Archive Page 53

07
Sep
14

IpTek : Dinosaurus Raksasa Terlengkap Ditemukan

http://news.detik.com/read/2014/09/05/155548/2682567/934/dinosaurus-raksasa-terlengkap-ditemukan?881101934

Jumat, 05/09/2014 15:55 WIB

Dinosaurus Raksasa Terlengkap Ditemukan

BBCIndonesia.com – detikNews

Para arkeolog berhasil menemukan fosil-fosil baru sebuah dinosaurus raksasa di Argentina yang paling lengkap yang pernah ditemukan.

Mereka menyebut berhasil mengumpulkan 70% tulang-tulang utama yang dibutuhkan untuk menggambarkan mahluk yang dinamai Dreadnoughtus schrani. Itu berarti mereka bisa cukup yakin untuk memperkirakan sosok raksasa masif, yang berukuran 26 m dari kepala hingag ekor dan beratnya sekitar 60 ton.

Lebih menakjubkan lagi, analisis kerangka yang dilakukan para ahli menunjukkan dinosaurus itu masih dalam masa pertumbuhan. Bisa sebesar apa dino itu tumbuh kalau tidak keburu mati, tak ada yang bisa memperkirakan.

Namanya dari kapal perang

Bebatuan di pegunungan Patagonia tempat dinosaurus terkubur mengisyaratkan hewan belia itu terbunuh dalam suatu banjir besar. Paparan rinci tentang fosil berusia 77 juta tahun tersebut diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports.

Pemimpin penelitian, Kenneth Lacovara dari Drexel University -Philadelphia, Amerika Serikat- mengungkapkan kepada BBC karena ukurannya yang luar biasa menakutkan itulah dinosaurus diberi nama Dreadnoughtus, dari nama kapal perang raksasa tahun 1900-an.

“Dreadnoughtus sungguh raksasa ukurannya, dan tak akan ada yang bisa memangsanya; dan sungguh tahan terhadap serangan,” paparnya.

Dreadnoughtus merupakan salah satu dari yang disebut titanosaurus, yakni jenis dinosaurus berleher panjang pemakan tumbuhan, yang merupakan binatang paling raksasa yang pernah hidup di atas permukaan bumi.

Beberapa yang lain, seperti Klik Argentinosaurus -yang Klik ditemukan sebelumnya- bahkan bisa lebih besar lagi ukurannya dan beratnya bisa mencapai 100 ton.

Memicu perdebatan

Namun perkiraan itu didasarkan pada bukti yang terserak-serak. Untuk Argentinosaurus, misalnya, hanya ditemukan beberapa tulang belakang, tulang pinggul dan beberapa tulang lain.

Karenanya, penemuan Dreadnoughtus ini disambut penuh kegirangan. Kendati tengkoraknya tak bertahan, hampir setengah dari sisa kerangkanya terawetkan. Dan jika menilik hanya tulang-tulang utamanya, lebih dari dua pertiga binatang itu muncul utuh dalam bentuk fosil.

Dengan demikian Dreadnoughtus menawarkan suatu “jendela” baru untuk menengok anatomi, biomekanik, dan evolusi titanosaurus. Tentu saja ini bisa memicu debat tentang yang mana yang benar-benar merupakan dinosaurus terbesar.

Bayangkan besarnya Dreadnoughtus dari perbandingan ini (Foto: BBC Indonesia)

 

(bbc/bbc)

Dinosaurus raksasa terlengkap ditemukan

Terbaru  4 September 2014 – 23:23 WIB

Dreadnoughtus lebih panmjang ketimpang dua bis dibariskan.

Para arkeolog berhasil menemukan fosil-fosil baru suatu dinosaurus raksasa di Argentina yang paling lengkap yang pernah ditemukan.

Mereka menyebut berhasil mengumpulkan 70% tulang-tulang utama yang dibutuhkan untuk menggambarkan mahluk yang dinamai Dreadnoughtus schrani.

Itu berarti mereka bisa cukup yakin untuk memperkirakan sosok raksasa masif, yang berukuran 26 m dari kepala hingag ekor dan beratnya sekitar 60 ton.

Lebih menakjubkan lagi, analisis kerangka yang dilakukan para ahli menunjukkan dinosaurus itu masih dalam masa pertumbuhan.

Bisa sebesar apa dino itu tumbuh kalau tidak keburu mati, tak ada yang bisa memperkirakan.

Namanya dari kapal perang

Bebatuan di pegunungan Patagonia tempat dinosaurus terkubur mengisyaratkan hewan belia itu terbunuh dalam suatu banjir besar.

Paparan rinci tentang fosil berusia 77 juta tahun tersebut diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports.

Bayangkan besarnya Dreadnoughtus dari perbandingan ini

Pemimpin penelitian, Kenneth Lacovara dari Drexel University -Philadelphia, Amerika Serikat- mengungkapkan kepada BBC karena ukurannya yang luar biasa menakutkan itulah dinosaurus diberi nama Dreadnoughtus, dari nama kapal perang raksasa tahun 1900-an.

“Dreadnoughtus sungguh raksasa ukurannya, dan tak akan ada yang bisa memangsanya; dan sungguh tahan terhadap serangan,” paparnya.

Dreadnoughtus merupakan salah satu dari yang disebut titanosaurus, yakni jenis dinosaurus berleher panjang pemakan tumbuhan, yang merupakan binatang paling raksasa yang pernah hidup di atas permukaan bumi.

Beberapa yang lain, seperti Klik Argentinosaurus -yangKlik ditemukan sebelumnya- bahkan bisa lebih besar lagi ukurannya dan beratnya bisa mencapai 100 ton.

Memicu perdebatan

Namun perkiraan itu didasarkan pada bukti yang terserak-serak. Untuk Argentinosaurus, misalnya, hanya ditemukan beberapa tulang belakang, tulang pinggul dan beberapa tulang lain.

Tulang ekor sang raksasa, yang sekitar 9 meter panjangnya.

Karenanya, penemuan Dreadnoughtus ini disambut penuh kegirangan.

Kendati tengkoraknya tak bertahan, hampir setengah dari sisa kerangkanya terawetkan.

Dan jika menilik hanya tulang-tulang utamanya, lebih dari dua pertiga binatang itu muncul utuh dalam bentuk fosil.

Dengan demikian Dreadnoughtus menawarkan suatu “jendela” baru untuk menengok anatomi, biomekanik, dan evolusi titanosaurus.

Tentu saja ini bisa memicu debat tentang yang mana yang benar-benar merupakan dinosaurus terbesar.

Link terkait

Topik terkait

07
Sep
14

Kenegarawanan : Pilkada Serentak Digital eVoting

Logo PARRINDO

Moda Pemilu Langsung atau Pemilu Tidak Langsung kini mencuat menjadi polemik.

Pemilu Langsung yang dikenali kini adalah berbasis kiprah langsung akar rumput memilih calon yang sah.

Pemilu Tidak Langsung adalah berbasis kiprah wakil2 rakyat di lembaga legislatif memilih calon yang sah.

Sebenarnya polemik tidak perlu berkembang melebar bila berkiblat kepada moda Pemilu Serentak ditingkat nasional sebagaimana amanat Putusan MKRI 23 Januari 2014 ybl.

Pemilu Serentak ditingkat daerah (propinsi, kabupaten, kota) seharusnya juga dapat dilakukan seperti Pemilu Serentak ditingkat nasional (DPRRI, DPDRI, Presiden/Wakil Presiden) kelak.

Mekanisme Pemilu Serentak berbasis digital eVoting dipercayai akan jauh lebih hemat waktu dan biaya serta memperkecil resiko tak terduga seperti politik uang dan konflik horizontal baik elit ataupun akar rumput dibandingkan dengan moda Pemilu baik langsung dan tidak langsung.

Oleh karena itulah, DPRRI 2009-2014 yg kini sedang bekerja membentuk UU Pilkada Tidak Langsung, adalah akan lebih bijak bila fokus saja ke pembentukan UU Pilkada Serentak sehingga ada ketaatazasan dengan semangat amanat Putusan MKRI 23 Januari 2014 tersebut diatas, selain menjaga postur APBN/APBD lebih pro pembangunan kesejahteraan rakyat sambil tetap pro kedaulatan politik rakyat.

Jakarta, 6 September 2014

Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila
PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia
Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia
PKP17845 – Poros Koalisi Proklamasi 17845
Editor www.jakarta45.wordpress.com

Pengamat: Pilkada Via DPRD Memasung Partisipasi Politik Rakyat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aksi penolakan terhadap rencana sebagian besar partai Koalisi Merah Putih di DPR RI menggolkan mekanisme pemilihan kepala daerah tidak langsung, atau lewat DPRD, lewat pembahasan RUU Pilkada semakin kencang.

Pilkada via DPRD akan melahirkan konsekuensi buruk bagi demokrasi Indonesia pascareformasi yang sudah menganut pilkada langsung. Dengan mengembalikan pilkada tak langsung sama halnya memasung partisipasi politik pemilih yang sekian lama sudah terbangun.

Dosen Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Pangi Syarwi Chaniago menilai mekanisme pilkada kepada DPRD membuat proses demokratisasi kembali ke belakang. Padahal pilkada langsung selama ini sudah menjadi bagian penguatan demokrasi.

“Pilkada langsung menjamin hak politik warga negara menentukan pemimpinnya. Sekaligus menjawab tuntutan aspirasi rakyat, membuka peluang pertukaran elite lokal secara reguler, dan penguatan otonomi daerah,” ujar Pangi di Jakarta, Minggu (7/9/2014).

Menurutnya, sejumlah alasan di atas menegaskan pilkada langsung harus tetap dipertahankan, karena memperkuat legitimasi kepala daerah yang ditentukan oleh rakyat. Mengembalikan pilkada kepada DPRD jelas kecelakaan demokrasi.

“Pengembalian pilkada ke DPRD mematikan partisipasi politik. Tanpa pelibatan partisipasi politik rakyat dalam demokrasi, konsekuensi yang harus ditanggung adalah berkurangnya perhatian elite daerah terhadap aspirasi rakyat,” terang Pangi.

Selama ini, pilkada langsung telah merekatkan kesadaran rakyat untuk berpartisipasi menentukan pemimpinnya. Apabila kedaulatan rakyat daerah melalui pilkada langsung dikembalikan ke DPRD, maka satu poin pilar demokrasi yang terkurangi yaitu partisipasi politik.

Menurutnya, itu baru segelintir konsekuensi buruk. Jika ditelisik lebih jauh, sisa kemunduran demokrasi lainnya dari pilkada lewat DPRD adalah bukti inkonsistensi elite politik terhadap prinsip dan sistem demokrasi yang telah disepakati dan ditetapkan selama ini.

“Lagipula, pilkada diserahkan kepada DPRD tetap membuka lebar peluang permainan politik uang dan transaksi politik. Hal ini terbukti ketika rezim Orde Baru berkuasa, politik uang berlangsung di tataran DPRD,” imbuhnya.

Muncul kekhawatiran, kepala daerah yang tidak dipilh langsung tak lagi merasa bertanggung jawab penuh kepada rakyatnya karena keterikatan dengan partai-partai di DPRD jauh lebih kuat sehingga semakin enggan untuk turun ke akar rumput untuk melihat rakyatnya.

“Kekhawatiran lainnya, kepala daerah yang dipilih nanti hanya akan berasal dari partai pemenang pemilu atau partai Koalisi Merah Putih (KMP) apabila bersekongkol di DPRD. Ini jadi warning bagi PDI Perjuangan dan parol koalisi pendukung Jokowi-JK,” kata Pangi.

Kalau ada keinginan partai KMP mengembalikan pemilihan kepala daerah melalui DPRD maka patut diduga ada kepentingan pragmatis. Jangan coba coba KMP memasung hak-hak demokrasi rakyat lokal.

“Pemilihan kepala daerah oleh DPRD, menggeser demokrasi ke sistem oligarki (suara rakyat digantikan segelintir elite). Dengan demikian, pemilihan kepala daerah secara langsung adalah pilihan rasional yang dijamin oleh konstitusi,” tegasnya.

Baca Juga:

Gerpala: Kepala Daerah yang Dipilih DPRD Tidak Amanah

Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Membungkam Aspirasi Rakyat

Ahok: Pengusul RUU Pilkada Orang-orang Tak Percaya Diri

Berita Lainnya

Jumhur Hidayat Galang Aktivis Tolak RUU Pilkada

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) oleh DPRD, kini, terus bergulir. DPR bisa mensahkan sebelum masa jabatan anggota dewan periode 2009-2014 berakhir.

RUU tersebut mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk para aktivis. Pemilihan kepala daerah secara tidak langsung yang diwakilkan kepada DPRD dianggap mencederai hak-hak politik rakyat dan cita-cita reformasi.

“Kami para aktivis dari berbagai elemen dan buruh menolak keras RUU yang mencederai rakyat dan cita-cita reformasi yang telah ditebus dengan darah dan air mata para pahlawan reformasi, ” kata aktivis dan pegiat demokrasi, M Jumhur Hidayat, Minggu (7/9/2014).

Gerakan yang sedang digagas dan dimatangkan adalah untuk menyadarkan jika RUU disahkan, konsekuensinya adalah bakal tumbuh subur seperti jamur di musim hujan berbagai praktik korupsi, politik uang serta yang bisa mencalonkan hanya kaum berduit.

“Jika RUU pemilihan kepala daerah oleh DPRD disahkan, sama saja kita akan kembali kepada zaman jahiliyah dan sarat korupsi dan segala tindak yang merugikan kepentingan rakyat, ” tegas Jumhur.

Saat ini, lanjutnya, pilkada langsung meneguhkan kedaulatan rakyat dan menguatkan demokrasi. Jika ada dampak negatif, katanya lagi, masih bisa dibenahi.

Bila politik uang masih terjadi, bisa dibuatkan sistem penataan pemilu menyeluruh. “Intinya, pilkada langsung memberi peluang munculnya pemimpin yang baik dan berkualitas,” ujarnya.

Seharusnya, ia berharap, DPR sekarang menghormati perjuangan bangsa yang sepakat menggunakan pemilu langsung.

Argumentasi bahwa pilkada langsung menimbulkan konflik horizontal, Jumhur menganggap tidaklah tepat. Sebab, jumlah korban akibat konflik horizontal terus berkurang.

“Itu alasan yang tidak rasional dan tidak ada argumentasi. Justru mengkhianati rakyat itu sendiri dan yang untuk menguntungkan segelintir elit semata. Tapi gerakan yang sedang digagas murni tidak ada kaitannya dengan pemilu presiden dan pihak tertentu,” tegasnya.

Pilkada tidak langsung merupakan kemunduran demokrasi. pengusung, ia anggap sangat subjektif dan menghina rakyat karena dituding sebagai alasan ongkos politik mahal.

Ongkos pilkada menjadi mahal disebabkan mental dan watak serakah politikus. “Selama ini, pemilihan langsung masih terjadi banyak kekurangan, menurutnya pemilihan langsung oleh rakyat penting untuk dipertahankan. Demokrasi Indonesia menurutnya membutuhkan pemilihan secara langsung,” katanya.

“Pergerakan rakyat akan segera melakukan konsolidasi ke daerah-daerah untuk melakukan aksi unjur rasa menolak RUU tersebut disahkan. Sekarang bukan saatnya diskusi tapi aksi turun ke jalan dengan masif, ” ujar Jumhur menegaskan kembali.

Beberapa LSM pergerakan rakyat juga ikut menolak RUU tersebut. Di antaranya, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBI), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), serta paraahasiswa dan pegiat demokrasi.

Baca Juga:

Pengamat: Pilkada Via DPRD Memasung Partisipasi Politik Rakyat

Gerpala: Kepala Daerah yang Dipilih DPRD Tidak Amanah

Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Membungkam Aspirasi Rakyat

04
Sep
14

Kebudayaan : Festival Betawi Mini 26-28Sep14

Khas Jakarta: Ayo ke Festival Betawi Mini!

Reporter : Yusmaisya | Kamis, 4 September 2014 14:34

Khas Jakarta: Ayo ke Festival Betawi Mini! Ilustrasi Foto
Nah, bagi Anda yang ingin mencicipi makanan Khas Jakarta, festival ini wajib didatangi. KhasJakarta.com menyelenggarakan festival Mini Khas Betawi kedua.

Dream – Makanan di Tanah Air sangat beragam. Banyak suku bangsa menghadirkan makanan yang berbeda-beda. Tiap daerah memiliki kuliner khas masing-masing.

Salah satunya kuliner khas Tanah Betawi. Anda pasti sudah tak asing dengan kerak telor bukan? Juga panganan Betawi lainnya seperti selendang mayang dan asinan Betawi. Nah, bagi yang ingin mencicipi makanan Khas Jakarta, festival ini wajib didatangi.

KhasJakarta.com menyelenggarakan festival Mini Khas Betawi kedua. Berlokasi di Pusat Oleh-oleh dan Kerajinan Jakarta, Jalan Dr Satrio. Acara diadakan mulai 26 hingga 28 September 2014.

 

Nikmati menu betawi lainnya yang tak kalah enak. Info selengkapnya klik tautan ini http://bit.ly/1qeITcd (Ism)

Kirimkan blog atau website kamu kekomunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res

 

04
Sep
14

MiGas : 6 Bukti Bisnis Sektor Energi Sarang Korupsi

6 Bukti bisnis sektor energi sarang korupsi

Reporter : Wisnoe Moerti | Kamis, 4 September 2014 06:03
 6 Bukti bisnis sektor energi sarang korupsi

kilang minyak pertamina di cilacap. ©2014 merdeka.com/angga yudha pratomo

Merdeka.com – Penetapan status Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin memperkuat anggapan kotornya bisnis di sektor mineral dan gas (migas).

Terlebih, sebelum Jero Wacik sudah ada beberapa orang yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus korupsi dan suap di bisnis sektor migas. Sebut saja mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, mantan Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno, hingga anggota DPR Komisi VII yang membidangi sektor migas, Sutan Bhatoegana.

Sudah sejak lama KPK mengendus bau anyir bisnis migas yang sarat penyimpangan. Sejak tahun lalu, lembaga antirasuah itu dikabarkan mulai mengusut dugaan korupsi di sektor industri migas yang terkenal ‘basah’ itu. Tidak hanya KPK, Kejaksaan Agung juga sudah mengendus bahkan mulai mengusut dugaan korupsi di sektor migas.

Kejaksaan Agung mengungkap adanya praktik korupsi dalam proyek pemulihan kondisi tanah dengan bantuan mikroorganisme (bioremediasi) akibat eksplorasi minyak fiktif dilakukan oleh PT Chevron Pacific Indonesia dan dua perusahaan kontraktor, PT Sumi Gita Jaya dan PT Green Planet Indonesia, di Duri, Provinsi Riau. Chevron merupakan perusahaan minyak dan gas bumi asal Amerika Serikat.

Koordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran ICW Firdaus Ilyas pernah menyebut, pada era BP Migas, BPK telah menemukan 28 dugaan penyimpangan dalam pengelolaan migas.

“Ada sebayak 28 dengan nilai kerugian Rp 207,112.380.00 atau USD 137.143.740,” ungkap Firdaus.

Kebanyakan, lanjut Firdaus, dari temuan-temuan dugaan penyimpangan tersebut dilakukan dengan modus penggelembungan nilai.

“Yang terbesar itu terjadinya penggelembungan cost recovery atau memarkup,” terangnya.

Merdeka.com mencatat beberapa kasus yang menjadi bukti bisnis sektor energi sarang korupsi. Berikut paparannya.

 

KPK umumkan Jero Wacik sebagai tersangka. ?2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

6 Bukti bisnis sektor energi sarang korupsi

1.
Jero Wacik lakukan pemerasan

Merdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Jero Wacik sebagai tersangka pada hari ini. Jero berubah status dari sebelumnya saksi menjadi tersangka terkait indikasi penyimpangan dana di Kementerian ESDM.

Jero ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pemerasan di Kementerian ESDM. Pasal yang disangkakan Jero yakni Pasal 12 huruf e UU No. 31/1999 sebagaimana diubah UU No. 21/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 421 KUHPidana.

“Pada hari ini kita sampaikan bahwa memang sudah dikeluarkan surat perintah penyidikan pada 2 September 2014. Peningkatan status yang menjadi penyidikan atas nama JW,” kata Wakil Ketua KPK Zuklarnaen.

Sutan Bhatoegana. ?2012 Merdeka.com

2.
Titip perusahaan saat lelang migas

Merdeka.com – Dugaan keterlibatan politikus Partai Demokrat yang juga anggota Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana, dalam permainan tender di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi makin terang. Hal ini terungkap dalam sidang kasus suap SKK Migas.

Saat bersaksi dalam sidang terdakwa Rudi Rubiandini dan Deviardi, Tenaga Ahli Bidang Operasi SKK Migas, Gerhard Marten Rumeser, mengakui ada permintaan dari Sutan supaya perusahaannya, PT Timas, dimenangkan dalam lelang di SKK Migas.

Gerhard mengakui hal itu setelah dicecar oleh Hakim Anggota Purwono Edi Santoso yang membacakan Berita Acara Pemeriksaannya. Awalnya, Gerhard mencoba mengelak saat dicecar soal keterlibatan Sutan.

Menurut Gerhard, saat itu memang SKK Migas sedang membuka lelang pengadaan konstruksi anjungan pengeboran. Yang bersaing ketat saat itu ada dua perusahaan, PT Timas yang dijagokan oleh Sutan dan Sai Peng yang dikawal oleh Direktur PT Rajawali Swiber, Denny Karmaina. Denny juga disebut-sebut sebagai sahabat dekat Edhie Baskoro Yudhoyono atau kerap disapa Ibas.

Gerhard mengatakan, PT Timas saat itu menawarkan harga lebih rendah dari pada Sai Peng. Dalam pelaksanaan lelang, Rudi lantas meminta Gerhard memenangkan PT Timas, dengan menunjukkan pesan singkat yang diteruskan dari Sutan.

“Saya dikirim sms oleh Pak Rudi. Isinya Pak SB (Sutan Bhatoegana) minta supaya PT Timas dimenangkan. Itu sms yang di forward (diteruskan) dari Pak Sutan. Itu permintaan SB ke Pak Rudi, Pak Rudi ke saya,” ujar Gerhard.

Akhirnya, Gerhard mengakui PT Timas mendapat proyek itu. Tetapi, dia mengaku juga menerima protes dari Denny. Denny, lanjut dia, juga menitipkan dokumen yang isinya soal ketidaklayakan PT Timas dalam mengerjakan proyek itu.

“Yang saya tahu Pak Sutan memang komisaris PT Timas,” lanjut Gerhard.

6 Bukti bisnis sektor energi sarang korupsi

 

3.
Petral disebut sarang koruptor

Merdeka.com – Menteri BUMN Dahlan Iskan pernah mengusulkan untuk membubarkan PT Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) karena sering disebut sebagai sarang koruptor dan tidak dapat dikontrol karena berkantor pusat di Singapura. Petral akan memperburuk citra Pertamina yang telah menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.

Dahlan akan mencari lembaga audit terbaik untuk mendapatkan penilaian objektif tentang Pertamina Energy Trading Ltd (Petral). Hasil audit ini akan menentukan apakah sistem yang dibangun oleh Petral telah baik, atau diperlukan sistem baru lagi karena Dahlan tidak akan mengembalikan sistem perdagangan Pertamina seperti dahulu yang ditangani oleh dua direktorat Pertamina.

Dahlan Iskan menyatakan jika PT Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) dibubarkan maka PT Pertamina harus menemukan cara untuk melaksanakan kegiatan perdagangan seperti jual-beli minyak mentah dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dahlan mengatakan Petral dapat dibubarkan asal ditemukan formula yang lebih baik dari sekarang. Dan yang paling penting, fungsi Petral sebagai sole trading arm tidak dikembalikan seperti sistem lama yang diatur dua direktorat Pertamina.

Figure terkait

6 Bukti bisnis sektor energi sarang korupsi

Rudi Rubiandini ditahan KPK. ?2013 Merdeka.com/dwi narwoko

4.
Suap ke SKK Migas, ESDM, dan DPR

Merdeka.com – Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini diciduk penyidik KPK dalam operasi tangkap tangan terkait kasus dugaan suap. Cukup mengagetkan memang karena sosok Rudi dikenal sebagai seorang profesional di bidang migas. Di balik penangkapan ini, ada dua ‘rekor’ yang mungkin diciptakan Rudi jika dia terbukti bersalah.

Selasa (13/8) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, penyidik KPK mendatangi kediaman yang ditinggali Rudi selama enam bulan terakhir di Jalan Brawijaya VIII Nomor 30, Jakarta Selatan.

Selain Rudi, KPK menangkap dua orang lainnya, salah satunya bernama Simon, orang yang diduga memberi suap kepada mantan Wamen ESDM itu. Diduga Rudi telah menerima suap dengan total USD 700.000 (sekitar Rp 7 miliar) yang diberikan dalam dua tahap. USD 300.000 saat bulan Ramadan, dan USD 400.000 saat penangkapan semalam. Penyidik KPK juga membawa sejumlah dokumen dan sebuah motor BMW klasik sebagai barang bukti. Oleh Jaksa KPK, Rudi dituntut penjara 10 tahun dengan pidana denda Rp 250 juta.

Suap juga terjadi di Kementerian ESDM. Setelah menjerat Rudi Rubiandini , bekas Kepala SKK Migas, KPK juga menjadikan Waryono Karno , eks Sekjen Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sebagai tersangka.

“Setelah melakukan beberapa kali ekspos, maka penyidikan menemukan dua alat bukti yang cukup terkait tindak pidana korupsi di Kementerian ESDM,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi.

Waryono dijerat dengan Pasal 12 B dan atau pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah Nomor 20 tahun 2001.

Tak lama setelah itu, Ketua Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana, resmi ditetapkan jadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Sutan menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap SKK Migas.

“Dari penyelidikan yang dilakukan dan ditemukan dua bukti sudah cukup. Dan kemudian disimpulkan telah terjadi tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh Bapak SB dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR Komisi VII,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi.

Sutan menjadi tersangka karena diduga menerima hadiah dalam kapasitasnya sebagai ketua Komisi VII.

Saksi Didi Dwi Sutrisno Hadi mengaku sempat menyimpan uang USD 50 ribu kiriman dari mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, yang ditujukan buat Komisi VII DPR. Menurut dia, duit itu disimpan atas perintah mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi Sumber Daya Mineral.

Menurut Didi, duit itu dimaksudkan sebagai penyerahan upeti tahap dua kepada Komisi VII DPR, yakni pada 12 Juli 2013. Pemberian kedua itu terkait dengan kebutuhan rapat.

Tidak lama kemudian, ada utusan Rudi dari SKK yang datang ke kantor Sekjen ESDM bernama Hermawan. Menurut Didi, Hermawan mengantar uang USD 50 ribu buat Sekjen ESDM.

6 Bukti bisnis sektor energi sarang korupsi

 

5.
Ubah pemenang lelang

Merdeka.com – Dalam persidangan akhirnya terungkap jika mantan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, Rudi Rubiandini, pernah meminta imbalan uang untuk memuluskan pengubahan pemenang lelang pengadaan IBT (konstruksi anjungan pengeboran).?

Yang menyerahkan uang permintaan Rudi adalah Direktur PT Rajawali Swiber Cakrawala, Deni Karmaina.

Hal itu terungkap dalam rekaman pembicaraan hasil sadapan antara Rudi dan Tenaga Ahli Bidang Operasi SKK Migas, Gerhard Marten Rumeser. Rekaman hasil sadapan itu diperdengarkan dalam persidangan Rudi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (4/2).

“Ini ada yang kurang, nanti lelangnya dibungkus ulang saja. Dua ikat saja,” kata Rudi dalam rekaman itu.

 

Pertamina. ?2014 merdeka.com/arie basuki

6 Bukti bisnis sektor energi sarang korupsi

6.
Korupsi Pertamina era Ibnu Sutowo

Merdeka.com – Ibnu Sutowo pernah membuat heboh negeri ini. Dia menyeret Pertamina nyaris bangkrut dan berhutang sekitar USD 10,5 miliar tahun 1975. Sejumlah pihak mencurigainya terlibat korupsi.

Harian Indonesia Raya tanggal 30 Januari 1970 memberitakan simpanan Ibnu Sutowo pada saat itu mencapai Rp 90,48 milyar (kurs rupiah saat itu Rp 400/dolar) dan melaporkan kerugian negara akibat kerjasama Ibnu Sutowo dengan pihak Jepang mencapai USD 1.554.590,28.

Dalam tajuk-tajuknya, pemimpin redaksi Harian Indonesia Raya, Mochtar Lubis, keras mengkritik Ibnu Sutowo dan penyimpangan-penyimpangan di Pertamina. Mochtar Lubis mempertanyakan asal kekayaan Ibnu Sutowo yang tak jelas asal usulnya. Juga ‘kedermawanan’ Ibnu Sutowo yang bisa membagikan uang hingga USD 500.000 setiap tahunnya. Kontrak-kontrak Pertamina yang janggal, hingga laporan keuangan Pertamina yang sangat tertutup.

“Lebih menarik lagi ialah cerita Ibnu Sutowo bahwa dia punya perusahaan ekspor tembakau yang katanya besar, perkebunan karet dan apotek-apotek. Diakuinya pula ada enam atau tujuh perusahaan, yang semuanya, katanya, diurusnya dalam waktu senggangnya,” tulis Mochtar Lubis 19 Oktober 1970.

Ibnu Sutowo yang diserang media dan sejumlah tokoh intelektual, tak menanggapi. Dia bersikeras tak korupsi. “Jangan layani mereka. Kita buat headline dengan bukti kerja keras dan sukses dalam membangun,” katanya.

Ibnu Sutowo sendiri mungkin tak pernah bermimpi bisa memimpin perusahaan sebesar Pertamina yang tahun 1970an, ibarat negara di dalam negara. Pertamina di era itu adalah sebuah perusahaan raksasa dengan barisan kilang minyak dan armada tanker. Saat itu keuntungan Pertamina melimpah saat harga minyak melambung tahun 1970. Pertamina mulai berinvestasi jor-joran, bahkan di luar bidang perminyakan. Mulai dari pengolahan baja Krakatau Steel, perhotelan, real estate, angkutan udara, dan banyak lagi.

Tapi turunnya harga minyak tahun 1975 dan utang jangka panjang Pertamina yang tidak cair menjadi pukulan telak menghantam Pertamina hingga nyaris rubuh. Ditambah dugaan korupsi para pejabatnya, Pertamina limbung.

Baca juga:
Ini modus pemerasan oleh Jero Wacik hingga jadi tersangka
Aksi-aksi Jero Wacik sebelum jadi tersangka KPK
Siapa pengganti Jero Wacik di DPR jika ditarik Demokrat?
Syarief Hasan: Lagi-lagi Demokrat kena
Ketua Kadin: Jero Wacik tersangka, pejabat kita gitu semua

Pemberian Bintang Mahaputera untuk Jero Wacik akan dievaluasi?

Reporter : Putri Artika R | Kamis, 4 September 2014 15:26
Pemberian Bintang Mahaputera untuk Jero Wacik akan dievaluasi?

Jero Wacik diperiksa KPK. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com – Menteri ESDM Jero Wacik menjadi salah satu tokoh yang mendapat Bintang Mahaputera Adipradana pada perayaan HUT ke-68 Kemerdekaan RI. Kini setelah Jero ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan oleh KPK, bagaimana nasib tanda kehormataan yang diberikan Presiden SBY setahun lalu tersebut?

Ditanya soal wacana evaluasi pemberian Bintang Mahaputera Adipradana kepada Jero, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha menyerahkan hal tersebut kepada Ketua Dewan Gelar dan Tanda Jasa Kehormatan, Djoko Suyanto.

“Saya kira itu kewenangan dari djoko suyanto karea, karena pemberian gelar penghormatan melalui proses di Dewan Kehormatan dan Tanda Jasa,” kata Julian di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (4/9).

Seperti diketahui, Bintang Mahaputra Adipradana merupakan Tanda Kehormatan tertinggi setelah Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia. Bintang untuk warga sipil ini adalah Bintang Mahaputera Tingkat II.

KPK kemarin akhirnya resmi mengumumkan Menteri ESDM Jero Wacik sebagai tersangka. Jero ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pemerasan di Kementerian ESDM.

Pasal yang disangkakan Jero yakni Pasal 12 huruf e UU No. 31/1999 sebagaimana diubah UU No. 21/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 421 KUHPidana.

“Berdasarkan kesepakatan pimpinan KPK, bahwa memang sudah dikeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) tertanggal 2 September 2014, peningkatan status menjadi ke penyidikan atas nama tersangka JW (Jero Wacik) dari kementerian ESDM,” kata Wakil Ketua KPK Zulkarnain di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/9).

03
Sep
14

Bencana Lumpur Sidoarjo : 110 Patung Tenggelam

Lumpur Lapindo Meninggi, 110 Patung Tenggelam

TEMPO.CO, Sidoarjo – Sebanyak 110 patung manusia lumpur yang tertancap di Tanggul Siring Porong Sidoarjo kini sudah tenggelam oleh lumpur Lapindo. Kondisi tersebut terjadi setelah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo yang selalu mengeruk endapan lumpur panas Lapindo tidak diperbolehkan beroperasi oleh warga yang belum dilunasi ganti ruginya.

»Patung itu perlahan tenggelamnya, rata-rata sampai dada sekarang,” kata Kusno yang tiap hari bekerja sebagai tukang ojek dan penjual kaset di depan patung manusia itu, Rabu, 3 September 2014.

Menurut Kusno, 110 patung itu memiliki nilai tersendiri bagi warga korban lumpur Lapindo. Pasalnya patung itu juga ikut mengenang delapan tahun semburan lumpur Lapindo. Patung lumpur manusia itu juga menjadi daya tarik kawasan wisata lumpur. (Baca juga: Kawasan Luapan Lumpur Lapindo Dipadati Turis)

Kusno menambahkan tenggelamnya 110 patung manusia lumpur itu sesuai dengan prediksi seniman pembuat patung, Dadang Christanto, yang mengatakan daya tahan patung hanya empat bulan terhitung sejak pembuatannya pada 29 Mei. Patung tidak tahan lama karena diletakkan di luar ruangan dan dibiarkan kepanasan serta kehujanan.

Selain 110 patung, ribuan tangan harapan yang juga sempat memeriahkan delapan tahun semburan lumpur Lapindo juga ikut tenggelam tak tersisa. Tangan harapan itu sudah rata oleh lumpur yang kian meninggi. »Namun jangan harap semangat kami untuk menuntut ganti rugi ikut tenggelam, ganti rugi harga mati,” kata Kusno.

B erdasarkan pantauan Tempo, 110 patung yang ikut memeriahkan delapan tahun lumpur Lapindo itu kondisinya sudah parah. Banyak patung yang sudah miring tak terawat. Mayoritas patung sudah tenggelam oleh lumpur kental hingga dada. Namun ada pula yang sudah sampai leher. jumlahnya pun dihitung dengan kasat mata sudah berkurang, sekitar 94 yang masih berdiri tegak.

MOHAMMAD SYARRAFAH

Berita lain:

Penyebar Foto Bugil: Saya Kolektor, Bukan Hacker 

Ketemu Jokowi, Hatta Bantah Hendak Merapat 

MU Terkena Karma Manchester City  

 

 

03
Sep
14

Gaya Hidup : BBM dan Pimpinan Negara Ber-mewah2

http://www.gatra.com/nusantara-1/nasional-1/59824-koalisi-rejosari-naikkan-bbm-dan-tangkap-mafia-migas.html

Koalisi Rejosari: Naikkan BBM dan Tangkap Mafia Migas

  • Print
  • Email
Created on Monday, 01 September 2014 12:43
alt
Antre mengisi BBM (ANTARA/Oky Lukmansyah)

Jakarta, GATRAnews – Koordinator Koalisi Relawan Jokowi Salam Dua Jari (Koalisi Rejosari) mengatakan, keengganan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) disinyalir demi melindungi mafia minyak dan gas yang mempunyai kepentingan di sektor ini.

“Menduga, ketidakmauan SBY menaikan BBM untuk melindungi mafia migas di Indonesia,” kata Marto Sujono, Koordinator Koalisi Rejosari, di Jakarta, Senin (1/9).

Marto menuturkan, SBY menolak usulan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkan harga BBM bersubsidi meski Jokowi menyampaikan segala tawaran perlindungan kepada keluarga SBY pasca lengser dari kursi presiden.

“Serta kursi menteri kabinat kepada sejumlah kader Partai Demokrat, tidak membuat bergeming SBY dan tetap tidak menaikan harga BBM,” ujarnya.

Tentu saja, ini membuat Koalisi Rejosari menyikapi atas keengganan SBY menaikan harga BBM bersubsidi, serta kelangkaan BBM di berbagai kota yang berimbas akan mengganggu stabilitas pemerintahan Jokowi-JK mendatang.

Dalam catatan Koalisi Rejosari, akibat kelangkaan BBM bersubsidi tersebut banyak merugikan masyarat kecil, di antaranya petani mengalami kerugian karena banyak hasil hasil pertanian yang membusuk akibat tidak terkirim dan terhenti di tengah jalan.

Kemudian, nelayan tidak dapat melaut yang meyebabkan pengangguran dan harga ikan naik, serta mahalnya ongkos tranportasi yang menggerus pendapatan buruh.

Atas hal itu, keengganan SBY menaikkan harga BBM bersubsidi tersebut, catus Marto, disinyalir kaarena demi melindungi mafia migas di negeri ini. Karena itu, Koalisi Rejosari mendesak SBY menaikkan harga BBM subsidi sebesar 30% dan menghentikan praktek mafia migas.

“Jika seminggu tidak menaikkan harga BBM, maka kami akan melakukan aksi mengepung Istana dan Pertamina untuk mengatasi kelangkaan BBM,” tandasnya.


Penulis: Iwan Sutiawan
Editoar: Tian Arief

Jero Wacik menteri aktif ketiga SBY yang jadi tersangka korupsi

MERDEKA.COM. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri ESDM Jero Wacik menjadi tersangka kasus pemerasan. Jero bukan yang pertama digarap KPK dalam kasus korupsi, sebelumnya juga ada mantan Menpora Andi Mallarangeng dan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali.

Jero ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerasan di Kementerian ESDM. Dia diduga memanfaatkan dana operasional menteri sebesar Rp 9,9 miliar. Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat ini diduga memeras demi memenuhi kebutuhan operasionalnya sebagai menteri.

“Dana untuk operasional menteri yang besar. Untuk mendapat dana yang lebih besar dari yang dianggarkan, dimintalah dilakukan beberapa hal kepada orang di kementerian hal itu,” kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.

Hal itu dikatakan Bambang dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (3/9). Hadir juga Wakil Ketua KPK Zulkarnain dan Juru Bicara KPK Johan Budi.

Bambang mencontohkan, beberapa hal yang diminta Jero misalnya peningkatan atau pendapatan dari ‘kick back’ dari pengadaan. “Misalnya lagi pengumpulan dari rekanan dari dana penggunaan terhadap program-program tertentu, atau misalnya dilakukan beberapa kegiatan yang sesungguhnya rapat-rapat fiktif,” papar Bambang.

Bambang mengatakan dana yang didapat itu diduga dari penyalahgunaan kewenangan Jero sebagai menteri. “Jumlahnya sekitar Rp 9,9 miliar,” kata Bambang.

Ditetapkannya Jero sebagai tersangka, menjadi tambahan cacatan buruk bagi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebab, sudah tiga menteri aktif di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II yang ditetapkan jadi tersangka.

Menteri pertama yakni Andi Mallarangeng yang didakwa menyalahgunakan kewenangan sebagai pihak yang bertanggungjawab mengelola anggaran pengadaan sarana dan prasarana proyek Hambalang. Andi akhirnya divonis pengadilan Tipikor Jakarta dengan empat tahun penjara.

Menteri aktif berikutnya yakni Suryadharma Ali (SDA). Ketua Umum PPP ini diduga melakukan korupsi penyelenggaraan haji pada tahun anggaran 2012-2013 lalu. Nasib SDA cukup ironis, karena dia ditetapkan sebagai tersangka pada 22 Mei lalu saat partai politik sedang sibuk menghadapi pemilu presiden.

Baca Berita Selanjutnya:
Pengusaha sambut positif tarif baru listrik panas bumi
Dua jurus Menteri ESDM tingkatkan investasi panas bumi
PLN dapat 40 persen gas dari Tangguh
Permintaan gas makin tinggi
Like us on Facebook | Follow us on Twitter | Follow us on Google+

Sumber: Merdeka.com

Abraham Sebut Jero Wacik Serakah

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menyebut perbuatan korupsi yang diduga dilakukan Menteri Energi Jero Wacik sebagai perilaku serakah. “Orang ini punya hasrat ingin hidup bermewah-mewah, serakah. Itu bawaan manusia. Tidak terkontrol,” kata Abraham di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Selasa, 2 September 2014.

Saat ini KPK sedang mengusut indikasi penyelewengan dalam pengadaan barang di Kementerian Energi pada tahun anggaran 2011 hingga 2013. Indikasi penyelewengan itu muncul setelah KPK menemukan ada perintah Jero kepada Waryono Karno yang saat itu masih menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Energi. Waryono berperan untuk memainkan anggaran di Kementerian itu (Kata Sekjen ESDM Soal Suap Rudi untuk Jero Wacik)

KPK sudah menetapkan Waryono sebagai tersangka. Sedangkan untuk Jero, statusnya masih dibahas oleh tim penyidik.  “Dalam waktu dekat akan diumumkan,” kata Abraham.

 

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto tersenyum saat ditanya status hukum Menteri Jero itu.  “Nanti pada waktunya akan disampaikan, minggu ini atau minggu depan,” kata Bambang.

Sebelumnya, Wakil KPK Zulkarnain mengatakan modus yang dilakukan Menteri Jero, salah satunya adalah melakukan aktivitas keperdataan di Kementerian Energi. Padahal, di balik itu ada penyalahgunaan wewenang. “Modusnya seolah-olah kegiatan perdata, tapi dibungkus dengan keperdataan administrasi. Di belakangnya sebenarnya ada perbuatan-perbuatan melawan hukum,” kata Zulkarnain.

 

Pada 16 Juli 2014, Menteri Jero datang memenuhi pemanggilan KPK. Usai pemeriksaan dia mengatakan mendapat pertanyaan tentang dugaan penyimpangan anggaran dana di kementeriannya pada 2010. »Tentu saya tak tahu apa-apa karena saya baru menjadi Menteri Energi Oktober 2011,” kata dia (lihat: Jero Wacik Bantah Terlibat Suap Harga Gas)

MUHAMAD RIZKI

Berita lain:

Isi Pertemuan Jokowi dengan Hatta Rajasa

Mengapa SBY Mustahil Jadi Sekjen PBB

Foto Bugil Jennifer Lawrence Asli

Soal Bocoran Kabinet, Ini Kata Jokowi

http://nasional.kompas.com/read/2014/09/02/17492441/Ketua.KPK.Nilai.Jero.Wacik.Suka.Hidup.Bermewah-mewah?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Khlwp

Ketua KPK Nilai Jero Wacik Suka Hidup

Bermewah-mewah

Selasa, 2 September 2014 | 17:49 WIB
altKompas.com/SABRINA ASRIL Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik

Terkait

 JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menilai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik sebagai orang yang bergaya hidup mewah. KPK tengah mendalami dugaan keterlibatan Jero dalam proyek pengadaan di Kementerian ESDM yang tengah diselidiki KPK.

KPK menemukan indikasi pemerasan terkait dengan proyek tersebut. Namun Abraham belum menyatakan apakah Jero akan ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan pengadaaan di Kementerian ESDM tahun anggaran 2011-2013 ini atau tidak.

Saat ditanya apakah proyek ini ada kaitannya dengan Partai Demokrat yang mengusung Jero, Abraham meyakini indikasi tindak pidana yang ditemukan KPK ini merupakan perbuatan individu.

“Kalau menurut saya sendiri, rata-rata orang ini kan punya hasrat ya, punya hasrat ingin hidup bermewah-mewah, serakah. Itu bawaan manusia sebenarnya, tidak terkontrol,” ujar Abraham di Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Mengenai dugaan keterlibatan Jero dalam proyek pengadaan di Kementerian ESDM yang diselidiki KPK, Abraham mengatakan pihaknya perlu mematangkan indikasi tersebut dalam satu kali ekspose atau gelar perkara lanjutan.

“Nanti akan kita naikan (ke tahap penyidikan) mungkin berupa penerimaan yang dikategorikan pemerasan,” sambung Abraham.

Jika benar Jero nantinya ditetapkan sebagai tersangka, Abraham menilai pakta integritas yang pernah ditandatangani para menteri hanya seremonial belaka. Pakta integritas, menurut dia, sedianya menjadi komitmen yang harus bisa diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Fakta komitmen sebagai seremonial belaka. Oleh karena itu, sebenarnya fakta integritas komitmen itu harus bisa diwujudkan dalam perilaku sebenarnya. Itu orang bisa menilai dong apa yang sudah menjadi komitmen,” ujar Abraham.

Menurut Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, KPK segera mengumumkan status hukum Jero. KPK telah melakukan ekspose atau gelar perkara terkait dugaan keterlibatan Jero dalam proyek pengadaan di Kementerian ESDM tersebut.

Penyelidikan terkait proyek pengadaan di Kementerian ESDM ini merupakan hasil pengembangan proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan di Sekretariat Jenderal ESDM yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal ESDM, Waryono Karno.

Tim penyelidik KPK telah meminta keterangan Waryono terkait penyelidikan baru ini. KPK juga telah meminta keterangan Jero dan istrinya, Triesnawati Jero Wacik, terkait penyelidikan yang sama. Lembaga antikorupsi itu juga telah meminta keterangan Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa.

Seusai dimintai keterangan KPK beberapa waktu lalu, Jero mengaku diajukan pertanyaan seputar dana operasional menteri (DOM). Masalah DOM di Kementerian ESDM ini menjadi salah satu fokus penyelidikan KPK. Diduga, ada penyalahgunaan DOM di Kementerian ESDM.

Indikasi penyelewengan itu muncul setelah KPK menemukan adanya perintah Jero kepada Waryono Karno, saat Waryono masih menjabat sekretaris jenderal, untuk memainkan anggaran di Kementerian Energi.

Sementara itu, Jero mengatakan bahwa DOM tersebut anggarannya sudah ditetapkan dalam APBN melalui surat keputusan Menteri Keuangan. Namun, Jero tidak mau menyebutkan berapa jumlah DOM yang diterima di tiap-tiap kementerian.

Selain itu, Jero mengaku diajukan pertanyaan seputar dugaan penyimpangan dana di Kementerian ESDM dari tahun 2010 hingga 2013. Namun, dia mengaku baru menjabat Menteri ESDM pada Oktober 2011 sehingga tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam Kementerian ESDM pada medio 2010 hingga Oktober 2011.


Penulis : Icha Rastika
Editor : Fidel Ali Permana
01
Sep
14

Kearifan Lokal : Elang Jawa atau Garuda

Sang ‘Garuda’ yang Terancam Punah

Taman Nasional Gunung Merapi berada di 2 provinsi, yakni Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Hutan tropis dataran tinggi terhampar di tengah Pulau Jawa ini. Sempat rusak akibat erupsi Gunung Merapi, namun hutan kini kembali asri.

Kawasan hutan seluas 6 ribu hektare ini menjadi habitat beragam tumbuhan dan satwa. Salah satu yang istimewa adalah elang Jawa yang bernama latin spizaetus bartelsi. Spesies burung predator yang ditetapkan sebagai lambang negara Republik Indonesia, Garuda Pancasila.

Sejumlah peneliti dari kelompok pengamat burung Raptor Indonesia (Rain) mendaki lereng Merapi. Rain mengamati perkawinan hingga perkembangbiakan elang Jawa.

Untuk mengamati perkembangbiakan elang Jawa, Rain mendaki hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Para peneliti pun menemukan sarang elang Jawa yang langka. Setelah menanti berhari-hari, saat yang ditunggu-tunggu pun tiba. Seekor elang Jawa kembali ke sarang.

Para peneliti cukup beruntung. Sepasang elang Jawa terpantau bertengger di pohon tak jauh dari sarangnya. Elang Jawa betina memiliki ukuran tubuh lebih besar dan warna yang lebih pekat. Sedangkan elang Jawa jantan memiliki ukuran tubuh lebih ramping.

Biasanya, masa bertelur elang Jawa berlangsung pada bulan Januari hingga Juni. Sementara telur elang Jawa biasanya dierami selama kurang lebih 47 hari.

Menurut data Taman Nasional Gunung Merapi, hingga tahun lalu jumlah elang Jawa di kawasan itu hanya tersisa 4 ekor. Tak heran jika elang Jawa kini masuk daftar merah lembaga konservasi dunia. Statusnya kini terancam punah.

Elang Jawa tak bisa lepas dari mitologi burung Garuda, lambang negara Indonesia. Dalam kepercayaan Hindu, Garuda adalah wahana atau kendaraan Dewa Wisnu. Dalam relief Candi Prambanan terekam kisah heroik Garuda yang menyelamatkan Dewi Sinta dari cengkeraman Rahwana.

Sosok Garuda yang memiliki kekuatan, keperkasaan, dan kebajikan dijadikan dasar oleh para pendiri bangsa untuk menjadikannya sebagai lambang negara.

Elang Jawa dikenal sebagai burung pemangsa endemik. Tidak seperti burung pemangsa lainnya yang bermigrasi. Elang Jawa cenderung menempati habitat tertentu dalam waktu yang lama. Itulah salah satu faktor mengapa elang Jawa tidak ditemukan di wilayah lain Nusantara.

Kemiripan dengan lambang negara Garuda Pancasila membuat elang Jawa ditetapkan sebagai simbol satwa nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 1993.

Menyandang status sebagai satwa nasional tak membuat posisi elang Jawa aman. Justru elang Jawa kerap jadi sasaran perburuan dan perdagangan ilegal satwa langka.

Lalu bagaimana nasib sang ‘Garuda’ yang kini terancam punah itu? Apa upaya pemerintah melindungi burung simbol negara dari tangan-tangan manusia yang tak bertanggung jawab itu? Saksikan selengkapnya dalam tayangan video Potret Menembus Batas SCTV, Senin (1/9/2014) di bawah ini. (Ado)

Baca juga:

Perdagangan ‘Garuda’ Ilegal

Didong, Syiar Dalam Syair dari Tanah Rencong

Jejak Purba Manusia Sumatera




Blog Stats

  • 2,868,933 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 143 other followers