04
Oct
16

Politik : Maklumat Badan Permusyawaratan Urusan Penegakan Konstitusi Indonesia (BPUPKI)

Suara Warga : Maklumat Badan Permusyawaratan Urusan Penegakan Konstitusi Indonesia (BPUPKI) MERDEKA !

 

Suara Warga :

MAKLUMAT BADAN PERMUSYAWARATAN URUSAN PENEGAKAN KONSTITUSI INDONESIA (BPUPKI)

MERDEKA !

Kepedulian tentang penegakan Jatidiri Paripurna 9 Pusaka Bangsa Indonesia [ http://www.repelita.com/pusaka-bangsa-indonesia-jatidiri-paripurna/ ] saat 56 tahun Pidato Presiden Republik Indonesia, PYM Soekarno, di Sidang PBB berjudul To Build The World A New yang disambut baik oleh para pemimpin negara-negara anggota PBB
telah semangati Majelis Kehormatan Rakyat Republik Indonesia (MKRRI) prakarsai BPUPKI (Badan Permusyawaratan Urusan Penegakan Konstitusi Indonesia) menjelang peringatan 71 tahun TKR (Tentara Keamanan Rakyat) 5 Oktober 1945.

Menimbang aksi agresi Sekutu akhir bulan September 1945 ke wilayah Indonesia maka pemerintah harus bertindak cepat untuk amankan keadaan dengan meningkatkan, fungsi Badan KEAMANAN Rakyat (BKR) yang  dibentuk dalam rapat PPKI 22 Agustus 1945  melalui Maklumat Pemerintah tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Kemudian ditingkatkan lagi menjadi Tentara KESELAMATAN Rakyat per Penetapan Pemerintah No 2/SD 1946 pada 7 Januari 1946 guna perluasaan fungsi ketentaraan dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keamanan rakyat.

Analog dengan situasi dan kondisi terkini, Keamanan dan Keselamatan adalah tetap penting dipraktekkan agar Konstitusi UUD 1945 dapat selalu terjaga kokoh dari aksi2 agresi nir-militer konsitusional terkait peran sebagai payung politik hukum nasional utama yang harus utuh bersama ke-8 Pusaka Bangsa Indonesia lainnya.

Demikianlah Maklumat ini dipublikasikan untuk dapat kiranya diindahkan sebaik-baiknya oleh segenap elemen-elemen masyarakat bela tanah air Indonesia.

Tetap MERDEKA !

Jakarta, 30 September 2016

Generasi Penerus Angkatan 45,

1) Pandji R Hadinoto, 2) Lasman Siahaan, 3) Darmawan, 4) Djoenarsono Bardosono, 5) Din Syafaruddin Osman, 6) Letty, 7) Moerjono, 8) Hans Suta Widhya, 9) Cuk Conk Narasipati

Publikator :

Pandji R Hadinoto, Ketua DHD45 Jkt
KBP45 KelBes Pejoang45
Editor www.jakarta45.wordpress.com

kartunama GP45

Sejarah Tentara Nasional Indonesia

Sejarah Tentara Nasional Indonesia (TNI) dibentuk melalui perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dari ancaman Belanda yang ingin kembali berkuasa menjajah Indonesia melalui kekerasan senjata. TNI pada awalnya merupakan organisasi yang bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR, Badan Keamanan Rakyat adalah suatu badan yang dibentuk untuk melakukan tugas pemeliharaan keamanan bersama-sama dengan rakyat dan jawatan-jawatan negara. BKR dibentuk oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau PPKI dalam sidangnya pada tanggal 22 Agustus 1945 dan diumumkan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 23 Agustus 1945).

Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR, per maklumat yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia,TKR dibentuk dari hasil peningkatan fungsi Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang sudah ada sebelumnya dan tentara intinya diambil dari bekas PETA).

Selanjutnya diubah kembali menjadi Tentara Keselamatan Rakyat (TKR, 7 Januari 1946, untuk memperluas fungsi ketentaraan dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keamanan rakyat Indonesia, pemerintah Indonesia kemudian mengganti nama Tentara Keamanan Rakyat menjadi Tentara Keselamatan Rakyat pada tanggal 7 Januari 1946 berdasarkan Penetapan Pemerintah No.2/SD 1946)

Kemudian menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI, 26 Januari 1946, per Penetapan Pemerintah No.4/SD tahun 1946).

Pada masa mempertahankan kemerdekaan ini, banyak rakyat Indonesia membentuk laskar-laskar perjuangan sendiri atau badan perjuangan rakyat. Usaha pemerintah Indonesia untuk menyempurnakan tentara kebangsaan terus berjalan, sambil bertempur dan berjuang untuk menegakkan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Untuk mempersatukan dua kekuatan bersenjata yaitu TRI sebagai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat, maka pada tanggal 3 Juni 1947 Presiden Soekarno mengesahkan berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi.

Setelah Konferensi Meja Bundar (KMB) pada bulan Desember 1949, Indonesia berubah menjadi negara federasi dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS). Sejalan dengan itu maka dibentuk pula Angkatan Perang RIS (APRIS) yang merupakan gabungan antara TNI dan KNIL. Pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS dibubarkan dan Indonesia kembali menjadi negera kesatuan, sehingga APRIS berganti nama menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI).

Pada tahun 1962, dilakukan upaya penyatuan antara angkatan perang dengan kepolisian negara menjadi sebuah organisasi yang bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Penyatuan satu komando ini dilakukan dengan tujuan untuk mencapai tingkat efektifitas dan efisiensi dalam melaksanakan perannya dan menjauhkan pengaruh dari kelompok politik tertentu.

Pada tahun 1998 terjadi perubahan situasi politik di Indonesia. Perubahan tersebut berpengaruh juga terhadap keberadaan ABRI. Pada tanggal 1 April 1999 TNI dan Polri secara resmi dipisah menjadi institusi yang berdiri sendiri. Sebutan ABRI sebagai tentara dikembalikan menjadi TNI, sehingga Panglima ABRI menjadi Panglima TNI.

 

Jakarta, 5 Oktober 2016

 

Pandji R Hadinoto / Ketua, Generasi Penerus Angkatan 45 / DHD45 Jakarta


0 Responses to “Politik : Maklumat Badan Permusyawaratan Urusan Penegakan Konstitusi Indonesia (BPUPKI)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,060,795 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: