10
Oct
16

Kenegarawanan : Pro Kehormatan Rakyat Pro Kebahagiaan Bangsa

Politik

Pro Kehormatan Rakyat Pro Kebahagiaan Bangsa

NUSANTARANEWS.CO – Telah 71 tahun Kepahlawanan Santri serukan Revolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang turut gelorakan semangat arek-arek Suroboyo berjoang melawan agresi pasukan asing pada pertempuran Surabaya 3 (tiga) minggu sejak 10 Nopember 1945. Demikian kata Ka. DHD45 Jakarta, Pandji R Hadinoto.

“Hal itu menjadi sumber inspirasi bagi hadirnya Revolusi Jihad Penegakan Jatidiri Konstitusi UUD 18 Agustus 1945 jo KepPres No 150 Tahun 1959, yang sekaligus Statuta Pendirian Negara Republik Indonesia,” terang Pandji di jakarta, Minggu (9/10).

Pandji juga mengatakan bahwa kiprah Pro Kehormatan Rakyat tersebut merupakan dalam menegakkan tata nilai jatidiri paripurna Nawa (9) Pusaka Bangsa Indonesia (PBI) seutuh-utuhnya dalam konteks Pro Kebahagiaan Bangsa Indonesia (KBI). Karenanya hal itu perlu untuk terus diperjuangkan dengan semangat Revolusi Jihad termaksud diatas.

“KBI terukur berperingkat 79 (Nilai 5,314) dari 157 negara terobservasi tahun 2016 yang turun dari peringkat 76 (Nilai 5,348) dari 85 negara terobservasi tahun 2013 oleh PBB,” paparnya.

Dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS) disebutkan Indeks Kebahagiaan Indonesia tahun 2014 sebesar 68,28 pada skala 0–100. “Indeks Kebahagiaan yang merupakan rata-rata dari angka indeks yang dimiliki oleh setiap individu di Indonesia pada tahun 2014. Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan yang semakin bahagia, demikian pula sebaliknya, semakin rendah nilai indeks maka penduduk semakin tidak bahagia,” papar Pandji.

Indeks kebahagiaan merupakan indeks komposit yang disusun dari tingkat kepuasan terhadap 10 aspek kehidupan yang esensial meliputi kepuasan terhadap: 1) kesehatan, 2) pendidikan, 3) pekerjaan, 4) pendapatan rumah tangga, 5) keharmonisan keluarga, 6) ketersediaan waktu luang, 7) hubungan sosial, 8) kondisi rumah dan aset, 9) keadaan lingkungan, dan 10) kondisi keamanan.

Sebagaimana HM Jigme Singye Wangchuck, raja Bhutan, Panji menyatakan bahwa Kebahagiaan Bangsa atau Gross National Happiness (GNH) adalah jauh lebih penting daripada Gross National Product (GDP).

“GNH diperlukan oleh Pembangunan Bernilai sebagai jembatan antara bagi nilai-nilai dasar kebaikan (kindness), kesetaraan (equality), kemanusiaan (humanity) tertaut capaian-capaian pertumbuhan ekonomi (economic growth),” jelasnya lagi.

Bagi Pandji terdapat 4 (empat) Pilar GNH terindikasi yang mencakupi Pembangunan Berkelanjutan, Preservasi dan Promosi Nilai-nilai Budaya, Konservasi Lingkungan Alami, dan Pembentukan Pengaturan Yang Baik.

“Harmoni atau keserasian kinerja ke-4 pilar diatas itulah cerminan Kebahagiaan Bangsa. Dan faktor kontribusi yang penting bagi pilar ke-4 yaitu Pembentukan Pengaturan Yang Baik (Establish Good Governnce) itu diyakini bertautan erat dengan kadar kiprah Pro Kehormatan Rakyat Indonesia,” tegas Pandji. (Sule/Red-02)

kartunama GP45

Suara Warga :

PRO KEHORMATAN RAKYAT PRO KEBAHAGIAAN BANGSA

Telah 71 tahun Kepahlawanan Santri serukan Revolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang turut gelorakan semangat arek-arek Suroboyo berjoang melawan agresi pasukan asing pada pertempuran Surabaya 3 (tiga) minggu sejak 10 Nopember 1945. Hal  itu inspiratif bagi hadirnya Revolusi Jihad Penegakan Jatidiri Konstitusi UUD 18 Agustus 1945 jo KepPres No 150 Tahun 1959, yang sekaligus Statuta Pendirian Negara Republik Indonesia

Kiprah Pro Kehormatan Rakyat itu sikap a.l.  tegakkan tatanilai jatidiri paripurna Nawa (9) Pusaka Bangsa Indonesia (PBI) seutuhnya
[ http://www.repelita.com/pusaka-bangsa-indonesia-jatidiri-paripurna/ via @RepelitaOnline ] dalam konteks Pro Kebahagiaan Bangsa Indonesia (KBI), yang perlu terus diperjoangkan bersemangatkan Revolusi Jihad termaksud diatas.

KBI terukur berperingkat 79 (Nilai 5,314) dari 157 negara terobservasi tahun 2016 yang turun dari peringkat 76 (Nilai 5,348) dari 85 negara terobservasi tahun 2013 oleh PBB.

Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri terbitkan Indeks Kebahagiaan Indonesia tahun 2014 sebesar 68,28 pada skala 0–100.Indeks Kebahagiaan yang merupakan rata-rata dari angka indeks yang dimiliki oleh setiap individu di Indonesia pada tahun 2014. Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan yang semakin bahagia, demikian pula sebaliknya, semakin rendah nilai indeks maka penduduk semakin tidak bahagia. Indeks kebahagiaan merupakan indeks komposit yang disusun dari tingkat kepuasan terhadap 10 aspek kehidupan yang esensial meliputi kepuasan terhadap: 1) kesehatan, 2) pendidikan, 3) pekerjaan, 4) pendapatan rumah tangga, 5) keharmonisan keluarga, 6) ketersediaan waktu luang, 7) hubungan sosial, 8) kondisi rumah dan aset, 9) keadaan lingkungan, dan 10) kondisi keamanan.

Kebahagiaan Bangsa atau Gross National Happiness (GNH) adalah jauh lebih penting daripada Gross National Product (GDP) [HM Jigme Singye Wangchuck, raja Bhutan].

GNH diperlukan oleh Pembangunan Bernilai sebagai jembatan antara bagi nilai2 dasar kebaikan (kindness), kesetaraan (equality), kemanusiaan (humanity) tertaut capaian2 pertumbuhan ekonomi (economic growth).

Ada 4 (empat) Pilar GNH terindikasi, cakupi Pembangunan Berkelanjutan, Preservasi dan Promosi Nilai2 Budaya, Konservasi Lingkungan Alami, dan Pembentukan Pengaturan Yang Baik. Harmoni atau keserasian kinerja ke-4 pilar diatas itulah cerminan Kebahagiaan Bangsa. Dan faktor kontribusi yang penting bagi pilar ke-4 yaitu Pembentukan Pengaturan Yang Baik (Establish Good Governnce) itu diyakini bertautan erat dengan kadar kiprah Pro Kehormatan Rakyat Indonesia.

Ketidaklengkapan/kekosongan kiprah bagi  keutuhan 9 PBI diatas akibat perobahan  UUD 1945 per Amandemen 1999-2002 tentu berujung pada Ketimpangan/Disharmoni Sistim Kerja Bernegara seperti yang kini dirasakan oleh banyak masyarakat luas.

Tertegaknya Jatidiri Konstitusi Indonesia UUD 18 Agustus 1945 jo KepPres No 150/1959 [Dekrit Presiden Kembali Ke UUD 1945, LNRI No 75 tahun 1959] adalah sasaran Revolusi Jihad PRO KEHORMATAN RAKYAT guna tingkatkan kinerja KEBAHAGIAAN BANGSA INDONESiA di-masa2 mendatang.

Jakarta, 9 Oktober 2016

Presidium BPUPKI

Pandji R Hadinoto, Ka DHD45 Jakarta
MKRRI Majelis Kehormatan Rakyat RI
Editor www.jakarta45.wordpress.com

Fungsi dan Tujuan Negara Menurut Para Ahli

Fungsi dan Tujuan Negara Menurut Para Ahli – Tujuan negara itu menentukan segala keadaan dalam negara. Sebagai sebuah organisasi, negara memiliki tujuan untuk mengarahkan segala kegiatannya. Dengan demikian, tujuan merupakan hal yang sangat penting.

diskusi-tentang-tujuan-negara
Secara umum, negara memiliki dua hal yang harus dikerjakan, yaitu:

  • mengatur penghidupan negara dengan sebaik-baiknya; dan
  • mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan.

Dengan melaksanakan dua hal tersebut, negara dapat mencapai tujuannya dengan baik. Tujuan negara akan dipengaruhi oleh tata nilai sosial sesuai budaya, kondisi geografis, sejarah, dan politik. Berikut ini pendapat beberapa tokoh yang mengemukakan pendapatnya tentang tujuan negara.

a. Plato (Solly Lubis : 2007)

Menurut Plato, tujuan negara adalah untuk memajukan kesusilaan manusia, baik sebagai makhluk individu maupun sosial.

b. Roger H. Soltau (Roger H. Soltau : 2007)

Menurut Roger H. Soltau, tujuan negara adalah memungkinkan rakyatnya berkembang serta mengungkapkan daya cipta yang sebebas-bebasnya.

c. Harold J. Laski (Harold J. Laski : 1947)

Menurut Harold J. Laski, tujuan negara adalah menciptakan keadaan yang di dalamnya, rakyat dapat mencapai keinginankeinginannya secara maksimal.

d. Aristoteles (Solly Lubis : 2007)

Aristoteles mengemukakan bahwa tujuan dari negara adalah kesempurnaan warganya yang berdasarkan atas keadilan. Keadilan memerintah harus menjelma di dalam negara, dan hukum berfungsi memberi kepada setiap manusia apa sebenarnya yang berhak ia terima.

e. Socrates (Solly Lubis : 2007)

Menurut Socrates negara bukanlah semata-mata merupakan suatu keharusan yang brsifat objektif, yang asal mulanya berpangkal pada pekerti manusia. Tugas negara adalah untuk menciptakan hukum, yang harus dilakukan oleh para pemimpin, atau para penguasa yang dipilah secara saksama oleh rakyat. Negara bukanlah suatu organisasi yang dibuat untu manusia demi kepentingan drinya pribadi, melainkan negara itu suatu susunan yang objektif bersandarkan kepada sifat hakikat manusia karena itu bertugas untuk melaksanakan dan menerapkan hukum-hukum yang objektif, termuat “keadilan bagi umum”, dan tidak hanya melayani kebutuhan para penguasa negara yang saling berganti ganti orangnya.

f. John Locke (Deddy Ismatullah : 2007)

Tujuan negara menurut John Locke adalah untuk memelihara dan menjamin terlaksananya hak-hak azasi
manusia.yang tertuang dalam perjanjian masyarakat.

g. Niccollo Machiavelli (Deddy Ismatullah : 2007)

Tujuan negara menurut Niccollo Machiavelli adalah untuk mengusahakan terselenggaranya ketertiban, keamanan dan ketentraman. Jadi dengan demikian kalau dahulu tujuan negara itu selalu bersifat kultural, sedangkan menurut Niccollo Machiavelli tujuan negara adalah semata-mata adalah kekuasaan.

h. Thomas Aquinas (Deddy Ismatullah : 2007)

Menurut Thomas Aquinas, untuk mengetahui tujuan negara maka terlebih dahulu mengetahui tujuan manusia, yaitu kemuliaan yang abadi. Oleh karena itu negara mempunyai tujuan yang luas, yaitu memberikan dan menyelenggarakan kebahagiaan manusia untuk memberikan kemungkinan, agar dapat mencapai hidup tersusila dan kemuliaan yang abadi, yang harus di sesuaikan dengan syarat-syarat keagamaan.

i. Benedictus Spinoza

Tujuan negara menurut Spinoza adalah menyelenggarakan perdamaiaan, ketenteraman dan menghilangkan ketakutan. Untuk mencapai tujuan ini, warga negara harus menaati segala peraturan dan undang-undang negara, ia tidak boleh membantah, meskipun peraturan atau undang-undang negara itu sifatnya tidak adil dan merugikan.

Tujuan negara juga dapat dilihat pada beberapa teori berikut ini.

a. Teori Kekuasaan Negara

Tujuan negara berdasarkan teori ini adalah negara berusaha mengumpulkan kekuatan yang besar, menyiapkan militer yang kuat, disiplin, dan loyal untuk menghadapi bahaya. Teori ini tidak mempedulikan keselamatan dan kemakmuran, hanya peduli agar negara sentosa.

Shang Yang (Solly Lubis : 2007) menyatakan bahwa tujuan negara adalah pembentukan kekuasaan negara yang sebesar-besarnya. Menurut dia, perbedaan tajam antara negara dengan rakyat akan membentuk kekuasaan negara.

Niccolo Machiavelli (Deddy Ismatullah : 2007), dalam bukunya Il Principe menganjurkan agar raja tidak menghiraukan kesusilaan ataupun agama. Untuk meraih, mempertahankan dan meningkatkan kekuasaannya, raja harus licik, tak perlu menepati janji, dan berusaha selalu ditakuti rakyat. Machiavelli menegaskan bahwa penggunaan kekuasaan yang sebesarbesarnya itu bertujuan luhur, yakni kebebasan, kehormatan dan kesejahteraan seluruh bangsa Penganut teori ini diterapkan oleh Jenghis Khan dan Kubhilai Khan.

b. Teori Jaminan Hak dan Kebebasan

Teori ini menyatakan bahwa tujuan negara adalah untuk mempertahankan hukum agar hak dan kebebasan rakyat terpenuhi. Dalam teori ini, peranan negara sebagai penjaga ketertiban hukum dan pelindung hak serta kebebasan. Negara tidak boleh campur tangan dalam urusan pribadi dan ekonomi warga negaranya.

Immanuel Kant (Deddy Ismatullah : 2007) adalah penganut teori perjanjian masyarakat karena menurutnya setiap orang adalah merdeka dan sederajat sejak lahir. Kant menyatakan bahwa tujuan negara adalah melindungi dan menjamin ketertiban hukum agar hak dan kemerdekaan warga negara terbina dan terpelihara. Untuk itu diperlukan undang-undang yang merupakan penjelmaan kehendak umum (volonte general), dan karenanya harus ditaati oleh siapa pun, baik rakyat maupun pemerintah. Agar tujuan negara tersebut dapat terpelihara, Kant menyetujui asas pemisahan kekuasaan menjadi tiga potestas (kekuasaan) adalah legislatoria, rectoria, iudiciaria (pembuat, pelaksana, dan pengawas hukum).

Kranenburg (Kranenburg : 1959) termasuk penganut teori negara kesejahteraan. Menurut dia, tujuan negara bukan sekadar memelihara ketertiban hukum, melainkan juga aktif mengupayakan kesejahteraan warganya. Ia juga menyatakan bahwa upaya pencapaian tujuan-tujuan negara itu dilandasi oleh keadilan secara merata, seimbang.

c. Teori Perdamaian Dunia

Menurut teori ini, tujuan negara adalah untuk mencapai perdamaian. Hal itu dikarenakan keamanan dan ketenteraman manusia dalam negara dapat dicapai karena adanya perdamaian dunia. Teori ini menganggap bahwa pembentukan negara merdeka hanya menimbulkan perang.

Dante Alleghiere (Solly Lubis : 2007) dalam bukunya yang berjudul De Monarchia Libri III menyatakan bahwa tujuan negara adalah untuk mewujudkan perdamaian dunia. Perdamaian dunia akan terwujud apabila semua negara merdeka meleburkan diri dalam satu imperium di bawah kepemimpinan seorang penguasa tertinggi. Namun Dante menolak kekuasaan Paus dalam urusan duniawi. Di bawah seorang mahakuat dan
bijaksana, pembuat undang-undang yang seragam bagi seluruh dunia, keadilan dan perdamaian akan terwujud di seluruh dunia.

d. Teori Negara Kesejahteraan

Tujuan negara pada teori ini adalah menyejahterakan rakyat. Negara harus bertindak adil kepada warganya secara seimbang.

Fungsi negara sangat berhubungan erat dengan tujuan negara. Fungsi negara adalah:

  1. melaksanakan ketertiban untuk mencegah bentrokan dalam masyarakat;
  2.  mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat;
  3. mengusahakan pertahanan untuk mencegah bahaya dari luar;
  4. menegakkan keadilan yang dilakukan melalui badan peradilan.

Adapun fungsi negara secara umum adalah sebagai berikut.

  1. Tugas esensial, yaitu tugas untuk mempertahankan negara, seperti memelihara perdamaian, ketertiban, dan ketenteraman, serta melindungi warganya, dan mempertahankan kemerdekaan.
  2. Tugas fakultatif, yaitu tugas untuk dapat menyejahterakan, baik moral, intelektual, sosial, maupun ekonomi.

Menurut Charles E. Merriam (Mirriam Budiardjo : 2008), fungsi negara adalah keamanan ekstern, ketertiban intern, keadilan, kesejahteraan umum, kebebasan; sedangkan R.M. MacIver berpendapat bahwa fungsi negara adalah ketertiban, perlindungan, pemeliharaan dan perkembangan. Selain fungsi negara yang dikemukakan di atas, ada beberapa teori fungsi negara sebagai berikut.

a. Teori Anarkhisme

Anarkhisme menghendaki masyarakat bebas (tanpa terikat organisasi kenegaraan) yang mengekang kebebasan individu. Teori anarkhisme terbagi menjadi dua sebagai berikut.

  • Anarkhisme filosofis menganjurkan pengikutnya untuk menempuh jalan damai dalam usaha mencapai tujuan dan menolak penggunaan kekerasan fisik. Tokohnya, William Goodwin, Kaspar Schmidt, P.J. Proudhon, dan Leo Tolstoy.
  • Anarkhisme revolusioner mengajarkan bahwa untuk mencapai tujuan, kekerasan fisik, dan revolusi berdarah pun boleh digunakan. Contohnya, terjadi di Rusia pada tahun 1860 dengan nama nihilisme, yaitu gerakan yang mengingkari nilai-nilai moral, etika, ide-ide dan ukuranukuran konvensional. Tokohnya, Michael Bakunin.

b. Teori Individualisme

Individualisme adalah suatu paham yang menempatkan kepentingan individual sebagai pusat tujuan hidup manusia. Menurut paham ini, negara hanya berfungsi sebagai sarana pemenuhan kebutuhan setiap individu. Negara hanya bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (penjaga malam), tidak usah ikut campur dalam urusan individu, bahkan sebaliknya harus memberikan kebebasan yang seluas-luasnya kepada setiap individu dalam kehidupannya.

c. Teori Sosialisme

Sosialisme merupakan suatu paham yang menjadikan kolektivitas (kebersamaan) sebagai pusat tujuan hidup manusia. Penganut paham ini menganggap bahwa dalam segala aspek kehidupan manusia, kebersamaan harus diutamakan. Demi kepentingan bersama, kepentingan individu harus dikesampingkan. Oleh karena itu, negara harus selalu ikut campur dalam segala aspek kehidupan demi tercapainya tujuan negara, yaitu kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat.

Sumber
Dwi Cahyati A.W dan Warsito Adnan. 2011. Pelajaran Kewarganegaraan 1 untuk kelas X SMA, MA, dan SMK. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional
halaman pertama

Keynote Alamat oleh Perdana Menteri Mulia dari Bhutan, Lyonchoen Tshering Tobgay, pada Konferensi Internasional tentang Gross National Happiness.

Mulia, Ladies and gentlemen,
Selamat malam
Ini adalah senang untuk hadir dengan Anda di sini di International
konferensi tentang Gross National Happiness.
Tahun ini, kita merayakan ulang tahun kelahiran ke-60 tercinta
Keempat Raja, Yang Mulia Jigme Singye Wangchuck yang memberi kami warisan
Kebahagiaan Nasional Bruto. Konferensi ini merupakan penghargaan yang tepat untuk besar
Pemimpin yang mengabdikan 34 tahun hidupnya dalam pelayanan umat-Nya dan
negara.
Atas nama pemerintah dan rakyat Bhutan, saya ingin hangat
menyambut anda semua untuk konferensi ini, yang mengumpulkan peserta dari rekor
jumlah empat puluh delapan negara.
1. Latar Belakang
Mari saya mulai dengan melihat kembali.
Sepanjang sejarah modern, kemajuan sosial telah diukur
dari PDB. Semakin tinggi GDP, yang lebih maju suatu negara, sehingga berjalan satu
keyakinan umum. Ada, sehingga terburu-buru gila untuk meningkatkan GDP.
Oleh karena itu, dari waktu ke waktu, GDP datang untuk dilihat sebagai pengganti untuk kesejahteraan masyarakat
– Sesuatu yang tidak pernah dirancang untuk menjadi.
Kami adalah, sebagai sebuah negara dan sebagai planet, menghadapi sejumlah tantangan yang mendesak.
Ancaman perubahan iklim, polusi lingkungan, gangguan sosial,
disintegrasi budaya, korupsi, dan ketidakstabilan politik tidak lagi
masalah masa depan.
2. Konsep GNH
Kita perlu untuk menarik nilai-nilai kita untuk mengembangkan visi untuk menentukan keunggulan dari
sukses, dan benchmark, masyarakat harus mencapai.
Kita perlu memahami bahwa gagasan kemajuan melampaui kurangnya
pendapatan atau konsumsi untuk memasukkan aspek non-moneter seperti lemah
hubungan sosial, biaya psikologis keterasingan dan isolasi,
eksposur risiko dan pengalaman kerentanan.
Kita perlu pelengkap yang jelas, koheren dan menarik untuk dominasi
GDP. Kita perlu pendekatan baru dan transformasional untuk mendefinisikan dan
mengukur kesejahteraan.

Halaman 2
2
Baru-baru ini komunitas pembangunan internasional merasa terhadap kebutuhan ini di
mengartikulasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di New York, yang
beresonansi secara mendalam dengan ‘pembangunan dengan values’.Yet bahkan daftar ambisius ini
tujuan tidak memiliki akun tepat dan meyakinkan tentang kesejahteraan, dan daun
out kami budaya, hubungan, dan bahkan rincian seperti kehidupan kerja yang seimbang.
Solusinya jelas terletak pada mengubah sangat Maksud dan tujuan
pengembangan. Jika tujuan dasar pembangunan yang berubah dari
mengejar keuntungan untuk mengejar kesejahteraan yang lebih tinggi dalam semua dimensinya,
tingkat sebenarnya dari kebahagiaan di planet ini pasti akan naik. The Stiglitz Sen
Komisi Fitoussi menyatakan ini. Inisiatif luar PDB di Eropa
mengenalinya. Array inisiatif kesejahteraan baru dalam pengukuran dan
tindakan bersaksi untuk itu.
Konferensi ini bertujuan untuk memberikan kesempatan untuk belajar tentang alternatif
pendekatan perkembangan dimana tujuan utamanya adalah kebahagiaan dan
kesejahteraan orang.
Ini akan memberikan kesempatan unik untuk perwakilan politik, kebijakan
pembuat, praktisi, tokoh agama dan akademisi untuk bertukar
pengalaman pada strategi menerjemahkan kerangka kesejahteraan dalam praktek.
Ini akan membantu membawa ulang penilaian dari apa yang penting. Dan dalam waktu, diam-diam
tapi pasti, itu akan bergeser kemajuan sosial dan pertimbangan kesejahteraan dari
departemen pemerintah dan akademisi dalam kesadaran mainstream.
Untuk Bhutan, dorongan untuk melihat sekilas hakikat pembangunan dimulai awal
di bawah kepemimpinan yang bijaksana dari raja-raja kami. Kami ingin menjadi sebuah negara di mana
kemajuan adalah holistik, inklusif, adil dan berkelanjutan. di mana politik
dan hal-hal spiritual yang seimbang.
Aspirasi ini mengkristal dalam pernyataan visioner, “Gross National
Kebahagiaan adalah lebih penting daripada Produk Domestik Bruto “; pertama
diucapkan oleh Yang Mulia Keempat Raja Bhutan pada 1970-an.
Mulia percaya bahwa tujuan akhir adalah kepuasan dari
orang, dan bahwa pembangunan harus memungkinkan manusia terungkap mereka
potensi menjadi manusia yang lebih baik secara sosial, ekonomi dan
secara moral.
Raja kelima kami terus komitmen Agustus ini. Pada negara pertama
kunjungan ke India, Baginda 5-Nya
th
Raja berkata “Saya telah terinspirasi dengan cara saya
melihat hal-hal dengan filosofi pembangunan Bhutan dari GNH dan perintis nya,
Ayah Mulia Jigme Singye Wangchuk. GNH telah datang berarti sehingga
banyak hal untuk banyak orang. Tapi bagi saya, itu menandakan sederhana, ‘Pembangunan
dengan nilai-nilai ‘.

halaman 3
3
GNH – apa yang kita sebut Kebahagiaan Nasional Bruto – Oleh karena itu, adalah apa yang mendefinisikan kita
sebagai bangsa dan masih menuntun kita seperti yang kita bergerak maju sebagai masyarakat.
3. kebijakan GNH
Exellencies, Ladies and Gentleman
Lebih dari empat puluh tahun sejak diperkenalkan, Bhutan telah memastikan bahwa GNH memiliki
menjadi kekuatan pemersatu di balik semua perumusan kebijakan, dan telah membentuk
siklus perencanaan lima tahun negara itu.
Beberapa tonggak terbesar Bhutan dicapai sejauh ini dalam budaya dan
lingkungan Hidup.
Dari perspektif GNH, dapat dipahami bahwa penurunan tradisional
warisan dan kearifan budaya akan menyebabkan melemahnya umum masyarakat. Jika
Anda melihat-lihat, banyak negara telah kehilangan banyak budaya mereka dengan
dinamis perubahan zaman. Bhutan, meskipun dia tidak kekuatan militer atau
kekuatan ekonomi, mempertahankan otoritas yang berbeda dan identitas khusus nya
sendiri.
Demikian juga, tidak seperti banyak negara di mana lingkungan telah menjadi rendah
prioritas untuk investasi publik dan pembentukan kebijakan, Bhutan mempertahankan
komitmen yang kuat terhadap pelestarian lingkungan. Bhutan memiliki 72,5%
cakupan hutan; dengan lebih dari setengah dari total luas lahan yang ditunjuk sebagai
kawasan lindung.
Dan, keadaan yang sangat positif dari lingkungan alam telah mengarahkan Bhutan
untuk mengejar ekonomi hijau.
Misalnya, pada tahun 2014, kami memperkenalkan mobil listrik.
Motivasi dasar untuk memulai perjalanan ini adalah untuk mencapai
nol emisi di sektor transportasi. Penting ini didorong oleh kebutuhan kita
bergantung pada sumber yang bersih dan lebih murah terbarukan listrik sementara
mengurangi ketergantungan kita pada minyak impor, dengan pernah naik harganya.
Hal ini juga didorong oleh kebutuhan kita untuk mengatasi krisis perubahan iklim global dengan
bencana ekonomi, lingkungan, kesehatan manusia dan dampak sosial.
Dan untuk mengadopsi teknologi inovatif untuk mengembangkan sektor hijau baru di
ekonomi sebagai dasar untuk penciptaan lapangan kerja baru dan layak di
ekonomi.
Dengan meningkatnya urbanisasi dan pertumbuhan kelas menengah di Bhutan, saya
berharap bahwa permintaan untuk transportasi modern untuk mendukung nya perkotaan
gaya hidup dapat dipenuhi oleh pilihan mobil karbon netral listrik.

halaman 4
4
Ekonomi hijau juga mengharuskan kita untuk mempertahankan praktek-praktek yang baik misalnya dalam
pertanian. Produksi pangan Bhutan selalu terutama organik.
Namun kecuali kita secara sadar mengakui dan menegaskan nilainya untuk lingkungan kita
dan ekonomi, mungkin menurun. Kita sudah melihat beberapa kentang yang tumbuh
dengan pupuk. Dalam lima tahun ke depan, Bhutan akan bergerak untuk mengkonsolidasikan
praktek pertanian berkelanjutan dan organik kami sebagai bahkan lebih diperkuat
kebijakan.
Dan bagaimana bisa demokrasi muda kita lebih dalam menginternalisasi, dan lebih
kreatif mempromosikan kebijakan GNH? Untuk apa yang paling mendesak bervariasi. kami 9
th
lima tahun rencana mulai desentralisasi perencanaan, dan kami 10
th
mulai fiskal
desentralisasi. Saya ingin mengumumkan bahwa rencana lima tahun depan
Proses akan melibatkan pemerintah di tingkat daerah – yang kita sebut gewogs –
bahkan lebih dalam. Mereka dapat mengembangkan rencana dan program untuk memajukan semua
GNH domain dalam konteks mereka. Saya percaya ini akan membawa manfaat ganda: kami
lokal pemimpin terpilih akan menjadi lebih sadar GNH dan lebih
percaya diri dalam model bangunan gewogs mana praktek keberlanjutan yang
diperbaharui.
4. Bisnis GNH
Sampai titik ini, hampir semua upaya dari kedua kebijakan pelaksana
GNH dan memberikan yang lebih baik langkah-langkah GNH di Bhutan telah terbatas
lingkaran pemerintah dan akademis, sementara sektor bisnis telah
terlewatkan.
Model bisnis saat ini, dengan penekanan lebih pada maksimalisasi keuntungan,
pada peningkatan nilai pemegang saham di hampir semua biaya untuk lingkungan dan untuk
masyarakat, tidak berkelanjutan.
Dari sudut pandang GNH, bisnis – baik domestik maupun asing – juga adalah
pilar utama dan penting dari masyarakat kita yang berbagi tanggung jawab yang sama untuk
meningkatkan kehidupan masyarakat dan memberikan kontribusi untuk kesejahteraan dan kebahagiaan mereka.
Bisnis harus mengeksplorasi membina kebahagiaan dan kesejahteraan sebagai alternatif
Kepentingan Bisnis. Fokus seperti membutuhkan pergeseran paradigma dalam bagaimana para pemimpin
berpikir tentang tujuan bisnis. Hanya maka bisnis akan kembali nya
tempat yang selayaknya sebagai salah satu pilar penting di mana kita dapat membangun pribadi
dan keberhasilan sosial.
Contoh terbaru dari usaha kita sendiri untuk menggeser paradigma bisnis kami
Rencana Stimulus Ekonomi. Stimulus Ekonomi Rencana dimulai dengan kembar
tujuan pemberdayaan masyarakat dan memastikan seimbang sosial yang adil
pertumbuhan ekonomi. Ini membentuk Peluang Bisnis dan
Pusat Informasi bertujuan membina pertumbuhan pondok dan kecil
industri manufaktur secara berkelanjutan.
Bhutan akan melihat ke dalam untuk mengembangkan dan memberdayakan kecil kami

halaman 5
5
bisnis, menciptakan iklim yang mendukung pertumbuhan usaha kecil dan
warga mendorong dan lulusan muda untuk menciptakan bisnis daripada
mencari pekerjaan.
B y berinvestasi dalam pertumbuhan dan pengembangan usaha kecil di seluruh
negara, hasil besar untuk diwujudkan dari upaya ini dapat memfasilitasi
kemandirian ekonomi untuk Bhutan dan membangun budaya bisnis GNH dari
bawah ke atas.
5. Happiness Subjektif
Mulia, Hadirin Gentleman,
Kira-kira satu dekade lalu, Bhutan mulai berbicara tentang pengembangan GNH Indeks
untuk melaporkan kemajuan kami. Kami membuat komitmen yang kuat itu, bahwa apa pun
kami datang dengan, itu akan berakar dalam pengalaman Bhutan dan
didasarkan pada nilai-nilai GNH.
Ide ini didasarkan pada pengamatan yang sangat cerdik bahwa indikator-indikator yang
kuat. Apa yang kita menghitung hal. Apa yang kita hitung pada akhirnya mempengaruhi
agenda kebijakan dan keputusan dari pemerintah.
Tapi sebelum saya berbagi dengan Anda hasil tentang Kebahagiaan Nasional Bruto, biarkan aku
mulai dengan temuan tentang kebahagiaan subjektif dan menjelaskan mengapa GNH
Indikator bukan merupakan indikator kebahagiaan subjektif.
Pada kebahagiaan subjektif, orang ditanya, ‘mengambil segala sesuatu bersama-sama, bagaimana
senang akan Anda katakan bahwa Anda ‘dan juga berbagi tingkat kepuasan mereka
domain di kehidupan.
Secara keseluruhan, di Bhutan, ada peningkatan yang signifikan dalam subjektif
kebahagiaan pada 2015 dibandingkan dengan 2010.
Mengapa, Anda mungkin bertanya, apakah kita tidak hanya menggunakan kebahagiaan subjektif?
Alasannya adalah bahwa indikator kebahagiaan mengukur hanya bagian dari GNH. Untuk
Misalnya, jika kita melihat orang-orang yang kebahagiaan subjektif adalah 7 atau
lebih tinggi, kita mungkin akan terkejut menemukan bahwa hanya setengah dari orang-orang ini
senang dalam hal Indeks GNH! Apakah itu kesalahan? Melihat lebih dekat pada orang-orang
yang sangat bahagia dengan masing-masing indikator, kami menemukan bahwa kurang dari seperempat
dari mereka adalah orang yang sama.
Selain itu, peringkat kabupaten juga berbeda untuk keseluruhan subjektif
peringkat kebahagiaan dibandingkan dengan GNH. Misalnya, Dagana adalah bahagia
Kabupaten semua sesuai dengan kebahagiaan subjektif, tapi peringkat rendah pada GNH, sehingga
dua indeks jelas mengukur hal yang berbeda.

halaman 6
6
Kebahagiaan subjektif telah terpesona banyak peneliti karena menambah baru
data kuantitatif. Tapi itu tidak menangkap altruisme atau tanggung jawab. itu tidak
tidak mencerminkan merawat lingkungan baik – negara-negara paling bahagia
di seluruh dunia termasuk orang-orang yang mencemari planet kita yang paling. Jadi tidak
tepat sebagai tujuan mandiri untuk masyarakat.
Bisa kepuasan masyarakat di masing-masing domain akan digunakan sebagai pengganti
GNH indikator? Nah, jika kita melihat kepuasan masyarakat dengan kesehatan mereka,
menurun – tapi kesehatan tujuan mereka membaik. Beralih ke segera
hubungan keluarga, kepuasan dengan ini ditingkatkan tetapi GNH
Indikator diperparah dengan sejumlah kecil tapi signifikan secara statistik. Dan
Kepuasan subjektif dengan kondisi hidup turun, sementara tujuan
tingkat pendapatan, perumahan dan pekerjaan setiap ditingkatkan.
Jadi ada banyak masih untuk memahami, namun yang jelas adalah bahwa subjektif
Data lakukan negara tujuan tidak proxy, yang berusaha kebijakan kami untuk meningkatkan.
GNH nilai negara subjektif positif dan psikologi Buddhis telah mempelajari
ini selama berabad-abad. Jadi langkah-langkah indeks GNH kesejahteraan psikologis,
menggunakan empat indikator: kepuasan hidup evaluatif, positif dan negatif
emosi, dan spiritualitas. Dan itu termasuk kesejahteraan psikologis antara
domain dari GNH. Kebahagiaan subjektif adalah penting, tetapi hal-hal lain
yang mendalam penting juga.
6. Tindakan GNH
The GNH Indeks dipandu oleh kerangka kerja konseptual berbasis domain yang
menggeser fokus semata-mata dari ekonomi saja, atau dari kebahagiaan subjektif
saja, untuk memasukkan domain penting lain dari kehidupan masyarakat yang mengarah ke
kesejahteraan ditingkatkan.
Sembilan domain GNH adalah (1) kesejahteraan psikologis, (2) kesehatan, (3)
pendidikan, (4) penggunaan waktu, (5) keanekaragaman budaya dan ketahanan, (6) yang baik
governance, (7) vitalitas masyarakat, (8) keragaman ekologi dan ketahanan,
dan terakhir (9) standar hidup.
Ketika kita melihat satu persatu bagaimana warga di Bhutan faring pada sembilan ini
domain, kita melihat sekilas kesejahteraan mereka. Melihat individual
potret selama ribuan Bhutan memberikan gambaran tentang bagaimana kualitas kami
hidup adalah, dan bagaimana hal itu berubah, untuk lebih baik atau lebih buruk. Kesederhanaan membuatnya menjadi
komunikasi yang sangat efektif dan alat evaluasi.
Kami memiliki tingkat nasional pertama kami GNH Indeks pada tahun 2010. Tahun ini kami memiliki kami
kedua.
Izinkan saya untuk berbagi dengan Anda beberapa temuan:
Secara keseluruhan, 91,2% dari Bhutan menikmati kecukupan dalam setidaknya setengah dari

halaman 7
7
domain. Selanjutnya, 43,4% adalah cukup atau sangat senang karena mereka
memiliki prestasi yang cukup dalam dua-pertiga dari domain.
Di antara kelompok; laki-laki lebih bahagia daripada wanita dan penduduk perkotaan
lebih bahagia daripada orang-orang di pedesaan. Semua domain berkontribusi secara seimbang untuk GNH
secara keseluruhan.
Melihat kembali 2010 untuk perbandingan, kami menemukan bahwa telah terjadi
peningkatan yang signifikan dalam GNH antara 2010 dan 2015 0,743-0,756. Aku s
ini cepat atau lambat? Kami belum tahu. Ini adalah pertama kalinya kami untuk informasi jadi kami
tidak ada untuk membandingkannya dengan. Kami masih mempelajari apa adalah pertumbuhan ‘baik’
tingkat GNH Indeks!
Juga, jika kita fokus pada orang-orang yang tidak puas atau hanya sempit senang
menurut GNH, kami menemukan bahwa prestasi mereka juga meningkat sebesar kecil
Jumlah tapi signifikan secara statistik, sehingga mereka lebih dekat untuk mencapai GNH
terlalu.
Saya sangat senang bahwa pola pertumbuhan GNH kami adalah terpuji karena
memiliki telah menyamakan. Ini disukai kelompok kurang bahagia. Indeks GNH Perempuan
meningkat lebih cepat daripada laki-laki 2010-2015, mengurangi ketidaksetaraan gender.
Kebahagiaan di antara mereka kurang pendidikan formal meningkat lebih cepat, mengurangi
ketidaksamaan. GNH meningkat lebih untuk orang tua, 2010-2015, sehingga sebuah
menyamakan tren.
Jadi, bagaimana GNH naik? Kami melihat beberapa keuntungan sederhana di berbagai bidang seperti hidup
standar, kesehatan dan penggunaan waktu. Tapi di daerah lain seperti komunitas
vitalitas dan kesejahteraan psikologis indikator, kita benar-benar tampaknya kehilangan
tanah.
Untuk lebih spesifik, peningkatan yang signifikan dalam beberapa indikator melaju
perubahan:
Sebuah besar 20% dari Bhutan melihat peningkatan akses mereka ke layanan:
listrik, air bersih, pembuangan limbah higienis, dan perawatan kesehatan.
Bhutan telah melaporkan bahwa mereka menikmati jumlah yang lebih tinggi dari hari yang sehat di
bulan, dan tinggal di rumah sakit lebih sedikit dari sebelumnya.
Melihat ke bagaimana kita menghabiskan waktu kita, yang merupakan cara yang baik untuk mengambil pulsa
dari nilai-nilai kita, kita melihat bahwa orang menghabiskan lebih banyak waktu di kegiatan budaya, dan
7% lebih Bhutan cukup tidur pada tahun 2015 dibandingkan tahun 2010 – sehingga kita tidak memiliki
kenaikan workaholics!
Pembalap lain perubahan ditingkatkan kondisi perumahan, yang ditingkatkan
untuk 12% dari Bhutan – ditambah kenaikan pendapatan per kapita dan aset
dan perbaikan dalam isu-isu lingkungan.
Perubahan positif lain untuk Bhutan menganggap masalah serius satwa liar

halaman 8
8
seperti rusa, babi hutan, dan gajah merusak tanaman kami. Kehancuran satwa liar
kurang dari keluhan sekarang dari lima tahun yang lalu.
Hal ini membesarkan hati untuk melihat perubahan positif di begitu banyak
dimensi kehidupan kita. Namun Indeks GNH adalah kontrol 360 derajat jujur
ruang, bukan alat cuaca yang adil. Hal ini juga memegang cermin dan menunjukkan di mana
kita menjadi lemah, yang dapat memberikan penyebab kecil untuk pencarian jiwa.
Di Bhutan, menyikapi dimensi spiritual dari kehidupan seseorang telah menjadi
cara tradisional membawa kesejahteraan seseorang ke permukaan. Namun dalam
masa 5 tahun, tingkat spiritualitas orang telah sedikit menurun. orang-orang
melaporkan prevalensi lebih tinggi dari emosi negatif seperti marah, frustasi
dan kecemburuan. Saya berkomitmen untuk menerapkan strategi untuk melindungi dan
mempromosikan keterampilan emosional, psikologis dan spiritual yang mendukung
kebahagiaan. Kami memiliki kebijaksanaan dalam tubuh monastik kami untuk bekerja dengan
Departemen Pendidikan untuk memperbaharui pendidikan nilai-nilai kita, sehingga anak-anak belajar
keterampilan spiritual dan kecerdasan emosional sejak dini. Kita perlu membangun
pusat spiritual dan meminta para lama kami sangat dicapai dan
praktisi untuk membantu kami mengembangkan kedamaian batin dan Widom, baik dalam tradisional
cara dan menggunakan media modern dan bahasa Inggris. Jika orang lain melakukan hal yang sama di kami
korporasi, dan bisnis, spiritualitas kita akan dipertahankan!
Perubahan Bhutan juga dirasakan dalam budaya kita – 17% lebih Bhutan di
2015 merasa bahwa etiket tradisional kita yang kita sebut Driglam Namzha memiliki
menolak atau tidak cukup kuat. Untuk mengatasi ini saya akan kembali dzongkhag
dan kurikulum sejarah untuk sekolah dan perguruan tinggi, dan membutuhkan lulusan dan
peserta untuk mengambil modul intensif bahasa nasional, filsafat,
dan budaya (seperti yang dilakukan oleh pengacara di RIM), sehingga para pemimpin kita di masa depan
lembaga dan bisnis kembali topik ini saat mereka mencapai usia dewasa.
Ini dan kebijakan lainnya dapat mengingatkan kita warisan kita, namun pada akhirnya kami
nilai telah diperbarui dengan keaslian dan dari dalam, di rumah kita
dan masyarakat.
Dalam domain masyarakat, kesukarelaan dan sumbangan tidak tumbuh dan
yang paling signifikan, kita menemukan tingkat yang lebih lemah dari hubungan sosial dengan keluarga,
teman-teman dan tetangga. Rasa belongingness kepada masyarakat menurun
sebesar 19%. Ini adalah seruan sedih perhatian untuk melawan isolasi sosial baik
antara orang tua kita yang tertinggal di daerah pedesaan dan migran urban baru
menghadapi kesepian, dan saya berkomitmen untuk meningkatkan titik ini kuat dengan kami
pemimpin lokal.
Single indikator yang mengalami penurunan terbesar diamati dalam subjektif
persepsi kinerja pemerintah dalam pekerjaan, kesetaraan, pendidikan,
kesehatan, anti-korupsi, lingkungan dan budaya.
Hal ini diduga bahwa ini terjadi karena politik elektoral memecah belah
memiliki orang-orang. Orang-orang sebagian besar dibagi menjadi dua menentang pemilihan
kamp dan pemilih dari pihak lawan secara alami dinilai kinerja
Partai Berkuasa rendah.

halaman 9
9
Selain itu, peningkatan tajam disaksikan dengan pemerintah yang sebenarnya
pemberian layanan dan sehingga dapat dikatakan bahwa kinerja pemerintah
Indikator telah dinilai independen pelayanan.
Hasil ini memberi saya kesempatan untuk membuka diskusi penting. Bhutan
telah belajar banyak dari negara-negara demokrasi yang lebih tua. Namun kita juga telah belajar
beberapa kebiasaan yang kurang positif mereka. Kami memiliki kesempatan untuk cepat menjatuhkan
ini perilaku obstruktif sebelum mereka menjadi tertanam dan tidak mungkin
Untuk mengganti. Aku akan membuka diskusi tentang apa artinya untuk melaksanakan kami
perdebatan dan pertukaran yang demokratis, dan bahkan kampanye pemilu kami, dengan
kasih sayang, dan kebijaksanaan.
Dari Indikator GNH saya dapat melihat dengan jelas bahwa Bhutan peduli tentang bagaimana
pemerintah melakukan, bahwa mereka bermasalah, dan mereka melacak. saya
berharap bahwa dalam indeks GNH berikutnya pemerintah kita meningkatkan di mata mereka.
Tren mengganggu akhir adalah bahwa peningkatan GNH adalah terkuat di
daerah perkotaan dan kota-kota kecil, tapi tidak di ladang dan lembah-lembah dan
dusun tinggi di kabut. Kami akan menggunakan kebijakan dan cepat-pertanian kita
memperluas konektivitas untuk memberi energi GNH di daerah pedesaan, sehingga anak muda
membangun karir dan keluarga mereka di desa-desa yang indah kami sebagai dewasa yang modern
laki-laki dan perempuan, dan tidak hanya merindukan lampu-lampu kota.
Sehingga sedikit, rasa perjalanan kami saat ini untuk meningkatkan GNH, dan
jendela ke kemajuan kita dan tantangan kita pada tahun 2015.
Seperti yang dapat Anda bayangkan, Indeks GNH akan membuka pintu ke substantif
dialog nasional di mana berbasis luas kemajuan dan pertimbangan kesejahteraan
akan sama seperti yang signifikan dan nyata sebagai pertimbangan keuangan di
pengambilan keputusan. Ini akan kita hadapi dengan tantangan dan keputusan yang kita miliki
untuk membuat untuk mengoptimalkan kesejahteraan.
Kami berharap dialog ini juga akan melepaskan imajinasi, kreativitas dan
kebijaksanaan perempuan Bhutan, laki-laki dan pemuda di semua sektor masyarakat.
Jadi pertumbuhan GNH akan menjadi karya banyak tangan dan hati dan
pikiran.
7. GNH Internasional
Mulia, Ladies and Gentleman, saya sekarang beralih ke konferensi ini,
mengakui bahwa untuk beberapa peserta, fokus Anda adalah di luar Bhutan.
GNH telah mendapatkan momentum di negara-negara lain juga. Saat ini, ada
gelombang kerja mengatasi perubahan ini diperlukan dalam bagaimana kita mengukur
kemajuan, dari inisiatif ‘luar GDP’ di Eropa, OECD yang sedang berlangsung
bekerja pada bagaimana ‘Mengukur apa yang kita harta’, ke sejumlah besar nasional dan
inisiatif subnasional.

halaman 10
10
Program utama yang dilakukan di Amerika Serikat, Inggris, India,
Australia, Kanada, dan Brasil antara lain. Ini memiliki berbagai keunggulan dan
ruang politik di negara-negara. Tapi gabungan upaya global resmi
dan tindakan akar rumput menciptakan platform dari mana warga dapat menekan
pengambil keputusan untuk membuat kebijakan yang menghormati nilai-nilai ini dan lebih memenuhi
kebutuhan masyarakat yang mereka layani.
Pada tahun 2012, PBB menyatakan 20 Maret
th
‘Hari Internasional
Kebahagiaan’. Kebahagiaan Nasional Bruto juga telah memeluk dalam
Persatuan negara-negara.
Indikator Sasaran Pembangunan Berkelanjutan rancangan yang disepakati pekan lalu di
Bangkok tidak memerlukan setiap negara untuk menghasilkan Indeks GNH. Yang mana
kanan – kebahagiaan tidak bisa dipaksakan. Tapi mereka meninggalkan pintu terbuka untuk
pemerintah nasional untuk bereksperimen dan memajukan sepanjang jalan ini, dan kami
memiliki antara kita beberapa orang yang melakukan hal itu.
Gerakan untuk perubahan, bergerak ke dalam arus utama, pergeseran
Paradigma sedang berlangsung. Tapi perlu hati-hati dipelihara.
8. Kesimpulan
Konferensi ini merupakan salah satu dari banyak cara budidaya kegiatan GNH. Dan
fakta bahwa begitu banyak dari Anda berada di sini hari ini juga mencerminkan saling
pengakuan bahwa ini adalah saat untuk menciptakan perubahan.
Pada 1970-an, pengamatan kami keempat Raja yang GNH lebih penting
dari PDB mengkristal wawasan tentang keseimbangan prioritas yang kita sebagai
bangsa harus berusaha untuk maju. Indeks GNH sekarang memantau dan mengajak kita
untuk mencerminkan mendalam atas, untuk saham klaim kami pada, aspek berharga dari kehidupan yang
di bawah ancaman. Ini mengundang kita untuk mengasuh mereka, bahkan ketika kita terus tumbuh dan
berevolusi dengan cara lain. Ada banyak tantangan bagi kami di Bhutan,
hanya karena ada untuk Anda dalam masyarakat sendiri, namun kita harus setiap menghadapi ke
tantangan dengan tekad.
Bersama-sama, kita harus bekerja untuk membangun masyarakat yang berkelanjutan dalam segala hal
dan menawarkan kualitas hidup yang lebih baik bagi semua orang. Kita harus memimpin dengan contoh. Dan
kita harus menghibur satu sama lain ketika kita lelah atau putus asa.
Saya yakin bahwa konferensi ini akan memungkinkan orang untuk menemukan cara-cara baru
terlibat dengan satu sama lain, memiliki percakapan bermakna, meminta kanan
pertanyaan dan mencari dan menemukan cara untuk mengilhami perubahan.
Mari saya berharap Anda konferensi sukses yang berbuah banyak dalam hidup Anda

logo-mkrri

Bhutan Indeks GNH

GNH: Konsep

Kebahagiaan Nasional Bruto adalah istilah yang diciptakan oleh Yang Mulia Keempat Raja Bhutan, Jigme Singye Wangchuck pada 1970-an. Konsep ini menyiratkan bahwa pembangunan berkelanjutan harus mengambil pendekatan holistik terhadap gagasan kemajuan dan memberikan sama pentingnya dengan aspek non-ekonomi kesejahteraan. Konsep GNH telah sering dijelaskan oleh empat pilar: good governance, pembangunan sosial-ekonomi yang berkelanjutan, pelestarian budaya, dan konservasi lingkungan. Akhir-akhir ini empat pilar telah diklasifikasikan lebih lanjut menjadi sembilan domain untuk menciptakan pemahaman yang luas dari GNH dan untuk mencerminkan rentang holistik nilai GNH. Sembilan domain adalah: kesejahteraan psikologis, kesehatan, pendidikan, penggunaan waktu, keragaman budaya dan ketahanan, tata pemerintahan yang baik, vitalitas masyarakat, keragaman ekologi dan ketahanan, dan standar hidup. Domain merupakan masing-masing komponen dari kesejahteraan rakyat Bhutan, dan istilah ‘kesejahteraan’ di sini mengacu pada pemenuhan kondisi dari ‘kehidupan yang baik’ sesuai nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang ditetapkan oleh konsep Kebahagiaan Nasional Bruto.

The GNH Index: Apa itu?

Indeks Kebahagiaan Nasional Bruto merupakan indeks angka tunggal yang dikembangkan dari 33 indikator dikategorikan di bawah sembilan domain. The GNH Indeks dibangun berdasarkan metodologi multidimensi yang kuat yang dikenal sebagai metode Alkire-Foster ( Klik Disini untuk lebih).

The GNH Indeks dapat didekomposisi oleh karakteristik demografi dan dirancang untuk menciptakan insentif kebijakan bagi pemerintah, LSM dan bisnis Bhutan untuk meningkatkan GNH. 33 indikator ( Klik Disini untuk file Excel dengan lebih detail) di bawah sembilan domain bertujuan untuk menekankan aspek yang berbeda dari kesejahteraan dan cara yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan manusia yang mendasari ini. 33 indikator secara statistik terpercaya, normatif penting, dan mudah dipahami oleh khalayak yang besar ( Klik Disini untuk detail write-up ini). Domain sama-sama tertimbang ( Klik Disini untuk melihat file PDF pada Pembobotan). Dalam setiap domain, indikator objektif diberi bobot yang lebih tinggi sedangkan indikator subjektif dan dilaporkan sendiri ditugaskan bobot yang lebih rendah.

2010 Survey GNH:

Survei Kebahagiaan Nasional Bruto dilakukan pada tahun 2010 dengan sampel perwakilan diambil di tingkat distrik dan regional. Survei ini dikelola dengan menggunakan kuesioner GNH yang mengumpulkan data tentang gambaran yang komprehensif tentang kesejahteraan Bhutan. Survei mengumpulkan data dari 7142 responden; 6476or 90,7% dari responden memiliki data yang cukup untuk dimasukkan dalam Indeks GNH.

2010 GNH Indeks: Highlights

Metodologi dasarnya memberikan tiga jenis hasil: headcount, intensitas dan indeks GNH keseluruhan. Headcount mengacu pada persentase dari Bhutan yang dianggap bahagia, dan intensitas adalah kecukupan rata dinikmati oleh Bhutan.

  • Headcount = 40,9% – Ini berarti bahwa 41% dari Bhutan memiliki kecukupan dalam enam atau lebih dari sembilan domain dan dianggap ‘bahagia’.
  • Intensitas = 43,4% -The 59% dari Bhutan yang tidak dianggap ‘happy’ kekurangan kecukupan di 43% dari domain. Sembilan domain kali 0.43 = 3.87. Jadi bahagia Bhutan rata-rata kecukupan kurangnya di hanya di bawah empat domain dan menikmati kecukupan dalam lebih dari lima domain.
  • GNH Indeks = 0,743 – Indeks GNH berkisar dari 0 sampai 1. Sejumlah lebih tinggi lebih baik. Hal ini mencerminkan persentase Bhutan yang bahagia dan persentase domain di mana orang yang belum senang telah mencapai kecukupan (headcount dan intensitas).

Apa lagi Index GNH mengungkapkan tentang orang-orang bahagia? Berikut adalah beberapa highlights:

  • Pria lebih bahagia daripada wanita rata-rata.
  • Dari sembilan domain, Bhutan memiliki paling kecukupan dalam kesehatan, kemudian ekologi, kesejahteraan psikologis, dan vitalitas masyarakat.
  • Di daerah perkotaan, 50% dari orang senang; di daerah pedesaan itu adalah 37%.
  • daerah perkotaan lebih baik dalam kesehatan, standar dan pendidikan hidup. daerah pedesaan lebih baik dalam vitalitas masyarakat, ketahanan budaya, dan pemerintahan yang baik.
  • Kebahagiaan adalah lebih tinggi di antara orang-orang dengan pendidikan dasar atau di atas dibandingkan mereka yang tidak memiliki pendidikan formal, tetapi pendidikan tinggi tidak mempengaruhi GNH sangat banyak.
  • Paling bahagia orang dengan pekerjaan meliputi PNS, biarawan / anim, dan gyt anggota / DYT. Menariknya, pengangguran yang lebih bahagia dari karyawan perusahaan, ibu rumah tangga, petani atau angkatan kerja nasional. [1]
  • orang yang belum menikah dan orang-orang muda di antara yang paling bahagia.
  • Ada cukup banyak kesetaraan di Dzongkhags, sehingga tidak ada peringkat yang ketat di antara mereka. The Dzongkhags bahagia termasuk Paro, Sarpang, Dagana, Haa, Thimphu, Gasa, Tsirang, Punakha, Zhemgang, dan Chukha.
  • Happy dzongkhag setidaknya itu SamdrupJonkhar.
  • Peringkat dzongkhags oleh GNH berbeda secara signifikan dari peringkat mereka dengan pendapatan per kapita. Sarpang, Dagana, dan bahkan Zhemgang misalnya, melakukan jauh lebih baik di GNH daripada pendapatan.
  • Dalam hal jumlah, jumlah tertinggi orang yang bahagia hidup di Thimphu dan Chukha – seperti yang dilakukan jumlah tertinggi orang bahagia!
  • Thimphu lebih baik dalam pendidikan dan standar hidup dari Dzongkhags lain, tapi lebih buruk di vitalitas masyarakat.

Bhutan indeks ‘Kebahagiaan Nasional Bruto’

The kecil, terpencil Himalaya kerajaan Bhutan pertama menemukan ide menggunakan kebahagiaan sebagai ukuran tata pemerintahan yang baik – ide tetangga adidaya yang Cina kini telah dipinjam.

The kecil, terpencil Himalaya kerajaan Bhutan pertama menemukan ide menggunakan kebahagiaan sebagai ukuran tata pemerintahan yang baik - ide tetangga adidaya yang Cina kini telah dipinjam.


 Kesejahteraan di Bhutan diukur dengan kebahagiaan daripada pembangunan ekonomi: Alamy
 

Ini pertama kali diusulkan pada tahun 1972 oleh Jigme Singye Wangchuck, mantan Raja negara.

Raja Wangchuk mengatakan bahwa alih-alih mengandalkan Produk Domestik Bruto sebagai indikator terbaik dari Bhutan kemajuan ‘s, itu seharusnya mempertimbangkan nya “Gross National Happiness.”

Itu sudah bisa diukur dengan akal rakyatnya ‘dari yang baik-diatur, hubungan mereka dengan lingkungan, kepuasan dengan laju pembangunan ekonomi, rasa memiliki budaya dan nasional.

Pavan K Verma, duta besar India untuk Bhutan dan komentator sosial terkemuka, mengatakan penyebaran ide dari Bhutan terpencil mencerminkan ketidakmampuan aktivitas ekonomi sebagai ukuran keberhasilan.

“Ada batas untuk pertumbuhan ekonomi kepuasan dengan sendirinya memberikan,” katanya. “Ada pencarian untuk melihat melampaui pemenuhan bahan. Ada banyak aspek dari kehidupan sosial di berbagai negara seperti China dan Inggris yang berantakan, seperti hubungan keluarga dan kehidupan masyarakat. Hal ini menjadi atomised, dunia individualistik. The Gross Kebahagiaan nasional terlihat pada kualitas hidup, berapa banyak waktu yang Anda miliki luang, apa yang terjadi di komunitas Anda, dan bagaimana Anda merasa terintegrasi dengan budaya Anda. “

Ini akan menjadi sebuah kesalahan Namun, ia menambahkan, jika ide Kebahagiaan Nasional Bruto dianggap sebagai alternatif daripada pengukuran tambahan. “Anda tidak bisa menutup aspirasi material, pembangunan ekonomi harus menjadi bagian dari itu.”

Tingkat pengembalian yang tinggi dari lulusan Bhutan belajar di luar negeri menunjukkan ada sesuatu untuk “Kebahagiaan Nasional Bruto”: kebanyakan rumah kembali, meskipun gaji secara signifikan lebih rendah dari luar negeri, Mr Verma mencontohkan.

Tapi, meskipun pengaruh gagasan Raja Jigme Singye Wangchuk ini, Bhutan tidak semua orang tahu tentang Shangri La.

Awal tahun ini, Biro Statistik Nasional negara itu mengungkapkan tingkat penerimaan yang tinggi dari kekerasan dalam rumah tangga. Sekitar 70 persen wanita merasa mereka pantas untuk dipukuli jika mereka menolak untuk berhubungan seks dengan suami mereka, berdebat dengan mereka atau dibakar makan malam.

Negara ini juga telah menghadapi kritik untuk mengusir warga itu klaim adalah imigran Nepal ilegal, tapi siapa beberapa kelompok hak asasi manusia menyatakan warga negara menentang monarki.

Kebahagiaan Nasional Bruto – GNH

The Kebahagiaan Nasional Bruto (GNH) adalah ukuran agregat dari produksi nasional suatu negara, dalam vena dari produk nasional bruto atau produk domestik bruto . Gross kebahagiaan nasional (GNH) mencoba untuk mengukur jumlah total tidak hanya dari output ekonomi, tetapi juga dampak lingkungan bersih, pertumbuhan spiritual dan budaya warga, kesehatan mental dan fisik dan kekuatan sistem perusahaan dan politik.

BREAKING BAWAH ‘Gross National Happiness – GNH’

Tidak mengherankan, setiap ukuran GNH akan menjadi penuh dengan perkiraan. Hal-hal seperti menipisnya sumber daya lingkungan, misalnya, tidak mungkin untuk menentukan dengan akurasi. Aspek-aspek lain, seperti pertumbuhan spiritual dan budaya hanya dapat diukur dengan subjektif, bukan objektif, berarti.

Sebagai ekonom masa bekerja dengan nilai-nilai inti dari GNH, langkah-langkah baru harus memungkinkan investor untuk lebih akurat melihat efek jangka panjang tidak hanya dari pertumbuhan ekonomi , tetapi juga menipisnya sumber daya alam dan keseluruhan kesejahteraan warga. Ekonomi hijau saham ideologi yang sama dan banyak dari nilai yang sama seperti pencipta GNH dan pendukung.

Istilah ini pertama kali dikaitkan dengan Jigme Singye Wangchuck, Raja Bhutan pada awal 1970-an. Bhutan dicari ukuran pertumbuhan yang mencerminkan komitmen yang mendalam bangsa untuk mempertahankan standar budaya, spiritual dan lingkungan-keberlanjutan. Langkah-langkah diperbarui dari GNH mencoba untuk memasukkan variabel yang dapat diukur secara obyektif dengan harapan menerapkannya ke negara maju dari dunia Barat.

Laju Pertumbuhan Ekonomi

Tingkat pertumbuhan ekonomi adalah ukuran dari pertumbuhan ekonomi dari satu periode ke periode lainnya dalam persentase. Ukuran ini tidak menyesuaikan inflasi ; itu dinyatakan secara nominal. Dalam prakteknya, itu adalah ukuran dari tingkat perubahan bahwa bangsa produk domestik bruto (PDB) melewati dari tahun ke tahun, namun produk nasional bruto (GNP) juga dapat digunakan jika perekonomian suatu negara sangat bergantung pada asing laba .

BREAKING BAWAH ‘Pertumbuhan Ekonomi Tingkat’

Laju Pertumbuhan Ekonomi Tingkat pertumbuhan ekonomi memberikan wawasan arah umum dan besarnya pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Di Amerika Serikat, misalnya, tingkat pertumbuhan ekonomi jangka panjang adalah sekitar 2 sampai 5%. tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah terlihat di sebagian besar negara industri maju. -Cepat tumbuh ekonomi , di sisi lain, melihat tarif setinggi 10% meskipun tingkat pertumbuhan tidak mungkin berkelanjutan selama jangka panjang .

Tingkat pertumbuhan ekonomi menunjukkan perubahan suatu bangsa atau penghasilan yang lebih besar perekonomian selama periode waktu tertentu. Paling umum, ini diperiksa setiap tiga bulan, namun tingkat pertumbuhan ekonomi dapat diamati di seluruh rentang waktu yang lebih besar, seperti tahun ke tahun (YOY) atau dekade lebih dari satu dekade.

Sementara pertumbuhan ekonomi yang paling sering diasumsikan merujuk gerakan positif, perubahan ekonomi bisa positif atau negatif. Jika perekonomian mengalami dua kuartal berturut-turut dengan tingkat pertumbuhan jatuh, dapat dikatakan bahwa ekonomi terkait yang jatuh ke dalam resesi. Jika ekonomi mulai menyusut, tingkat persentase dapat dinyatakan sebagai negatif untuk menunjukkan pendapatan yang hilang selama periode waktu yang diperiksa.

Penyebab Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi dapat didorong oleh berbagai faktor atau kejadian. Paling umum, peningkatan permintaan agregat mendorong peningkatan sesuai dalam output keseluruhan yang membawa sumber pendapatan baru. kemajuan teknologi dan pengembangan produk baru dapat mengerahkan pengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi. Peningkatan permintaan, atau ketersediaan, di pasar luar negeri yang mengakibatkan ekspor yang lebih tinggi juga dapat memiliki pengaruh positif. Hal ini dapat disebabkan oleh penyebaran produk yang sebelumnya tidak tersedia ke pasar baru atau kenaikan berdiri ekonomi pasar tertentu yang meningkatkan pendapatan tambahan dari warganya. Sebagai permintaan meningkat, tingkat penjualan terkait juga meningkat. masuknya pendapatan ini menyebabkan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi.

Permintaan agregat

Dalam ilmu ekonomi, permintaan agregat termasuk pelanggan potensial yang mampu dan bersedia untuk membeli suatu produk. permintaan agregat meningkat dapat terjadi secara nasional maupun internasional. Perubahan ini dapat memacu peningkatan produksi untuk menciptakan tingkat yang lebih tinggi dari pasokan, menyediakan produk yang lebih untuk menjangkau pelanggan potensial. peningkatan produksi dan terkait penjualan ini dapat menyebabkan pertumbuhan ekonomi.

Laju Pertumbuhan Ekonomi

Tingkat pertumbuhan ekonomi adalah ukuran dari pertumbuhan ekonomi dari satu periode ke periode lainnya dalam persentase. Ukuran ini tidak menyesuaikan inflasi ; itu dinyatakan secara nominal. Dalam prakteknya, itu adalah ukuran dari tingkat perubahan bahwa bangsa produk domestik bruto (PDB) melewati dari tahun ke tahun, namun produk nasional bruto (GNP) juga dapat digunakan jika perekonomian suatu negara sangat bergantung pada asing laba .

BREAKING BAWAH ‘Pertumbuhan Ekonomi Tingkat’

Laju Pertumbuhan Ekonomi Tingkat pertumbuhan ekonomi memberikan wawasan arah umum dan besarnya pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Di Amerika Serikat, misalnya, tingkat pertumbuhan ekonomi jangka panjang adalah sekitar 2 sampai 5%. tingkat pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah terlihat di sebagian besar negara industri maju. -Cepat tumbuh ekonomi , di sisi lain, melihat tarif setinggi 10% meskipun tingkat pertumbuhan tidak mungkin berkelanjutan selama jangka panjang .

Tingkat pertumbuhan ekonomi menunjukkan perubahan suatu bangsa atau penghasilan yang lebih besar perekonomian selama periode waktu tertentu. Paling umum, ini diperiksa setiap tiga bulan, namun tingkat pertumbuhan ekonomi dapat diamati di seluruh rentang waktu yang lebih besar, seperti tahun ke tahun (YOY) atau dekade lebih dari satu dekade.

Sementara pertumbuhan ekonomi yang paling sering diasumsikan merujuk gerakan positif, perubahan ekonomi bisa positif atau negatif. Jika perekonomian mengalami dua kuartal berturut-turut dengan tingkat pertumbuhan jatuh, dapat dikatakan bahwa ekonomi terkait yang jatuh ke dalam resesi. Jika ekonomi mulai menyusut, tingkat persentase dapat dinyatakan sebagai negatif untuk menunjukkan pendapatan yang hilang selama periode waktu yang diperiksa.

Penyebab Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi dapat didorong oleh berbagai faktor atau kejadian. Paling umum, peningkatan permintaan agregat mendorong peningkatan sesuai dalam output keseluruhan yang membawa sumber pendapatan baru. kemajuan teknologi dan pengembangan produk baru dapat mengerahkan pengaruh positif pada pertumbuhan ekonomi. Peningkatan permintaan, atau ketersediaan, di pasar luar negeri yang mengakibatkan ekspor yang lebih tinggi juga dapat memiliki pengaruh positif. Hal ini dapat disebabkan oleh penyebaran produk yang sebelumnya tidak tersedia ke pasar baru atau kenaikan berdiri ekonomi pasar tertentu yang meningkatkan pendapatan tambahan dari warganya. Sebagai permintaan meningkat, tingkat penjualan terkait juga meningkat. masuknya pendapatan ini menyebabkan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi.

Permintaan agregat

Dalam ilmu ekonomi, permintaan agregat termasuk pelanggan potensial yang mampu dan bersedia untuk membeli suatu produk. permintaan agregat meningkat dapat terjadi secara nasional maupun internasional. Perubahan ini dapat memacu peningkatan produksi untuk menciptakan tingkat yang lebih tinggi dari pasokan, menyediakan produk yang lebih untuk menjangkau pelanggan potensial. peningkatan produksi dan terkait penjualan ini dapat menyebabkan pertumbuhan ekonomi.

Produk Domestik Bruto – GDP

Loading the player …

Apa ‘Produk Domestik Bruto – GDP’

Produk domestik bruto (PDB) adalah nilai moneter semua barang dan jasa jadi yang diproduksi di dalam perbatasan suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Meskipun PDB biasanya dihitung secara tahunan, dapat dihitung pada triwulan dasar juga. PDB mencakup semua konsumsi swasta dan publik, pengeluaran pemerintah, investasi dan ekspor dikurangi impor yang terjadi dalam suatu wilayah tertentu. Sederhananya, PDB adalah luas pengukuran aktivitas ekonomi suatu negara secara keseluruhan .

Produk domestik bruto dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

PDB = C + G + I + NX

dimana

C adalah sama dengan semua konsumsi swasta, atau pengeluaran konsumen, dalam perekonomian suatu negara, G adalah jumlah pengeluaran pemerintah, saya adalah jumlah investasi semua negara, termasuk bisnis belanja modal dan NX total ekspor neto bangsa, dihitung sebagai Total ekspor dikurangi total impor (NX = ekspor – impor).

BREAKING BAWAH ‘Produk Domestik Bruto – GDP’

PDB umumnya digunakan sebagai indikator kesehatan ekonomi suatu negara, serta mengukur suatu negara standar hidup . Karena modus GDP mengukur seragam dari satu negara ke negara, PDB dapat digunakan untuk membandingkan produktivitas dari berbagai negara dengan tingkat akurasi yang tinggi. Menyesuaikan untuk inflasi dari tahun ke tahun memungkinkan untuk perbandingan mulus pengukuran PDB saat ini dengan pengukuran dari tahun-tahun sebelumnya atau kuartal. Dengan cara ini, PDB suatu negara dari setiap periode dapat diukur sebagai persentase relatif terhadap tahun-tahun sebelumnya atau kuartal. Ketika diukur dengan cara ini, PDB dapat dilacak selama rentang waktu yang panjang dan digunakan dalam mengukur suatu negara pertumbuhan ekonomi atau penurunan, serta dalam menentukan apakah ekonomi berada dalam resesi .

Popularitas PDB sebagai indikator ekonomi sebagian berasal dari pengukuran atas nilai tambah melalui proses ekonomi. Sebagai contoh, ketika sebuah kapal dibangun, PDB tidak mencerminkan nilai total kapal selesai, melainkan perbedaan dalam nilai-nilai dari kapal selesai dan bahan yang digunakan dalam konstruksi. Mengukur total nilai bukan nilai tambah akan sangat mengurangi fungsi PDB sebagai indikator kemajuan atau kemunduran, khususnya dalam individu industri dan sektor . Para pendukung penggunaan PDB sebagai ukuran ekonomi tout kemampuannya untuk dipecah dengan cara ini dan dengan demikian berfungsi sebagai indikator kegagalan atau keberhasilan kebijakan ekonomi juga. Misalnya, 2004-2014 PDB Perancis meningkat 53,1%, sementara Jepang meningkat 6,9% selama periode yang sama.

Kritik dari PDB

Ada, tentu saja, kelemahan menggunakan PDB sebagai indikator. Misalnya, contoh sebelumnya menghilangkan fakta bahwa PDB Perancis naik ke semua waktu tinggi pada tahun 2008 dan kemudian turun. Kritik dari PDB menambahkan bahwa statistik tidak memperhitungkan ekonomi bawah tanah atau tidak resmi: segala sesuatu dari pasar gelap kegiatan untuk bawah- the-meja kerja, serta transaksi lainnya yang, karena berbagai alasan, tidak dilaporkan ke pemerintah. Lainnya mengkritik kecenderungan PDB harus ditafsirkan sebagai ukuran kesejahteraan material, padahal ia berfungsi sebagai ukuran produktivitas suatu negara, yang tidak selalu berhubungan.

Ada tiga metode utama dimana GDP dapat ditentukan . Semua, ketika dihitung dengan benar, harus menghasilkan angka yang sama. Ketiga pendekatan ini sering disebut pendekatan pengeluaran, output (atau produksi) pendekatan, dan pendekatan pendapatan.

Pendekatan pengeluaran mengukur jumlah total semua produk yang digunakan dalam mengembangkan produk jadi untuk dijual. Untuk kembali ke contoh kapal, kontribusi kapal selesai terhadap PDB suatu negara akan di sini diukur dengan total biaya material dan jasa yang masuk ke konstruksi kapal. Pendekatan ini mengasumsikan nilai yang relatif tetap dari kapal relatif selesai dengan nilai bahan-bahan dan jasa dalam menghitung nilai tambah.

Pendekatan produksi adalah sesuatu seperti kebalikan dari pendekatan pengeluaran. Alih-alih secara eksklusif mengukur biaya input yang memakan kegiatan ekonomi, pendekatan produksi memperkirakan nilai total output ekonomi dan memotong biaya barang setengah yang dikonsumsi dalam proses, seperti yang bahan dan jasa. Sedangkan proyek pendekatan pengeluaran maju melampaui biaya menengah, pendekatan produksi terlihat mundur dari sudut pandang dari keadaan kegiatan ekonomi selesai.

Pendekatan ketiga, pendekatan pendapatan, adalah sesuatu dari perantara antara dua pendekatan tersebut. Mengukur PDB dengan cara total pendapatan domestik yang diperoleh di semua tingkatan dan dengan menggunakan pendapatan kotor baik sebagai indikator produktivitas tersirat dan pengeluaran tersirat. PDB dihitung dengan cara ini kadang-kadang disebut sebagai pendapatan domestik bruto (GDI) , atau sebagai pendapatan nasional bruto (PNB) ketika menggabungkan pendapatan yang diterima dari luar negeri.

Sejarah

PDB pertama mulai digunakan pada tahun 1937 dalam sebuah laporan kepada Kongres AS dalam menanggapi Great Depression setelah ekonom Rusia Simon Kuznets dikandung sistem pengukuran . Pada saat itu, sistem unggul pengukuran adalah Produk Nasional Bruto (GNP) . GNP berbeda dari PDB dalam langkah-langkah GNP produktivitas warga bangsa terlepas dari lokal mereka, yang bertentangan dengan pengukuran PDB dari produksi berdasarkan lokasi geografis . Setelah Bretton Woods konferensi tahun 1944, PDB secara luas diadopsi sebagai standar berarti untuk mengukur ekonomi nasional.

Dimulai pada tahun 1950-an, namun, beberapa mulai mempertanyakan iman ekonom dan pembuat kebijakan dalam PDB internasional sebagai ukuran kemajuan. Beberapa diamati, misalnya, kecenderungan untuk menerima PDB sebagai indikator mutlak kegagalan suatu bangsa atau kesuksesan, meskipun kegagalan PDB untuk memperhitungkan kesehatan, kebahagiaan, dan faktor-faktor konstituen lain dari kesejahteraan umum. Dengan kata lain, kritik ini menarik perhatian perbedaan antara kemajuan ekonomi dan kemajuan sosial. Lainnya, seperti Arthur Okun, Ekonom Presiden Kennedy Dewan Penasihat Ekonomi, dipegang teguh pada keyakinan bahwa PDB sebagai indikator mutlak keberhasilan ekonomi, mengklaim bahwa untuk setiap peningkatan PDB akan ada penurunan yang sesuai pengangguran.

Dalam beberapa dekade terakhir, pemerintah telah menciptakan berbagai modifikasi bernuansa dalam upaya untuk meningkatkan akurasi PDB dan spesifisitas . Sarana GDP menghitung juga telah berkembang terus sejak konsepsi sehingga tetap up dengan berkembang pengukuran aktivitas industri dan pembangkit dan konsumsi baru, muncul bentuk aktiva tidak berwujud.

Produk Domestik Bruto – GDP

Loading the player …

Apa ‘Produk Domestik Bruto – GDP’

Produk domestik bruto (PDB) adalah nilai moneter semua barang dan jasa jadi yang diproduksi di dalam perbatasan suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Meskipun PDB biasanya dihitung secara tahunan, dapat dihitung pada triwulan dasar juga. PDB mencakup semua konsumsi swasta dan publik, pengeluaran pemerintah, investasi dan ekspor dikurangi impor yang terjadi dalam suatu wilayah tertentu. Sederhananya, PDB adalah luas pengukuran aktivitas ekonomi suatu negara secara keseluruhan .

Produk domestik bruto dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

PDB = C + G + I + NX

dimana

C adalah sama dengan semua konsumsi swasta, atau pengeluaran konsumen, dalam perekonomian suatu negara, G adalah jumlah pengeluaran pemerintah, saya adalah jumlah investasi semua negara, termasuk bisnis belanja modal dan NX total ekspor neto bangsa, dihitung sebagai Total ekspor dikurangi total impor (NX = ekspor – impor).

BREAKING BAWAH ‘Produk Domestik Bruto – GDP’

PDB umumnya digunakan sebagai indikator kesehatan ekonomi suatu negara, serta mengukur suatu negara standar hidup . Karena modus GDP mengukur seragam dari satu negara ke negara, PDB dapat digunakan untuk membandingkan produktivitas dari berbagai negara dengan tingkat akurasi yang tinggi. Menyesuaikan untuk inflasi dari tahun ke tahun memungkinkan untuk perbandingan mulus pengukuran PDB saat ini dengan pengukuran dari tahun-tahun sebelumnya atau kuartal. Dengan cara ini, PDB suatu negara dari setiap periode dapat diukur sebagai persentase relatif terhadap tahun-tahun sebelumnya atau kuartal. Ketika diukur dengan cara ini, PDB dapat dilacak selama rentang waktu yang panjang dan digunakan dalam mengukur suatu negara pertumbuhan ekonomi atau penurunan, serta dalam menentukan apakah ekonomi berada dalam resesi .

Popularitas PDB sebagai indikator ekonomi sebagian berasal dari pengukuran atas nilai tambah melalui proses ekonomi. Sebagai contoh, ketika sebuah kapal dibangun, PDB tidak mencerminkan nilai total kapal selesai, melainkan perbedaan dalam nilai-nilai dari kapal selesai dan bahan yang digunakan dalam konstruksi. Mengukur total nilai bukan nilai tambah akan sangat mengurangi fungsi PDB sebagai indikator kemajuan atau kemunduran, khususnya dalam individu industri dan sektor . Para pendukung penggunaan PDB sebagai ukuran ekonomi tout kemampuannya untuk dipecah dengan cara ini dan dengan demikian berfungsi sebagai indikator kegagalan atau keberhasilan kebijakan ekonomi juga. Misalnya, 2004-2014 PDB Perancis meningkat 53,1%, sementara Jepang meningkat 6,9% selama periode yang sama.

Kritik dari PDB

Ada, tentu saja, kelemahan menggunakan PDB sebagai indikator. Misalnya, contoh sebelumnya menghilangkan fakta bahwa PDB Perancis naik ke semua waktu tinggi pada tahun 2008 dan kemudian turun. Kritik dari PDB menambahkan bahwa statistik tidak memperhitungkan ekonomi bawah tanah atau tidak resmi: segala sesuatu dari pasar gelap kegiatan untuk bawah- the-meja kerja, serta transaksi lainnya yang, karena berbagai alasan, tidak dilaporkan ke pemerintah. Lainnya mengkritik kecenderungan PDB harus ditafsirkan sebagai ukuran kesejahteraan material, padahal ia berfungsi sebagai ukuran produktivitas suatu negara, yang tidak selalu berhubungan.

Ada tiga metode utama dimana GDP dapat ditentukan . Semua, ketika dihitung dengan benar, harus menghasilkan angka yang sama. Ketiga pendekatan ini sering disebut pendekatan pengeluaran, output (atau produksi) pendekatan, dan pendekatan pendapatan.

Pendekatan pengeluaran mengukur jumlah total semua produk yang digunakan dalam mengembangkan produk jadi untuk dijual. Untuk kembali ke contoh kapal, kontribusi kapal selesai terhadap PDB suatu negara akan di sini diukur dengan total biaya material dan jasa yang masuk ke konstruksi kapal. Pendekatan ini mengasumsikan nilai yang relatif tetap dari kapal relatif selesai dengan nilai bahan-bahan dan jasa dalam menghitung nilai tambah.

Pendekatan produksi adalah sesuatu seperti kebalikan dari pendekatan pengeluaran. Alih-alih secara eksklusif mengukur biaya input yang memakan kegiatan ekonomi, pendekatan produksi memperkirakan nilai total output ekonomi dan memotong biaya barang setengah yang dikonsumsi dalam proses, seperti yang bahan dan jasa. Sedangkan proyek pendekatan pengeluaran maju melampaui biaya menengah, pendekatan produksi terlihat mundur dari sudut pandang dari keadaan kegiatan ekonomi selesai.

Pendekatan ketiga, pendekatan pendapatan, adalah sesuatu dari perantara antara dua pendekatan tersebut. Mengukur PDB dengan cara total pendapatan domestik yang diperoleh di semua tingkatan dan dengan menggunakan pendapatan kotor baik sebagai indikator produktivitas tersirat dan pengeluaran tersirat. PDB dihitung dengan cara ini kadang-kadang disebut sebagai pendapatan domestik bruto (GDI) , atau sebagai pendapatan nasional bruto (PNB) ketika menggabungkan pendapatan yang diterima dari luar negeri.

Sejarah

PDB pertama mulai digunakan pada tahun 1937 dalam sebuah laporan kepada Kongres AS dalam menanggapi Great Depression setelah ekonom Rusia Simon Kuznets dikandung sistem pengukuran . Pada saat itu, sistem unggul pengukuran adalah Produk Nasional Bruto (GNP) . GNP berbeda dari PDB dalam langkah-langkah GNP produktivitas warga bangsa terlepas dari lokal mereka, yang bertentangan dengan pengukuran PDB dari produksi berdasarkan lokasi geografis . Setelah Bretton Woods konferensi tahun 1944, PDB secara luas diadopsi sebagai standar berarti untuk mengukur ekonomi nasional.

Dimulai pada tahun 1950-an, namun, beberapa mulai mempertanyakan iman ekonom dan pembuat kebijakan dalam PDB internasional sebagai ukuran kemajuan. Beberapa diamati, misalnya, kecenderungan untuk menerima PDB sebagai indikator mutlak kegagalan suatu bangsa atau kesuksesan, meskipun kegagalan PDB untuk memperhitungkan kesehatan, kebahagiaan, dan faktor-faktor konstituen lain dari kesejahteraan umum. Dengan kata lain, kritik ini menarik perhatian perbedaan antara kemajuan ekonomi dan kemajuan sosial. Lainnya, seperti Arthur Okun, Ekonom Presiden Kennedy Dewan Penasihat Ekonomi, dipegang teguh pada keyakinan bahwa PDB sebagai indikator mutlak keberhasilan ekonomi, mengklaim bahwa untuk setiap peningkatan PDB akan ada penurunan yang sesuai pengangguran.

Dalam beberapa dekade terakhir, pemerintah telah menciptakan berbagai modifikasi bernuansa dalam upaya untuk meningkatkan akurasi PDB dan spesifisitas . Sarana GDP menghitung juga telah berkembang terus sejak konsepsi sehingga tetap up dengan berkembang pengukuran aktivitas industri dan pembangkit dan konsumsi baru, muncul bentuk aktiva tidak berwujud.

Akuntansi Pendapatan Nasional

Loading the player …

Apa ‘Akuntansi Pendapatan Nasional’

Akuntansi pendapatan nasional adalah sistem pembukuan yang menggunakan pemerintah nasional untuk mengukur tingkat aktivitas ekonomi negara dalam waktu tertentu periode. Catatan Akuntansi alam ini mencakup data mengenai jumlah pendapatan yang diterima oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri , upah yang dibayarkan kepada pekerja asing dan domestik, dan jumlah yang dibelanjakan untuk penjualan dan pajak penghasilan oleh perusahaan dan individu yang berada di negara tersebut.

! – istirahat – Meskipun akuntansi pendapatan nasional adalah bukan ilmu pasti, ia menyediakan wawasan yang bermanfaat seberapa baik ekonomi berfungsi, dan di mana uang yang dihasilkan dan menghabiskan. Ketika dikombinasikan dengan informasi mengenai populasi terkait, informasi mengenai pendapatan kapita dan pertumbuhan per dapat diperiksa selama periode waktu.

Beberapa metrik dihitung dengan menggunakan akuntansi pendapatan nasional mencakup produk domestik bruto (PDB) , kotor produk nasional (GNP) dan pendapatan nasional bruto (PNB) .

PDB adalah banyak digunakan untuk analisis ekonomi pada tingkat domestik dan mewakili nilai pasar total barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara tertentu selama periode waktu yang dipilih.

Gunakan dalam Analisis Ekonomi

Informasi yang dikumpulkan melalui akuntansi pendapatan nasional dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menilai standar saat hidup atau distribusi pendapatan dalam suatu populasi. Selain itu, akuntansi pendapatan nasional menyediakan metode untuk membandingkan kegiatan dalam berbagai sektor dalam perekonomian, serta perubahan dalam sektor tersebut dari waktu ke waktu. Sebuah analisis mendalam dapat membantu dalam menentukan stabilitas ekonomi secara keseluruhan dalam suatu negara.

Misalnya, Amerika Serikat menggunakan informasi mengenai PDB saat ini dalam pembentukan berbagai kebijakan. Selama krisis keuangan tahun 2008, PDB mulai menderita sebagai peningkatan volatilitas pasar dan pergeseran penawaran dan permintaan mempengaruhi pengeluaran dan kerja tingkat konsumen. Akibatnya, Presiden Obama melembagakan paket stimulus ekonomi di respon.

Akuntansi Pendapatan Nasional dan Kebijakan Ekonomi

Informasi kuantitatif yang terkait dengan akuntansi pendapatan nasional dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh berbagai kebijakan ekonomi. Dianggap sebagai agregat dari kegiatan ekonomi dalam suatu negara, akuntansi pendapatan nasional memberikan ekonom dan ahli statistik dengan informasi rinci yang dapat digunakan untuk melacak kesehatan ekonomi dan untuk meramalkan pertumbuhan dan perkembangan masa depan.

Data dapat memberikan panduan mengenai kebijakan inflasi dan dapat sangat berguna dalam ekonomi transisi dari negara-negara berkembang, serta statistik mengenai tingkat produksi terkait dengan pergeseran tenaga kerja.

Ketidakakuratan dalam Akuntansi Pendapatan Nasional

Keakuratan analisis yang berkaitan dengan akuntansi pendapatan nasional hanya seakurat data yang dikumpulkan. Kegagalan untuk memberikan data secara tepat waktu dapat membuat itu berguna dalam hal analisis kebijakan dan penciptaan.

Selain itu, titik data tertentu tidak diperiksa, seperti dampak dari ekonomi bawah tanah dan produksi ilegal. Hal ini menyebabkan kegiatan tidak tercermin dalam analisis bahkan jika efeknya pada perekonomian kuat.

BREAKING BAWAH ‘Pendapatan Nasional Akuntansi’

 Akuntansi Pendapatan Nasional

Loading the player …

Apa ‘Akuntansi Pendapatan Nasional’

Akuntansi pendapatan nasional adalah sistem pembukuan yang menggunakan pemerintah nasional untuk mengukur tingkat aktivitas ekonomi negara dalam waktu tertentu periode. Catatan Akuntansi alam ini mencakup data mengenai jumlah pendapatan yang diterima oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri , upah yang dibayarkan kepada pekerja asing dan domestik, dan jumlah yang dibelanjakan untuk penjualan dan pajak penghasilan oleh perusahaan dan individu yang berada di negara tersebut.

! – istirahat – Meskipun akuntansi pendapatan nasional adalah bukan ilmu pasti, ia menyediakan wawasan yang bermanfaat seberapa baik ekonomi berfungsi, dan di mana uang yang dihasilkan dan menghabiskan. Ketika dikombinasikan dengan informasi mengenai populasi terkait, informasi mengenai pendapatan kapita dan pertumbuhan per dapat diperiksa selama periode waktu.

Beberapa metrik dihitung dengan menggunakan akuntansi pendapatan nasional mencakup produk domestik bruto (PDB) , kotor produk nasional (GNP) dan pendapatan nasional bruto (PNB) .

PDB adalah banyak digunakan untuk analisis ekonomi pada tingkat domestik dan mewakili nilai pasar total barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara tertentu selama periode waktu yang dipilih.

Gunakan dalam Analisis Ekonomi

Informasi yang dikumpulkan melalui akuntansi pendapatan nasional dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menilai standar saat hidup atau distribusi pendapatan dalam suatu populasi. Selain itu, akuntansi pendapatan nasional menyediakan metode untuk membandingkan kegiatan dalam berbagai sektor dalam perekonomian, serta perubahan dalam sektor tersebut dari waktu ke waktu. Sebuah analisis mendalam dapat membantu dalam menentukan stabilitas ekonomi secara keseluruhan dalam suatu negara.

Misalnya, Amerika Serikat menggunakan informasi mengenai PDB saat ini dalam pembentukan berbagai kebijakan. Selama krisis keuangan tahun 2008, PDB mulai menderita sebagai peningkatan volatilitas pasar dan pergeseran penawaran dan permintaan mempengaruhi pengeluaran dan kerja tingkat konsumen. Akibatnya, Presiden Obama melembagakan paket stimulus ekonomi di respon.

Akuntansi Pendapatan Nasional dan Kebijakan Ekonomi

Informasi kuantitatif yang terkait dengan akuntansi pendapatan nasional dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh berbagai kebijakan ekonomi. Dianggap sebagai agregat dari kegiatan ekonomi dalam suatu negara, akuntansi pendapatan nasional memberikan ekonom dan ahli statistik dengan informasi rinci yang dapat digunakan untuk melacak kesehatan ekonomi dan untuk meramalkan pertumbuhan dan perkembangan masa depan.

Data dapat memberikan panduan mengenai kebijakan inflasi dan dapat sangat berguna dalam ekonomi transisi dari negara-negara berkembang, serta statistik mengenai tingkat produksi terkait dengan pergeseran tenaga kerja.

Ketidakakuratan dalam Akuntansi Pendapatan Nasional

Keakuratan analisis yang berkaitan dengan akuntansi pendapatan nasional hanya seakurat data yang dikumpulkan. Kegagalan untuk memberikan data secara tepat waktu dapat membuat itu berguna dalam hal analisis kebijakan dan penciptaan.

Selain itu, titik data tertentu tidak diperiksa, seperti dampak dari ekonomi bawah tanah dan produksi ilegal. Hal ini menyebabkan kegiatan tidak tercermin dalam analisis bahkan jika efeknya pada perekonomian kuat.

BREAKING BAWAH ‘Pendapatan Nasional Akuntansi’

Pendapatan kotor

Loading the player …

Apa ‘Pendapatan Kotor’

1. Total seorang individu pendapatan pribadi , sebelum akuntansi untuk pajak atau pengurangan .

2. Sebuah perusahaan pendapatan dikurangi beban pokok penjualan . Juga disebut laba kotor dan, ketika dinyatakan sebagai persentase dari pendapatan, margin kotor .

BREAKING BAWAH ‘Pendapatan Kotor’

untuk Individu

penghasilan bruto adalah pendapatan individu dan penerimaan dari hampir semua sumber. Ini adalah titik awal untuk menentukan pajak yang individu akan membayar. Sumber pendapatan kotor termasuk gaji, upah, tips, capital gain , dividen , bunga , sewa, pensiun dan tunjangan . Bahkan pendapatan dari kegiatan ilegal termasuk: pada tahun 1961 Mahkamah Agung memutuskan di James v Amerika Serikat bahwa kegagalan untuk melaporkan penghasilan dari kegiatan kriminal untuk otoritas pajak itu sendiri kejahatan..

Beberapa sumber pendapatan dikecualikan dari penghasilan bruto. Ini termasuk beberapa bunga kota dan negara obligasi, beberapa manfaat Jaminan Sosial, hadiah tertentu dan warisan, beberapa kontribusi rencana pensiun, pembayaran asuransi jiwa dan beberapa pendapatan dari penjualan rumah. Kecuali ada pengecualian khusus, bagaimanapun, penghasilan dianggap penghasilan bruto.

untuk Bisnis

Untuk bisnis, pendapatan kotor memiliki makna yang sedikit berbeda. Seringkali ia akan muncul pada sebuah perusahaan publik laporan laba rugi sebagai “pendapatan kotor” atau “laba kotor.” Jika tidak hadir, dapat dihitung dengan mengurangkan harga pokok penjualan (juga disebut beban pokok pendapatan dan variasi lainnya) dari total pendapatan (juga “total penjualan” dan variasi lainnya):

penghasilan bruto = total pendapatan – beban pokok penjualan

Sebuah bisnis ‘pendapatan kotor dapat digunakan untuk menghitung marjin kotor, ukuran profitabilitas. Membingungkan, margin kotor kadang-kadang digunakan sebagai sinonim untuk pendapatan kotor dan dinyatakan sebagai jumlah dolar (atau dalam mata uang lain). Penggunaan yang lebih tepat, bagaimanapun, membedakan margin kotor dari pendapatan kotor, sehingga margin kotor adalah ekspresi dari penghasilan bruto sebagai persentase dari total pendapatan:

gross marjin% = gross income ÷ total pendapatan * 100

Apa yang merupakan margin kotor baik atau buruk tergantung pada industri. Penyedia layanan khusus umumnya membuat margin lebih tinggi dari pengecer, misalnya. Sama pentingnya dengan margin kotor relatif terhadap rekan-rekan industri adalah margin kotor perusahaan dari tahun ke tahun. Sementara sejumlah faktor yang dapat menyebabkan margin jatuh, mereka umumnya layak mendapat penjelasan dari manajemen. Meningkatnya margin, di sisi lain, adalah tanda peningkatan efisiensi.

Berikut adalah contoh bagaimana menghitung pendapatan kotor dan marjin laba kotor, menggunakan (Johnson & Johnson JNJ ) laporan laba rugi dari kuartal ketiga fiskal 2015 (semua jumlah dalam jutaan USD ):

Penjualan kepada pelanggan 17.102
Biaya produk yang dijual 5224
Jual, pemasaran dan biaya administrasi 5.081
beban penelitian dan pengembangan 2154
Dalam proses penelitian dan pengembangan 10
Tujuan (penghasilan) beban, bersih 91
Lainnya (penghasilan) beban, bersih 420
Laba sebelum taksiran pajak penghasilan 4122
Penyisihan pajak atas penghasilan 764
laba bersih 3358

laporan laba rugi ini termasuk dalam presentasi investor dan tidak menunjukkan pendapatan kotor. Anda dapat pergi ke situs web SEC, di mana kuartalan pengajuan 10-Q ditampilkan dalam format standar dan “laba kotor” akan muncul di baris ketiga dari laporan laba rugi. Hal ini cukup mudah untuk menghitung sendiri, namun, dengan mengurangi harga pokok penjualan (selalu baris kedua, di sini “biaya produk yang dijual”) dari total pendapatan (selalu baris atas, di sini “penjualan kepada pelanggan”):

penghasilan bruto = total pendapatan ($ 17,102m) – harga pokok penjualan ($ 5,224m) = $ 11,878m

Dalam rangka untuk menempatkan nomor yang dalam konteks, bagi dengan total pendapatan perusahaan untuk memperoleh marjin kotor:

margin kotor = pendapatan kotor ($ 11,878m) ÷ total pendapatan ($ 17,102m) = 69,45%

Sebagai perbandingan, yang sedikit lebih rendah dari marjin kotor pada kuartal ketiga 2014, pada 70,76%. pembuat obat utama lainnya memiliki margin kotor yang lebih tinggi, tapi ini tidak terlibat dalam bisnis-margin yang lebih rendah Johnson & Johnson tidak, seperti menjual sampo bayi, pembalut dan pelembab.

Pendapatan kotor

Loading the player …

Apa ‘Pendapatan Kotor’

1. Total seorang individu pendapatan pribadi , sebelum akuntansi untuk pajak atau pengurangan .

2. Sebuah perusahaan pendapatan dikurangi beban pokok penjualan . Juga disebut laba kotor dan, ketika dinyatakan sebagai persentase dari pendapatan, margin kotor .

BREAKING BAWAH ‘Pendapatan Kotor’

untuk Individu

penghasilan bruto adalah pendapatan individu dan penerimaan dari hampir semua sumber. Ini adalah titik awal untuk menentukan pajak yang individu akan membayar. Sumber pendapatan kotor termasuk gaji, upah, tips, capital gain , dividen , bunga , sewa, pensiun dan tunjangan . Bahkan pendapatan dari kegiatan ilegal termasuk: pada tahun 1961 Mahkamah Agung memutuskan di James v Amerika Serikat bahwa kegagalan untuk melaporkan penghasilan dari kegiatan kriminal untuk otoritas pajak itu sendiri kejahatan..

Beberapa sumber pendapatan dikecualikan dari penghasilan bruto. Ini termasuk beberapa bunga kota dan negara obligasi, beberapa manfaat Jaminan Sosial, hadiah tertentu dan warisan, beberapa kontribusi rencana pensiun, pembayaran asuransi jiwa dan beberapa pendapatan dari penjualan rumah. Kecuali ada pengecualian khusus, bagaimanapun, penghasilan dianggap penghasilan bruto.

untuk Bisnis

Untuk bisnis, pendapatan kotor memiliki makna yang sedikit berbeda. Seringkali ia akan muncul pada sebuah perusahaan publik laporan laba rugi sebagai “pendapatan kotor” atau “laba kotor.” Jika tidak hadir, dapat dihitung dengan mengurangkan harga pokok penjualan (juga disebut beban pokok pendapatan dan variasi lainnya) dari total pendapatan (juga “total penjualan” dan variasi lainnya):

penghasilan bruto = total pendapatan – beban pokok penjualan

Sebuah bisnis ‘pendapatan kotor dapat digunakan untuk menghitung marjin kotor, ukuran profitabilitas. Membingungkan, margin kotor kadang-kadang digunakan sebagai sinonim untuk pendapatan kotor dan dinyatakan sebagai jumlah dolar (atau dalam mata uang lain). Penggunaan yang lebih tepat, bagaimanapun, membedakan margin kotor dari pendapatan kotor, sehingga margin kotor adalah ekspresi dari penghasilan bruto sebagai persentase dari total pendapatan:

gross marjin% = gross income ÷ total pendapatan * 100

Apa yang merupakan margin kotor baik atau buruk tergantung pada industri. Penyedia layanan khusus umumnya membuat margin lebih tinggi dari pengecer, misalnya. Sama pentingnya dengan margin kotor relatif terhadap rekan-rekan industri adalah margin kotor perusahaan dari tahun ke tahun. Sementara sejumlah faktor yang dapat menyebabkan margin jatuh, mereka umumnya layak mendapat penjelasan dari manajemen. Meningkatnya margin, di sisi lain, adalah tanda peningkatan efisiensi.

Berikut adalah contoh bagaimana menghitung pendapatan kotor dan marjin laba kotor, menggunakan (Johnson & Johnson JNJ ) laporan laba rugi dari kuartal ketiga fiskal 2015 (semua jumlah dalam jutaan USD ):

Penjualan kepada pelanggan 17.102
Biaya produk yang dijual 5224
Jual, pemasaran dan biaya administrasi 5.081
beban penelitian dan pengembangan 2154
Dalam proses penelitian dan pengembangan 10
Tujuan (penghasilan) beban, bersih 91
Lainnya (penghasilan) beban, bersih 420
Laba sebelum taksiran pajak penghasilan 4122
Penyisihan pajak atas penghasilan 764
laba bersih 3358

laporan laba rugi ini termasuk dalam presentasi investor dan tidak menunjukkan pendapatan kotor. Anda dapat pergi ke situs web SEC, di mana kuartalan pengajuan 10-Q ditampilkan dalam format standar dan “laba kotor” akan muncul di baris ketiga dari laporan laba rugi. Hal ini cukup mudah untuk menghitung sendiri, namun, dengan mengurangi harga pokok penjualan (selalu baris kedua, di sini “biaya produk yang dijual”) dari total pendapatan (selalu baris atas, di sini “penjualan kepada pelanggan”):

penghasilan bruto = total pendapatan ($ 17,102m) – harga pokok penjualan ($ 5,224m) = $ 11,878m

Dalam rangka untuk menempatkan nomor yang dalam konteks, bagi dengan total pendapatan perusahaan untuk memperoleh marjin kotor:

margin kotor = pendapatan kotor ($ 11,878m) ÷ total pendapatan ($ 17,102m) = 69,45%

Sebagai perbandingan, yang sedikit lebih rendah dari marjin kotor pada kuartal ketiga 2014, pada 70,76%. pembuat obat utama lainnya memiliki margin kotor yang lebih tinggi, tapi ini tidak terlibat dalam bisnis-margin yang lebih rendah Johnson & Johnson tidak, seperti menjual sampo bayi, pembalut dan pelembab.

Laba kotor

Loading the player …

Apa ‘Gross Profit’

Laba kotor adalah total pendapatan perusahaan (setara dengan total penjualan) dikurangi harga pokok penjualan. Laba kotor adalah laba perusahaan membuat setelah dikurangi biaya yang berkaitan dengan membuat dan menjual produk-produknya, atau biaya yang terkait dengan penyediaan layanan. Laba kotor akan muncul di laporan laba rugi perusahaan atau dapat dihitung dengan rumus ini:

Laba kotor = pendapatan – beban pokok penjualan

Juga disebut “margin kotor,” “keuntungan penjualan” dan “pendapatan kotor”.

BREAKING BAWAH ‘Gross Profit’

Laba kotor menilai efisiensi perusahaan dalam menggunakan tenaga kerja dan persediaan. Metrik hanya mempertimbangkan biaya variabel , yaitu, biaya yang berfluktuasi dengan tingkat output: bahan; tenaga kerja langsung, dengan asumsi itu adalah per jam atau tergantung pada tingkat output; komisi untuk staf penjualan; Biaya kartu kredit pada pembelian pelanggan; peralatan, mungkin termasuk penggunaan berbasis penyusutan ; utilitas untuk tempat produksi; pengiriman; dll Sebagai umum didefinisikan, laba kotor tidak termasuk biaya tetap , atau biaya yang harus dibayar terlepas dari tingkat output: Iklan, iklan, asuransi, gaji karyawan tidak terlibat langsung dalam produksi, dan perlengkapan kantor.

Namun, perlu dicatat bahwa sebagian dari biaya tetap yang ditugaskan untuk setiap unit produksi di bawah penyerapan biaya , yang diperlukan untuk pelaporan eksternal di bawah GAAP . Sebagai contoh, jika sebuah pabrik memproduksi 10.000 widget pada suatu periode tertentu, dan perusahaan membayar $ 30.000 dalam sewa gedung, biaya $ 3 akan dikaitkan dengan setiap widget di bawah penyerapan biaya.

Laba kotor tidak harus bingung dengan laba operasi , juga dikenal sebagai laba sebelum bunga dan pajak (EBIT).

Laba kotor dapat digunakan untuk menghitung marjin laba kotor . Dinyatakan sebagai persentase, metrik ini berguna untuk membandingkan efisiensi produksi perusahaan dari waktu ke waktu. Hanya membandingkan laba kotor dari tahun ke tahun atau kuartal ke kuartal dapat menyesatkan, karena laba kotor dapat meningkat sementara margin kotor jatuh, tren mengkhawatirkan yang bisa mendarat sebuah perusahaan di air panas. terminologi di sini dapat menyebabkan beberapa kebingungan: “margin kotor” dapat digunakan untuk berarti baik laba kotor dan marjin laba kotor. Laba kotor dinyatakan sebagai nilai mata uang, marjin laba kotor sebagai persentase. Rumus untuk margin laba kotor adalah:

Margin laba kotor = laba kotor / pendapatan = (pendapatan – beban pokok penjualan ) / pendapatan

margin laba kotor sangat bervariasi oleh industri. Makanan dan minuman toko dan perusahaan konstruksi memiliki margin laba kotor silet-tipis, misalnya, sementara industri kesehatan dan perbankan menikmati yang jauh lebih besar.

Berikut adalah contoh bagaimana menghitung laba kotor dan margin laba kotor, menggunakan (Ford Motor Co F ) 2014 laporan laba rugi tahunan (semua nomor dalam jutaan USD):

Pendapatan
otomotif 135.782
jasa keuangan 8295
total pendapatan 144.077
Biaya dan pengeluaran
biaya otomotif penjualan 123.516
Jual, administrasi dan biaya lainnya 14.117
beban bunga Jasa Keuangan 2699
penyediaan Jasa keuangan untuk kredit dan asuransi kerugian 305
Total biaya dan pengeluaran 140.637

Untuk menghitung laba kotor, pertama kita menambah biaya barang yang dijual:

biaya otomotif dari penjualan ($ 123.516 m) + beban bunga FS ($ 2.699 m) + FS penyisihan kredit dan asuransi kerugian ($ 305 m) = $ 126.520 m

Kami tidak termasuk “Jual, biaya administrasi dan lainnya,” karena biaya ini sebagian besar tetap. Kami kemudian kurangi biaya pokok penjualan ($ 126.520 m) dari total pendapatan ($ 144.077 m) untuk mendapatkan laba kotor dari $ 17.577 m.

Untuk mendapatkan margin laba kotor, kita membagi laba kotor ($ 17,577 m) oleh total pendapatan ($ 144.077) untuk margin 12,20%. Ini jauh dibandingkan dengan rata-rata industri otomotif sekitar 20%, menunjukkan bahwa Ford tidak beroperasi seefisien rekan-rekan.

laporan laba rugi standar disiapkan oleh layanan data keuangan dapat memberikan keuntungan kotor sedikit berbeda. Pernyataan-pernyataan ini terletak menampilkan laba kotor sebagai item baris yang terpisah, tetapi mereka hanya tersedia untuk perusahaan publik. Investor meninjau pendapatan perusahaan swasta harus membiasakan diri dengan biaya dan beban item pada neraca non-standar yang dilakukan dan tidak faktor dalam perhitungan laba kotor.

Untuk lebih lanjut tentang laba kotor, lihat Memahami Laba Metrik: Gross, Operasi dan Laba Bersih .

Laba kotor

Loading the player …

Apa ‘Gross Profit’

Laba kotor adalah total pendapatan perusahaan (setara dengan total penjualan) dikurangi harga pokok penjualan. Laba kotor adalah laba perusahaan membuat setelah dikurangi biaya yang berkaitan dengan membuat dan menjual produk-produknya, atau biaya yang terkait dengan penyediaan layanan. Laba kotor akan muncul di laporan laba rugi perusahaan atau dapat dihitung dengan rumus ini:

Laba kotor = pendapatan – beban pokok penjualan

Juga disebut “margin kotor,” “keuntungan penjualan” dan “pendapatan kotor”.

BREAKING BAWAH ‘Gross Profit’

Laba kotor menilai efisiensi perusahaan dalam menggunakan tenaga kerja dan persediaan. Metrik hanya mempertimbangkan biaya variabel , yaitu, biaya yang berfluktuasi dengan tingkat output: bahan; tenaga kerja langsung, dengan asumsi itu adalah per jam atau tergantung pada tingkat output; komisi untuk staf penjualan; Biaya kartu kredit pada pembelian pelanggan; peralatan, mungkin termasuk penggunaan berbasis penyusutan ; utilitas untuk tempat produksi; pengiriman; dll Sebagai umum didefinisikan, laba kotor tidak termasuk biaya tetap , atau biaya yang harus dibayar terlepas dari tingkat output: Iklan, iklan, asuransi, gaji karyawan tidak terlibat langsung dalam produksi, dan perlengkapan kantor.

Namun, perlu dicatat bahwa sebagian dari biaya tetap yang ditugaskan untuk setiap unit produksi di bawah penyerapan biaya , yang diperlukan untuk pelaporan eksternal di bawah GAAP . Sebagai contoh, jika sebuah pabrik memproduksi 10.000 widget pada suatu periode tertentu, dan perusahaan membayar $ 30.000 dalam sewa gedung, biaya $ 3 akan dikaitkan dengan setiap widget di bawah penyerapan biaya.

Laba kotor tidak harus bingung dengan laba operasi , juga dikenal sebagai laba sebelum bunga dan pajak (EBIT).

Laba kotor dapat digunakan untuk menghitung marjin laba kotor . Dinyatakan sebagai persentase, metrik ini berguna untuk membandingkan efisiensi produksi perusahaan dari waktu ke waktu. Hanya membandingkan laba kotor dari tahun ke tahun atau kuartal ke kuartal dapat menyesatkan, karena laba kotor dapat meningkat sementara margin kotor jatuh, tren mengkhawatirkan yang bisa mendarat sebuah perusahaan di air panas. terminologi di sini dapat menyebabkan beberapa kebingungan: “margin kotor” dapat digunakan untuk berarti baik laba kotor dan marjin laba kotor. Laba kotor dinyatakan sebagai nilai mata uang, marjin laba kotor sebagai persentase. Rumus untuk margin laba kotor adalah:

Margin laba kotor = laba kotor / pendapatan = (pendapatan – beban pokok penjualan ) / pendapatan

margin laba kotor sangat bervariasi oleh industri. Makanan dan minuman toko dan perusahaan konstruksi memiliki margin laba kotor silet-tipis, misalnya, sementara industri kesehatan dan perbankan menikmati yang jauh lebih besar.

Berikut adalah contoh bagaimana menghitung laba kotor dan margin laba kotor, menggunakan (Ford Motor Co F ) 2014 laporan laba rugi tahunan (semua nomor dalam jutaan USD):

Pendapatan
otomotif 135.782
jasa keuangan 8295
total pendapatan 144.077
Biaya dan pengeluaran
biaya otomotif penjualan 123.516
Jual, administrasi dan biaya lainnya 14.117
beban bunga Jasa Keuangan 2699
penyediaan Jasa keuangan untuk kredit dan asuransi kerugian 305
Total biaya dan pengeluaran 140.637

Untuk menghitung laba kotor, pertama kita menambah biaya barang yang dijual:

biaya otomotif dari penjualan ($ 123.516 m) + beban bunga FS ($ 2.699 m) + FS penyisihan kredit dan asuransi kerugian ($ 305 m) = $ 126.520 m

Kami tidak termasuk “Jual, biaya administrasi dan lainnya,” karena biaya ini sebagian besar tetap. Kami kemudian kurangi biaya pokok penjualan ($ 126.520 m) dari total pendapatan ($ 144.077 m) untuk mendapatkan laba kotor dari $ 17.577 m.

Untuk mendapatkan margin laba kotor, kita membagi laba kotor ($ 17,577 m) oleh total pendapatan ($ 144.077) untuk margin 12,20%. Ini jauh dibandingkan dengan rata-rata industri otomotif sekitar 20%, menunjukkan bahwa Ford tidak beroperasi seefisien rekan-rekan.

laporan laba rugi standar disiapkan oleh layanan data keuangan dapat memberikan keuntungan kotor sedikit berbeda. Pernyataan-pernyataan ini terletak menampilkan laba kotor sebagai item baris yang terpisah, tetapi mereka hanya tersedia untuk perusahaan publik. Investor meninjau pendapatan perusahaan swasta harus membiasakan diri dengan biaya dan beban item pada neraca non-standar yang dilakukan dan tidak faktor dalam perhitungan laba kotor.

Untuk lebih lanjut tentang laba kotor, lihat Memahami Laba Metrik: Gross, Operasi dan Laba Bersih .

Akuntansi makro

DEFINISI dari ‘Akuntansi Makro’

Akuntansi untuk total atau agregat kegiatan ekonomi suatu bangsa. akuntansi makro membentuk dasar untuk statistik resmi yang meringkas pembangunan ekonomi suatu negara dan kinerja, dan terlihat pada gambar ekonomi keseluruhan daripada berfokus pada individu atau perusahaan tunggal.

Juga dikenal sebagai “akuntansi nasional.

BREAKING BAWAH ‘Akuntansi Makro’

Penawaran akuntansi makro dengan statistik nasional dan indikator ekonomi seperti produk bangsa domestik bruto, utang luar negeri dan sebagainya. Angka-angka ini dirilis secara periodik, biasanya bulanan atau kuartalan oleh badan-badan pemerintah. Mereka diawasi ketat oleh pelaku pasar keuangan untuk menilai kinerja ekonomi suatu bangsa.

Akuntansi makro

DEFINISI dari ‘Akuntansi Makro’

Akuntansi untuk total atau agregat kegiatan ekonomi suatu bangsa. akuntansi makro membentuk dasar untuk statistik resmi yang meringkas pembangunan ekonomi suatu negara dan kinerja, dan terlihat pada gambar ekonomi keseluruhan daripada berfokus pada individu atau perusahaan tunggal.

Juga dikenal sebagai “akuntansi nasional.

BREAKING BAWAH ‘Akuntansi Makro’

Penawaran akuntansi makro dengan statistik nasional dan indikator ekonomi seperti produk bangsa domestik bruto, utang luar negeri dan sebagainya. Angka-angka ini dirilis secara periodik, biasanya bulanan atau kuartalan oleh badan-badan pemerintah. Mereka diawasi ketat oleh pelaku pasar keuangan untuk menilai kinerja ekonomi suatu bangsa.

Nilai Gross Ditambahkan – GVA

Apa ‘Nilai Tambah Bruto – GVA’

nilai tambah bruto adalah metrik produktivitas yang mengukur kontribusi ekonomi, produser, sektor atau wilayah. Gross nilai tambah memberikan nilai dolar untuk jumlah barang dan jasa yang telah diproduksi, kurang biaya semua masukan dan bahan baku yang dapat diatribusikan secara langsung untuk produksi itu.

BREAKING BAWAH ‘Nilai Tambah Bruto – GVA’

Pada tingkat perusahaan, metrik ini dapat dihitung untuk mewakili nilai tambah bruto oleh produk atau jasa tertentu saat perusahaan memproduksi atau menyediakan. Dengan kata lain, jumlah nilai tambah bruto mengungkapkan berapa banyak uang produk atau jasa memberikan kontribusi terhadap pertemuan perusahaan biaya tetap dan berpotensi menciptakan keuntungan bottom-line. Setelah konsumsi modal tetap dan efek penyusutan dikurangi, perusahaan tahu berapa banyak nilai bersih operasi menambah nya bottom line . Pada tingkat negara, nilai tambah bruto adalah output dari negara kurang konsumsi menengah, yang merupakan selisih antara output bruto dan output bersih. nilai tambah bruto penting karena digunakan dalam perhitungan produk domestik bruto (PDB), yang merupakan indikator kunci dari negara total perekonomian suatu bangsa.

Gross Value Added Perhitungan dan Contoh

nilai tambah bruto terkait dengan PDB melalui pajak pada produk dan subsidi pada produk. Rumus untuk nilai tambah bruto adalah:

nilai tambah bruto = GDP + subsidi pada produk – pajak pada produk

Dimana,

GDP = pribadi konsumsi + gross investasi + pemerintah investasi + pengeluaran pemerintah + (ekspor – impor)

Sebagai contoh yang sangat sederhana dari menghitung nilai tambah bruto, mempertimbangkan data berikut untuk sebuah negara fiktif:

Konsumsi swasta = $ 500.000.000.000

investasi bruto = $ 250.000.000.000

investasi pemerintah = $ 150.000.000.000

pengeluaran pemerintah = $ 250.000.000.000

Total ekspor = $ 150.000.000.000

Total impor = $ 125.000.000.000

Total pajak atas produk adalah 10%

Total subsidi pada produk adalah 4%

Dengan menggunakan data ini, nilai tambah bruto dapat dihitung. Langkah pertama adalah untuk menghitung PDB:

GDP = $ 500.000.000.000 + $ 250.000.000.000 + $ 150.000.000.000 + $ 250.000.000.000 + ($ 150.000.000.000 – $ 125 milyar) = $ 1175000000000

Selanjutnya, menghitung subsidi dan pajak pada produk. Untuk mudahnya, berasumsi bahwa semua konsumsi swasta adalah konsumsi produk. Dalam hal ini, subsidi dan pajak sama:

Subsidi pada produk = $ 500.000.000.000 x 10% = $ 50000000000

Pajak pada produk = $ 500.000.000.000 x 4% = $ 20000000000

Dengan ini, nilai tambah bruto dapat dihitung sebagai:

nilai tambah bruto = 1175000000000 $ + $ 20000000000 – 50000000000 $ = $ 1145000000000

Nilai Gross Ditambahkan – GVA

nilai tambah bruto adalah metrik produktivitas yang mengukur kontribusi ekonomi, produser, sektor atau wilayah. Gross nilai tambah memberikan nilai dolar untuk jumlah barang dan jasa yang telah diproduksi, kurang biaya semua masukan dan bahan baku yang dapat diatribusikan secara langsung untuk produksi itu.

BREAKING BAWAH ‘Nilai Tambah Bruto – GVA’

Pada tingkat perusahaan, metrik ini dapat dihitung untuk mewakili nilai tambah bruto oleh produk atau jasa tertentu saat perusahaan memproduksi atau menyediakan. Dengan kata lain, jumlah nilai tambah bruto mengungkapkan berapa banyak uang produk atau jasa memberikan kontribusi terhadap pertemuan perusahaan biaya tetap dan berpotensi menciptakan keuntungan bottom-line. Setelah konsumsi modal tetap dan efek penyusutan dikurangi, perusahaan tahu berapa banyak nilai bersih operasi menambah nya bottom line . Pada tingkat negara, nilai tambah bruto adalah output dari negara kurang konsumsi menengah, yang merupakan selisih antara output bruto dan output bersih. nilai tambah bruto penting karena digunakan dalam perhitungan produk domestik bruto (PDB), yang merupakan indikator kunci dari negara total perekonomian suatu bangsa.

Gross Value Added Perhitungan dan Contoh

nilai tambah bruto terkait dengan PDB melalui pajak pada produk dan subsidi pada produk. Rumus untuk nilai tambah bruto adalah:

nilai tambah bruto = GDP + subsidi pada produk – pajak pada produk

Dimana,

GDP = pribadi konsumsi + gross investasi + pemerintah investasi + pengeluaran pemerintah + (ekspor – impor)

Sebagai contoh yang sangat sederhana dari menghitung nilai tambah bruto, mempertimbangkan data berikut untuk sebuah negara fiktif:

Konsumsi swasta = $ 500.000.000.000

investasi bruto = $ 250.000.000.000

investasi pemerintah = $ 150.000.000.000

pengeluaran pemerintah = $ 250.000.000.000

Total ekspor = $ 150.000.000.000

Total impor = $ 125.000.000.000

Total pajak atas produk adalah 10%

Total subsidi pada produk adalah 4%

Dengan menggunakan data ini, nilai tambah bruto dapat dihitung. Langkah pertama adalah untuk menghitung PDB:

GDP = $ 500.000.000.000 + $ 250.000.000.000 + $ 150.000.000.000 + $ 250.000.000.000 + ($ 150.000.000.000 – $ 125 milyar) = $ 1175000000000

Selanjutnya, menghitung subsidi dan pajak pada produk. Untuk mudahnya, berasumsi bahwa semua konsumsi swasta adalah konsumsi produk. Dalam hal ini, subsidi dan pajak sama:

Subsidi pada produk = $ 500.000.000.000 x 10% = $ 50000000000

Pajak pada produk = $ 500.000.000.000 x 4% = $ 20000000000

Dengan ini, nilai tambah bruto dapat dihitung sebagai:

nilai tambah bruto = 1175000000000 $ + $ 20000000000 – 50000000000 $ = $ 1145000000000

Pertumbuhan ekonomi

Loading the player …

Apa ‘Pertumbuhan Ekonomi’

Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan kapasitas ekonomi untuk menghasilkan barang dan jasa, dibandingkan dari satu periode waktu yang lain. Hal ini dapat diukur secara nominal atau riil, yang terakhir yang disesuaikan untuk inflasi . Secara tradisional, pertumbuhan ekonomi agregat diukur dari segi produk nasional bruto ( GNP ) atau produk domestik bruto (PDB), meskipun metrik alternatif kadang-kadang digunakan.

BREAKING BAWAH ‘Pertumbuhan Ekonomi’

Dalam istilah sederhana, pertumbuhan ekonomi mengacu pada peningkatan produktivitas agregat. Seringkali, tetapi tidak harus, keuntungan agregat produktivitas berkorelasi dengan peningkatan produktivitas marjinal rata-rata. Ini berarti buruh rata-rata dalam ekonomi yang diberikan menjadi, rata-rata, lebih produktif. Hal ini juga memungkinkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi agregat tanpa peningkatan produktivitas marjinal rata melalui imigrasi tambahan atau tingkat kelahiran lebih tinggi.

Diukur dalam Dolar, Bukan Barang dan Jasa

Sebuah pertumbuhan ekonomi atau yang lebih produktif dapat membuat lebih banyak barang dan menyediakan layanan yang lebih dari sebelumnya. Namun, beberapa barang dan jasa dianggap lebih berharga daripada yang lain. Misalnya, smartphone dianggap lebih berharga daripada sepasang kaus kaki atau segelas air. Pertumbuhan harus diukur dalam nilai barang dan jasa, tidak hanya kuantitas.

Masalah lain adalah tidak semua individu menempatkan nilai yang sama pada barang dan jasa yang sama. Sebuah pemanas lebih berharga kepada penduduk Alaska, sementara AC lebih berharga kepada penduduk Florida. Beberapa nilai orang steak yang lebih dari ikan, dan sebaliknya. Karena nilainya subjektif, ukur untuk semua individu sangat rumit.

Pendekatan terbaik adalah dengan menggunakan nilai pasar saat ini; di Amerika Serikat, ini diukur dari segi dolar AS. Karena tinggi total yang diproduksi nilai pasar dianggap lebih berharga, pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi berhubungan positif dengan peningkatan kualitas hidup atau standar hidup.

Penyebab Pertumbuhan Ekonomi

Hanya ada beberapa cara untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Yang pertama adalah penemuan sumber baru atau lebih baik ekonomi. Contoh dari ini adalah penemuan bahan bakar bensin; sebelum penemuan pembangkit listrik energi bensin, nilai ekonomi dari minyak bumi relatif rendah. Bensin menjadi “lebih baik” dan sumber daya ekonomi yang lebih produktif setelah penemuan ini.

Cara lain untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi adalah untuk tumbuh angkatan kerja. Semua hal lain tetap sama, lebih banyak pekerja menghasilkan barang dan jasa ekonomi yang lebih. Selama abad ke-19, sebagian dari pertumbuhan ekonomi AS yang kuat adalah karena masuknya tinggi yang murah, tenaga kerja imigran produktif.

Cara ketiga untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi adalah untuk menciptakan teknologi tinggi atau barang modal lainnya. Tingkat pertumbuhan teknis dan pertumbuhan modal sangat tergantung pada tingkat tabungan dan investasi, karena tabungan dan investasi yang diperlukan untuk terlibat dalam penelitian dan pengembangan.

Metode terakhir adalah peningkatan spesialisasi. Ini berarti buruh menjadi lebih terampil kerajinan mereka, meningkatkan produktivitas mereka melalui trial and error atau praktek hanya lebih. Tabungan, investasi dan spesialisasi adalah metode yang paling konsisten dan mudah dikontrol.

Pertumbuhan ekonomi

Loading the player …

Apa ‘Pertumbuhan Ekonomi’

Pertumbuhan ekonomi adalah peningkatan kapasitas ekonomi untuk menghasilkan barang dan jasa, dibandingkan dari satu periode waktu yang lain. Hal ini dapat diukur secara nominal atau riil, yang terakhir yang disesuaikan untuk inflasi . Secara tradisional, pertumbuhan ekonomi agregat diukur dari segi produk nasional bruto ( GNP ) atau produk domestik bruto (PDB), meskipun metrik alternatif kadang-kadang digunakan.

BREAKING BAWAH ‘Pertumbuhan Ekonomi’

Dalam istilah sederhana, pertumbuhan ekonomi mengacu pada peningkatan produktivitas agregat. Seringkali, tetapi tidak harus, keuntungan agregat produktivitas berkorelasi dengan peningkatan produktivitas marjinal rata-rata. Ini berarti buruh rata-rata dalam ekonomi yang diberikan menjadi, rata-rata, lebih produktif. Hal ini juga memungkinkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi agregat tanpa peningkatan produktivitas marjinal rata melalui imigrasi tambahan atau tingkat kelahiran lebih tinggi.

Diukur dalam Dolar, Bukan Barang dan Jasa

Sebuah pertumbuhan ekonomi atau yang lebih produktif dapat membuat lebih banyak barang dan menyediakan layanan yang lebih dari sebelumnya. Namun, beberapa barang dan jasa dianggap lebih berharga daripada yang lain. Misalnya, smartphone dianggap lebih berharga daripada sepasang kaus kaki atau segelas air. Pertumbuhan harus diukur dalam nilai barang dan jasa, tidak hanya kuantitas.

Masalah lain adalah tidak semua individu menempatkan nilai yang sama pada barang dan jasa yang sama. Sebuah pemanas lebih berharga kepada penduduk Alaska, sementara AC lebih berharga kepada penduduk Florida. Beberapa nilai orang steak yang lebih dari ikan, dan sebaliknya. Karena nilainya subjektif, ukur untuk semua individu sangat rumit.

Pendekatan terbaik adalah dengan menggunakan nilai pasar saat ini; di Amerika Serikat, ini diukur dari segi dolar AS. Karena tinggi total yang diproduksi nilai pasar dianggap lebih berharga, pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi berhubungan positif dengan peningkatan kualitas hidup atau standar hidup.

Penyebab Pertumbuhan Ekonomi

Hanya ada beberapa cara untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi. Yang pertama adalah penemuan sumber baru atau lebih baik ekonomi. Contoh dari ini adalah penemuan bahan bakar bensin; sebelum penemuan pembangkit listrik energi bensin, nilai ekonomi dari minyak bumi relatif rendah. Bensin menjadi “lebih baik” dan sumber daya ekonomi yang lebih produktif setelah penemuan ini.

Cara lain untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi adalah untuk tumbuh angkatan kerja. Semua hal lain tetap sama, lebih banyak pekerja menghasilkan barang dan jasa ekonomi yang lebih. Selama abad ke-19, sebagian dari pertumbuhan ekonomi AS yang kuat adalah karena masuknya tinggi yang murah, tenaga kerja imigran produktif.

Cara ketiga untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi adalah untuk menciptakan teknologi tinggi atau barang modal lainnya. Tingkat pertumbuhan teknis dan pertumbuhan modal sangat tergantung pada tingkat tabungan dan investasi, karena tabungan dan investasi yang diperlukan untuk terlibat dalam penelitian dan pengembangan.

Metode terakhir adalah peningkatan spesialisasi. Ini berarti buruh menjadi lebih terampil kerajinan mereka, meningkatkan produktivitas mereka melalui trial and error atau praktek hanya lebih. Tabungan, investasi dan spesialisasi adalah metode yang paling konsisten dan mudah dikontrol.

Margin kotor

Loading the player …

Apa ‘Gross Margin’

Margin kotor adalah total penjualan perusahaan pendapatan dikurangi nya beban pokok penjualan (COGS), dibagi dengan total pendapatan penjualan, dinyatakan sebagai persentase. Margin kotor mewakili persen dari pendapatan total penjualan perseroan tetap setelah menimbulkan biaya langsung yang terkait dengan memproduksi barang dan jasa yang dijualnya. Semakin tinggi persentase, semakin perusahaan tetap pada setiap dolar dari penjualan, layanan biaya lainnya dan kewajiban utang.

Margin kotor

BREAKING BAWAH ‘Gross Margin’

Jumlah laba kotor merupakan bagian dari setiap dolar pendapatan bahwa perusahaan mempertahankan sebagai laba kotor . Misalnya, jika margin kotor perusahaan untuk kuartal terbaru adalah 35%, itu berarti mempertahankan $ 0,35 dari setiap dolar dari pendapatan yang dihasilkan. Ini menghabiskan sisa pada HPP. Seperti COGS telah diperhitungkan, dana yang tersisa dapat dimasukkan ke melunasi utang, beban umum dan administrasi , beban bunga dan distribusi kepada pemegang saham.

Cara Menghitung Gross Margin

Untuk menggambarkan bagaimana menghitung marjin kotor, bayangkan sebuah bisnis mengumpulkan $ 200.000 dalam penjualan. Ini menghabiskan $ 20.000 pada pasokan manufaktur dan $ 80.000 biaya tenaga kerja. Setelah dikurangi beban pokok penjualan, ia memiliki $ 100.000 dalam laba kotor. Membagi laba kotor dengan pendapatan sama dengan 0,5, dan ketika dikalikan dengan 100, yang menjadi 50%.

Pentingnya Margin Gross

Perusahaan menggunakan margin kotor untuk mengukur seberapa biaya produksi mereka berhubungan dengan pendapatan mereka. Misalnya, jika margin kotor perusahaan yang jatuh, mungkin terlihat untuk proses yang memungkinkan untuk memotong biaya tenaga kerja atau pemasok yang menawarkan biaya yang lebih rendah pada bahan. Atau, mungkin memutuskan untuk menaikkan harga untuk meningkatkan pendapatan.

Bisnis juga dapat menggunakan margin kotor untuk meramalkan berapa banyak uang yang mereka telah tersisa dari penjualan untuk menutupi biaya operasional lainnya. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan memiliki margin kotor 50%, ia tahu bahwa ia hanya memiliki $ 0,50 dari setiap dolar pendapatan yang dikumpulkan untuk mengabdikan untuk biaya operasional. Margin laba kotor juga dapat digunakan untuk mengukur efisiensi perusahaan atau untuk membandingkan dua perusahaan yang berbeda ukuran satu sama lain.

Perbedaan Antara Margin Kotor dan Margin Net

Sementara margin kotor hanya melihat hubungan antara pendapatan dan beban pokok penjualan, margin laba bersih mengambil semua biaya bisnis ke dalam rekening. Saat menghitung margin laba bersih, usaha mengurangi HPP mereka serta biaya tambahan, seperti distribusi produk, upah untuk tenaga penjualan, biaya operasional lain-lain dan pajak. margin kotor, juga disebut margin laba kotor, membantu perusahaan menilai profitabilitas kegiatan manufaktur, sedangkan margin laba bersih membantu perusahaan menilai profitabilitas secara keseluruhan.

Untuk informasi lebih lanjut, lihat A Look At Marjin Laba Perusahaan .

 Margin kotor

Loading the player …

Apa ‘Gross Margin’

Margin kotor adalah total penjualan perusahaan pendapatan dikurangi nya beban pokok penjualan (COGS), dibagi dengan total pendapatan penjualan, dinyatakan sebagai persentase. Margin kotor mewakili persen dari pendapatan total penjualan perseroan tetap setelah menimbulkan biaya langsung yang terkait dengan memproduksi barang dan jasa yang dijualnya. Semakin tinggi persentase, semakin perusahaan tetap pada setiap dolar dari penjualan, layanan biaya lainnya dan kewajiban utang.

Margin kotor

BREAKING BAWAH ‘Gross Margin’

Jumlah laba kotor merupakan bagian dari setiap dolar pendapatan bahwa perusahaan mempertahankan sebagai laba kotor . Misalnya, jika margin kotor perusahaan untuk kuartal terbaru adalah 35%, itu berarti mempertahankan $ 0,35 dari setiap dolar dari pendapatan yang dihasilkan. Ini menghabiskan sisa pada HPP. Seperti COGS telah diperhitungkan, dana yang tersisa dapat dimasukkan ke melunasi utang, beban umum dan administrasi , beban bunga dan distribusi kepada pemegang saham.

Cara Menghitung Gross Margin

Untuk menggambarkan bagaimana menghitung marjin kotor, bayangkan sebuah bisnis mengumpulkan $ 200.000 dalam penjualan. Ini menghabiskan $ 20.000 pada pasokan manufaktur dan $ 80.000 biaya tenaga kerja. Setelah dikurangi beban pokok penjualan, ia memiliki $ 100.000 dalam laba kotor. Membagi laba kotor dengan pendapatan sama dengan 0,5, dan ketika dikalikan dengan 100, yang menjadi 50%.

Pentingnya Margin Gross

Perusahaan menggunakan margin kotor untuk mengukur seberapa biaya produksi mereka berhubungan dengan pendapatan mereka. Misalnya, jika margin kotor perusahaan yang jatuh, mungkin terlihat untuk proses yang memungkinkan untuk memotong biaya tenaga kerja atau pemasok yang menawarkan biaya yang lebih rendah pada bahan. Atau, mungkin memutuskan untuk menaikkan harga untuk meningkatkan pendapatan.

Bisnis juga dapat menggunakan margin kotor untuk meramalkan berapa banyak uang yang mereka telah tersisa dari penjualan untuk menutupi biaya operasional lainnya. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan memiliki margin kotor 50%, ia tahu bahwa ia hanya memiliki $ 0,50 dari setiap dolar pendapatan yang dikumpulkan untuk mengabdikan untuk biaya operasional. Margin laba kotor juga dapat digunakan untuk mengukur efisiensi perusahaan atau untuk membandingkan dua perusahaan yang berbeda ukuran satu sama lain.

Perbedaan Antara Margin Kotor dan Margin Net

Sementara margin kotor hanya melihat hubungan antara pendapatan dan beban pokok penjualan, margin laba bersih mengambil semua biaya bisnis ke dalam rekening. Saat menghitung margin laba bersih, usaha mengurangi HPP mereka serta biaya tambahan, seperti distribusi produk, upah untuk tenaga penjualan, biaya operasional lain-lain dan pajak. margin kotor, juga disebut margin laba kotor, membantu perusahaan menilai profitabilitas kegiatan manufaktur, sedangkan margin laba bersih membantu perusahaan menilai profitabilitas secara keseluruhan.

Untuk informasi lebih lanjut, lihat A Look At Marjin Laba Perusahaan .

Advertisements

0 Responses to “Kenegarawanan : Pro Kehormatan Rakyat Pro Kebahagiaan Bangsa”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,223,246 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: