24
Jul
15

Kesejarahan : Indonesia Dijadikan Pusat Riset Penjajahan Belanda

http://www.sinarharapan.co/news/read/150723128/indonesia-dijadikan-pusat-riset-penjajahan-belanda

Indonesia Dijadikan Pusat Riset Penjajahan Belanda

Penelitian arsip jajahan Belanda masih dipusatkan di Universitas Leiden dengan separuh mahasiswa dari Indonesia.

23 Juli 2015 13:13 Pendidikan dibaca: 68

inShare

anri.go.id / Dok

Pemanfaatan arsip bersejarah di Arsip Nasional/Ilustrasi.

PERTH – Penelitian tentang arsip dan sejarah masa jajahan Belanda untuk kawasan Asia Tenggara akan dipusatkan di Indonesia, tepatnya, di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Upaya itu dilakukan untuk mendekatkan peneliti dengan arsip komunikasi, yang sebagian besar disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jakarta.

“Saat ini, penelitian arsip jajahan Belanda dipusatkan di Universitas Leiden. Tercatat 120 mahasiswa dari berbagai negara di Asia meneliti sejarah Belanda. Separuh dari mahasiswa itu adalah orang Indonesia,” kata Profesor Charles Jeurgens, di Perth, Australia, Rabu (22/7).

“Namun, kami mempertimbangkan penelitian sejak 2017 dipusatkan di UGM, dengan beberapa universitas lain di Indonesia, seperti Universitas Indonesia (UI), menjadi penyangga,” ujar Jurgens yang menambahkan rencana ini masih terkendala dana.

Jurgens menjelaskan, program ini akan mewajibkan mahasiswa belajar bahasa Belanda selama satu tahun. Pasalnya, mayoritas arsip sejarah ditulis dalam bahasa Belanda. “Arsip tentang VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) paling banyak disimpan di Indonesia. Sekitar 2,4 kilometer panjang raknya bila disusun secara memanjang. Di Belanda, koleksinya sekitar 1,4 kilometer,” tutur pria yang membahas penelitiannya di hadapan para peneliti di Universitas Australia Barat (UWA) itu.

Sementara itu, arsip terkait pemerintahan kolonial Belanda tersebar di berbagai negara. Namun, Indonesia yang menyimpannya dalam jumlah terbanyak, yaitu sekitar 8-9 kilometer rak dokumen. Arsip juga tersimpan di Belanda, Sri Lanka, Afrika Selatan, India, Inggris, dan sedikit di Malaysia.

Di Leiden, Charles bekerja bersama beberapa mahasiswa meneliti pola transfer informasi di era kolonial dari Indonesia ke pejabat tertinggi di Belanda. Itu mulai dari kepala desa, wedana, gubernur jenderal, hingga menteri koloni di Amsterdam.

Sejarah menunjukkan, menteri koloni di Belanda kadang membaca informasi penting tentang Indonesia lewat koran, lebih cepat daripada informasi dari gubernur jenderal.

“Menteri marah bila informasi itu justru didapatkan dari koran. Mereka melakukan perubahan skema pengiriman informasi. Gubernur jenderal diwajibkan mengirim laporan tiap dua pekan sekali, tentang apa saja, terutama berita yang berpotensi penting tentang Indonesia,” ucapnya.

“Saya meneliti tentang bagaimana dokumen itu terhubung satu sama lain, memahami konteksnya, bukan muatannya,” ujar Jeurgens yang memulai risetnya sejak 10 tahun silam.
Sumber : Ant

__._,_.___

Posted by: “Sunny” <ambon@tele2.se>


0 Responses to “Kesejarahan : Indonesia Dijadikan Pusat Riset Penjajahan Belanda”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,060,880 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: