Archive for the 'Jiwa Semangat Nilai-nilai 45' Category



14
Sep
09

Kearifan Lokal : Hindarkan Warga Adat dari Dampak Gempa

KOMPAS/A HANDOKO
Anak-anak Kampung Dukuh, Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengikuti pengajian di Madrasah, Sabtu (12/9) pagi. Selama bulan Ramadhan, anak-anak dari desa adat ini rutin mengikuti pengajian pada pagi hari.

KEARIFAN LOKAL
Hindarkan Warga Adat dari Dampak Gempa

KOMPAS, Senin, 14 September 2009 | 05:37 WIB

Oleh A Handoko

Sutarman (64) sedang duduk di ruang tengah ketika tiba-tiba rumahnya berayun-ayun. Sadar terjadi gempa, lelaki tua warga adat Kampung Dukuh, Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, itu langsung keluar rumah.

”Dari luar, semua rumah saya lihat juga berayun naik-turun selama sekitar satu menit,” tutur Sutarman, Sabtu (12/9), menceritakan gempa yang terjadi pada Rabu lalu. Rumah-rumah panggung di Kampung Dukuh masih tetap berayun setelah gempa berhenti, tetapi tidak lama.

”Namun, tidak ada satu rumah pun yang rusak setelah gempa itu. Padahal, gempa itu menurut saya sudah besar,” kata Sutarman. Struktur bangunan rumah di Kampung Dukuh yang terdiri dari sambungan kayu-kayu memang membuat bangunan tetap kokoh berdiri walaupun terjadi gempa. Bangunan rumah masih terus berayun setelah gempa, tetapi itu hanya konsekuensi dari struktur bangunan yang mengaitkan satu kayu dengan kayu lainnya.

Hal yang kontras terlihat di sekitar Kampung Dukuh. Tak sedikit rumah bertembok bata di Kecamatan Cikelet rusak. Kalaupun rumah tidak roboh, temboknya retak-retak. Di Desa Cijambe, Kecamatan Cikelet, belasan keluarga harus meninggalkan rumah dan tinggal di tenda darurat di pinggir jalan karena rumah mereka ambruk atau tak bisa dihuni lagi.

Kuncen (juru kunci) Kampung Dukuh, Lukman Hakim, mengatakan, kerangka rumah warga adat memang hanya menggunakan kayu dengan dinding anyaman bambu serta atap anyaman ilalang.

”Itu adalah tradisi turun-temurun Kampung Dukuh. Warga adat yang masih mau tinggal di wilayah adat hanya boleh membangun rumah seperti itu,” kata juru kunci ke-14 Kampung Dukuh itu.

Secara turun-temurun diajarkan pula, rumah panggung dengan tulang kayu, dinding anyaman bambu, dan atap anyaman ilalang itu merupakan cara warga adat untuk hidup sederhana.

”Bentuk dan tipe rumah di sini hampir sama. Itu mengajarkan kepada kami untuk tidak saling iri karena semua sama sederhananya. Di dalam rumah juga tidak banyak isinya,” tutur Lukman.

Di Kampung Dukuh terdapat sekitar 40 rumah dengan jumlah warga sekitar 300 jiwa. Rumah- rumah itu dibangun searah menghadap ke timur dengan atap mengarah ke utara dan selatan. Hanya pintu-pintu yang boleh dibuat di arah mana saja.

Kearifan lokal yang sudah dipegang warga adat sejak tahun 1689 itu ternyata tak saja mengajarkan kesederhanaan hidup bagi masyarakat, tetapi juga menghindarkan mereka dari dampak gempa.

Di tempat lain, gempa telah menewaskan puluhan orang dan merusakkan puluhan ribu rumah.

Kepala Pusat Mitigasi Bencana Institut Teknologi Bandung I Wayan Sengara mengatakan, memang sangat masuk akal kalau rumah warga Kampung Dukuh tak rusak ketika terjadi gempa.

”Rumah panggung dengan dinding anyaman bambu dan atap ilalang memang ringan sehingga ketika terjadi gempa, rumah itu lebih sedikit menyerap getaran dibandingkan dengan rumah tembok,” kata Wayan.

Rusaknya rumah tembok, ujar Wayan, selain karena lebih berat, juga karena konstruksi tidak bagus.

”Rumah tembok yang roboh karena gempa umumnya tidak memiliki ikatan-ikatan beton bertulang. Kalaupun ada ikatan- ikatan, cara mengikatnya tidak betul,” ujar Wayan.

Bagi wilayah pedesaan dengan kultur warga yang sederhana, rumah panggung masih cocok. Untuk wilayah perkotaan yang lebih modern, konsep rumah panggung sulit diimplementasikan.

”Jadi, di wilayah perkotaan yang termasuk daerah rawan gempa, seperti Jawa Barat, tidak jadi soal warga membangun rumah bertembok asal konstruksinya pas, pasti aman. Para arsitektur bisa membantu,” kata Wayan.

13
Sep
09

Religius : SumSel Bangun Masjid Terbesar di Indonesia

Masjid Terbesar

By Republika Newsroom
Minggu, 13 September 2009 pukul 22:52:00

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Ahad malam (13/9) melakukan acara buka bersama dengan ratusan warga yang berasal dari Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) yang tersebar di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi).

Dalam acara yang berlangsung di Hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, menurut Kabag Humas Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) Thontowi HEP Permana,  “Gubernur Alex Noerdin menyatakan komitmennya memberi bantuan dan dukungan untuk pembangunan masjid terbesar di Indonesia.” Menurut Thontowi, masjid tersebut akan berlokasi di Jl Soekarno-Hatta,  Palembang dan dibangun di atas tanah wakaf H Hakim Lutfi dan Pemerintah Kota Palembang.”

Dalam acara yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Sumbagsel diantaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie. Dalam sambutannya, guru besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu mengatakan, “Kita yang berasal dari Sumbagsel ini tidak mau kalah dalam membangun masjid. Masjid kita harus lebih besar dan lebih luas dari daerah mana pun di Indonesia.”

Jimly menceritakan, sudah melakukan cek Masjid Istiqlal Jakarta, ternyata masih lebih besar masjid di Samarinda, Kalimantan Timur, luasnya 12 hektare.

“Dengan dibangunnya Masjid Raya Sriwijaya di Palembang, semua perbedaan bisa disatukan dalam wadah masjid. Bukan hanya itu, Pak Hakim Lutfi suda bersedia mewakafkan kebun karetnya seluas 300 hektare. Lahan seluas itu bisa dijadikan pondok pesantren atau kebun karet untuk membiayai operasional masjid.,” ujar Jimly.

“Tadi waktu di meja makan, kata Pak Gubernur mengatakan, kecil itu. Mudah-mudahan benar-benar mendapat dukungan,” tambah Jimly disambut tepuk tangan peserta buka puasa bersama. Sementara itu  Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyatakan mendukung rencana pembangunan masjid yang dipelopori oleh Forum Profesional Sriwijaya dan Tenaga Pembangunan Sriwijaya yang bermarkas di Jakarta tersebut.

“Kami ucapkan selamat kepada wong kito  yang ada di Jabodetabek, ternyata warga kito di sini banyak. Gagasan membangun masjid terbesar Insya Allah akan kita dukung, tapi tidak sepenuhnya dari APBD, karena APBD kita untuk membiayai program pendidikan gratis dan kesehatan gratis,” ujarnya.

Dalam acara buka bersama tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Sumsel Zamzami Achmad, Ketua TP PKK Sumsel Hj Eliza Alex, Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel Sugeng Ahmad Judi, Prof Syamsul Bahri (anggota KPU), ketua umum TP Sriwijaya, Syahrifudin Salambar, anggota DPD RI Ruslan Wijaya, Ketua KONI Sumsel Mudai Madang, Kabiro Umum dan Humas  Agustiar Effendi. Ceramah agama diisi guru besar Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah/IAIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Husni Rahim. oed/pur

13
Sep
09

Edukasia : Tergantung Pada Perubahan Suhu

Tergantung Suhu

KORAN JAKARTA, Minggu, 02 Agustus 2009 00:20 WIB
Posting by : ega

Dua percobaan di atas telah membuktikan perubahan suhu sangat berpengaruh terhadap reaksi suatu zat. Sekali lagi kamu perlu mengetahui bahwa air dapat mendidih bila dipanaskan di suhu 100 derajat celcius. Sedangkan air berubah menjadi es bila suhunya di bawah 4 derajat celcius.

Dua percobaan di atas telah membuktikan perubahan suhu sangat berpengaruh terhadap reaksi suatu zat. Sekali lagi kamu perlu mengetahui bahwa air dapat mendidih bila dipanaskan di suhu 100 derajat celcius. Sedangkan air berubah menjadi es bila suhunya di bawah 4 derajat celcius.

Sedangkan logam juga dapat melebur (mencair) bila dipanaskan di atas suhu 1.000 derajat celcius. Hal ini dapat kita lihat di pabrik-pabrik peleburan biji besi. Sekilas, logam cair itu seperti lumpur gunung berapi (lahar).

Sedangkan sifat fisik gas bergantung pada struktur molekul gasnya. Maka itu gas bersifat transparan, menyebar merata dalam ruang apapun bentuknya, dan mempunyai tekanan. Maka itu, volume gas akan sama dengan volume wadahnya.

Bila dipanaskan, gas akan mengembang, sedangkan bila didinginkan akan mengkerut. Namun, gas selalu akan memenuhi ruang tidak peduli berapapun suhunya. Yang akan berubah adalah tekanannya. Alat pengukur tekanan gas adalah manometer.

Pada 1827, ilmuwan kebangsaan Skotlandia, Robert Brown adalah orang yang berhasil membuktikan bahwa sifat zat cair dan gas tidak stasioner, tapi bergerak. Caranya sederhana sekali ketika itu. Ia hanya mengamati partikel melalui mikroskop dan kemudian mendapati pergerakan partikel-partikel pada dua zat tersebut. Bila suhu di sekitarnya tinggi, pergerakan partikel semakin cepat.

Sedangkan bila partikel gas menabrak partikel gas lain atau tembok dinding ruang, maka kecepatan serta arah vektornya pun ikut berubah. Energi dari partikel gas ideal juga tergantung dari suhu udara. Teori gas kinetik memberikan hubungan proporsional antara energi rata-rata kinetik dengan temperatur gas. Teori ini kemudian disebut Hukum Brown. A-2

13
Sep
09

Edukasia : Soda

” Soda “

KORAN JAKARTA, Minggu, 30 Agustus 2009 00:41 WIB
Posting by : ardawibowo

Tanpa zat ini kamu tidak mungkin bisa menikmati roti atau kue enak.

Mendengar kata soda, kamu pasti langsung teringat minuman bersoda yang menyegarkan. Padahal manfaat soda bukan hanya untuk minuman ringan (soft drink). Tapi juga untuk kebutuhan, seperti membuat roti dan kue agar lebih gurih atau melembutkan daging empal buatan ibu.

Selama ini soda yang kita kenal hanya satu macam. Yakni soda itu sendiri. Padahal soda mempunyai dua jenis, baking soda dan baking powder. Baik baking soda maupun baking powder adalah zat yang bisa membuat adonan mengembang. Hanya saja kedua bahan tersebut dipakai dalam kondisi berbeda.

Baking soda merupakan sodium bi-karbonat murni. Formula kimianya NaHCO3 dan baking soda berbentuk bubuk putih dengan biji-biji kristal. Baking soda adalah garam kimia yang punya beragam fungsi. Baking soda bersifat basa lemah sehingga berguna untuk menetralisasi asam dan memecah protein.

Sifat tersebut membuat baking soda sebagai pembuat empuk daging dan pengembang adonan kue. Jika baking soda dikombinasikan dengan bahan yang cenderung basah dan mengandung asam (seperti yogurt, cokelat, mentega susu, madu), reaksi kimia yang akan muncul adalah gelembung karbon dioksida yang semakin membesar dalam temperatur tempat pemanggang sehingga bahan makanan akan mengembang.

Reaksi itu terjadi seketika, begitu baking soda dicampur dengan bahan-bahan makanan. Karena itu, makanan yang mengandung baking soda harus segera dipanggang, jika tidak, makanan tidak bisa mengembang sesuai keinginan. Baking soda juga menetralkan molekul aroma asam sehingga banyak dipakai sebagai bahan pengharum.

Ketika ditambahkan ke dalam air sewaktu mencuci pakaian, baking soda menstabilkan derajat keasaman sehingga daya kerja detergen semakin bertambah. Baking soda juga bisa dilarutkan ke dalam air kolam renang untuk menyeimbangkan pH (derajat keasaman) dan menjaga air tetap bersih.

Sedangkan baking powder juga merupakan sodium bi-karbonat tetapi bahan tersebut sudah mengandung zat pembuat asam (krim atau tartar) dan zat pengering (biasanya tepung). Baking powder tersedia dalam bentuk kerja tunggal dan kerja ganda. Baking powder kerja tunggal diaktifkan oleh kelembapan sehingga kamu harus memanggang kue yang mengandung bahan ini sesegera mungkin setelah diaduk.

Baking powder kerja ganda bereaksi dalam dua fase dan bisa bertahan beberapa saat sebelum dipanggang. Dengan baking powder kerja ganda, beberapa jenis gas dilepaskan dalam suhu ruang ketika bubuk tersebut ditambahkan ke dalam adonan, tetapi sebagian besar gas baru dilepaskan ketika temperatur adonan naik beberapa saat setelah dimasukkan ke dalam tempat pemanggang. nala dipa

Si Pelepas Dahaga

Awalnya soft drink merupakan campuran air soda dan jus buah.

Minuman ringan (soft drink) yang kamu biasa minum tidak akan berarti tanpa soda. Rasanya bisa jadi tidak menyegarkan. Ya, soda yang membuat percampuran antara air dan gula menjadi sebuah soft drink.

Istilah “soft” (ringan) pada minuman ringan untuk membedakan minuman itu dengan minuman lainnya yang berkategori berat, misalnya, susu, teh, kopi atau cokelat panas. Banyak minuman ringan yang tersedia dalam dua macam ; ada pemanis (bergula) atau tanpa pemanis (tidak bergula).

Minuman ringan pertama kali muncul di daratan Arab. Ketika itu para ahli kimia meraciknya dengan berbagai buah-buahan seperti anggur, apel atau jeruk. Kemudian, sekitar tahun 1265, baru muncul di Inggris. Dandelion dan Burdock yang pertama kali mengenalkannya. Ketika itu, selain rasa buah, juga ada rasa baru yang bernama sarsaparilla.

Minuman ringan baru dipasarkan secara massal pada abad ke 17 di Eropa. Tapi hanya ada satu rasa ketika itu yakni air soda beraroma jeruk dan madu. Ketika itu perusahaan asal Prancis, Limonadiers yang menjajakannya ke beberapa negara Eropa. Minuman itu kemudian minuman pelepas dahaga yang paling diminati warga Eropa, khususnya Prancis. A-2

Mengenal Air Berkarbonat

Manfaatnya juga untuk dunia medis.

Air berkarbonat merupakan jenis dari soft drink. Soda merupakan komposisi dominannya, selain unsur pemanis dan penghasil aroma minuman tentunya. Air berkarbonat pertama kali lahir pada abad ke-18 dan diperkenalkan seorang ahli kimia asal Inggris bernama Joseph Priestley.

Dia mencampur air dengan karbon dioksida yang terdapat pada soda. Air itu tidak berwarna. Mirip dengan air putih biasa. Hanya saja terdapat gelembung-gelembung kecil di dalamnya. Air itu kemudian diberi nama air soda (soda water) yang menyegarkan dahaga.
Penemuan Priestley itu kemudian disempurnakan penemu lain dari negeri yang sama bernama John Mervin Nooth. Dia juga mengembangkan air soda untuk keperluan medis dan farmasi.

Ada pula penemuan dari peneliti asal Swedia Torbern Bergman yang membuat air berkarbonat dari kapur yang dicampur dengan asal sulfur. Tapi penemuan itu bukan untuk minuman, melainkan untuk kebutuhan medis.

Air berkarbonat kemudian memiliki beragam cita rasa seperti yang ada saat ini berkat jerih payah penemu Swedia bernama Jons Jacob Berzelius. Dia merupakan orang pertama yang memberikan beragam aroma buah pada minuman berkarbonat pada abad ke-18. A-2

Bermain Gelembung Sabun

Gelembung bisa semakin berat dan tenggelam di dasar wadah.

Siapa tidak suka bermain gelembung sabun? Bulatan sabun rentan berisi udara itu tampak cantik dan mengagumkan. Namun mungkin kamu belum pernah mengamati gelembung sabun dari dekat karena benda itu sangat rapuh dan ringan.

Begitu kamu meniup gelembung ke luar ruang, angin selembut apa pun bisa menerbangkannya sangat jauh. Jika kamu meniupnya di dalam ruangan, gelembung akan menyentuh benda-benda di rumah lalu pecah. Karena sangat ringan, gelembung sabun akan melayang di gas yang sedikit lebih rapat dibandingkan udara yang berada di dalam gelembung. Misalnya gas karbon dioksida.

Ketika gelembung sabun dimasukkan ke dalam tabung berisi karbon dioksida, gelembung akan melayang-layang sehingga bisa diamati dari dekat. Melalui pengamatan dari jarak dekat, gelembung sabun punya beberapa karakteristik yang tidak mudah terlihat. Dengan bantuan soda kita akan membuat gelembung sabun yang luar biasa. Yuk kita membuatnya.

Pertama, kamu perlu menyiapkan cairan sabun, tongkat untuk meniup gelembung (bisa diganti dengan sedotan), wadah besar transparan (akuarium 38 liter paling cocok), setengah gelas baking soda, satu gelas cuka, dan mangkok ceper yang bisa dimasukkan ke dalam wadah transparan tadi.

Letakkan wadah di meja yang jauh dari hembusan angin dan masukkan mangkok kaca ke dalam wadah. Tuang setengah gelas baking soda ke dalam mangkok. Tuangkan satu gelas cuka ke dalam mangkok tadi. Campuran soda dan cuka akan langsung mengeluarkan buih sebagai reaksi dan bentuk gas karbon dioksida.

Biarkan selama satu menit, sampai buihnya hilang. Kemudian, perlahan-lahan tiup gelembung sabun di atas wadah agar gelembung masuk ke wadah. Kamu perlu beberapa kali latihan untuk melakukan hal ini. Ketika gelembung sabun sudah berada di dalam wadah, gelembung tidak akan tenggelam. Gelembung sabun akan melayang-layang di permukaan karbon dioksida yang tidak tampak.

Ketika gelembung melayang di wadah berisi karbon dioksida, kamu bisa mengamatinya dari dekat. Perhatikan bentuk gelembung. Apa warnanya? Bisakah kamu melihat lebih dari satu warna pada gelembung? Apakah warnanya berubah? Perhatikan ukuran gelembung sabun. Apakah ukurannya berubah? Amati posisi gelembung. Apakah gelembung melayang pada ketinggian yang konstan di dalam wadah? Apakah gelembung naik turun?

Jika gelembung sabunmu melayang di atas karbon dioksida selama lebih dari satu menit, kamu akan melihat ukuran gelembung perlahan-lahan membesar. Kamu juga menyaksikan gelembung perlahan tenggelam ke dasar wadah. Perubahan ukuran dan posisi merupakan hasil dari proses yang sama. Ketika kamu tiup, gelembung diisi oleh udara. Ketika gelembung melayang di wadah berisi karbon dioksida, gelembung dikelilingi oleh gas tersebut.

Gelembung membesar karena karbon dioksida masuk ke dalamnya lebih cepat dari proses udara keluar dari gelembung. Karbon dioksida bisa masuk ke dalam gelembung sabun lebih cepat dari udara karena karbon dioksida lebih larut di dalam air dibandingkan dengan udara. Seiring pertambahan volume karbon dioksida, gelembung semakin berat hingga akhirnya tenggelam di wadah. A-2

Membuat Gunung Api Tiruan

Masukkan bahan-bahannya, akan muncul beragam efek.

Pertama, buatlah gunung-gunungan dari tanah lempung (tanah liat). Kalau tidak mau menggunakan lempung, buat saja gundukan dari lumpur atau tanah dan membentuknya menyerupai gunung. Jangan lupa menyisakan ruangan di puncak untuk menaruh stoples. Kalau modelnya sudah jadi, masukkan tiga atau empat sendok kecil soda kue ke dalam stoples. Soda kue dapat dimasukkan sebelum membuat kerucutnya.

Kemudian campurlah secangkir air dengan seperempat cangkir detergen, seperempat cangkir cuka dan sedikit sumba merah. Tuangkan campuran ini ke stoples. Asap dan lahar yang kamu buat itu akan mulai meluap seperti muntahan gunung api.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Campuran soda kue dan cuka menghasilkan gas karbon dioksida. Reaksinya akan sangat cepat dan menghasilkan banyak gelembung udara pada beberapa roti yang tanpa ragi. Kalau soda kue dan cuka ditambah dengan sumba merah, akan muncul efek seperti magma merah gunung api. Dan kalau ditambah dengan es kering akan dihasilkan efek seperti kepulan uap air. dengan ditambah detergen, dihasilkan gelembung-gelembung busa. Tetapi jangan lupa membaca label detergen. Ada detergen yang dapat menghasilkan gas beracun kalau dicampur dengan zat lain. A-2

13
Sep
09

Edukasia : Mengenal Generator

Mengubah air, angin, atau bahan bakar menjadi energi baru yang bernama listrik.

Mengenal Generator

KORAN JAKARTA, Minggu, 23 Agustus 2009 00:32 WIB
Posting by : ardawibowo

Seluruh energi ada sumbernya. Baik itu panas, dingin atau energi rekayasa seperti listrik. Bila panas alami berasal dari Matahari, maka listrik dihasilkan sebuah mesin bernama generator.

Seluruh energi ada sumbernya. Baik itu panas, dingin atau energi rekayasa seperti listrik. Bila panas alami berasal dari Matahari, maka listrik dihasilkan sebuah mesin bernama generator.

Ya, generator merupakan alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik (gerak). Maka itu generator juga disebut pembangkit listrik. Dengan bantuan magnet raksasa (induksi elektromagnetik), listrik dihasilkan dan dialirkan ke rumah-rumah. Sehingga energinya dapat kamu manfaatkan seperti saat ini ; menghidupkan lampu, radio, atau televisi.

Generator dapat digerakkan berbagai sumber. Pada generator listrik biasanya energinya berasal dari bahan bakar. Namun pada zaman dulu atau di desa-desa, masih banyak generator digerakkan tenaga alami seperti angin atau air. Dengan bantuan kincir angin atau kincir air, motor pada generator bergerak dan menghasilkan listrik.

Berdasarkan cara kerja, genarator mempunyai dua macam jenis ; arus bolak-balik dan arus searah. Generator arus bolak balik berkat peran alternator. Alat ini terdiri atas magnet dengan kutub berbentuk cekung dan kumparan kawat dan berputar dalam suatu medan magnet.

Sedangkan generator arus searah disebut dinamo. Bentuk hampir sama dengan alternator. Hanya saja pada generator bolak balik ada komponen yang berhubungan dengan ujung kumparan yang berputar. Dinamo menggunakan sebuah cincin belah atau disebut sebagai komutator. Sedangkan generator bolak-balik menggunakan dua buah slip ring.

Generator telah dikenal sejak abad ke-17. Michael Faraday, Robert Van de Graaff, dan Benjamin Franklin merupakan orang-orang yang diyakini penemu dan pengembang generator. nala dipa

RENCANA GAMBAR :
GENERATOR dan GAMBAR ARUS BOLAK BALIK/SEARAH

Motor Van de Graaff

Bola logam bertegangan 10 juta volt.

Ilmuwan Amerika Serikat Robert Van de Graaff (1901-1967) pada awal tahun 1930-an mengembangkan mesin untuk mengumpulkan dan menyimpan jumlah muatan listrik yang sangat besar. Muatan di dalam mesin, yang namanya diambil dari nama penemunya, dibentuk dari bola logam dan mencapai tegangan 10 juta volt.

Mesin ini kebanyakan digunakan untuk alat penelitian, untuk mempelajari partikel-partikel pembentuk atom. energi yang sangat banyak ini dipindahkan ke atom-atom partikel dengan menaikkan partikel-partikel tersebut ke kecepatan luar biasa. Sehingga dapat dipelajari interaksinya saat mereka saling berbenturan.

Pada generator Van de Graaff, sumber muatan listrik positif adalah semprotan bermuatan listrik berbentuk sisir yang dihubungkan dengan sumber listrik. Muatan itu dibawa di atas sabuk bergerak menuju pengumpul muatan listrik yang ada di atas.

Alat ini akan mengirim muatan ke bagian luar bola logam besar. Bola itu dipasangkan ke tiang yang mencegah muatan dari kebocoran. Dalam penelitian atomik tidak terdapat bunga api karena partikel-partikel sub atom yang bergerak cepat membawa pergi muatan itu.

Pada peragaan untuk masyarakat umum seperti model ini di Museum Boston Amerika Serikat, muatan listrik yang terkumpul melompat menyeberangi sepotong logam lain yang berdekatan dan menyebabkan bunga api raksasa seperti ledakan petir mini.A-2

RENCANA GAMBAR :
– FOTO DIRI ROBERT VAN DE GRAAFF BERSAMA GENERATORNYA
– CARA KERJA GENERARTOR GRAAFF : telusuri di GOOGLE BUKU dan ketik Listrik Generator Van de Graaff. Lalu akan nongol di ENSIKLOPEDIA berjudul LISTRIK

Besi Hitam Penghasil Setrum

Motor listrik bekerja berkat kombinasi energi listrik dan medan magnet.

Seperti pada tulisan sebelumnya, generator memerlukan medan magnet dalam menghasilkan listrik. Seperti apa cara kerjanya? Yuk, kita buat percobaan sederhana untuk membuktikan bahwa tekanan elektromagnetik dapat menggerakkan motor dan kemudian menghasilkan listrik.

Yang kalian butuhkan adalah dua batang magnet dengan kutub yang diberi tanda, roda benang, kawat tembaga (sekitar satu meter), tiga utas kabel listrik, dua paku payung, potongan kayu kecil, penjepit kertas, dua karet gelang, empat gabus besar, dua cincin baja, satu baterai berdaya 9 volt, dan selotip.

Pertama, lilit kawat tembaga beberapa kali mengitari roda benang dari bawah hingga ke bagian atas. Lilit seketat mungkin dan biarkan kedua ujung kawat tetap terurai. Ikat karet gelang untuk memperkuat lilitan kawat agar tidak terlepas dari roda benang.

Lalu, masukkan kayu ke dalam lubang di tengah roda. Berhati-hatilah agar sebisa mungkin kawat tembaga tidak ikut tertusuk. Ikat sebuah cincin di tiap ujung kayu. Ikat ujung kawat ke masing-masing cincin. Dengan selotip, tempel magnet di atas dua gabus dan letakkan kutub magnet yang berbeda dalam posisi berhadapan. Letakkan dua gabus yang lain di antara dua magnet pertama. Letakkan kayu di atas gabus dan tempel dengan selotip.

Tekan dua paku payung di atas kayu dengan jarak sekitar 2 sentimeter. Renggangkan penjepit kertas, lalu kaitkan salah satu ujungnya pada paku payung sehingga penjepit bisa diputar untuk dihubungkan dengan paku yang lain. Perangkat ini berfungsi sebagai sakelar.

Buka sedikit selubung plastik pada tiga kabel listrik. Kemudian buatlah sirkuit berikut: satu kabel diletakkan di antara baterai dan cincin; satu kabel di antara cincin yang lain dan paku payung di atas kayu; dan satu kabel lagi menghubungkan paku yang lain dan baterai.

Nyalakan sakelar dengan cara mengaitkan penjepit kertas ke paku (sehingga listrik dapat mengalir). Apa yang terjadi? Roda benang akan bergerak-gerak.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Dua magnet menciptakan medan magnet dari kutub positif salah satu magnet hingga ke kutub negatif magnet yang lain. Ketika kalian mengaktifkan aliran listrik, medan magnet kedua tercipta di sekitar kawat tembaga. Dua medan magnet tersebut saling menarik dan menjauh secara bergantian, sehingga lilitan kawat di roda benang bergerak ke atas dan ke bawah. A-2

Ilustrasi : di KITAB SUCI halaman

BOKS
• Menara yang disebut tiang listrik ini menyangga kabel listrik yang tebal. Kabel-kabel ini mengalirkan arus listrik dari pembangkit tenaga listrik ke kota-kota. Sesampainya di kota arus lstrik mengalir melalui kable-kabel dalam pipa di bawah tanah.

• Kilat adalah loncatan tenaga listrik yang sangat besar. Listrik statis terbentuk di awan dan meloncat melalui udara dari awan ke awan atau turun ke permukaan tanah.

• Gedung tinggi dan tempat ibadah biasanya memiliki sebatang logam yang menjulur dari atap ke tanah. Logam ini disebut penangkal petir. Jika gedung tersebut tersambar petir, konduktor ini akan mengalirkan listrik ke tanah dengan aman.

• Sisir rambutmu dengan sisir plastik beberapa kali. Lalu pegang sisir di atas sobekan kertas dan lihat bagaimana sisir menaik sobekan kertas itu. Menyisir rambutmu menyebabkan listrik statis pada sisir. Listrik statis pada suatu benda membuatnya dapat menarik benda lain. A-2

RENCANA GAMBAR :
– Gardu Listrik atau SUTET
– Petir
– Penangkal petir di gedung-gedung tinggi

13
Sep
09

Edukasia : Cahaya dari Si Batang Putih

Cahaya Batang Putih

KORAN JAKARTA, Minggu, 06 September 2009 00:17 WIB
Posting by : ardawibowo

Untuk penerangan, kemeriahan ulang tahun, hingga dekorasi.

Lilin merupakan salah satu sumber penerangan. Kehadirannya menjadi andalan utama warga dunia sebelum listrik muncul. Lilin berasal dari minyak padat bercampur plastik yang kemudian disebut wax. Tapi sekarang lilin banyak terbuat dari parafin.

Orang Mesir membuat lilin sejak 3.000 Sebelum Masehi. Awalnya terbuat dari campuran lemak nabati, rumput kering, dan minyak. Sedangkan pada abad pertama di Roma, dibuat dari campuran bedak talek dan jerami. Sempat dibuat dari lemak ikan paus pada abad
ke-18, tapi tidak lama karena dianggap tidak ekonomis.

Revolusi lilin terjadi pada 1830. Ketika itu ditemukan parafin sebagai bahan pembuat lilin. Parafin berasal dari distilasi minyak tanah ini, dianggap memiliki pembakaran lebih bersih, tidak berbau dan lebih tahan lama. Parafin akan meleleh kalau dipanaskan dan mengeras bila didinginkan.

Selain sebagai sumber penerangan dan dekorasi, lilin juga kerap dipakai untuk acara-acara tertentu. Selain ulang tahun, juga pada acara-acara keagamaan. Misalnya, pada umat Diwali (India) atau pesta lilin dalam agama Budha Thailand bernama Festival Lilin Ubon Ratchathani. Di festival tersebut akan tersebar ratusan lilin raksasa. Di China, lilin sempat digunakan sebagai penunjuk waktu pada Dinasti Song (960–1279).

Saat ini, lilin tampil lebih indah dan estetik. Tidak hanya berbadan putih. Tapi ada yang berwarna merah, hijau, kuning, dan biru. Bahkan ada yang warna-warni dengan berbagai bentuk, seperti lilin di atas cake ulang tahun kamu.

Kini ada banyak bahan pembuat lilin. Selain parafin (distilasi minyak tanah), juga ada dari sisa penyulingan minyak kelapa. Ada pula yang disebut beeswax yang berasal dari madu. Termasuk lilin gel yang merupakan percampuran antara resin dan minyak.

Lilin memiliki 13 macam bias cahaya. Satu lilin diperkirakan sama dengan lampu berkekuatan 40 watt. Maka itu, berhati-hatilah saat bermain lilin. Sebab panas pada inti api lilin bisa mencapai 1.400 derajat celsius. Lilin juga dapat membuat kamu keracunan bila tertelan atau termakan karena mengandung zat kimia berbahan.

Selain itu, asap yang dikeluarkan lilin menyala juga beracun. Maka itu ketika lilin menyala, kamu jangan terlalu dekat. Dan jangan menghirup asap lilin yang berwarna hitam itu. nala dipa

Mengenal Parafin

Bahan ini yang membuat lilin kebanyakan berwarna putih.

Parafin dalam istilah kimia disebut alkane hidrokarbon. Dengan rumus kimia CnH2n+2. Parafin berbentuk antara padat dan cair. Bentuk sederhana dari parafin adalah metana (CH4).

Irlandia, Inggris, dan Afrika Selatan dikenal sebagai negara penghasil parafin terbesar di dunia. Sedangkan bahan baku parafin, yakni sisa hasil penyulingan minyak tanah banyak berasal dari Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru.

Parafin itu berwarna putih. Maka pada umumnya lilin berwarna putih. Sebab lilin saat ini lebih banyak terbuat dari parafin. Parafin dianggap lebih berkualitas dibanding bahan lain pembuat lilin. Parafin bila dibakar tidak mengeluarkan bau, lebih padat, dan lebih tahan lama. Hal terakhir tadi karena parafin memiliki titip melumer pada suhu 47 – 67 derajat celsius. A-2

Berkunjung ke Museum Madame Tussauds

Memajang patung lilin tokoh-tokoh dunia.

Selain menjadi alat penerangan, lilin juga bisa dijadikan bahan pembuat patung. Dan semua itu ada di museum lilin Madame Tussauds yang terkenal di kota London, Inggris itu. Di museum ini, mengoleksi patung-patung lilin dari tokoh-tokoh sejarah, keluarga kerajaan, bintang film, atlet tenar dan tokoh-tokoh kriminal terkenal. Sebut saja aktor dan aktris papan atas Hollywood Will Smith dan Julia Roberts. Termasuk raja pop Michael Jackson, pemain basket Michael Jordan, hingga Ratu Elizabeth Inggris.

Museum ini pertama kali didirikan oleh pematung lilin asal Prancis, Marie Tussaud (1761 – 1850). Salah satu atraksi utama museum Tussauds adalah “The Chamber of Horrors”. Ruang pamer ini menampilkan sebagian korban Revolusi Prancis.

Museum lilin Madame Tussauds kini telah berkembang menjadi sebuah tujuan wisata di London, berdampingan dengan London Planetarium di sisi barat museum. Yang kemudian mempunyai cabang di beberapa kota besar di dunia, seperti di Amsterdam, Las Vegas, New York City, Hong Kong, Shanghai, Los Angeles, dan Washington.. A-2

PERCOBAAN I

Jungkat Jungkit Dua Mata Api

Tetap seimbang meski terbakar dan terombang-ambing.

Pasti ada di sekolah atau taman bermain di dekat rumahmu ada jungkat jungkit. Selembar papan pantul yang bisa kamu tunggangi bersama seorang teman. Gerakannya naik turun dan akan membuat kamu serasa melanting ke udara.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membuat jungkat jungkit berasal dari lilin. Yang nantinya, dua sumbunya kita nyalakan dan membuktikan bahwa lilin tersebut tetap seimbang.

Persiapkan satu buah lilin, dua buah gelas, satu buah jarum, korek api, dan pisau kecil. Pertama, serutlah kutub lilin yang tidak bersumbu agar sumbunya keluar. Sehingga dua kutubnya memiliki sumbu sama panjang. Kemudian ukur panjang lilin. Pada umumnya panjang lilin sekitar 13 sentimeter. Kalau pun tidak berukuran itu, yang penting panjang lilin kemudian di bagi dua. Misalnya, panjang 13 sentimeter, berarti separuhnya 6,5 sentimeter, dan seterusnya.

Hasil separuh angka itu kemudian menjadi patokan kamu untuk menancapkan jarum. Agar lilin tidak patah, bakar sebentar jarum dengan api. Lalu, letakkan dua buah gelas (ukuran dan bentuk sama) secara bersandingan. Beri jarak sedikit (sesuai sisa jarum yang menyembul dari lilin tersebut). Kemudian gantung lilin dengan menggunakan dua gelas tersebut sebagai penyangga. Lalu, bakarlah kedua sumbunya.. Yang terjadi kemudian, lilin akan berayun-ayun seperti jungkat-jungkit. Tapi tetap dalam posisi keseimbangan dan tidak jatuh. A-2

PERCOBAAN II

Membuat Lilin Sendiri

Tidak sampai setengah jam sudah jadi.

Bayangkan bila malam hari, listrik di rumahmu mendadak padam dan kamu tidak punya persediaan lilin. Bisa-bisa rumah dalam kondisi gelap gulita. Dan hal itu bisa membatasi gerak kamu. Sebelum hal itu terjadi, sebaiknya kamu membuat lilin sendiri sebagai persiapan. Toh, membuat lilin juga sangat mudah. Yang perlu kamu persiapkan adalah beberapa bahan berikut ini ; parafin, cetakan (kaleng dan cangkir), minyak krayon, pisau, es batu, panci, bilah kayu, benang, pan, karton.

Cara membuatnya, pertama, masukan bahan lilin dan kerokan krayon ke dalam cangkir kaleng. Tempatkan cangkir itu dalam panci berisi air dan panaskan dengan kompor. Lalu, celupkan sumbunya ke dalam bahan lilin dan ikatkan pada bilah kayu.

Sumbu harus bergantung lurus di tengah cetakan. Selanjutnya, tuangkan lilin cair ke cetakan. Setelah lilin mengeras, panaskan sedikit cetakannya. Baru lilinnya dapat ditarik ke luar. Jadi deh lilin buatan kamu.

Kalau mau yang beda. Kamu bisa membuat lilin keju Swiss. Pertama, masukan es ke dalam wadah. Tuangkan lilin cair ke dalamnya. Maka es akan mencair dan lilinnya akan menjadi berlubang-lubang yang kemudian dikenal dengan nama lilin keju Swiss.

Kamu juga bisa membuat lilin jamuan makan yang indah. Buatlah lilin cair yang berbeda-beda warnanya dengan menggunakan serutan krayon. Kemudian, lilin cair warna-warni itu dituangkan secara bergantian ke dalam cetakan.

Bagi orang tua, kalau anak membuat lilin, Anda perlu diawasi sewaktu mereka memanaskan air dan parafin. Kalau tidak ada parafin, dapat dipakai lilin berwarna dan lilin putih. Lelehkan saja lilin itu, kalau Anda menghendaki parafin. Jangan lupa menyimpan sumbunya. Parafin lunak juga dapat dibentuk dengan tangan dan digunakan untuk membuat lilin berbentuk buah atau sayuran. Kalau anak diperbolehkan menyalakan lilin buatan mereka sendiri, hendaknya jangan lupa mengajarkan agar mereka berhati-hati dengan api. A-2

13
Sep
09

Edukasia : Melihat Perubahan Tiga Zat

Ada yang berjalan lambat. Ada pula yang berlangsung cepat dan terlihat mata.

Perubahan Tiga Zat

KORAN JAKARTA,  Minggu, 02 Agustus 2009 00:13 WIB
Posting by : ega

Siklus air adalah contoh nyata perubahan bentuk zat. Air akan berubah menjadi uap dan salju. Semua perubahan yang terjadi pada air dipengaruhi oleh suhu.

Apakah panas akan memengaruhi sifat dan bentuk zat? Lalu kapan dua zat dapat menyatu atau larut? Kenapa paku bisa berkarat? Bagaimana pula dengan lambung manusia yang dapat mencerna makanan? Pertanyaanpertanyaan ini yang akan kalian ketahui pada kesempatan kali ini.

Sebelum mengetahui hal itu, kalian perlu mengetahui bahwa ada tiga zat utama di dunia ini, yakni cair, padat dan gas. Setiap zat terdiri dari atom-atom. Atom merupakan partikel terkecil dari sebuah zat. Setiap zat memiliki jenis atom yang sama. Namun sifatnya berbedabeda.

Tingkat kerapatannya yang membuat sifat zat-zat itu berbeda. Sifat zat itu kemudian disebut dengan molekul. Setiap molekul zat memiliki cirinya masing-masing. Misalnya, ciri khas molekul zat padat memiliki gaya tarik menarik sangat kuat, susun annya molekulnya berdekatan satu sama lain, dan tidak bisa bergerak bebas.

Sedangkan ciri khas molekul zat cair memiliki gaya tarik menarik tidak begitu kuat, susunan yang tidak beraturan, letak antar molekulnya agak renggang, dan dapat bergerak bebas, bahkan berpindah-pindah tempat. Sedangkan ciri khas molekul zat gas mempunyai gaya tarik menarik sangat kecil, susunan molekul yang sangat tidak teratur, letaknya
saling berjauhan, dan dapat bergerak sangat bebas.

Melalui beberapa proses, ketiga zat tadi dapat berubah wujud. Misalnya, air yang dipanaskan akan mendidih dan kemudian menguap. Bila didinginkan akan membeku menjadi es. Sedangkan besi bila dipanaskan akan memuai.

Beberapa proses perubahan zat tadi ada yang cepat berlangsung. Ada pula yang berjalan lambat. Tergantung dari katalisatornya (pemicunya). Bila suatu zat ingin dipanaskan tentu katalisatornya adalah sumber sumber yang dapat menghasilkan panas, seperti api, matahari, atau listrik. Selain itu, ada proses reaksi zat yang terlihat mata. Misalnya ketika air dipanaskan, sebelum mendidih akan timbul gelembung-gelembung kecil pada dasar wadah air yang dipanaskan.

Kemudian baru gelembung air dan diikuti uap air. Tapi ada pula proses reaksi zat yang tidak dapat dilihat mata. Apalagi bila tanpa pengamatan cermat. Misalnya, besi rel kereta yang memuai karena gesekan dengan roda kereta atau tersengat panas. Untuk melihat dan membuktikan reaksi reaksi pada zat tersebut, ayo kita lakukan beberapa percobaan kecil.
 nala dipa




Blog Stats

  • 2,580,245 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 142 other followers