Archive for July, 2018

13
Jul
18

Kenegarawanan : KepPres Hari Penetapan Konstitusi ProPancasila Indonesia 18 Agustus 1945

Logo MABINDO

Advokasi Kejoangan45

KEPPRES HARI PENETAPAN KONSTITUSI PROPANCASILA INDONESIA 18 AGUSTUS 1945

MERDEKA.!

Kepada Yth Anak-anak Bangsa Pimpinan-pimpinan Lembaga Tinggi Negara dan Lembaga Negara serta Lembaga Propinsi Kabupaten Kota di seluruh Indonesia, ijinkanlah kami dari MABINDO (Majelis Anak Bangsa Indonesia) dalam kesempatan yang baik ini, mengundang kebersamaannya untuk dapat berharap akan perkenan dari Bapak Presiden NKRI kiranya bersedia menerbitkan *KepPres Hari Penetapan Konstitusi ProPancasila indonesia 18 Agustus 1945*, berdasarkan

1) Menimbang bahwa keberdayaan KepPres No 24/2016 tentang Hari Lahir Pancasila‎ 1 Juni 1945 adalah penting ditindaklanjuti dengan keberdayaan daripada Konstitusi ProPancasila [BRI Th II, No 7, 1959 jo LNRI No 75/1959*] merujuk

http://www.kemendagri.go.id/media/documents/2016/08/03/k/e/keppres_no.24_th_2016.pdf

2) Mengingat bahwa keberdayaan *Jaridiri : 17 Doktrin Front Nasionalis45* perlu senantiasa dibudayakan

https://jakarta45.wordpress.com/2018/05/17/17-doktrin-front-nasionalis45/amp/

3)‎ Memperhatikan bahwa keberdayaan ke-45 Butir Pengamalan Pancasila [Tap MPRRI No 1/2003] agar dapat selalu lebih tepat manfaat diterapkan

4) Mencermati bahwa kebanggaan anak bangsa Indonesia memiliki sistim operasi kenegaraan yang mantap seperti Undang-Undang Dasar 1945 [BRI Tahoen II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959] adalah penting merujuk juga Butir-1 daripada 45 Sifat Karakter Bangsa yaitu *Bangga sebagai Bangsa Indonesia* [Pemantapan Wawasan Kebangsaan Dalam Persatuan Dan Kesatuan Bangsa, KemenKo PolHuKam 2016]

5) Memastikan saat Pembukaan Asian Games XVIIII pada 18 Agustus 2018, kepada mancanegara dapat ditunjukkan pula bahwa Indonesia telah memiliki Konstitusi Tertulis Berjatidiri Pro Pancasila yang berkarakter Kearifan Lokal Nusantara ‎sejak 18 Agustus 1945 yang lalu.

‎Jakarta, 12 Juli 2018

Tetap MERDEKA.!

Pandji R Hadinoto, MABINDO
Fungsionaris DHD45 Jakarta

Advertisements
05
Jul
18

Kenegarawanan : Kukuhkan UUD45 Benteng Pancasila, Kokohkan NKRI

Forum Presiden RI

*5 Juli 2018 : KUKUHKAN UUD 1945 [BRI Tahoen II No 7, 1946 jo LNRI No 75/1959] SEBAGAI BENTENG PANCASILA DEMI KOKOHKAN NKRI*

https://jakarta45.wordpress.com/2018/07/01/kenegarawanan-uud-1945-itu-benteng-pancasila/

[ *MABINDO – Majelis Anak Bangsa Indonesia* ], @prh

04
Jul
18

Kenegarawanan : 7 Kata Semangat Penjelasan UUD45 Escape Clause

Untitled-1

Advokasi Kejoangan45

7 KATA SEMANGAT PENJELASAN UUD45 ESCAPE CLAUSE

Kepada Yth Anak-anak Bangsa Indonesia,

MERDEKA.!

Mencermati situasi dan kondisi hadirnya dualistik UUD sejak 2002 tersebab UUD 1945 [BRI Tahoen II No 7. 1946 jo LNRI No 75/1959] tidak pernah resmi dicabut pasca keberadaan UUD 2002 [LNRI No 11-14/2006] maka bijak juga bersikap positif kenegarawanan merujuki amanat Pembukaan UUD 1945 dan Penjelasan UUD 1945 sebagai Tolok Ukur (bench mark, yardstick, platform) penjabaran Batang Tubuh UUD 2002, mengingat juga bahwa LNRI No 11-14/2006 ternyata diterbitkan TANPA keberadaan Pembukaan UUD 1945 dan Penjelasan UUD 1945.

‎Sehingga ikhwal yang diatur UUD 1945 yang tidak ada diatur pada UUD 2002 sesungguhnya tetap dapat berlaku bagi praktek politik hukum nasional.

Oleh karena itulah ikhwal *7 Kata Semangat Penjelasan UUD 1945‎* sebenarnya adalah *escape clause* yang tersedia sesuai pikiran bijak kenegarawanan para Bapak Bangsa Indonesia 1945.

Wujud implementasi terhadap “escape clause* ini adalah dengan turut serta bersikap komunal terhadap ajakan

*Pastikan UUD45 Benteng Pancasila, 5 Juli 2018*
https://jakarta45.wordpress.com/mabindo-5/ [ *MABINDO – Majelis Anak Bangsa Indonesia* ], @prh

Demikianlah disampaikan semoga wawasan kearifan lokal sebagai Indonesianis Sejati membuka sikap dan tindakan yang konstruktif produktif bagi NKRI.

Jakarta, 3 Juli 2018

Tetap MERDEKA.!

Pandji R Hadinoto‎, GPA45
Fungsionaris DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com

Tembusan Yth Rekan-rekan MABINDO

https://jakarta45.wordpress.com/2017/09/29/kenegarawanan-7-kata-semangat-penyelenggara-negara/

02
Jul
18

JAKARTA45

Logo Jakarta45

Untitled-1

01
Jul
18

Kenegarawanan : UUD 1945 Itu Benteng Pancasila

Logo Benteng Pancasila

Maklumat Kejoangan45

UUD 1945 ITU BENTENG PANCASILA

MERDEKA.!

Kepada Yang Terhormat Anak-anak Bangsa Indonesia,

PERGERAKAN KEBANGSAAN PANCASILA INDONESIA 25 Juni 2018 sebagaimana

https://jakarta45.wordpress.com/mabindo-4/

bersama ini mempermaklumkan dengan iktikad baik yakni
PENCANANGAN KONSTITUSI PROPANCASILA INDONESIA
yaitu UUD 1945 sesuai Berita Repoeblik Indonesia Tahun II Nomor 7, 1946 juncto Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 1959 sebagai BENTENG PANCASILA dapat dilakukan bersama oleh segenap Pemangku Kepentingan Pancasila Indonesia pada tanggal 5 Juli 2018, setelah juga menimbang dengan seksama keriwayatan sebagai berikut :

1) Pancasila Dalam Konteks Perjuangan Bangsa [https://belajarkampus.wordpress‎.com]

2) Pembahasan Nilai-Nilai Pancasila pada Zaman Pergerakan Nasional [www.academia.edu]

3) Nasionalisme Kebangsaan [https://nasional.kompas.com]

4) Pendidikan Pancasila Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa [https://books.google.co.id]

5) Nasionalisme Indonesia : Nasionalisme Pancasila [https://journal.uny.ac.id‎]

6) Pancasila Dan Sejarah Pergerakan
{http://muhammadarasyal-habsyie.blogspot.com[

7) Wawasan Kebangsaan Indonesia
[http://demokrasipancasilaindonesia.blogspot.com]

8)‎ Pergerakan Kebangsaan
[http://pergerakankebangsaan.org]

‎9) Pengertian Nasionalisme Pancasila
[https://pancasila.weebly.com]

10) Masa Pergerakan Kebangsaan Indonesia
[https://elfadli21.blogspot.com]

11) ‎Menjadi Indonesia Dengan Pancasila
[https://pwnujatim.or.id]‎

Dan mengingat pentingnya UUD 1945 sebagai BENTENG PANCASILA‎ guna menangkal dan atasi AHGT (Ancaman Hambatan Gangguan Tantangan) antara lain dampak situasi dan kondisi keterpurukan ekonomi nilai tukar Rupiah versus sejumlah Mata Uang Asing pasca Pilkada Serentak 27 Juni 2018.

Demikianlah MABINDO (Majelis Anak Bangsa Indonesia] berkeyakinan bahwa KONSTITUSI PROPANCASILA mutlak jadi jaminan sistim operasi kenegaraan termantap bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju kearah Indonesia Berjaya 2045. .

Jakarta, 1 Juli 2018

Tetap MERDEKA.!

MABINDO,

1) Pandji R Hadinoto, 2) Hans Suta Widhya, 3) Atja Soewangsa, 4) Santiamer, 5) Edos Chandra Firdaus‎, 6) Suryokoco Suryoputro, 7) Hari Setiawan, 8) Darmawan, 9) Letty Ismet, 10) Wicaksono, 11) Hartsa Mashirul, 12) Dede Nuriman, 13) Achmad Badawi, 14) Achmanu Arifin‎, 15) Surya P Simatupang, 16) Jacob Ereste, 17) Irwan Lubis

Publikator,

Pandji R Hadinoto, FN45
Fungsionaris DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com‎

POINTERS SAMBUNG RASA KEBANGSAAN

*KOMITE PERGERAKAN KEBANGSAAN*

Oleh: Jend. (Purn.) RYAMIZARD RYACUDU

Kata pembukaan…

Dalam kesempatan ini saya sampaikan rasa hormat dan bangga kepada saudara-saudaraku seluruh anggota dan simpatisan Pergerakan Kebangsaan atas komitmen dan konsistensi yang senantiasa melakukan upaya pemantapan tiga aspek utama yang selama ini menjadi perhatian khususnya berkaitan dengan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

Apabila menyinggung bangsa dan negara maka tantangan utama yang kita hadapi dewasa ini adalah Globalisasi-Liberalisasi dan Post-Modernisme. Dimana bangsa dan NKRI harus diselamatkan dari tantangan tersebut agar terhindar kehancuran seperti yang dialami oleh Uni Soviet. Untuk itu, bangsa Indonesia wajib meningkatkan kewaspadaan nasional dan ketahanan mental-ideologi Pancasila. Kemampuan menghadapi tantangan yang sangat mendasar ini sangat tergantung pada mental dan moral bangsa disertai adanya keyakinan nasional atas kebenaran dan keyakinan terhadap dasar negara Pancasila baik sebagai filsafat hidup bangsa maupun sebagai dasar negara.

Wawasan kebangsaan (nasionalisme) Indonesia bersumber dan berakar dari sejarah Indonesia yang panjang, nilai-nilai pandangan hidup bangsa Indonesia yang sudah berkembang sejak 2000 tahun lalu. Artinya, kesadaran nasional kita seutuhnya adalah ajaran filsafat Pancasila yang telah tumbuh dan berkembang sejak 2000 tahun peradaban Indonesia, dan diwarisi oleh the founding fathers untuk kita warisi dan tegakkan (pembudayaan nilai Pancasila seutuhnya).

Hanya dengan keyakinan nasional ini manusia Indonesia akan menempatkan Pancasila sebagai bagian dari filsafat bangsa yang mengandung dan memancarkan identitas dan integritas martabatnya sehingga dapat bertahan dari segala hambatan dan tantangan. Tantangan nasional yang mendasar dan mendesak untuk dihadapi dan dipikirkan alternatife pemecahannya saat ini adalah:

Tentang amandemen UUD 1945 yang mengandung kontroversial baik dari sisi filosofi-ideologis karena bukan sebagai jabaran dari dasar Negara Pancasila. Sementara, secara konstitusional amandemen sarat dengan konflik kelembagaan. Berdasarkan pemikiran demikian maka berbagai kebijaksanaan negara dan strategi nasional, dan program nasional mengalami penyimpangan nilai filsafat Pancasila. Prakteknya demokrasi liberal dan ekonomi liberal tumbuh subur.

Rakyat Indonesia mengalami pelunturan wawasan nasional – bahkan kepercayaan atas dasar Negara Pancasila, sebagai sitem ideologi nasional. Elit reformasi mulai pusat sampai daerah mempraktekkan budaya kapitalisme-liberalisme dan neo-liberalisme. Rakyat dan bangsa Indonesia mengalami erosi jati diri nasional!

Elit reformasi dan kepemimpinan nasional hanya mempraktekkan budaya demokrasi liberal atas nama HAM. Terjadi praktek budaya oligarki bahkan sebagian mempraktekkan budaya anarki.

NKRI sebagai Negara hukum tidak menegakkan kebenaran dan keadilan berdasarkan Pancasila – UUD 45. Praktek dan “budaya” korupsi semakin parah dari tingkat pusat sampai daerah. Kekayaan negara dan kekayaan PAD bukan dimanfaatkan demi kesejahteran dan kedilan bagi rakyat, melainkan dinikmati oleh segelintir elit.

Dalam berdemokrasi baik legislatif maupun yudikatif berkompetisi untuk merebut jabatan dan kekuasaan (melalui pemilu dan pilkada).

Terjadi rekayasa mulai dari pemekaran daerah sampai usul amandemen UUD 45.

Demokrasi liberal atas nama kebebasan dan HAM telah mendorong bangkitnya primordialisme kesukuan dan kedaerahan. Menyadari tantangan seperti diatas maka seluruh komponen bangsa harus bersatu-padu dengan penuh tanggungjawab meningkatkan ketahanan nasional dan NKRI. Karena pada hakekatnya ketahanan nasional bangsa Indonesia akan menjamin tegaknya kemerdekaan, kedaulatan dan martabat bangsa dan Negara.

Keunggulan potensial demikian sinergis dan berpuncak dalam kepribadian SDM Indoensia sebagai penegak kemerdekaan dan kedaulatan NKRI yang memancarkan budaya dan moral Pancasila dalam mewujudkan cita-cita nasional. Kita patut bersyukur Pergerakan Kebangsaan melakukan tindakan antisipatif ditengah Negara yang belum melakukan langkah-langkah seperti yang diharapkan untuk menegakkan budaya dan moral politik nasional berdasarkan filsafat dan ideologi Pancasila sebagaimana diamanatkan UUD 1945. Disamping itu harus ditegakkan integritas kepemimpinan nasional demi intregritas nasional supaya semua komponen bangsa, rakyat seutuhnya senantiasa rukun bersatu. Dan sebagaimana yang dilakukan oleh Pergerakan Kebangsaan yaitu melaksanakan pendidikan dan sosialisasi tentang NKRI, Pancasila dan UUD 1945 (non-amandemen) melalui pembasisan.

Semoga bangsa dan NKRI yang berdasarkan Pancasila – UUD 45 senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, Allah Yang Maha Kuasa, yang telah menganugerahkan kemerdekaan nasional.

[Orasi Bpk. Jend. (Purn) RYAMIZARD RYACUDU, pada peringatan Sumpah Pemuda yang diselenggarakan oleh Pergerakan Kebangsaan: Purbalingga 27 Oktober 2009; Yogyakarta 28 Oktober 2009 (kerjasama dengan Gempita); Purworejo 28 Oktober 2009. Disalin sesuai tulisan aslinya.]




Blog Stats

  • 3,740,077 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Advertisements