24
Nov
17

Kenegarawanan : Orde Pancasila Katup Pengaman Negara Bangsa Indonesia

6077d-19082013-all-06

Advokasi Kejoangan45

ORDE PANCASILA KATUP PENGAMAN NEGARA BANGSA INDONESIA

MENJELANG 20 Tahun Orde Reformasi 1998 – 2018 ‎maka adalah strategik diwacanakan bahwa Kesempurnaan Fungsi Katup Pengaman Negara Bangsa Indonesia (national safety net) dapat tercapai manakala baik Budaya Pancasila sebagai Way of Life dan UUD Proklamasi 1945 yang sejatinya adalah Pro Pancasila [BRI Th II No 7, 1946 jo LNRI No 75 Tahun1959] berfungsi penuh sebagai 2 (dua) sisi keping mata uang yang berimbang dan sinergis satu sama lain mengusung TOP – Tegakkan Orde Pancasila,

MENDUKUNG tekad ke-Pancasila-an Bapak Presiden Ir H Joko Widodo, 1 Juni 2017 yang baru lalu

MENCERMATI potensi AHGT Ancaman Hambatan Gangguan Tantangan Era Revolusi Industri Ke-4 seperti 12 Potensi Ekonomi Teknologi Disruptif (mobile internet, automation of knowledge work, the Internet of things, cloud technology, advanced robotics, autonomous and near-autonomous vehicles, next generation genomics, energy storage, 3D printing, advanced materials, advanced oil and gas exploration and recovery, renewable energy)

MENGAMATI keberadaan daripada *17 Penjuru Performa Kenegaraan Indonesia‎*, sebagaimana terarsip di

http://www.jakarta45..wordpress.com

MENIMBANG‎ bahwa kiprah Ideologi Pancasila strategik kini diperkokoh keberadaannya

MENGINGAT‎ bahwa Sila-sila Pancasila telah TIADA akibat Pembukaan UUD Proklamasi1945 telah TIADA dari Format Resmi LNRI No 11-14 Tahun 2006 tentang UUD Reformasi 1999 – 2002, sebagaimana terpapar

[http://ngada.org/ln/2006 , terunggah 2010]

MEMPERHATIKAN bahwa pengejawantahan/penjabaran Bab XII Pertahanan Negara Pasal 30 UUD Proklamasi 1945 dirasakan oleh beberapa pihak adalah sesungguhnya lebih mantap daripada Pasal 30 UUD Reformasi 1999 – 2002‎.

Selebihnya, ijinkan kami rekomendasikan agar kiranya ajaran POLITIK TRILOGI 17845 dapat turut memperkaya Pembudayaan MAPAN – Masyarakat Adat Pancasila sebagai ekosistim Ideologi Pancasila, yakni

1) 17 butir‎ PRIMER45 atau Politik Republik Indonesia Merdeka 45 sesuai Jiwa Semangat Nilai-nilai 45

2) 8 butir Karakter Kepemimpinan Nusantara Hasta Brata
yang Tatanilai Kearifan Lokal Unggulan

3) 45 Butir Politik Pengamalan Pancasila Tap MPRRI No 1/2003

Demikianlah disampaikan kiranya dapat bermanfaat tepat guna bagi pengkokohan sikap Bela Proklamasi Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945 , maka sungguh diyakini bahwa generasi penerus Bangsa Indonesia seharusnya kelak dapat diharapkan mampu mantabkan/merawat kiprah *Nawa Pusaka Bangsa Indonesia* [2004] yang dikenali sebagai berikut :

1) Bendera Sang Saka Merah Putih (abad 7 M)
2) Sesanti Bhinneka Tunggal Ika (1350)
3) Sumpah Pemuda (1928)
4) Indonesia Raya‎ (1928)
5) Pancasila (1945)
6) Proklamasi Indonesia Merdeka (1945)
7) UUD 1945
8) Wawasan Nusantara (1957)
9) Jiwa Semangat Nilai2 45

Agar terjamin keutuhan NKRI berorientasikan *Sapta Strategi Ketahanan Bangsa Indonesia* (STRAHANSA) yaitu

(1) Kehidupan Keagamaan tidak rawan
(2) Kehidupan Ideologi tidak retak
(3) Kehidupan Politik tidak resah
(4) Kehidupan Ekonomi tidak ganas
(5) Kehidupan Sosial Budaya tidak pudar
(6) Kehidupan HanKamNas tidak lengah
(7) Kehidupan Ekologi tidak gersang

Atas perhatian dan perkenan segenap Pemangku Kepentingan Pancasila Indonesia untuk turut perkokoh ekosistim TOP – Tegakkan Orde Pancasila menyongsong 100 Tahun Indonesia Merdeka Nan Jaya 2045, tiada lain diucapkan penghargaan se-tinggi2nya.

Jakarta, 23 Nopember 2017

Sekali Merdeka Tetap Merdeka !

Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com‎

LAMPIRAN :

17 PENJURU PERFORMA KENEGARAAN INDONESIA

1) ICOR (Incremental Capital Outflow Ratio) Indonesia,

https://nusantara.news/icor-memburuk-tanda-investasi-tak-efisien/

Nilai ICOR yang efisien, secara umum berada di kisaran 3% hingga 4%, yang artinya untuk meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) satu persen di suatu negara, dibutuhkan tambahan investasi hingga 3% hingga 4%. Nilai ICOR yang semakin kecil, mengindikasikan terjadinya efisiensi dalam proses investasi, sebaliknya nilai ICOR yang membesar menggambarkan tingginya in-efisiensi investasi. Kini angka ICOR Indonesia > 6%

2) IDSI (Indeks Daya Saing Indonesia),

http://ekonomi.kompas.com/read/2016/09/30/141541126/posisi.daya.saing.indonesia.turun

IDSI kini di peringkat 41 dari 138 negara yang disurvei

http://kelembagaan.ristekdikti.go.id/index.php/2017/04/11/memperbaiki-daya-saing-indonesia/

Peringkat daya saing (global competitiveness index) yang dirilis World Economic Forum (WEF) belum lama ini memperlihatkan posisi Indonesia yang menurun. Pada periode 2015-2016 posisi Indonesia masih berada di peringkat ke-37 dari 138 negara, namun untuk periode 2016-2017 turun ke urutan ke-41. Posisi Indonesia ini berada di bawah negara-negara serumpun seperti Singapura (2), Malaysia, (18) dan Thailand (32), kondisi ini bahkan sudah sejak lama.

3) IPMI (Indeks Pembangunan Manusia Indonesia),

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170322182446-78-202081/ranking-indeks-‎pembangunan-manusia-indonesia-turun-ke-113/

IPMI kini di peringkat 113 dari 188 negara yang disurvei

https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/04/17/090866904/indeks-pembangunan-manusia-indonesia-naik-ke-kategori-tinggi

Status pembangunan manusia pada 2016 di Indonesia naik dari kategori sedang menjadi kategori tinggi seiring dengan adanya kenaikan indeks menjadi 70,18.

4) IPKI (Indeks Persepsi Korupsi Indonesia) ,

https://www.voaindonesia.com/a/indeks-persepsi-korupsi-ri-turun-/3692750..html

IPKI kini di peringkat 90 dari 176 negara yang disurvei

Badan anti-korupsi dunia yang berkantor di Berlin – Transparency Internasional – hari Rabu mengeluarkan laporan tahunan atas hasil upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan 176 negara setahun terakhir ini. Indeks Persepsi Korupsi ini menempatkan Indonesia di peringkat ke 90 dengan skor 37. Dari sisi skor ada kenaikan satu poin, tetapi dari sisi rating terjadi penurunan dua tingkat.

5) IKI (Indeks Kebahagiaan Indonesia),

IKI kini di peringkat 81 dari 155 negara disurvei

https://www.indopress.id/article/serbaserbi/rapor-merah-indeks-kebahagiaan-indonesia [3 Agustus 2017]

Dalam rangka memperingati “International Day of Happiness” atau “Hari Bahagia Internasional” pada 20 Maret, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) merilis indeks kebahagiaan suatu negara.

Ternyata Indonesia berada di peringkat ke-81 dengan nilai 5.262 dari 155 negara di dunia. Sementara negara Asean paling bahagia adalah Singapura dengan nilai 6.578.

Dengan negara tetangga kita, Malaysia saja, Indonesia masih kalah jauh. Malaysia menduduki peringkat 42 dengan nilai 6.084.

Indeks negara dengan nilai kebahagiaan paling tinggi adalah Norwegia dengan nilai 7.537, diikuti Denmark dengan nilai 7.522, Island 7.504, Switzerland 7.494 dan Finlandia 7.469.

6) IKNI (Indeks Ketahanan Nasional Indonesia)

https://www.ugm.ac.id/id/berita/12766-ketahanan.nasional.indonesia.mengalami.penurunan

Sedangkan dalam indeks kerapuhan, Indonesia ada di urutan ke-86 dari 178 negara yang disurvei oleh The Fund for Peace.

7) GRI (Gini Ratio‎ Indonesia)

https://ekbis.sindonews.com/read/1221437/33/indeks-gini-ratio-ri-maret-2017-capai-0393-1500290135

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, secara nasional gini rasio Indonesia selama periode 2010 hingga September 2014 terus mengalami fluktuasi, dan mulai Maret 2015 hingga Maret 2017 nilainya mulai menurun. Dia mengklaim bahwa, selama periode Maret 2015 hingga Maret 2017 terjadi perbaikan pemerataan pengeluaran di Indonesia. GRI kini 0.393

8) IPLI (Indeks Performa Logistik Indonesia),

https://m..tempo.co/read/news/2016/10/19/087813447/indeks-performa-logistik-indonesia-masih-tertinggal

IPLI kini di peringkat 63 dari 160 negara yang disurvei

9) IPII (Indeks Pembangunan Infrastruktur Indonesia),

http://halloapakabar.com/indonesia-dan-filipina-indeks-kualitas-infrastrukturnya-terendah

http://properti.kompas.com/read/2016/05/11/121910621/Infrastruktur.Indonesia.Masih.di..Posisi.82.Dunia.

IPII kini di peringkat 82 dari 142 negara yang disurvei‎

10) IKwI (Indeks Kewirausahaan Indonesia),

http://analisis.kontan.co.id/news/interpretasi-indeks-kewirausahaan-global-1?page=2

IKwI kini di peringkat 103 dari 132 negara yang disurvei

11) IInI (Indeks Inovasi Indonesia),

http://kabar24.bisnis.com/read/20160823/79/577631/peringkat-inovasi-global-inilah-posisi-indonesia-dan-25-negara-paling-inovatif-2016-versi-wipo

IInI kini di peringkat 88 dari 128 negara yang disurvei

12) IPPI (Indeks Pelayanan Publik Indonesia),

http://ekonomi.kompas.com/read/2017/01/27/195726626/ombudsman.pelayanan.publik.belum.baik

Pada tahun 2016, jumlah laporan yang diterima Ombudsman mencapai 9.069 laporan. “Tahun 2015 laporan ke Ombudsman mencapai 6.859.. Di tahun 2016 naik menjadi 9.069 laporan,” ujar Amzulian di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Jumat (27/1/2017).

13) IDI (Indeks Demokrasi Indonesia),

https://news.detik.com/berita/3268224/indeks-demokrasi-indonesia-menurun

“IDI level nasional 2015 mencapai 72,82 dalam skala indeks 0 sampai 100. Angka ini relatif tetap dibandingkan dengan IDI 2014 yang capaiannya sebesar 73,04,” ujar Suryamin, Kepala BPS di kantornya, Jl. Dr. Sutomo, Sawah Besar Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).

http://www.beritasatu.com/politik/377809-bps-indeks-demokrasi-indonesia-7282.html

Dengan angka tersebut, kata Suryamin, kinerja demokrasi Indonesia berada pada kategori “sedang”. BPS mengklasifikasikan tingkat demokrasi menjadi tiga kategori, yakni “baik” (indeks > 80), “sedang” (indeks 60 – 80), dan “buruk” (indeks < 60).

14) PIKI (Performa Indeks Konstruksi Indonesia),

http://id.beritasatu.com/marketandcorporatenews/performa-indeks-konstruksi-lampaui-ihsg/158243

Executive Vice President dan analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saat ini, performa indeks saham konstruksi melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG). Karena itu, saham-saham unggulan di sektor konstruksi masih menjadi perhatian investor. “Potensial upside sektor konstruksi sebesar 15-16% tahun ini,” katanya.

15) IHPBBB (Indeks Harga Perdagangan Besar Bahan Bangunan,

https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1458

Indeks Harga Perdagangan Besar Bahan Bangunan / Konstruksi, 2017 (2010=100) kini berkisar pada angka 129-135

16) IHPB (Indeks Harga Perdagangan Besar),

https://www.merdeka.com/uang/hingga-juli-2017-indeks-harga-grosir-non-migas-terus-merosot.html

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama bulan Juli 2017 lndeks Harga Perdagangan Besar (lHPB) umum nonmigas atau indeks harga grosir turun sebesar 0,23 persen apabila dibandingkan dengan bulan Juni 2017. Untuk itu, sepanjang tahun kalender2017 IHPB sebesar negatif 0,29 persen dan secara year on year sebesar 1,18 persen.

17) IKBI (Indeks Kemudahan Berusaha Indonesia)

http://bisnis.rakyatku.com/read/38970/2017/02/17/indonesia-kini-di-peringkat-91-dalam-kemudahan-berusaha

Kemudahan berusaha di Indonesia atau Ease of Doing Business (EODB) secara berangsur-angsur sudah menunjukan perbaikan menjadi peringkat 91 dari peringkat 106 pada tahun 2016

Jakarta, 7 Agustus 2017

Citizen Social Responsibility (CSR)

Advertisements

0 Responses to “Kenegarawanan : Orde Pancasila Katup Pengaman Negara Bangsa Indonesia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,647,682 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Advertisements

%d bloggers like this: