maraknya aktivitas penyadapan dan intelijen asing

http://m.rimanews.com/nasional/politik/read/20140220/143583/amp/Mengejutkan-Intel-Asing-Berkantor-di-Kementerian

5) Posisi Indonesia Hadapi Perang Asimetris RRC di Asia
June 30, 2017

http://sinarharapan.net/2017/06/posisi-indonesia-hadapi-perang-asimetris-rrc-di-asia/‎

Dalam kesempatan yang baik ini, layak pula dicatat ikhwal Sidang Kedua BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) 10 – 17 Juli 1945 yang hasil2nya kemudian memantapkan kerja3 PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) 6 – 22 Agustus 1945.

Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia oleh karena itu direkomendasikan Presidium Pancasila Konstitusional Indonesia (PPKI 2017) kepada Yth Penyelenggara Negara terutama Trias Politika ditujukan bagi perbaikan2 kinerja ICOR, Gini Ratio, IDSI, IPMI, IPKI dan Superioritaskan UUD 1945 Pro Pancasila (BRI Th II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959) demi Performa Kenegaraan Pancasila Indonesia lebih membaik.

Tetap MERDEKA!

‎Jakarta, 10 Juli 2017

‎PPKI 2017,

1) Pandji R Hadinoto, 2) Edos Chandra Firdaus, 3) Irwan Lubis, 4) Djoenarsono Bardosono, 5)  Tri S Boedjonagoro, 6) Sofyan Said, 7) Achmad Badawi, 8) ‎Ismail Syah Alam, 9) Setyo Wibowo, 10) Endri Hendra Permana, 11) Darmawan, 12) Letty Ismet, 13) Surya P Simatupang, 14) Zaenal Arifien, 15)  Eddy Soenarto, 16) Daniel M Rosyid, 17) Bambang Ariyanto

Publikator,
Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com

Ekonomi Kerakyatan: Kembali Kepada Jati Diri Indonesia (Tanggapan …

21 Nov 2012 – Menanggapi tulisan “Ekonomi Inkonstitusional” milik Revrisond Baswir (2012), penulis berpendapat bahwa Indonesia telah kehilangan jati diri …
Oleh: Drs. Revrisond Baswir, MBA — Tim Ahli Pusat Studi Ekonomi …. 1945 yang merupakan landasan konstitusional sistem ekonomi kerakyatan pada 2002.
Send. Close. Ekonomi Inkonstitusional. SENIN, 1 OKTOBER 2012 | 02:09 WIB. Oleh Revrisond Baswir. Peralihan kekuasaan dari rezim Soekarno kepada rezim.

Prosiding Kongres Pancasila VI: Penguatan, sinkronisasi, …

Sudjito, ‎Zeth Sahuburua, ‎Isnawan – 2014 – ‎Civics, Indonesian

… diakses pada website http://www.ekonomikerakyatan.ugm.ac.id/My%20Web/sembul31.ht ml Artikel berjudul “Ekonomi Inkonstitusional” oleh Revrisond Baswir …

Konstitusi ekonomi – Halaman 327 – Hasil Google Books

Jimly Asshiddiqie – 2010 – ‎Constitutional law

… Edi Swasono, Dawam Rahardjo, Rizal Ramli, Revrisond Baswir, Ichsanu- din Noersy dan … Dapat dikatakan bahwa sistem ekonomi konstitusional Indonesia …

The Sound Behind The Crowd: MENUJU EKONOMI KONSTITUSIONAL

zamzammuhammadfuad.blogspot.com/2012/11/menuju-ekonomi-konstitusional.html
25 Nov 2012 – Dalam sebuah artikel, Revrisond Baswir berbagi kegelisahannya perihal praktik sistem perekonomian Indonesia.(Kompas, 1 Oktober 2012) …

Rosiana SCTV Adukan Revrisond Baswir ke Polda Yogya – detikNews

news.detik.com/berita/361621/rosiana-sctv-adukan-revrisond-baswir-ke-polda-yogya
13 Mei 2005 – Bukan untuk liputan, tapi mengadukan pengamat ekonomi UGM Revrisond Baswir. … Rosi mengadukan Revrisond ke Polda terkait talk show<\/i> Topik ….. Absen Panggilan KPK, Agun: Tugas Konstitusional Saya Lebih …

[PDF]ekonomi kerakyatan dan neoliberalisme – Portal Garuda

download.portalgaruda.org/article.php?…EKONOMI%20KERAKYATAN%20DAN%…
oleh I Santosa – ‎2010 – ‎Artikel terkait

Imam Santoso : adalah Dosen Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, ….. konstitusional sistem ekonomi kerakyatan pada 2002. …. Baswir, Revrisond. 2008.

Membangun Kedaulatan Bangsa Berdasarkan Nilai-nilai Pancasila: …

… Wihana Kirana Jaya, Sri Edi Swasono, Revrisond Baswir, Irfan Dwidya Prijambada … Landasan Konstitusional dan landasan visional berupa geopolitik indonesia … AFTA) maka beberapa pokok–pokok penting dalam menggali visi ekonomi …

sastra-pembebasan# Revrisond Baswir: Ekonomi Kerakyatan

sastra-pembebasan.10929.n7.nabble.com/sastra-pembebasan-Revrisond-Baswir-Ekon…
sinarharapan.net/…/bina-pancasila-untuk-praktek-konstitusikebajikan-indonesia-bpup…
15 Jun 2017 – SHNet – Kepada Yth Pemangku Kepentingan Pancasila Indonesia, … diaktivasi Konstitusi Pro Pancasila (BRI Th II, 1946 jo LNRI 75/1959) maka wajar bilamana pada tanggal … Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia.

Saya Indonesia, Saya Pancasila, Rayakan Keberagaman! – SHNet

sinarharapan.net/2017/06/saya-indonesia-saya-pancasila-rayakan-keberagaman/
1 Jun 2017 – Sistem ini selalu berhasil menyelinap disetiap paket kebijakan politik ekonomi kita sehingga … Hari Lahirnya Pancasila tahun 2017 adalah: Saya Indonesia, Saya Pancasila! … Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia.

Politik Keadilan Pancasila Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/03/politik-keadilan-pancasila-indonesia/
28 Mar 2017 – SHNet – Berpangkal *Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845 , March 15, 2017, sebagaimana … 2) bahwa kebijakan Gubernur DKI Jakarta ikhwal proporsi 15% … Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia.

Prakarsa Pancasila Konstitusional Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/07/prakarsa-pancasila-konstitusional-indonesia/
1 Jul 2017 – Menindaklanjuti Politik Konstitusional Pancasila Indonesia. June 27, 2017 … Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia · Surat untuk …

Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/04/31475/
13 Apr 2017 – Sikap Politik Kepemimpinan Persatuan Indonesia dari CaGub itu kami sambut baik dan … Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia.

Politik Ketahanan Pancasila Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/04/politik-ketahanan-pancasila-indonesia/
12 Apr 2017 – SHNet – Kepada Yth. *Partisan Kerukunan Pemangku Indonesia*, melengkapi Petisi … Yang Adil dan Beradab, berKerakyatan yang dipimpin Hikmah Kebijaksanaan dalam … Politik Konstitusi ProPancasila Indonesia [SinarHarapanNet, 27 Januari 2017] … Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia.

Maute Warga Indonesia Pentolan ISIP Paling Dicari di Pilipina – SHNet

sinarharapan.net/2017/…/maute-warga-indonesia-pentolan-isip-paling-dicari-di-pilipi…
16 Jun 2017 – Maute, adalah sebuah nama orang Indonesia, yakni Omarkhayam Maute atau Omar Maute, … Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia.

Politik Karakter Patriot Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/04/politik-karakter-patriot-indonesia/
6 Apr 2017 – SHNet – Berpangkal *Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845 , March 15, 2017*, … Prioritaskan Kebijakan ProPancasila Indonesia.

Matinya Keadilan di Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/05/matinya-keadilan-di-indonesia/
07
Jul
17

Kenegarawanan : Pengakuan Konstitusi ProPancasila Indonesia

PENGAKUAN KONSTITUSI PRO PANCASILA INDONESIA,MERDEKA !

0

 

PENGAKUAN KONSTITUSI PRO PANCASILA INDONESIA, MERDEKA !

Publikasi Kejoangan45

Rajawali News.Kepada Yth Pemangku Kepentingan Pancasila Indonesia,Menimbang salah satu petuah mutiara Bung Karno “Kita tidak bodoh tapi dibodohkan, kita tidak miskin tapi dimiskinkan oleh sebuah sistem”

Dan berpangkal keutamaan Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845‎, March 15, 2017, sebagaimana

Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845

Serta dengan iktikad baik serta tanggung jawab penuh, kami Pemrakarsa Pancasila Konstitusional Indonesia 1 Juli 2017 (PPKI 2017) ber Pedoman Roh Indonesia Merdeka / Jiwa Semangat Nilai-nilai 45 dan bertumpu amanat Mukadimah KepPres 50/1984 serta berlandaskan Tap MPRRI No 1/MPRRI/2003 tentang 45 Butir Pengamalan Pancasila, pada hari Rabu tanggal 5 Juli 2017 memastikan sikap Pengakuan Konstitusi ProPancasila Indonesia bagi Konstitusi Proklamasi UUD 1945 [Berita Repoeblik Indonesia Th II No 7, 1946 jo Lembaran Negara Republik Indonesia No 75 Tahun 1959] demi Penegakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 dan Perkokoh Jatidiri Bangsa Indonesia ditengah dinamika globalisasi.

‎Pengakuan ini dilakukan guna mengajak para Pemangku Kepentingan Pancasila Indonesia lain tergerak bersama dan berangsur turut memberikan Pengakuan Konstitusi ProPancasila Indonesia termaksud diatas.

Pengakuan ini direkomendasikan kepada Penyelenggara Negara terutama Trias Politika Indonesia untuk bersedia dan siap berkelanjutan turut mengakui bahkan kemudian memberlakukannya‎ mengingat 7 (tujuh) kata semangat di Penjelasan UUD 1945, Umum IV Undang-Undang Dasar bersifat singkat dan supel, memperhatikan antara lain hal-hal seperti :

1) inferioritas Konstitusi Reformasi LNRI No 11, 12, 13, 14 / 2006 yang eksplisit Nir Pembukaan UUD 1945‎ / Nir Sila-sila Pancasila [ http://ngada.org/ln/2006 , terunggah 2010 ]‎

2) DEKLARASI PRO KONSTITUSI PANCASILA PADA 1 Juni 2016, May 21, 2016
http://www.facta-news.com/deklarasi-pro-konstitusi-pancasila-pada-1-juni-2016/‎

3)‎ Petisi Kembali ke Dekrit Presiden 5 Juli 1959,
Editor: Fira‎, Minggu, 12 Juni 16 | 22:13 WIB
http://obsessionnews.com/petisi-kembali-ke-dekrit-presiden-5-juli-1959/‎

Dan Refungsikan UUD 1945 Yang Konstitusi Pro Pancasila Dalam Kiprah Keseharian, ‎Surya P Simatupang :

http://www.nawacita.net/2017/07/04/refungsikan-uud-1945-yang-konstitusi-pro-pancasila-dalam-kiprah-keseharian/
‎4) ‎Politik Kokohkan Performa Indonesia Senin, 2 Januari 1

Politik Kokohkan Performa Indonesia

Dengan catatan : bahwa sudah 72 tahun merdeka namun realita pahit yang mesti dijalani bangsa ini seperti Rakyat yang 90% belum menikmati kue kemerdekaan, baru 10% yang menikmati (Yuwono Sudarsono), 4 orang terkaya = 100 juta orang Indonesia atau 50 orang terkaya = 80% orang Indonesia (Soegeng Sarjadi Syndicate), Rp 11.000 Trilyun tersimpan di luar negeri, 80% sektor ekonomi dikuasai kapitalis ganas, hutang mendekati Rp 5.000 Trilyun, O,2% populasi menguasai seputar 60% bidang tanah Indonesia, elit2 /aparat yg korup, menjajah bangsa sendiri. (Soekarno), Demokrasi Maling Indonesia (J Winters) dengan pola Oligarki – Monopoli Oligopoli.‎
‎5) Benteng Negara Pancasila Indonesia (BNPI), June 17, 2017

Benteng Negara Pancasila Indonesia (BNPI)

‎6)‎ Politik Konstitusional Pancasila Indonesia, June 27, 2017

http://sinarharapan.net/2017/06/politik-konstitusional-pancasila-indonesia/‎
7) Prakarsa Pancasila Konstitusional Indonesia, Publikasi Kejoangan45, July 1, 2017

Prakarsa Pancasila Konstitusional Indonesia

8) Sejarah Lahirnya Pancasila, Mei 26, 2013

Mazidatul Khoir

https://mazidatulkhoir.wordpress.com/2013/05/26/sejarah-lahirnya-pancasila-sebagai-tonggak-awal-kemerdekaan-hingga-ditetapkannya-sebagai-dasar-negara/‎

9) Tinjauan Historis dan Yuridis Pancasila 15/01/2017,

Ahmad Basarah

http://nasional.kompas.com/read/2017/01/15/19274361/tinjauan.historis.dan.yuridis.pancasila

Ibarat peningkatan versi O/S (Operating System) berikut Aplikasinya‎, Pengakuan tersebut diatas diharapkan dapat bergulir mendorong baik Penyelenggara Negara sebagai Penyedia Layanan Publik maupun Publik selaku Pengguna (end user) Layanan Publik dapat sinergis ber-sama2 bina pembangunan Indonesia Merdeka berdasarkan pada keseimbangan spiritual dan material berujung perkokoh performa kenegaraan yang berjatidiri bangsa Pancasila.

Presidium Pancasila Konstitusional Indonesia (PPKI 2017) bertujuan juga turut mendorong perbaikan Performa Indeks Kebahagiaan Indonesia (PIKI) seperti
Kebahagiaan Indonesia,
MUJIBURRAHMAN‎, Akademisi IAIN Antasari Banjarmasin
Senin, 27 Maret 2017

http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/03/27/kebahagiaan-indonesia‎

Tetap MERDEKA!

Jakarta, 5 Juli 2017

PPKI 2017,

1) Pandji R Hadinoto, 2) Edos Chandra Firdaus, 3) Irwan Lubis, 4) Djoenarsono Bardosono, 5) Tri S Boedjonagoro, 6) Sofyan Said, 7) Achmad Badawi, 8) ‎Ismail Syah Alam, 9) Setyo Wibowo, 10) Endri Hendra Permana, 11) Darmawan, 12) Letty Ismet, 13) Surya P Simatupang, 14) Zaenal Arifien, 15) Eddy Soenarto, 16) Daniel M Rosyid, 17) Bambang Ariyanto

Publikator,

Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com

Pengakuan Konstitusi Pro Pancasila Indonesia

ilustrasi / ist

SHNet – MERDEKA!

Kepada Yth Pemangku Kepentingan Pancasila Indonesia,
Menimbang salah satu petuah mutiara Bung Karno “Kita tidak bodoh tapi dibodohkan, kita tidak miskin tapi dimiskinkan oleh sebuah sistem”
Dan berpangkal keutamaan *Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845‎, March 15, 2017*, sebagaimana


http://sinarharapan.net/2017/03/politik-kemerdekaan-proklamasi-indonesia-17845/

Serta dengan iktikad baik serta tanggung jawab penuh, kami Pemrakarsa Pancasila Konstitusional Indonesia 1 Juli 2017 (PPKI 2017) ber Pedoman Roh Indonesia Merdeka / Jiwa Semangat Nilai-nilai 45 dan bertumpu amanat Mukadimah KepPres 50/1984 serta berlandaskan Tap MPRRI No 1/MPRRI/2003 tentang 45 Butir Pengamalan Pancasila, pada hari Rabu tanggal 5 Juli 2017 memastikan sikap *Pengakuan Konstitusi ProPancasila Indonesia* bagi Konstitusi Proklamasi UUD 1945 [Berita Repoeblik Indonesia Th II No 7, 1946 jo Lembaran Negara Republik Indonesia No 75 Tahun 1959] demi Penegakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 dan Perkokoh Jatidiri Bangsa Indonesia ditengah dinamika globalisasi.
‎Pengakuan ini dilakukan guna mengajak para Pemangku Kepentingan Pancasila Indonesia lain tergerak bersama dan berangsur turut memberikan *Pengakuan Konstitusi ProPancasila Indonesia* termaksud diatas.
Pengakuan ini direkomendasikan kepada Penyelenggara Negara terutama Trias Politika Indonesia untuk bersedia dan siap berkelanjutan turut mengakui bahkan kemudian memberlakukannya‎ mengingat *7 (tujuh) kata semangat di Penjelasan UUD 1945, Umum IV Undang-Undang Dasar bersifat singkat dan supel*, memperhatikan antara lain hal-hal seperti :
1) inferioritas Konstitusi Reformasi LNRI No 11, 12, 13, 14 / 2006 yang eksplisit Nir Pembukaan UUD 1945‎ / Nir Sila-sila Pancasila [ http://ngada.org/ln/2006 , terunggah 2010 ]‎
2) DEKLARASI PRO KONSTITUSI PANCASILA PADA 1 Juni 2016, May 21, 2016

http://www.facta-news.com/deklarasi-pro-konstitusi-pancasila-pada-1-juni-2016/

3)‎ Petisi Kembali ke Dekrit Presiden 5 Juli 1959,
Editor: Fira‎, Minggu, 12 Juni 16 | 22:13 WIB

http://obsessionnews.com/petisi-kembali-ke-dekrit-presiden-5-juli-1959/

Dan Refungsikan UUD 1945 Yang Konstitusi Pro Pancasila Dalam Kiprah Keseharian, ‎Surya P Simatupang :

http://www.nawacita.net/2017/07/04/refungsikan-uud-1945-yang-konstitusi-pro-pancasila-dalam-kiprah-keseharian/‎4) ‎Politik Kokohkan Performa Indonesia Senin, 2 Januari 1http://obsessionnews.com/politik-kokohkan-performa-indonesia/

Dengan catatan : bahwa sudah 72 tahun merdeka namun realita pahit yang mesti dijalani bangsa ini seperti Rakyat yang 90% belum menikmati kue kemerdekaan, baru 10% yang menikmati (Yuwono Sudarsono), 4 orang terkaya = 100 juta orang Indonesia atau 50 orang terkaya = 80% orang Indonesia (Soegeng Sarjadi Syndicate), Rp 11.000 Trilyun tersimpan di luar negeri, 80% sektor ekonomi dikuasai kapitalis ganas, hutang mendekati Rp 5.000 Trilyun, O,2% populasi menguasai seputar 60% bidang tanah Indonesia, elit2 /aparat yg korup, menjajah bangsa sendiri. (Soekarno), Demokrasi Maling Indonesia (J Winters) dengan pola Oligarki – Monopoli Oligopoli.‎
‎5) Benteng Negara Pancasila Indonesia (BNPI), June 17, 2017http://sinarharapan.net/2017/06/benteng-negara-pancasila-indonesia-bnpi/
‎6)‎ Politik Konstitusional Pancasila Indonesia, June 27, 2017

http://sinarharapan.net/2017/06/politik-konstitusional-pancasila-indonesia/
7) Prakarsa Pancasila Konstitusional Indonesia, Publikasi Kejoangan45, July 1, 2017

http://sinarharapan.net/2017/07/prakarsa-pancasila-konstitusional-indonesia/

8) Sejarah Lahirnya Pancasila, Mei 26, 2013
Mazidatul Khoir
9) Tinjauan Historis dan Yuridis Pancasila 15/01/2017,


Ahmad Basarah

http://nasional.kompas.com/read/2017/01/15/19274361/tinjauan.historis.dan.yuridis.pancasila

Ibarat peningkatan versi O/S (Operating System) berikut Aplikasinya‎, Pengakuan tersebut diatas diharapkan dapat bergulir mendorong baik Penyelenggara Negara sebagai Penyedia Layanan Publik maupun Publik selaku Pengguna (end user) Layanan Publik dapat sinergis ber-sama2 bina pembangunan Indonesia Merdeka berdasarkan pada keseimbangan spiritual dan material berujung perkokoh performa kenegaraan yang berjatidiri bangsa Pancasila.
*Presidium Pancasila Konstitusional Indonesia (PPKI 2017)* bertujuan juga turut mendorong perbaikan Performa Indeks Kebahagiaan Indonesia (PIKI) seperti
Kebahagiaan Indonesia,
MUJIBURRAHMAN‎, Akademisi IAIN Antasari Banjarmasin
Senin, 27 Maret 2017


http://banjarmasin.tribunnews.com/2017/03/27/kebahagiaan-indonesia

Tetap MERDEKA!
Jakarta, 5 Juli 2017
PPKI 2017,
1) Pandji R Hadinoto, 2) Edos Chandra Firdaus, 3) Irwan Lubis, 4) Djoenarsono Bardosono, 5)  Tri S Boedjonagoro, 6) Sofyan Said, 7) Achmad Badawi, 8) ‎Ismail Syah Alam, 9) Setyo Wibowo, 10) Endri Hendra Permana, 11) Darmawan, 12) Letty Ismet, 13) Surya P Simatupang, 14) Zaenal Arifien, 15)  Eddy Soenarto, 16) Daniel M Rosyid, 17) Bambang Ariyanto
Publikator,
Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta

Politik Konstitusi Pancasila Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/06/politik-konstitusi-pancasila-indonesia/

Jun 23, 2017 – Pengakuan *Politik Konstitusi Pancasila Indonesia* ini oleh Presiden Republik Indonesia Ke-7 itu diharapkan juga mendorong unsur-unsur …

You visited this page on 6/22/17.

Seruan 2212 : POLITIK BENTENG PANCASILA 45 – SHNet

sinarharapan.net/2016/…/seruan-2212-politik-benteng-pancasila-45…

Dec 23, 2016 – … buruk bagi doktrin Persatuan Indonesia [Sila-3 PANCASILA] oleh karenanya patut dicabut … Pengakuan Konstitusi Pro Pancasila Indonesia.

You’ve visited this page 3 times. Last visit: 2/23/17

Jun 15, 2017 – 2) Begitu pula Prestasi Konstitusi Pancasila Indonesia antara lain … 18 Agustus 2017 yang akan datang diaktivasi Konstitusi Pro Pancasila …

You visited this page on 6/16/17.

Politik Konstitusional Pancasila Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/06/politik-konstitusional-pancasila-indonesia/
27 Jun 2017 – Pengakuan ini penting mengingat alasan2 prinsipiil lain sebagai berikut : 1) Politik Konstitusi Pancasila Indonesia 23 Juni 2017.

Politik Ketahanan Pancasila Indonesia – SHNet

sinarharapan.net/2017/04/politik-ketahanan-pancasila-indonesia/
12 Apr 2017 – Petisi *Poilitik Kepemimpinan Pancasila Indonesia* ini penting guna merawat *Persatuan … Politik Konstitusi ProPancasila Indonesia [SinarHarapanNet, 27 Januari 2017] … Pengakuan Konstitusi Pro Pancasila Indonesia.
2 Jun 2016 – DEKLARASI KONSTITUSI PRO PANCASILA akan di gelar pada 1 JUNI 2016 … fasisme, imperialisme, kolonialisme, dan feodalisme dari bumi Indonesia. …. jadi tidak ada,” tambah Try menceritakan pengakuan Amien Rais.
31 Mei 2017 – Tegakkan Politik Konstitusi Pro Pancasila May 31, 2017 ilustrasi … Berpangkal keutamaan *Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845 , … (unsur konstitutif) dan Pengakuan dari negara lainnya (unsur deklaratif).
Pengakuan *Politik Konstitusi Pancasila Indonesia* ini oleh Presiden Republik ….. 75,1959) sebagai Konstitusi Pro Pancasila, seperti juga Dekrit Presiden 5 Juli …
2 Apr 2001 – [INDONESIA-VIEWS] JOSHUA – RMS: Pro dan Kontra (2) … Kemerdekaan dan kedaulatan tersebut telah mendapat pengakuan dari berbagai negara, dan dengan …. Pancasila yang termaktub dalam Piagam Jakarta. Tapi atas … Juga, keempat, konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS) pasal 2b
3 hari yang lalu – NAWACITA.NET – Sebagai salah satu faktor Pusaka Bangsa Indonesia, UUD 1945 yang terpadu dengan sila-sila Pancasila per amanat …

Negara paripurna: historisitas, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila

Yudi Latif – 2011 – ‎Civics, Indonesian

historisitas, rasionalitas, dan aktualitas Pancasila Yudi Latif … dengan konsepsi “negara kekeluargaan”, sebagai arus utama pemikiran politik Indonesia saat … Pengakuan konstitusional atas hak warga (khususnya hak sipil dan politik), pada mulanya, mengundang pro-kontra, terutama dalam relasinya dengan sistematika …

Jakarta 45 | Politika Kebijakan Publik Indonesia / DR Ir PANDJI R …

ww.jakarta45.wordpress.com/?app-download=android
04
Jul
17

Kenegarawanan : Kebahagiaan Indonesia

Kebahagiaan Indonesia

Senin, 27 Maret 2017 00:54

Oleh: MUJIBURRAHMAN
Akademisi IAIN Antasari Banjarmasin

Apakah rakyat Indonesia bahagia? Menurut Laporan Kebahagiaan Dunia 2017 yang dirilis minggu lalu oleh Jaringan Solusi Pembangunan Berkesinambungan, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Indonesia menempati urutan ke-81 dari 155 negara di dunia (Kompas, 21 Maret 2017: halaman 8). Ini berarti, peringkat Indonesia sedikit di bawah tengah.

Pada minggu lalu pula (Kompas, 23 Maret 2017: halaman 1 dan 15), Program Pembangunan PBB melaporkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia 2016 menurun dari peringkat 110 ke-113 dari 188 negara. Jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga, Indonesia masih jauh di bawah Malaysia yang berada di peringkat 59, tetapi di atas Vietnam (115) dan Filipina (116).

IPM diukur berdasarkan capaian pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Di Indonesia, kesenjangan antara kaya-miskin, desa-kota masih sangat lebar. Rata-rata pendidikan rakyat baru 4,6 tahun dan hampir lima juta anak tidak bersekolah. Sekitar 140 juta orang berpenghasilan kurang dari Rp 20.000 per hari. Selain itu, 19,4 juta orang menderita gizi buruk, dan angka kematian ibu mencapai 305 per 100.000 kelahiran.

Ketika mengukur kebahagiaan rakyat suatu negara, PBB tampaknya juga menggunakan capaian IPM di atas. Selain itu, unsur lain yang dicermati adalah tingkat korupsi, kebebasan sosial dan modal sosial. Warga negara yang paling bahagia adalah yang menikmati kemakmuran merata, memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi kepada pemerintah dan saling mempercayai dalam pergaulan di masyarakat.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa indeks kebahagiaan dari PBB itu adalah berdasarkan ukuran yang kurang lebih bersifat objektif. Berdasarkan ukuran inilah, pembangunan suatu negara dapat dinilai tingkat keberhasilan dan kegagalannya. Tugas utama pengelola negara adalah mewujudkan kebahagiaan itu dalam kehidupan rakyat, sedangkan rakyat harus mendukung dan berpartisipasi.

Kesejahteraan dan Kemakmuran
Dalam Undang-undang Dasar 1945, kita memang tidak menggunakan istilah ‘kebahagiaan’ rakyat, tetapi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Menurut kamus, sejahtera artinya aman sentosa, dan makmur artinya serba berkecukupan. Dalam artian ini, kesejahteraan dan kemakmuran itu objektif, bisa dinilai berdasarkan kenyataan yang diindra, sehingga pengelola negara bisa dituntut untuk mewujudkannya.

Adapun kebahagiaan, selain objektif (nyata), juga subjektif (rasa). Kesejahteraan dan kemakmuran adalah modal kebahagiaan, tetapi bukan kebahagiaan itu sendiri. Orang yang hidup serba berkecukupan dan aman, belum tentu bahagia, jika dia serakah dan tidak pandai bersyukur. Namun, orang yang miskin-papa juga sulit bahagia kecuali jika dia mampu menjalani hidup dengan ikhlas, sabar dan syukur.

Secara subjektif, orang bisa saja pesimistis. Baginya, kebahagiaan itu laksana fatamorgana, indah dari jauh tetapi setelah didekati malah sirna. Orang yang mencapainya akan kecewa atau biasa-biasa saja, sementara orang yang belum mencapainya justru iri dan dengki. Tetapi orang bisa pula optimistis, penuh keyakinan bahwa jika cita-citanya tercapai maka kebahagiaan benar-benar akan diraihnya.

Harus Diperjuangkan
Orang yang bijak kiranya adalah yang realistis, yang memandang hidup sebagaimana adanya. Suka dan duka adalah kenyataan. Kehidupan dunia ini sementara adalah kenyataan. Kekuasaan, kekayaan dan ketenaran takkan abadi. Kekuatan dan kenikmatan jelas terbatas. Tetapi, semua ini adalah ‘jatah’ yang harus dinikmati, disyukuri sekaligus dipertanggungjawabkan kepada sesama manusia dan Tuhan.

Yang pasti, rendahnya indeks kebahagiaan Indonesia menunjukkan bahwa masih banyak sekali masalah sosial di negeri ini. Negara masih belum mampu memenuhi janji-janjinya.

Di sisi lain, ketabahan dan daya tahan rakyat menunjukkan kecanggihan mereka dalam mengelola kebahagiaan subjektif. Mereka umumnya sabar, tidak putus asa, apalagi bunuh diri. Tetapi banyak pula yang lari ke narkoba dan pil jin!

Itulah realitas yang harus disikapi secara realistis, yakni sebagaimana adanya. Kebahagiaan subjektif dan objektif, kebahagiaan perasaan dan kenyataan, kedua-duanya harus diperjuangkan. (*)

 

Rapor Merah Indeks Kebahagiaan Indonesia

105 hari yang lalu2min read

IndoPress, Serba-serbi – Dalam rangka memperingati “International Day of Happiness” atau “Hari Bahagia Internasional” pada 20 Maret, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) merilis indeks kebahagiaan suatu negara.

Ternyata Indonesia berada di peringkat ke-81 dengan nilai 5.262 dari 155 negara di dunia. Sementara negara Asean paling bahagia adalah Singapura dengan nilai 6.578.

Dengan negara tetangga kita, Malaysia saja, Indonesia masih kalah jauh. Malaysia menduduki peringkat 42 dengan nilai 6.084.

Indeks negara dengan nilai kebahagiaan paling tinggi adalah Norwegia dengan nilai 7.537, diikuti Denmark dengan nilai 7.522, Island 7.504, Switzerland 7.494 dan Finlandia 7.469.

Survei dilakukan dengan memberikan pertanyaan subjektif kepada lebih dari 1.000 orang setiap tahunnya di lebih dari 150 negara.

Indeks kebahagiaan diukur dari faktor kekuatan ekonomi dalam Produk Domestik Bruto perkapita, dukungan sosial, harapan hidup, kebebasan memilih, kemurahan hati, dan persepsi korupsi. [Billy/Yudhi]

[bws_related_posts]

Inilah Negara-negara Paling Bahagia di Dunia Tahun 2017

Norwegia berhasil mendepak juara tahun lalu, Denmark, ke posisi kedua. Republik Afrika Tengah, menduduki posisi paling buncit. Bagaimana dengan Indonesia?

Inilah Negara-negara Paling Bahagia di Dunia Tahun 2017Ilustrasi (Thinkstock)

Bertepatan dengan perayaan Hari Kebahagiaan Internasional atau International Happiness Day, Senin (20/3), PBB kembali merilis World Happiness Report untuk yang kelima kalinya sejak pertama kali diluncurkan pada 2012.

Dalam laporan tahun ini, PBB mengurutkan peringkat 155 negara di dunia berdasarkan tingkat kebahagiaan penduduknya. Ada enam faktor yang digunakan sebagai tolok ukur penilaian, yaitu pendapatan per kapita, dukungan sosial, hidup yang sehat, kebebasan sosial, kedermawanan, dan level korupsi.

World Happiness Report 2017 menekankan pentingnya pondasi sosial dalam mencapai kebahagiaan dan mengeksplorasi lebih detail faktor-faktor sosial yang dapat mempengaruhi tingkat kebahagiaan individu dalam tiap-tiap negara.

Tahun  ini, predikat negara paling bahagia disematkan pada Norwegia, yang berhasil menggeser juara tahun lalu, Denmark, ke posisi kedua. Posisi ketiga hingga kesepuluh berturut-turut diduduki oleh Islandia, Swiss, Finlandia, Belanda, Kanada, Selandia Baru, Australia, dan Swedia.

Sementara itu, sepuluh negara di peringkat paling bawah yaitu Yaman, Sudan Selatan, Liberia, Guinea, Togo, Rwanda, Suriah, Tanzania, Burundi, dan peringkat paling buncit diduduki oleh Republik Afrika Tengah.

Amerika Serikat, mengalami kemerosotan kebahagiaan. Tahun lalu, negeri Paman Sam menduduki peringkat ke-13 dan kini bertengger di peringkat ke-19.

Lalu, di mana posisi Indonesia? Dalam daftar tahun ini, Indonesia menduduki peringkat ke-81 atau turun dua peringkat dari tahun lalu. Indonesia berada di bawah Filipina (72) Malaysia (42), Thailand (32), dan Singapura (26), namun berada di atas Vietnam (94), Myanmar (114), dan Kamboja (129).

Laporan ini dibuat agar pemerintah, organisasi dan masyarakat sipil meningkatkan penggunaan indikator kebahagiaan dalam pembuatan kebijakan dan pengambilan keputusan mereka.

Simak World Happiness Report 2017 selengkapnya di sini.

(Lutfi Fauziah. Sumber: unsdsn.org/,worldhappiness.report/)

 




Blog Stats

  • 3,246,044 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…