Archive for September, 2015

28
Sep
15

Kebudayaan : Pengrajin Wayang Kekurangan Tenaga Ahli

http://www.sinarharapan.co/news/read/150928031/pengrajin-wayang-kekurangan-tenaga-ahli

Pengrajin Wayang Kekurangan Tenaga Ahli

Kekurangan tenaga ahli sebabkan kesulitan pemenuhan permintaan pelanggan.

28 September 2015 11:11 Ekonomi dibaca: 71

inShare

MAINKAN WAYANG-Dalang wayang kulit Ki Enthus Susmono memainkan tokoh wayang saat pentas di halaman Balai Kota Madiun, Jawa Timur, Sabtu (5/9) dini hari. Pementasan wayang kulit mengangkat lakon “Sengkuni Tobat’.

SOLO-Pengrajin wayang di Solo mengalami kesulitan memenuhi permintaan pelanggan. Kurangnya tenaga kerja, yang memiliki keahlian khusus seni sungging.

Pengrajin “Sanggar Wayang Wawan” di Jalan Parang Klitik I No 19 Sondakan Kecamatan Laweyan Solo Jawa Tengah mengaku produksinya tidak mampu memenuhi pesanan pelanggan karena kurangnya tenaga kerja

Seorang pengrajin Sanggar Wayang Wawan, Hernot Sarwani (50) warga RT 03/RW 05 Sondakan Laweyan Solo, Senin (28/9) , mengatakan dampak kurangnya tenaga kerja yang mempunyai keahlian sungging hasilnya belum mampu memenuhi kebutuhan pasar.

Hernot Sarwani menjelaskan, dengan dibantu tiga orang tenaga kerja, dirinya belum mampu memenuhi pesanan yang rata-rata mencapai 10 hingga 15 biji berbagai tokoh pewayangan per bulan.

Dia menjelaskan kerajinan wayang kulit tersebut sangat rumit dan perlu ketelitian mulai dari menatah bahan baku kulit dari hewan kerbau yang memerlukan waktu hingga lima hari dan kemudian memberikan warna tidak selesai empat hari.

“Kami dengan dibantu tiga tenaga kerja paling rata-rata mampu memproduksi delapan hingga 10 wayang per bulan. Hal ini, juga masih tergantung kemauan tenaga kerja apakah bisa menyelesaikan tepat waktu,” kata Hernot yang mengaku menekuni kerajinan wayang kulit ini sejak 1990 hingga sekarang.

Di sisi lain, bahan baku kulit hewan kerbau dan tanduknya persediaan masih cukup dan tidak melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Karena, bahan baku semuanya ada di dalam negeri dan harga tetap stabil.

Harga kulit kerbau yang sudah diolah untuk bahan baku wayang kulit tetap stabil Rp1,5 juta per lembar, sedangkan untuk gagang wayang kulit dari tanduk atau sering disebut (gapit) Rp450 ribu per biji.

Menyinggung soal rumitnya membuat kerajinan wayang kulit, Hernot mengatakan harga kerajinan wayang kulit hingga sekarang harganya mahal karena selain bahan baku, juga cara memproduksi perlu keahlian khusus sehingga di Solo sangat langka pengrajin ini.

“Harga wayang kulit mahal karena cat warna kuning emas ada yang menggunakan emas asli sehingga ditawarkan hingga Rp5 juta per wayang, sedangkan paling murah Rp800 ribu per wayang,” katanya.

Menyinggung soal pelanggan wayang kulit selama ini, Hernot menjelaskan datang dari para dalang dan kolektor dari berbagai daerah di Indonesia.

Bahkan, pelanggan wisatawan dari luar negeri juga ada untuk cendera mata seperti Australia dan Amerika Serikat. Namun, pihaknya tidak semua pesanan bisa dipenuhi karena sulitnya mencari tenaga kerja.

__._,_.___

28
Sep
15

Transportasi Darat : Jalur Kereta Trans Papua, Tahap Konstruksi Akan Dimulai 2018

http://bisnis.tempo.co/read/news/2015/09/28/090704457/jalur-kereta-trans-papua-tahap-konstruksi-akan-dimulai-2018

Jalur Kereta Trans Papua, Tahap Konstruksi Akan Dimulai 2018

Senin, 28 September 2015 | 15:25 WIB

Jalur Kereta Trans Papua, Tahap Konstruksi Akan Dimulai 2018  

Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Perhubungan akan merampungkan studi tentang rencana proyek pembangunan jalur kereta api Trans Papua dalam dua tahun mendatang. “Tahun ini kami masih melakukan feasibility study (studi kelayakan) dan tahun depan kami akan memulai pembuatan detail desain serta Amdal,” kata Kepala Subbagian Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Direktorat Jenderal Perkeretaapian Joice Hutajul, ketika dihubungi Tempo, Senin, 28 September 2015.

Jalur kereta api Trans Papua rencananya akan dibangun sepanjang 595 kilometer. Jalur tersebut akan menghubungkan wilayah Sorong sampai Jayapura. (Baca Jalur Sorong Manokwari Akan Jadi Kereta Perintis di Papua)

Menurut data Kementerian Perhubungan, analisis kelayakan untuk jalur kereta api Trans Papua dari Sorong sampai Manokwari akan dimulai tahun ini (2015), kemudian dilanjutkan dengan pembuatan detail desain dan amdal tahun 2016.

Di tahun berikutnya pengadaan lahan akan dimulai, yang diperkirakan membutuhkan waktu dua setengah tahun. Dengan demikian, proses konstruksi diperkirakan dimulai pada 2018 dan rampung pada 2019.

Adapun jalur kedua, yaitu jalur kereta api Sarmi hingga ke Jayapura, akan mencapai 205 kilometer. Analisis untuk jalur tersebut dimulai tahun ini, disusul dengan detail desain dan Amdal pada 2016 dan 2017. Setelah itu, pengadaan lahan akan dimulai pada 2018-2019. Tahap konstruksi diperkirakan baru bisa dilakukan setelah pengadaan lahan selesai, sehingga jalur dari Sorong sampai Jayapura akan dimulai konstruksinya bersamaan pada 2020.

Seluruh proyek tersebut diperkirakan membutuhkan dana Rp 10,6 triliun. Rencananya alokasi anggaran dilakukan secara bertahap mulai tahun ini sebesar Rp 10,9 miliar, pada 2016 sebesar Rp 46,2 miliar, 2017 sebesar Rp 152,5 miliar, 2018 sebesar Rp 5 triliun, dan 2019 sebesar Rp 5,4 triliun.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah meminta agar proses persiapan proyek jalur kereta api di Papua diselesaikan di semester akhir 2015 sehingga di tahun berikutnya pembangunan bisa dimulai. Pembangunan jalur kereta api tersebut disiapkan sebagai bukti keseriusan pemerintah agar pembangunan tak hanya terfokus di Jawa, tetapi juga di daerah-daerah terpencil.

Jokowi mengatakan pembangunan tersebut membutuhkan waktu yang tidak sebentar mengingat kondisi alam Papua yang memerlukan banyak penyesuaian.

ARIEF HIDAYAT

__._,_.___

28
Sep
15

Kehutanan : Kebakaran 192 Ribu Hektar Lahan Sumatera dan Kalimantan

Kebakaran 192 Ribu Hektar Lahan Sumatera dan Kalimantan

GATRAnews  –   Minggu, 27 September 2015 10:11    |

peta titik api di Sumatera dan Kalimantan (Dik Majalah GATRA)

peta titik api di Sumatera dan Kalimantan (Dik Majalah GATRA)

Jakarta, GATRAnews –  Berdasarkan citra satelit Terra dan Aqua milik NASA, dari waktu ke waktu sejak Januari lalu, hotspot atau titik panas di enam provinsi yang jadi langganan kebakaran hutan dan lahan itu terus bertambah, hingga mencapai total 18.706 per 17 September lalu.

Jumlah titik panas terbanyak di Kalimantan Tengah dengan 4.436 titik, disusul Sumatera Selatan (3.622), Kalimantan Barat (2.125), Jambi (2.013), Riau (1.546) dan Kalimantan Selatan (787).
Di lapangan, tim pemadam gabungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, dan Manggala Agni, menemukan banyaknya jumlah titik api yang berkobar-kobar. Di Jambi, misalnya, terdapat 234 titik api hingga pekan lalu. Sedangkan di Sumatera Selatan terdapat lebih dari 700 titik api.

Laporan dari lapangan yang diterima Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, menyebutkan total luas area yang terbakar mencapai 8.003,24 hektare, masing-masing 5.492,82 hektare di Sumatera dan 2.519,42 hektare di Kalimantan.
Angka ini saja sebetulnya sudah cukup memprihatinkan. Namun ternyata itu masih jauh di bawah temuan citra satelit yang menyebutkan bahwa luas area kebakaran di Sumatera mencapai 52.985 hektare dan Kalimantan seluas 138.008 hektare, sehingga total area kebakaran di kebun sawit dan hutan tanaman industri itu mencapai 191.993 hektare. ”Jadi beda banget,” ujar Siti Nurbaya, prihatin.
Ada dua tipe satelit yang digunakan, Landsat generasi 8 dan SPOT Image. Landsat-8 digunakan untuk mengukur area yang luasnya 30 m x 30 m tiap 1 pixel. Sedangkan SPOT Image memiliki resolusi spasial yang lebih detail, mencapai 1,5 m x 1,5 m tiap pixel. Teknologi satelit ini digunakan Siti untuk menghitung area kebakaran di atas 10 hektare.
Berdasarkan analisis citra satelit tadi, Siti mengungkapkan, ada kecocokan antara akumulasi area kebakaran hutan dengan wilayah konsesi yang izinnya tersebar di tiga institusi.

Menurut Siti, ada 90 izin pemanfaatan yang berada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 49 izin pelepasan atau perkebunan yang berada di bupati dengan supervisi Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, serta 147 izin Badan Pertanahan Nasional.
Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan konsesi ini tidaklah mudah. Meski hingga 17 September lalu telah dilakukan water bombing sebanyak 39,436 juta liter air, plus menggelontorkan garam seberat total 213 ton untuk menciptakan hujan buatan, toh api masih saja berkobar, titik api tetap bermunculan.

Kepala BNPB Willem Rampangilei mengakui pemadaman berjalan lamban karena menyangkut wilayah yang sangat luas, lahan gambut, dan titik api yang susah dijangkau. Hal ini dipersulit pula oleh kondisi kekeringan yang melanda.

Taufik Alwie, Taufiqurrohman, Hidayat Adiningrat, Andhika Dinata, Andi Anggana, Joni Aswira Putra, Jogi Sirait (Jambi), dan Noverta Salyadi (Palembang).

Laporan Utama, Majalah GATRA, Beredar Kamis, 24 September 2015

Baca juga: 

A S A P

Kebakaran Lahan Sinar Mas Group dan Wilmar Group

__._,_.___

28
Sep
15

Keagamaan : Putin Melihat Bung Karno di Mesjid Terbesar Eropa

Ketika Putin Melihat Bung Karno di Masjid Terbesar Eropa
KAMIS, 24 SEPTEMBER 2015 | 19:39 WIB
  • share facebook
  • share twitter
  • share google+
  • share pinterest

Ketika Putin Melihat Bung Karno di Masjid Terbesar Eropa

Warga berjalan di dekat Masjid Katedral Moskow yang usai direnovasi di Moskow, Russia, 23 September 2015. Peresmian Masjid tersebut akan menghadirkan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. REUTERS
TEMPO.COJakarta – Ada yang menarik dalam peresmian Masjid Agung Moskow atau Moskovskiy Soborniy Mecet oleh Presiden Vladimir Putin, Kamis, 24 September 2015. Selain ekseterior dan interior mewah masjid, yang membuat haru Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Djauhari Oratmangun adalah diputarnya film dokumenter sejarah masjid itu yang menayangkan, kunjungan Presiden Soekarno ke masjid itu pada 1959.

“Saya terharu dan bangga, karena sempat diputar film kunjungan Presiden Sukarno ke masjid ini,” kata Djauhari dalam keterangan tertulis yang dirilis Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow, Kamis, 24 September 2015. Menurut Djauhari, semua hadirin termasuk Putin, terpaku menyaksikan tayangan itu. “Ini membuktikan bahwa jejak-jejak Presiden Sukarno ternyata masih ada dan dihargai di sini.”

Didirikan pada 1904, Masjid Agung Moskow kini direstorasi sejak 2005 dan menjadi masjid terbesar di Eropa. Masjid yang diresmikan Putin itu mampu menampung 10 ribu jemaah dan didirikan tepat menjelang umat muslim merayakan Idul Adha. Hadir dalam peresmian itu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. “Islam sesuai hukum Rusia merupakan salah satu agama tradisional,” ujar Putin.

Berdiri dengan kubah setinggi 46 meter dan menara setinggi 72 meter, pada bagian tengah Masjid Agung Moskow terdapat kubah berlapis emas yang dihiasi dengan bingkai ukiran mencuplik  ayat-ayat Al-Quran. Masjid dilengkapi tujuh lift, pendingin udara, dan fasilitas bagi penyandang cacat. Biaya renovasi untuk Masjid Agung Moskow tersebutsekitar US$ 170 juta atau sekitar Rp 2,43 triliun.

Dana sebesar itu sebagian besar dibiayai anggota Dewan Federasi Rusia dari Republik Dagestan, Suleyman Kerimov, yang menyumbang lebih dari US$ 100 juta atau sekira Rp 1,43 triliun. Turki memberikan bantuan berupa mimbar dan mihrab. Palestina, terutama dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas memberikan sumbangan US$ 25 ribu atas nama anak-anak Palestina, dan juga sumbangan dari umat dari berbagai agama.

Putin yakin, Masjid Agung itu akan menjadi pusat rohani dan sumber penyebarluasan ide-ide humaniter. “Setulusnya saya ucapkan selamat atas pembukaan Masjid Agung Moskow. Ini peristiwa penting bagi umat muslim Rusia,” kata Putin. ia mengaku bangga pemerintahnya bisa membangun kembali masjid tertua di Moskow. Selain modern, masjid ini bakal menjadi kebanggaan bangsa Rusia yang multi etnis dan multi religi.

WDA | REUTERS
__._,_.___
28
Sep
15

Kenegarawanan : UU Desa Ciptakan 74.093 Singapura Di seluruh Indonesia

UU Desa Ciptakan 74.093 Singapura Di seluruh Indonesia
Jumat, 25 September 2015
Salah satu potret desa di Banten (Ist)Salah satu potret desa di Banten (Ist)JAKARTA- Paradigma pembangunan nasional telah mengalami perubahan radikal sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 6/2014 tentang Desa. kemudian diikuti komitmen penuh Pemerintah Joko Widodo untuk menjadikan Desa sebagai bagian utama dalam sembilan program prioritas pemerintah (Nawacita). Oleh karenanya, penataan politik nasional harus dimulai dari desa Hal ini disampaikan oleh Peneliti Forum Masyarakat Pemantau Parlemen (Formappi) Tommy Legowo kepada Bergelora.com di Jakarta, Jumat (25/9).
Ia menyebut lahirnya Undang-undang Desa sebagai sebuah revolusi tanpa darah yang terjadi di Indonesia. Dari sisi progresivitas, Undang-undang Desa sangat dahsyat karena terdapat perspektif baru pemerintahan dengan adanya otonomi berjenjang, yaitu otonomi kabupaten kota dan otonomi desa.
“Jika terimplementasi, Undang-undang Desa akan menciptakan 74.093 Singapura di seluruh Indonesia, karena Undang-undang Desa memungkinkan desa membentuk city state yang sebenarnya,” ungkap Tommy.
Tommy menilai perlu dilakukan pengaturan kapasitas desa agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi city state. Artinya, Desa harus didorong untuk bisa membangun seperti halnya sebuah negara/pemerintahan, baik dalam aspek politik, sosial, maupun ekonomi.
“Pertanyaannya sekarang, bagaimana untuk memenuhi kapasitas yang diperlukan untuk aspekpolitik, sosial dan ekonomi? Dalam kondisi inilah peran pemerintah, khususnya Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sangat menentukan,” terangnya.
Baca Lengkap:
__._,_.___

Wah! Negara Ditopang Pajak Pekerja 15 Persen, Orang Super Kaya Hanya 2 Persen
Sabtu, 26 September 2015
Diskusi di luar agenda utama Sidang Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bertema Goal 10 SDGs Reducing Inequality: Desirable but is it Feasible? yang diselenggarakan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dan lembaga masyarakat sipil internasional di Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) pada Dewan Pewakilan Bangsa-Bangsa di New York, 24 September 2015 (Ist)‏Diskusi di luar agenda utama Sidang Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bertema Goal 10 SDGs Reducing Inequality: Desirable but is it Feasible? yang diselenggarakan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dan lembaga masyarakat sipil internasional di Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) pada Dewan Pewakilan Bangsa-Bangsa di New York, 24 September 2015 (Ist)‏NEW YORK- Penyebab ketimpangan di Indonesia adalah akibat dari pendapatan orang super kaya yang berpenghasilan Rp5-10 miliar per tahun yang jumlahnya terus meningkat sementara pembayaran pajaknya rendah hanya 2 persen. Dipihak lain pajak kelompok pekerja mencapai 15 persen. Hal ini disampaikan oleh Ah. Maftuhan, Peneliti Perkumpulan Prakarsa dalam diskusi di luar agenda utama Sidang Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bertema Goal 10 SDGs Reducing Inequality: Desirable but is it Feasible? yang diselenggarakan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dan lembaga masyarakat sipil internasional di Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) pada Dewan Pewakilan Bangsa-Bangsa di New York, 24 September 2015 pukul 15.00 waktu New York.
Diskusi ini menghadirkan 11 pembicara dan dihadiri lebih dari 60 orang dari perwakilan berbagai organisasi masyarakat sipil internasional dari berbagai negara. PBB akan mengadopsi SDG yang terdiri dari 17 target dan 169 sasaran dalam sidang ke-70 yang berlangsung 25-27 September 2015.
Di sisi lain, meski pendapatannya sangat tinggi, kontribusi total pajak dari kelompok super kaya hanya sekitar 2 persen terhadap penerimaan negara melalui pajak penghasilan. Sedangkan sumbangan kelompok pekerja atau kelas menengah mencapai 15 persen terhadap penerimaan negara.
“Tingkat kepatuhan orang kaya untuk membayar pajak rendah,” kata Maftuhan di New York.
Baca lengkap:
__._,_.___
28
Sep
15

Kenegarawanan : Tehnokrat Jadikan Indonesia Jongos Globalisasi

Swasono : Tehnokrat Jadikan Indonesia Jongos Globalisasi
Senin, 28 September 2015
Anggota Presidium Komiter Kedaulatan Rakyat (KKR), Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, Prof. Sri Edi-Swasono‏. (Ist)
Anggota Presidium Komiter Kedaulatan Rakyat (KKR), Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, Prof. Sri Edi-Swasono‏. (Ist)JAKARTA- Investasi asing masuk di Indonesia sejak 1967 pada awal Orde Baru, tetapi tidak  terbukti dapat mensejahterakan rakyat Indonesia, sebaliknya menjadi sangat eksploitatif. Indonesia hanya menjadi jongos globalisasi dan tidak menjadi tuan di negeri sendiri. Hal ini ditegaskan oleh Guru Besar Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, Prof. Sri Edi-Swasono kepada Bergelora.com di Jakarta, Senin (28/9).
“Investor asing sudah masuk ke Indonesia sejak 1967, terbukti  tidak bisa sejahterakan kita, malah eksploitatif nyedotin kita,” ujarnya.
Anggota Presidium Komite Kedaulatan Rakyat (KKR) ini mengkritik keras para akademisi, kaum intelektual dan kampus-kampus yang tak henti-hentinya sampai saat ini membela neoliberalisme mengorbankan akal sehat dan kedaulatan bangsa dan negara.
“Mereka tidak risih jadi jongos globalisasi, menjadi aborigin servil. Kampus-kampus mengajarkan gospel neoliberalisme, sok pasar-bebas laissez-faire, menghasilkan teknokrat-teknokrat yang tidak ngerti strukturalisme ekonomi sebagai syarat menjadi merdeka sesuai Sila kelima Pancasila,” ujarnya.
Baca Lengkap:
__._,_.___

http://nasional.tempo.co/read/news/2015/09/26/173703971/kelompok-superkaya-penyebab-ketimpangan-ekonomi-indonesia

Kelompok Superkaya Penyebab Ketimpangan Ekonomi Indonesia

Sabtu, 26 September 2015 | 05:39 WIB

Kelompok Superkaya Penyebab Ketimpangan Ekonomi Indonesia

Ilustrasi kemiskinan Jakarta. Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta – Peneliti Perkumpulan Prakarsa, Maftuhan, mengatakan penyebab ketimpangan sosial dan ekonomi di Indonesia adalah pendapatan orang-orang superkaya yang berpenghasilan Rp 5-10 miliar per tahun. Jumlah kelompok ini di Indonesia terus meningkat.

Masalahnya, Maftuhan melanjutkan, meski pendapatannya sangat tinggi, kontribusi total pajak dari kelompok superkaya hanya sekitar 2 persen terhadap penerimaan negara melalui pajak penghasilan. “Tingkat kepatuhan orang kaya untuk membayar pajak rendah,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Tempo, Jumat, 25 September 2015.

Perilaku itu berkebalikan dengan kelompok pekerja atau kelas menengah. Sumbangan pajak oleh kelas menengah mencapai 15 persen terhadap penerimaan negara. Ia memberikan gambaran dari potensi 60 juta pembayar pajak, saat ini baru 27,57 persen juta orang yang terdaftar alias memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Dari jumlah itu, hanya 11 juta orang yang memenuhi kewajibannya. Dengan demikian, sumbangan pajak penghasilan dari total penerimaan negara hanya 12 persen dari potensi pajak 16-18 persen. “Artinya, negara ini ditopang pajak kelompok pekerja,” kata Maftuhan.

Tingginya angka ketimpangan itu menjadi topik pembahasan dalam diskusi di luar agenda utama Sidang Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bertema “Goal 10 SDGs Reducing Inequality: Desirable but is it Feasible?”. Diskusi itu diselenggarakan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dan lembaga masyarakat sipil internasional di Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) pada Dewan Perwakilan Bangsa-Bangsa di New York.

Maftuhan mengusulkan supaya ada redistribusi pajak yang menguntungkan kelompok miskin dan kelas menengah, yaitu dengan mengutamakan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, irigasi, dan listrik. “Infrastruktur dasar juga harus menjadi prioritas agar redistribusi pajak dapat dinikmati semua kalangan,” tuturnya.

Maftuhan mengkritik pemerintah Joko Widodo yang cenderung mengejar pembangunan infrastruktur besar, seperti jalan tol dan bandara, yang cenderung dinikmati kalangan industri besar.

AGUNG SEDAYU

 

Taper Tantrum On Menyelamatkan Rezim Jokowi

Oleh Djoko Edhi S Abdurrahman, mantan Anggota Komisi III DPR-RI

Taper Off ditunda. Sampai kapan, tak ada yang tahu. Tanggal 19 september 2015, The Fed menyatakan tak jadi menaikkan suku bunga acuan, tetap 0,25%. Alasannya, menurut Kompas, ditunda karena inflasi Amerika Serikat (AS) rendah, 0,2%, dan angka pengangguran masih tinggi, 5,1%. “Bukan karena kuatir pasar goyah”.

Alasan terakhir itu, jelas The Fed separuh berdusta. Kompas mengutip pakar Richard Ebelling, The Fed sengaja menciptakan masalah. Sebab, sepanjang 2003-2008, The Fed terus menurunkan suku bunga jadi rendah dengan cara menambah uang beredar, lalu mendorong kredit murah itu ke investasi spekulatif di pasar modal, bukan untuk investasi yang meluaskan lapangan kerja. Suku bunga rendah The Fed berlangsung sejak 2006. Yaitu, sepanjang 2009 – 2015, The Fed telah memasok uang beredar dari 740 miliar USD pada 2007, menjadi 4 triliun USD pada 2015.

Jadi, spekulasi nilai tukar jalan terus. Namanya Taper Tanrum. Praktiknya memainkan issu pasar valuta asing di negara berkembang untuk profit taking menggunakan dana murah tadi guna membiayai margin trading. Kalau The Fed menaikkan suku bunga, namanya Taper Tantrum Off, biasa disebut Taper Off saja. Artinya, spekulasi berhenti karena dana murah terhenti. Dana murah ini, jatuh ke bank besar dan hedge fund, yang telah mendongkrak indeks saham Dow Jones pada Januari 2015, tapi tidak memberikan pertumbuhan ekonomi signifikan bagi AS. Taper Off akan dilaksanakan jika pertumbuhan ekonomi AS terus membaik. Melalui rapat komite federal bank sentral AS (FOCM), Taper Off ditunda.

Kalau jadi Taper Off itu? Dana murah tadi, yang digunakan investor di negara berkembang untuk spekulasi di bursa, kabur ke The Fed lagi. Pulang kandang. Praktis nilai tukar rupiah akan lebih terjerembab ke tahap panik.
Spekulasi dana murah ini oleh Robert Shiller disebut manipulasi di “Fraud, Fools, and Financial Market”, 17 September lalu.

Untung tak jadi Taper Off, sehingga rezim Presiden Jokowi punya kesempatan melakukan economic recovery di hari-hari mendatang. Sebaliknya, karena Taper On, maka spekulasi jalan terus, nilai tukar rupiah akan terus melemah, namun secara perlahan-lahan. Analoginya, kalau pembunuhan, matinya itu pelan-pelan.

Faktor manipulasi dan volatilitas mempengaruhi dana murah ini, rawan terhadap kenaikan suku bunga. Jika Fed menaikkan suku bunga, beban dana murah meningkat, sangat mudah membuat pasar panik, dan kenaikan suku bunga The Fed akan memicu kekacauan sektor keuangan secara keseluruhan. Tapi kebijakan menunda kenaikan suku bunga the Fed, juga mengambil korban. Menurut Wakil Direktur Bank Pembangunan Asia, Edmon Ginting, mengutip USA Today, Bank of Amerika salah satu yang terjebak karena salah prediksi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuan. Sejumlah bank juga mengalami nasib sama, saham mereka anjlog akibat salah prediksi.

Dari penundaan Taper Off itu, Shiller melihat The Fed lebih mementingkan ketakutannya terhadap gejolak Wallstreet daripada pentingnya pertumbuhan ekonomi AS. Di luar itu, The Fed masih menempatkan kondisi ekonomi Tiongkok yang memburuk sebagai kambing hitam penundaan Taper Off.

By Design?

Tapi jika menggunakan analisis politik, krisis saat ini tak syak adalah by design, namun belum diketahui bagaimana konspirasi itu, cukup jelas telah menggagalkan ekonomi Tiongkok menjadi raja ekonomi dunia. Sebab, hanya 8 bulan sejak berdirinya AIIB yang dimotori Presiden Tiongkok Xi Jinping, 24 Oktober 2014. AIIB adalah bank kreditur ketiga setelah BRICK (Afrika) dan Broncho Del Sur (Amerika Latin) yang berdiri sebagai perlawanan terhadap dominasi keuangan Barat, World Bank, ADB, dan IMF.

Sampai awal tahun 2015, AIIB menggegerkan dunia, hingga IMF dan ADB masuk AIIB. Issunya, Yuan akan menggantikan mata uang dunia menggantikan USD karena ekonomi Tiongkok telah bersaing dengan AS. Issu lainnya, pertumbuhan ekonomi dunia telah pindah dari Barat ke Timur, yaitu Tiongkok. Tak ada yang mengira bahwa Shanghai bakal diserang dengan hebat, sehingga Tiongkok harus merevaluasi Yuan dan gagal menjadi mata uang dunia. Sebanyak Rp 36.000 triliun menguap dari pasar modal Shanghai, dan kini masih belum pulih. Padahal, tujuan dan kerja sama ekspor Indonesia terbesar adalah Tiongkok. Jelas saja Indonesia ikut teler. Di lain sisi, penundaan Taper Off itu, telah menyelamatkan kekuasaan rezim Jokowi, karena tak ada gejolak kurva patah pada kenaikan kurs USD berikutnya, melainkan naik perlahan yang tak mematikan seperti pada domino effect Juli 1997.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

__._,_.___

Privatisasi : Negara Predator, Ketimpangan Pasti Meningkat
Sabtu, 26 September 2015
Diskusi di luar agenda utama Sidang Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bertema Goal 10 SDGs Reducing Inequality: Desirable but is it Feasible? yang diselenggarakan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dan lembaga masyarakat sipil internasional di Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) pada Dewan Pewakilan Bangsa-Bangsa di New York, 24 September 2015, New York. (Ist)Diskusi di luar agenda utama Sidang Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bertema Goal 10 SDGs Reducing Inequality: Desirable but is it Feasible? yang diselenggarakan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dan lembaga masyarakat sipil internasional di Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) pada Dewan Pewakilan Bangsa-Bangsa di New York, 24 September 2015, New York. (Ist)NEW YORK- Penyebab ketimpangan dipicu penyediaan layanan dasar masyarakat dan pengelolaan sumber daya alam yang menjadi  kebutuhan hajat hidup masyarakat yang seharusnya dikelola negara diserahkan pada pihak swasta. Hal ini disampaikan oleh Amitha Behar dari Wada Na Todo Abhiyan, organsisasi yang konsen pada masalah kemiskinan di India dalam diskusi di luar agenda utama Sidang Umum Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) bertema Goal 10 SDGs Reducing Inequality: Desirable but is it Feasible? yang diselenggarakan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) dan lembaga masyarakat sipil internasional di Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) pada Dewan Pewakilan Bangsa-Bangsa di New York, 24 September 2015 pukul 15.00 waktu New York.
Diskusi ini menghadirkan 11 pembicara dan dihadiri lebih dari 60 orang dari perwakilan berbagai organisasi masyarakat sipil internasional dari berbagai negara. PBB akan mengadopsi SDG yang terdiri dari 17 target dan 169 sasaran dalam sidang ke-70 yang berlangsung 25-27 September
Ia menjelaskan bahwa posisi negara yang seharusnya menjadi regulator dalam penyediaan layanan dasar menjadi semacam predator.
“Ini karena kekuasaan diberikan kepada pihak swasta. Kondisi kesehatan masyarakat di India mengkhawatirkan karena layanan kesehatan telah diprivatisasi,” katanya di New York.
Baca Lengkap:
__._,_.___
28
Sep
15

PusKesMas : Obat Diabetes Alami(Herbal) utk Menyembuhkan Kencing Manis

http://indonesiana.tempo.co/read/49452/2015/09/26/iklanbaris33/obat-diabetes-alami-herbal-utk-menyembuhkan-kencing-manis

indonesiana-obat-kanker-herbal-alami-menyembuhkan-kanker-tumor.jpg

Obat Diabetes Alami (Herbal) utk Menyembuhkan Kencing Manis

Apakah Anda mencari obat diabetes alami? Jika demikian, Anda telah datang ke tempat yang tepat. Ada obat tradisional yang bisa membantu dalam menyembuhkan kencing manis secara alami. Herbal adalah tempat yang bagus untuk memulai. Membantu diabetes mengobati dengan herbal dan suplemen herbal bukan hal yang baru, metode ini telah digunakan selama berabad-abad.

Saya ingin membahas beberapa bahan obat herbal dan alami untuk menyembuhkan diabetes mereka:

Kalsium

Banyak orang menemukan bahwa kalsium membantu mencegah tekanan darah tinggi. Kalsium juga bagus untuk orang-orang yang menderita kencing manis(karena kadang-kadang dapat meringankan gejala).

Kayu manis

Penelitian telah menunjukkan bahwa kayu manis membantu meningkatkan konversi glukosa menjadi energi. Tidak hanya itu, tapi kayu manis membantu menghalangi radikal bebas. Cinnamon juga telah terbukti untuk mengontrol kadar gula darah. Studi menunjukkan bahwa 70% dari individu telah melaporkan hasil positif dari kayu manis.

Jambolan

Membantu menurunkan kadar gula darah dengan cepat. Bagian terbaik tentang ramuan ini (yang menarik banyak orang untuk menggunakannya) adalah bahwa ia hampir memiliki nol efek samping.

Evening Primrose Oil

Minyak alami ini telah terbukti sebagai obat diabetes alami(herbal) yang berkhasiat menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol yang lebih rendah, dan dengan demikian menurunkan risiko terkena stroke dan / atau serangan jantung. Tidak hanya itu, tetapi minyak evening primrose juga telah digunakan untuk menurunkan berat badan karena berapa meningkatkan tingkat metabolisme. Peningkatan tingkat metabolisme membantu membakar lemak tanpa diet khusus.

Chromium Aspartat

Ini merupakan mineral penting yang akan membantu menjaga kadar gula darah stabil. Hal ini juga membantu dengan hilangnya lemak dan meningkatkan jaringan otot. Namun, jika Anda hamil atau menyusui, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakan produk ini.

Melon pahit

Obat herbal kencing manis ini telah terbukti layak. Telah terbukti sebagai obat diabetes herbal tipe 2. Pare mengandung polipeptida yang membuat ramuan ini sangat efektif untuk menemukan bantuan dengan diabetes. Tanaman ini juga mengandung lutein (yang biasanya digunakan untuk membantu kesehatan mata). Lutein ditemukan dalam buah-buahan jeruk, dan juga hadir dalam sayuran berdaun hijau gelap. Diabetes adalah rentan terhadap retinopati dan katarak dini dan lutein dapat membantu dalam keterbelakangan mereka.

Temukan obat diabetes alami di web kami

__._,_.___

RAGAM

Alzheimer Melonjak, RI Rugi US$ 2 Miliar/Tahun

1,2 juta jiwa penderita di Indonesia

27 September 2015 12:00 Murizal Hamzah Kesehatan dibaca: 64

inShare

Peduli Alzheimer: Panggung Peduli Alzheimer di Monas, Jakarta, Minggu (27/9)

JAKARTA-  Dalam tiga tahun terakhir penderita Alzheimer di Indonesia meningkat 20 persen. Akibatnya ekonomi keluarga penderita Alzheimer hilang dari US$1,7 miliar menjadi US$ 2 Miliar per tahun. Kerugian ekonomi yang timbul karena hilangnya penghasilan bagi Orang Dengan Demensia (ODD), biaya yang dikeluarkan untuk mengurus ODD serta biaya obat-obatan yang harus dikeluarkan.

Di sisi lain, penelitian terbaru World Alzheimer’s Disease menunjukan penderita Alzheimer di Indonesia meningkat dari 1 juta jiwa menjadi 1,2 juta orang. Bahkan, Alzheimer’s Indonesia mendapatkan laporan adanya (suspect) penderita Alzheimer termuda di Indonesia berusia 22 tahun.

“Dalam tiga tahun terakhir masyarakat mulai sadar bahwa gejala-gejala Alzheimer bisa tampak sewaktu usia muda. Bahkan kami mendapatkan laporan bahwa Alzheimer telah menyerang anak muda berusia 22 tahun di Jawa Barat,” kata Executive Director Alzheimer’s Indonesia DY Suharya di sela-sela Jalan Sehat World Alzheimer Month Jakarta, Minggu (27/9).

Suharya, menjelaskan semenjak gerakan peduli Alzheimer bergulir 2013, masyarakat mulai sadar gejala-gejala penyakit yang dikenal sebagai Demensia atau pikun. Pada awalnya, warga menganggap Alzheimer itu merupakan hal yang wajar karena faktor risiko usia lanjut kini mulai aktif mencari informasi mengenai pencegahan dan tindakan pengurangan risiko Alzheimer.

“Apabila pendampingnya adalah anggota keluarganya maka kerugian ekonomi yang timbul adalah hilangnya penghasilan dari anggota keluarga yang berubah fungsi dari pekerja menjadi caregiver.” tukasnya.

Pada kesempatan sama, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan berusaha sekuat mungkin untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota ramah Demensia dan lansia. Menurutnya, para lansia dapat memanfaatkan berbagai ruang publik untuk beraktifitas sehingga secara tidak langsung dapat menurunkan potensi terserang Alzheimer.

“Para lansia dapat memanfaatkan berbagai fasilitas ruang publik yang telah didirikan seperti taman lansia serta ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) sehingga kualitas hidup para lansia dapat terus terjaga. Pemprov DKI Jakarta juga mengadakan poco-poco setiap Jumat pagi untuk mencegah kepikunan di lingkungan PNS,” pungkasnya yang mengenakan oblong ungu..

Salah satu cara mensosialisasikan tentang Alzheimer dengan aksi gerak jalan santai seperti yang dilakukan oleh SOHO Global Health.

“SOHO mendukung Yayasan Alzheimer Indonesia dengan donasi serta melibatkan peran serta aktif ratusan karyawan pada kegiatan ini,”  ungkap Head of Public Relations & General Services-SOHO Global Health Widi Nugroho Sahib.

Widi  menuturkan, bersama anggota keluarganya, serta lomba groufie yang harus diunggah di aplikasi Media Sosial yaitu Twitter, Facebook, GooglePlus dan Instagram. Disebutkan, setiap karyawan SOHO mengikutsertakan tiga anggota keluarganya di acara yang bernuansa warna ungu.

Disebutkan, konsep mendasar dari dukungan kepada ALZI melalui tim Public Relations SOHO  dengan mengimplementasikan strategi komunikasi 360 derajat  (3600 Communications Strategy), yaitu komunikasi internal (karyawan), komunikasi eksternal (wartawan, dan lembaga swadaya masyarakat), dan kegiatan tanggungjawab sosial perusahaan/CSR.

Alzheimer adalah kondisi seseorang mengalami penurunan pada fungsi memori, cara berpikir, cara bersosialiasi, cara berkomunikasi, hingga mempengaruhi cara mereka menjalani kehidupan sehari-harinya. World Health Organization (WHO) memperkirakan pada 2012 ada sekitar 35,6 juta orang di dunia mengidap Alzheimer.

Jumlah ini diprediksi akan bertambah dua kali lipat setiap 20 tahunnya. Di Indonesia, meski belum ada prevalensi yang jelas tetapi diperkirakan 1 juta jiwa mengalami Alzheimer.

__._,_.___




Blog Stats

  • 3,246,044 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…