24
Aug
15

Kenegarawanan : Politik Konstitusi Pancasila Indonesia

Segera Batalkan Pasal 33 UUD 2002 Hasil Amandemen!

Jakarta, Obsessionnews – Mantan Aktivis ITB yang kini Koordinator Forum Komunikasi KERABAT 45 (KBP45 KelBes Pejoang45), Dr Ir Pandji R Hadinoto MH, merekomendasikan agar bangsa Indonesia segera memberlakukan lebih dahulu konstitusionalitas Pasal 33 UUD 1945 yang memang lebih mengutamakan Kesejahteraan Sosial.

“Batalkan segera Amandemen Pasal 33 UUD 2002 yang terindikasi lebih mengarusutamakan  Perekonomian sehingga terbuka bagi kepentingan Politik Ekonomi Pasar Bebas dapat tertuang pada berbagai turunan UU organik pasca 2002!” seru Pandji R Hadinoto, Minggu (23/8/2015).

Dengan aksi pemberlakuan dan pembatalan tersebut, tegas Pandji, berdayaguna antisipatif terhadap kekinian situasi dan kondisi ekonomi global guna penyelamatan Ekonomi Kesejahteraan Rakyat (EkoKesRa), dan aksi Kaji Ulang Konstitutif yang dilakukan MPRRI dapat lebih effektif konstruktif produktif bagi aksi perumusan Adendum Batang Tubuh Non Pasal 33 UUD 1945.

“Situasi dan kondisi kekinian tersebut diatas sebetulnya Tempus ‘replacement’ bagi politik ekonomi konstitusi Pancasila yang secara alami terjadi bahkan ‘jalan Tuhan’ analog dengan Tempus ‘buy’ di Pasar Saham dan analog dengan ‘Atas berkat rachmat Allah jang maha kuasa’ [Pembukaan UUD 1945],” tandas Koordinator PARRINDO (Parlemen Rakyat Indonesia) ini.

Pandji memaparkan, Politik Konstitusi Pancasila Indonesia 23Aug15. Yakni, kini saatnya otoritas politik negara segera bersikap layaknya mendaur ulang semangat Badan Keamanan Rakyat 23 Agustus 1945 dengan membangun Barisan Kedaulatan Rakyat mengusung Politik Konstitusi Pancasila Indonesia terutama penegakan marwah Pasal 33 UUD 1945 [Lembaran Negara Republik Indonesia No 75, 1959 jo Berita Repoeblik Indonesia Tahoen II No 7, 15 Febroeari 1946] mengingat berbagai situasi kondisi multi dimensional yang mencuat signifikan seperti :

1) Analis: Wall Sreet Akan Jatuh, Oktober 2015

2) Rp1,3 Triliun Modal Asing Tinggalkan RI, fenomena pelarian modal keluar sudah mengkhawatirkan

3) Kemampuan Bayar Utang RI Rendah. Rasio utang terhadap PDB juga meningkat dibandingkan kuartal I 2015

4) Pengamat: amandemen UUD 1945 tidak perlu dikaji

5) Demokrasi Kita Berbiaya Tinggi

6) Profil Keekonomian Indonesia seperti pertumbuhan ekonomi 4,7% yang diklaim termasuk 5 (lima) tertinggi sedunia kini, Kurs Rupiah vs Dolar Amerika seputar Rp 14 ribu per Dolar Amerika, Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi cukup dalam, ratio Gini meningkat, Indeks Persepsi Korupsi berjalan ditempat, Indeks Pembangunan Manusia masih rendah, Dwelling Time masih tinggi, dan lain sebagainya

7) Semangat Kebangsaan Indonesia Merdeka 70 Tahun meningkat. (Red)

Berita Terkait

Ekonomi Nasional Sudah Masuk Lampu Kuning!

Jakarta, Obsessionnews – Beberapa waktu lalu, ekonomi Indonesia sudah masuk ‘lampu kuning’. Tapi sekarang, saat nilai tukar rupiah anjlok ke level Rp14 ribu menghadapi tiap lembar dollar Amerika Serikat (AS), bisa dikatakan sudah kena lampu merah. Sebabnya, lantaran basis penggerak utama yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) disusun secara keliru.

Pemerintah, menurut Sugiyono, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), selalu mengasumsikan harga jual eceran komoditi pokok seperti bahan bakar minyak (BBM) dengan harga keekonomian. Namun hasilnya, bisa dikatakan gagal.

“Hanya Pertamax plus yang bisa jalan. Tapi harga keekonomian yang lain tidak bisa jalan,” kata Sugiyono kepada obsessionnews.com melalui sambungan telepon, Senin (24/8).

Sugiyono menilai, dalam menyusun anggaran dan menelurkan kebijakan, pemerintah sering tidak realistis bahkan mematok angka target secara bombastis. Misalnya saja proyek pengadaan listrik berdaya 35 ribu megawatt. Sudah sepuluh bulan pemerintahan berjalan, belum juga ada tanda-tanda rencana ini bakal benar-benar direalisasikan. Makanya, kata dia, perlu juga target tersebut direvisi.

Belum lagi di bidang perdagangan. Pemerintah masih saja mengandalkan sektor minyak dan gas. Padahal di sektor hulu, target produksi tak pernah tercapai bahkan terkesan sulit naik.

“Perlu juga tokoh nasional berkumpul dan membantu pemerintah,” sebut Sugiyono. (Mahbub Junaidi)

Berita Terkait

Dolar Tembus Rp14.000, Aburizal Usul Bentuk Pusat Krisis

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie meminta kepada pemerintah membuat pusat krisis untuk menangani persoalan ekonomi. Menyusul semakin melemahnya nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat yang sudah tembus ke level Rp 14.000.
“Pemerintah harus buat pusat krisis untuk menangani dan menghadapi permasalahan yang begini sulit,” ujarnya dalam rapat pleno Fraksi Partai Golkar di DPR, Senin (24/8/2015).

Melemahnya nilai rupiah atas dollar, kata Aburizal tentu akan membawa ke khwatiran bagi dunia usaha. Lantaran daya beli masyarakat semakin menurun. Karena itu, pusat krisis itu dibentuk untuk mensinkorinskan kebijakan pemerintah agar memiliki satu tujuan menyelamatkan ekonomi Indonesia. ‎

“Jadi tidak ada lagi satu menteri gerak ke kanan, menteri lain gerak ke kiri. Di mana semua penanganan sulit ini tidak ada di dalam satu komando,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPR Setya Novanto juga sepakat dengan usulan Aburizal. Ia sendiri meminta Komisi XI untuk segera mengundang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Bank Indonesia guna mencari solusi atas persoalan tersebut. Ia berharap kondisi Ekonomi semakin baik dengan membutuhkan peran semua pihak. (Albar)


0 Responses to “Kenegarawanan : Politik Konstitusi Pancasila Indonesia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,060,880 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: