Author Archive for Pandji R Hadinoto

11
Jun
19

Kenegarawanan : Pendekar Kesatuan Persatuan Indonesia

IMG_4156

Suara Warga45

PENDEKAR KESATUAN PERSATUAN INDONESIA

MERDEKA!

Mencermati Jadwal Sengketa PilPres 2019 Di Mahkamah Konstitusi‎ dan dalam rangka turut memastikan *Bina Pemantapan Urusan Persatuan Kesatuan Indonesia* (BPUPKI) sebagaimana amanat *Persatuan Indonesia* [Sila-3 Pancasila] yang berKetuhanan Yang Maha Esa, yang berKemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, yang berKerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan, yang berKeadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Maka kami eksponen-eksponen *Generasi Penerus Angkatan 45* disingkat *GPA45* selaku Penegak Nawa Pusaka Bangsa Indonesia [2004@prhDHN45] yakni :

1) Bendera Bangsa & Tanah Air Indonesia, Merah Putih,
2) Sumpah Pemuda 28Okt28,
3) Lagu Kebangsaan, Indonesia Raya 28Okt28,
4) Kata Pancasila 1Jun45,
5) Proklamasi Bangsa Indonesia Merdeka 17Aug45,
6) UUD45, 18Aug45,
7) NKRI 17Aug50,
8) Wawasan Nusantara 13Des57,
9) JSN45 Jiwa Semangat Nilai-nilai 45

‎Bersama ini menyampaikan saran kepada Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) kiranya dapat mengundang baik CaPres CaWaPres 01 maupun CaPres Cawapres 02 hadir dan duduk berdampingan saat Pembacaan Putusan MKRI tentang Sengketa PilPres 2019 diatas pada tanggal 28 Juni 2019 yang akan datang sebagai cerminan penegakan jatidiri bangsa yaitu PANCASILA, merujuk simbol kekinian Persatuan Indonesia seperti di event Asian Games 18 sekaligus unjuk kinerja selaku tokoh2 Pendekar Kesatuan Persatuan Indonesia

Besar harapan kami bahwa saran kami ini dapat diterima dengan baik oleh Majelis Hakim MKRI.

Atas perhatian dan kerjasama terbaik yang diberikan bagi kepentingan bersama seluruh rakyat Indonesia, tiada lain disampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Jakarta, 10 Juni 2019

Tetap MERDEKA !

Presidium GPA45,

1) Pandji R Hadinoto
2) Yusuf Mahdi
3) Bhakti Dewanto
4) Arnez N Santosa
5) E Chandra Firdaus
6) Darmawan
7) Letty Lachma SW
8) Iqbal Daut Hutapea
9) Achmad Badawi
10) Mohamad Arif

Alamat Korespondensi :
eMail jacatra45@gmail.com

Advertisements
25
May
19

Kenegarawanan : Rancang Dasar Negara Republik Indonesia (NRI)

IMG_4158

*Rancang Dasar Negara*

A). Rumusan Pancasila oleh Muhammad Yamin (Sidang BPUPKI, 29 Mei 1945)
1. Peri Kebangsaan,
2. Peri Kemanusiaan,
3. Peri Ketuhanan,
4. Peri Kerakyatan, dan
5. Kesejahteraan Rakyat

B). Rumusan Mr. Soepomo (Sidang BPUPKI, 31 Mei 1945)
1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan batin
4. Musyawarah
5. Keadilan rakyat

*C). Rumusan Sukarno* (Sidang BPUPKI, 1 Juni 1945)
1. Kebangsaan Indonesia,
2. Internasionalisme,atau peri-kemanusiaan,
3. Mufakat atau demokrasi,
4. Kesejahteraan sosial,
5. KeTuhanan yang Maha Esa

Sukarno *mengatakan* lima dasar itu sebagai Pancasila. *Lima Sila itu dapat diperas menjadi Trisila,* yaitu:
*1. Sosio nasionalisme*
*2. Sosio demokrasi*
*3. Ketuhanan*

*Tiga sila* itu *dapat diperas lagi menjadi Ekasila*, yaitu: *Gotong Royong.*

D). Rumusan Piagam Jakarta (Rapat Panitia Sembilan BPUPKI, 22 Juni 1945)
Panitia Sembilan BPUPKI yang terdiri dari:
1. Ir. Soekarn0
2. Drs. Muh. Hatta
3. Mr. A.A. Maramis
4. K.H. Wachid Hasyim
5. Abdul Kahar Muzakkir
6. Abikusno Tjokrosujoso
7. H. Agus Salim
8. Mr. Ahmad Subardjo
9. Mr. Muh. Yamin
Melaksanakan rapat pada tanggal 22 Juni 1945 yang menghasilkan rumusan Hukum Dasar Negara dengan Preambule-nya. Rumusan Hukum Dasar Negara ini oleh Muhammad Yamin dinamakan Piagam Jakarta. Rumusan Pancasila di dalam Piagam Jakarta adalah:
1. Ketuhanan Dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam Bagi Pemeluk-Pemeluknya
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

E). Pancasila seperti tertuang di Pembukaan UUD 1945 alenia ke empat.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Rumusan Pembukaan UUD 1945 adalah konsep yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan BPUPKI yang sudah dikompromikan dengan perwakilan orang Bagian Timur pada sore hari tanggal 17 Agustus 1945, yaitu Sam Ratulangi, Latuharary, dan I Gusti Ketut Puja.

F). Rumusan seperti tertuang dalam UUD RIS 1949
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Perikemanusiaan
3. Kebangsaan
4. Kerakyatan
5. Keadilan Sosial

G). Rumusan seperti tertuang dalam UUD Sementara 1950
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Perikemanusiaan
3. Kebangsaan
4. Kerakyatan
5. Keadilan Sosial

h). Dekrit Presiden 5 Juli 1959
Menyatakan berlakunya kembali UUD 1945. Piagam Jakarta 22 Juni 1945 menjiwai UUD 1945 [perilis @prh]

IMG_4156

*REVITALISASI & AKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA*

*BULAN SUCI RAMADHAN SEBAGAI MOMENTUM MEWUJUDKAN REVOLUSI MENTAL & KUALITAS PERSATUAN KESATUAN NKRI*
( S = 19 )

*I. PANCASILA*

1. *1 Juni 1945* Kelahiran Pancasila.

2. *18 Agustus 1945* Sebagai Dasar Negara.

3. *Digali Oleh Bung Karno* Dari Akar Kepribadian & Budaya Bangsa Indonesia.

4. *Sebagai* Pandangan Hidup, Dasar Negara, Ideologi Nasional, Sumber Dari Segala Sumber Hukum, Moral Pembangunan, & Demokrasi.

5. *Diperas Menjadi TRISILA* Sosio :
Nasionalisme, Demokrasi, & Ketuhanan.
*EKASILA* Gotong Royong.

6. *Nilai-Nilai :*
*Bermoral, Beradab, Bersatu, Bermusyawarah, & Berkeadilan Sosial*

*REVITALISASI*
Menjadikan Sangat Penting Kembali & Menghidupkan Kembali.

*AKTUALISASI*
Membuat Sesuatu Betul2 Ada & Dilaksanakan.

*II. NILAI-NILAI PANCASILA*
*Tercermin Dalam :*

1. *Budaya Luhur*–> Gotong Royong, Budaya Malu, Tahu Diri, Nrimo Ing Pandum, Ramah Tamah, Sopan Santun, Budi Luhur, Harmonisasi, & Toleransi –> *Serasi Selaras Seimbang*

2. *Karakter*–> *Saling* Menghormati, *Rasa* Kebersamaan,
*Moral & Akhlak* Yg Dilandasi Agama

3. *IPOLEKSOS BUDHANKAM*—-> Penjabaran *Tri Sakti Bung Karno*, *Trilogi Pembangunan Pak Harto*, *& Nawacita Pak Jokowi*

*III.Penghayatan& Pengamalan PANCASILA*

1. *”Diabaikan/Di Singkirkan”* Tidak Dilaksanakan Sepenuh Hati & Bahkan Ada Usaha Mengganti Dengan Ideologi Lain.

2. *Nilai-Nilai Pancasila Kini Terus Tergerus* Dalam Ketatanegaraan Maupun Kehidupan Sehari Hari.Akibatnya Kegaduhan Yg Berlarut Larut, Distrust, Hukum Tajam Kebawah & Tumpul Ke Atas, Korupsi Menjadi-Jadi.

3. *Krisis Multi Dimensi/Krisis Serba Muka*

4. *Akibatnya Kalau AS* Dikenal Sebagai *Bangsa Yg Sombong* Belanda Bangsa Yg *Pelit*, *Jepang Bangsa Yg Disiplin & Pekerja Keras* Sedang *Indonesia Dikenal Sebagai Bangsa Yg Korup* Dan Dihinggapi *”Penyakit Dengki Sesama, Bangsa Yg Sedang Menghancurkan Dirinya Sendiri”*

*IV. SOLUSI :*

1. *Revitalisasi & Aktualisasi* Perlu Penghayatan & Pengamalan Melalui *Pendidikan Kebangsaan*.

2. *Revolusi Mental* Jangan Sampai *”Mental”* & *Keteladanan Plus*

3. *Perlu AMANDEMEN Ke UUD 1945*.

4. *Tumbuh Kembangkan Nilai2 Yg Membangun* –>
Kejujuran, Ketulusan, Kerelaan, Kepedilian, Semangat, Sopan Santun, Kebersamaan, Kekeluargaan & Tanggung Jawab

5. *Pancasila Makin Sakti* Harus Diuri-uri, Dihayati & Diamalkan, *Disiplin Konsisten & Konsekuen*
Sehingga Mampu Menjadi *Filter Globalisasi*

*V. PENUTUP*

*Kita Harus Optimis* Bahwa Indonesia Menjadi *Super Power Dunia Pada HUT – 100 Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 2045*
Jadikan Jawa Tengah *PELOPOR & BENTENG PANCASILA*

*SEMOGA BERMANFAAT SEMANGAT PAGI,*
*Maju Terus !!!*
*Pantang Mundur !!!*
tks@wicaksono
25 Mei 2019.

25
May
19

Kenegarawanan : 111 Tahun Kebangkitan Nasional 200508

IMG_4187

*20 Mei 2019, 111 Tahun Kebangkitan Nasional bangsa Indonesia, sudahkah kita benar-benar bangkit??* 🌹❤

*_Ir. Jusuf Mahdi, MM._*

_Perjuangan kaum pribumi Nusantara, cikal bakal bangsa Indonesia dilandasi oleh kesadaran untuk mengangkat derajad, harkat, martabat dan kehormatan diri untuk bisa menata diri mencapai kesejahteraan rakyat, kaum pribumi, yang dapat merasakan manfaat dari apa yang dimiliki Ibu Pertiwi._

_Benih tersebut mengakar kuat menjadi sebuah “Pohon Kebangsaan” yang memiliki dahan, ranting dan dedaunan bidang dan aspek kehidupan. Yang berkembang saat itu adalah aspek dan bidang ekonomi dan pendidikan serta kesehatan dan pembinaan moralitas dan mentalitas yang merupakan focus interest yang dibutuhkan masyarakat saat itu. Inilah makna utama *kebangkitan* saat itu, sesuai situasi, kondisi dan perkembangan jaman waktu itu. Dan hal tersebut adalah wajar sebab dasar kehidupan manusia utamanya adalah hal tersebut._

_Dari saat tersebut maka mengerucutlah pemikiran dan sikap para pribumi Nusantara untuk mencapai harkat, martabat dan derajad manusia dalam hidup dan berkehidupannya dibutuhkan adanya persatuan dan kesatuan sebagai ikatan yang kokoh dan kuat. Maka kemudian niat, tekad dan semangat tersebut menjadi sebuah kemauan yang diwujudkan dalam bentuk komitmen yang disepakati bersama berupa Soempah Pemoeda pada tanggal 28 Oktober 1928, yang mengokohkan diri sebagai bangsa yang bernama Indonesia._

_Dari sinilah kemudian hal tersebut lebih mengerucut lagi menjadi sari pati pola pikir, pola sikap dan pola tindak yang mengkristal menjadi permata indah hidup dan kehidupan dalam bentuk Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Perkembangan selanjutnya disusunlah kemerdekaan tersebut dalam wujud bentuk negara dengan legal hukum dan konstitusional berupa Undang-undang Dasar 1945 dan way of life bangsa berupa Pancasila, dimana semua itu adalah berupa Visionary Strategical Grand Design bangsa dalam menjalani hidup dan kehidupannya, yang tersurat dan tersirat pada Pembukaan (Preambule) UUD 1945._

_Dari kebangkitan pribumi Nusantara yang menjadi bangsa Indonesia, para founding fathers and mothers telah mengantarkan bangsa ke depan pintu gerbang kemerdekaan. Tugas generasi berikutnya atau generasi penerus bangsa adalah mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia menuju cita-cita dan tujuan kemerdekaan yaitu kesejahteraan lahir-bathin, adil-makmur dalam negeri yang aman tenteram kerta raharja, gemah ripah loh jinawi, baldatun toyyibatun war robbuun ghofuur._

_Dalam memasuki usia 74 tahun kemerdekaan bangsa, ternyata generasi penerus kehilangan jati dirinya, karena dimotori oleh para politikus maka elite politik hanya saling berebut duniawi di depan pintu gerbang kemerdekaan, tidak mencari kunci pintu gerbang kemerdekaan, masuk ke dalam halaman dan rumah kebangsaan dan mengisinya dengan berbagai program untuk mencapai kesejahteraan rakyat sesuai cita-cita dan tujuan kemerdekaan._

_Inilah arti sebenarnya dari arti dan makna “Kebangkitan” yang berlanjut yang telah digagas dan dimulai oleh para pendahulu bangsa._

_Semenjak era reformasi, bangsa Indonesia kehilangan ruh / marwah jati dirinya, apalagi dengan adanya amandemen UUD 1945 maka tatanan sistem manajemen ketatapemerintahan dan ketatanegaraan menjadi amburadul diwarnai kepentingan duniawi kelompok dan golongan, tidak ada konsep dan program mau dibawa kemana bangsa dan negara ini. Semuanya tersilaukan oleh gemerlapnya duniawi melalui berbagai kemudahan yang dikemas dalam bentuk kemajuan dan kecanggihan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Pemimpin tidak lagi berusaha menguasai ilmu Resi dan Ilmu Senopati yang menjadikan dirinya sosok yang Bersih, Jujur dan Amanah, seorang Patriot, Ksatria dan Bhayangkari nusa bangsa dan negara._

_Perkembangan politik dan kepemimpinan telah melenceng jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945, dimana demokrasi yang dilaksanakan adalah sarat dengan berbagai kepentingan, demokrasi yang tidak memiliki referensi, bermodel sak karepe dewe, dimana condong pada berebut kekuasaan dan tidak peduli pada amanah rakyat, rakyat diperalat untuk mencapai keinginan kekuasaan, yang ditempuh dengan memanfaatkan uang sebagai mahar meraih kekuasaan._

_Sedangkan generasi penerus anak bangsa yang dikenal sebagai generasi millennium, dipasung dalam beridealis melalui jalur pendidikan yang berorientasi kepada sistem dari Barat melalui dalih kompetensi, globalisasi dlsb dan melupakan nilai sosial, budaya, peradaban, etika dan estetika bangsa Indonesia._
_Generasi anak bangsa dicekoki dengan sikap materialistis, sehingga kehilangan idealismenya, ingin cepat berhasil dan akhirnya menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya._

_Kebangkitan bangsa melalui pembinaan watak dan karakter bangsa (Nation Character Building), yang dinyatakan dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya pada kalimat “Bangunlah jiwanya bangunlah badannya”, sebagai pembinaan moralitas dan mentalitas bangsa, tidak dilaksanakan secara terintegrated dan implementatif, sehingga bangsa mudah goyah menghadapi godaan duniawi, berupa tahta, harta dan kesenangan semu gemerlapnya duniawi._

_Mari kita jadikan moment peringatan Kebangkitan Nasional ini menjadi kajian, introspeksi, evaluasi, koreksi dan perubahan menuju keadaan yang lebih baik, sehingga bangsa dan negara NKRI benar-benar berdaulat, berwibawa, mulia ditopang oleh kemampuan dan kemandirian di berbagai aspek dan bidang kehidupan._

🇮🇩🇮🇩🇮🇩❤❤❤🌹🌹🌹
_Visionary Strategical Spiritual Nation Character Building Center Surabaya, 200519._

25
May
19

Kenegarawanan : Revitalisasi & Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila

Logo Pancasila Mercusuar Dunia

*REVITALISASI & AKTUALISASI NILAI-NILAI PANCASILA*

*BULAN SUCI RAMADHAN SEBAGAI MOMENTUM MEWUJUDKAN REVOLUSI MENTAL & KUALITAS PERSATUAN KESATUAN NKRI*
( S = 19 )

*I. PANCASILA*

1. *1 Juni 1945* Kelahiran Pancasila.

2. *18 Agustus 1945* Sebagai Dasar Negara.

3. *Digali Oleh Bung Karno* Dari Akar Kepribadian & Budaya Bangsa Indonesia.

4. *Sebagai* Pandangan Hidup, Dasar Negara, Ideologi Nasional, Sumber Dari Segala Sumber Hukum, Moral Pembangunan, & Demokrasi.

5. *Diperas Menjadi TRISILA* Sosio :
Nasionalisme, Demokrasi, & Ketuhanan.
*EKASILA* Gotong Royong.

6. *Nilai-Nilai :*
*Bermoral, Beradab, Bersatu, Bermusyawarah, & Berkeadilan Sosial*

*REVITALISASI*
Menjadikan Sangat Penting Kembali & Menghidupkan Kembali.

*AKTUALISASI*
Membuat Sesuatu Betul2 Ada & Dilaksanakan.

*II. NILAI-NILAI PANCASILA*
*Tercermin Dalam :*

1. *Budaya Luhur*–> Gotong Royong, Budaya Malu, Tahu Diri, Nrimo Ing Pandum, Ramah Tamah, Sopan Santun, Budi Luhur, Harmonisasi, & Toleransi –> *Serasi Selaras Seimbang*

2. *Karakter*–> *Saling* Menghormati, *Rasa* Kebersamaan,
*Moral & Akhlak* Yg Dilandasi Agama

3. *IPOLEKSOS BUDHANKAM*—-> Penjabaran *Tri Sakti Bung Karno*, *Trilogi Pembangunan Pak Harto*, *& Nawacita Pak Jokowi*

*III.Penghayatan& Pengamalan PANCASILA*

1. *”Diabaikan/Di Singkirkan”* Tidak Dilaksanakan Sepenuh Hati & Bahkan Ada Usaha Mengganti Dengan Ideologi Lain.

2. *Nilai-Nilai Pancasila Kini Terus Tergerus* Dalam Ketatanegaraan Maupun Kehidupan Sehari Hari.Akibatnya Kegaduhan Yg Berlarut Larut, Distrust, Hukum Tajam Kebawah & Tumpul Ke Atas, Korupsi Menjadi-Jadi.

3. *Krisis Multi Dimensi/Krisis Serba Muka*

4. *Akibatnya Kalau AS* Dikenal Sebagai *Bangsa Yg Sombong* Belanda Bangsa Yg *Pelit*, *Jepang Bangsa Yg Disiplin & Pekerja Keras* Sedang *Indonesia Dikenal Sebagai Bangsa Yg Korup* Dan Dihinggapi *”Penyakit Dengki Sesama, Bangsa Yg Sedang Menghancurkan Dirinya Sendiri”*

*IV. SOLUSI :*

1. *Revitalisasi & Aktualisasi* Perlu Penghayatan & Pengamalan Melalui *Pendidikan Kebangsaan*.

2. *Revolusi Mental* Jangan Sampai *”Mental”* & *Keteladanan Plus*

3. *Perlu AMANDEMEN Ke UUD 1945*.

4. *Tumbuh Kembangkan Nilai2 Yg Membangun* –>
Kejujuran, Ketulusan, Kerelaan, Kepedilian, Semangat, Sopan Santun, Kebersamaan, Kekeluargaan & Tanggung Jawab

5. *Pancasila Makin Sakti* Harus Diuri-uri, Dihayati & Diamalkan, *Disiplin Konsisten & Konsekuen*
Sehingga Mampu Menjadi *Filter Globalisasi*

*V. PENUTUP*

*Kita Harus Optimis* Bahwa Indonesia Menjadi *Super Power Dunia Pada HUT – 100 Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 2045*
Jadikan Jawa Tengah *PELOPOR & BENTENG PANCASILA*

*SEMOGA BERMANFAAT SEMANGAT PAGI,*
*Maju Terus !!!*
*Pantang Mundur !!!*
tks@wicaksono
25 Mei 2019.

25
May
19

Kenegarawanan : Pangkas Komunikasi Pangkas Integrasi

4fc7f-pancasilaperisai

Suara Warga45

PANGKAS KOMUNIKASI ‎PASUNG INTEGRASI

‎Berkerangka *Pemantapan Ketahanan Persatuan Indonesia*‎ sebagaimana

https://jakarta45.wordpress.com/2019/05/18/kenegarawanan-pemantapan-ketahanan-persatuan-indonesia/

Menjelang Hari Lahir Ke-74 Kata/Istilah PANCASILA 1 Juni 1945 pada hari Saptu tanggal 1 Juni 2019 yang akan datang, sungguh kontraproduktif terjadi akibat telah diberlakukan efektif tindak kontra pemacuan Industri 4.0 berupa pemangkasan Fitur2 Media Sosial Hajat Hidup Orang Banyak yang dapat berdampak pula kearah pemasungan integrasi nasional yang justru terjadi di era modernisasi infrastruktur komunikasi global

Dugaan pemangkasan/pemasungan itu terindikator oleh

‎1) Pendapat Pakar IT, Onno W Purbo sebagai berikut
Sekedar mengingatkan saja, urusan blokir memblokir bisa menjadi pelanggaran terhadap hak azasi manusia ini cuplikannya .. The place of “communication” in human rights is usually seen in light of Article 19 of the Universal Declaration of Human Rights (UDHR), which states that everyone has a “right to freedom of opinion and expression”, including the right “to seek, receive and impart information and ideas through any media and regardless ..

2) Fakta2 empiris per berbagai pemberitaan seperti

http://wartakota.tribunnews.com/2019/05/23/ylki-blokir-media-sosial-pemerintah-mau-nangkap-tikus-tapi-bakar-lumbung-padi?

https://www.jpnn.com/news/aktivitas-medsos-dibatasi-bpn-rezim-ini-panik-dan-ketakutan

https://www.nusanews.id/2019/05/kominfo-batasi-medsos-bpn-prabowo-rezim.html‎

Batasi Medsos, BPN Tuding Pemerintah Panik

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190522171213-32-397516/sejumlah-fitur-medsos-diblokir-bpn-tuding-pemerintah-panik

https://www.suara.com/news/2019/05/22/215527/kominfo-batasi-medsos-bpn-prabowo-rezim-jokowi-panik

https://trendtek.republika.co.id/berita/trendtek/aplikasi/prxkyw414/akses-whatsapp-dibatasi-dokter-ungkap-dampaknya

https://www.cnbcindonesia.com/market/20190523093523-17-74488/whatsapp-medsos-dibatasi-investor-saham-mulai-terganggu

https://m.republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/przngo370/pemblokiran-medsos-rugikan-jualbeli-online-rp-681-miliar

Bagaimanapun, Pangkas Komunikasi Pasung Integrasi ini juga terduga kontra terhadap

1) Pembukaan UUD45 khususnya Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

2) ‎Pasal 28 UUD45 Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dan tulisan dan sebagainja ditetapkan dengan Undang-undang

3) Pasal 33 (2) Tjabang-tjabang produksi Jang penting bagi Negara dan Jang menguasai hadjat hidup orang banjak dikuasai Negara

Catatan No 3 tentang ne·ga·ra n 1 organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat; 2 kelompok sosial yang menduduki wilayah atau daerah tertentu yang diorganisasi di bawah lembaga politik dan pemerintah yang efektif, mempunyai kesatuan politik, berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya: kepentingan — lebih penting daripada kepentingan perseorangan [KBBI], sehingga berarti rakyat turut kuasai hadjat hidup orang banyak

Semoga dengan demikian disarankan agar ditinjau ulang kebijakan Pangkas Komunikasi yang berpotensi Pasung Integrasi, kini dan esok.

Jakarta, 25 Mei 2019

Pandji R Hadinoto GPA45
NRI 2001483370
http://www.jakarta45.wordpress.com

18
May
19

Kenegarawanan : Pemantapan Ketahanan Persatuan Indonesia

bela-pancasila-300x350

Suara Warga45

PEMANTAPAN KETAHANAN PERSATUAN INDONESIA

Berkerangka Teguhkan Orde Pancasila Indonesia [TOPI 2 Januari 2019] sebagaimana

https://jakarta45.wordpress.com/2019/01/03/resolusi-warga45-teguhkan-orde-pancasila-indonesia-topi/amp/

Dan jelang 17 Ramadhan 1440H (22 Mei 2019) yang akan datang adalah saat yang tepat sekiranya para Pemuka Bangsa dan Petinggi Negara yang peduli Proklamasi Indonesia 17845 sadari bahwa Pergerakan Nusantara untuk Persatuan Indonesia itu telah melalui rentang masa 1889 tahun sebagaimana diungkap pada *Pergerakan Kepemimpinan Persatuan Indonesia 130M-2019M*

https://jakarta45.wordpress.com/2019/05/09/kenegarawanan-pergerakan-kepemimpinan-persatuan-indonesia/amp/

Itupun dengan menyisakan hasil Kajian Internasional dari Freedom House 2018 bahwa Indonesia berstatus Partly Free (Political Rights 2, Civil Liberties 4, Freedom Rating 3.0) sebagaimana‎ *Freedom World Table of World Country Scores 2018*

https://freedomhouse.org/report/freedom-world-2018-table-country-scores

Dalam pengertian belum juga Merdeka 100% inilah maka adalah bijak pula bersama dikokohkan selalu kiprah ke-9 (Sembilan/Nawa) Pusaka Bangsa Indonesia [2004@prh/DHN45]

1) Bendera Bangsa & Tanah Air Indonesia, Merah Putih,
2) Sumpah Pemuda 28Okt28,
3) Lagu Kebangsaan, Indonesia Raya 28Okt28,
4) Pancasila 1Jun45,
5) Proklamasi Indonesia Merdeka 17Aug45,
6) UUD45, 18Aug45,
7) NKRI 17Aug50,
8) Wawasan Nusantara 13Des57,
9) JSN45 Jiwa Semangat Nilai-nilai 45

dengan se-baik2nya sekaligus guna harmonisasi terbaik refleksi kearifan warisan SAPTAWA [Jayabaya 1130-1157]

1)‎ Wastra (Sandang)
2)‎ Wareg (Pangan)
3)‎ Wisma (Papan/Rumah)
4)‎ Wasis (Pendidikan)
5)‎ Waras (Kesehatan)
6) Waskita (Kerohanian)
7)‎ Wicaksana (Kebijaksanaan)

Dengan demikian arah Pemantapan Ketahanan Persatuan Indonesia akan senantiasa dapat bertumpu Pembukaan UUD45 sebagai Roh Indonesia Merdeka 17845 dan Saptacita Negara [Jayabaya 1130-1157] dapat terwujud

1) Gedhe Obore
2) Padhang Jagade
3) Dhuwur Kukuse
4) Adoh Kuncarane
5) Ampuh Kawibawane
6) Gemah Ripah Loh Jinawi
7) Tata Tentrem Karta Raharja

Jakarta, 17 Mei 2019

Salam Joang45,
Pandji R Hadinoto GPA45
Ketua WanPar DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com‎

09
May
19

Kenegarawanan : Pergerakan Kepemimpinan Persatuan Indonesia

dhn-451

PERGERAKAN KEPEMIMPINAN PERSATUAN INDONESIA

Mengamati Pergerakan NusaJawa 130M-1908M (1778th) maka pasca Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2019 jelang

Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2019 adalah bijak juga disimak denyut Pergerakan Kepemimpinan Lokal dari Masyarakat Terstruktur di Pulau Jawa sebagai berikut

Entitas Kerajaan2 di Jawa Barat dan Banten

1. Salakanagara, Teluk Lada, Banten 130M-362M (232th)
Yang tercatat sebagai Kerajaan Tertua di Nusantara
2. Tarumanagara, Sundapura Bekasi, 358M-669M (311th)
3. Galuh, Pakuan/Kawali, 612M-1935M (1323th)
4. Sunda, Bogor 669M-1042M (373th)
5. Galuh, Kawali Ciamis 670M-891M (221th)
6.Sunda Galuh / Pajajaran 1042M-1482M (440th)

6.1 Kesultanan Cirebon 1430M-1677M (247th)
6.1.1 Kesultanan Banten 1526M-1813M (287th)

Entitas Kerajaan2 di Jawa Tengah dan Timur

3.1 Mataram Kuno JaTeng 717M-925M (208th)
3.2 Mataram Kuno JaTim‎ 926M-1006M (80th)
3.2.1 Kahuripan Airlangga 1009M-1045M (36th)
3.2.1.1 Janggala, Kahuripan 1042M-1130M (88th)
3.2.1.2 Kediri, Daha 1045M-1222M (177th)
3.3 Singhasari Malang 1222M-1292M (70th)
3.4 Majapahit Trowulan 1293M-1527M (234th)
3.5 Demak 1475M-1554M (79th)
3.6 Pajang 1568M-1586M (18th)
3.7 Mataram Islam Kotagede 1587M-1755M (168th)
3.7.1 Surakartan / Kasunanan 1745M-1946M (201th)
3.7.2 Mangkunegaran 1757M-1946M‎ (189th)
3.7.3 Yogyakartan / Kasultanan 1755M-1950M (195th)
3.7.4 Paku Alaman 1813M-1950M ‎(137th)

7. Republik Indonesia 1945M-1950M
7.1 Negara Kesatuan Republik Indonesia 1950M-skrg

Semoga sebagai overview at glance berdasarkan prinsip pareto layaklah juga dilakukan 5 (lima) periodesasi bagi Pergerakan Kepemimpinan Nusantara untuk Persatuan Indonesia sebagai berikut :

1) Pergerakan Nusantara
130M – 1908M
2) Pergerakan Nasional
1908M – 1928M‎
3) Perintisan Kemerdekaan
1928M – 1945M‎
4) Perang Kemerdekaan
1945M – 1950M‎
5) Kedaulatan NKRI
1950M – skrg

Ternyata Rentang Masa Kejoangan Ke-Indonesia-an dari 130M – 2019M (1889th) kini masih menyisakan Kajian FREEDOM HOUSE 2018 berupa Indonesia Partly Free.
Karena itulah 1945M sebagai Kulminasi Kejoangan Ke-Indonesia-an sejak 130M dan Datum Indonesia Merdeka sampai dengan sekarang, adalah Kampanye Ke-45-an menjadi penting selalu berkelanjutan dilakukan guna menggapai Visi Indonesia 2045 [rilis Badan Perencanaan Nasional 8Jan19 ybl]

Catatan : Pergerakan Kepemimpinan Lokal di luar Pulau Jawa sebagai kelengkapan segera menyusul ditampilkan

Jakarta, 7 Mei 2019

Pandji R Hadinoto GPA
Ketua WanPar DHD45 Jakarta
eMail : jacatra45@gmail.com




Blog Stats

  • 3,914,066 hits

Archives

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Advertisements