05
Jun
17

Kenegarawananan : KERIWAYATAN DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KERIWAYATAN DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Berpangkal keutamaan Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845‎, March 15, 2017, sebagaimana

Politik Kemerdekaan Proklamasi Indonesia 17845

 

RAJAWALI NEWS,maka dalam rangka turut memeriahkan Pekan PANCASILA‎ 2017, ‎dengan segala rasa hormat dan kerendahan hati, keriwayatan ini dipersembahkan Keriwayatan Dasar Negara Republik Indonesia, dengan tetap terbuka untuk penyempurnaan dimana perlu, terutama data2 di masa PRA 29 Mei 1945 sebagaimana Pernyataan Bung Karno sendiri bahwa beliau penggali nilai2 jatidiri bangsa Indonesia itu dari bumi persada Indonesia sendiri.

PRA 29 MEI 1945 :

1) Di Al Qur’an (abad 7-8M)

Sila-1 seperti Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. (Qs al ikhlash:1)

Sila-2 seperti Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah (Qs. An Nisa:135)

Sila-3 seperti Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. (Qs. Al Hujurot:13)

Sila-4 seperti sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; (Qs. Asy Syuro:38)

Sila-5 seperti Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, (Qs. An Nahl:90)
2) Di Bangunan Utama Kerajaan Sunda (1345M), Prabu Susuk Tunggal

Sila-1‎ seperti Bima Resi / Sadewa (pengaturan Tatacara & Pelaksanaan Keagamaan)
Sila-2‎ seperti Narayana / Sri Kresna (pengaturan tegaknya Peri Kemanusiaan)
Sila-3 seperti‎ Punta Dewa / Bratasena (pengaturan Persatuan & Kesatuan Rakyat)
Sila-4‎ seperti Madura / Kakak Sri Kresna (pengaturan hak2 Kerakyatan)
Sila-5‎ seperti Suradipati / Hastina (pengaturan Keamanan, Kesejahteraan, Keadilan)

3) Di Ajaran Utama Kerajaan Galuh Pakuan (1545M), Prabu Liman Senjaya Kusumah

Sila-1‎ seperti Sadewa (cerminan Ketuhanan)
Sila-2‎ seperti Semiaji (cerminan Kemanusiaan)
Sila-3‎ seperti Bratasena (cerminan Persatuan)
Sila-4‎ seperti Nakula (cerminan Kerakyatan)
Sila-5‎ seperti Harjuna (cerminan Keadilan)

4) Di Falsafah Kesultanan BUTON karya Sultan LA Elangi Dayanu Ikhsanuddin (1578-1615 M), Sultan BUTON ke-4

Sila-1 seperti‎ Taat pada ajaran Agama (Islam)
Sila-2‎ seperti Tegakkan pemerintahan (SARA) yang adil
Sila-3‎ seperti Negara (LIPU) yang utuh dan bersatu
Sila-4‎ seperti Diri/Pribadi Rakyat (KARO) yang bijak
Sila-5‎ seperti Harta Benda (ARATAA) harus dilindungi dan berguna bagi kepentingan umum

PASCA 29 MEI 1945 :

1) Rumusan MR Muh. Yamin (Sidang BPUPKI, 29 Mei 1945)

  1. Peri Kebangsaan,
  2. Peri Kemanusiaan,
  3. Peri Ketuhanan,
  4. Peri Kerakyatan, dan
  5. Kesejahteraan Rakyat

    2) Rumusan MR Soepomo (Sidang BPUPKI, 31 Mei 1945)
  6. Persatuan
  7. Kekeluargaan
  8. Keseimbangan lahir dan batin
  9. Musyawarah
  10. Keadilan rakyat

3) Rumusan Ir Sukarno (Sidang BPUPKI, 1 Juni 1945)

  1. Kebangsaan Indonesia,
  2. Internasionalisme,atau peri-kemanusiaan,
  3. Mufakat atau demokrasi,
  4. Kesejahteraan sosial,
  5. KeTuhanan yang Maha Esa

    Sukarno mengatakan lima dasar itu sebagai PANCASILA. Lima Sila itu dapat diperas menjadi Trisila, yaitu:
  6. Sosio nasionalisme
  7. Sosio demokrasi
  8. Ketuhanan
    Tiga sila itu dapat diperas lagi menjadi Ekasila, yaitu: Gotong Royong.

4) Rumusan Piagam Jakarta (Rapat Panitia Sembilan BPUPKI, 22 Juni 1945)

Panitia Sembilan BPUPKI yang terdiri dari:
1. Ir. Soekarno
2. Drs. Muh. Hatta
3. MR. A.A. Maramis
4. K.H. Wachid Hasyim
5. Abdul Kahar Muzakkir
6. Abikusno Tjokrosujoso
7. H. Agus Salim
8. MR. Ahmad Subardjo
9. MR. Muh. Yamin

Melaksanakan rapat pada tanggal 22 Juni 1945 yang menghasilkan rumusan Hukum Dasar Negara dengan Preambule-nya. Rumusan Hukum Dasar Negara ini oleh Muhammad Yamin dinamakan Piagam Jakarta.

Rumusan PANCASILA di dalam Piagam Jakarta adalah:

Sila-1 Ketuhanan Dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam Bagi Pemeluk-Pemeluknya
Sila-2 Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Sila-3 Persatuan Indonesia
Sila-4 Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sila-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

5) PANCASILA seperti tertuang di dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke empat

Sila-1 Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila-‎2 Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
‎Sila-3 Persatuan Indonesia
‎Sila-4 Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sila-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Rumusan Pembukaan UUD 1945 adalah konsepsi oleh Panitia Sembilan BPUPKI yang sudah dikompromikan dengan perwakilan orang Bagian Timur pada sore hari tanggal 17 Agustus 1945, yaitu Sam Ratulangi, Latuharary, dan I Gusti Ketut Puja.

6) Rumusan seperti tertuang dalam UUD RIS 1949

Sila-1 Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila-2 Perikemanusiaan
Sila-3 Kebangsaan
Sila-4 Kerakyatan
Sila-5 Keadilan Sosial

7) Rumusan seperti tertuang dalam UUD Sementara 1950

Sila-1 Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila-2 Perikemanusiaan
Sila-3 Kebangsaan
Sila-4 Kerakyatan
Sila-5 Keadilan Sosial

8) Rumusan Dekrit Presiden 5 Juli 1959
Menyatakan berlakunya kembali UUD 1945 dan Piagam Jakarta 22 Juni 1945 menjiwai UUD 1945.

Sila-1 Ketuhanan Yang Maha Esa
‎Sila-2 Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
‎Sila-3 Persatuan Indonesia
‎Sila-4 Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
Sila-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

9) PANCASILA di Pidato Presiden Sukarno, To Build The World A New, United Nations, New York 30 September 1960

Sila-1 Believe in God
Sila-2 Humanity
Sila-3 Nationalism
Sila-4 Democracy
Sila-5 Social Justice

Catatan :

1) Esensi sama walau ungkapan beda dan oleh karena itu tidak untuk diperdebatkan.

2) Makna Pancasila (IKAL 46) :

Sila-1 Percayalah pada DIA yg mencipta segalanya;
Sila-2 Menjunjung tinggi harkat & martabat manusia;
Sila-3 Berikhtiar untuk mempersatukan perbedaan;
Silai4 Menemukan jalan keluar melalui musyawarah;
Sila-5 Berjuang bersama untuk sejahtera bersama.
‎‎
Demikianlah disampaikan, dengan harapan ‎bermanfaat bagi bina kedamaian, kerukunan dan kebersamaan bernegarabangsa Indonesia.

Jakarta Selatan, 3 Juni 2017

Saya Indonesia, Saya Pancasila,

Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta
http://www.jakarta45.wordpress.com

DEKLARASI KONSTITUSI PRO PANCASILA akan di gelar pada 1 JUNI 2016 oleh Ketua DHD 45 Jakarta

DEKLARASI KONSTITUSI PRO PANCASILA akan di gelar pada 1 JUNI 2016 oleh Ketua DHD 45 Jakarta

Jakarta (Facta-news.com)

DHD 45Kepada Yth
Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta dan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Yang Mengadili Perkara Nomor 125/PDT.G/2016/PN.SMN Pada Tingkat Banding
Jalan Lingkar Selatan, Wojo, Bangunharjo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Hal : DEKLARASI KONSTITUSI PRO PANCASILA

Dengan Hormat,

Menyambut baik kehadiran Peraturan Presiden tentang Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 1945, dan

Menimbang pentingnya penegakan Undang-Undang Dasar 1945 tanggal 18 Agustus 1945 [Berita Repoeblik Indonesia Tahoen II no 7, 15 Febroeari 1946] jo tanggal 5 Juli 1959 [Lembaran Negara Republik Indonesia No 75, 1959 / Keputusan Presiden Republik Indonesia No 150 Tahun 1959, Dekrit Presiden Republik Indonesia / Panglima Tertinggi Angkatan Perang tentang Kembali Kepada Undang-Undang Dasar 1945];

Mengingat amanat Mukadimah Keputusan Presiden No 50 Tahun 1984 menyatakan “Bahwa sesungguhnya atas berkat rahmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, Angkatan ’45 telah berhasil bersama-sama rakyat Indonesia mencetuskan Proklamasi Kemerdekaan bangsa dan tanah air Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 yang telah melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia; dengan demikian hapuslah kekuasan-kekuasaan fasisme, imperialisme, kolonialisme, dan feodalisme dari bumi Indonesia. Selanjutnya bersama-sama rakyat Indonesia mempertahankan, mengisi dan memperkembangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Proklamasi 17 Agustus 1945 dan segenap Nilai-nilai Juang 45…..”;

Memperhatikan Pidato Presiden Soekarno “To Build The World A New” di Sidang Umum Perhimpunan Bangsa Bangsa, New York, 30 September 1960 dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor I Tahun 2003 tentang 45 Butir Pedoman Pengamalan Pancasila;

Mencermati PRIMER 45 (Piagam Roh Indonesia Merdeka 45) tanggal 17 Mei 2016, Pidato Ketua Umum ILUNI UI tanggal 20 Mei 2016 tentang Gerakan Kembali Ke UUD 1945 Asli dan aspirasi PETA (Pembela Tanah Air) tanggal 20 Mei 2016 tentang Amanah Pasal 33 Ayat 1, 2, 3 UUD 45, serta aspirasi Aliansi Gelora Bung Karno tentang Kembalikan Pancasila Dan UUD 1945 Asli;

Menyimak catatan Dibalik Amandemen UUD 1945 oleh John Helmi Mempi [Direktur Eksekutif CEDSOS];

Maka sebagai bentuk tanggung jawab kenegarabangsaan, kami eksponen-eksponen Generasi Penerus Angkatan 45 dan kawan-kawan kaum Nasionalis Indonesia lainnya selaku Bangsa Indonesia, Rakyat Indonesia dan Warga Negara Indonesia, bersama ini menyatakan DUKUNGAN SEPENUHNYA kepada PENGADILAN TINGGI YOGYAKARTA dalam MENEGAKKAN HUKUM demi terwujudnya KEADILAN dengan menerima dan mengabulkan permohonan / gugatan baik dalam Prepatoir dan Provisi maupun pokok perkara, sebagaimana Akta Pernyataan Permohonan Banding Nomor 125/Pdt.G/2015/PN.Smn tanggal 12 April 2016 melalui Pengadilan Negeri Kelas IB Sleman, Jalan Merapi Beran, Sleman 55511.

Demikianlah Deklarasi ini diterbitkan untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya oleh semua Pihak-pihak Pemangku Kepentingan.

Jakarta, 26 Mei 2016

Hormat kami,

Pendukung Deklarasi DEKLARASI KONSTITUSI PRO PANCASILA

1. Pandji R Hadinoto, 2. Djoenarsono Bardosono, 3. Hari Setiawan, 4. Darmawan, 5. Dayan L Allo, 6. Gatot Marsono, 7. Ngadi Prawiro Putro, 8, Sadjarwo, 9. Greg Wisnu Rosariastoko, 10. Anoniman Suyatman, 11. Papank TR, 12. Tedjo Panitro, 13. Anthenk Hunter, 14. Henky Sutanto, 15. Irawan Sumantoro, 16. Indrato Sumantoro, 17. Sucipto Harimurti, 18. Nanang RI Iskandar, 19. H Jailani, 20. Gus Sholeh Mz, 21. Abdilah Karyadi, 22. Rafeldi Raffles Rauf, 23. RM Mustadjab Latip, 24. Setiyo Wibowo, 25. Rasminto, 26. Bob Novandy, 27. Rudy, 28. Syahrul K Mahulauw, 29. Ali Hamzah, 30. Nanang Qosim, 31. Teuku Muda Yusuf, 32. Free Hearty, 33. Doddy Aswin Soerjadi, 34. Lasman Siahaan, 35. Surya Chandra Salim. 36. Chatarina Etty, 37. Mukhlis Pane, 38. Bambang Budianto, 39. Iqbal Daut Hutapea, 40. Harry Sorongan, 41. Aldi Putu Veraldi, 42. A Nasser Ras, 43. Andi Hakim, 44.Maizal Alfian, 45. Didiek Poernomo, 46. Dodi Ilham, 47. M Diennaldo, 48. Andi Hakim, 49. M Taufik Budiman, 50. Dhia Prekasha Yoedha, 51. Royono R Murad, 52. Muslim Arbi, 53. Rodhial Huda, 54, Andre Lukman, 55. Raden Hazairin, 56. Yudi Cahyadi, 57. Riduan Rajaguguk, 58. Guntur M Aritonang, 59. H Jaedi, 60. Urip S Widodo, 61. Kemal A Surianegara, 62. Budiawan, 63. Eben Bennie Fatah, 64. Surya Hajar, 65. Suryadi, 66. Mochtar Soeroso

Tembusan Yth :

1. Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia
2. Panglima Tentara Nasional Indonesia
3. Badan Pembudayaan Kejoangan 45
4. Legiun Veteran Republik Indonesia
5. Advokat Syarifuddin Simbolon SH
6. Lembaga Kedaulatan Rakyat Indonesia
7. Komunitas-komunitas :
701 KelBes Pejoang 45
702 Kerabat 45
703 Front Nasionalis 45
704 Kongres PEMUDA Indonesia
705 FGD Garuda Merah Putih
706 Liga Gerakan Budaya Pancasila
707 Patriot Garuda Pancasila
708 Masyarakat Adat Pancasila
709 Majelis Kehormatan Rakyat
710 Komite Indonesia Bangkit
711 Partisan Indonesianis
712 Indonesia Bergerak
713 PSB SuryaNusa
714 Komunitas Pakar
715 Majelis Pandu Indonesia
716 FORPINDO Forum Pemuda Indonesia
717 GeraKNusa Gerakan Kebudayaan Nusantara
718 PPM Pemuda Panca Marga
719 Front Pancasila
720 Barisan Garuda Pancasila
721 KelBes PKPI
722 KTP Komunitas Tugu Proklamasi
723 Human Studies institute
724 LSS Budaya Nusantara
725 Garda PETA
726 Pusat Studi Pancasila UGM
727 FORKUM Forum Komunikasi Ulama & Masyarakat
728 Himpunan Mahasiswa Indonesia, Bandung
729 LESBUMI PBNU

Sumber : Pandji R Hadinoto, Ketua DHD 45 Jkt dan KBP45 KelBes Pejoang 45

Advertisements

0 Responses to “Kenegarawananan : KERIWAYATAN DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,273,661 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: