04
Jul
15

GERAKMIGAS : Masalah BBM Dan Korupsi MiGas

Dr Ir Pandji  Hadinoto MH  Masalah BBM dan Korupsi MiGas
Dr Ir Pandji R Hadinoto MH : Masalah BBM dan Korusi Migas

Saat Pertamina 57 tahun, GERAKMIGAS atau Gerakan Anti Korupsi MiGas perlu digebyar, menyimak Politik Energi seusai Penaikan Harga BBM, Minggu, 23 November 2014 [http://www.mediaindonesia.com/editorial/view/277/Politik-Energi-seusai-Penaikan-Harga-BBM/2014/11/23], mencermati aspirasi mulia “Pastikan Pertamina Asian Energy Champion” tahun 2035, menuju Indonesia Jaya 2045, menimbang situasi dan kondisi terkini ikhwal sediaan komoditas sektor MiGas Dalam Negeri (DN) bercorak net importir yang menyulitkan pembentukan harmoni kebijakan publik nasional mengingat ketimpangan antara tingkat Konsumsi DN sekitar 1,4 juta bph vs tingkat Produksi DN 0,8 juta bph, selain tingkat kapasitas nasional kilang DN yang terbatas, sehingga perimbangan neraca pembayaran negara negatif (pengeluaran > pendapatan asli negara).
Selain upaya2 diversifikasi pasokan energi, upaya memperbaiki perimbangan itu adalah mengendalikan sisi pengeluaran khususnya sisi Konsumsi seperti langkah2 penghematan yang telah dilakukan Kabinet Kerja dimulai dari gaya bekerja berciri pelayanan bukan berbudaya kerja pemberi perintah seperti melalui kesederhanaan gaya hidup pejabat negara dlsb.
Dalam konteks pengendalian pengeluaran itulah bersama keluarga besar SPKP (Serikat Pensiunan Karyawan Pertamina) kini diprakarsai GERAKMIGAS beranah kegiatan Promotif dan Preventif.
GERAKMIGAS ini komplementer bersama langkah2 seperti reformasi birokrasi, pemerintahan bersih, reformasi dan pelurusan penyimpangan, penyalahgunaan dan pencurian sumber2 daya ekonomi negara misalnya illegal fishing, illegal logging, illegal trading yang berujung juga pada penggunaan konsumsi BBM non produktif, termasuk upaya2 reformasi konsumsi MiGas DN.
Langkah Promotif antara lain pembudayaan PAKTA45 – Politik Anti Korupsi Tanpa Akhir ber Roh Indonesia Merdeka JSN45 (Jiwa Semangat Nilai2 45) yakni 1) Tidak ingkari janji konstitusional, 2) Tidak koruptif terhadap Pancasila & UUD45, 3) Tidak korupsi APBN/APBD, Keuangan BUMN/BUMD dan Pajak.
PAKTA45 ini diyakini sekarang lebih bernilai komprehensif dibandingkan Pakta Integritas yang terbukti adalah tumpul di 10 tahun rezim pemerintahan yang lalu.
Langkah Preventif antara lain adalah pembudayaan Pengamalan Pancasila Tap MPR No XVIII/1998 seperti turut memandu publik pahami 7 butir Ketuhanan Yang Maha Esa yakni terutama 1) Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, 2) Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, dst.
Selanjutnya, GERAKMIGAS ingin turut pula memandu insan2 pembijak publik, praktisi, pengguna MiGas pahami “Awalludin Ma’rifatullah” ,”Man Arofa Nafsahu Faqod Arofa Robbahu”, dengan pengertian semakin tinggi tingkat kedekatan illahiyahnya, semakin melekat pengendalian kelurusan perilaku dirinya, ibarat peran Kulit Durian sebagai penjernih Minyak Jelantah [http://berita.suaramerdeka.com/kulit-durian-bawa-bryan-raih-penghargaan-internasional/] Akhirul kata, mengingat MiGas adalah karunia Allah SWT bagi bangsa dan negara Indonesia, maka lebih bijaklah bilamana dalam upaya “Pastikan Pertamina Asian Energy Champion” tahun 2035, menuju Indonesia Jaya 2045 guna bermanfaat se-besar2-nya bagi kemashalatan rakyat Indonesia, prasyarat konstitusional cabut UU MiGas 2001 sebagaimana tuntutan banyak komponen masyarakat Gerakan Nasional Pasal 33 UUD45 diakomodasi dan UU No 1/1971 tentang Pertamina diberlakukan kembali dengan Adendum antara lain pelembagaan internal bernafaskan GERAKMIGAS ditubuh struktural Pertamina yang terkoneksi dengan kerja2 KPK.

Jakarta, 9 Desember 2014

gerakmigas@gmail.com
Mengingat MiGas adalah karunia Allah SWT bagi bangsa dan negara Indonesia, maka lebih bijak bila aspirasi “Pastikan Pertamina Asian Energy Champion” tahun 2035, menuju Indonesia Jaya 2045, benar tepat manfaat se-besar2-nya bagi kemashalatan rakyat Indonesia.
Prasyarat konstitusional untuk strategi itu adalah cabut UU MiGas 2001 sebagaimana tuntutan banyak komponen masyarakat Gerakan Nasional Pasal 33 UUD45, segera dapat diakomodasi dan UU No 8/1971 tentang Pertamina diberlakukan kembali dengan Adendum antara lain pelembagaan internal bernafaskan GERAKMIGAS ditubuh struktural Pertamina yang terkoneksitas dengan kerja2 KPK.
GERAKMIGAS (Gerakan Anti Korupsi MiGas) ini taktis distrukturalkan mengingat UU No 8/1971 dibentuk pasca demo dari Bandung Bergerak 1970 yang suarakan Anti Korupsi Pertamina.

Catatan sejarah, Pertamina itu dulu kuat dibawah Undang-Undang No. 8 tahun 1971, dimana di dalamnya mengatur peran Pertamina sebagai satu-satunya perusahaan milik negara yang ditugaskan melaksanakan pengusahaan MiGas mulai dari mengelola dan menghasilkan MiGas dari ladang-ladang minyak di seluruh wilayah Indonesia. Semua perusahaan asing yang melakukan investasi wajib bekerjasama dengan Pertamina.

Reformasi telah menghancurkan Pertamina sekaligus mengakhiri kekuasaan negara atas MiGas. Sejak saat itu berpindahlah lebih dari 85 persen kekayaan MiGas ke tangan asing. MiGas digerogoti mafia dan sindikat yang memgakibatkan produksi nasional menurun secara drastis.

Pertamina hanya memproduksi sekitar 15 persen dari 800 ribu barel/hari, sebanyak 85 persen minyak milik asing. Sonangol mampu memproduksi 2 juta barel minyak/hari pada 2015, dan kendalikan semua perusahaan swasta asing. Sementara elite lingkaran penguasa Indonesia sibuk menyerang Pertamina dan anak usahannya, agar bisa merebut rente impor minyak dari Sonangol, tragis jadinya.

Jakarta, 12 Desember 2014

Mantan Pendemo Bandung Bergerak 1970,

Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila 45
Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia
PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia
PKP17845 – PorosKonstitusiProklamasi17845

Advertisements

0 Responses to “GERAKMIGAS : Masalah BBM Dan Korupsi MiGas”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,150,513 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: