02
Dec
15

Keutamaan : Pancasila Versi Alquran

Logo MKRRI Hijau

Pancasila Versi Alquran :

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
قُل هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Surah Al Ikhlas 112 Ayat 1
Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
إِنَّ اللَّهَ يَأمُرُ بِالعَدلِ وَالإِحسانِ
Lebah (An-Naĥl):90
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat
kebajikan…
3. Persatuan Indonesia
…….وَلاَ تَفَـرَّقوُ……..
S. Ali Imron 103
…..dan janganlah kamu bercerai berai, …
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan
وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ
وَأَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ
يُنْفِقُونَ
Asy Syura 38
Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan
mendirikan salat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.
Ayat lain..
QS Ali Imraan: 159
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا
غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ
وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ
فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
(١٥٩)
Artinya: “Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah
lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan
bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah.
Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS Ali Imran : 159)
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Surat Al Anbiya Ayat 107
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi)
rahmat bagi semesta alam.”
Surat Al Anbiya Ayat 107
Nah….
Jelas sudah…, bahwa apa bila ada yg mengatakan, bahwa Pancasila adlh tdk sesuai dgn Ajaran Islam, salah besar…
Apalagi mengatakan, Bhw Pancasila Ajaran Thaghut… dlsbgnya, yg intinya, bhw Pemerintahan tdk sesuai ajaran Islam, dan berniat membentuk negara pemerintahan Islam, itu sdh salah..
Para pendiri negara, sdh memikirkan dengan detail dan sebaik2nya.
Ajaran Pancasila, jg ada dlm Kitab2 Suci Agama Non Lainnya.
Artinya… bahwa Pancasila jg sebagai inti sari kehidupan perilaku berwarga negara sbg WNI, yg tidak bertentangan dengan agama
apapun.
Maka.. yg berniat mengganti Pancasila, maka, sudah seharusnya mrk dilarang hidup di negara bangsa Pancasila Indonesia ini.
Publikator :
Pandji R Hadinoto, KelBes Pejoang45
Patriot Keutamaan Pancasila Indonesia
Editor www.jakarta45.wordpress.com

Logo PKP 45

Deindonesianisasi Pemahaman Agama

Oleh: Nasaruddin Umar

 

JIKA nilai-nilai keindone­siaan dan nilai-nilai keagamaan dibiarkan tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat maka pada saat­nya akan melahirkan kete­gangan dan konflik antar sesame warga dan umat. Bagaimanapun juga, situasi seperti ini sebaiknya tidak akan pernah muncul di bumi Indonesia yang di­takdirkan bersuku-suku bangsa dan terdiri dari ribuah pulau, ditambah dengan agama dan ke­percayaan yang sedemikain banyak.
Berangkat dari kenyataan ini, maka para the founding fathers kita menahan diri untuk tidak terburu-buru menjadikan negeri ini seba­gai Negara agama (Islam) walapun Islam ada­lah agama mayoritas mutlak dianut dinegeri tercinta ini. Keluhuran niat dan kearifan sikap harus selalu menjadi contoh bagi para generasi baru bangsa ini. Para penganjur agama sejak masa Proto-Indonesia sampai kemerdekaan berhasil diraih, tokoh-tokoh bangsa ini selalu menekankan arti penting persatuan dan kes­atuan bangsanya. Mereka sangat sadar bah­wa tanpa persatuan dan kesatuan maka tidak mungkin bangsa ini terwujud seperti sekarang ini. Kehadiran bangsa Indonesia harus disyuku­ri oleh seluruh umat dan warga bangsa. Tidak mungkin kita bisa melakukan fungsi kita seba­gai hamba (‘abid) dan representative Tuhan sebagai pemimpin jagat raya (khalifah) tanpa sebuah wadah (baca: Negara) yang ideal un­tuk mereka.
Kita perlu belajar dari banyak contoh yang sangat memprihatinkan, umat beragama sulit menjalankan ibadahnya yang sangat asasi itu karena negara tempat tinggalnya porak-poran­da, mereka sulit mempelajari dan mendalami kitab sucinya karena tidak memiliki lembaga pendidikan yang ideal. Mereka tidak bisa ber­mimpi menunaikan rukun Islam kelima, haji, karena yang mau dimakan saja sulit. Mere­ka tidak bisa membayar zakat karena dirinya masih termasuk mustahiq, sasaran pemberian zakat. Mereka sulit menyelenggarakan sha­lat Jum’at karena mungkin tidak punya masjid, imam atau khatib, atau mungkin karena merasa tidak aman keluar rumah, seperti yang dialami saudara-sudara kita di Timur-Tengah yang ten­gah bergolak.
Perlu dicermati oleh semua pihak bahwa munculnya fenomena lahirnya ketegangan antar aliran dan antar mazhab akhir-akhir ini menarik untuk dicermati. Ketegangan sep­erti ini dulu tidak pernah muncul karena terla­lu kuat “bungkusan” keindonesiaan yang sulit diterobos. Ketika “bungkusan” keindonesiaan ini menipis, apalagi robek, maka serta-merta kekuatan aliran dan mazhab itu mencuak ke permukaan.
Identitas keindonesiaan yang menyeman­gatinya mulai tergerus oleh uforia reformasi. Akibatnya, setiap penganut aliran dan mazhab dalam suatu agama bebas melakukan reiden­tifikasi diri. Tidak tertutup kemungkinan akan terjadi deprivasi nilai-nilai local di dalam aja­ran agama-agama besar yang kebetulan lahir di luar Indonesia. Jika itu terjadi maka bangsa ini kembali set back akan diwarnai ketegangan konseptual seperti yang pernah terjadi pada masa proto Indonesia. ***

IMG-20151124-WA027


0 Responses to “Keutamaan : Pancasila Versi Alquran”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,063,568 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: