04
Sep
15

Politik : Krisis Ekonomi mendulang Krisis Politik

res : Kalau Dewan PDIP sudah serukan Jokowi turun tachta, berarti tidak ada dukungan baginya dan ini bisa  juga dilihat  Jusuf Kalla lebih  sering muncul dan memberikan komentar tetang berbagai hal kepada media untuk disebarkan. Jokowi dicalonkan, didukung menjadi presiden, menjelang setahun mau diturunkan. Tentu ada yang tidak senang, inilah ciri negara maju mundur.

http://www.indopos.co.id/2015/09/dewan-pdip-serukan-jokowi-turun-tahta.html

Dewan PDIP Serukan JokoWi Turun Tahta

10:18 – 2 September 2015

alt

Share on Facebook

Tweet on Twitter

indopos.co.id – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Effendi Simbolon menyerukan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tahta. Dorongan dan kritikan itu atas dasar ketidakmampuan seorang kepala negara memimpin Indonesia hingga dalam kondisi ekonomi yang nyaris krisis.

“Sebaiknya Pak Presiden sportif mengakui tidak mampu memimpin bangsa dan negara selanjutnya turun tahta atau meletakkan jabatan presiden,” ungkap Effendi Simbolon, politisi partai pengusung Jokowi-JK kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (1/9).

Effendi menyatakan, sebaiknya hal itu dilakukan Presiden Jokowi daripada kondisi Indonesia dalam segala bidang semakin memburuk. Turun tahta juga perlu dibudayakan ketika seorang pemimpin tidak mampu menjalankan amanah menghindarkan keadaan semakin parah.

“Itu (turun tahta, red) sah, halal demi bangsa. Tiru Soeharto secara kesatria mengundurkan diri mengakui tidak mampu,” tukas Effendi.

Menurut Effendi, melambatnya perekonomian di negeri ini yang disertai anjloknya nilai tukar rupiah saat ini tidak dapat disebut sebagai kelemahan dari para menteri melainkan tangung jawab penuh Jokowi sebagai presiden.

Dia menganalogikan, dalam hubungan pembantu rumah tangga dan majikan, tentu sebagai seorang majikan harus lebih mampu mengarahkan bukan sebaliknya.

“Presidennya yang harus mampu bukan pembantunya yang mampu, masak pembantu rumah gua yang mampu, gua majikannya di bloon-bloonin. Nggak mau lah,” tutur kader partai moncong putih itu.

Seruan Effendi dibantah langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pemuda Indonesia Hebat (PIH), Rhugby Adeana S dalam keterangan persnya di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (1/9). Menurutnya, pernyataan Effendi bukanlah mewakili suara partai.

“Suara Effendi adalah suara pribadi, tidak mewakili suara PDIP, karena Effendi memiliki rasa ketidaksukaan kepada Jokowi sejak Jokowi direkomendasikan PDIP maju sebagai Cagub DKI Jakarta,” pungkasnya.

Rhugby mengingatkan, agar Effendi berhati-hati dalam membuat pernyataan. Sebab, hal itu justru berdampak pada tidak kondusifnya situasi politik.

“Mulut mu bisa menjadi harimau mu. Jadi, lebih baik diam atau buatlah pernyataan yang rasional dan cerdas,” tegas Rhugby.

Rhugby mengimbau, agar semua pihak menaruh kepercayaan sepenuhnya terhadap presiden dalam menjalankan roda pemerintahan. “Presiden mempunyai niat baik untuk melakukan perubahan di republik ini. Jadi, maaf kalau di era sebelumnya anggota dewan bisa hidup layaknya seorang penggawa di republik ini,” beber Rhugby. (aen)

__._,_.___

Advertisements

0 Responses to “Politik : Krisis Ekonomi mendulang Krisis Politik”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,193,047 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: