06
Dec
18

Pahlawan Nasional Pembangunan Infrastruktur Indonesia 2018

Untitled-1

Suara Warga45

PAHLAWAN NASIONAL PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR INDONESIA 2018

Mari bersama kita mintakan kepada Pemerintah Pusat agar korban sebagaimana pemberitaan sebagai berikut

*31 Pekerja PT Istaka Karya terbunuh OPM*
https://daerah.sindonews.com/read/1359775/174/sadis-31-pekerja-dibantai-opm-di-nduga-papua-1543850004‎

adalah layak dianugerahi sebagai *Pahlawan Nasional Pembangunan Infrastruktur Indonesia 2018*

Jakarta, 5 Desember 2018

Salam Joang45,

Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com

Daftar Nama 24 Orang Pekerja Proyek di Nduga Diduga Jadi Korban Pembunuhan KKB
Selasa, 4 Desember 2018 09:51

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Daftar Nama 24 Orang Pekerja Proyek di Nduga Diduga Jadi Korban Pembunuhan KKB, http://jambi.tribunnews.com/2018/12/04/daftar-nama-24-orang-pekerja-proyek-di-ndunga-diduga-jadi-korban-pembunuhan-kkb.

Editor: duanto

TRIBUNJAMBI.COM – Kepolisian Daerah Papua saat ini telah menerjunkan tim bersama TNI menuju ke lokasi pembangunan jembatan Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Nduga’>Kabupaten Nduga, Papua, Senin (3/12/2018).

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, ada 24 orang pekerja (kabar terakhir 31 orang pekerja) dari PT Istaka Karya (BUMN) yang melakukan pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Nduga’>Kabupaten Nduga, yang dikabarkan tewas dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Berikut data sementara yang diterima Tribunnews dari sumber kepolisian, terkait nama-nama pekerja PT Istaka yang berada di Distrik Yall Kab. Nduga:

Jhony Arung
Anugrah
Alrpianus
Muh. Agus
Aguatinus T
Martinus Sampe
Dirlo
Matius
Emanuel
Calling
Dani
Tariki
Markus Allo
Aris Usi
Muh. Faiz
Yusran
Ayub
Yosafat
M.Ali Akbar
Petrus Ramli
Hardi Ali
Efrandi Hutagaol
Rikki Simanjuntak
Marg Mare

Sebanyak 31 pekerja pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Nduga’>Kabupaten Nduga, Papua, diduga tewas dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB), Minggu (2/12/2018).

Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI, Yosua Pandit Sembiring, bersama Kapolda Papua, Irjen Pol. Martuani Sormin Siregar, akan memimpin langsung penyelidikan.

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Daftar Nama 24 Orang Pekerja Proyek di Nduga Diduga Jadi Korban Pembunuhan KKB, http://jambi.tribunnews.com/2018/12/04/daftar-nama-24-orang-pekerja-proyek-di-ndunga-diduga-jadi-korban-pembunuhan-kkb.

Editor: duanto

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Daftar Nama 24 Orang Pekerja Proyek di Nduga Diduga Jadi Korban Pembunuhan KKB, http://jambi.tribunnews.com/2018/12/04/daftar-nama-24-orang-pekerja-proyek-di-ndunga-diduga-jadi-korban-pembunuhan-kkb.

Editor: duanto

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Daftar Nama 24 Orang Pekerja Proyek di Nduga Diduga Jadi Korban Pembunuhan KKB, http://jambi.tribunnews.com/2018/12/04/daftar-nama-24-orang-pekerja-proyek-di-ndunga-diduga-jadi-korban-pembunuhan-kkb.

Editor: duanto

Ini Penjelasan Polisi terkait 31 Pekerja di Nduga Tewas Diduga Dibunuh KKB
Selasa, 4 Desember 2018 08:39

TRIBUNJAMBI.COM, JAYAPURA – Kepolisian Daerah Papua saat ini telah menerjunkan tim bersama TNI menuju ke lokasi pembangunan jembatan Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Senin (3/12/2018).

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, ada 24 orang pekerja (kabar terakhir 31 orang pekerja) dari PT Istaka Karya (BUMN) yang melakukan pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Kabupaten Nduga, yang dikabarkan tewas dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB).

Keterangan yang diterima Kompas.com dari Humas Polda Papua, berdasarkan informasi yang diterima polisi dari masyarakat, telah terjadi pembunuhan terhadap para pekerja proyek PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Minggu (2/12/2018).

Sebelumnya, pada Sabtu (1/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIT, Project Manager PT Istika Karya paket pembangunan jembatan Habema- Mugi, Cahyo, mendapat telepon dari nomor yang biasa dipegang oleh Jhoni, Koordinator lapangan PT. Istika Karya pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi.

Akan tetapi, Cahyo yang menerima telepon, tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang menelepon tersebut.

Selain itu, kepolisian juga mendapat informasi, terakhir sekali PPK Satker PJN IV PU Bina Marga, Minang Tobing, melakukan komunikasi dengan koordinator lapangan pekerjaan jembatan Jhoni, Sabtu (1/12/2018).

Sementara itu, informasi dari pos Satgaspamrahwan 755/Yalet di Napua-Wamena, Jumat (30/11/2018) pukul 04.00 WIT, tercatat 1 mobil Strada dengan supir berinsial MS dengan muatan BBM Solar milik PT. Istaka Karya menuju Camp Istaka Karya di Distrik Yigi.

Cerita Pekerja Istaka Karya Selamat dari Pembunuhan di Papua
Reporter: Antara
Editor: Martha Warta Silaban
Selasa, 4 Desember 2018 19:08 WIB

TEMPO.CO, Jakarta -Danrem 172 PVY Kolonel Infanteri Binsar Sianipar mengatakan, salah satu karyawan PT. Istaka Karya yang selamat dalam insiden di Distrik Yall memastikan 19 rekannya tewas dibunuh kelompok kriminal bersenjata atau KKB pada Minggu, 2 Desember 2018.

BACA: Kata Istaka Karya Soal Kabar 31 Pekerja Dibunuh di Nduga Papua

Kepastian tersebut diungkapkan Aritonang, salah satu karyawan PT. Istaka Karya yang selamat dan berhasil melarikan diri ke Mbua dengan berlari. Saat ini korban atau Aritonang sudah berada di Wamena, kata Sianipar kepada Antara, di Jayapura, Selasa malam, 4 Desember 2018.

Dia mengatakan untuk memastikan berapa banyak korban yang tewas dibunuh KKB, pihaknya masih menunggu evakuasi jenazah korban yang akan dilakukan Rabu, 5 Desember 2018.

Pasukan TNI/Polri saat ini masih berada di Mbua dan telah mengevakuasi 12 orang warga sipil, termasuk karyawan PT. Istaka yang lari ke Mbua saat pembunuhan berlangsung.

BACA: Istaka Karya: Proyek di Nduga Sempat Mendapat Gangguan Keamanan

Sejumlah 12 orang itu termasuk guru dan petugas medis yang selama ini bertugas di Mbua, ujar Sianipar melalui telepon selular seraya menambahkan, dievakuasinya warga sipil guna mengantisipasi serangan balik KKB, mengingat Senin malam sempat menyerang Pos TNI hingga menewaskan satu anggota Yonif 755 Kostrad yang berasal dari Merauke.

Danrem 172 yang wilayahnya meliputi Kota dan Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Sarmi, Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Nduga, Yalimo, dan Kabupaten Yahukimo itu mengatakan, saat melakukan serangan ke Pos TNI diperkirakan jumlah anggota KKB sekitar 40 orang.

Namun Sianipar menegaskan saat ini kawasan Mbua sudah berhasil diamankan dari KKB.

Ketika ditanya jumlah karyawan PT. Istaka Karya yang ikut dalam pengerjaan pembangunan jembatan, Danrem 172 yang membawahi tiga kodim mengatakan, evakuasi korban di Yall akan dilaksanakan Rabu, 5 Desember 2018. “Mudah-mudahan evakuasi dapat dilaksanakan tanpa gangguan berarti,” ujar Sianipar.

Advertisements
09
Nov
18

Kenegarawanan : Penjuru Kejoangan Patriot Indonesia

Untitled-1

Suara Warga45

PENJURU KEJOANGAN PATRIOT INDONESIA

Menilik *Maklumat Arek Suroboyo 1 Juni 2018*

https://jakarta45.wordpress.com/2018/11/07/kenegarawanan-maklumat-arek-suroboyo-1-juni-2018/amp/

Maka sebenarnya *Penjuru Kejoangan Patriot Indonesia*‎ pada *Hari Pahlawan 10 Nopember 2018* itu ‎adalah Roh Konstitusi Negara Republik Indonesia yakni Pembukaan UUD 1945 [BRI Th II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959] yang terformat dalam 9 (Sembilan) amanat terpadu yang tidak terpisahkan sebagai berikut

1) *Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan*

2) *Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur*

3) *Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya*

4) *Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat* dengan berdasar kepada :

5) *Ketuhanan Yang Maha Esa*,

6) *Kemanusiaan yang adil dan beradab*,

7) *Persatuan Indonesia*, dan

8) *Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan*,

9) *serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia*

yang juga bersama aspirasi mulia *Panca Wasiat 2018*

https://jakarta45.wordpress.com/2018/10/09/jatidiri-rumahku-surgaku-panca-wasiat/amp/‎

senantiasa menjadi *Pedoman Kerja Pemangku Indonesia* berdatum tahun politik 2018-2019 seperti *pembangkitan kembali UUD 1945 [LNRI No 75/1959]* yang memang Pro Pancasila dan secara legal formal belum pernah dicabut, bertumpu pada *Pakta Kebangsaan Pancasila Indonesia*

https://jakarta45.wordpress.com/2018/05/28/pakta-kebangsaan-pancasila-indonesia/‎

Dan *Kaum Pemuda Indonesia, Surabaya 2015*

https://jakarta45.wordpress.com/30266-2/

Jakarta, 9 Nopember 2018

Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com

07
Nov
18

Kenegarawanan : Nawa Roh Konstitusi NRI 1945

Logo Pancasila Mercusuar Dunia

Suara Warga45

NAWA ROH KONSTITUSI NRI 1945

Roh Konstitusi Negara Republik Indonesia yakni Pembukaan UUD 1945 [BRI Th II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959] yang sesungguhnya terformat dari 9 (Sembilan) amanat terpadu yang tidak terpisahkan sebagai berikut

1) *Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan*

2) *Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur*

3) *Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya*

4) *Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat* dengan berdasar kepada :

5) *Ketuhanan Yang Maha Esa*,

6) *Kemanusiaan yang adil dan beradab*,

7) *Persatuan Indonesia*, dan

8) *Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan*,

9) *serta dengan mewujudkan suatu Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia*

yang selayaknya juga bersama aspirasi mulia *Panca Wasiat*

https://jakarta45.wordpress.com/2018/10/09/jatidiri-rumahku-surgaku-panca-wasiat/amp/‎

senantiasa dapat jadi *Pedoman Kerja Patriot Indonesia* berdatum tahun politik 2018-2019 seperti pembangkitan kembali UUD 1945 [LNRI No 75/1959] yang memang Pro Pancasila dan secara legal formal belum pernah dicabut.

Jakarta, 7 Nopember 2018

Pandji R Hadinoto, PPKI 2017
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com

KONSTITUSI EKONOMI
https://books.google.co.id/books?id=yMZkXR4UrLYC&pg=PA127&lpg=PA127&dq=konstitusi&source=bl&ots=ZYbEls-ve6&sig=Z39_BYhOvnoWeLi4KagflwO1DoI&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwi7iOugrsHeAhWLpo8KHTX5BZM4FBDoATAAegQICRAB#v=onepage&q=konstitusi&f=false

07
Nov
18

Kenegarawanan : Maklumat Arek Suroboyo 1 Juni 2018

Untitled-1

MAKLUMAT AREK SUROBOYO

Bangsa Indonesia terbelah sejak adanya Pemilihan Presiden tahun 2014, disusul dengan Pilkada DKI Jakarta. Kondisi ini masih terus berlangsung hingga entah kapan. Padahal masa jabatan Presiden dan Kepala Daerah hanya sebatas lima tahun, dan maksimal hanya dua kali masa jabatan. Tetapi dampaknya ternyata sangat luar biasa dalam hubungan horizontal di masyarakat. Lebih-lebih dengan adanya media sosial, menjadikan polarisasi yang sangat tajam. Siapa lawan dan siapa kawan.

Kondisi seperti ini sangat memprihatinkan justru Indonesia sudah 73 tahun merdeka. Sepantasnya persoalan-persoalan mendasar ini sudah diselesaikan ketika negeri ini baru merdeka.

Tahun 1998, rezim Orde Baru runtuh. Indonesia memasuki Orde Reformasi yang mengubah banyak hal dalam sistem pemerintahan dan politik kebangsaan. Reformasi telah banyak memberikan aspek positif perihal keberdayaan rakyat, kebebasan pers dan berekspresi, pembatasan masa jabatan kepala negara dan kepala daerah, pemilihan langsung oleh rakyat dan sebagainya. Tetapi dalam perjalanannya reformasi sudah berjalan tidak semestinya. Banyak hal yang mengecewakan dan malah membuat apa yang semula dimusuhi justru bertumbuh subur.

Pemilu 1999 adalah hasil para reformis, tetapi dalam perjalanannya semua partai telah mengecewakan. Reformasi seolah-olah hanya menjadi Orde Baru yang ganti baju. Kita tentu tidak menginginkan Orba kembali lagi. Banyak ketidak-puasan atas apa yang telah berjalan meski secara sistemik sudah bagus. Hal ini terjadi karena reformasi tidak tuntas dikawal.

Negara ini sudah menjadi oligarki, kebijakan hanya ditentukan oleh beberapa orang saja. Hakekat partai sebagai alat perjuangan rakyat sudah tidak ada lagi. Partai menjadi milik pengusaha dan para pesohor. Partai ibarat perusahaan yang padat modal. Partai malah menjadi beban bangsa. Alih-alih partai politik menjadi alat dan wahana untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi rakyat, justru sebaliknya parpol menjadi beban dan benalu bangsa Indonesia dan menjadi bahaya yang dapat mengancam keutuhan NKRI.

Keberadaan Partai Politik memang dilematis, karena sistem politik dan hukum masih membutuhkan partai. Sistem demokrasi negeri ini masih memberi peluang keberadaan dan fungsi partai. Permasalahannya, selama ini kita terjebak dalam agenda partai politik. Masyarakat menjadi ribut sendiri, konflik horizontal mudah tersulut. Kebhinekaan yang seharusnya menjadi modal dasar dan kebanggaan bangsa Indonesia sedang terancam.

Berbagai kesulitan, permasalahan dan tantangan adalah kesejarahan yang sangat panjang bagi rakyat, bangsa dan negara kita. Bukan kesulitan yang mengkhawatirkan, tetapi yang merisaukan dan berbahaya adalah kebuntuan yang dirasakan oleh rakyat kebanyakan, dan lebih membahayakan lagi rasa kebuntuan yang dialami oleh kalangan terdidik dan tercerahkan.

Situasi kebuntuan datang dari berbagai arah, baik pada aspek politik-pemerintahan, ekonomi, sosbud dan kamtibmas, dirasakan oleh segenap warga bangsa, baik intekektual atau rakyat jelata, tua-muda, kota-desa, pejabat hingga rakyat.

Kebuntuan menghasilkan pesimisme, apatisme dan dapat berujung pada tindakan dan perilaku ngawur. Dalam situasi yang sangat sensitif seperti hari-hari terakhir ini, kengawuran adalah titik api di padang ilalang. Merusak dan mematikan. Karena itu kebangkitan adalah pelepasan belenggu diri dan kemanusiaan dari ketidakberdayaan dalam bingkai kemanusiaan yang adil, beradab dan bermartabat.

Berangkat dari permasalahan itulah maka kami, Arek-arek Suroboyo menyerukan Maklumat sebagai berikut:

1. Kembali ke naskah asli UUD 1945 dengan catatan:
a. Tetap mempertahankan pembatasan masa jabatan Presiden dan Kepala Daerah hanya maksimal dua kali masa jabatan.
b. Pembatasan jumlah partai dengan memperberat syarat-syarat pembentukannya.
c. Hal-hal yang berkaitan dengan perubahan zaman, aspek dan bidang kehidupan dijabarkan dalam penjelasan dari pasal-pasal UUD 1945.

2. Diperlukan Politik Kewargaan, dimana setiap warga negara harus berpolitik tanpa harus masuk partai dan berpolitik partai. Jangan menjadi korban politik kepartaian. Tegakkan Pancasila sebagai way of live.

3. Reformasi harus kembali ditegakkan kepada cita-cita semula. Partai-partai politik harus direformasi, dikembalikan sebagai sarana perjuangan rakyat dan bukan menjadi alat kekuasaan modal belaka. Peranan partai sebagai pilar dan pengamal serta pengawal demokrasi harus segera berbenah diri dan mengubah diri menjadi partai kader dan bukannya menjadi pelaku dan penikmat politik uang seperti selama ini.

4. Reformasi di sektor birokrasi juga harus dituntaskan secara total agar dapat memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada rakyat sebagai pemegang sah kedaulatan bangsa.

5. Diperlukan penuntasan pembentukan bangsa Indonesia dan pemerataan pendapatan dan kesejahteraan untuk mempersempit kesenjangan sosial ekonomi yang berpotensi meledak menjadi ontran-ontran dan anarki sosial.

6. Diperlukan penguatan ketahanan nasional berlandaskan kebudayaan bangsa.

7. Diperlukan perubahan mendasar sistem dan orientasi pendidikan dengan lebih memberikan ruang dan cakupan lokal dan daerah.

8. Diperlukan Gerakan Hidup Baru bagi bangsa Indonesia dengan cara mengembangkan budaya hidup hemat dan lebih mencintai lingkungan.

9. Pemanfaatan sumberdaya alam yang sudah ditentukan dalam pasal 33 ayat 3 UUD 1945 harus dilaksanakan dengan seksama oleh negara bagi kesejahteraan rakyat Indonesia dengan upaya kemandirian yang berkemampuan dan berkualitas.

Dengan dikeluarkannya Maklumat ini, maka pemerintah harus segera menindaklanjuti dengan tindakan nyata demi tertatanya manajemen ketatapemerintahan dan ketatanegaraan yang sesuai dengan UUD seribu sembilan ratus empat puluh lima, demi tegak dan kokohnya NKRI.

Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

Surabaya, 1 Juni 2018

Tertanda:
Tjuk Kasturi Sukiadi, Henri Nurcahyo, Chrismanhadi, Wawan Hendriyanto, Radian Jadid, Sulistyanto Soejoso, Jusuf Mahdi, Esti Susanti Hudiono, Heri Purwanto, Gatot Subroto, Semar Suwito Yasin, Saiful Pristiwanto, Isa Anshori, Nasierudin, Tridjono Hardjono, Acip, Amang Mawardi, Toto Sonata, Bimurwoto, Slamet Gaprax,

Contact Person:
– Tjuk Kasturi Sukiadi: 0812 3507 4537
– Henri Nurcahyo: 0812 3100 832

05
Nov
18

Kenegarawanan : Penegak Konstitusi Kemerdekaan Indonesia, 101118

Logo Pancasila Mercusuar Dunia

Suara Warga45

PENEGAK KONSTITUSI PROPANCASILA INDONESIA,101118

*Sumpah Pemuda Milenial 28 Oktober 2018* di GOR Pasar Minggu adalah juga tekad generasi *Penegak Konstitusi ProPancasila Indonesia 2018* sebagaimana ikrar sebagai berikut

1) Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945

2) Menentang segala bentuk intoleransi, kekerasan, hoaks, korupsi dan penyalahgunaan narkoba

3) Menjadi generasi kreatif, inovatif dan mengguncang dunia

Selebihnya, peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2018 selain layak dimaknai sebagai *Hari Penegak Proklamasi Kemerdekaan Indonesia* juga *Hari Penegak Konstitusi ProPancasila Indonesia 101118* berkerangka

*Patriot Kedaulatan Proklamasi Indonesia*
https://jakarta45.wordpress.com/2018/11/03/kenegarawanan-patriot-kedaulatan-proklamasi-indonesia-101118/amp/

*Penyegaran Komitmen Pemuda Indonesia*
https://jakarta45.wordpress.com/2018/10/26/kenegarawanan-penyegaran-komitmen-pemuda-indonesia-2018/amp/

*Penegak Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 2017 (PPKI 2017)* pada kesempatan yang baik ini turut gelorakan kiprah perbaikan Penjuru Performa Kenegaraan Indonesia 2018 seperti

*Indonesia 2018 Partly Free*
https://freedomhouse.org/report/freedom-world-2018-table-country-scores

Jakarta, 5 Nopember 2018

Salam Indonesia Jaya,

Pandji R Hadinoto, PPKI 2017
http://www.jakarta45.wordpress.com

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Kamus versi online/daring (dalam jaringan)

konstitusi/kon·sti·tu·si/ n
1 segala ketentuan dan aturan tentang ketatanegaraan (undang-undang dasar dan sebagainya);
2 undang-undang dasar suatu negara

KONSTITUSI : PENGERTIAN, JENIS,TUJUAN & FUNGSI

Pengertian Konstitusi ~ Konstitusi pada dasarnya memiliki pengertian luas, yaitu keseluruhan peraturan baik tertulis maupun tidak tertulis yang mengatur secara mengikat mengenai cara penyelenggaraan suatu pemerintahan. Nah, pada kesempatan kali ini, Zona Siswa akan mencoba menghadirkan artikel tentang Pengertian Konstitusi. Tetapi tidak cuma sebatas pengertian saja, pada artikel di bawah ini juga terdapat kedudukan, jenis, sifat, unsur, tujuan, dan fungsi konstitusi. Semoga bermanfaat. Check this out!!!

A. Pengertian Konstitusi

Dari segi bahasa istilah konstitusi berasal dari kata constituer (Prancis) yang berarti membentuk. Maksudnya yaitu membentuk, menata, dan menyusun suatu negara. Demikian pula dalam bahasa Inggris kata constitute dapat berarti mengangkat, mendirikan atau menyusun. Dalam bahasa Belanda, istilah konstitusi dikenal dengan sebutan gronwet yang berarti undang-undang dasar.

Istilah konstitusi pada umumnya menggambarkan keseluruhan sistem ketatanegaraan suatu negara. Sistem itu berupa kumpulan peraturan yang membentuk, mengatur atau memerintah negara. Peraturan-peraturan tersebut ada yang tertulis sebagai keputusan badan yang berwenang dan ada yang tidak tertulis yang berupa kebiasaan dalam praktik penyelenggaraan negara. Dengan demikian, pengertian konstitusi sampai dewasa ini dapat menunjuk pada peraturan ketatanegaraan baik yang tertulis maupun tidak tertulis.

Selain itu, beberapa ahli juga mengemukakan pengertian konstitusi sebagai berikut.

1. E.C. Wade
Konstitusi adalah naskah yang memaparkan rangka dan tugas pokok dari badan pemerintahan suatu negara dan menentukan pokok-pokok cara kerja badan tersebut.

2. KC. Wheare
Konstitusi adalah keseluruhan sistem ketatanegaraan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan yang membentuk an mengatur pemerintahan negara.

3. Herman Heller
Herman Heller membagi konstitusi menjadi tiga pengertian, yaitu:

Konstitusi yang bersifat politik sosiologis, yaitu konstitusi yang mencerminkan kehidupan politik masyarakat.
Konstitusi yang bersifat yuris, yaitu konstitusi merupakan kesatuan kaidah yang hidup di dalam mayarakat.
Konstitusi yang bersifat politis, yaitu konstitusi yang ditulis dalam suatu naskah sebagai undang-undang.

4. CF. Strong
Menurut CF. Strong, konstitusi merupakan kumpulan asas yang didasarkan pada kekuatan pemerintah, hak-hak yang diperintah, serta hubungan-hubungan antara keduanya yang diatur.

5. Sri Soemantri
Konstitusi merupakan naskah yang memuat suatu bangunan negara dan sendi-sendi sistem pemerintahan negara.

Dari beberapa pendapat para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada dua pengertian konstitusi, yaitu

Dalam arti luas, merupakan suatu keseluruhan aturan dan ketentuan dasar (hukum dasar yang meliputi hukum dasar tertulis dan hukum dasar tidak tertulis yang mengatur mengenai suatu pemerintahan yang diselenggarakan di dalam suatu negara;
Dalam arti sempit, merupakan undang-undang dasar, yaitu suatu dokumen yang berisi aturan-aturan dan ketentuan-ketentuan yang bersifat pokok dari ketatanegaran suatu negara.

Pengertian Konstitusi, LENGKAP!!! | http://www.zonasiswa.com

B. Kedudukan Konstitusi

Kedudukan konstitusi dalam kehidupan ketatanegaraan pada suatu negara sangat penting karena menjadi ukuran kehidupan dalam bernegara dan berbangsa untuk mengetahui aturan-aturan pokok yang ditujukan baik kepada penyelenggara negara maupun masyarakat dalam ketatanegaraan. Kedudukan tersebut adalah sebagai berikut.

Sebagai hukum dasar

Dalam hal ini, konstitusi memuat aturanaturan pokok mengenai penyelengara negara, yaitu badan-badan/lembaga-lembaga pemerintahan dan memberikan kekuasaan serta prosedur penggunaan kekuasaan tersebut kepada badan-badan pemerintahan.
Sebagai hukum tertinggi
Dalam hal ini, konstitusi memiliki kedudukan yang lebih tinggi terhadap peraturan-peraturan yang lain dalam tata hukum pada suatu negara. Dengan demikian, aturan-aturan di bawah konstitusi tidak bertentangan dan harus sesuai dengan aturan-aturan yang terdapat pada konstitusi.

C. Jenis-jenis Konstitusi

Konstitusi dapat dibedakan dalam dua macam.

Konstitusi tertulis, yaitu suatu naskah yang menjabarkan (menjelaskan) kerangka dan tugas-tugas pokok dari badan-badan pemerintahan serta menentukan cara kerja dari badan-badan pemerintahan tersebut. Konstitusi tertulis ini dikenal dengan sebutan undang-undang dasar.
Konstitusi tidak tertulis, merupakan suatu aturan yang tidak tertulis yang ada dan dipelihara dalam praktik penyelenggaraan negara di suatu negara. Konstitusi tidak tertulis ini dikenal dengan sebutan konvensi.

D. Unsur-unsur Konstitusi

Unsur-unsur yang harus dimuat di dalam konstitusi menurut pendapat Lohman adalah:

Konstitusi sebagai perwujudan kontak sosial, yaitu merupakan perjanjian dari kesepakatan antara warga negara dengan pemerintah;
Konstitusi sebagai penjamin hak asasi manusia, yaitu merupakan penentu hak dan kewajiban warga negara dan badan-badan pemerintah;
Konstitusi sebagai forma regiments, yaitu merupakan kerangka pembangunan pemerintah.

E. Sifat Konstitusi

Menurut pendapat dari C.F. Strong (dalam Miriam Budiardjo: 1985), suatu konstitusi dapat bersifat kaku atau bisa juga supel tergantung pada apakah prosedur untuk mengubah konstitusi itu sudah sama dengan prosedur membuat undang-undang di negara yang bersangkutan atau belum. Dengan demikian, sifat dari konstitusi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu

Konstitusi yang bersifat kaku (rigid), hanya dapat diubah melalui prosedur yang berbeda dengan prosedur membuat undang-undang pada negara yang bersangkutan;
Konstitusi yang bersifat supel (flexible), sifat supel disini diartikan bahwa konstitusi dapat diubah melalui prosedur yang sama dengan prosedur membuat undang-undang pada negara yang bersangkutan.

F. Tujuan Konstitusi

Pada umumnya, konstitusi mempunyai tujuan untuk membatasi kekuasaan penyelenggara negara agar tidak dapat berbuat sewenang-wenang serta dapat menjamin hak-hak warga negara. Tujuan konstitusi ini merupakan suatu gagasan yang dinamakan dengan konstitusionalisme. Maksud dari konstitusionalisme adalah suatu gagasan yang memandang pemerintah (penyelenggara pemerintahan) sebagai suatu kumpulan kegiatan yang diselenggarakan oleh dan atas nama rakyat.

G. Fungsi Konstitusi

Fungsi konstitusi bagi suatu negara sebagai berikut.

Membatasi atau mengendalikan kekuasaan penguasa agar dalam menjalankan kekuasaannya tidak sewenang-wenang terhadap rakyatnya.
Memberi suatu rangka dan dasar hukum untuk perubahan masyarakat yang dicita-citakan dalam tahap berikutnya.
Sebagai landasan penyelenggaraan negara menurut suatu sistem ketatanegaraan tertentu yang dijunjung tinggi oleh semua warga negaranya, baik penguasa maupun rakyat (sebagai landasan struktural).

Terima kasih sudah berkenan membaca artikel Kewarganegaraan tersebut di atas tentang Pengertian Konstitusi, semoga bisa bermanfaat bagi sobat sekalian. Tak lupa kami ajak sobat semua untuk memberikan kritik dan saran apa bila ada dari sobat yang menemukan kesalahan baik berupa penulisan maupun pembahasan dari artikel tersebut di atas. Jangan lupa like dan share juga ya sobat.

Bagi teman-teman yang mempunyai suatu tulisan unik tentang apa saja, ataupun puisi, cerpen, cergam, pantun, bahkan profil sekolah; dan ingin dibagikan ke teman-teman lainnya melalui mading zona siswa, silahkan saja kirim karya kalian di sini. Karya kalian nantinya akan ditampilkan di mading kami dan akan dibaca oleh ribuan pengunjung lainnya setiap hari. Ayoo kirim karya kalian di Mading Zona Siswa. Terima kasih sudah berkunjung. ^^Maju Terus Pendidikan Indonesia^^

TAFSIR KONSTITUSI BERBAGAI ASPEK
https://books.google.co.id/books?id=rtYvDwAAQBAJ&pg=PA66&lpg=PA66&dq=konstitusi&source=bl&ots=qBeL6X6Gwr&sig=BpG-XoQIiDGwL3EWQkXgfMIZDrE&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwi7iOugrsHeAhWLpo8KHTX5BZM4FBDoATAHegQIABAB#v=onepage&q=konstitusi&f=false

03
Nov
18

Kenegarawanan : Patriot Kedaulatan Proklamasi Indonesia 101118

Logo MABINDO

Suara Warga45

PATRIOT KEDAULATAN PROKLAMASI INDONESIA 101118

Mendukung *Politik Kebangkitan Performa Indonesia*
https://jakarta45.wordpress.com/2018/10/23/kenegarawanan-politik-kebangkitan-performa-indonesia/amp/

Maka *Patriot Kedaulatan Proklamasi Indonesia* perlu senantiasa terbina dan terbentuk di kalangan generasi penerus kejuangan45 termasuk generasi milenial guna capaian *Indonesia Jaya* bertumpukan prinsip2 *Politik Roh Indonesia‎ Merdeka 45 (PRIMER45)* yakni *Jiwa Semangat Nilai2 45 (JSN45)* sebagai berikut :

*Tatanilai Dasar* :

1. Semua nilai yang terdapat dalam setiap sila dari Pancasila,
2. Semua nilai yang terdapat dalam Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945,
3. Semua nilai yang terdapat dalam Undang Undang Dasar 1945, baik dalam Pembukaan, Batang Tubuh, maupun Penjelasannya.

*Tatanilai Operasional* :

1. Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, 2. Jiwa dan Semangat Merdeka,
3. Nasionalisme,
4. Patriotisme,
5. Rasa harga diri sebagai bangsa yang merdeka,
6. Pantang mundur dan tidak kenal menyerah,
7. Persatuan dan Kesatuan,
8. Anti penjajah dan penjajahan,
9. Percaya kepada diri sendiri dan atau percaya kepada kekuatan dan kemampuan sendiri,
10.Percaya kepada hari depan yang gemilang dari bangsanya,
11,Idealisme kejuangan yang tinggi,
12.Berani, rela dan ikhlas berkorban untuk tanah air, bangsa dan negara,
13.Kepahlawanan,
14.Sepi ing pamrih rame ing gawe,
15.Kesetiakawnan, senasib sepenanggungan dan kebersamaan.
16.Disiplin yang tinggi,
17.Ulet dan tabah menghadapi segala macam ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.

JSN45 tersebut diatas adalah satu kesatuan paham yang tidak terpisahkan dengan Sejarah Perkembangan JSN45, Rumusan JSN45, Metode Pelestarian JSN45, Pola Pelaksanaan Pedoman Umum Pelestarian JSN45 [1995] merujuk juga periode perjuangan perang kemerdekaan 1945-1949 yang terdiri dari kombinasi *Hard Fight* dan *Soft Fight*

‎Adapun *Hard Fight* berawal dari 2 (dua) babak pertempuran darat heroik yang asimetrik di Surabaya pada 27-30 Oktober 1945 dan 10-20 Nopember 1945

http://wawasansejarah.com/pertempuran-surabaya/‎

Berlanjut dengan pertempuran2 darat lain di seluruh -Indonesia diselingi rangkaian *Soft Fight* berupa perjuangan politik diplomasi seperti‎ terurai dalam

‎REVOLUSI NASIONAL INDONESIA 1945-1949
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Revolusi_Nasional_Indonesia

SEJARAH PERANG KEMERDEKAAN INDONESIA 1945-1949
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Indonesia_(1945%E2%80%931949)

‎MASA PERANG KEMERDEKAAN 1945-1949
http://www.academia.edu/12356741/MASA_PERANG_KEMERDEKAAN_1945-1949

Adapun ‎PRIMER45/JSN45 diatas berkerangka *TRISTRATEGI NEGARAWAN*

https://jakarta45.wordpress.com/tristrategi-negarawan/

Diyakini MABINDO (Majelis Anak Bangsa Indonesia) jadi bekal yang unik, berdatum *Tahun Politik 2018-2019*, bagi *Patriot Kedaulatan Proklamasi Indonesia 101118* mengemban *Politik Kebangkitan Performa Indonesia* dan Resolusi 1 Januari 2018 *Tegakkan Orde Pancasila Indonesia*

https://jakarta45.wordpress.com/2018/01/02/resolusi-1-januari-2018-tegakkan-orde-pancasila-indonesia/amp/

Jakarta, 3 Nopember 2018

Salam Indonesia Jaya,

Pandji R Hadinoto
MABINDO
http://www.jakarta45.wordpress.com

03
Nov
18

Quality Management For Flight Operations

Logo Jakarta45

Suara Warga45

QUALITY MANAGEMENT FOR FLIGHT OPERATIONS

Kepada Yth Pemangku Kebijakan Penerbangan Indonesia

Terangkatnya Black Box Boeing 737 Max 8 Lion Air JT610 pada hari ‎Kamis 1 Nopember 2018 di laut pantai utara Rengasdengklok Krawang sungguh patut diapresiasi, berkat kerja keras dan kerjasama terbaik berbagai lembaga negara dan masyarakat peduli dibawah komando Basarnas .

Apresiasisi ini membersit pemikiran perlunya pengawasan berlapis berupa proses mekanisme pengendalian‎ mutu kelolaan operasi penerbangan yang kini dikatakan para pakar sebagai mesin terbang serba digital sehingga menuntut mutu operator pesawat terbang sebagai manager tidak saja selaku driver dan perawat pesawat terbang yang lebih berkemampuan luar biasa.

Quality Management System pernah kami kenali di tahun 1980an bagi kelolaan operasi produksi industri proses yang menurut kami konsepsinya dapat pula diterapkan kini bagi operasi mesin penerbangan serba digital ‎guna menambah lapisan kelolaan pemastian & kepastian terhadap produk kelolaan teknis dan non teknis daripada terapan standard operation procedures yang sedang dan akan diberlakukan.

Dengan demikian, kemajuan teknologi mesin terbang diimbangi pula dengan kemajuan sistim pengendalian operasi dan pemeliharaan/perawatan mesin terbang canggih itu sendiri agar selalu tercapai situasi dan kondisi bebas operasi terbang gagal dan fatal.

Pendapat diatas adalah dari pengamatanberita2 terkait dan telaah2 para pakar penerbangan di layar kaca, semoga lebih kurangnya bermanfaat bagi masukan kepada Yth Pemangku Kebijakan Penerbangan Indonesia.

Jakarta, 2 Nopember 2018

Salam Indonesia Jaya,

Pandji R Hadinoto
http://www.jakarta45.wordpress.com

Catatan :

http://pengertianmanagement.blogspot.com/2012/10/sistem-manajemen-mutu-quality.html

Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System)
Apakah Quality Management System itu?

Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System-QMS) menurut Gaspersz (2008:268) yaitu merupakan sekumpulan prosedur terdokumentasi dan praktek-praktek standar untuk manajemen sistem yang bertujuan menjamin kesesuaian dari suatu proses dan produk (barang atau jasa) terhadap kebutuhan persyaratan tertentu yang ditentukan oleh pelanggan dan organisasi. Gaspersz (2008:273) membagi Sistem Manajemen Mutu menjadi dua macam, yaitu Sistem Manajemen Mutu Informal dan Sistem Manajemen Mutu Formal.

Pada Sistem Manajemen Mutu Informal, setiap manajemen perusahaan bebas untuk menyusun atau membangun model Sistem Manajemen Mutu organisasi, tanpa perlu terikat kepada kriteria-kriteria formal yang telah ditetapkan oleh institusi formal. Dengan demikian berdasarkan pemahaman dan keyakinan pihak manajemen akan prinsip-prinsip manajemen mutu yang akan diterapkan dalam organisasi, kemudian disusun model sistem manajemen yang berlaku pada organisasi itu. Berbeda dengan Sistem Manajemen Mutu Informal, Sistem Manajemen Mutu Formal terikat kepada kriteria-kriteria formal yang telah ditetapkan oleh institusi penyusun model sistem manajemen mutu itu sendiri. Dengan demikian apabila manajemen suatu organisasi ingin mengadopsi model Sistem Manajemen Mutu Formal dan ingin memperoleh pengakuan bahwa organisasi itu telah berhasil menyusun model Sistem Manajemen Mutu Formal, maka manajemen organisasi harus bisa membuktikan kepada institusi formal yang menilai kelayakan penerapan model Sistem Manajemen Mutu Formal itu, untuk mendapatkan award atau penghargaan.

Sistem Manajemen Mutu Formal biasanya terdiri dari sebuah kerangka kerja yang memiliki nilai-nilai inti serta prinsip-prinsip keunggulan. Prinsip-prinsip ini merupakan landasan untuk membangun kerangka kerja, yang terdiri dari sejumlah penilaian kriteria dan item.

Sistem Manajemen Mutu Formal ada yang berlaku secara nasional (di suatu negara), regional, dan internasional. Sistem manajemen mutu formal yang berlaku secara nasional menurut Miguel (2005:36) mula-mula dikembangkan di Australia, Kanada, Jepang, dan Amerika Serikat, masing-masing berupa, Australian Business Excellence Award (ABEA), Canadian Quality Award (CQA), Deming Prize (DP), dan Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA). Sistem manajemen mutu formal, yang berlaku secara regional adalah Asia Pasifik Quality Award (APQA), Iberoamerican Quality Award (IQA), dan European Quality Award (EQA). Sedangkan sistem manajemen mutu yang diakui secara internasional menurut Gaspersz (2008:264) adalah ISO.

Hasil penelitian yang telah dilakukan Miguel (2005:38) setidaknya terdapat 76 Sistem Manajemen Mutu yang berlaku secara nasional pada masing-masing negara di seluruh dunia. Negara-negara tersebut mengadopsi salah satu atau kombinasi dari Sistem Manajemen Mutu European Quality Award, Deming Prize, dan Malcolm Baldrige National Quality Award. Sebanyak 68% dari negara-negara tersebut mengadopsi kerangka kerja Baldrige. Beberapa negara (misalnya Fiji dan Filipina) menggunakan Australian Business Excellence Award sebagai model referensi.

Article You May Be Interested In Reading : Sistem Manajemen Mutu (Quality Management System)




Blog Stats

  • 3,771,676 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Advertisements