06
Aug
16

Politik Konstitusi : Pro Adendum Selamatkan Jatidiri Indonesia

Logo Bulat GPA45

Suara Warga :

“Pro Adendum Selamatkan Jatidiri Indonesia”

Kepada Yang Terhomat Komponen-komponen anak bangsa Indonesia yang peduli akan keselamatan jatidiri Indonesia termasuk para penyelenggara negara (pimpinan lembaga tinggi negara dan lembaga negara beserta jajarannya berikut pimpinan daerah berikut jajarannya), memperingati 71 tahun keberadaan Panitia Persiapan Kemedekaan Indonesia (PPKI) 7 Agustus 1945, maka patut disikapi bersama sebagai momentum bagi penyelamatan jatidiri Indonesia termasuk Proklamasi Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945 dan Konstitusi Negara Republik Indonesia (NRI) yakni UUD 18 Agustus 1945 (Berita Repoeblik Indonesia Tahun II No. 7, 15 Febroeari 1946) yang dikukuhkan kemudian oleh Keputusan Presiden No 150 tahun 1959 (Lembaran Negara Republk Indonesia atau LNRI no 75 tahun 1959).
Adapun Jatidiri Konstitusi NRI itu terdiri dari 3 (tiga) bagian, Pembukaan, Batang Tubuh dan Penjelasan, sebagai dokumen formal pendirian Negara Republik Indonesia [Berita Repoeblik Indonesia Tahun II No. 7, 15 Febroeari 1946] dalam satu kesatuan yang utuh tidak terpisahkan dan wajib senantisa dikawal keberadaannya mengingat pula Aksi Presidensiil Transisi 15th Kedepan [http://www.repelita.com/aksi-presidensiil-transisi-15th-kedepan/ via @RepelitaOnline].

Namun faktanya 10 (sepuluh) tahun yang lalu wujud Konstitusi NRI terpecahbelah berupa LNRI No 11,12,13 dan 14 tahun 2006 (tidak dalam satu kesatuan termaklumat di LNRI) dengan catatan pemahaman praktek Konstitusi bahwa.Pembukaan tetap dari LNRI No 75 tahun 1959 dan juga oleh karenanya keberadaan Penjelasan per LNRI No 75 tahun 1959 itu seharusnya juga tetap diberlakukan analog dengan pemberlakuan Pembukaan termaksud.

Keterpecahbelahan tersebut diatas terjadi dirujuk dari peristiwa Amandemen-amandemen (Perubahan-perubahan Batang Tubuh) yakni terdiri dari 1) 19 Oktober 1999, 2) 18 Agustus 2000, 3) 9 Nopember 2001 dan 4) 10 Agustus 2002 oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia periode 1999 – 2004.

Dan keterpecahbelahan ini bagaimanapun mencerminkan situasi dan kondisi yuridis (de jure) politik hukum nasional tentang jatidiri Indonesia khususnya Konstiusi berwujud dokumen pendirian NRI itu tersebut diatas.

Sehingga kini dapat dipahami bila terjadi situasi dan kondisi “de facto” yang dirasakan terkoyak-koyaknya Faktor-faktor Ketahanan Bangsa Indonesia seperti antara lain kini terungkap lewat beberapa pemberitaan sebagai berikut :

1) Sementara ini Kemendagri berpendapat bahwa Tanpa GBHN, Pembangunan Tumpang Tindih Sesuai Selera Penguasa 5 Tahunan [ http://bit.ly/2amQJRK ]

2) Tak Mau Bohongi Rakyat, Sri Mulyani Ungkap Betapa Berat Kondisi Ekonomi Kita Saat Ini
[ http://www.faktamedia.net/2016/08/tak-mau-bohongi-rakyat-sri-mulyani.html?m=1 ]

3) Sri Mulyani pangkas belanja Rp 133 T,
[ http://www.merdeka.com/ politik/sri-mulyani-pangkas- belanja-rp-133-t-dpr-siap- rapat-sampai-pagi.html ]

Oleh karena itu aksi-aksi Pro Amandemen kini saatnya segera diluruskan kembali dengan aksi Pro Adendum (Penambahan atas Batang Tubuh) yang lebih memantapkan keberadaan Jatidiri indonesia khususnya Konstitusi NRI yaitu Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) yang kelak pada gilirannya berimplikasi mengawal Proklamasi Indonesia 17 Agustus 1945.

Aksi Pro Adendum yang berpayungkan pada ketundukan dan ketaatazasan kepada amanat Pembukaan UUD 1945 tersebut juga sekaligus memastikan upaya pemantapan keutuhan NKRI untuk keberlanjutan NKRI berdasarkan Roh Indonesia Merdeka yakni Jiwa Semangat Nilai-nilai 45.

Jakarta, 7 Agustus 2016

Generasi Penerus Angkatan 45,

Pandji R Hadinoto, Ketua DHD45 Jkt
KBP45 KelBes Pejoang45
Editor www.jakarta45.wordpress.com


0 Responses to “Politik Konstitusi : Pro Adendum Selamatkan Jatidiri Indonesia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,094,095 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: