Posts Tagged ‘Statemanship



22
Nov
14

Politik MiGas : Reformasi Kedudukan Ibukota

logo_BARPETA

Reformasi Kedudukan Ibukota

Jumat, 21 November 2014 – 11:24 WIB

Suara Pembaca:
Reformasi Kedudukan Ibukota

Situasi dan kondisi Gubernur DKI Jakarta menjadi Presiden Republik Indonesia atau terjadinya kolaborasi aspiratif antara kantor Merdeka Selatan dengan istana Merdeka Utara, sebenarnya peluang dapat konstruktif dalam menata ulang kedudukan ibukota guna penataaanruang yang lebih baik.

Disadari kini masalah kemacetan lalulintas juga menyumbangkan tingkat konsumsi bahan bakar minyak yang ternyata berujung tingkat kendala subsidi skala Anggaran Pendapatan Belanja Negara.

Keputusan Presidensiil menaikkan harga jual BBM Premium dan Solar telah menuai demo tolakan dari berbagai komponen masyarakat bahkan opini bahwa rakyat yang terbebani tambahan biaya sektor-sektor produktif padahal seharusnya dibiayai dari nilai tambah oleh sector-sektor produktif itu sendiri sebagai produk kinerja atau prestasi kerja pemerintah dalam hal ini Kabinet Kerja, bukan Rakyat yang jadi Kerja Keras.

Keputusan Presidensiil yang mengundang ungkapan Salam Gigit 2 Jari, Salam 2000, Shame On You JokoWi dlsb itu menurut kami perlu dibarengi keputusan-keputusan Presidensiil lain sebagai penyeimbang misalnya reformasi kedudukan ibukota dari pusat perdagangan dan pusat pemerintahan menjadi pusat perdagangan saja seperti ketika asal usul Jakarta yaitu Nusaklapa, Sundakelapa dan Batavia.

Keputusan Presidensiil pindahkan pusat pemerintahan ke luar Jakarta akan menurunkan tingkat kemacetan lalulintas dan Istana Negara bisa saja beralih fungsi sebagai pusat kegiatan2 politik & budaya kenegaraan berskala nasional dan internasional.

Paripurna Kabinet Kerja sendiri dapat saja beraktifitas di luar Jakarta bahkan dapat sementara ini bergiliran di gedung-gedung Kementerian Kabinet Kerja dan Presiden serta Wakil Presiden berkantor di luar Jakarta, kalau perlu di kantor bersama.

Strategi penurunan konsumsi BBM memang perlu secara berkelanjutan dikembangkan termasuk upaya2 memperkecil tingkat penyalahgunaan, pencurian dan perdagangan sekunder BBM.

Jakarta, 21 Nopember 2014

Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila 45
Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia
PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia
PKP17845 – Poros Koalisi Proklamasi 17845
Editor http://www.jakarta45.wordpress.com

 

BERITA LAINNYA
Berita Terkini
Jumat, 21 November 2014 23:25 WIB
Ketua DPR Amerika Sebut Presiden Obama Seperti Raja
Jumat, 21 November 2014 22:56 WIB
Buruh Jawa Tengah Tolak Penetapan Upah
Jumat, 21 November 2014 22:39 WIB
Kapal Terbesar Berlayar Menuju Rotterdam, Belanda
Jumat, 21 November 2014 21:03 WIB
Polisi Bubarkan Demo Mahasiswa UBK Tolak BBM Naik
Jumat, 21 November 2014 18:16 WIB
Komisi VI DPR Sesalkan Kenaikan BBM

Sumber Berita: http://www.edisinews.com


http://www.edisinews.com/berita-reformasi-kedudukan-ibukota.html#ixzz3JlgWvY1o

Indonesia Pengimpor Minyak Terbesar di Dunia: Cadangan Migas Justru Jadi ‘Beban’ APBN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Cadangan minyak yang di perut bumi Indonesia yang seharusnya jadi potensi besar pemasukan negara demi kemakmuran rakyat, saat ini justru menjadi  beban dan “pelengkap penderita” dari pengeluaran belanja migas pemerintah termasuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kondisi itu terjadi lantaran besarnya selisih defisit pendapatan negara terhadap ekspor dan impor minyak. Hal itu dijelaskan oleh Ahmad M Ali, anggota DPR RI dari Fraksi NasDem terkait kebijakan pemerintahan Joko Widodo menaikkan harga BBM di saat harga minyak dunia tengah turun.

“Defisit neraca perdagangan bukanlah masalah sepele, sebab hal ini dapat berimplikasi terhadap penurunan pendapatan nasional yang pada gilirannya berimbas pada penurunan penerimaan negara. Di sisi lain, defisit yang terjadi pada ekspor-impor komoditas minyak dan gas (migas) mengindikasikan adanya kebutuhan konsumsi migas yang besar di dalam negeri,” ujar Ahmad M Ali, Jumat (21/11/2014).

Ali, sapaannya, menjelaskan pendapatan migas merupakan komponen terpenting dalam penerimaan negara. Karena itu, katanya, ketika terjadi penambahan beban impor yang melebihi kemampuan ekspor migas dalam negeri, maka akan mengganggu fundamental fiskal negara.

“Beban impor yang tinggi untuk kebutuhan konsumsi migas termasuk BBM sangat mempengaruhi keuangan negara. Beban pembeliannya dialokasikan ke Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dari sini muncul definisi mengecilnya fiscal space yang sering dikeluhkan jika beban impor BBM terkoreksi lebih besar lantaran beberapa sebab antara lain, realisasi lifting rendah, harga minyak mentah (crude oil/ICP) naik, pelemahan kurs rupiah terhadap dolar Amerika,“ papar anggota DPR RI bernomor A-32 ini.

Merujuk pada nomenklatur kebijakan fiskal yang tertuang dalam APBN Indonesia, kata dia, ekspor minyak dan gas didefinisikan sebagai lifting minyak dan gas. Rendahnya lifting migas Indonesia beserta sejumlah keganjilan yang menyertai, ujar Ali, sering disebut oleh pengamat perminyakan sebagai gejala permafiaan migas di dalam negeri.

“Negara pengimpor minyak terbesar di dunia. Negeri ini susah untuk bangkit karena ada segelintir anak negeri yang bersekutu merampok negerinya sendiri,” kata Ali tanpa menyebutkan pihak yang ia maksud.

Ali kemudian menunjukkan dua grafis untuk melihat lebih dalam seberapa besar beban impor migas yang berdampak pada ruang fiskal yang tersedia dalam APBN sejak era presiden SBY hingga pemerintahan Jokowi saat ini.

Berikut current defisit neraca perdagangan Ekspor-Impor Minyak dan Gas Indonesia yang tercatat pada qurtal pertama (Januari-Maret) dan quartal kedua (April-Juni) Tahun 2014 (lihat tabel). Data yang tersaji merupakan olahan tim Litbang dari Ahmad M Ali:

Keterangan:

EQ1                    : Ekspor Minyak dan Gas Quartal pertama

IQ1                     : Impor Minyak dan Gas Quartal pertama

Selisih EQ1-IQ1 : Selisih Ekspor-Impor Minyak dan Gas Quartal pertama

EQ2                    : Ekspor Minyak dan Gas Quartal kedua

EQ2                    : Ekspor Minyak dan Gas Quartal kedua

Selisih EQ2-IQ2 : Selisih Ekspor-Impor Minyak dan Gas Quartal kedua

Berdasarkan grafik neraca perdagangan pada quartal pertama di tahun 2014 (Januari-Maret), katanya, terjadi defisit ekspor-impor komoditas migas nasional yang mencapai 2,75 miliar dolar Amerika. Kondisi ini berlanjut pada quartal kedua di tahun 2014 (April-Juni) dengan penambahan defisit sebesar 3,19 miliar dolar Amerika. Sehingga total beban defisit perdagangan yang terjadi dalam periode qurtal pertama dan quartal kedua mencapai 5,94 miliar dolar Amerika.

Beban defisit ekspor-impor komoditas migas Indonesia yang mencapai 5,94 miliar dolar menunjukkan terdapat selisih impor minyak dan gas yang mencapai 5,94 miliar dolar Amerika untuk memenuhi kebutuhan migas dalam negeri.

Beban anggaran yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar fosil dalam negeri tersebut, mayoritas tergantung pada ketersediaan alokasi APBN yang tersedia di tahun anggaran 2014.

Keterangan:

Ekspor Q1-Q4  : Ekspor Minyak dan Gas satu tahun.

Impor Q1-Q4    : Impor Minyak dan Gas satu tahun.

Selisih E-I        : Selisih Ekspor-Impor Minyak dan Gas satu tahun.

Perkembangan neraca perdagangan yang menunjukkan terjadinya gejala peningkatan beban impor BBM mulai terjadi sejak tahun 2011 dan terus berlanjut hingga tahun 2013 dengan tren peningkatan yang secara gradual menunjukkan kenaikan.

Namun sebelum tahun 2011, selisih neraca perdagangan komoditas minyak dan gas menunjukkan nilai yang selalu positif (neraca perdagangan 2007-2010).

Meskipun neraca perdagangan tidak defisit selama kurun waktu 2007 hingga 2010, tetapi gejala penurunan rasio ekspor terhadap impor migas sudah mulai terlihat dalam periode 2008-2010 (masing-masing naik 7,79 miliar dolar Amerika, 4,61 miliar dolar Amerika, dan 3,23 miliar dolar Amerika).

Selama kurun waktu 2011 sampai quartal kedua tahun 2014, tren neraca perdagangan komoditas migas nasional telah mengalami defisit. Setidaknya beban defisit impor minyak dan gas sepanjang periode tersebut mencapai 21,54 miliar dolar.

“Dari waktu ke waktu defisit beban impor migas semakin besar. Hal ini harus disikapi serius oleh Pemerintahan Jokowi jika tidak ingin selalu menaikkan harga BBM ketika ruang fiskal dalam APBN terus berkurang,” kata Ali.

Sejumlah masalah yang menyandera hulu migas nasional dan hilir migas, kata Ali, harus segera dituntaskan oleh Pemerintah. Sebab terdapat banyak cadangan migas nasional yang masih belum di eksploitasi oleh sejumlah pemegang kontrak produksi migas.

Padahal dalam kesempatan lain, ujar Ali, sejumlah pemegang kontrak migas tersebut mendulang keuntungan yang tidak terhingga jumlahnya sebagai hasil memperjualbelikan cadangan minyak dan gas yang mereka miliki melalui pasar saham.

“Presiden Jokowi harus memastikan serius mengatasi persoalan migas secara komprehensif, tidak dengan merespons setiap gejala tergerusnya ruang fiskal dalam APBN dengan selalu bersikap reaktif dengan menaikkan harga BBM bersubsidi. Peran BBM bersubsidi sangat besar bagi jutaan rakyat kecil, sebagai jaring pengaman bagi pertumbuhan sektor rill dan UKM ekonomi kerakyatan,” kata Ali.

Baca Juga:

Menkeu: Inflasi karena Kenaikan Harga BBM Sudah Terasa

Mabes Polri Belum Cabut Status Siaga 1 Pascakenaikan Harga BBM

Hasil Survei: Publik Kota Lebih Tak Puas Kerja Jokowi

18
Nov
14

Politik Ekonomi : Harga BBM Naik Kebijakan Pemerintah Blunder

Harga BBM Naik Kebijakan Pemerintah Blunder

Selasa, 18 November 2014 – 08:07 WIB

Suara Pembaca:
Harga BBM Naik Kebijakan Pemerintah Blunder

Terkait Ekonomi Bahan Bakar Minyak, maka kompetensi Tim Menteri Koordinator JokoWi dipertanyakan karena rendah kepekaan terhadap perUUan Politik Ekonomi dan rezim Ekonomi Minyak Mentah Dunia.

Opini diatas patut dikemukakan karena MenKo Ekonomi tidak berkeringat di PilPres 2014 hingga kepekaan terhadap Pro Rakyat relatif rendah.

Kami sebagai kader senior PKP Indonesia yang pendukung Salam 2 Jari jelas layak berpendapat seperti diatas mengingat PKP Indonesia bersemangat Bekerja Untuk Rakyat sesuai Kongres Nasional tahun 2010.

Dan kami berpendapat juga bahwa JokoWi-JK menjadi dipersulit mengemban amanat hasil PilPres 2004 karena opini Sdr Salamuddin yang pengamat Politik Ekonomi adalah relevan yaitu bahwa KEBIJAKAN JOKOWI ILEGAL !

Kebijakan Jokowi tentang kenaikan harga BBM tanpa persetujuan DPR adalah tidak sah, ilegal, inkonstitusional. Jokowi melakukan pelanggaran terhadap terhadap UU Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2013 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2014.

Dalam Pasal 14 Ayat (13) Anggaran untuk subsidi energi yang merupakan bagian dari Program Pengelolaan Subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat disesuaikan dengan kebutuhan realisasi pada tahun anggaran berjalan berdasarkan realisasi harga minyak mentah (ICP) dan nilai tukar rupiah.

Sementara saat ini harga minyak mentah dunia jatuh, bahkan telah berada dibawah 80 US$/ barel. Dengan demikian tidak ada alasan bagi pemerintah Jokowi Menaikkan harga BBM.

Kewajiban pemerintah Jokowi-JK meminta persetujuan DPR jika menaikkan harga BBM kembali diatur dalam UU Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015

Dalam Pasal 13 ayat (3) Anggaran untuk subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) Anggaran untuk subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat  (1) dapat disesuaikan dengan kebutuhan realisasi pada tahun anggaran berjalan berdasarkan perubahan parameter dan/atau realisasi harga minyak mentah (ICP) dan nilai tukar rupiah. (4) Dalam hal perubahan parameter sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berupa perubahan volume Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Pemerintah membahas perubahan tersebut dengan komisi terkait di DPR RI untuk mendapatkan persetujuan.

Sehingga keputusan Jokowi menaikkan harga BBM seolah “kesurupan” selepas kunjungannya ke luar negeri menghadiri pertemuan APEC CEO Summit, ASEAN Summit, dan G20 Summit, ditenggarai merupakan hasil deal deal Jokowi dengan perusahaan multinasional dan Negara maju yang mendesak liberalsiasi migas.

Keputusan Jokowi yang menaikkan harga Preimium menjadi  Rp. 8.500 dan Solar menjadi Rp. 7.500 adalah kebijakan illegal dan Jokowi dapat di impeach oleh DPR.

Salam Gigit 2 Jari,

Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila 45
Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia
PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia
PKP17845 – Poros Koalisi Proklamasi 17845
Editor www.jakarta45.wordpress.com

 

BERITA LAINNYA

Sumber Berita: http://www.edisinews.com


http://www.edisinews.com/berita–harga-bbm-naik-kebijakan-pemerintah-blunder.html#ixzz3JPBwLDqt

“Subsidi Rakyat di APBN/APBD” :

BAPPENAS dan BANGGAR DPRRI saatnya kini menghitung berapa besaran Subsidi Rakyat di APBN dan APBD untuk mata2 anggaran pengeluaran seperti : 1) tarif pajak ekspor dan tarif impor negara tujuan ekspor hasil laut ke luar negeri [ temuan Menteri KKP http://m.detik.com/finance/read/2014/11/14/123537/2748340/4/ ], 2) beda biaya impor minyak mentah LN terhadap pendapatan ekspor minyak mentah DN [mengingat volume impor LN meningkat vs volume produksi DN menurun], 3) proyeksi2 kerugian illegal logging, illegal fishing, illegal trading baik di laut bebas maupun lintas batas, 4) pembiayaan rutin eksesif birokrasi, 5) biaya penyimpangan program kerja infrastruktur dlsb

Tradisi hitungan Subsidi Rakyat di APBN ini bisa dikembangkan pula oleh pemerintah daerah dalam hal ini BAPPEDA dan BANGGAR DPRD untuk keperluan transparansi APBD.

Dengan demikian baik Revolusi Mental JokoWi dkk maupun Bina Mental Anti Korupsi Abraham Samad dkk akan lebih terarah dan menemukan jalannya lebih tepat sasaran ketika dioperasikan di praktek keseharian penyelenggaran negara dan daerah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat peduli pemerintahan bersih dan akuntabel menuju kearah Indonesia Mulia 2015-2025 sebagai tumpuan Indonesia Bermartabat 2025-2035 dan rintisan kearah Indonesia Sejahtera Lahir Batin 2035-2045 untuk menggapai Indonesia Jaya 2045 dst.

Jakarta, 17 November 2014

Pandji R Hadinoto
Pandji R Hadinoto, BaMus NasPan45
Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia
PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia
PKP17845 – Poros Koalisi Proklamasi 17845
Editor www.jakarta45.wordpress.com

16
Nov
14

Kepribadian : Catatan Sifat2 JokoWi

Sifat Jokowi Yang Selalu Disenangi Rakyat

Ditulis Oleh Didin Sunariyanto di Monday, 9 June 2014 | 09:13

Sifat – sifat pemimpin merupakan salah satu contoh panutan dari setiap rakyat yang mengikutinya. Dalam kesempatan pemilihan umum, kelayakan kepemimpinan itu tergantung darimana pemimpin itu memiliki citra yang baik, teguh dalam tujuan pembangunan, dan setia kepada rakyat. Hal ini memang diperhitungkan banyak orang mengenai bagaimana perubahan yang dilakukan untuk membentuk perubahan baik di dalam suatu kepemimpinan.

Jokowi merupakan panutan yang baik bagi masyarakat Surakarta dan sekitarnya. Karena Jokowi atau Joko Widodo yang selalu disenangi dan digandrungi oleh banyak orang, itu merupakan jiwa dan sifat kepemimpinannya untuk membentuk perubahan didalam lingkungan kekuasannya. Dengan pemimpin seperti jokowi sifat – sifat itu tentu menjadi pembicaraan semua orang, kenapa seorang Joko Widodo dapat diangkat sebagai gubernur DKI Jakarta dalam waktu tergolong singkat dan mencalonkan diri menjadi President RI kurang dari 5 tahun masa jabatannya.

Nah sekarang kita bahas mengenai sifat agung yang dimiliki seorang Joko Widodo.

Sifat – Sifat Jokowi antara lain sebagai Berikut ini :

Mementingkan Rakyat

Jika kita telusuri kenapa Jokowi selalu blusukan, mementingkan kepentingan rakyat, dan melakukan pembangunan secara cepat demi rakyat. Itu disebabkan karena seorang Jokowi lahir dari rakyat. Kehidupan Jokowi sebelum menjabat jadi Walikota Solo memang suram, banyak tantangan dan ejekan mengenai kehidupan Jokowi. Dan Jokowi tidak pernah goyah dengan pendiriannya untuk memperoleh kehidupan yang lebih mapan. Sehingga sifat Jokowi merupakan salah satu sifat yang mementingkan rakyat karena beliau dari rakyat.

Silaturahmi

Keagamaan seorang Jokowi memang tinggi, beliau selalu ingin bersilaturahmi ke semua rakyat yang membutuhkan bantuannya. Melakukan opservasi dan tantangan untuk membentuk silaturahmi yang baik. Di Surakarta sendiri pada pemilihan umum sebelum menjabat sebagai Walikota, Joko Widodo menggunakan metode Silaturahmi sebagai cara memenangkan kampanye. Bayangkan saja tanpa adanya spanduk yang berlebih, tanpa suap untuk rakyat, dan tanpa apapun yang dikeluarkan, dan hanya dengan silaturahmi saja seorang Jokowi berhasil memenangkan 90% suara dari pemilihan tersebut.

Sederhana

Memang bukan hal lain dan tentunya semua orang tau bahwa Jokowi merupakan seorang yang sederhana, tanpa adanya kerumitan berpikir, dan selalu melaksanakan secara langsung atau simple. Sehingga patut dicontoh bila seorang Jokowi selalu melaksanakan tugasnya secara langsung dan tanpa adanya penghambatan mental sedikitpun. Patut dicontoh bila seorang Jokowi memberikan keterangan kepada semua rakyat Jakarta untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak. Sebagai misal Kartu Jakarta Sehat, ini menunjukkan bahwa Jokowi adalah pemimpin sederhana yang selalu mementingkan rakyatnya.

Tidak Banyak Bicara dan Bermakna

Dalam pidato sendiri Jokowi memang merupakan pemimpin tanpa adanya konsep berbicara yang mengarahkan kepada tujuannya. Namun Jokowi menggunakan visi dan misi untuk membentuk perubahan daerah yang akan dikuasai. Sebagai misal ketika berpidato yang diadakan pemilihan umum presiden, beliau menggunakan pidatonya dengan sambutan hangat, dan visi misinya tersampaikan dengan padat, singkat dan jelas. Hanya kurang dari 2 menit Jokowi berhasil menyeleseikan pidatonya. Memang makna itu harus diperjelas dan berbicara itu haruslah penuh makna.

Merakyat dengan Rakyat

Ini berarti Jokowi senang dengan kepemimpinannya dan senang dengan rakyat yang akan dipimpinnya. Jokowi merupakan panutan hebat bagi keseluruhan rakyatnya. Beliau menjabat sebagai gubernur Jakarta sendiri selalu memakan atau mencicipi makanan khas daerah DKI Jakarta untuk menghargai seluruh masakan tradisional dan masakan khas daerah demi terciptanya kerakyatan yang adil. Dengan merakyat inilah seorang Jokowi banyak yang menyukai.

Tidak Suka Bermewah – Mewahan

Jika kita telusuri apa yang terjadi pada seorang Jokowi ketika berangkat ke Jakarta dan mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI. Beliau menggunakan Bis untuk pergi ke Jakarta, ini dikarenakan Jokowi merasa bila ada kendaraan iring – iringan itu hanya membuat jalanan menjadi macet, tidak kondusif dan banyak orang menyita waktunya untuk berhenti. Sehingga jiwa tidak suka bermewah – mewahan ada dalam jiwa seorang Jokowi. Dan itulah yang banyak disenangi rakyat.

Thursday, May 29, 2014

Mengintip sifat Jokowi dari tandatangannya

Anggap saja ini tulisan sok teu, benar tidaknya memang sulit dibuktikan kecuali tanya kedia atau bertanya kepada teman dan saudara ybs yang mengenal dia belasan tahun secara dekat. Dan bertanya itupun harus dijawab jujur sama ybs, jika dia tidak mengakui maka tidak akan tahu juga kan benar atau tidaknya. Jokowi sebelumnya tidak dikenal banyak, dia mendadak muncul karena “umpan lambung” komunitas pers Solo yang gencar meliput dia saat jadi walikota disana. Dibanding lawannya Prabowo, jelas dia lebih tidak diketahui sifat aslinya, masih misterius.
Perlu dicatat saya bukan pro dia, dan bukan pula musuh dia.
Sama sekali gak ada kepentingan politik menjelang pilpres ini. Jadi lupakan tudingan saya membuat tuduhan jelek dll yang gak ada gunanya. Ini tulisan iseng saja kok. Jadi ada baiknya membaca ini dengan santai saja, gak usah ditanggapi serius ya  :-) Selain itu TT ini didapatkan dari Google, dan semoga mmg orisinalitasnya terjamin milik ybs. Tapi jika salah, mohon jangan segan mengkritik disini.

* Dari sisi ukuran, TT ini termasuk besar jika dibubuhkan diatas kertas. Awalnya dibuka dengan lengkungan besar mirip cendawan atau angka 8. Sebetulnya hampir mirip dengan Prabowo yang sama sama mempunyai lengkungan besar membulat oval. Bedanya hanya di sizenya. Prabowo lebih lebih lebih besar. Tipikal manusia pekerja dan tukang gebrak, berani mengambil jalan sendiri, goal ekspektasi dikepalanya serba besar lah.
* Menunjukan indikasi dia cenderung menyukai pemikiran yang besar, mimpi2 nya besar, berbakat jadi pemimpin atau memimpin sesuatu pekerjaan yang besar.
* Dia bukan orang suka berterus terang, cenderung tertutup, pasif, rahasianya banyak. Bahkan namanyapun tidak bisa terbaca jelas disana dan siapapun yang melihat TT itu gak akan bisa membaca namanya. Bisa disebut dia termasuk pandai menyimpan rahasia dan akan berkelit terus jika dicecar soal rahasia tertentu, misal soal pekerjaan, jabatan, pribadinya dll. Sikap ini terbukti dia diserang isu SARA cuma diam saja, dan dia gak berusaha segera mengkoreksinya, dia juga gak sadar (atau gak mau tahu) isu sensi ini bisa mengoyak masyarakat diakar rumput. Sikap pasifnya semoga gak kayak Mega yg ketika bencana Tsunami Aceh malahan gak menjenguk kesana, itu sangat buruk soalnya :-)
* Estetikanya termasuk baik, selera artistik dan keseniannya tidak mengecewakan. Menyukai sikap balance dan cenderung menyukai sesuatu yang imbang, indah, harmonis selalu ada dipikirannya.
* Orang ini bisa disebut eksentrik. Perilaku dan cara pikirnya bisa jadi beda dari orang kebanyakan. Dan perilaku ini juga susah diduga, susah ditebak, mengejutkan, berbeda.
* Tandatangannya dibuat rapih dan indah, tau tau terputus dan sengaja diputus begitu saja, seolah dirusak sesaat lalu dibenarkan lagi bentuknya. Mungkin harus dilihat dimasa lalunya, pekerjaan apa saja yang ditinggalkan ybs dan tidak selesai. Tulisan disana tidak mengalir dan mengalun seirama, itu tulisan terputus.
* Ada juga yang mengatakan TT spt ini menunjukan dia tidak akrab dengan keluarga aslinya, dia lebih lekat

dengan keluarga dari perkawinannya.
* Jika memakai penggaris busur, terlihat derajat kemiringan TT itu diawal dan dipenutup berbeda arah kemiringan. Sesutau yang dimulai diawal tidak siknron dengan buntutnya.
* Sejak awal TT dibuka sekitar 20% kemudian mendadak terputus dan diputuskan oleh garis sangat kuat. Kuat sekali, bisa dilihat dari tebalnya garis vertikal disisi bawahnya (bottom tip). Ini agak aneh, seolah dia sengaja memisahkan 20% bagian depan dan 80% bagian sisa TT nya. Ketegasan garis itu menjadi catatan khusus, bukan sekedar oretan iseng yang dilakukan dengan ringan.
* Yang unik adalah bagian penutup TT disana secara kontras dan gak imbang dibentuk coretan mirip Y, atau garis keatas dikombinasikan dengan coretan kebawah. Rasanya ini gak ideal dengan alur TT sejak dari depan, dibagian buntut mendadak “seperti rusak berantakan”. Jika ini diartikan sebagai “bagus diawal dan berantakan dibelakang” bisa saja sih, walaupun itu debatable dan butuh pembuktian :-)  **** hsgautama.blogspot.com

Sumber foto: Rakyat Merdeka Online

16
Nov
14

Presidensiil : Pidato JokoWi, KTT G-20, Brisbane, 15 Nop 2014

http://news.detik.com/read/2014/11/15/220156/2749410/10/2/ini-pidato-lengkap-jokowi-di-ktt-g-20

Sabtu, 15/11/2014 22:01 WIB

Laporan dari Brisbane

Ini Pidato Lengkap Jokowi di KTT G-20

*Rachmadin Ismail* – detikNews
Halaman 1 dari 4

foto : CahyoBruri Sasmito/Setpres
Jokowi ke Luar Negeri
<http://news.detik.com/indeksfokus/2343/jokowi-ke-luar-negeri?ndt992204lblartikel>
*Jakarta* – Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato perdananya di
hadapan 19 pemimpin negara maju dan Uni Eropa dalam forum G-20. Jokowi
bicara soal reformasi birokrasi dan berbagai program prioritasnya ke depan.

Pidato Jokowi berlangsung selama 6 menit dalam rapat pleno yang tertutup
untuk media, Sabtu (15/11/2014) di BCEC, Brisbane, Australia. Jokowi
didampingi oleh Mahendra Siregar selaku pemangku kepentingan dalam forum
tersebut.

Berikut pidato lengkapnya seperti yang disampaikan transkripnya oleh
Mahendra dan Seskab Andi Widjajanto:

INTERVENSI
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

SESI RETREAT
“TANTANGAN PELAKSANAAN REFORMASI EKONOMI”

PERTEMUAN TINGKAT TINGGI G20
BRISBANE, AUSTRALIA

SABTU, 15 NOVEMBER 2014

Sabtu, 15/11/2014 22:01 WIB

Laporan dari Brisbane

Ini Pidato Lengkap Jokowi di KTT G-20

*Rachmadin Ismail* – detikNews
Halaman 2 dari 4
Jokowi ke Luar Negeri
<http://news.detik.com/indeksfokus/2343/jokowi-ke-luar-negeri?ndt992204lblartikel>
Bapak Pimpinan Sidang,

Saya baru memulai tugas menjadi Presiden Indonesia kurang dari satu
bulan lalu. Keikutsertaan saya yang pertama dalam forum Leaders G20 ini
ingin saya manfaatkan untuk memperkenalkan diri, sekaligus berbagi
pengalaman dan visi kami tentang langkah-langkah reformasi untuk
mengatasi perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Tahun 2005, saya pertama kali memasuki dunia politik ketika terpilih
langsung sebagai Walikota Solo di Jawa Tengah yang berpenduduk 560 ribu
jiwa. Solo merupakan kota sejarah, namun saat itu kurang tertib, agak
kumuh, dan rendah pendapatan daerahnya.

Untuk menertibkan dan memperbaiki prasarana kota, saya membutuhkan dana
yang besar. Karenanya, yang saya lakukan adalah mentargetkan kenaikan
penerimaan daerah melalui perbaikan sistem pelayanan dan pembayaran pajak.

Untuk pajak daerah, saya mengubah metode pembayaran dari cara manual ke
sistem online disertai dengan peningkatan pelayanan perpajakan yang
lebih transparan dan akuntabel. Hasilnya adalah proses yang bersih,
cepat, serta dipercaya masyarakat. Dalam kurun waktu empat tahun,
Pendapatan Asli Daerah meningkat hingga 80 persen.

Kemudian untuk menertibkan kota, saya mengundang para pedagang yang
sebelumnya kurang tertib berdagang di pasar tumpah. Saya membujuk dan
meyakinkan mereka untuk pindah ke tempat baru yang lebih bersih, nyaman,
rapi dan manusiawi. Untuk itu, saya melakukan dialog dan sosialisasi
hingga lebih dari 50 kali. Hasilnya para pedagang tersebut bukan saja
secara sukarela bersedia pindah, bahkan kepindahan mereka dirayakan
seperti layaknya suatu pawai atau perayaan.

Reformasi lain yang saya lakukan adalah membangun unit pelayanan
perijinan satu pintu untuk ijin mendirikan usaha dan seluruh perijinan
yang terkait dengan itu. Saya tetapkan berapa hari seluruh ijin harus
diselesaikan oleh unit itu, dan tanpa biaya.Next
<http://news.detik.com/read/2014/11/15/220156/2749410/10/3/ini-pidato-lengkap-jokowi-di-ktt-g-20>

<http://newopenx.detik.com/delivery/ck.php?oaparams=2__bannerid=8197__zoneid=275__cb=25f22a38cd__oadest=http%3A%2F%2Ffood.detik.com%2Fread%2F2014%2F10%2F28%2F143235%2F2731999%2F314%2Ffestive-cake–pastry-bersama-chef-chandra-dan-eric-gouteyron%3Fd8800053142>

Sabtu, 15/11/2014 22:01 WIB

Laporan dari Brisbane

Ini Pidato Lengkap Jokowi di KTT G-20

*Rachmadin Ismail* – detikNews
Halaman 3 dari 4
Jokowi ke Luar Negeri
<http://news.detik.com/indeksfokus/2343/jokowi-ke-luar-negeri?ndt992204lblartikel>
Pendekatan serupa saya lakukan ketika terpilih menjadi Gubernur Ibu Kota
Jakarta pada tahun 2012. Sebagai sebuah kota kosmopolitan yang
berpenduduk 12 juta jiwa ini, strategi pemerintahan saya adalah
me-revitalisasi sektor-sektor strategis yang berdampak luas kepada
peningkatan kehidupan kota dan ekonomi masyarakatnya, antara lain sektor
transportasi umum, penanggulangan banjir, perbaikan pasar tradisional,
pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat miskin.

Salah satu agenda pertama yang saya lakukan adalah memperkuat kualitas
birokrasi. Saya harus mewujudkan pemerintahan yang berorientasi kepada
“melayani masyarakat”, bukan “memerintah”. Oleh karenanya, saya
memperbaiki sistem promosi pejabat daerah melalui merit-based. Saya
terapkan sistem lelang terbuka untuk 311 jabatan lurah dan camat,
sehingga hanya mereka yang memiliki kompetensi dan dipercaya oleh
masyarakat yang terpilih menduduki posisi-posisi tersebut. Tidak ada
lagi lurah yang ditunjuk karena latar belakang agama, etnis, atau suku.
Mereka semua dipilih karena kompetensi dan kepercayaan masyarakat.

Berbekal pengalaman dari Solo, saya juga memperbaiki sistim pembayaran
pajak daerah di DKI Jakarta dengan memperkenalkan sistim online.
Hasilnya, penerimaan pajak daerah meningkat sebesar 50 persen dalam
waktu satu tahun.

Melalui sistem on-line ini, saya juga mengidentifikasi secara cepat
sektor-sektor potensial yang dapat saya target penerimaan pajaknya akan
lebih tinggi di masa depan.

Saya juga bentuk one-stop-service perijinan daerah, untuk membuat proses
berjalan sederhana, murah, dan singkat, serta transparan. Ini upaya
pemerintah saya untuk meningkatkan ‘ease of doing business’ di Jakarta,
yang praktis merupakan lebih dari 50 persen perijinan nasional berada.

Keberhasilan yang saya capai saat memimpin kedua kota tersebut, Solo dan
Jakarta, bukanlah karena saya membawa sebuah sistem pemerintahan baru.
Saya hanya memperkenalkan pendekatan dialog dari hati ke hati langsung
kepada masyarakat, yang disebut ‘blusukan’. Dengan cara itu, saya
memperoleh masukan yang bukan saja sesuai dengan keinginan masyarakat,
namun juga menghasilkan sistem dan perbaikan sistem yang lebih efisien,
transparan dan akuntabel dengan memaksimalkan potensi yang ada.

Kini, pengalaman melakukan reformasi sebagai Walikota Solo dan Gubernur
Jakarta tersebut akan saya bawa dan kembangkan pada tingkat nasional.
Pertama kali yang saya lakukan sebelum membentuk Kabinet Kerja yang baru
berusia 3 minggu itu adalah memberikan daftar calon menteri itu kepada
Komite Penanggulangan Korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk
memperoleh klarifikasi bahwa tidak ada di antara mereka yang terindikasi
atau memiliki kaitan dengan kasus yang sedang atau akan ditangani KPK.
Pendekatan itu saya harapkan dapat menjaga kepercayaan rakyat Indonesia
yang sudah begitu baik dan semangatnya memberikan mandat besar kepada
saya memimpin mereka 5 tahun ke depan.Next
<http://news.detik.com/read/2014/11/15/220156/2749410/10/4/ini-pidato-lengkap-jokowi-di-ktt-g-20>

Sabtu, 15/11/2014 22:01 WIB

Laporan dari Brisbane

Ini Pidato Lengkap Jokowi di KTT G-20

*Rachmadin Ismail* – detikNews
Halaman 4 dari 4
Jokowi ke Luar Negeri
<http://news.detik.com/indeksfokus/2343/jokowi-ke-luar-negeri?ndt992204lblartikel>
Dengan bekal pengalaman refomasi itu, ke depannya, saya ingin membangun
demokrasi politik yang akuntabel dan dipercaya rakyat, bukan yang
ditentukan dan mementingkan kelompok elit politik. Sehingga, Indonesia
yang saat ini menjadi negara demokrasi langsung terbesar di dunia yang
dibuktikan dengan 71 juta pemilih langsung yang mendukung saya dan Wakil
Presiden Jusuf Kalla, akan mampu menghasilkan pertumbuhan dan
pembangunan yang didambakan masyarakat.

Beberapa agenda prioritas yang akan saya lakukan adalah:

Pertama, peningkatan daya saing nasional melalui proses penyederhanaan
perijinan investasi dan membentuk layanan one-stop-service nasional.
Enam bulan dari sekarang, Indonesia akan memiliki sistem perijinan
investasi yang terintegrasi dan bisa diakses online.

Kedua, di bidang pajak, saya ingin meningkatkan tax ratio terhadap GDP
menjadi 16 persen, dari sekarang yang masih di bawah 13 persen. Dengan
perbaikan sistem perpajakan, termasuk transparansi dan sistem IT, saya
optimis angka ini akan meningkat.

Ketiga, saya ingin mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak dan
memindahkan alokasi subsidi tersebut untuk pembiayaan infrastruktur,
yaitu pembangunan jalan, pelabuhan laut dan bandara; serta mendukung
program kesejahteraan rakyat.

Keempat, saya ingin lebih banyak membangun infrastruktur sosial, yaitu
pembangunan kualitas ‘manusia’nya. Sebagai tahap awal, saya sudah
meluncurkan tiga program kesejahteraan yaitu: Kartu Indonesia Pintar,
Kartu Indonesia Sehat, Kartu Keluarga Sejahtera, yang akan menjadi
jaminan layanan gratis untuk masyarakat miskin di bidang pendidikan,
kesehatan, dan kesejahteraan. Dengan membangun sumber daya manusia yang
baik, maka akan tercipta produktivitas dan daya saing nasional yang
lebih tinggi.

Berbagai upaya ini akan kami laksanakan secara simultan. Ini merupakan
cara kami untuk mengatasi dan menghindari ‘middle income country trap’,
serta pemberantasan korupsi yang menjadi momok pembangunan Indonesia.

Di tengah-tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia beberapa tahun
ini, Indonesia selama 8 tahun terakhir tumbuh rata-rata 5,8 persen. Hal
itu dicapai dengan mengandalkan pertumbuhan kelompok berpendapatan
menengah, yang jumlahnya sekitar 25 persen dari populasi. Agenda
prioritas yang saya jalankan bukan saja akan menjaga pertumbuhan
kelompok berpendapatan menengah itu, tapi justru menjadikan kelompok
lainnya yang lebih besar lagi, yaitu kelompok menengah bawah dan
kelompok berpendapatan rendah sebagai pilar pertumbuhan Indonesia yang
akan lebih besar lagi ke depan. Pola pertumbuhan yang menyeluruh dan
bertumpu kepada kelompok-kelompok yang selama ini belum memiliki akses
yang cukup terhadap pembangunan, saya pandang sejalan dengan tujuan kita
bersama negara-negara G20, yaitu pertumbuhan yang kuat, berkelanjutatan,
seimbang dan inklusif. Itu adalah sumbangan Indonesia 5 tahun ke depan
memulihkan perekonomiannya, dan pada gilirannya kontribusi bagi
pertumbuhan ekonomi global.

Terima kasih.

 

Baca Juga
On 11/15/2014 10:28 PM, Awind wrote:

http://sp.beritasatu.com/home/jokowi-serukan-reformasi-ekonomi-di-ktt-g-20/69168

Jokowi Serukan Reformasi Ekonomi di KTT G-20

Sabtu, 15 November 2014 | 22:25

[BRISBANE] Konferensi Tingkat Tinggi negara-negara anggota G-20 (KTT G-20) sudah dimulai Sabtu (15/11) dan akan berakhir Minggu (16/11). KTT digelar di Kota Brisbane, Australia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah salah satu pemimpin G-20 yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Pemimpin lainnnya yang hadir seperti Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Perdana Menteri Inggris David Cameron, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, Presiden Cina Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pada sesi retret, Jokowi memberikan intervesi atau pernyataan. Intinya menyangkut masalah pelaksanaan reformasi ekonomi. Berikut ini adalah pidato (intervensi) lengkap Jokowi pada sesi retret.

Bapak Pimpinan Sidang,

Saya baru memulai tugas menjadi Presiden Indonesia kurang dari satu bulan lalu. Keikutsertaan saya yang pertama dalam forum Leaders G20 ini ingin saya manfaatkan untuk memperkenalkan diri, sekaligus berbagi pengalaman dan visi kami tentang langkah-langkah reformasi untuk mengatasi perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Tahun 2005, saya pertama kali memasuki dunia politik  ketika terpilih langsung sebagai Walikota Solo di Jawa Tengah yang berpenduduk 560 ribu jiwa. Solo merupakan kota sejarah, namun saat itu kurang tertib, agak kumuh, dan rendah pendapatan daerahnya.

Untuk menertibkan dan memperbaiki prasarana kota, saya membutuhkan dana yang besar. Karenanya, yang saya lakukan adalah mentargetkan kenaikan penerimaan daerah melalui perbaikan sistem pelayanan dan pembayaran pajak.

Untuk pajak daerah, saya mengubah metode pembayaran dari cara manual ke sistim online disertai dengan peningkatan pelayanan perpajakan yang lebih transparan dan akuntabel. Hasilnya adalah proses yang bersih, cepat, serta dipercaya masyarakat. Dalam kurun waktu empat tahun, Pendapatan Asli Daerah meningkat hingga 80 persen.

Kemudian untuk menertibkan kota, saya mengundang para pedagang yang sebelumnya kurang tertib berdagang di pasar tumpah. Saya membujuk dan meyakinkan mereka untuk pindah ke tempat baru yang lebih bersih, nyaman, rapih dan manusiawi. Untuk itu, saya melakukan  dialog dan sosialisasi hingga lebih dari 50 kali. Hasilnya para pedagang tersebut bukan saja secara sukarela bersedia pindah, bahkan kepindahan mereka dirayakan seperti layaknya suatu pawai atau perayaan.

Reformasi lain yang saya lakukan adalah membangun unit pelayanan perijinan satu pintu untuk ijin mendirikan usaha dan seluruh perijinan yang terkait dengan itu.  Saya tetapkan berapa hari seluruh ijin harus diselesaikan oleh unit itu, dan tanpa biaya.

Pendekatan serupa saya lakukan ketika terpilih menjadi Gubernur Ibu Kota Jakarta pada tahun 2012. Sebagai sebuah kota kosmopolitan yang berpenduduk 12 juta jiwa ini, strategi pemerintahan saya adalah me-revitalisasi sektor-sektor strategis yang berdampak luas kepada peningkatan kehidupan kota dan ekonomi masyarakatnya, antara lain sektor transportasi umum, penanggulangan banjir, perbaikan pasar tradisional, pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat miskin.

Salah satu agenda pertama yang saya lakukan adalah memperkuat kualitas birokrasi. Saya harus mewujudkan pemerintahan yang berorientasi kepada “melayani masyarakat”, bukan “memerintah”. Oleh karenanya, saya memperbaiki sistem promosi pejabat daerah melalui merit-based.  Saya terapkan sistem lelang terbuka untuk 311 jabatan lurah dan camat, sehingga hanya mereka yang memiliki kompetensi dan dipercaya oleh masyarakat yang terpilih menduduki posisi-posisi tersebut. Tidak ada lagi lurah yang ditunjuk karena latar belakang agama, etnis, atau suku. Mereka semua dipilih karena kompetensi dan kepercayaan masyarakat.

Berbekal pengalaman dari Solo, saya juga memperbaiki sistim pembayaran pajak daerah di DKI Jakarta dengan memperkenalkan sistim online. Hasilnya, penerimaan pajak daerah meningkat sebesar 50 persen dalam waktu satu tahun.

Melalui sistim on-line ini, saya juga mengidentifikasi secara cepat sektor-sektor potensial yang dapat saya target penerimaan pajaknya akan lebih tinggi di masa depan.

Saya juga bentuk one-stop-service perijinan daerah, untuk membuat proses berjalan sederhana, murah, dan singkat, serta transparan. Ini upaya pemerintah saya untuk meningkatkan “ease of doing business” di Jakarta, yang praktis merupakan lebih dari 50 persen perijinan nasional berada.

Keberhasilan yang saya capai saat memimpin kedua kota tersebut, Solo dan Jakarta, bukanlah karena saya membawa sebuah sistim pemerintahan baru. Saya hanya memperkenalkan pendekatan dialog dari hati ke hati langsung kepada masyarakat, yang disebut “blusukan”. Dengan cara itu, saya memperoleh masukan yang bukan saja sesuai dengan keinginan masyarakat, namun juga menghasilkan sistem dan perbaikan sistem yang lebih efisien, transparan dan akuntabel dengan memaksimalkan potensi yang ada.

Kini, pengalaman melakukan reformasi sebagai Walikota Solo dan Gubernur Jakarta tersebut akan saya bawa dan kembangkan pada tingkat nasional.
Pertama kali yang saya lakukan sebelum membentuk Kabinet Kerja yang baru berusia 3 minggu itu adalah memberikan daftar calon menteri itu kepada Komite Penanggulangan Korupsi (KPK) untuk memperoleh klarifikasi bahwa tidak ada di antara mereka yang terindikasi atau memiliki kaitan dengan kasus yang sedang atau akan ditangani KPK. Pendekatan itu saya harapkan dapat menjaga kepercayaan rakyat Indonesia yang sudah begitu baik dan semangatnya memberikan mandat besar kepada saya memimpin mereka 5 tahun ke depan.

Dengan bekal pengalaman refomasi itu, ke depannya, saya ingin membangun demokrasi politik yang akuntabel dan dipercaya rakyat, bukan yang ditentukan dan mementingkan kelompok elit politik. Sehingga, Indonesia yang saat ini menjadi negara demokrasi langsung terbesar di dunia yang dibuktikan dengan 71 juta pemilih langsung yang mendukung saya dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, akan mampu menghasilkan pertumbuhan dan pembangunan yang didambakan masyarakat.

Beberapa agenda prioritas yang akan saya lakukan adalah:

Pertama, peningkatan daya saing nasional melalui proses penyederhanaan perijinan investasi dan membentuk layanan one-stop-service nasional. Enam bulan dari sekarang, Indonesia akan memiliki sistem perijinan investasi yang terintegrasi dan bisa diakses online.

Kedua, di bidang pajak, saya ingin meningkatkan tax ratio terhadap GDP menjadi 16 persen, dari sekarang yang masih di bawah 13 persen. Dengan perbaikan sistem perpajakan, termasuk transparansi dan sistem IT, saya optimis angka ini akan meningkat.

Ketiga, saya ingin mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak dan memindahkan alokasi subsidi tersebut untuk pembiayaan infrastruktur, yaitu pembangunan jalan, pelabuhan laut dan bandara; serta mendukung program kesejahteraan rakyat.

Keempat, saya ingin lebih banyak membangun infrastruktur sosial, yaitu pembangunan kualitas “manusia”nya. Sebgai tahap awal, saya sudah meluncurkan tiga program kesejahteraan yaitu: Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Keluarga Sejahtera, yang akan menjadi jaminan layanan gratis untuk masyarakat miskin di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Dengan membangun sumber daya manusia yang baik, maka akan tercipta produktifitas dan daya saing nasional yang lebih tinggi.

Berbagai upaya ini akan kami laksanakan secara simultan. Ini merupakan cara kami untuk mengatasi dan menghindari ‘middle income country trap’, serta pemberantasan korupsi yang menjadi momok pembangunan Indonesia.

Di tengah-tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia beberapa tahun ini, Indonesia selama 8 tahun terakhir tumbuh rata-rata 5,8 persen. Hal itu dicapai dengan mengandalkan pertumbuhan kelompok berpendapatan menengah, yang jumlahnya sekitar 25 persen dari populasi. Agenda prioritas yang saya jalankan bukan saja akan menjaga pertumbuhan kelompok berpendapatan menengah itu, tapi justru menjadikan kelompok lainnya yang lebih besar lagi, yaitu kelompok menengah bawah dan kelompok berpendapatan rendah sebagai pilar pertumbuhan Indonesia yang akan lebih besar lagi ke depan.

Pola pertumbuhan yang menyeluruh dan bertumpu kepada kelompok-kelompok yang selama ini belum memiliki akses yang cukup terhadap pembangunan, saya pandang sejalan dengan tujuan kita bersama negara-negara G20, yaitu pertumbuhan yang kuat, berkelanjutatan, seimbang dan inklusif. Itu adalah sumbangan Indonesia 5 tahun ke depan memulihkan perekonomiannya, dan pada gilirannya kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi global. [ANT/N-6]

__._,_.___

Posted by: Awind <j.gedearka@upcmail.nl>


Jokowi ke Luar Negeri
« Sebelumnya1234567891718Berikutnya »

Displaying 1 to 10 of 179 entries
16
Nov
14

Ekonomi Politik : Harga Minyak Dunia Turun, BBM Premium Rp 4.500 ?

FASTNEWS, Jakarta (15/11) –  Rencana pemerintahan Joko Widodo menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dinilai tidak tepat. Pasalnya,  sejumlah kalangan menilai pada saat ini harga minyak dunia yang menjadi acuan harga BBM bersubsidi dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), mengalami penurunan tajam selama empat tahun terakhir.

Hingga penutupan perdagangan akhir pekan ini, Jumat (14/11/2014) harga minyak mentan acuan WTI spot berada di level US$ 75,82 per barel, sehari sebelumnya sempat meenyentuh level US$ 74,21 per barel. Level tersebut terendah selama kurang lebih empat tahun terakhir. Harga minyak mentah sempat berada di level US$ 71,24 pada 24 Agustus 2010.

Di satu sisi, sejumlah pengamat menyebutkan perubahan harga BBM tidak tergantung harga minyak mentah dunia karena itu akan berarti mengikuti mekanisme pasar. Namun di sisi lain, faktanya sejak era pemerintahan Megawati, perubahaan (kenaikan) harga minyak mintah dunia memicu perubahan harga BBM bersubsidi.

Pada era Megawati, ketika harga minyak mentah dunia menyentuh level US$ 32,68, BBM bersubsidi pun ikuti naik, premium naik Rp 100 menjadi Rp 1.550 per liter dan solar naik Rp 250 menjadi Rp 1.150 per liter. Pada 2003, ketika minyak mentah dunia menyentuk level tertinggi US$ 37,96, premium ikut naik Rp 260 menjadi Rp 1.810 per liter dan solar menjadi Rp 1.890 per liter atau naik Rp 740.

Memasuki era pemerintah Susilo Bambang Yudhoyono (SB) – Jusuf Kalla (JK), kenaikan harga BBM bersubsidi lebih lagi. Selama tiga kali kenaikan BBM subsidi pada era tersebut, mencapai hingga 300 persen. Pada Maret 2005, ketika minyak mentah dunia menyentuh level US$ 56,8 per barel, kenaikan BBM bersubsidi premium sebesar RP 590 menjadi Rp 2.400 per barel dan solar naik Rp 210 menjadi Rp 2.100 per liter.

Selang delapan bulan berikutnya, tepatnya Oktober 2005, premium naik tajam Rp 2.100 menjadi Rp 4.500 per liter dan solar naik Rp 2.200 menjadi Rp 4.300 per liter. Saat itu harga minyak mentah kembali menyentuh level tertinggi di harga US$ 69,91 per barel.

Kenaikan ketiga kalinya pada era SBY-JK, terjadi pada 2008, di mana kala itu harga minyak menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah ke harga US$ 145,31 per barel. Pemerintah pun menaikkan BBM bersubsidi premium naik Rp 1.500 menjadi Rp 6.000 per liter sedangkan solar naik Rp 1.200 menjadi Rp 5.500.

Pada periode keduanya Presiden SBY yang didampingi wapres Boediono pada periode 2009-2012 kembali menurunkan harga BBM bersubsidi premium kembali ke level Rp 4.500 dan solar pun kembali ke level Rp 4.500 per liter. Saat itu harga minyak mentah dunia berangsur turun dan menyentuh level tertinggi pada periode tersebut di harga US$ 113,39 per barel.

Namun pada 2013 lalu ketika harga minya dunia stabil di kisaran US$ 90 – US$ 113 per barel, pemerintahan SBY kembali menaikan harga BBM bersubsidi premium ke level Rp 6.500 dan solar ke Rp 6.500.

BBM Naik, Pengusaha Istana Makin Kaya.

Lalu bagaimana harga minyak dunia 2014 ini setelah pergantian tampuk pimpinan nasional ke Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla? Minyak dunia sebetulnya meluncur tajam hingga menyentuh level terendah selama kurang lebih empat tahun. Menyentuh level terendah di harga US$ 74.2 per barel pada perdagangan Kamis (13/11/2014).

Meski demikian Presiden Jokowi rencananya akan menaikan harga BBM bersubsidi sekitar Rp 1.500 – Rp 3.000. Hal itu berarti harga BBM bersubsidi akan berada di kisaran Rp 8.000 – Rp 9.500 per liter. Pertanyaan lain pun kembali muncul, mengapa ketika Jusuf Kalla menjabat wapres, kenaikan harga BBM bersubsidi begitu drastis? Padahal negara bisa meraup untunng sekitar US$ 25 per barel, mengingat asumsi harga minyak mentah pada APBN-P 2014 mencapati US$ 106 per barel

Pengamat ekonomi, Tarli Nugroho menyarankan agar pemerintahan Jokowi-JK tidak menaikan harga BBM bersubsidi.  Menurutnya subsidi adalah hak rakyat dan bentuk insentif untuk rakyat. “Yang bermasalah selama ini adalah angka subsidi milik pemerintah itu ilusi,” tegasnya.

Lebih lanjut diungkapkan Tarli, kenaikan harga BBM bersubsidi hanya menguntungkan para pengusaha yang berada dibalik Jokowi-JK. Menaikkan harga BBM bersubsidi memang akan menambah pendapatan negara. Lalu peningkatan pendapatan tersebut akan turut mendorong belanja negara untuk pembiayaan proyek infrastruktur meningkat tajam. Siapa yang diuntungkan? Tentu, pengusaha-pengusaha di lingkaran istana, pendukung Jokowi – JK yang dengan mudahnya mendapatkan proyek.

Ditambahkan Tarli, harga riil BBM bersubsidi tidak dapat diketahui publik karena pemerintah, Pertamina dan SKK Migas selama ini tidak transparan dalam memberikan penjelasan berapa sebenarnya biaya pokok produksi BBM. “Selalu koar-koar subsidi sekian-sekian, tapi angka-angka itu tidak pernah terverifikasi,” tegas Tarli.

Di sisi lain menurut Tarli, penurunan tajam harga minyak mentah dunia tidak serta merta harga BBM bersubsidi juga harus turun. Menurutnya itu akan memberi kesan perubahan harga BBM dalam negeri mengikuti mekanisme pasar. Menaikan ataupun menurunkan harga BBM seturut harga minyak dunia tidak tepat. “Konstitusi kita melarang soal yang menyangkut hajat hidup orang banyak diserahkan pada mekanisme pasar,” tandasnya.

Tarli menjelaskan kalau logika harga minyak turun lalu harga BBM juga harus turun, berarti apalagi kalau harga minyak naik, berarti pemerintah sangat boleh menaikan harha BBM. Masalahnya bukan  soal naik atau turunnya harga minyak, tapi soal bagaimana sebenarnya perhitungan subsidi pemerintah, karena subsidi itu bukan barang haram.

Menurut Tarli, yang dituntut oleh masyarakat adalah kenaikan tingkat pendapatan masyarakat. Jadi, bukan harga BBM yang diturunkan, tapi standar pendapatan masyarakat yang dinaikan. Jangan bunuh ekonomi rakyat dengan kebijakan ekonomi yang hanya pro konglomerat dan modal asing. Rakyat harus diberi kredit murah, supaya bisa mengembangkan usaha. Pasar tradisional harus dilindungi, industri ritel harus dibatasi, karena itu adalah urat nadi ekonomi rakyat. Selain itu, batasi impor produk-produk agro agar para petani mendapatkan pasar dengan mudah. “Berapapun harga BBM, kalau daya beli rakyat tinggi, tidak akan jadi beban,” tegas Tarli. FN-05

– See more at: http://fastnews.today/article/harga-minyak-dunia-turun-tajam-seharusnya-bbm-premium-rp-4500#sthash.fJkKs959.dpuf

11
Nov
14

Politik : e-Voting PerPPU PilKaDa dan Doktrin Luar Negeri JokoWi

Jakarta45

Perppu Pilkada Lolos, BPPT Siapkan e-Voting

VIVAnews – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyatakan bahwa e-Voting merupakan salah satu pelayanan publik berbasis eletronik yang harus segera diimplementasikan secara nasional.

Pasalnya, saat ini Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih belum membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, yang sudah diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono awal Oktober lalu.

“Kita akan jalan terus. Ibaratnya, ‘anjing menggong kafilah berlalu’ karena, e-Voting adalah keniscayaan. Itu masalah waktu dan proses,” ujar Hammam Riza selaku Deputi Kepala Bidang Teknologi Informasi Energi dan Mineral di Gedung BPPT, Senin 10 November 2014.

Hammam menjelaskan e-Voting merupakan teknologi pemungutan suara secara eletronik yang dapat membantu jalannya pemilu, bahkan dapat menghemat biaya yang sudah dianggarkan.

“Saya berharap Perppu lolos di DPR. Kalau sudah maka KPU dapat memberikan lahan bagi kami untuk mencoba dan sekuat tenaga dalam menerapkan manfaat e-Voting,” harap dia.

Sehingga, lanjut dia, bila sudah diberikan lahan bagi pihaknya maka tak dipungkiri lagi, pemungutan suara berbasis eletronik itu akan digunakan di seluruh Indonesia.

“Nanti (kalau diberi kesempatan) buka uji coba tapi simulasi, real. Kalau kita nggak pernah mencobanya dalam kondisi aktual, kita nggak pernah tahu kelebihan, dan kekurangan serta kelemahannya,” papar dia.

Dalam implementasi yang sudah diterapkan oleh BPPT, saat menggunakan sistem e-Voting Pilkades di beberapa wilayah, mereka dapat menghemat sekitar 50 persen anggaran.

Setelah, diklaim sukses, efektif, dan hemat. BPPT ingin menerapkan sistem teknologi tersebut secara nasional. (ren)

Berita Lainnya

Indonesia Kerap Diremehkan, Jokowi’s Doctrine Mesti Disampaikan

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana mengatakan, Presiden Joko Widodo harus menyampaikan [Jokowi’s Doctrine](2131967 “”) atau Doktrin Jokowi sebagai tafsir atas kebijakan politik luar negeri Indonesia‎, yakni Bebas Aktif.

Jokowi perlu menyampaikan doktrin tersebut saat kunjungan dinas ke luar negeri dengan 3 agenda internasional. Yakni Konferensi Tingkat Tinggi Asia Pacific Economy Community (APEC) 2014 di Tiongkok pada 10-11 November‎, KTT ASEAN di Myanmar pada 12-13 November, dan pertemuan G-20 di Australia pada 15-16 November.

Hikmahanto mengatakan, tafsir bebas aktif yang harus jadi Doktrin Jokowi itu adalah ‎all nations are friends‎ until Indonesia’s sovereignty is degraded and national interest is jeopardized atau ‘semua negara adalah teman sampai dengan kedaulatan Indonesia diganggu dan kepentingan nasional Indonesia dirugikan’.

Bagi Hikmahanto, doktrin itu harus disampaikan Jokowi kepada dunia internasional. Karena Indonesia kerap diremehkan negara-negara luar.

“Karena banyak negara yang menyepelekan Indonesia,” ujar Hikmahanto dalam pesan tertulisnya, Senin (10/11/2014).

Menurut ‎Hikmahanto, doktrin ‘semua negara adalah sahabat sampai dengan kedaulatan Indonesia diganggu dan kepentingan nasional Indonesia dirugikan’ sangat pas dengan Jokowi. Mengingat, di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bebas aktif itu ditafsirkan sebagai thousand friends zero enemy’ atau ribuan teman tanpa musuh.

Hikmahanto mengatakan, Indonesia boleh menganggap semua negara adalah teman, namun harus tetap ada batasannya. Karena meskipun berteman, namun bukan berarti [kedaulatan](2131967 “”) dan kepentingan nasional Indonesia bisa diusik seenaknya oleh negara lain.

“Ada batasannya. Semua adalah teman, hingga kedaulatan kita diganggu‎,” kata Hikmahanto. (Ans)

Berita Lainnya

 

On 11/10/2014 09:07 PM, Awind wrote:

http://www.antaranews.com/berita/463590/jokowi-tegaskan-ri-tak-mau-sekadar-jadi-pasar

Jokowi tegaskan RI tak mau sekadar jadi pasar

Senin, 10 November 2014 23:34 WIB | 3.275 Views
Pewarta: Rini Utami
Jokowi             tegaskan RI tak mau sekadar jadi pasar

Presiden Joko Widodo (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Jangan kita diminta membuka pasar untuk dibanjiri produk mereka, tetapi produk-produk kita sulit masuk ke pasar mereka”

Beijing (ANTARA News) – Presiden RI Joko Widodo menegaskan Indonesia tidak ingin menjadi sekadar pasar bagi tarik menarik kepentingan ekonomi negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok.Ia menekankan Indonesia belum akan memasuki baik Kemitraan Trans Pasifik (Trans-Pacific Partnership/TPP) maupun Kawasan Perdagangan Bebas Asia Pasifik (Free Trade Area Asia Pacific/FTAAP) sampai integrasi ekonomi keduanya memberikan manfaat nyata bagi Indonesia.”Saya kira, kita belum akan masuk ke sana, kita harus kalkulasi lagi produk-produk apa saja yang bisa dipasarkan dalam integrasi ekonomi kawasan itu, dan menguntungkan rakyat,” kata Presiden yang biasa disapa Jokowi itu menjawab Antara usai rangkaian pertemuan bilateralnya dengan pemimpin ekonomi APEC di Beijing, Senin malam.Pertemuan APEC di Beijing 5-12 November di Tiongkok ini mendorong kesepakatan pemberlakuan FTAAP pada 2025 yang didahului studi kelayakan pada 2015-2016.Pembentukan FTAAP telah menjadi cita-cita APEC sejak 2006 untuk mengatasi dampak negatif meningkatnya Regional Trade Agreement (RTA) dan FTA di Asia Pasifik.

RTA dan FTA itu adalah salah satu preferensi negara-negara di dunia saat ini dalam hal pendekatan liberalisasi perdagangan kawasan. FTAAP ditengarai sebagai upaya menuju Regional Economy Integration (REI) untuk kesejahteraan bersama di kawasan.

Namun, selama pembahasan di APEC 2014, niat Tiongkok itu dipertanyakan dengan telah adanya TPP yang diinisiatifi Amerika Serikat dan Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement (RCEP) di antara negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia, dengan enam mitra dagangnya.

TPP adalah kesepakatan perdagangan bebas yang diikuti oleh tujuh belas negara Asia-Pasifik yang juga diikuti beberapa negara anggota ASEAN, yakni Malaysia, Singapura, Brunei, dan Vietnam.

Sedangkan RCEP sendiri di tingkat global menjadi rival bagi negosiasi serupa yang diinisiasi Amerika Serikat, yakni TPP, di mana Tiongkok tidak menjadi anggota.

“Indonesia tidak mau ditarik-tarik untuk kepentingan mereka (AS dan Tiongkok). Saya tidak mau, lebih baik kita bertarung secarafair. Jangan kita diminta membuka pasar untuk dibanjiri produk mereka, tetapi produk-produk kita sulit masuk ke pasar mereka, padahal produk kita itu banyak dihasilkan oleh rakyat,” tutur Presiden Jokowi.

Ia mencontohkan komoditi rotan, kelapa sawit dan ikan. “Itu kan jelas produk yang sebagian besar dihasilkan rakyat, kelapa sawit tidak semua dikelola perusahaan besar, tetapi ada juga petani, hampir 40 persen, kan besar juga,” katanya.

Presiden Jokowi menegaskan Indonesia harus tegas untuk tidak terseret tarik menarik kepentingan negara besar dalam integrasi ekonomi kawasan.

 

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2014

Obama, Jokowi yang Ambisius, dan Mitra Luar Biasa

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia menginginkan stabilitas keamanan di kawasan dan mengajak Amerika Serikat meningkatkan kerja sama. “Kerja sama kita harus ditingkatkan, khususnya di bidang keamanan,” kata Jokowi, sapaan Presiden Joko Widodo, dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama di Hotel Westin, Beijing, Cina, di sela Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), Senin, 10 November 2014. (Baca:Jokowi Dibanjiri Tepuk Tangan di Forum CEO APEC)

Obama menyambut baik keinginan Jokowi itu. Ia mengatakan Washington ingin menjadi mitra dalam proses pembaruan yang diusung oleh Presiden Jokowi. Menurut Obama, Jokowi memiliki agenda ambisius dalam pembaruan di Indonesia. »Lagi pula, kemitraan kita sudah luar biasa di bidang pembangunan, pertahanan, dan keamanan,” katanya. Jokowi adalah kepala negara pertama yang ditemui Obama sesampainya di Beijing. (Baca:Jokowi Pamer Pengalaman 30 Tahun ke Obama)

Dalam pertemuan itu, Obama memuji Indonesia sebagai contoh bagi demokrasi, toleransi, dan pluralisme dunia meski merupakan negara berpenduduk muslim terbesar sejagat. Ia menyebut pemilihan umum yang baru saja usai sebagai bukti berjalannya demokrasi di Indonesia. ”Melihat pemilu di Indonesia, menegaskan adanya transisi pada demokrasi. Indonesia merupakan contoh bagi demokrasi, toleransi, dan pluralisme,” kata Obama. (Obama Ingin Jadi Sahabat Jokowi)

Guru besar hukum internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menilai pernyataan Obama itu menunjukkan bahwa Amerika terus berharap kepentingan mereka terakomodasi oleh pemerintahan baru Presiden Jokowi, seperti pada masa pemerintahan presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono. (Di Forum CEO APEC, Jokowi ‘Jualan’ Tol Laut)

Adapun Menteri Luar Negeri Retno Lestari Priansari Marsudi menuturkan, pada dasarnya, dalam setiap pertemuan, kepala negara asing ingin mendengarkan rencana pembangunan oleh Presiden Jokowi selama lima tahun mendatang. »Cina, Jepang, AS, dan Rusia mitra-mitra utama Indonesia di bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi lainnya,” katanya kepada Tempo. (Baca juga:Jokowi Top jika Pidato Bahasa Indonesia di APEC)

Jokowi menjadi sosok penting pada pertemuan APEC. Dia adalah salah seorang pembicara kunci dalam perhelatan APEC CEO Summit. Setelah agenda itu, ia mengadakan pertemuan bilateral dengan beberapa pemimpin dunia. Selain dengan Obama, Presiden juga bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Presiden Vietnam Truong Tan Sang, dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Simak pula: Apakah Jokowi Pidato Bahasa Inggris di Forum Dunia?)

ANTARA | NATALIA SANTI | RAJU FEBRIAN | ANANDA TERESIA (BEIJING)

 

Baca Berita Terpopuler

Jokowi Jadi Primadona di APEC

Bahasa Inggris Jokowi Dipuji

Bertemu Obama, Jokowi Berbahasa Indonesia

Hasut Massa Tolak Ahok, Bos FPI Terancam Pidana

FPI Siapkan Pengganti Ahok, Namanya Fahrurrozi

10
Nov
14

Heroisme : TriSapta Indonesia Sehat 10Nop14

Tri Sapta Indonesia Sehat 2014

Minggu, 09 November 2014 – 12:13 WIB

Dr Ir Pandji R Hadinoto MH

Suara Pembaca:
TriSapta Indonesia Sehat 2014

Pendapat para pesohor politisi seperti berita di berbagai situs online soal “Kartu `sakti` Jokowi berpotensi langgar disiplin anggaran dan tidak dianggaran di APBN” seharusnya tidak terjadi bilamana mereka menghayati 7 (tujuh) kata semangat bagi penyelenggara negara amanat Penjelasan UUD45 yang tetap patut dirujuk karena memang tidak pernah dinyatakan tidak berlaku oleh Amandemen UUD45 tahun 2002 yang hanya berbentuk Risalah Paripurna dan tidak terdaftar di Berita Negara.

Artinya, program Kenegarawanan seperti Kartu Sakti JokoWi adalah Legal dan Manfaat sepanjang Pro Penjelasan dan Pro Pembukaan UUD45 apalagi Pro Bonum Publicum bahkan Pro Tri Sapta Indonesia Sehat sebagai berikut:

Strategi 7 Sehat Negara Bangsa [Pandji R Hadinoto]

Tubuh Negara-Bangsa
1. Sehat Bermasyarakat
2. Sehat Berbangsa
3. Sehat Bernegara
4. Sehat Politik Hukum Perundang-undangan

Tubuh Manusia
5. Sehat Logika/Nalar
6. Sehat Rohani/Jiwa
7. Sehat Jasmani/Raga

Strategi 7 Ketahanan Bangsa [alm HR Soeprapto]

1. Kehidupan Agama tidak Rawan
2. Kehidupan Ideologi tidak Retak
3. Kehidupan Politik tidak Resah
4. Kehidupan Ekonomi tidak Ganas
5. Kehidupan Sosial Budaya tidak Pudar
6. Kehidupan HanKamNas tidak Lengah
7. Kehidupan Lingkungan tidak Gersang

Strategi 7 Kemenangan Hidup [Gus Sholeh]

1. Yang tetap Sejuk ditempat yang Panas
2. Yang tetap Manis ditempat yang Pahit
3. Yang tetap Merasa Kecil walau telah menjadi Besar
4. Yang tetap Tenang ditengah Badai yang Dahsyat
5. Yang tetap berSyukur atas segala Karunia-Nya
6. Yang tetap Istiqomah di Jalan-Nya
7. Yang tetap menggantungkan harapan hanya kepada Tuhannya

Demikianlah rekomendasi Strategi kiprah Revolusi Mental ini bagi motor2 penggerak negara bangsa qq Penyelenggara Negara dan Kaum Nasionalis Pancasila Indonesia, saat H+15 Kabinet Kerja ketika Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2014 guna warisi pentingnya sikap patriotisme ataupun heroisme Roh Indonesia Merdeka yakni Jiwa Semangat dan Nilai-nilai 45 terutama dalam siasati isu2 terkini seperti kepemimpinan ganda di DPRRI, kenaikan harga BBM tatkala harga minyak mentah dunia justru menurun, dlsb.

Jakarta, 9 Nopember 2014

Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila 45
Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia
PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia
PKP17845 – Poros Koalisi Proklamasi 17845
Editor www.jakarta45.wordpress.com

 

BERITA LAINNYA
Berita Terkini
Minggu, 09 November 2014 21:56 WIB
Mafia Migas Bermain dalam Proses Jual Beli Migas
Minggu, 09 November 2014 18:19 WIB
Tim Ekonomi Jokowi-JK Pakai Kacamata Kuda
Minggu, 09 November 2014 17:48 WIB
Presiden dan Menteri Jangan Blusukan Tanpa Hasil
Minggu, 09 November 2014 16:53 WIB
Krisis Ekonomi di Perancis Memburuk
Minggu, 09 November 2014 16:05 WIB
Adian Napitupulu akan Laporkan Tempo
Minggu, 09 November 2014 15:37 WIB
Menteri Tjahjo Tak Pahami Pesan Jokowi
Minggu, 09 November 2014 15:14 WIB
Gorbachev: Dunia Diambang Perang Dingin Baru

Sumber Berita: http://www.edisinews.com


http://www.edisinews.com/berita-tri-sapta-indonesia-sehat-2014.html#ixzz3IZOIoXuv

Jokowi Mempelajari Infrastruktur Maritim Cina

TEMPO.CO, Beijing – Presiden Joko Widodo hari ini akan berkunjung ke pelabuhan dan pembangkit listrik di Cina. Ia akan mengunjungi Integrated Service Center Tianjin Port, Pacific International Container Port, serta SDIC Beijing Power Plant. Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan kunjungan tersebut untuk mempelajari pengembangan infrastruktur yang dilakukan Cina. (Baca: Tiba di Beijing, Jokowi Disambut Upacara Militer)

“Ingin melihat langsung yang dikembangkan Cina, melihat langsung integrasi antara power plant, infrastruktur maritim, dan industrial park. Lalu juga terkait konektivitas darat dengan kereta api cepat,” kata Andi di Beijing, Jumat larut malam, 8 November 2014. (Baca: Ahok Antar Jokowi Berangkat ke KTT APEC Beijing)

Menurut dia, Jokowi akan mempelajari pengembangan infrastruktur di Cina dan kemungkinan diimplementasikan dalam pengembangan infrastruktur maritim seperti tol laut. “Diharapkannya begitu bisa mempelajari dan diimplementasikan tapi baru ketahuan ya besok, betul-betul baru melihat,” katanya.

Hari ini, agenda Jokowi dimulai dengan pertemuan bisnis antara pengusaha Indonesia dan pengusaha Cina. Setelah itu, Jokowi akan melakukan pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping dan Perdana Menteri Cina Li Keqiang. Pertemuan dengan pimpinan negara Cina itu membahas beberapa hal seperti pembangunan maritim, pengembangan infrastruktur, dan pembangkit listrik. (Baca: Di APEC, Jokowi Promosi Visi Maritim Indonesia)

Setelah itu, Jokowi akan melakukan kunjungan ke pelabuhan dan pembangkit listrik Cina yang berada di Tianjin. Jokowi yang juga didampingi istrinya, Iriana, akan mengunjungi Integrated Service Center Tianjin Port, Pacific International Container Port, serta SDIC Beijing Ower Plant.

ANANDA TERESIA

Baca berita lainnya:

Nurul Arifin: Muntah Lihat Menteri Jokowi Blusukan

Dukung Menteri Blusukan, Tweeps Bully Nurul Arifin

PPP Pecat Lulung, Kubu Prabowo Bersatu Jegal Ahok

Nurul Arifin Menyesal Tak Sebar Duit Saat Pemilu

Berita Lainnya

Ini Modal RI Buat Jadi Negara Maju & Salip Raksasa Asia

Indonesia memiliki modal untuk menjadi negara maju dan menyalip raksasa-raksasa Asia. Modal itu berupa kekayaan di bidang kelautan, sumber daya alam, serta jumlah populasi yang besar.

“Seharusnya potensi itu bisa dimanfaatkan untuk membuat branding Indonesia sebagai manufacturer of Asia dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Ekonom Senior dan Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Emil Salim dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (9/11/2014) malam.

Emil menegaskan, kekayaan alam Indonesia di darat maupun laut sangat unik karena
posisinya yang berada di khatulistiwa. Pemanfaatan potensi tersebut hanya dapat berjalan dengan bekal ilmu pengetahuan.

“Sumber daya alam bukan untuk dieksploitasi tapi harus dikembangkan, misalnya spesies ikan yang unggul harus dikembangbiakkan dan diperkaya,” katanya.

Dia menekankan pentingnya memajukan bidang pendidikan baik di sektor formal maupun informal. Lanjut Emil, pendidikan informal diperlukan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing dengan negara lain dalam waktu dekat.

Hal itu penting guna menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan berlaku pada 1 Januari 2016.

“Kita harus tingkatkan produktivitas pekerja yang saat ini masih di level semi-skilled, jadi harus kasih tancap gas. Pebisnis harus mengembangkan kemampuan pekerja dan diberi insentif fiskal oleh pemerintah. Perkuat pula sekolah kejuruan,” tambah dia.

Sementara itu, lebih jauh tutur Emil, investasi jangka panjang dalam bidang pendidikan tinggi harus tetap dilakukan terutama dalam bidang sains, teknologi, ilmu rekayasa, dan matematika (STEM-Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

“Buka bidang itu untuk pengajar asing supaya kita mendapat lompatan pengetahuan. Sementara di bidang sosial tetap kita kembangkan sendiri,” terangnya.

Dijelaskan dia, bonus demografi pada 2030 juga harus dimanfaatkan untuk menyalip raksasa Asia seperti Jepang, China, dan Korea yang memiliki komposisi penduduk menua.

“Kesempatan untuk tancap gas ini mutlak dipakai, karena setelah ini momennya tidak ada lagi,” ucap dia.

Di sisi lain, sambungnya, kualitas penduduk Indonesia saat ini masih jauh dari ideal. Sensus penduduk 2010 menyebutkan dari 50 persen warga Indonesia berusia 25-59 tahun atau sekira 54,8 juta jiwa, hanya mengenyam pendidikan dasar.

Artinya Emil bilang, pemerintah perlu meningkatkan sektor pendidikan informal untuk menghasilkan pekerja yang terampil dan terlatih, melalui berbagai pelatihan bersertifikat.

”Dengan strategi ini, diharapkan dapat membebaskan Indonesia dari jebakan kelas menengah (middle income trap) yang sudah berlangsung selama 20 tahun,” harap dia. (Fik/Ndw)

Jokowi: Ini Kesempatan Anda karena Anggaran Kami Terbatas

VIVAnews – Pada pidatonya di hadapan para pemimpin bisnis dalam pertemuan CEO APEC di Beijing, Senin 10 November, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyebut negaranya sebagai tujuan utama investasi.

Dilansir dari Wall Street Journal, Jokowi dalam pidato pertamanya di acara internasional itu berjanji memangkas subsidi BBM, yang disebutnya telah menghalangi kemampuan pemerintah untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan sosial.

Jokowi menyebut $27 miliar yang dihabiskan setiap tahun hanya untuk subsidi BBM, adalah jumlah yang sangat besar. “Kami ingin menyalurkan subsidi BBM kami dari konsumsi menjadi aktivitas yang produktif,” kata Jokowi.

Dana yang dapat dihemat dari pemangkasan subsidi BBM akan digunakan untuk membangun pelabuhan, rel kereta dan infrastruktur lainnya. Jokowi menyebut Indonesia akan membangun 24 pelabuhan dalam lima tahun, di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Dia juga mengungkapkan rencana memperluas jaringan kereta api dan pembangunan jaringan transportasi massal di enam kota besar termasuk Jakarta, Bandung dan Surabaya. Proyek kunci lainnya adalah pembangkit listrik, yang akan membantu pembangunan sektor industri Indonesia.

“Ini kesempatan Anda,” kata Jokowi dalam bahasa Inggris, pada pidatonya di hadapan para pemimpin bisnis kawasan yang disampaikan dengan bahasa Indonesia. Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan keinginannya membangun 25 bendungan dalam lima tahun, mengalihkan anggaran subsidi menjadi pengairan bagi pertanian.

Jokowi yang beberapa kali mengulang kalimat kesempatan dalam pidatonya, berusaha menjamin tentang resiko berbisnis di Indonesia. Dia mengakui bahwa Indonesia sebelumnya berada pada peringkat rendah dalam survei.

“Banyak investor, saat mereka datang pada saya, hampir semuanya, mereka selalu mengeluhkan tentang akuisisi tanah. Saya akan mendorong menteri-menteri, gubernur, walikota, untuk membantu menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Jokowi menceritakan pengalamannya saat harus menyelesaikan sengketa tanah selama menjabat Gubernur DKI Jakarta, termasuk yang terkait dengan pembangunan jalan tol. Dia juga mengingatkan latar belakangnya sebagai pengusaha.

Dia menjamin bahwa pemerintah Indonesia akan membantu para investor asing dalam percepatan izin usaha. “Ini kesempatan Anda, karena Anda tahu anggaran nasional kami terbatas,” ucapnya.

BERITA POPULER

Bahasa Inggris Jokowi Dipuji

TEMPO.CO, Beijing – Pidato Presiden Joko Widodo dalam forum chief executive officer (CEO) di Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) mendapat pujian. Jokowi menjadi pembicara kunci dalam acara tersebut. (Baca: Ke Obama, Jokowi Pakai Bahasa Indonesia)

Presiden East-West Center, Charles E. Morisson, mengatakan bahasa Inggris Jokowi sangat bagus. “Jokowi berpidato sangat baik, bahasa Inggris sederhana, tanpa catatan, menggunakan pointer sendiri, dan fokus pada peluang investasi,” ujar Charles melalui Twitter-nya pada Senin, 10 November 2014.

East-West Center adalah organisasi nirlaba yang didirikan Kongres Amerika Serikat pada 1960.  Mereka fokus pada bidang pendidikan dan penelitian di Jepang dan Amerika Serikat. Organisasi ini juga mempromosikan konsep masyarakat Asia-Pasifik.

Dalam pidatonya, Jokowi mempromosikan beberapa proyek pembangunanan, seperti tol laut dan pelabuhan. “Kami menunggu Anda datang ke Indonesia. Kami menunggu Anda untuk berinvestasi di Indonesia,” tuturnya di hadapan ribuan CEO yang hadir.

Jokowi bahkan tidak menutup-nutupi masih adanya ganjalan yang mengganggu iklim investasi, seperti perizinan dan pembebasan lahan. Namun dia berjanji akan membenahi permasalahan tersebut.

SINGGIH SOARES

Terpopuler

Di Beijing, Jokowi Sentil Kualitas Produk Cina

Ini Kata PDIP Pasca-Kesepakatan Dua Koalisi

Persib Juara, Ridwan Kamil Akhirnya Gunduli Rambut 

Buat Onar di Jalan Tol Simatupang, 6 Suporter Bola Diperiksa

Pesta Persib Juara Lumpuhkan Bandung

BERITA LAINNYA

Jokowi Beberkan Data Pemborosan BBM


jokowi-_140905082139-360
JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan data pemborosan subsidi BBM saat bertemu dengan ratusan CEO di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat (7/11).
Jokowi menjelaskan, porsi subsidi BBM selama ini tidak proporsional. Sebab, nilainya jauh lebih besar dibanding anggaran untuk kesehatan dan infrastruktur yang lebih penting.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menuturkan, selama 2009-2013, anggaran yang dialokasikan untuk subsidi BBM jumlahnya mencapai Rp 715 triliun. Sementara, anggaran untuk kesehatan justru hanya Rp 202 triliun. Adapun anggaran untuk infrastruktur jumlahnya juga masih kalah dibanding subsidi BBM, yakni hanya Rp 577 triliun.
“Keborosan sepeti inilah yang harus kita hentikan. APBN harus menuju tujuan produktif, bukan kepada hal-hal yang konsumtif,” ujar Jokowi.
Selain membeberkan data mengenai subsidi BBM, presiden yang dilantik pada 20 Oktober tersebut juga menjelaskan program-program prioritas pemerintah, mulai dari program di bidang kemaritiman, swasembada pangan, sampai industri kreatif.
Selain dihadiri ratusan CEO, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Kerja, yakni Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti, Menko Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.
__._,_.___

Posted by: “K. Prawira” <k.prawira@ymail.com>

 




Blog Stats

  • 2,524,015 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 140 other followers