29
Aug
15

Konstitusi : Presiden Bukan Panglima Tertinggi

logo
On 08/26/2015 11:48 PM, Awind wrote:

http://sp.beritasatu.com/home/presiden-bukan-panglima-tertinggi/94809

Presiden Bukan Panglima Tertinggi

Rabu, 26 Agustus 2015 | 15:19

[JAKARTA] Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo menilai Presiden Republik Indonesia bukanlah Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI). Menurut Sayidiman, Presiden RI mempunyai wewenang penuh mengendalikan APRI tanpa harus menajdi Panglima Tertinggi.

“Jabatan Panglima Tertinggi APRI yang meliputi Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara adalah jabatan militer yang dilaksanakan oleh seorang anggota APRI. Presiden RI mempunyai wewenang mengendalikan APRI,” ujar Sayidiman dalam diskusi yang bertajuk “Presiden versus Panglima Tertinggi” di Universitas Paramadina, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8).

Hadir juga pembicara lain, yakni Marsekal Muda TNI (Purn.) Dr. Kusnadi Kardi, dan Laksamana TNI (Purn.) Achmad Sutjipto.

Acara ini diselenggarakan oleh Institute Peradaban (IP) yang bekerja sama dengan  Pusat Studi Kelirumologi dan Yayasan Wakaf Paramadina

Menurut Sayidiman, jika Presiden RI mengangkat dirinya sebagai Panglima Tertinggi APRI, maka ia telah melakukan sesuatu yang tidak perlu. Selain itu, kata Sayidiman, sebutan Panglima Tertinggi APRI telah menempatkan Presiden dalam status dan posisi lebih rendah dari jabatan yang ditetapkan oleh bangsa kepadanya.

“Sebutan Presiden sebagai Panglima Tertinggi menimbulkan kekaburan dalam hubungan sipil-militer dan dapat saja sebutan tersebut diartikan bahwa organisasi militer tidak berada di bawah kekuasaan politik atau sipil,” tandas Sayidiman.

Lebih lanjut Sayidiman menuturkan bahwa dalam UUD 1945 baik yang asli maupun yang sudah diamandemenkan tidak ada ketentuan tentang jabatan Panglima Tertinggi. Dalam UUD 1945, katanya hanya dijelaskan hubungan antara Presiden RI dengan Angkatan Perang RI sebagaimana diuraikan dalam Pasal 10 UUD 1945.

Disebutkan dalam Pasal 10 UUD 1945, baik yang asli maupun yang diamandemen menyebutkan “Presiden memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara”.

“Ketentuan ini bermakna bahwa Presiden RI mempunyai wewenang penuh atas APRI baik administratif maupun operasional. Karena jabatan Presiden RI adalah satu jabatan politik atau sipil, maka ketentuan konstitusi itu menunjukkan bahwa di Indonesia militer berada di bawah kekuasaan sipil,” jelas Sayidiman. [YUS/L-8]


0 Responses to “Konstitusi : Presiden Bukan Panglima Tertinggi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,063,568 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: