02
Jun
17

Kenegarawanan : 9 Rumusan Dasar Negara Republik Indonesia

bela-pancasila-300x350
Syiar Budaya Joang45

*9 RUMUSAN DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA*

*1) Rumusan Pancasila oleh Muhammad Yamin (Sidang BPUPKI, 29 Mei 1945)*
1. Peri Kebangsaan,
2. Peri Kemanusiaan,
3. Peri Ketuhanan,
4. Peri Kerakyatan, dan
5. Kesejahteraan Rakyat

*2) Rumusan Mr. Soepomo (Sidang BPUPKI, 31 Mei 1945)*
1. Persatuan
2. Kekeluargaan
3. Keseimbangan lahir dan batin
4. Musyawarah
5. Keadilan rakyat

*3) Rumusan Sukarno (Sidang BPUPKI, 1 Juni 1945)*
1. Kebangsaan Indonesia,
2. Internasionalisme,atau peri-kemanusiaan,
3. Mufakat atau demokrasi,
4. Kesejahteraan sosial,
5. KeTuhanan yang Maha Esa

Sukarno mengatakan lima dasar itu sebagai Pancasila. Lima Sila itu dapat diperas menjadi Trisila, yaitu:
1. Sosio nasionalisme
2. Sosio demokrasi
3. Ketuhanan
Tiga sila itu dapat diperas lagi menjadi Ekasila, yaitu: Gotong Royong.

*4) Rumusan Piagam Jakarta (Rapat Panitia Sembilan BPUPKI, 22 Juni 1945)*
Panitia Sembilan BPUPKI yang terdiri dari:
1. Ir. Soekarn0
2. Drs. Muh. Hatta
3. Mr. A.A. Maramis
4. K.H. Wachid Hasyim
5. Abdul Kahar Muzakkir
6. Abikusno Tjokrosujoso
7. H. Agus Salim
8. Mr. Ahmad Subardjo
9. Mr. Muh. Yamin

Melaksanakan rapat pada tanggal 22 Juni 1945 yang menghasilkan rumusan Hukum Dasar Negara dengan Preambule-nya. Rumusan Hukum Dasar Negara ini oleh Muhammad Yamin dinamakan Piagam Jakarta. Rumusan Pancasila di dalam Piagam Jakarta adalah:

1. Ketuhanan Dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam Bagi Pemeluk-Pemeluknya
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

*5) Pancasila seperti tertuang di dalam Pembukaan UUD 1945 alenia ke empat*
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Rumusan Pembukaan UUD 1945 adalah konsep yang dirumuskan oleh Panitia Sembilan BPUPKI yang sudah dikompromikan dengan perwakilan orang Bagian Timur pada sore hari tanggal 17 Agustus 1945, yaitu Sam Ratulangi, Latuharary, dan I Gusti Ketut Puja.

*6) Rumusan seperti tertuang dalam UUD RIS 1949*
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Perikemanusiaan
3. Kebangsaan
4. Kerakyatan
5. Keadilan Sosial

*7) Rumusan seperti tertuang dalam UUD Sementara 1950*
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Perikemanusiaan
3. Kebangsaan
4. Kerakyatan
5. Keadilan Sosial

*8) Dekrit Presiden 5 Juli 1959*
Menyatakan berlakunya kembali UUD 1945 dan Piagam Jakarta 22 Juni 1945 menjiwai UUD 1945.

*9) Pidato Presiden Sukarno, To Build The World A New, United Nations, New York 30 September 1960*

1.   Believe in God
2.   Humanity
3.   Nationalism
4.   Democracy
5.   Social Justice
Catatan :
Esensi sama walau ungkapan beda dan oleh karena itu tidak untuk diperdebatkan.
Jakarta Selatan, 2 Juni 2017
*Saya Indonesia, Saya Pancasila*,
Pandji R Hadinoto
PosKo45 GOR Bulungan

Kebayoran Baru Blok M

Advertisements

0 Responses to “Kenegarawanan : 9 Rumusan Dasar Negara Republik Indonesia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,374,361 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: