PENEGAK KONSTITUSI PROKLAMASI 1945

Pranata 7 Kepemimpinan Pancasila

Strategi Kepemimpinan Pancasila yang diaktualisasi dalam 7 (tujuh) unsur yaitu 1. Falsafah Bangsa, 2. Jatidiri Bangsa, 3. Pandangan Hidup Bangsa, 4. Dasar Negara, 5. Ideologi Negara, 6. Sumber daripada segala Sumber Hukum, dan terpikirkan pula sebagai 7. Mercusuar Dunia.

Sementara itu Budaya Kepemimpinan Nusantara yang mengenali pula semisal Hasta Brata yang merujuk kepada 8 (delapan) sifat dan perilaku alam yaitu 1. Bumi, 2. Air, 3. Angin, 4. Samudera, 5. Bulan, 6. Matahari, 7. Angin, 8. Gunung/Bintang.

Demikian pula Budaya Kepemimpinan Bangsa yang tersusun atas 9 (Sembilan) Pusaka yakni : 1. Sang Saka Merah Putih, 2. Bhinneka Tunggal Ika, 3. Sumpah Pemuda 281028, 4. Indonesia Raya, 5. Pancasila, 6. Proklamasi 170845, 7. UUD 1945, 8. Wawasan Nusantara 131257, 9. Jiwa Semangat Nilai-nilai 45;

Maka ketiga corak Kepemimpinan itu pada gilirannya seharusnya dapat diyakini dapat memperkuat Strategi Budaya Indonesia Mulia [1 Maret 2012] yaitu :

Strategi 7 (tujuh) Sehat [Pandji R Hadinoto], dalam konteks Tubuh Negara-Bangsa yakni 1. Sehat Bermasyarakat, 2. Sehat Berbangsa, 3. Sehat Bernegara, 4. Sehat Politik Hukum Perundang-undangan, dan dalam konteks Tubuh Manusia yaitu 5. Sehat Logika/Nalar, 6. Sehat Rohani/Jiwa, 7. Sehat Jasmani/Raga;

Strategi 7 (tujuh) Ketahanan Bangsa [alm HR Soeprapto] yaitu 1. Kehidupan Agama tidak Rawan, 2. Kehidupan Ideologi tidak Retak, 3. Kehidupan Politik tidak Resah, 4. Kehidupan Ekonomi tidak Ganas, 5. Kehidupan Sosial Budaya tidak Pudar, 6. Kehidupan HanKamNas tidak Lengah, 7. Kehidupan Lingkungan tidak Gersang;

Strategi 7 (tujuh) Kemenangan Hidup [Gus Sholeh] yakni 1. Yang tetap Sejuk ditempat yang Panas, 2. Yang tetap Manis ditempat yang Pahit, 3. Yang tetap Merasa Kecil walau telah menjadi Besar, 4. Yang tetap Tenang ditengah Badai yang Dahsyat, 5. Yang tetap berSyukur atas segala Karunia-Nya, 6. Yang tetap Istiqomah di Jalan-Nya, 7. Yang tetap menggantungkan harapan hanya kepada Tuhannya

Sinergi Ketiga Pranata Kepemimpinan dan Ketiga Pranata Strategi diatas semoga dapat pula mengokohkan aktualisasi Indonesia Negara Pancasila yang senantiasa dalam peredaran berkah kerahmatan dzat Tuhan Yang Maha Esa sebagai satu titik pusat bagi lingkaran 7 (tujuh) unsur Manusia Pancasila yakni 1. Hayyu (Hidup), 2. Nur (Cahaya), 3. Sir (Rahsa), 4. Roh (Nyawa), 5. Nafsu (Angkara), 6. Akal (Budi), 7. Jasad (Badan) sebagaimana Serat Wirid Hidayat Jati [R. Ng. Ranggawarsita].

Jakarta, 3 Maret 2012

Pandji R. Hadinoto / Deklarator, Penegak Konstitusi Proklamasi 1945 [17 Pebruari 2012]


0 Responses to “Pranata Kepemimpinan Pancasila”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Blog Stats

  • 3,213,449 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: