25
May
19

Kenegarawanan : 111 Tahun Kebangkitan Nasional 200508

IMG_4187

*20 Mei 2019, 111 Tahun Kebangkitan Nasional bangsa Indonesia, sudahkah kita benar-benar bangkit??* 🌹❤

*_Ir. Jusuf Mahdi, MM._*

_Perjuangan kaum pribumi Nusantara, cikal bakal bangsa Indonesia dilandasi oleh kesadaran untuk mengangkat derajad, harkat, martabat dan kehormatan diri untuk bisa menata diri mencapai kesejahteraan rakyat, kaum pribumi, yang dapat merasakan manfaat dari apa yang dimiliki Ibu Pertiwi._

_Benih tersebut mengakar kuat menjadi sebuah “Pohon Kebangsaan” yang memiliki dahan, ranting dan dedaunan bidang dan aspek kehidupan. Yang berkembang saat itu adalah aspek dan bidang ekonomi dan pendidikan serta kesehatan dan pembinaan moralitas dan mentalitas yang merupakan focus interest yang dibutuhkan masyarakat saat itu. Inilah makna utama *kebangkitan* saat itu, sesuai situasi, kondisi dan perkembangan jaman waktu itu. Dan hal tersebut adalah wajar sebab dasar kehidupan manusia utamanya adalah hal tersebut._

_Dari saat tersebut maka mengerucutlah pemikiran dan sikap para pribumi Nusantara untuk mencapai harkat, martabat dan derajad manusia dalam hidup dan berkehidupannya dibutuhkan adanya persatuan dan kesatuan sebagai ikatan yang kokoh dan kuat. Maka kemudian niat, tekad dan semangat tersebut menjadi sebuah kemauan yang diwujudkan dalam bentuk komitmen yang disepakati bersama berupa Soempah Pemoeda pada tanggal 28 Oktober 1928, yang mengokohkan diri sebagai bangsa yang bernama Indonesia._

_Dari sinilah kemudian hal tersebut lebih mengerucut lagi menjadi sari pati pola pikir, pola sikap dan pola tindak yang mengkristal menjadi permata indah hidup dan kehidupan dalam bentuk Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Perkembangan selanjutnya disusunlah kemerdekaan tersebut dalam wujud bentuk negara dengan legal hukum dan konstitusional berupa Undang-undang Dasar 1945 dan way of life bangsa berupa Pancasila, dimana semua itu adalah berupa Visionary Strategical Grand Design bangsa dalam menjalani hidup dan kehidupannya, yang tersurat dan tersirat pada Pembukaan (Preambule) UUD 1945._

_Dari kebangkitan pribumi Nusantara yang menjadi bangsa Indonesia, para founding fathers and mothers telah mengantarkan bangsa ke depan pintu gerbang kemerdekaan. Tugas generasi berikutnya atau generasi penerus bangsa adalah mengisi kemerdekaan bangsa Indonesia menuju cita-cita dan tujuan kemerdekaan yaitu kesejahteraan lahir-bathin, adil-makmur dalam negeri yang aman tenteram kerta raharja, gemah ripah loh jinawi, baldatun toyyibatun war robbuun ghofuur._

_Dalam memasuki usia 74 tahun kemerdekaan bangsa, ternyata generasi penerus kehilangan jati dirinya, karena dimotori oleh para politikus maka elite politik hanya saling berebut duniawi di depan pintu gerbang kemerdekaan, tidak mencari kunci pintu gerbang kemerdekaan, masuk ke dalam halaman dan rumah kebangsaan dan mengisinya dengan berbagai program untuk mencapai kesejahteraan rakyat sesuai cita-cita dan tujuan kemerdekaan._

_Inilah arti sebenarnya dari arti dan makna “Kebangkitan” yang berlanjut yang telah digagas dan dimulai oleh para pendahulu bangsa._

_Semenjak era reformasi, bangsa Indonesia kehilangan ruh / marwah jati dirinya, apalagi dengan adanya amandemen UUD 1945 maka tatanan sistem manajemen ketatapemerintahan dan ketatanegaraan menjadi amburadul diwarnai kepentingan duniawi kelompok dan golongan, tidak ada konsep dan program mau dibawa kemana bangsa dan negara ini. Semuanya tersilaukan oleh gemerlapnya duniawi melalui berbagai kemudahan yang dikemas dalam bentuk kemajuan dan kecanggihan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Pemimpin tidak lagi berusaha menguasai ilmu Resi dan Ilmu Senopati yang menjadikan dirinya sosok yang Bersih, Jujur dan Amanah, seorang Patriot, Ksatria dan Bhayangkari nusa bangsa dan negara._

_Perkembangan politik dan kepemimpinan telah melenceng jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945, dimana demokrasi yang dilaksanakan adalah sarat dengan berbagai kepentingan, demokrasi yang tidak memiliki referensi, bermodel sak karepe dewe, dimana condong pada berebut kekuasaan dan tidak peduli pada amanah rakyat, rakyat diperalat untuk mencapai keinginan kekuasaan, yang ditempuh dengan memanfaatkan uang sebagai mahar meraih kekuasaan._

_Sedangkan generasi penerus anak bangsa yang dikenal sebagai generasi millennium, dipasung dalam beridealis melalui jalur pendidikan yang berorientasi kepada sistem dari Barat melalui dalih kompetensi, globalisasi dlsb dan melupakan nilai sosial, budaya, peradaban, etika dan estetika bangsa Indonesia._
_Generasi anak bangsa dicekoki dengan sikap materialistis, sehingga kehilangan idealismenya, ingin cepat berhasil dan akhirnya menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya._

_Kebangkitan bangsa melalui pembinaan watak dan karakter bangsa (Nation Character Building), yang dinyatakan dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya pada kalimat “Bangunlah jiwanya bangunlah badannya”, sebagai pembinaan moralitas dan mentalitas bangsa, tidak dilaksanakan secara terintegrated dan implementatif, sehingga bangsa mudah goyah menghadapi godaan duniawi, berupa tahta, harta dan kesenangan semu gemerlapnya duniawi._

_Mari kita jadikan moment peringatan Kebangkitan Nasional ini menjadi kajian, introspeksi, evaluasi, koreksi dan perubahan menuju keadaan yang lebih baik, sehingga bangsa dan negara NKRI benar-benar berdaulat, berwibawa, mulia ditopang oleh kemampuan dan kemandirian di berbagai aspek dan bidang kehidupan._

🇮🇩🇮🇩🇮🇩❤❤❤🌹🌹🌹
_Visionary Strategical Spiritual Nation Character Building Center Surabaya, 200519._

Advertisements

0 Responses to “Kenegarawanan : 111 Tahun Kebangkitan Nasional 200508”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,948,267 hits

Archives

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Advertisements

%d bloggers like this: