21
Feb
17

PILKADA : Pro Keadilan Pro Persatuan Indonesia

Poster 5 Juli 2016
Suara Warga 20Peb17 :
*PRO KEADILAN PRO PERSATUAN INDONESIA*
Peneguhan *Jakarta Ibukota Pancasila, 17 Pebruari 2017* [www.jakarta45.wordpress.com] sebagai kiblat *Pro Keadilan Pro Persatuan Indonesia* bagi penguatan pemberitaan *Akhirnya Presiden Nyerah, Pekan Depan, Jokowi Copot Ahok‎, 17 Pebruari 2017* (sedangkan Sabtu, 18 Februari 2017 ‎)
adalah patut ‎dihargai juga jadi perangkat peredam tensi publik yang terduga meninggi pasca Pilkada Serentak DKI Jakarta 15 Pebruari 2017 yang baru lalu sekaligus dapat pula meninggikan marwah Pancasila Ideologi NKRI dalam menerapkan *Pasal 83 UU 23/2014*
‎Keputusan Presiden diatas sejalan saja dengan
PERTAMA bahwa *Ternyata, Kemendagri Belum Terbitkan Surat Pengaktifan Ahok, 17 Pebruari 2017* 

http://www.rmoljakarta.com/read/2017/02/17/42678/Ternyata,-Kemendagri-Belum-Terbitkan-Surat-Pengaktifan-Ahok-

KEDUA bahwa fakta *Inilah Daftar Kepala Daerah Yang Diberhentikan Setelah Jadi Terdakwa, 12 FEBRUARI 2017*
Selebihnya, marwah Jakarta Ibukota NKRI akan semakin meninggi di mata dunia Internasional kalau sekiranya KPU/KPUD dan BAWASLU bersedia pula segera memberikan penjelasan terbuka lanjutan tentang akurasi rekapitulasi manual versus tabulasi digital akibat peristiwa per berita ‎*KPU Akui Website Mereka Diserang Hacker‎,16 Februari 2017  −  14:08 WIB*

https://metro.sindonews.com/read/1180491/171/kpu-akui-website-mereka-diserang-hacker-1487228898

Harapannya agar supaya *Demokrasi Pro Keadilan Pro Persatuan Indonesia* senantiasa berkibar bagi kiblat kredibilitas terbaik NKRI di pergaulan antar bangsa sedunia berdasar amanat Pembukaan UUD 1945 [BRI Th II, 1946 jo LNRI 75/1959]
‎Jakarta, 20 Pebruari 2017
Badan Pembudayaan Kejoangan 45,
Pandji R Hadinoto
Ketua GPA45/DHD45 Jakarta

Hasil Situng KPUD DKI Jakarta Final, Ini Rincian Perolehan Suara Para Cagub

Jumat, 17 Februari 2017 22:48 WIB
penghitungan-suara-pilkada-dki-jakarta_20170215_154802
Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) melakukan penghitungan surat suara Pilkada DKI Jakarta di TPS 27 Kebagusan, Jakarta, Rabu (15/2/2017). Warga yang mempunyai hak pilih melakukan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, yang diikuti tiga calon yaitu Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Proses scan dan input data formulir C1 atau sertifikat hasil penghitungan suara di 13.023 tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada DKI Jakarta yang dilakukan KPU DKI Jakarta telah selesai 100 persen pada Jumat (17/2/2017) malam.

Berdasarkan data di laman Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU, https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t1/dki_jakarta, pasangan cagub-cawagub nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, meraih suara 17,05 persen atau dipilih oleh 936.609 pemilih.

Kemudian, pasangan cagub-cawagub nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, memperoleh 42,91 persen suara atau dipilih 2.357.587 pemilih.

Adapun pasangan cagub-cawagub nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, meraih 40,05 persen atau 2.200.636 suara.

Dengan demikian, pasangan Ahok-Djarot unggul dalam real count KPU DKI, disusul oleh Anies-Sandi di posisi kedua dan Agus-Sylvi di posisi ketiga.

“Jumlah keseluruhan pemilih yang menggunakan hak suaranya adalah 5.563.425. Tingkat partisipasi pemilih keseluruhan 77,1 persen, target nasional hampir terlampaui,” ujar Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat malam.

Jumlah surat suara sah sebanyak 5.465.598 dan surat suara tidak sah 69.254.

Sumarno mengatakan, data hasil real count tersebut bukan hasil akhir karena hasil akhirnya adalah hasil rekapitulasi penghitungan suara manual secara berjenjang dari tingkat kecamatan hingga provinsi.

“Nanti kita lihat hasil resminya apakah sama atau beda-beda tipis,” kata dia.

Sumarno menuturkan, apabila ada kesalahan dalam formulir C1, akan diperbaiki melalui rekapitulasi manual dan dilangsungkan dalam pleno terbuka yang dihadiri saksi pasangan calon dan pengawas pemilu.

Rekapitulasi manual perolehan suara kini tengah berlangsung di tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dilakukan hingga 22 April 2017.

Data real count merupakan data pembanding. Masyarakat bisa turut mengawal penghitungan suara resmi yang dilakukan KPU DKI dengan data pembanding tersebut.

Dalam Situng KPU, masyarakat bisa melihat satu per satu hasil perolehan suara di tiap TPS beserta scan formulir C1-nya.

Nursita Sari/Kompas.com

berita POPULER

  • Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab Muncul di Aksi 212 depan Gedung DPR

    Suara Golput Pilkada DKI Lebih Besar Dibanding Pendukung Agus

    Lalu Rahadian
    Sabtu, 18/02/2017 15:51 WIB
    Suara Golput Pilkada DKI Lebih Besar Dibanding Pendukung AgusSeorang warga memasukkan kertas suara ketika mengikuti simulasi pemungutan suara pilkada DKI Jakarta di Pulau Pramuka, kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (4/2). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

    Jakarta, CNN Indonesia — Jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya pada Pilkada DKI, Rabu (15/2), mencapai 1.668.902 orang. Pemilih golongan putih (golput) bahkan lebih besar dari perolehan suara pasangan calon nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

    Lembaga Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) menyarankan pasangan calon gubernur yang lolos ke putaran kedua sebaiknya menarik dukungan kelompok golput, daripada berupaya mendapat limpahan suara pasangan calon yang gugur.

    Pasangan Agus-Sylvi diketahui mendapat 936.609 suara dan menjadi peserta Pilkada DKI yang paling sedikit memperoleh dukungan berdasarkan hasil rekapitulasi data formulir C1 dari Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta.

    “Sebaiknya mengarahkan perhatian kepada pemilih yang belum menggunakan haknya di TPS. Mereka sesungguhnya punya pilihan, namun tak cukup yakin datang ke TPS. Meyakinkan itu kunci utama kemenangan pasangan calon,” kata Koordinator Nasional JPPR Masykurudin Hafidz di Kantor Bawaslu RI, Sabtu (18/2).

    Analisis JPPR menyebutkan, angka golput saat Pilkada ibu kota paling banyak ditemui di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Ada 35 persen pemilih yang tak menggunakan hak suaranya di sana.

    Infografis insert hasil pilkada DKI versi real count KPU.Infografis insert hasil Pilkada DKI versi real count KPU. (CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani)

    Selain Johar Baru, angka golput juga tinggi di kawasan Kebayoran Baru, Setiabudi, Sawah Besar, dan Menteng. Ada 30 hingga 28 persen pemilih yang tak datang ke TPS dari empat kecamatan itu.

    Sementara, golput terendah ada di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. Hanya 17 persen pemilih di sana yang tak menggunakan suaranya saat hari pemilihan.

    Angka golput di putaran kedua Pilkada DKI diprediksi naik jika partai politik pendukung cagub dan cawagub yang tersingkir tak menentukan dukungan ke peserta tersisa. Partisipasi bisa meningkat seandainya tim kampanye dari masing-masing paslon dapat bergerak efektif merebut hati pemilih yang belum menggunakan haknya.

    “Di Pilkada, kekuatan, kemampuan, strategi paslon bersama tim kampanye jauh lebih menentukan daripada pernyataan atau sikap dari parpol. Pendukung Agus-Sylvi juga berkontribusi terhadap golongan putih, karena pilihan pertamanya berpotensi tidak masuk putaran dua,” katanya.

    Hasil rekapitulasi formulir C1 KPU DKI diketahui, pemenang Pilkada DKI putaran pertama adalah Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Ahok-Djarot mendapat 42.91 persen suara, atau 2.357.587 dari 5.563.425 pemilih di Pilkada DKI. Sedangkan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno meraih 40.05 persen atau 2.200.636 dukungan.

    Jika hasil penghitungan manual KPU DKI berbeda tipis dengan unggahan formulir C1, dipastikan Pilkada DKI akan digelar dua putaran. Sebabnya, tak ada cagub dan cawagub yang meraih suara 50 persen plus satu. (pmg)

    ARTIKEL TERKAIT
    • Sabtu, 18/02/2017 14:20 WIB

      Tim Advokasi Ahok Terima Dua Ribu Aduan Pilkada DKI

    • Sabtu, 18/02/2017 10:20 WIB
      Analisis

      Buah ‘Pertarungan’ Kasus dan Kinerja Ahok di Kepulauan Seribu

    • Sabtu, 18/02/2017 01:41 WIB

      Qlue Terima 803 Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada

    • Sabtu, 18/02/2017 00:11 WIB

      Cagub Anies Klaim Program KPR Tanpa DP Tak Salahi Aturan

    ARTIKEL LAINNYA
    • Selasa, 21/02/2017 16:38

      PDIP Targetkan Koalisi Putaran Dua Terbentuk 4 Maret

    • Selasa, 21/02/2017 16:02

      KPU DKI Berlakukan Kampanye Putaran Dua Pilkada Jakarta

    • Selasa, 21/02/2017 12:56

      Megawati: Politisasi Bikin Pilkada DKI “Meriah”

    • Senin, 20/02/2017 22:27

      Ahok Yakin Anies Akan Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir

Advertisements

0 Responses to “PILKADA : Pro Keadilan Pro Persatuan Indonesia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,310,126 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: