Archive for October, 2017

29
Oct
17

Kenegarawanan : Politik Trilogi 17845 Orde Pancasila

kartunama GP45

POLITIK TRILOGI 17845 ORDE PANCASILA

MERDEKA!

Bercermin Pertempuran Palagan Surabaya 28-30 Oktober 1945 memaksa 4000 pasukan Inggris Brigade49/Divisi23 dikomandoi BrigJen Mallaby mengibarkan Bendera Putih‎ kepada Laskar Pejoang Arek2 Surabaya dan TKR Tentara Keamanan Rakyat, maka Pertempuran Perang Asimetrik yang kini betlangsung di Indonesia layak *cease fire* juga pada tanggal 28-30 Oktober 2017 ini beralasan sbb :

*Menimbang* hadirnya rencana 2 (dua) aksi massa yang sama2 mengusung penegakan Pancasila 28 Oktober 2017

*Memperhatikan* Politik TRILOGI 17845 yakni

1) 17 butir‎ PRIMER45 atau Politik Republik Indonesia Merdeka 45 sesuai Jiwa Semangat Nilai-nilai 45)

2) 8 butir Karakter Kepemimpinan Nusantara Hasta Brata

3) 45 Butir Politik Pengamalan Pancasila Tap MPRRI No 1/2003

guna pemantapan Masyarakat Adat Pancasila (MAPAN)

*Mengingat* Nawa Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015 yaitu

Kami putra dan puteri Indonesia mengaku

1) bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia,

2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia,

3) berbahasa persatuan, bahasa Indonesia,

4) berideologi yang satu, Pancasila,

5) berkonstitusi yang satu, Undang Undang Dasar 1945,

6) bernegara yang satu, Negara Kesatuan Republik Indonesia,

7) berbendera persatuan bangsa, Bendera Merah Putih.

8) berbudaya kebangsaan yang satu, Bhinneka Tunggal Ika

9) berketahanan hidup yang satu, keseimbangan lingkungan hidup nasional dan global.
*Mencermati* siklus 20 tahunan dinamika kebangsaan Indonesia seperti praktek sebagai berikut.

1908 Boedi Oetomo
1928 Sumpah Pemuda
1948 Ujian Ideologi
1968 Orla Tumbang lalu Orba
1978 Orba Dilawan
1998 Orba Tumbang
2018 *ORDE PANCASILA*‎ Bangkit

Oleh karena itulah menurut hemat *Presidium Penegak Kemerdekaan Indonesia* (PPKI 2017) kini tepat kiranya tonggak awal paradigma ORDE PANCASILA tergulirkan yang berbasis Politik TRILOGI 17845 diatas.

‎Semoga Advokasi Kejoangan45 ini manfaat hendaknya.

Jakarta, 27 Oktober 2017

Tetap MERDEKA!

Pandji R Hadinoto, PPKI 2017
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
www‎.jakarta45.wordpress.com

Kanzaniya: Pancasila Orde Lama, Baru, dan Reformasi
kanzaniya.blogspot.com/2014/12/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
3 Des 2014 – Dalam makalah ini kita akan membahas tentang pancasila Orde Lama, Orde Baru dan masa Reformasi yang tentunya memiliki penerapan …
Sejarah Pancasila Masa Orde Baru dan Reformasi – Learn Is Easy
http://www.learniseasy.com › Sosial › Ideologi
Belajar itu mudah, kali ini dalam learniseasy.com akan dijelaskan, tentang sejarah pancasila dalam orde baru dan reformasi. Sesungguhnya, pelaksanaan …
Pancasila di Masa Orde Baru oleh Andi Sulistyo – Kompasiana.com
https://www.kompasiana.com/…/pancasila-di-masa-orde-baru_55105d69a333117b39…
12 Mei 2012 – Pancasila dalam Perspektif Orde BaruOrde baru muncul dengan tekad untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan …
Pancasila di Zaman Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi | Andrew …
http://www.academia.edu/…/Pancasila_di_Zaman_Orde_Lama_Orde_Baru_dan_Reformasi
Pancasila di Zaman Orde Lama, Orde Baru dan Reformasi Setelah Jepang terhimpit akibat kekalahannya pada Perang Dunia ke-2, kita tahu Jepang …
Penerapan Pancasila Sebagai Dasar Negara pada Masa Orde Baru …
http://www.abdulmuizmz.com/penerapan-pancasila-sebagai-dasar-negara-pada-masa-orde-b…
13 Sep 2017 – Penerapan pancasila pada masa orde baru. Melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni; Orde baru berhasil mempertahankan …
PANCASILA PADA MASA ORDE LAMA by Syafara Dwisunu on Prezi
https://prezi.com/wd8zlb8svyts/pancasila-pada-masa-orde-lama/
25 Sep 2016 – PANCASILA PADA MASA ORDE LAMA Pada masa Orde lama, kondisi politik dan keamanan dalam negeri diliputi oleh kekacauan dan kondisi …
Pancasila Pada Masa Orde Baru by Sheila Meirizka on Prezi
https://prezi.com/oqtf3bi3bh24/pancasila-pada-masa-orde-baru/
20 Okt 2014 – Era orde baru merupakan era yang paling lama dan paling stabil dibandingkan era-era yang lain. Penanaman nilai-nilai Pancasila pada masa …
Pancasila pada masa Orde Lama dan Orde Baru – SlideShare

11 Nov 2016 – Pancasila pada masa Orde Lama dan Orde Baru. 1. ORDE LAMA Periode 1945- 1950. Periode 1950- 1959 Priode 1956- 1965 ORDE …
Pancasila pada era orde baru – SlideShare

14 Mei 2015 – Pancasila Pada Era Orde Baru Nama Kelompok : • Riskiana Setya Adhani (14.0101.0056) • Dwi Renni Wahyu Pratiwi (14.0101.0087) …
Pelaksaan Pancasila Pada Masa Orde Baru – the power of the dream
ameliasrikartikaputri.blogspot.com/…/pelaksaan-pancasila-pada-masa-orde-baru.html
7 Sep 2013 – Orde baru muncul dengan tekad untuk melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Semangat tersebut muncul …

Logo GPA45

sejarah kita: “Palagan” Surabaya 28–30 Oktober 1945
sejarahkita.blogspot.com/…/palagan-surabaya-2830-oktober-1945….
Translate this page
Oct 13, 2008 – Pertempuran 28-30 Oktober 1945 merupakan “palagan” yang sebenarnya, di mana pasukan … Pertempuran besar meletus pagi 29 Oktober.
pertempuran 28-30 oktober 1945 | Pesona Cagar Budaya Surabaya
https://pesonacagarbudayasurabaya.wordpress.com/…/pertempuran…
Translate this page
Nov 9, 2013 – Hal ini memicu meletusnya pertempuran 3 hari dari tanggal 28-29 oktober 1945 yang kemudian berlanjut ke peristiwa pertempuran 10 …
Peristiwa Surabaya, Medan Area, Ambarawa, dan Bandung Lautan …
tipsyoman.blogspot.com/…/peristiwa-surabaya-medan-area-ambara…
Translate this page
Jan 12, 2013 – Pada tanggal 29 Oktober 1945 Bung Karno beserta Jenderal D.C …. Sekutu mengulangi ultimatumnya pada tanggal 23 Maret 1945 yakni agar …
Perjanjian 29 Oktober 1945 | Dharma Nusantara Antasena
andriansyahthesurvivor.blogspot.com/…/perjanjian-29-oktober-19…
Translate this page
May 11, 2014 – Perjanjian 29 Oktober 1945. Tak banyak yang mengingat apa yang terjadi pada hari itu di Surabaya. Hari itu, untuk pertama kali suatu pihak …
Gagasan Nusantara: 28 Oktober 1945: Pertempuran Heroik di Surabaya
batarahutagalung.blogspot.com/2006/02/renungan-28-oktober.html
Translate this page
Feb 20, 2006 – Mengenang 28 Oktober 1928 dan 28 Oktober 1945 … I yang diselenggarakan di Surakarta (Solo) pada 29 Desember 1930 – 2 Januari 1931.
Pengetahuan pelajar: Perjuangan mempertahankan kemerdekaan …
suarauangsly.blogspot.com/…/perjuangan-mempertahankan-kemer…
Translate this page
Sep 17, 2012 – Soekarno-Hatta dan Amir Syahfudin tiba di Surabaya tanggal 29 Oktober 1945. insiden yang terjadi di gedung Internasional yang …
Pertempuran di Surabaya – Yandra
yandra.web.id/index.php?proses=view&page=76
Translate this page
Aug 20, 2008 – Pada tanggal 29 Oktober 1945 para pemuda dapat merebut objek-objek penting di Surabaya. Mereka kemudian meminta bantuan para …
Pertempuran Surabaya 10 November 1945 – Wawasan Sejarah
wawasansejarah.com › Indonesian History
Translate this page
Nov 7, 2016 – Pada tanggal 25 Oktober 1945, Brigade 49 dari Divisi 23 Sekutu yang … 28-29 Oktober, Inggris mencatat 18 perwira dan 374 serdadu tewas, …
Wahyu Ashari: Perjuangan memperpertahankan Kemerdekaan
wahyuashari.blogspot.com/…/perjuangan-memperpertahankan.htm…
Translate this page
Jun 16, 2011 – Hatta pada tanggal 29 Oktober 1945 datang ke Surabaya. Mereka tiba pukul 11.30 WIB yang disertai pula oleh Menteri Penerangan Amir …
di surabaya pada tanggal 29 oktober 1945 terjadi perundingan antara …
https://brainly.co.id › Sekolah Dasar › Sejarah
Translate this page
di surabaya pada tanggal 29 oktober 1945 terjadi perundingan antara presiden soekarno dengan….dan…. – 122691.

Advertisements
18
Oct
17

SISTEKNAS INFRASTRUKTUR INDONESIA

kartunama GP45
Advokasi Kejoangan45

Kepada Yth Pengurus ASTISI, Asosiasi Sarjana Teknik & Insinyur Sipil Indonesia, d/a UnTar Jurusan Teknik Sipil, Kampus I Gedung L Lantai-5, Jl LetJen S Parman No 1, Jakarta 11440

‎Perihal : SISTEKNAS INFRASTRUKTUR ‎INDONESIA

‎Sistim Informasi Teknologi Nasional Infrastruktur atau SISTEKNAS INFRASTRUKTUR menjadi kebutuhan primer bagi gerakan POLITIK PEMBANGUNAN KARAKTER INFRASTRUKTUR 17845

https://jakarta45.wordpress.com/2017/10/05/politik-pembangunan-karakter-infrastruktur-17845/‎

Mempertimbangkan Berita Kamis 17 Aug 2017, Menteri PUPR : Masyarakat Tuntut Pembangunan Infrastruktur Lebih Cepat [Eduardo Simorangkir – detikFinance]
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3603534/menteri-pupr-masyarakat-tuntut-pembangunan-infrastruktur-lebih-cepat‎

‎Mengingat Karakter Pembangunan Jokowi‎ 16/08/2017 ‎Oleh: Darmawan Prasodjo ‎
http://ksp.go.id/karakter-pembangunan-jokowi/index.html‎

Memperhatikan Pembangunan Infrastruktur Pacu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
27 Agustus 2017‎, 22:30 WIB
Oleh : Hadijah Alaydrus

http://finansial.bisnis.com/read/20170827/9/684650/pembangunan-infrastruktur-pacu-pertumbuhan-ekonomi-indonesia‎

Menyimak‎ Pembangunan Infrastruktur di Indonesia Lambat!‎ ant, Jurnalis · Jum’at 25 Agustus 2017,

https://economy.okezone.com/read/2017/08/25/320/1763154/menteri-bambang-pembangunan-infrastruktur-di-indonesia-lambat‎

Jakarta, 17 Oktober 2017

InfraWatch Indonesia,

Pandji R Hadinoto
(ITB 3268029)
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
eMail : jakarta17845@gmail.com

Sri Mulyani Ungkap Penyebab Infrastruktur Indonesia Tertinggal
Reporter: Tempo.co
Editor: Ali Akhmad Noor Hidayat tnr
Selasa, 25 Juli 2017 14:16 WIB

Read more at https://bisnis.tempo.co/read/894265/sri-mulyani-ungkap-penyebab-infrastruktur-indonesia-tertinggal#FCIJRwRz6QbqV4Z5.99

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan alasan pembangunan infrastruktur Indonesia tertinggal dibanding negara-negara lain. “Bukan kita sengaja, tapi banyak presiden di masa lalu yang juga mengalami kesulitan,” ujarnya dalam sambutannya di acara Indonesia Infrastructure Finance Forum di Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 Juli 2017.

Sri Mulyani mengatakan kesulitan itu di antaranya ketika harus menghadapi krisis ekonomi Asia pada 1998-1999, sehingga Indonesia mengalami tingkat utang yang sangat besar untuk membangun kembali berbagai layanan sosial setelah krisis yang terjadi.

Baca:
Menteri Luhut Klaim Utang Pemerintah Jokowi Jauh Lebih Baik
Sepanjang Tahun Ini, Segini Utang Pemerintah

Kemudian, pemerintah harus melakukan stabilisasi negara dan mengembalikan kepercayaan, juga mengurangi tingkat utang, dengan memastikan lembaga keuangan negara sehat dan kuat. “Presiden Jokowi memimpin dan kita lihat Indonesia lebih stabil, rasio utang dan PDB stabil walaupun belum cukup baik,” katanya.

Sri Mulyani menuturkan, saat ini, Indonesia memiliki kesempatan untuk memulihkan dan mengejar ketertinggalan pembangunan selama 18 tahun terakhir. Hal itu, kata dia, tidak mudah karena isu keberlanjutan dan stabilitas keuangan negara harus dijaga. “Sangat penting bagi kita melibatkan sektor swasta dan bagaimana World Bank siap membantu.”

Secara khusus, Sri Mulyani meminta Presiden World Bank Group Jim Yong Kim mendorong kerja sama yang lebih erat dengan Indonesia untuk mengatasi berbagai masalah pembangunan, serta memastikan pendanaannya tak selalu bergantung pada anggaran pemerintah. “Bagaimana kita bisa memanfaatkan ruang anggaran yang terbatas tapi bisa melibatkan skema sektor pendanaan yang bisa menarik swasta lebih banyak.”

Sri Mulyani menambahkan, untuk menarik investor juga dibutuhkan skema dan struktur pendanaan yang lebih kreatif. Pemerintah Indonesia saat ini memiliki 245 proyek strategis nasional yang sedang direncanakan, baik di tingkat nasional maupun daerah. “Saya undang BUMN yang sudah siap terlibat, saya juga tantang swasta, jangan banyak mengeluh dan datang kepada kami,” ucapnya.

image: https://video.unrulymedia.com/native/in-art-close-icon-128×128.png

–– ADVERTISEMENT ––

image: https://video.unrulymedia.com/native/opt-out-icon2.png

Menurut dia, ada ruang yang sangat besar untuk bekerja sama dengan pemerintah, yaitu mencapai US$ 200 miliar investasi yang disediakan untuk BUMN dan swasta. Sri Mulyani menyatakan komitmennya meningkatkan mobilisasi sumber daya pendanaan.

GHOIDA RAHMAH

Read more at https://bisnis.tempo.co/read/894265/sri-mulyani-ungkap-penyebab-infrastruktur-indonesia-tertinggal#FCIJRwRz6QbqV4Z5.99

Ada ‘ketergesa-gesaan’ dalam proyek infrastruktur Indonesia – BBC.com
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-39339358
22 Mar 2017 – Dua proyek kereta mandek di tengah jalan karena kesulitan dana dan pengamat menilai ada ketergesa-gesaan dalam mewujudkan proyek …
Jepang Bantu Pembangunan Tujuh Infrastruktur Indonesia – Republika
http://www.republika.co.id › Ekonomi › Makro
5 Sep 2017 – REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Jepang akan membantu percepatan pembangunan tujuh proyek infrastruktur. Ketujuh proyek ini …
Bangun Infrastruktur, Indonesia Pilih Jepang atau China? Ini Jawaban …
https://economy.okezone.com/…/bangun-infrastruktur-indonesia-pilih-jepang-atau-ch…
19 Sep 2017 – Gencarnya proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia turut menjadi perhatian dari dunia internasional – Sektor Riil – okezone economy.
Jokowi: Ada yang Tak Percaya Pembangunan Infrastruktur Sudah Jalan
nasional.kompas.com › News › Nasional
4 Sep 2017 – Nasional. “Agak Mimpi Indonesia Punya Pemimpin Konsen… Nasional … Istana Bantah Jokowi Paksakan Proyek Infrastruktur… Nasional.

About 2,250,000 results (0.54 seconds)
Search Results
Berita Harian Pembangunan Infrastruktur – Kumpulan Berita …
http://www.liputan6.com/tag/pembangunan-infrastruktur
Translate this page
Berita tag Pembangunan Infrastruktur – Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menyinggung soal ketertinggalan kawasan Indonesia timur dalam hal …
Pembangunan Infrastruktur | Presiden Republik Indonesia
http://www.presidenri.go.id/infrastruktur.html
Translate this page
Presiden Jokowi sejak awal bulan puasa sudah mewanti-wanti tentang kelancaran mudik lebaran 2017. “Saya menginginkan segera masuk ke persiapan Idul …
Jokowi: Ada yang Tak Percaya Pembangunan Infrastruktur Sudah Jalan
nasional.kompas.com › News › Nasional
Translate this page
Sep 4, 2017 – JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo menegaskan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah di berbagai …
Infrastruktur : Okezone Economy
https://economy.okezone.com/topic/1407/infrastruktur
Translate this page
infrastruktur di okezone.com economy. … Sri Sultan HB X akan mempercepat pembangunan infrastruktur jalan menuju objek wisata. 12 Okt 2017. SEKTOR RIIL …
SINDOnews | Kumpulan Berita Infrastruktur Terbaru
https://ekbis.sindonews.com/topic/329/infrastruktur
Translate this page
Menteri PUPR mengatakan pembangunan infrastruktur era Jokowi bukan bertujuan mewah-mewahan tapi untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari …
Perkembangan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia – KPPIP
https://kppip.go.id/…/perkembangan-pembangunan-infrastruktur-d…
Translate this page
Pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 4,73 persen per September 2015 masih jauh dari harapan, terutama karena Indonesia membutuhkan pertumbuhan …
Images for pembangunan infrastruktur
Image result for pembangunan infrastruktur
Image result for pembangunan infrastruktur
Image result for pembangunan infrastruktur
Image result for pembangunan infrastruktur
Image result for pembangunan infrastruktur
More images for pembangunan infrastruktur
Report images
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR: Jokowi Ingin Swasta Lebih …
industri.bisnis.com › Industri › Infrastruktur
Translate this page
Sep 10, 2017 – Presiden Joko Widodo mengunjungi pameran pemenang lomba foto pembangunan infrastruktur di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (27/8) …
Segudang Prestasi Pembangunan Infrastruktur Di Era SBY – Rmol
http://www.rmol.co/…/Segudang-Prestasi-Pembangunan-Infrastruktur-Di…
Translate this page
Sep 22, 2017 – Segudang Prestasi Pembangunan Infrastruktur Di Era SBY. Susilo Bambang Yudhoyono/RM. SUSILO Bambang Yudhoyono adalah Presiden …
Tag PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR – Kumpulan Berita … – Viva
http://www.viva.co.id/tag/Pembangunan-infrastruktur
Translate this page
Berita pembangunan infrastruktur Terkini – China Bantu RI Penuhi Kebutuhan Investasi Infrastruktur.

05
Oct
17

Politik Pembangunan Karakter Infrastruktur 17845

bela-pancasila-300x350

Advokasi Kejoangan45

POLITIK PEMBANGUNAN KARAKTER INFRASTRUKTUR 17845

Salam MERDEKA!,

Terinspirasi karakter kepatriotan gelaran HUT Ke-72 TNI
5 Oktober 2017 berdampingan dengan beberapa jejak heroisme berbangsa Indonesia‎ lain saat Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda, sehingga wajarlah sekiranya beranjak bulan Oktober 2017 ini dilakukan juga langkah2 reheroisme subsektoral misal di ranah kiprah Pemangku Kepentingan Pembangunan Infrastruktur yang berkarakter unjuk Bela Negara Indonesia 17845 berdasar upaya pembudayaan modalitas kearifan lokal seperti
‎1) 17 butir‎ PRIMER45 atau Politik Republik Indonesia Merdeka 45 sesuai Jiwa Semangat Nilai-nilai 45)
‎2) 8 butir Karakter Kepemimpinan Nusantara Hasta Brata
‎3) 45 Butir Politik Pengamalan Pancasila Tap MPRRI No 1/2003

Dan bercermin kepada Diskusi Besar Solidaritas Teknologi Pembangunan‎ Abad 21, 1973 di Gedung PIAI Jl Dipati Ukur, Bandung oleh Senatores Majelis Permusyawaratan Mahasiswa ITB tentang prakarsa2 Teknologi Madya, Tepat Guna, Terapan‎ dan sejenisnya.

Serta berkenyataan bahwa proyek Infrastruktur kini “mostly in-demand” bagi Politik Pembangunan Ekonomi Nasional sebagaimana ‎diulas Investor Daily, Macro Economics, 2 Oktober 2017 bahwa Peringkat Daya Saing RI Berpotensi Masuk 30 Besar. Tahun depan peringkat daya saing Indonesia versi World Economics Forum WEF dapat berada dibawah 30 jika negeri ini konsisten menggenjot pembangunan infrastruktur, memperbaiki iklim investasi, membenahi birokrasi, mengefisienkan proses peridzinan dan memastikan berjalannya paket2 kebijakan ekonomi

Apalagi berorientasi kepada proyeksi nasional 2030 sbb :
‎1) Indonesia berperingkat Ekonomi Dunia ke-5, dengan catatan berpeluang jadi peringkat ke-4 Ekonomi Dunia pada tahun 2050 [Price Water House 2017]
‎2) Indonesia terpapar Bonus Demografi

Maka sungguh bijaksana bila Pemangku Kepentingan Pembangunan Infrastruktur terutama berbasis sumber daya kemampuan 285 lembaga2 pendidikan Teknik Sipil di Indonesia dapat turut serta membangun kebersamaan membina jejaring sistim informasi teknologi infrastruktur tepat guna berikut kemampuan lokal Sumber Daya Manusia Ilmu PengetahuanTeknik Sipil Jasa Konstruksi.

Prakarsa ini sebenarnya seiring saja dengan logika bahwa Politik Pembangunan Infrastruktur mampu mendorong Pembangunan Ekonomi Nasional berdasarkan subsektoral kompetensi sistim informasi yang cakupi misalnya
1) Peraturan Bangunan Indonesia
2) Bangunan Perhubungan Laut‎, Udara, Darat,
3) Bangunan Industri & Jasa Konstruksi
4) Bangunan Air‎, Jalan & Jembatan, Perumahan
5 ) Bangunan Industri Manufaktur dan Proses
‎6) Bangunan Utilitas
7) Bangunan Fasilitas Pariwisata
8) Bangunan Fasilitas Pendidikan
9) Bangunan Fasilitas Kesehatan
10) Bangunan Fasilitas2 Umum dan Sosial
11) Bangunan Fasilitas Pertahanan
‎12) Bangunan Gedung Bertingkat Banyak

Diharapkan Politik Pembangunan Karakter Infrastruktur 17845 melalui platform pembentukan sistim jaringan informasi teknologi pembangunan infrastruktur ini dapat disambut baik oleh segenap Pemangku Kepentingan Pembangunan Infrastruktur dan dapat serta merta komplementer misalnya dengan tupoksi daripada Pusat Pembangunan Infrastruktur ITB, BaLitBang PUPR dan pelaku2 Jasa Konstruksi lain, sehingga manfaatnya kelak dapat ikut mendinamika penyelenggaraan proyek2 Infrastruktur menuju Indonesia Berjaya 2045 yad..

Lebih daripada itu, kiranya prakarsa ini dapat juga ikut memeriahkan peringatan 100 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik Sipil di Indonesia pada 2020 yang akan datang.

Salam Tetap MERDEKA!

Jakarta, 5 Oktober 2017

InfraWatch Indonesia,

Pandji R Hadinoto (ITB 3268029)
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
eMail : jakarta17845@gmail.com

Logo GPA45

Karakter Pembangunan Jokowi
16/08/2017

Oleh: Darmawan Prasodjo *)
Esok hari, bangsa Indonesia akan menyambut dan memperingati Hari Ulang Tahun Ke-72 Kemerdekaan RI. Slogan ”Indonesia Kerja Bersama” yang tertera di logo HUT Kemerdekaan RI saat ini menunjukkan ajakan untuk bersama-sama bekerja membangun kemajuan Indonesia dan melanjutkan perjuangan menjadi bangsa yang terhormat.

Dengan segala keterbatasannya, berbekal karakter pantang menyerah, kerja ulet, rela berkorban, dan gotong royong, serta dengan rahmat Tuhan YME, para pejuang pendahulu kita mampu membawa Indonesia ke jajaran bangsa-bangsa merdeka di dunia. Jika dicermati dan direnungkan bersama, karakter pejuang inilah yang melandasi Presiden Jokowi dalam memimpin jalannya roda pembangunan demi mengisi kemerdekaan negara ini.

Bagi Jokowi, sebenarnya terbuka pilihan mudah dan cepat tanpa harus berpikir dan bekerja keras dalam menjalankan roda pembangunan, yakni membuat rakyat sekadar tersenyum sesaat. Caranya: menebarkan program-program pemerintah berbasis subsidi masif sehingga akan dipersepsikan baik hati dan seakan mengerti kemauan rakyat. Namun, Presiden sadar bukan jalan tersebut yang harus ditempuh. Presiden Jokowi mengambil langkah sebaliknya. Jalan terjal, keras, dan tidak populis menjadi pilihan. Menurut dia, Indonesia harus melakukan lompatan besar dan kontinu sembari terus menjaga momentum capaian.

Cerminannya terlihat pada kebijakan pembangunan yang diambil, seperti merealokasi anggaran dari yang semula berbasis konsumtif dan subsidi masif menjadi berbasis produktivitas dan subsidi tepat sasaran. Langkah mendasar tersebut menjadikan ruang fiskal negara lebih baik, sekaligus secara bertahap mengantarkan asas keadilan; hanya rakyat yang berhaklah yang bisa mendapatkan subsidi finansial dari pemerintah. Pilihan kebijakan yang diambil Presiden Jokowi untuk mengambil jalan terjal yang penuh tantangan saat ini jadi topik yang menarik di tengah masyarakat. Bagi pihak yang melihat dari sudut pandang jangka pendek dan terbiasa dengan the easy way, kebijakan Presiden mungkin bisa dinilai kurang memihak rakyat. Namun, bagi pihak-pihak yang memahami karakter bangsa dan dapat melihat secara jernih, pasti menilai bahwa kebijakan yang diambil Presiden merupakan langkah berani dan cerdas, yang seharusnya dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Ada yang mengatakan, pembangunan infrastruktur yang digiatkan pemerintah tidak menjadikan rakyat jadi lebih sejahtera, rakyat tetap saja miskin. Pandangan ini muncul saat kita menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai tujuan dan bukan sebagai alat untuk mencapai tujuan.

Perlu dipahami, semangat pemerintahan di bawah kepemimpinan Jokowi tidak menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai tujuan, tetapi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan. Melalui pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh pelosok negeri, ruang dan skala ekonomi Indonesia akan meningkat berkali-kali lipat. Ruang-ruang baru yang tercipta inilah yang harus diisi dengan kegiatan-kegiatan produktif, yang dampaknya secara langsung akan dapat dinikmati dan dirasakan oleh rakyat Indonesia di seluruh penjuru negeri.

Menikmati berkah infrastruktur
Pernahkah kita bayangkan betapa berat perjuangan yang harus dilalui oleh guru di pedalaman Papua sebelum terbangunnya Jalan Trans-Papua? Ibu Jhuliet Zuliarti, salah satu pengajar di SD Inpres Mbua di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, harus membayar Rp 15 juta (hampir lima kali dari gaji pokoknya) dari tempat tinggalnya di Wamena untuk menuju tempat mengajar. Hal ini dikarenakan tidak adanya jalan darat dan beliau harus menggunakan pesawat terbang angkut, yang menyisakan kapasitas untuk dua penumpang.

Namun, dengan adanya Jalan Trans-Papua yang dibangun dengan kerja keras Kementerian PUPR dan TNI dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat lokal, membelah bukit dan menembus belantara Papua, Ibu Jhuliet Zuliarti dapat merasakan manfaatnya. Biaya transportasi turun jadi Rp 1 juta dengan kendaraan roda empat. Jalan Trans-Papua saat ini baru selesai sebagian, bayangkan jika pembangunan Jalan Trans-Papua selesai seluruhnya. Seluruh wilayah Papua terhubung, harga transportasi jadi murah, harga bahan pokok turun dan kebijakan ”BBM Satu Harga” berjalan lancar dan berkesinambungan. Semua hal tersebut akan menjadi efek lanjutan yang dapat langsung dirasakan oleh rakyat Papua. Imajinasi kita jadi lebih hidup lagi ketika menyaksikan betapa luar biasa dampaknya bagi rakyat di Sumatera Utara ketika Bandara Silangit direvitalisasi oleh pemerintah. Dengan memperpanjang landasan dan memperluas terminal hingga nanti bisa didarati pesawat Boeing 737-800 dan Airbus A320, dampaknya kini sudah dapat dirasakan. Jumlah penumpang meningkat dari 17.000 selama 2015 menjadi 100.000 selama 2016, dan diproyeksikan jadi 200.000 penumpang pada 2017.

Selanjutnya, untuk menggairahkan bisnis dan menarik wisatawan mancanegara, penerbangan langsung dari Malaysia, Singapura, dan Thailand ke Bandara Silangit segera dibuka. Selain itu, saat ini akses jalan menuju destinasi pariwisata Danau Toba sedang dibangun.

Di bagian selatan republik ini, kita melihat wajah-wajah anak muda di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, yang sebelumnya lebih banyak menganggur menjadi lebih banyak tersenyum karena bisa meningkatkan produktivitas dengan jadi bagian dalam geliat ekonomi yang sedang bertumbuh. Kebijakan Presiden untuk merevitalisasi Bandara Komodo Labuan Bajo dan membuka penerbangan langsung Jakarta-Labuan Bajo telah meningkatkan kunjungan wisatawan yang masuk melalui bandara tersebut. Pemerintah menargetkan 100.000 wisatawan pada 2017, dua kali lipat dibandingkan 2014. Hal ini telah memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

Pada sisi yang lain, di Pulau Jawa, tradisi mudik setiap Lebaran selalu jadi momok bagi pemudik dan pemerintah karena kemacetan dan kecelakaan terus terjadi secara menahun. Realitas tahun ini menunjukkan tradisi tersebut berubah: lebih lancar dan tertib karena Tol Trans-Jawa sampai Batang sudah bisa digunakan secara fungsional. Angka kecelakaan turun drastis. Diharapkan dengan penyelesaian Tol Trans-Jawa hingga Solo, tahun depan akan membuat kemacetan lalu lintas saat mudik Lebaran jadi sejarah masa lalu. Kepala anak bangsa di daerah terluar saat ini bisa tegak, terhormat, dan bangga ketika harus berinteraksi dengan warga negara lain. Pembangunan perbatasan, yang selama ini dilihat sebagai beban pembangunan, diubah oleh Jokowi sebagai investasi untuk menumbuhkan ruang-ruang kegiatan ekonomi baru. Kondisi inilah yang sedang dirasakan oleh warga perbatasan di Kalimantan, Maluku Utara, NTT, dan Papua. Pembangunan bandara dan pelabuhan Tapaleo, Bicoli, dan Wayabula di Maluku Utara, serta pembangunan jalan sepanjang 1.900 kilometer dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Utara meningkatkan konektivitas dan memperlancar alur logistik ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Dampak positif sudah mulai terlihat. Arus manusia yang mewarnai kehidupan ekonomi di daerah perbatasan tidak lagi mengalir ke luar negara, tapi masuk ke dalam negeri. Di sini sangat terasa bahwa negara hadir.

Apa yang diuraikan di atas hanya sebagian kecil dari ratusan proyek infrastruktur di seluruh Indonesia yang saat ini terus berlangsung. Pembangunan pembangkit listrik 35 GW, didukung proyek transmisi dan distribusi, akan memastikan istilah byarpet tidak lagi familiar di telinga anak-anak di sejumlah daerah. Revitalisasi pelabuhan-pelabuhan di Maluku yang didukung penyediaan kapal terjadwal lewat program Tol Laut akan menggerakkan lagi perekonomian maritim di Maluku. Tak ketinggalan, penyelesaian 69 bendungan di seluruh Indonesia hingga tahun 2019 yang didukung jalur irigasinya akan mengembalikan kebanggaan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat pangan.

Berkah infrastruktur yang dibangun, meski masih dalam penyelesaian, telah dapat dirasakan secara nyata oleh rakyat. Tantangan yang menjadi masalah utama dalam mengatasi kemiskinan, seperti akses ke pendidikan, kesehatan, energi, dan transportasi, segera dapat diatasi. Pergerakan logistik kian mudah dan murah. Ruang-ruang pertumbuhan ekonomi baru mulai tercipta sehingga bisa membuka kesempatan kerja lebih luas.

Terus berjuang membangun negeri
Jalan terjal dan mendaki yang diambil Jokowi adalah manifestasi dari karakter bangsa Indonesia sebagai bangsa pejuang. Memang langkah ini merupakan cara yang harus dihadapi dan tidak dapat dihindari dalam perjalanan bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang makmur dan berkeadilan.

Tentu banyak tantangan yang mengadang. Presiden tahu persis kemampuan pendanaan pemerintah sangat terbatas, perlu realokasi, pemfokusan, serta kreativitas dalam belanja pemerintah. Ada hambatan regulasi ataupun ego sektoral antarkementerian/lembaga. Ada kebiasaan buruk yang dipandang sebagai sesuatu yang biasa seperti pungutan liar. Ada medan-medan berat untuk ditembus secara geografis dan kondisi alam. Dengan semangat kebersamaan, sebagaimana pesan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI, Presiden bersama segenap elemen bangsa menunjukkan semangat berkobar pantang menyerah, keteguhan hati dan ketulusan jiwa untuk menghadapi dan menyelesaikan seluruh tantangan tersebut. Bagi Presiden, beragam kebijakan yang diambil bukan tentang dirinya, bukan untuk jangka pendek, bukan pula untuk Pilpres 2019. Kebijakan itu untuk bangsa Indonesia, untuk mewujudkan Indonesia yang makmur dan berkeadilan secara sistematis dan berkelanjutan.

*) Tulisan ini dimuat di rubrik Opini Harian Kompas, Rabu, 16 Agustus 2017. Penulis adalah Deputi I Bidang Infrastruktur dan Energi Kantor Staf Presiden




Blog Stats

  • 3,373,338 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…