Archive Page 76

29
Jun
13

IpTek : Otak Lebah Mirip Otak Manusia

Subhanallah, Otak Lebah Mirip Otak Manusia

Saturday, 29 June 2013, 09:48 WIB
Lebah madu
Lebah madu

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON–Lebah madu hanya memiliki empat tipe sel saraf (neuron). Jumlahnya pun kurang dari satu juta neuron. Jumlah yang sangat sedikit dibanding neuron manusia. Namun, otak manusia dengan otak lebah madu tak jauh berbeda.

Sciencemag melansir, jika dilihat dari pembagian belahan, otak manusia dibagi dalam dua belahan, kiri dan kanan. Otak kanan mengontrol tubuh bagian kiri dan sebaliknya. Riset terbaru menunjukkan hal serupa juga terjadi padi pada otak lebah madu.

Para peneliti melakukan percobaan dengan menghilangkan salah satu antena lebah madu,  kiri atau kanan. Lebah yang masih memiliki anteba kanan (antena kiri dihilangkan) lebih cepat mengenali lebah-lebah dari koloni yang sama, menjulurkan lidah (menunjukkan keinginan makan), dan lebih mampu mengusir lebah asing.

Sedangkan lebah yang hanya memiliki antena kiri butuh waktu lebih lama dalam mengenali lebah dari koloninya, terlihat tak berminat makan, dan salah mengenali lebah sekoloni dengan lebah asing.

Dalam laporan yang dimuat dalam jurnal Scientific Reports, para peneliti menyimpulkan otak lebah madu memiliki pembagian sisi seperti otak manusia. Mereka juga menemukan antena kanan juga mengontrol beberapa perilaku lain seperti waggle dance.  Waggle dance atau tarian lebah adalah perilaku ‘canggih’ lebah untuk menunjukkan tempat sumber pakan pada koloninya. Lebah yang melakukan waggle dance agar menari membentuk angka delapan.

Reporter : Fuji Pratiwi
Redaktur : Endah Hapsari
559 reads
28
Jun
13

Politik : Rakyat Sudah Tidak Percaya Pemerintah

Adhie Massardi: Rakyat Sudah Tidak Percaya Pemerintah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menyatakan, penolakan rakyat Indonesia terkait kenaikan harga BBM, disebabkan rakyat sudah tidak percaya pemerintah.

“Adanya reaksi keras dari masyarakat menolak kenaikan harga BBM, karena masyarakat tidak percaya kepada pemerintah. Kalau masyarakat percaya kepada pemerintah akan alasan kenaikan harga BBM, pasti masyarakat akan mengamininya,” kata Adhie di Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Bekas Juru Bicara Presiden Abdurrahman Wahid menuturkan, alasan jebolnya APBN yang selama ini diutarakan pemerintah, pun tidak terbukti. Menurutnya, banyak analis ekonomi yang menampik subsidi BBM mengakibatkan jebolnya APBN.

“Alasan APBN jebol tidak terbukti, karena sudah ditampik oleh analis ekonomi,” ujarnya.

Adhie memaparkan, APBN jebol karena adanya perampokan. Dana APBN, lanjutnya, untuk membiayai orang-orang yang super kaya yang punya tunggakan dalam kasus BLBI.

“Pemerintah harus bersikap jujur mengenai alasan menarik subsidi BBM,” tegasnya. (*)

Baca Juga:

Berita Lainnya

Harga Premium Rp 4.500, Pemerintah Sebenarnya Tidak Mensubsidi BBM

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Menteri Perekonomian Kwik Kian Gie menyatakan, pemerintah tidak mensubsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium untuk masyarakat yang harganya Rp 4.500. Menurutnya, dengan harga BBM Rp 4.500 pemerintah justru mendapat kelebihan uang.

“Istilah subsidi sudah berhasil dicecoki pemerintah ke otak kita semua oleh para elite. Kalau kita beli premiun dengan harga Rp 4.500 apakah itu disubsidi? Tidak. Justru pemerintah kelebihan uang dari penjualan harga BBM Rp 4.500,” kata Kwik Kian Gie dalam dalam dialog publik ‘Subsidi BBM dan Kejahatan Konstitusi’ di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Kwik Kian Gie menjelaskan, Indonesia memiliki kelebihan sumber daya alam yang melimpah. Pertamina dalam mendapatkan minyak mentah di Indonesia untuk dijadikan bensin tidak harus membeli, karena telah tersedia di Tanah Air.

“Yang dibutuhkan hanya biaya penyedotannya saja,” kata Kwik Kian Gie.

Lebih lanjut Kwik Kian Gie mengatakan, Pertamina dalam membuat bensin hanya menyediakan alat untuk mengeluarkan minyak mentah dari dalam perut bumi yang akan dijadikan bensin. Dari penyedotan sampai pendistribusian pun hanya membutuhkan dana yang tidak besar.

“Itu hanya membutuhkan 10 dolar AS per barrel. Untuk satu liter produksinya kira-kira hanya membutuhkan dana Rp 630. Dengan harga jual Rp 4.500, pemerintah masih memiliki kelebihan Rp 3.870,” ujar Kwik Kian Gie.

Maka, menurut Kwik selama ini pemerintah mengatakan telah mensubsidi premium adalah hasil brainwash yang telah dilakukan. Selama ini pemerintah seolah-olah mensubsidi BBM, padahal tidak bila dilihat dari proses pengadaan bensin yang berasal dari minyak mentah yang berlimpah di Indonesia.

“Rakyat Indonesia di brainwash seolah-olah pemerintah mensubsidi BBM,” ujarnya.

Baca Juga:

28
Jun
13

Logam Mulia : Masa Depan Emas

Masa Depan Emas di Mata Para Analis

 

PLASADANA.COM – Saat ini, para analis sepakat bahwa mata investor masih tertuju kepada rencana bank sentral Amerika mengurangi kebijakan stimulus moneter.

Kebijakan stimulus yang dikeluarkan Federal Reserve (The Fed) itu, sejatinya berpotensi memicu inflasi. Jika dikurangi, kondisi sebaliknya bakal terjadi. Inflasi tertahan.

Dengan begitu, harga emas akan jadi korban. Maklum, komoditas berwarna kuning ini digunakan sebagai pelindung nilai aset dari besarnya inflasi. Bahkan pada perdagangan hari ini, secara triwulan, penurunannya merupakan yang terbesar sejak 90 tahun terakhir.

Berikut ini tanggapan para analis yang diwawancarai Bloomberg terkait dengan masa depan harga emas.

Alexandra Knight
Ekonom dari National Australia Bank

“Harga emas bakal mendapat pukulan keras,” paparnya. Kata dia, investor hilang kepercayaan terhadap emas. Kalaupun masih ada yang ingin membeli emas, lanjutnya, mereka akan menunggu perkembangan pergerakan harga.

Christopher Wyke
Schroder Investment Management Ltd

Minggu ini, katanya, harga emas akan bergerak naik, mengingat para investor masih mencari pengamanan terhadap aset mereka. Risiko ekonomi dan politik masih sangat tinggi.

Stanley Ross
Mantan Managing Director Deutsche Bank AG

Menurut dia, situasi ekonomi masih buruk sebagai dampak dari pencetakan uang oleh bank sentral. Karena itu, harga emas sepanjang tahun ini akan berada di posisi jauh lebih tinggi dari sekarang.

Penulis: Fahmi Anwari

 

27
Jun
13

Hikmah : Biblioterapi

Biblioterapi

Kamis, 27 Juni 2013, 10:26 WIB

Komentar : 0
wordpress.com
Kitab Suci Alquran (ilustrasi).
Kitab Suci Alquran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Muhbib Abdul Wahab

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Paling Pemurah.” (QS Al-Alaq [96]: 1-3).

Hanya Islam, satu-satunya agama di dunia ini, yang perintah pertamanya adalah membaca.  Dalam bahasa Arab, kata iqra  mengandung arti: menghimpun (informasi, data, pengetahuan, wawasan), meneliti, memahami, menganalisis, membaca, dan memaknai.

Karena itu, perintah tersebut tidak harus dimaknai hanya sekadar membaca (melafalkan simbol-simbol bunyi dalam bentuk tulisan), melainkan harus dipahami dalam makna generiknya yang luas tersebut.

Dengan demikian, perintah iqra’ berarti juga perintah meneliti, mengembangkan sains dan teknologi, serta mengkaji dan memahami persoalan secara akademik-ilmiah.

Membaca adalah sendi tegaknya kehidupan dan peradaban manusia. Membaca tidak hanya bermanfaat bagi siapapun yang haus informasi, tetapi kini juga dapat difungsikan sebagai terapi (pengobatan).

Iqra’ bukan hanya menjadi terapi kebodohan, tetapi juga terapi berbagai penyakit, terutama psikosomatik. Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Mesir, kini sedang dikembangkan terapi dengan membaca (al-‘ilaj bil qira’ah) atau biblioterapi.

Di Florida Amerika Serikat, pernah dilakukan ujicoba penggunaan bacaan Al-Qur’an terhadap lima sukarelawan nonmuslim dalam proses terapi penyakit mereka.

Riset eksperimen itu membuktikan bahwa 97 persen bacaan Alquran dapat menormalkan fungsi-fungsi syaraf dan menurunkan ketegangan jiwa, membuat suasana hati menjadi lebih rileks, meskipun mereka tidak memahami bahasa Arab (isi Alquran), apalagi jika mereka memahami kandungan dan pesannya.

Biblioterpi sebenarnya sudah dimulai pada abad ketiga belas di rumah sakit al-Manshur di Kairo. Selain diberi obat yang sesuai dengan jenis penyakitnya, para pasien saat itu juga diberi terapi berupa bacaan ayat-ayat Alquran.

Hasilnya sangat positif; selain memberi sugesti positif, mereka merasakan kedamaian hati, sehingga memperoleh kesembuhan yang lebih cepat.

Biblioterapi di beberapa rumah sakit di Eropa juga dikembangkan dalam bentuk musik. Pasien dibuat rileks dengan mendengar musik-musik religius, sehingga beban psikologis berupa rasa sakit berkurang.

Dalam karyanya, al-‘Ilaj bi al-Qira’ah (terapi dengan membaca), Dr. Sya’ban Khalifah menyatakan rumah-rumah sakit Islam sudah saatnya mengembangkan biblioterapi sebagai bagian dari proses penyembuhan berbagai penyakit, terutama penyakit jiwa.

Selain diberi bacaan religius yang perlu dibaca sebelum maupun sesudah proses pengobatan, kepada para pasien perlu diperdengarkan secara periodik alunan ayat-ayat Alquran.

Dokter dalam hal berperan penting untuk membuat pasien merasa yakin (iman) bahwa ayat-ayat yang didengar atau dibaca sendiri secara langsung dapat membantu proses terapi.

Biblioterapi, menurut Sya’ban Khalifah, memang sesuai dengan firman Allah: “Dan Kami turunkan Al-Qur’an suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman...” (QS Al-Isra’ [17]: 82).

Dalam konteks ini, Umar bin al-Khaththab pernah menyatakan: “Siapa yang tidak berterapi dengan Alquran, maka Allah tidak akan memberi kesembuhan. Dan siapa yang tidak merasa cukup dengan Alquran, maka Allah tidak akan memberikan kecukupan kepadanya.

Jadi, selama dikaitkan dengan nama Allah (bismi rabbik), membaca itu ternyata tidak hanya baik untuk mencerdaskan umat, tetapi juga menyembuhkan aneka penyakit, termasuk penyakit korupsi.

Calon koruptor boleh jadi mengurungkan niatnya untuk korupsi, jika di tempat kerjanya dibacakan ayat-ayat suci yang menjelaskan hukuman potong tangan bagi pencuri dan ayat-ayat lainnya yang membuat spiritualitas dan moralitas mereka mampu meredam syahwat korupsi. Wallahua’lam bish shawab!

Alquran Bagi Calon Legislatif

Rabu, 26 Juni 2013, 13:29 WIB

Komentar : 0
wordpress.com
Kitab Suci Alquran (ilustrasi).
Kitab Suci Alquran (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Teuku Zulkhairi*

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW mengingatkan, “Telah kutinggalkan untuk kalian dua perkara yang selama kalian berpegang teguh dengan keduanya, kalian tidak akan tersesat selama-lama, kedua perkara tersebut adalah Kitabullah (Alquran) dan sunahku.” (HR Hakim dan Daruquthni).

Sebagai umat Islam, bagi kita Alquran adalah kitab suci yang harus kita jadikan sebagai pegangan hidup. Alquran adalah masdarul hayah. Alquran memberi petunjuk atas apa pun persoalan yang dihadapi umat Islam selama hidupnya.

Tentu saja, termasuk dalam ranah negara di era demokrasi dengan trias politica-nya, yakni legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Dalam Islam, kenestapaan yang mendera bangsa kita saat ini terjadi karena Alquran sudah demikian jauh ditinggalkan oleh pelaksana ketiga lembaga negara itu.

Alquran menjelaskan, beragam petunjuk dan pedoman hidup bagi manusia. Tak hanya umat Islam tapi seluruh manusia. Misalnya, Alquran sebagai yang menerangkan dan menjelaskan (QS [16]:89), Alquran sebagai kebenaran mutlak (Al-Haq) (QS [2]: 91), Alquran sebagai Furqan (pembeda antara hak dan yang batil, baik dan buruk), Alquran sebagai obat penyakit (jiwa) (QS [10]: 57), pemberi kabar gembira, sebagai hidayah atau petunjuk (QS [2]: 2), sebagai peringatan, sebagai cahaya petunjuk (QS [42]: 52), sebagai pedoman hidup (QS [45]: 20), dan sebagai pelajaran.

Fungsi legislatif
Maka, bagi seorang calon anggota legislatif (caleg) yang jika kelak terpilih sebagai anggota legislatif, khususnya para legislator Muslim, ada kewajiban besar untuk menjadikan Alquran sebagai sumber pijakan dalam menjalankan amanah rakyat, sekaligus petunjuk jalan kehidupan.

Patut diingat, tugas mengimplementasikan kandungan Alquran bukan hanya diemban oleh anggota legislatif yang berasal dari partai politik berbasis massa Islam, tapi juga bagi setiap kader parpol yang beragama Islam. Sebagai Muslim, sudah sewajarnya menjalankan ajaran Alquran dan sunah Rasulullah dalam segala aspek kehidupan.

Terkait fungsi legislatif, masyarakat manapun bisa mengkaji apa fungsi sebuah lembaga legislatif karena memang untuk memahaminya tidak terlalu sulit. Sebagaimana dijelaskan Ali Moertopo (1974), ada tiga tugas pokok sebuah lembaga legislatif.

Pertama, fungsi di bidang legislasi, bersama-sama dengan pemerintah menentukan pokok-pokok kebijakan pemerintahan melalui perundang-undangan. Kedua, fungsi bidang anggaran (budgetting), menentukan anggaran belanja dan penerimaan negara bersama dengan pemerintah untuk melaksanakan kebijaksanaan yang disetujui bersama. Ketiga, fungsi bidang pengawasan, melalui komisi-komisi pengawasan terhadap pemerintah dengan mempunyai hak bertanya, angket, dan lain-lain.

Fungsi Alquran bagi Legislatif
Fungsi Alquran bagi anggota legislatif sebenarnya sama juga dengan fungsi Alquran bagi kategori umat Islam lainnya. Alquran adalah petunjuk hidup, solusi atas berbagai persoalan umat manusia.

Jika dikaitkan dengan fungsi dan wewenang lembaga legislatif yang terangkum dalam tiga fungsi utama seperti disebutkan di atas, maka seharusnya Alquran menjadi petunjuk dalam setiap kebijakan legislasi, prosesi penentuan anggaran dan petunjuk utama dalam melakukan pengawasan penggunaan anggaran dan kinerja pemerintah dengan segenap kabinetnya.

Dengan menjadikan Alquran sebagai petunjuk dalam proses legislasi, budgeting dan pengawasan, maka kita yakin negeri ini akan semakin berkah dan diridhai Allah. Setiap produk Undang-undang pasti di sana akan dipenuhi pesan-pesan langit yang menyeru kepada rahmatan lil alamin, bukan hanya menjadi berkah bagi jaringan dan kelompok tertentu.

Setiap proses penentuan budgeting, kita yakin anggaran akan sepenuhnya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat serta sepenuhnya benar dalam perspektif Islam, benar secara syari’i dan secara politik serta tidak ada KKN lagi di sana.

Begitu juga, pengawasan yang dilakukan oleh lembaga legislatif akan memiliki patron yang jelas yang akan menyelamatkan kita semua di dunia dan di akhirat. Dan yang lebih penting, Alquran menjelaskan, apa pun pekerjaan manusia akan selalu berada dalam pengawasan sang pencipta, Allah SWT.

Melihat realitas kehancuran hari ini dan harapan kita di hari esok, kita berharap negeri ini mampu memelopori terobosan-terobosan baru dalam seleksi kepemimpinan. Pemilu ke depan, kita berharap para bacaleg Muslim mampu membaca Alquran, memahami, menerjemahkan, dan mengimplementasikan isinya dalam kehidupan pribadi dan juga dalam bentuk produk legislasi.

Kita berharap, suatu hari nanti lembaga legislatif kita diisi oleh para penghafal Alquran yang selalu ber-mulazamah dengan Alquran. Selain itu, hatinya juga selalu terpaut dengan masjid sehingga dengan itu akan memudahkan tugasnya sebagai seorang anggota legislatif.

Dengan model legislatif seperti ini, tentu kita yakin dengan cita-cita. Kita yakin, 10 atau 20 tahun mendatang, lembaga legislatif kita pasti akan berpihak sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat. Dan yang lebih penting, posisi Alquran bisa dikembali pada posisi idealnya.

Sebelum hal itu terwujud, kita berharap legislator Muslim saat ini dan yang akan terpilih di Pileg 2014 agar terus mengkaji pesan-pesan Alquran dan hadis untuk menjalankan semua tugasnya di lembaga legislatif. Saya yakin tidak sulit jika ada kesungguhan.

*Alumnus Pascasarjana IAIN Ar-Raniry Banda Aceh

Redaktur : Heri Ruslan
3.927 reads
Berita Terkait:
Kejujuran (ilustrasi).
27
Jun
13

MiGas : Masalah BBM dan Solusinya

Erwin Djali

Boy Arfi <boy_a@pertamina.com>;

24 Juni 2013

Ass wr wb.

1. Produksi minyak kita 0.8 juta barel dan kebutuhan 1.4 juta barel. Dan kalaupun produksi di cepu mulai … hanya menambah 0.1 an juta .. tetap tidak mencukupi kebutuhan dalam negeri

Dengan variasi produk yang banyak ( minyak bumi tidak selalu sama untuk setiap lapangan dan ada jenis2nya)

2. Kilang dibangun berdasarkan jenis minyak bumi yang di proses …. Detailnya kenapa seperti itu silahkan Tanya sama ahli kimia

( jadi tidak semua produk minyak bumi hasil kita dapat di olah di kilang dalam negeri karena spesifikasinya berbeda dengan kilang yang ada)

3. Dari peta cadangan minyak bumi di dunia … ternyata cadangan kita termasuk yang kecil …. Jadi harusnya kita jangan sekali2 menganggap kita itu kaya dan herannya pengamat atau siapapun sering tidak melihat fakta ini sebagai dasar berpijak.

Nggak mungkin nyalahkan tuhan .. kok brunei dan Malaysia dikasih cadangan lebih … padahal lokassinya dekat

1. Cadangan Minyak Menipis, Iklim Investasi Harus Dijaga – Metro TV<http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=investasi%2Bminyak%2Bbumi%2Bdi%2Bindonesia&source=web&cd=12&cad=rja&ved=0CDYQFjABOAo&url=http%3A%2F%2Fwww.metrotvnews.com%2Fmetronews%2Fread%2F2013%2F06%2F12%2F2%2F160664%2FCadangan-Minyak-Menipis-Iklim-Investasi-Harus-Dijaga&ei=l8fHUd-eGaObjAK6n4GwDw&usg=AFQjCNEscMv5f01iejQV5YUVIPblDRJZUg>
http://www.metrotvnews.com/…/Cadangan-Minyak-Menipis…‎
o Cached<http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:OHU-WjBbMfoJ:www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/06/12/2/160664/Cadangan-Minyak-Menipis-Iklim-Investasi-Harus-Dijaga+investasi+minyak+bumi+di+indonesia&cd=12&hl=en&ct=clnk>
Translate this page<http://translate.google.com/translate?hl=en&sl=id&u=http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/06/12/2/160664/Cadangan-Minyak-Menipis-Iklim-Investasi-Harus-Dijaga&prev=/search%3Fq%3Dinvestasi%2Bminyak%2Bbumi%2Bdi%2Bindonesia%26start%3D10%26safe%3Dstrict%26sa%3DN%26biw%3D1192%26bih%3D547>
Jun 12, 2013 – Dia menegaskan bahwa Indonesia harus berhati-hati dalam menjaga iklim investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi mengingat untuk …

4. Cadangan energy yang kita miliki dan cukup besar adalah panas bumi …. Dan itu pertumbuhannya tidak begitu menggembirakan .. dikarenakan banyak hal antara lain :

– Masalah perizinan …. Karena lokasinya ada didaerah hutan lindung ( jadi izinnya dari beberapa mentri dan beberapa pemda terkait ) … kebayangkann susahnya ..

– Masalah infrastruktur … lokasi trerpencil … boro2 ada jalan untuk sampai kesana … jadi yangke ekspos baru daerah yang infrastrukturna mendukung

– Masalah harga …. Harga yang ditentukan pembeli satu2nya yaitu PLN tidak menarik bagi investor … karena PLN mematok harga sesuai dengan harga jual ( karena listrikna di subsidi) … terus nggak mungkin investorna harus rugi. Kalo PLN membeli lebih dari itu .. ntar pengamat bilang . udah tau di jual harga 1000 kok belinya 1500

salam

From: ekonomi-nasional@yahoogroups.com [mailto:ekonomi-nasional@yahoogroups.com] On Behalf Of A Nizami
Sent: Wednesday, June 19, 2013 10:39 AM
To: ekonomi-nasional@yahoogroups.com; lisi@yahoogroups.com; ppiindia@yahoogroups.com; indonesiaraya@yahoogroups.com; syiar-islam@yahoogroups.com
Subject: [ekonomi-nasional] Masalah BBM dan Solusinya

Assalamu’alaikum wr wb,

http://infoindonesia.wordpress.com/2013/06/19/masalah-bbm-dan-solusinya/
Masalah BBM dan Solusinya

Saya lihat pemerintah tidak menganalisa masalah BBM dengan tepat dan melakukan solusi yang tepat. Walhasil, rakyat dipaksa berkorban dengan kenaikan harga2 BBM dan harga2 barang lainnya yang otomatis memiskinkan rakyat karena daya beli mereka berkurang. Dengan kenaikan harga barang 20% misalnya. Mereka yang belanja bulanannya Rp 3 juta/bulan, harus mengeluarkan Rp 3,6 juta / bulan. Darimana yang Rp 600 ribu/bulan itu? Sementara BLSM sebesar Rp 150 ribu/bulan selama 5 bulan itu tidak ada artinya.

Ada lagi spanduk “Selamatkan Uang Negara”. Ada uang negara yang dikuasai Negara. Uang ini digunakan untuk gaji Presiden, menteri, pejabat, DPR, PNS, Tentara, Polisi, dsb. Sisanya baru untuk rakyat. Sedikit sekali yg sampai ke rakyat. Apalagi kalau dikorupsi.

Ada juga uang rakyat yang benar2 ada di tangan rakyat yang sebenarnya, misalnya pendapatan Rp 3 juta/bulan. Inilah yang harus diselamatkan. Bagaimana dengan uang sebesar itu tetap cukup membeli barang2 kebutuhan dalam jumlah yang sama. Kalau dengan Rp 4500 bisa beli bensin 1 liter, setelah kenaikan harga BBM, berarti rakyat tambah miskin kan? Ingat, pembeli BBM bukan cuma orang kaya. Ada banyak supir mikrolet dan pengendara sepeda motor yang beli itu. Begitu pula kalau dengan Rp 7000 bisa beli beras 1 kg, kemudian tidak cukup karena harga beras naik jadi Rp 9000/kg, rakyat tambah miskin. Inilah uang rakyat yang harus diselamatkan. Bagaimana agar tidak terjadi inflasi karena kenaikan harga BBM. Daya beli rakyat tidak berkurang.

Ada lagi yang mengutip ayat Al Qur’an:

“…Harta jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu..” [Al Hasyr:7]

Ayat tsb dipakai untuk menaikkan harga BBM yang akan menimbulkan kenaikan harga2 barang lainnya. Untuk mencekik rakyat.

Padahal kalau mau, hapus saja subsidi untuk pejabat. Para pejabat jangan dikasih rumah dan mobil dinas. Suruh beli sendiri. Begitu pula berbagai tunjangan lainnya. Kalau Studi banding ke luar negeri, pakai uang sendiri. Jangan uang rakyat. Apalagi dipakai menginap di hotel mewah dgn uang saku berlimpah (Rp 2 juta/hari).

Coba kita lihat masalah yang dijadikan alasan Pemerintah untuk menaikkan harga BBM:

Subsidi BBM 80% Tidak Tepat Sasaran

Kalau kita lihat data statistik BPS (1), mobil pribadi itu cuma 9,5 juta. Itu pun mungkin 80% adalah mobil2 tua yg tak layak jalan. Sisanya adalah truk, bis, dan 68 juta Sepeda Motor. Sepeda Motor itu kurang nyaman dan aman. Boleh dikata 90% pemakainya adalah orang2 miskin yg tak mampu naik bis/KRL karena ongkos kendaraan umum mahal. Dibanding jumlah rakyat yg 242 juta jiwa, jelas pemilik mobil pribadi itu kurang dari 5%. Artinya 95% subsidi itu sudah tepat sasaran.

Kalau mau mengambil 5% Subsidi yg salah sasaran, kenakan saja pajak STNK yg tinggi bagi pemilik kendaraan pribadi. Misalnya 10% dari harga yg beli. Misalnya dia beli mobil Rp 1 milyar. Dia harus bayar pajak Rp 100 juta. Artinya itu bisa menutupi 10.000 liter bensin/tahun atau hampir 300 liter bensin/hari. Padahal orang2 kaya itu paling cuma memakai bensin 20 liter/hari. Dengan rasio bensin 1:10, itu cukup untuk perjalanan mobil sejauh 200 km atau sekitar 4 jam di dalam kota. Kalau ada Direktur yang seharian di mobil, itu namanya Supri.

Justru Supir angkutan Umumlah yang memakai BBM paling banyak karena mereka seharian di jalan membawa penumpang. Mereka paling tidak membeli 40 liter bensin/hari. Kenaikan harga BBM misalnya Rp 2000/liter, itu sudah membuat mereka harus keluar uang Rp 80 ribu/hari atau Rp 2,4 juta/bulan. Darimana uang Rp 2,4 juta/bulan tsb? kalau pun dibebankan kepada penumpang yang umumnya menengah ke bawah, lagi2 rakyat miskin tambah sengsara bukan?

Sekarang tarif kendaraan umum yang tidak ber AC Rp 2000 sekali jalan. Rakyat bisa pergi dari rumah ke kantor 3x ganti kendaran. Artinya mereka keluar uang Rp 12.000/pp atau Rp 360.000/bulan. Kalau ongkos naik Rp 1000 jadi Rp 3000, mereka harus keluar Rp 480.000/bulan. Harus mengeluarkan uang Rp 120.000/bulan. Belum dari beras, minyak, susu, dsb.

Jangan sampai pengurangan subsidi menyengsarakan 80% rakyat menengah ke bawah karena kenaikan harga2 lainnya

Kesimpulannya, 95% Subsidi BBM tepat sasaran. 5% yang salah sasaran itu dgn menaikkan pajak STNK jadi sebesar 10% dari harga kendaraan.

Indonesia Sekarang Impor Minyak

Nah ini dianalisa sebabnya. Kenapa Indonesia bisa impor minyak? Padahal Indonesia ini kaya minyak? Malaysia dan Brunei saja bisa kok ekspor minyak. Meski rakyat mereka sedikit, namun tanah mereka juga seupil dibanding Indonesia yang tanahnya luasnya 2 juta km2 sedang lautnya seluas 5 juta km2. Artinya luas Indonesia itu 7 juta km2. Luas Brunei kurang dari 6000 km2. Cuma 1/1000 luas Indonesia. Minyak itu bisa ditemukan di darat dan di laut (off shore).

Solusinya: Nasionalisasi Semua perusahaan minyak di Indonesia. Biar semuanya dikelolah oleh 3 BUMN minyak agar bisa bersaing. Dgn dikuasai oleh perusahaan minyak asing, Produksi minyak di Indonesia di era Soeharto yang 1,5 juta bph sekarang turun jadi 0,8 juta bph setelah kontrol minyak diserahkan dari Pertamina ke BP Migas.

Begitu pula minyak kurang, kok malah ekspor? Itu harus dibenahi dulu. Baru kita bicara tentang pengurangan Subsidi BBM(2).

Produksi Minyak Minim, Tapi Kok RI Ekspor Minyak? “Negara-negara yang membeli produksi minyak Indonesia di antaranya Jepang, Amerika Serikat, Korea, Taiwan, Singapura dan lainnya. Jepang merupakan negara terbesar pembeli minyak Indonesia yakni pada 2010 mencapai 19,3% dari total ekspor minyak atau mencapai 23.407 ribu barel sedangkan pada 2011 sekitar 36.823 ribu barel (36,6%), sementara Amerika pada 2010 membeli minyak Indonesia sebanyak 4.779 ribu barel dan pada 2011 sekitar 5.553 ribu barel,” demikian pernyataan Ditjen Migas (3).

Ada yang bilang produksi minyak kita turun karena cadangan minyak kita berkurang.

Kalau habis niscaya pada hengkang pak perusahaan2 minyak AS tsb. Nyatanya pendapatan mereka naik terus sehingga Exxon dan Chevron masuk 10 perusahaan terkaya di dunia versi Forbes 500
11 hours ago · Like

Lihat kenaikan keuntungan Exxon sampai 35% jadi $41.1 billion (Rp 410 trilyun):

http://money.cnn.com/magazines/fortune/fortune500/2012/snapshots/387.html

Mustahil keuntungan mereka naik sampai 35% kalau jumlah produksi minyak menurun. Exxon adalah 1 dari perusahaan minyak yang menguras minyak Indonesia.

Ini 1 contoh kecurangan laporan. Jumlah produksi cuma dilaporkan 1/4 saja: Agus Marto Wardojo: Dia juga mengemukakan, saat ini pemerintah mensinyalir adanya indikasi ekspor ilegal. Dalam catatannya, di salah satu industri pertambangan, dalam satu tahun Indonesia hanya bisa ekspor 5 juta ton pada sebuah kawasan. “Ternyata di luar, impor dari Indonesia mineral itu 20 juta ton per tahun. Kan sayang sekali itu, kalau yang tercatat ekspor 5 juta ton tetapi jumlah yang diimpor dari Indonesia sampai 20 juta ton, artinya jadi ekspor ilegal dong,” tambahnya.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/04/22/10264265/Ini.Alasan.Pemerintah.Beli.Saham.Newmont

Exxon saat disuruh Pertamina mengeksplorasi blok Migas Cepu lapor kalau tak ada cadangan migas di sana. Ternyata usai Reformasi, Exxon malah merebut blog Migas Cepu karena cadangannya amat banyak. Pak Marwan Batubara tahu hal ini. Nah di Jawa saja, blok Migas belum dieksplor habis. Lapindo itu jelek2nya banyak gasnya lho. Makanya ada api dan semburannya. Itu Jawa yg padat penduduknya. Belum Natuna, Sumatera, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dsb.

Arab Saudi cukup cerdas menasionalisasi perusahaan Aramco tahun 1974. Tahun 1970-an, Arab Saudi masih termasuk negara miskin. Kekayaan alam mereka berupa minyak tidak dapat mensejahterakan mereka karena dikuasai perusahaan AS, Aramco. Namun sejak raja Faisal menasionalisasi Aramco, maka seluruh hasil minyak dapat dinikmati oleh rakyat Saudi Arabia. Jumlah uang yang masuk untuk pembangunan pun berlimpah sehingga listrik di sana gratis, sementara bensin cuma Rp 1700/liter. Ini jauh lebih murah ketimbang Indonesia yang Rp 4.500/liter saja sudah ribut soal kurangnya subsidi karena 90% migas kita dikuasai perusahaan migas asing.

http://infoindonesia.wordpress.com/2009/06/30/selama-kekayaan-alam-dirampok-asing-indonesia-akan-terus-miskin/

Sebagaimana Arab Saudi, Venezuela juga miskin saat minyak mereka dikelola oleh perusahaan minyak AS. Venezuela banyak hutangnya. Setelah dinasionalisasi oleh Chavez, baru Venezuela makmur bahkan bisa menjual bensin murah kepada rakyatnya sebesar Rp 500/liter.

Perusahaan AS itu selain curang dalam hal laporan produksi juga curang dalam menggelembungkan nilai aset. Contohnya Exxon me-markup asetnya di Venezuela 12x lipat lebih. Exxon minta ganti rugi US$ 12 milyar. Setelah ditaksir Lembaga Arbitrase Internasional, ternyata kurang dari US$ 1 Milyar:

Mahkamah Kamar Dagang Internasional (ICC) memutuskan, Pemerintah Venezuela harus memberi ganti rugi sebesar 907 juta dollar AS kepada ExxonMobil.

Semula ExxonMobil menuntut ganti rugi sekitar 12 miliar dollar AS sambil mengupayakan dua klaim kepada badan arbitrase internasional.

http://internasional.kompas.com/read/2012/01/04/07205958/Venezuela.Menang.Lawan.ExxonMobil

Nasionalisasi Perusahaan Minyak

Mereka mengutip ayat-ayat Al Qur’an untuk menaikkan harga BBM. Tapi mereka melanggengkan penguasaan perusahaan minyak asing/kafir di bumi Indonesia ini. Aneh tidak? Memakai ayat Al Qur’an secara keliru. Tapi tidak mengamalkan ayat Al Qur’an lain secara benar.

Harusnya mereka mengajak rakyat dan pemerintah untuk Menasionalisasi Perusahaan minyak agar Indonesia bisa mandiri. Tidak bergantung dan dibohongi oleh perusahaan minyak asing/kafir:

Kemandirian Ekonomi

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [At Taubah:28]

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali] dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?” [An Nisaa’:144]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2009/03/31/sistem-ekonomi-islam-yang-pro-rakyat/

Soekarno dan Mahathir itu meski tidak pernah disebut tokoh Islam. Cuma tokoh Nasionalis Sekuler. Namun mereka justru mengamalkan ajaran Islam dengan cara Menasionalisasi berbagai perusahaan tambang untuk kesejahteraan rakyatnya.

Hugo Chavez pun meski non Muslim, tapi berani menghapus penjajahan Ekonomi AS yang meski seagama dengannya, tapi zalim. Itulah seorang pemimpin. Harus membela kepentingan rakyatnya.

Sementara tokoh2 yang mengaku paling Islam seperti Anwar Ibrahim kenyataannya cuma Neolib. Mendukung Zionis Yahudi seperti IMF dan kroninya untuk menguasai ekonomi Malaysia lewat investasi asing dan perdagangan bebas:

During the 1997 Asian Financial Crisis Anwar, as finance minister, supported the International Monetary Fund (IMF) plan for recovery. He also instituted an austerity package that cut government spending by 18%, cut ministerial salaries and deferred major projects. “Mega projects”, despite being a cornerstone of Mahathir’s development strategy, were greatly curtailed.
Anwar advocated a free-market approach to the crisis, including foreign investment and trade liberalization. Mahathir blamed currency speculators like George Soros and supported currency controls and tighter regulation of foreign investment

http://en.wikipedia.org/wiki/Anwar_Ibrahim

Harga Minyak Mahal

Sebetulnya harga minyak yang berkisar US$ 90/brl tidak terlalu tinggi mengingat dulu sempat mencapa US$ 120/brl. Bahkan kurang sebulan lalu Jero Wacik tanggal 29 Mei diberitakan menyatakan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan dinaikkan jika harga minyak dunia (ICP) kurang dari US$ 108/brl. Nah sekarang kan cuma US$ 90/brl. Kenapa harus naik?

Harga BBM bersubsidi jenis premium dan solar akan dinaikkan jika harga Indonesian Crude Price (ICP/harga minyak dunia) naik 108 dollar AS bulan ini. Hal itu telah disepakati oleh DPR dan pemerintah melalui kementerian ESDM yang selanjutnya masuk kedalam Rancangan APBN Perubahan 2013.
Jero menjelaskan ICP pernah melewati diangka 114 dollar AS perbarrel sampai 120 dollar per barrel pada tahun lalu saat ingin menaikkan harga BBM. Tetapi akhir-akhir ini ICP menurun dengan kisaran 90 dollar AS sampai 100 dollar AS.

http://id.berita.yahoo.com/harga-bbm-naik-jika-harga-minyak-dunia-108-060103527.html

Kalau harga minyak mahal, kenapa tidak beli minyak dari Iran? Iran menawarkan harga minyak 30% lebih murah daripada negara lain. Apalagi minyak Iran bisa dikilang di Indonesia:

http://www.antaranews.com/berita/367034/iran-tawarkan-minyak-mentah-murah

Iran adalah negara eksportir minyak ke2 terbesar di dunia setelah Arab Saudi. Negara2 sekutu AS saja seperti Jepang dan Taiwan membeli minyak Iran. Kenapa Indonesia takut?

Penyelundupan Minyak

Masalah penyelundupan minyak sebetulnya mudah. Cuma tanker2 raksasa saja yang berpotensi untuk itu. Sebab kalau kapal2 kecil malah rugi ongkos bensinnya. Ekspor minyak harus dihentikan. Dengan konsumsi minyak 1,4 juta bph dan produksi minyak cuma 0,8 juta bph, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk mengekspor minyak. Kalau pun itu bagi hasil Chevron misalnya, ya Chevron menjual ke Indonesia. Kalau tidak ada kilangnya, buat kilangnya.

Jadi Kapal Tanker yang terisi penuh hanya boleh masuk ke Indonesia. Tidak boleh keluar. Aparat2 yang jadi anggota Mafia Minyak juga harus dibabat.

Itu solusinya.

Jadi jangan sampai masalah sebenarnya tidak diteliti. Solusi yang tepat tidak dijalankan. Yang ada rakyat dibuat menderita terus dengan kenaikan harga BBM dan kenaikan harga2 barang lainnya.

Referensi:

1. http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=17¬ab=12<http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=17¬ab=12>

2. http://infoindonesia.wordpress.com/2012/04/11/mismanagementsalah-urus-minyak-di-indonesia/

3. http://finance.detik.com/read/2012/04/10/123316/1888718/1034/produksi-minyak-minim-tapi-kok-ri-ekspor-minyak

4. http://id.berita.yahoo.com/harga-bbm-naik-jika-harga-minyak-dunia-108-060103527.html

.
===
Belajar Islam sesuai Al Qur’an dan Hadits di http://media-islam.or.id

Buat website mulai 1 Dinar (Rp 2,4 juta) http://media-islam.or.id/2010/07/22/pembuatan-website-seharga-2-dinar

Bagi yg ingin turut membantu http://www.media-islam.or.id<;http://www.media-islam.or.id> DSB, bisa transfer mulai rp 5 ribu ke : Rekening BCA No 0061947069 a/n Agus Nizami dan konfirmasi. Mudah2an bisa jadi sedekah kita sbg ilmu yg bermanfaat.
Milis Syiar Islam: syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com<mailto:syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com>

***** This message may contain confidential and/or privileged information. If you are not the addressee or authorized to receive this for the addressee, you must not use, copy, disclose or take any action based on this message or any information herein. If you have received this communication in error, please notify us immediately by responding to this email and then delete it from your system. PT Pertamina (Persero) is neither liable for the proper and complete transmission of the information contained in this communication nor for any delay in its receipt. *****

Ass wr wb.

1. Produksi minyak kita 0.8 juta barel dan kebutuhan 1.4 juta barel. Dan kalaupun produksi di cepu mulai … hanya menambah 0.1 an juta .. tetap tidak mencukupi kebutuhan dalam negeri

Dengan variasi produk yang banyak ( minyak bumi tidak selalu sama untuk setiap lapangan dan ada jenis2nya)

2. Kilang dibangun berdasarkan jenis minyak bumi yang di proses …. Detailnya kenapa seperti itu silahkan Tanya sama ahli kimia

( jadi tidak semua produk minyak bumi hasil kita dapat di olah di kilang dalam negeri karena spesifikasinya berbeda dengan kilang yang ada)

3. Dari peta cadangan minyak bumi di dunia … ternyata cadangan kita termasuk yang kecil …. Jadi harusnya kita jangan sekali2 menganggap kita itu kaya dan herannya pengamat atau siapapun sering tidak melihat fakta ini sebagai dasar berpijak.

Nggak mungkin nyalahkan tuhan .. kok brunei dan Malaysia dikasih cadangan lebih … padahal lokassinya dekat

1. Cadangan Minyak Menipis, Iklim Investasi Harus Dijaga – Metro TV<http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=investasi%2Bminyak%2Bbumi%2Bdi%2Bindonesia&source=web&cd=12&cad=rja&ved=0CDYQFjABOAo&url=http%3A%2F%2Fwww.metrotvnews.com%2Fmetronews%2Fread%2F2013%2F06%2F12%2F2%2F160664%2FCadangan-Minyak-Menipis-Iklim-Investasi-Harus-Dijaga&ei=l8fHUd-eGaObjAK6n4GwDw&usg=AFQjCNEscMv5f01iejQV5YUVIPblDRJZUg>
http://www.metrotvnews.com/…/Cadangan-Minyak-Menipis…‎
o Cached<http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:OHU-WjBbMfoJ:www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/06/12/2/160664/Cadangan-Minyak-Menipis-Iklim-Investasi-Harus-Dijaga+investasi+minyak+bumi+di+indonesia&cd=12&hl=en&ct=clnk>
Translate this page<http://translate.google.com/translate?hl=en&sl=id&u=http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/06/12/2/160664/Cadangan-Minyak-Menipis-Iklim-Investasi-Harus-Dijaga&prev=/search%3Fq%3Dinvestasi%2Bminyak%2Bbumi%2Bdi%2Bindonesia%26start%3D10%26safe%3Dstrict%26sa%3DN%26biw%3D1192%26bih%3D547>
Jun 12, 2013 – Dia menegaskan bahwa Indonesia harus berhati-hati dalam menjaga iklim investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi mengingat untuk …

4. Cadangan energy yang kita miliki dan cukup besar adalah panas bumi …. Dan itu pertumbuhannya tidak begitu menggembirakan .. dikarenakan banyak hal antara lain :

– Masalah perizinan …. Karena lokasinya ada didaerah hutan lindung ( jadi izinnya dari beberapa mentri dan beberapa pemda terkait ) … kebayangkann susahnya ..

– Masalah infrastruktur … lokasi trerpencil … boro2 ada jalan untuk sampai kesana … jadi yangke ekspos baru daerah yang infrastrukturna mendukung

– Masalah harga …. Harga yang ditentukan pembeli satu2nya yaitu PLN tidak menarik bagi investor … karena PLN mematok harga sesuai dengan harga jual ( karena listrikna di subsidi) … terus nggak mungkin investorna harus rugi. Kalo PLN membeli lebih dari itu .. ntar pengamat bilang . udah tau di jual harga 1000 kok belinya 1500

salam

From: ekonomi-nasional@yahoogroups.com [mailto:ekonomi-nasional@yahoogroups.com] On Behalf Of A Nizami
Sent: Wednesday, June 19, 2013 10:39 AM
To: ekonomi-nasional@yahoogroups.com; lisi@yahoogroups.com; ppiindia@yahoogroups.com; indonesiaraya@yahoogroups.com; syiar-islam@yahoogroups.com
Subject: [ekonomi-nasional] Masalah BBM dan Solusinya

Assalamu’alaikum wr wb,

http://infoindonesia.wordpress.com/2013/06/19/masalah-bbm-dan-solusinya/
Masalah BBM dan Solusinya

Saya lihat pemerintah tidak menganalisa masalah BBM dengan tepat dan melakukan solusi yang tepat. Walhasil, rakyat dipaksa berkorban dengan kenaikan harga2 BBM dan harga2 barang lainnya yang otomatis memiskinkan rakyat karena daya beli mereka berkurang. Dengan kenaikan harga barang 20% misalnya. Mereka yang belanja bulanannya Rp 3 juta/bulan, harus mengeluarkan Rp 3,6 juta / bulan. Darimana yang Rp 600 ribu/bulan itu? Sementara BLSM sebesar Rp 150 ribu/bulan selama 5 bulan itu tidak ada artinya.

Ada lagi spanduk “Selamatkan Uang Negara”. Ada uang negara yang dikuasai Negara. Uang ini digunakan untuk gaji Presiden, menteri, pejabat, DPR, PNS, Tentara, Polisi, dsb. Sisanya baru untuk rakyat. Sedikit sekali yg sampai ke rakyat. Apalagi kalau dikorupsi.

Ada juga uang rakyat yang benar2 ada di tangan rakyat yang sebenarnya, misalnya pendapatan Rp 3 juta/bulan. Inilah yang harus diselamatkan. Bagaimana dengan uang sebesar itu tetap cukup membeli barang2 kebutuhan dalam jumlah yang sama. Kalau dengan Rp 4500 bisa beli bensin 1 liter, setelah kenaikan harga BBM, berarti rakyat tambah miskin kan? Ingat, pembeli BBM bukan cuma orang kaya. Ada banyak supir mikrolet dan pengendara sepeda motor yang beli itu. Begitu pula kalau dengan Rp 7000 bisa beli beras 1 kg, kemudian tidak cukup karena harga beras naik jadi Rp 9000/kg, rakyat tambah miskin. Inilah uang rakyat yang harus diselamatkan. Bagaimana agar tidak terjadi inflasi karena kenaikan harga BBM. Daya beli rakyat tidak berkurang.

Ada lagi yang mengutip ayat Al Qur’an:

“…Harta jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu..” [Al Hasyr:7]

Ayat tsb dipakai untuk menaikkan harga BBM yang akan menimbulkan kenaikan harga2 barang lainnya. Untuk mencekik rakyat.

Padahal kalau mau, hapus saja subsidi untuk pejabat. Para pejabat jangan dikasih rumah dan mobil dinas. Suruh beli sendiri. Begitu pula berbagai tunjangan lainnya. Kalau Studi banding ke luar negeri, pakai uang sendiri. Jangan uang rakyat. Apalagi dipakai menginap di hotel mewah dgn uang saku berlimpah (Rp 2 juta/hari).

Coba kita lihat masalah yang dijadikan alasan Pemerintah untuk menaikkan harga BBM:

Subsidi BBM 80% Tidak Tepat Sasaran

Kalau kita lihat data statistik BPS (1), mobil pribadi itu cuma 9,5 juta. Itu pun mungkin 80% adalah mobil2 tua yg tak layak jalan. Sisanya adalah truk, bis, dan 68 juta Sepeda Motor. Sepeda Motor itu kurang nyaman dan aman. Boleh dikata 90% pemakainya adalah orang2 miskin yg tak mampu naik bis/KRL karena ongkos kendaraan umum mahal. Dibanding jumlah rakyat yg 242 juta jiwa, jelas pemilik mobil pribadi itu kurang dari 5%. Artinya 95% subsidi itu sudah tepat sasaran.

Kalau mau mengambil 5% Subsidi yg salah sasaran, kenakan saja pajak STNK yg tinggi bagi pemilik kendaraan pribadi. Misalnya 10% dari harga yg beli. Misalnya dia beli mobil Rp 1 milyar. Dia harus bayar pajak Rp 100 juta. Artinya itu bisa menutupi 10.000 liter bensin/tahun atau hampir 300 liter bensin/hari. Padahal orang2 kaya itu paling cuma memakai bensin 20 liter/hari. Dengan rasio bensin 1:10, itu cukup untuk perjalanan mobil sejauh 200 km atau sekitar 4 jam di dalam kota. Kalau ada Direktur yang seharian di mobil, itu namanya Supri.

Justru Supir angkutan Umumlah yang memakai BBM paling banyak karena mereka seharian di jalan membawa penumpang. Mereka paling tidak membeli 40 liter bensin/hari. Kenaikan harga BBM misalnya Rp 2000/liter, itu sudah membuat mereka harus keluar uang Rp 80 ribu/hari atau Rp 2,4 juta/bulan. Darimana uang Rp 2,4 juta/bulan tsb? kalau pun dibebankan kepada penumpang yang umumnya menengah ke bawah, lagi2 rakyat miskin tambah sengsara bukan?

Sekarang tarif kendaraan umum yang tidak ber AC Rp 2000 sekali jalan. Rakyat bisa pergi dari rumah ke kantor 3x ganti kendaran. Artinya mereka keluar uang Rp 12.000/pp atau Rp 360.000/bulan. Kalau ongkos naik Rp 1000 jadi Rp 3000, mereka harus keluar Rp 480.000/bulan. Harus mengeluarkan uang Rp 120.000/bulan. Belum dari beras, minyak, susu, dsb.

Jangan sampai pengurangan subsidi menyengsarakan 80% rakyat menengah ke bawah karena kenaikan harga2 lainnya

Kesimpulannya, 95% Subsidi BBM tepat sasaran. 5% yang salah sasaran itu dgn menaikkan pajak STNK jadi sebesar 10% dari harga kendaraan.

Indonesia Sekarang Impor Minyak

Nah ini dianalisa sebabnya. Kenapa Indonesia bisa impor minyak? Padahal Indonesia ini kaya minyak? Malaysia dan Brunei saja bisa kok ekspor minyak. Meski rakyat mereka sedikit, namun tanah mereka juga seupil dibanding Indonesia yang tanahnya luasnya 2 juta km2 sedang lautnya seluas 5 juta km2. Artinya luas Indonesia itu 7 juta km2. Luas Brunei kurang dari 6000 km2. Cuma 1/1000 luas Indonesia. Minyak itu bisa ditemukan di darat dan di laut (off shore).

Solusinya: Nasionalisasi Semua perusahaan minyak di Indonesia. Biar semuanya dikelolah oleh 3 BUMN minyak agar bisa bersaing. Dgn dikuasai oleh perusahaan minyak asing, Produksi minyak di Indonesia di era Soeharto yang 1,5 juta bph sekarang turun jadi 0,8 juta bph setelah kontrol minyak diserahkan dari Pertamina ke BP Migas.

Begitu pula minyak kurang, kok malah ekspor? Itu harus dibenahi dulu. Baru kita bicara tentang pengurangan Subsidi BBM(2).

Produksi Minyak Minim, Tapi Kok RI Ekspor Minyak? “Negara-negara yang membeli produksi minyak Indonesia di antaranya Jepang, Amerika Serikat, Korea, Taiwan, Singapura dan lainnya. Jepang merupakan negara terbesar pembeli minyak Indonesia yakni pada 2010 mencapai 19,3% dari total ekspor minyak atau mencapai 23.407 ribu barel sedangkan pada 2011 sekitar 36.823 ribu barel (36,6%), sementara Amerika pada 2010 membeli minyak Indonesia sebanyak 4.779 ribu barel dan pada 2011 sekitar 5.553 ribu barel,” demikian pernyataan Ditjen Migas (3).

Ada yang bilang produksi minyak kita turun karena cadangan minyak kita berkurang.

Kalau habis niscaya pada hengkang pak perusahaan2 minyak AS tsb. Nyatanya pendapatan mereka naik terus sehingga Exxon dan Chevron masuk 10 perusahaan terkaya di dunia versi Forbes 500
11 hours ago · Like

Lihat kenaikan keuntungan Exxon sampai 35% jadi $41.1 billion (Rp 410 trilyun):

http://money.cnn.com/magazines/fortune/fortune500/2012/snapshots/387.html

Mustahil keuntungan mereka naik sampai 35% kalau jumlah produksi minyak menurun. Exxon adalah 1 dari perusahaan minyak yang menguras minyak Indonesia.

Ini 1 contoh kecurangan laporan. Jumlah produksi cuma dilaporkan 1/4 saja: Agus Marto Wardojo: Dia juga mengemukakan, saat ini pemerintah mensinyalir adanya indikasi ekspor ilegal. Dalam catatannya, di salah satu industri pertambangan, dalam satu tahun Indonesia hanya bisa ekspor 5 juta ton pada sebuah kawasan. “Ternyata di luar, impor dari Indonesia mineral itu 20 juta ton per tahun. Kan sayang sekali itu, kalau yang tercatat ekspor 5 juta ton tetapi jumlah yang diimpor dari Indonesia sampai 20 juta ton, artinya jadi ekspor ilegal dong,” tambahnya.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/04/22/10264265/Ini.Alasan.Pemerintah.Beli.Saham.Newmont

Exxon saat disuruh Pertamina mengeksplorasi blok Migas Cepu lapor kalau tak ada cadangan migas di sana. Ternyata usai Reformasi, Exxon malah merebut blog Migas Cepu karena cadangannya amat banyak. Pak Marwan Batubara tahu hal ini. Nah di Jawa saja, blok Migas belum dieksplor habis. Lapindo itu jelek2nya banyak gasnya lho. Makanya ada api dan semburannya. Itu Jawa yg padat penduduknya. Belum Natuna, Sumatera, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dsb.

Arab Saudi cukup cerdas menasionalisasi perusahaan Aramco tahun 1974. Tahun 1970-an, Arab Saudi masih termasuk negara miskin. Kekayaan alam mereka berupa minyak tidak dapat mensejahterakan mereka karena dikuasai perusahaan AS, Aramco. Namun sejak raja Faisal menasionalisasi Aramco, maka seluruh hasil minyak dapat dinikmati oleh rakyat Saudi Arabia. Jumlah uang yang masuk untuk pembangunan pun berlimpah sehingga listrik di sana gratis, sementara bensin cuma Rp 1700/liter. Ini jauh lebih murah ketimbang Indonesia yang Rp 4.500/liter saja sudah ribut soal kurangnya subsidi karena 90% migas kita dikuasai perusahaan migas asing.

http://infoindonesia.wordpress.com/2009/06/30/selama-kekayaan-alam-dirampok-asing-indonesia-akan-terus-miskin/

Sebagaimana Arab Saudi, Venezuela juga miskin saat minyak mereka dikelola oleh perusahaan minyak AS. Venezuela banyak hutangnya. Setelah dinasionalisasi oleh Chavez, baru Venezuela makmur bahkan bisa menjual bensin murah kepada rakyatnya sebesar Rp 500/liter.

Perusahaan AS itu selain curang dalam hal laporan produksi juga curang dalam menggelembungkan nilai aset. Contohnya Exxon me-markup asetnya di Venezuela 12x lipat lebih. Exxon minta ganti rugi US$ 12 milyar. Setelah ditaksir Lembaga Arbitrase Internasional, ternyata kurang dari US$ 1 Milyar:

Mahkamah Kamar Dagang Internasional (ICC) memutuskan, Pemerintah Venezuela harus memberi ganti rugi sebesar 907 juta dollar AS kepada ExxonMobil.

Semula ExxonMobil menuntut ganti rugi sekitar 12 miliar dollar AS sambil mengupayakan dua klaim kepada badan arbitrase internasional.

http://internasional.kompas.com/read/2012/01/04/07205958/Venezuela.Menang.Lawan.ExxonMobil

Nasionalisasi Perusahaan Minyak

Mereka mengutip ayat-ayat Al Qur’an untuk menaikkan harga BBM. Tapi mereka melanggengkan penguasaan perusahaan minyak asing/kafir di bumi Indonesia ini. Aneh tidak? Memakai ayat Al Qur’an secara keliru. Tapi tidak mengamalkan ayat Al Qur’an lain secara benar.

Harusnya mereka mengajak rakyat dan pemerintah untuk Menasionalisasi Perusahaan minyak agar Indonesia bisa mandiri. Tidak bergantung dan dibohongi oleh perusahaan minyak asing/kafir:

Kemandirian Ekonomi

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [At Taubah:28]

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali] dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?” [An Nisaa’:144]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2009/03/31/sistem-ekonomi-islam-yang-pro-rakyat/

Soekarno dan Mahathir itu meski tidak pernah disebut tokoh Islam. Cuma tokoh Nasionalis Sekuler. Namun mereka justru mengamalkan ajaran Islam dengan cara Menasionalisasi berbagai perusahaan tambang untuk kesejahteraan rakyatnya.

Hugo Chavez pun meski non Muslim, tapi berani menghapus penjajahan Ekonomi AS yang meski seagama dengannya, tapi zalim. Itulah seorang pemimpin. Harus membela kepentingan rakyatnya.

Sementara tokoh2 yang mengaku paling Islam seperti Anwar Ibrahim kenyataannya cuma Neolib. Mendukung Zionis Yahudi seperti IMF dan kroninya untuk menguasai ekonomi Malaysia lewat investasi asing dan perdagangan bebas:

During the 1997 Asian Financial Crisis Anwar, as finance minister, supported the International Monetary Fund (IMF) plan for recovery. He also instituted an austerity package that cut government spending by 18%, cut ministerial salaries and deferred major projects. “Mega projects”, despite being a cornerstone of Mahathir’s development strategy, were greatly curtailed.
Anwar advocated a free-market approach to the crisis, including foreign investment and trade liberalization. Mahathir blamed currency speculators like George Soros and supported currency controls and tighter regulation of foreign investment

http://en.wikipedia.org/wiki/Anwar_Ibrahim

Harga Minyak Mahal

Sebetulnya harga minyak yang berkisar US$ 90/brl tidak terlalu tinggi mengingat dulu sempat mencapa US$ 120/brl. Bahkan kurang sebulan lalu Jero Wacik tanggal 29 Mei diberitakan menyatakan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan dinaikkan jika harga minyak dunia (ICP) kurang dari US$ 108/brl. Nah sekarang kan cuma US$ 90/brl. Kenapa harus naik?

Harga BBM bersubsidi jenis premium dan solar akan dinaikkan jika harga Indonesian Crude Price (ICP/harga minyak dunia) naik 108 dollar AS bulan ini. Hal itu telah disepakati oleh DPR dan pemerintah melalui kementerian ESDM yang selanjutnya masuk kedalam Rancangan APBN Perubahan 2013.
Jero menjelaskan ICP pernah melewati diangka 114 dollar AS perbarrel sampai 120 dollar per barrel pada tahun lalu saat ingin menaikkan harga BBM. Tetapi akhir-akhir ini ICP menurun dengan kisaran 90 dollar AS sampai 100 dollar AS.

http://id.berita.yahoo.com/harga-bbm-naik-jika-harga-minyak-dunia-108-060103527.html

Kalau harga minyak mahal, kenapa tidak beli minyak dari Iran? Iran menawarkan harga minyak 30% lebih murah daripada negara lain. Apalagi minyak Iran bisa dikilang di Indonesia:

http://www.antaranews.com/berita/367034/iran-tawarkan-minyak-mentah-murah

Iran adalah negara eksportir minyak ke2 terbesar di dunia setelah Arab Saudi. Negara2 sekutu AS saja seperti Jepang dan Taiwan membeli minyak Iran. Kenapa Indonesia takut?

Penyelundupan Minyak

Masalah penyelundupan minyak sebetulnya mudah. Cuma tanker2 raksasa saja yang berpotensi untuk itu. Sebab kalau kapal2 kecil malah rugi ongkos bensinnya. Ekspor minyak harus dihentikan. Dengan konsumsi minyak 1,4 juta bph dan produksi minyak cuma 0,8 juta bph, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk mengekspor minyak. Kalau pun itu bagi hasil Chevron misalnya, ya Chevron menjual ke Indonesia. Kalau tidak ada kilangnya, buat kilangnya.

Jadi Kapal Tanker yang terisi penuh hanya boleh masuk ke Indonesia. Tidak boleh keluar. Aparat2 yang jadi anggota Mafia Minyak juga harus dibabat.

Itu solusinya.

Jadi jangan sampai masalah sebenarnya tidak diteliti. Solusi yang tepat tidak dijalankan. Yang ada rakyat dibuat menderita terus dengan kenaikan harga BBM dan kenaikan harga2 barang lainnya.

Referensi:

1. http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=17¬ab=12<http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=17¬ab=12>

2. http://infoindonesia.wordpress.com/2012/04/11/mismanagementsalah-urus-minyak-di-indonesia/

3. http://finance.detik.com/read/2012/04/10/123316/1888718/1034/produksi-minyak-minim-tapi-kok-ri-ekspor-minyak

4. http://id.berita.yahoo.com/harga-bbm-naik-jika-harga-minyak-dunia-108-060103527.html

.
===
Belajar Islam sesuai Al Qur’an dan Hadits di http://media-islam.or.id

Buat website mulai 1 Dinar (Rp 2,4 juta) http://media-islam.or.id/2010/07/22/pembuatan-website-seharga-2-dinar

Bagi yg ingin turut membantu http://www.media-islam.or.id<;http://www.media-islam.or.id> DSB, bisa transfer mulai rp 5 ribu ke : Rekening BCA No 0061947069 a/n Agus Nizami dan konfirmasi. Mudah2an bisa jadi sedekah kita sbg ilmu yg bermanfaat.
Milis Syiar Islam: syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com<mailto:syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com>

***** This message may contain confidential and/or privileged information. If you are not the addressee or authorized to receive this for the addressee, you must not use, copy, disclose or take any action based on this message or any information herein. If you have received this communication in error, please notify us immediately by responding to this email and then delete it from your system. PT Pertamina (Persero) is neither liable for the proper and complete transmission of the information contained in this communication nor for any delay in its receipt. *****

Ass wr wb.

1. Produksi minyak kita 0.8 juta barel dan kebutuhan 1.4 juta barel. Dan kalaupun produksi di cepu mulai … hanya menambah 0.1 an juta .. tetap tidak mencukupi kebutuhan dalam negeri

Dengan variasi produk yang banyak ( minyak bumi tidak selalu sama untuk setiap lapangan dan ada jenis2nya)

2. Kilang dibangun berdasarkan jenis minyak bumi yang di proses …. Detailnya kenapa seperti itu silahkan Tanya sama ahli kimia

( jadi tidak semua produk minyak bumi hasil kita dapat di olah di kilang dalam negeri karena spesifikasinya berbeda dengan kilang yang ada)

3. Dari peta cadangan minyak bumi di dunia … ternyata cadangan kita termasuk yang kecil …. Jadi harusnya kita jangan sekali2 menganggap kita itu kaya dan herannya pengamat atau siapapun sering tidak melihat fakta ini sebagai dasar berpijak.

Nggak mungkin nyalahkan tuhan .. kok brunei dan Malaysia dikasih cadangan lebih … padahal lokassinya dekat

1. Cadangan Minyak Menipis, Iklim Investasi Harus Dijaga – Metro TV<http://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=investasi%2Bminyak%2Bbumi%2Bdi%2Bindonesia&source=web&cd=12&cad=rja&ved=0CDYQFjABOAo&url=http%3A%2F%2Fwww.metrotvnews.com%2Fmetronews%2Fread%2F2013%2F06%2F12%2F2%2F160664%2FCadangan-Minyak-Menipis-Iklim-Investasi-Harus-Dijaga&ei=l8fHUd-eGaObjAK6n4GwDw&usg=AFQjCNEscMv5f01iejQV5YUVIPblDRJZUg>
http://www.metrotvnews.com/…/Cadangan-Minyak-Menipis…‎
o Cached<http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:OHU-WjBbMfoJ:www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/06/12/2/160664/Cadangan-Minyak-Menipis-Iklim-Investasi-Harus-Dijaga+investasi+minyak+bumi+di+indonesia&cd=12&hl=en&ct=clnk>
Translate this page<http://translate.google.com/translate?hl=en&sl=id&u=http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/06/12/2/160664/Cadangan-Minyak-Menipis-Iklim-Investasi-Harus-Dijaga&prev=/search%3Fq%3Dinvestasi%2Bminyak%2Bbumi%2Bdi%2Bindonesia%26start%3D10%26safe%3Dstrict%26sa%3DN%26biw%3D1192%26bih%3D547>
Jun 12, 2013 – Dia menegaskan bahwa Indonesia harus berhati-hati dalam menjaga iklim investasi di sektor hulu minyak dan gas bumi mengingat untuk …

4. Cadangan energy yang kita miliki dan cukup besar adalah panas bumi …. Dan itu pertumbuhannya tidak begitu menggembirakan .. dikarenakan banyak hal antara lain :

– Masalah perizinan …. Karena lokasinya ada didaerah hutan lindung ( jadi izinnya dari beberapa mentri dan beberapa pemda terkait ) … kebayangkann susahnya ..

– Masalah infrastruktur … lokasi trerpencil … boro2 ada jalan untuk sampai kesana … jadi yangke ekspos baru daerah yang infrastrukturna mendukung

– Masalah harga …. Harga yang ditentukan pembeli satu2nya yaitu PLN tidak menarik bagi investor … karena PLN mematok harga sesuai dengan harga jual ( karena listrikna di subsidi) … terus nggak mungkin investorna harus rugi. Kalo PLN membeli lebih dari itu .. ntar pengamat bilang . udah tau di jual harga 1000 kok belinya 1500

salam

From: ekonomi-nasional@yahoogroups.com [mailto:ekonomi-nasional@yahoogroups.com] On Behalf Of A Nizami
Sent: Wednesday, June 19, 2013 10:39 AM
To: ekonomi-nasional@yahoogroups.com; lisi@yahoogroups.com; ppiindia@yahoogroups.com; indonesiaraya@yahoogroups.com; syiar-islam@yahoogroups.com
Subject: [ekonomi-nasional] Masalah BBM dan Solusinya

Assalamu’alaikum wr wb,

http://infoindonesia.wordpress.com/2013/06/19/masalah-bbm-dan-solusinya/
Masalah BBM dan Solusinya

Saya lihat pemerintah tidak menganalisa masalah BBM dengan tepat dan melakukan solusi yang tepat. Walhasil, rakyat dipaksa berkorban dengan kenaikan harga2 BBM dan harga2 barang lainnya yang otomatis memiskinkan rakyat karena daya beli mereka berkurang. Dengan kenaikan harga barang 20% misalnya. Mereka yang belanja bulanannya Rp 3 juta/bulan, harus mengeluarkan Rp 3,6 juta / bulan. Darimana yang Rp 600 ribu/bulan itu? Sementara BLSM sebesar Rp 150 ribu/bulan selama 5 bulan itu tidak ada artinya.

Ada lagi spanduk “Selamatkan Uang Negara”. Ada uang negara yang dikuasai Negara. Uang ini digunakan untuk gaji Presiden, menteri, pejabat, DPR, PNS, Tentara, Polisi, dsb. Sisanya baru untuk rakyat. Sedikit sekali yg sampai ke rakyat. Apalagi kalau dikorupsi.

Ada juga uang rakyat yang benar2 ada di tangan rakyat yang sebenarnya, misalnya pendapatan Rp 3 juta/bulan. Inilah yang harus diselamatkan. Bagaimana dengan uang sebesar itu tetap cukup membeli barang2 kebutuhan dalam jumlah yang sama. Kalau dengan Rp 4500 bisa beli bensin 1 liter, setelah kenaikan harga BBM, berarti rakyat tambah miskin kan? Ingat, pembeli BBM bukan cuma orang kaya. Ada banyak supir mikrolet dan pengendara sepeda motor yang beli itu. Begitu pula kalau dengan Rp 7000 bisa beli beras 1 kg, kemudian tidak cukup karena harga beras naik jadi Rp 9000/kg, rakyat tambah miskin. Inilah uang rakyat yang harus diselamatkan. Bagaimana agar tidak terjadi inflasi karena kenaikan harga BBM. Daya beli rakyat tidak berkurang.

Ada lagi yang mengutip ayat Al Qur’an:

“…Harta jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu..” [Al Hasyr:7]

Ayat tsb dipakai untuk menaikkan harga BBM yang akan menimbulkan kenaikan harga2 barang lainnya. Untuk mencekik rakyat.

Padahal kalau mau, hapus saja subsidi untuk pejabat. Para pejabat jangan dikasih rumah dan mobil dinas. Suruh beli sendiri. Begitu pula berbagai tunjangan lainnya. Kalau Studi banding ke luar negeri, pakai uang sendiri. Jangan uang rakyat. Apalagi dipakai menginap di hotel mewah dgn uang saku berlimpah (Rp 2 juta/hari).

Coba kita lihat masalah yang dijadikan alasan Pemerintah untuk menaikkan harga BBM:

Subsidi BBM 80% Tidak Tepat Sasaran

Kalau kita lihat data statistik BPS (1), mobil pribadi itu cuma 9,5 juta. Itu pun mungkin 80% adalah mobil2 tua yg tak layak jalan. Sisanya adalah truk, bis, dan 68 juta Sepeda Motor. Sepeda Motor itu kurang nyaman dan aman. Boleh dikata 90% pemakainya adalah orang2 miskin yg tak mampu naik bis/KRL karena ongkos kendaraan umum mahal. Dibanding jumlah rakyat yg 242 juta jiwa, jelas pemilik mobil pribadi itu kurang dari 5%. Artinya 95% subsidi itu sudah tepat sasaran.

Kalau mau mengambil 5% Subsidi yg salah sasaran, kenakan saja pajak STNK yg tinggi bagi pemilik kendaraan pribadi. Misalnya 10% dari harga yg beli. Misalnya dia beli mobil Rp 1 milyar. Dia harus bayar pajak Rp 100 juta. Artinya itu bisa menutupi 10.000 liter bensin/tahun atau hampir 300 liter bensin/hari. Padahal orang2 kaya itu paling cuma memakai bensin 20 liter/hari. Dengan rasio bensin 1:10, itu cukup untuk perjalanan mobil sejauh 200 km atau sekitar 4 jam di dalam kota. Kalau ada Direktur yang seharian di mobil, itu namanya Supri.

Justru Supir angkutan Umumlah yang memakai BBM paling banyak karena mereka seharian di jalan membawa penumpang. Mereka paling tidak membeli 40 liter bensin/hari. Kenaikan harga BBM misalnya Rp 2000/liter, itu sudah membuat mereka harus keluar uang Rp 80 ribu/hari atau Rp 2,4 juta/bulan. Darimana uang Rp 2,4 juta/bulan tsb? kalau pun dibebankan kepada penumpang yang umumnya menengah ke bawah, lagi2 rakyat miskin tambah sengsara bukan?

Sekarang tarif kendaraan umum yang tidak ber AC Rp 2000 sekali jalan. Rakyat bisa pergi dari rumah ke kantor 3x ganti kendaran. Artinya mereka keluar uang Rp 12.000/pp atau Rp 360.000/bulan. Kalau ongkos naik Rp 1000 jadi Rp 3000, mereka harus keluar Rp 480.000/bulan. Harus mengeluarkan uang Rp 120.000/bulan. Belum dari beras, minyak, susu, dsb.

Jangan sampai pengurangan subsidi menyengsarakan 80% rakyat menengah ke bawah karena kenaikan harga2 lainnya

Kesimpulannya, 95% Subsidi BBM tepat sasaran. 5% yang salah sasaran itu dgn menaikkan pajak STNK jadi sebesar 10% dari harga kendaraan.

Indonesia Sekarang Impor Minyak

Nah ini dianalisa sebabnya. Kenapa Indonesia bisa impor minyak? Padahal Indonesia ini kaya minyak? Malaysia dan Brunei saja bisa kok ekspor minyak. Meski rakyat mereka sedikit, namun tanah mereka juga seupil dibanding Indonesia yang tanahnya luasnya 2 juta km2 sedang lautnya seluas 5 juta km2. Artinya luas Indonesia itu 7 juta km2. Luas Brunei kurang dari 6000 km2. Cuma 1/1000 luas Indonesia. Minyak itu bisa ditemukan di darat dan di laut (off shore).

Solusinya: Nasionalisasi Semua perusahaan minyak di Indonesia. Biar semuanya dikelolah oleh 3 BUMN minyak agar bisa bersaing. Dgn dikuasai oleh perusahaan minyak asing, Produksi minyak di Indonesia di era Soeharto yang 1,5 juta bph sekarang turun jadi 0,8 juta bph setelah kontrol minyak diserahkan dari Pertamina ke BP Migas.

Begitu pula minyak kurang, kok malah ekspor? Itu harus dibenahi dulu. Baru kita bicara tentang pengurangan Subsidi BBM(2).

Produksi Minyak Minim, Tapi Kok RI Ekspor Minyak? “Negara-negara yang membeli produksi minyak Indonesia di antaranya Jepang, Amerika Serikat, Korea, Taiwan, Singapura dan lainnya. Jepang merupakan negara terbesar pembeli minyak Indonesia yakni pada 2010 mencapai 19,3% dari total ekspor minyak atau mencapai 23.407 ribu barel sedangkan pada 2011 sekitar 36.823 ribu barel (36,6%), sementara Amerika pada 2010 membeli minyak Indonesia sebanyak 4.779 ribu barel dan pada 2011 sekitar 5.553 ribu barel,” demikian pernyataan Ditjen Migas (3).

Ada yang bilang produksi minyak kita turun karena cadangan minyak kita berkurang.

Kalau habis niscaya pada hengkang pak perusahaan2 minyak AS tsb. Nyatanya pendapatan mereka naik terus sehingga Exxon dan Chevron masuk 10 perusahaan terkaya di dunia versi Forbes 500
11 hours ago · Like

Lihat kenaikan keuntungan Exxon sampai 35% jadi $41.1 billion (Rp 410 trilyun):

http://money.cnn.com/magazines/fortune/fortune500/2012/snapshots/387.html

Mustahil keuntungan mereka naik sampai 35% kalau jumlah produksi minyak menurun. Exxon adalah 1 dari perusahaan minyak yang menguras minyak Indonesia.

Ini 1 contoh kecurangan laporan. Jumlah produksi cuma dilaporkan 1/4 saja: Agus Marto Wardojo: Dia juga mengemukakan, saat ini pemerintah mensinyalir adanya indikasi ekspor ilegal. Dalam catatannya, di salah satu industri pertambangan, dalam satu tahun Indonesia hanya bisa ekspor 5 juta ton pada sebuah kawasan. “Ternyata di luar, impor dari Indonesia mineral itu 20 juta ton per tahun. Kan sayang sekali itu, kalau yang tercatat ekspor 5 juta ton tetapi jumlah yang diimpor dari Indonesia sampai 20 juta ton, artinya jadi ekspor ilegal dong,” tambahnya.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/04/22/10264265/Ini.Alasan.Pemerintah.Beli.Saham.Newmont

Exxon saat disuruh Pertamina mengeksplorasi blok Migas Cepu lapor kalau tak ada cadangan migas di sana. Ternyata usai Reformasi, Exxon malah merebut blog Migas Cepu karena cadangannya amat banyak. Pak Marwan Batubara tahu hal ini. Nah di Jawa saja, blok Migas belum dieksplor habis. Lapindo itu jelek2nya banyak gasnya lho. Makanya ada api dan semburannya. Itu Jawa yg padat penduduknya. Belum Natuna, Sumatera, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dsb.

Arab Saudi cukup cerdas menasionalisasi perusahaan Aramco tahun 1974. Tahun 1970-an, Arab Saudi masih termasuk negara miskin. Kekayaan alam mereka berupa minyak tidak dapat mensejahterakan mereka karena dikuasai perusahaan AS, Aramco. Namun sejak raja Faisal menasionalisasi Aramco, maka seluruh hasil minyak dapat dinikmati oleh rakyat Saudi Arabia. Jumlah uang yang masuk untuk pembangunan pun berlimpah sehingga listrik di sana gratis, sementara bensin cuma Rp 1700/liter. Ini jauh lebih murah ketimbang Indonesia yang Rp 4.500/liter saja sudah ribut soal kurangnya subsidi karena 90% migas kita dikuasai perusahaan migas asing.

http://infoindonesia.wordpress.com/2009/06/30/selama-kekayaan-alam-dirampok-asing-indonesia-akan-terus-miskin/

Sebagaimana Arab Saudi, Venezuela juga miskin saat minyak mereka dikelola oleh perusahaan minyak AS. Venezuela banyak hutangnya. Setelah dinasionalisasi oleh Chavez, baru Venezuela makmur bahkan bisa menjual bensin murah kepada rakyatnya sebesar Rp 500/liter.

Perusahaan AS itu selain curang dalam hal laporan produksi juga curang dalam menggelembungkan nilai aset. Contohnya Exxon me-markup asetnya di Venezuela 12x lipat lebih. Exxon minta ganti rugi US$ 12 milyar. Setelah ditaksir Lembaga Arbitrase Internasional, ternyata kurang dari US$ 1 Milyar:

Mahkamah Kamar Dagang Internasional (ICC) memutuskan, Pemerintah Venezuela harus memberi ganti rugi sebesar 907 juta dollar AS kepada ExxonMobil.

Semula ExxonMobil menuntut ganti rugi sekitar 12 miliar dollar AS sambil mengupayakan dua klaim kepada badan arbitrase internasional.

http://internasional.kompas.com/read/2012/01/04/07205958/Venezuela.Menang.Lawan.ExxonMobil

Nasionalisasi Perusahaan Minyak

Mereka mengutip ayat-ayat Al Qur’an untuk menaikkan harga BBM. Tapi mereka melanggengkan penguasaan perusahaan minyak asing/kafir di bumi Indonesia ini. Aneh tidak? Memakai ayat Al Qur’an secara keliru. Tapi tidak mengamalkan ayat Al Qur’an lain secara benar.

Harusnya mereka mengajak rakyat dan pemerintah untuk Menasionalisasi Perusahaan minyak agar Indonesia bisa mandiri. Tidak bergantung dan dibohongi oleh perusahaan minyak asing/kafir:

Kemandirian Ekonomi

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [At Taubah:28]

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali] dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?” [An Nisaa’:144]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2009/03/31/sistem-ekonomi-islam-yang-pro-rakyat/

Soekarno dan Mahathir itu meski tidak pernah disebut tokoh Islam. Cuma tokoh Nasionalis Sekuler. Namun mereka justru mengamalkan ajaran Islam dengan cara Menasionalisasi berbagai perusahaan tambang untuk kesejahteraan rakyatnya.

Hugo Chavez pun meski non Muslim, tapi berani menghapus penjajahan Ekonomi AS yang meski seagama dengannya, tapi zalim. Itulah seorang pemimpin. Harus membela kepentingan rakyatnya.

Sementara tokoh2 yang mengaku paling Islam seperti Anwar Ibrahim kenyataannya cuma Neolib. Mendukung Zionis Yahudi seperti IMF dan kroninya untuk menguasai ekonomi Malaysia lewat investasi asing dan perdagangan bebas:

During the 1997 Asian Financial Crisis Anwar, as finance minister, supported the International Monetary Fund (IMF) plan for recovery. He also instituted an austerity package that cut government spending by 18%, cut ministerial salaries and deferred major projects. “Mega projects”, despite being a cornerstone of Mahathir’s development strategy, were greatly curtailed.
Anwar advocated a free-market approach to the crisis, including foreign investment and trade liberalization. Mahathir blamed currency speculators like George Soros and supported currency controls and tighter regulation of foreign investment

http://en.wikipedia.org/wiki/Anwar_Ibrahim

Harga Minyak Mahal

Sebetulnya harga minyak yang berkisar US$ 90/brl tidak terlalu tinggi mengingat dulu sempat mencapa US$ 120/brl. Bahkan kurang sebulan lalu Jero Wacik tanggal 29 Mei diberitakan menyatakan bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan dinaikkan jika harga minyak dunia (ICP) kurang dari US$ 108/brl. Nah sekarang kan cuma US$ 90/brl. Kenapa harus naik?

Harga BBM bersubsidi jenis premium dan solar akan dinaikkan jika harga Indonesian Crude Price (ICP/harga minyak dunia) naik 108 dollar AS bulan ini. Hal itu telah disepakati oleh DPR dan pemerintah melalui kementerian ESDM yang selanjutnya masuk kedalam Rancangan APBN Perubahan 2013.
Jero menjelaskan ICP pernah melewati diangka 114 dollar AS perbarrel sampai 120 dollar per barrel pada tahun lalu saat ingin menaikkan harga BBM. Tetapi akhir-akhir ini ICP menurun dengan kisaran 90 dollar AS sampai 100 dollar AS.

http://id.berita.yahoo.com/harga-bbm-naik-jika-harga-minyak-dunia-108-060103527.html

Kalau harga minyak mahal, kenapa tidak beli minyak dari Iran? Iran menawarkan harga minyak 30% lebih murah daripada negara lain. Apalagi minyak Iran bisa dikilang di Indonesia:

http://www.antaranews.com/berita/367034/iran-tawarkan-minyak-mentah-murah

Iran adalah negara eksportir minyak ke2 terbesar di dunia setelah Arab Saudi. Negara2 sekutu AS saja seperti Jepang dan Taiwan membeli minyak Iran. Kenapa Indonesia takut?

Penyelundupan Minyak

Masalah penyelundupan minyak sebetulnya mudah. Cuma tanker2 raksasa saja yang berpotensi untuk itu. Sebab kalau kapal2 kecil malah rugi ongkos bensinnya. Ekspor minyak harus dihentikan. Dengan konsumsi minyak 1,4 juta bph dan produksi minyak cuma 0,8 juta bph, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk mengekspor minyak. Kalau pun itu bagi hasil Chevron misalnya, ya Chevron menjual ke Indonesia. Kalau tidak ada kilangnya, buat kilangnya.

Jadi Kapal Tanker yang terisi penuh hanya boleh masuk ke Indonesia. Tidak boleh keluar. Aparat2 yang jadi anggota Mafia Minyak juga harus dibabat.

Itu solusinya.

Jadi jangan sampai masalah sebenarnya tidak diteliti. Solusi yang tepat tidak dijalankan. Yang ada rakyat dibuat menderita terus dengan kenaikan harga BBM dan kenaikan harga2 barang lainnya.

Referensi:

1. http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=17¬ab=12<http://www.bps.go.id/tab_sub/view.php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=17¬ab=12>

2. http://infoindonesia.wordpress.com/2012/04/11/mismanagementsalah-urus-minyak-di-indonesia/

3. http://finance.detik.com/read/2012/04/10/123316/1888718/1034/produksi-minyak-minim-tapi-kok-ri-ekspor-minyak

4. http://id.berita.yahoo.com/harga-bbm-naik-jika-harga-minyak-dunia-108-060103527.html

.
===
Belajar Islam sesuai Al Qur’an dan Hadits di http://media-islam.or.id

Buat website mulai 1 Dinar (Rp 2,4 juta) http://media-islam.or.id/2010/07/22/pembuatan-website-seharga-2-dinar

Bagi yg ingin turut membantu http://www.media-islam.or.id<;http://www.media-islam.or.id> DSB, bisa transfer mulai rp 5 ribu ke : Rekening BCA No 0061947069 a/n Agus Nizami dan konfirmasi. Mudah2an bisa jadi sedekah kita sbg ilmu yg bermanfaat.
Milis Syiar Islam: syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com<mailto:syiar-islam-subscribe%40yahoogroups.com>

***** This message may contain confidential and/or privileged information. If you are not the addressee or authorized to receive this for the addressee, you must not use, copy, disclose or take any action based on this message or any information herein. If you have received this communication in error, please notify us immediately by responding to this email and then delete it from your system. PT Pertamina (Persero) is neither liable for the proper and complete transmission of the information contained in this communication nor for any delay in its receipt. *****

19
Jun
13

IpTek : Teknologi Laser Singkap Kota Tua

Teknologi Laser Ungkap Kota yang Hilang di Kamboja

TEMPO.CO, Phnom Penh – Teknologi laser Airborne berhasil mengungkap keberadaan kota tua yang terkubur ratusan tahun di Kamboja. Jaringan jalan raya dan kanal yang ditemukan menghubungkan kota itu dengan kompleks candi Angkor Wat di Kamboja yang terkenal.

Penemuan itu diumumkan Senin malam dalam sebuah makalah yang dirilis dalam jurnal Proceeding of National Academy of Sciences. Pencitraan laser mengungkapkan lansekap perkotaan yang berusia lebih dari 1.200 tahun.

Laser udara menghasilkan peta rinci dari kota itu, termasuk jalan dan kuil-kuil yang belum ditemukan sebelumnya, tersembunyi di bawah vegetasi yang lebat di puncak gunung Phnom Kulen di provinsi Siem Reap. Itu adalah kota yang hilang dari Mahendraparvata.

“Apa yang kita miliki sekarang dengan alat ini sungguh menakjubkan, tiba-tiba, gambaran langsung dari seluruh kota yang orang-orang tidak tahu sebelumnya, tersaji,” kata arkeolog University of Sydney, Damian Evans pada The Age dalam sebuah wawancara video dari Kamboja. “Jadi, bukannya semacam  proses bertahap yang sangat panjang. Tiba-tiba saja Anda harus berteriak, ‘eureka!’ saat melihat data di layar pertama kalinya dan kota kuno ini sangat jelas di depan Anda.”

Teknologi laser, yang dikenal sebagai Lidar, bekerja dengan menembakkan pulsa laser dari pesawat terbang ke tanah dan mengukur jarak untuk menciptakan peta tiga dimensi dari daerah itu secara rinci. Ini adalah alat yang berguna bagi arkeolog karena laser dapat menembus vegetasi padat dan menutupi petak tanah yang jauh lebih cepat dari yang bisa dianalisis dengan cara biasa.

Para peneliti berteori peradaban di Mahendraparvata akhirnya runtuh karena deforestasi. Akibatnya, sistem kanal dan waduk rusak.

THE AGE | TRIP B

Terhangat:

EDSUS HUT Jakarta | Kenaikan Harga BBM | Rusuh KJRI Jeddah

Baca Juga:

Mereka Tertolong dengan KJS ala Jokowi-Ahok

Eddies Adelia Kaget Ully Artha Telah Mualaf

Nazaruddin ‘Paksa’ Kurir Jadi Dirut

Inilah Hasil Akhir Voting DPR Soal RAPBN P 2013

Radja Nainggolan: Saya Bukan Tentara Bayaran!

19
Jun
13

Sosialita : Bangun Jaringan Pencari Pekerjaan

Cara Jitu Bangun Jaringan Dalam Mencari Pekerjaan

 

 

Zaman sekarang, memiliki jaringan amatlah penting. Sejumlah taktik berikut ini memungkinkan Anda menjalin hubungan sehingga orang bersedia membantu Anda.

Zaman sekarang, memiliki jaringan amatlah penting. Tempat yang tepat menjalin jaringan
Sangat sulit menjalin hubungan yang dekat dengan koneksi online. Anda punya kesempatan lebih baik jika bertemu orang secara langsung dengan arahan pekerjaan yang sesuai: kelompok diskusi LinkedIn, pertemuan dan konvensi profesional, organisasi relawan, khususnya badan direksi, ditambah Meetup.com dan orang-orang berhobi yang sama. Komunitas teater dan aktivitas lain yang intensif dan durasi pertemuan yang lama dapat sangat bermanfaat, dan bahkan tampaknya kelompok-kelompok yang sedikit berpotensi pun dapat membantu Anda.

Cara berhubungan dekat dengan cepat
Hadir lebih awal di sejumlah acara. Dengan begini, Anda dapat lebih mudah menemukan seseorang yang akan menyambut Anda dengan hangat untuk mengobrol.

Percayalah pada intuisi Anda sambil mencoba memastikan Anda tidak melakukan penilaian berdasarkan ras, gender, dll. Sebagai contoh, seseorang berusia 20-an yang memiliki banyak tindikan dan berpakaian dengan gaya dan warna yang berantakan kemungkinan kurang membantu Anda mendapatkan pekerjaan sebagai akuntan dibanding seseorang berusia 40 tahun yang mengenakan pakaian yang lebih konservatif.

Jika Anda malu, buatlah Anda terlihat di depan seseorang, mungkin sekitar 5 meter dari Anda, dan buat kontak mata dengan tatapan yang ramah. Mungkin Anda akan beruntung dan dia akan menghampiri Anda. Jika tidak, ambil napas dalam-dalam dan dekati orang tersebut. Berikut contoh percakapan sederhana:

Jane: Hai, Nama saya Jane Jones.

Sam: Sam Smith.

Jane: Ini pertama kalinya saya berada di pertemuan Manajemen Sumber Daya Manusia seperti ini. Anda?

(Memulai obrolan dengan kesamaan menciptakan ikatan dan mengakui dia pertama kali datang ke acara itu membuat Sam merasa setidaknya sama atau superior, dan hal itu sangat membantu. Ironisnya, orang-orang lebih cenderung ingin membantu seseorang yang membuatnya merasa baik tentang dirinya sendiri ketimbang membantu seseorang yang begitu pintar dan berkepribadian yang dia rasa rendah diri — meski orang yang lebih cerdas, kemungkinan akan menjadi karyaman yang baik. Juga perlu dicatat bahwa Jane mengakhiri kalimatnya dengan sebuah pertanyaan, yang memastikan bahwa obrolan akan terus berlanjut.)

Sam: Saya pernah datang ke beberapa acara seperti ini.

Jane: Ada saran tentang hal yang saya perlu ketahui tentang organisasi atau pertemuan ini?

(Orang senang untuk dimintai nasihat mengenai hal-hal yang mereka ketahui.)

Sam: Hmm, keragaman adalah masalah besar belakangan ini.

Jane: Apakah itu minat khusus Anda?

(Hal tersebut adalah upaya pertama Jane dalam berusaha berhubungan dekat dengan Sam. Usaha tersebut adalah kunci untuk membuat hubungan akrab dengan lebih cepat.)

Sam: Tidak juga.

Jane: Boleh saya tahu bagaimana pendapat Anda mengenai isu belakangan ini?

(Itu adalah pertanyaan yang sangat memicu kedekatan, yang dapat memaksimalkan kesempatan Sam mengungkapkan sesuatu.)

Sam: (terdengar terkejut) Hmm, sekarang saya fokus untuk pindah. Saya dan istri pindah ke tempat yang lebih baik.

(OK, dia mulai terbuka.)

Jane: Memang, pindah dapat sangat menyulitkan.

(Pernyataan empati dapat membuat ikatan. Dan terlalu dini untuk memberikan saran, contohnya, “Saat saya pindah, saya menggunakan jasa pemindahan barang XXX. Pelayanan mereka bagus.”)

Jane: Apakah ada tantangan khusus atau hanya kerepotan karena pindah rumah?

(Dia mencoba untuk menempatkan poin terberatnya sehingga mungkin ia dapat membantu. Minimal, dia menunjukkan minat dalam masalahnya tidak seperti kebanyakan orang, yang mementingkan diri sendiri.)

Sam: Itu hanya masalah kerepotan saat harus pindah, kita semua sibuk sekarang.

Jane: Saya paham.

(Dia berhenti, berharap dia akhirnya akan menanyainya, tapi dia tidak bertanya. Keheningan terjadi beberapa detik, sehingga dia akhirnya memutuskan untuk cerita meski tidak ditanya.)

Jane: Saya tidak berencana pindah rumah, tapi saya berharap untuk pindah ke pekerjaan baru yang baik.

Sam: Sedang mencari pekerjaan?

Jane: Ya. Saya seorang spesialis tunjangan pensiun dan selalu mendapat pujian dalam pekerjaan saya, namun mereka memindahkan departemen kami ke India. Adakah saran untuk bagaimana saya dapat memanfaatkan pertemuan ini untuk membantu mendapatkan pekerjaan baru?

(Tanpa terdengar seperti menyombongkan diri, dia menegaskan bahwa dia kompeten, dan alasan mengapa dia sedang mencari pekerjaan. Perlu dicatat juga bahwa dia tidak meminta lowongan. Dia meminta saran. Biasanya, jika Anda meminta pekerjaan, Anda mendapatkan saran. Tapi jika Anda meminta saran, Anda kemungkinan besar akan mendapatkan pekerjaan.)

Sam: Saya tidak tahu tetapi saya dapat memperkenalkan Anda ke beberapa orang yang mungkin dapat membantu.

Jane: Terima kasih banyak, Anda baik sekali.

(Setelah Sam selesai, Jane berterima kasih kepadanya dan meminta kartu nama. Dan saat Jane kembali ke rumah, dia melihat ke Amazon.com dan mengirimi Sam sebuah buku bagus tentang pindah rumah, namun harganya tidak terlalu mahal.)

Dalam beberapa menit, Jane sudah mengembangkan hubungan yang cukup dapat membuat Sam akan mencoba membantunya menemukan pekerjaan. Tentu saja, percakapan seperti itu tidak akan langsung memberikan Anda pekerjaan, tapi cukup untuk membuat mereka mencarikan lowongan untuk Anda. Selain itu, bahkan jika mereka tidak membantu Anda menemukan pekerjaan, Anda dapat menemukan persahabatan dengan mereka.

San Francisco Bay Guardian disebut Dr. Nemko “The Bay Area’s Best Career Coach” dan dia adalah editor kontributor untuk karier di U.S.News. Buku  keenam dan ketujuhnya dipublikasikan pada 2012: “How to Do Life: What They Didn’t Teach You in School” dan “What’s the Big Idea? 39 Disruptive Proposals for a Better America”. Lebih dari 1.000 tulisannya dapat diunduh gratis di www.martynemko.com.

 




Blog Stats

  • 2,457,927 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 137 other followers