08
Oct
14

Perekonomian : Ramalan Bank Dunia Soal Ekonomi Indonesia

Jakarta45

Ini Ramalan Bank Dunia Soal Ekonomi Indonesia

Bank Dunia tercatat kembali memangkas proyeksi laju pertumbuhan ekonomi global lantaran sejumlah faktor termasuk kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya konflik geopolitik di beberapa wilayah.

Bank Dunia juga memprediksi bahwa Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan perekonomian paling rentan terhadap penarikan dana asing saat The Fed menaikkan suku bunganya.

Mengutip laman The Australian, Selasa (7/10/2014) terlebih lagi saat ini defisit transaksi berjalan utang jangka pendek Indonesia berjumlah 10 persen dari produk domestik bruto (PDB). Kedua faktor tersebut berjumlah 77 persen dari total cadangan devisa negara.

Peningkatan level utang perusahaan yang cepat menyebabkan kenaikan suku bunga dalam waktu cepat dapat menghasilkan likuiditas dan solusi bagi beberapa kreditor di industri dengan kapasitas berlebih.

Bank Dunia juga cukup mengkhawatirkan perekonomian Papua Nugini di mana investasi gas alam dalam jumlah besar menghasilkan utang asing yang terus meningkat. Jumlah utangnya meningkat mulai 27 persen hingga 148 persen dari PDB.

Sebaliknya, India justru menjadi negara dengan perekonomian unggul di Asia. Pertumbuhan ekonomi India tercatat berada di kisaran 5,6 persen tahun ini dan dapat meningkat hingga 6,4 persen tahun depan.

Bahkan Bank Dunia melihat potensi pertumbuhan ekonomi India hingga level tujuh persen pada tahun berikutnya.

Selain itu, Bank Sentral Inggris juga diprediksi akan mulai menaikkan suku bunganya pada tiga bulan pertama 2015. Sementara The Fed akan menaikkan suku bunga pada kuartal II-2015 tanpa turbulansi di pasar-pasar keuangan. (Sis/Nrm)

 

Berita Lainnya

Produksi Blok Cepu Capai 40.000 Barel/hari

Bojonegoro (Antara) – Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas menyebutkan produksi minyak dari Lapangan Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan meningkat menjadi 40.000 barel/hari dari semula yang hanya tercatat 30.000 barel/hari.

Jumlah produksi minyak dari Lapangan Blok Cepu itu meningkat, karena adanya tambahan tiga sumur minyak produksi baru, kata Kepala Percepatan Proyek Banyu Urip Blok Cepu dari SKK Migas Yulius Wiratno di Bojonegoro, Rabu.

“Penigkatan produksi minyak Blok Cepu itu akan terealisasi mulai hari ini setelah diresmikan Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung di Bojonegoro,” katanya.

Dengan demikian, lanjutnya, di Lapangan Banyuurip Blok Cepu, saat ini terdapat enam sumur minyak produksi dan dua sumur injeksi gas dan air.

“Produksi minyak di lapangan Banyuurip Blok Cepu didistribusikan melalui pipa menuju tengah laut di Tuban, tetapi sebagian lainnya ada yang diolah di kilang milik Tri Wahana Universal (TWU) di Bojonegoro,” jelas dia.

Mengenai kapal penampung minyak yang lokasinya di tempat penampungan di tengah laut Tuban itu, katanya, memiliki daya tampung sebanyak 1,7 juta barel.

“Saat ini, kapal penampung minyak produksi Blok Cepu yang namanya “Gagak Rimang” itu sudah berada di tengah laut di Tuban,” katanya, menegaskan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa operator Mobil Cepu Limited (MCL), sudah menyelesaikan pengeboran 20 sumur minyak produsi dengan kedalaman berkisar 4.000-5.000 feet, dari rencana 33 sumur minyak produksi untuk mencapai produksi puncak 165.000 barel/hari.

“Pengeboran sumur minyak produksi terus dilakukan, yang direncanakan seluruhnya 33 sumur minyak produksi untuk mencapai produksi 165 ribu barel per hari ditambah sejumlah sumur injeksi,” paparnya.

Sesuai perkiraannya, katanya, produksi puncak minyak Blok Cepu sebesar 165.000 barel per hari bisa direalisasikan antara Juli-Agustus 2015, setelah pembangunan proyek Blok Cepu “engineering, procurement, and construction/EPC” I sampai V, selesai 100 persen.

“Tapi mulai April-Mei perkiraan saya produksi minyak Blok Cepu sudah bisa mencapai separuhnya dari produksi puncak 165.000 barel per hari,” jelasnya.

Sesuai rencana, Menteri Koordinator dan Perekonomian Chairul Tanjung akan meresmikan fasilitas produksi minyak Blok Cepu di Bojonegoro, bersama sejumlah proyek lainnya di Kementerian ESDM. (bd)

Advertisements

0 Responses to “Perekonomian : Ramalan Bank Dunia Soal Ekonomi Indonesia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,308,303 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: