28
Sep
14

Politik : PilKaDa Oleh DPRD

 # Pilkada Oleh DPRD

Tanda Protes, WNI di Amerika Tolak Ajakan Makan SBY

Minggu, 28 September 2014 09:55 WITA
Tanda Protes,  WNI di Amerika Tolak Ajakan Makan SBY
net
WNI di Amerika menggelar aksi protes terhadap SBY yang tengah lakukan lawatan ke Amerika
 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Polemik pengesahan Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah tidak hanya terjadi di dalam negeri. Warga Negara Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat pun turut prihatin. Tanda keprihatinan mereka ditunjukkan dengan mendemo Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sedang berada di negara tersebut.

“Baru saja saya mendapat berita bahwa SBY didemo di tempatnya menginap di Willard InterContinental Hotel, Washington DC. Hari ini memang dia ada beberapa acara di Washington DC,” kata Made Tony Supriatma, warga Indonesia yang bermukim di New Jersey AS dalam tulisan yang diunggah di akun Facebooknya Sabtu (27/9/2014) saat waktu di Indonesia menunjukkan pukul 14.12 WIB.

Made Tony Supriatma, yang lebih dikenal masyarakat sebagai peneliti militer dan pengamat masalah sosial politik, mengemukakan sebelum ada demo di Washington, dia bergabung dalam aksi serupa di New York beberapa hari sebelumnya. Namun saat itu mereka gagal menemui SBY.

“Ada kabar yang belum dapat saya konfirmasikan bahwa para demonstran ‘diundang’ dinner ke dalam hotel Willard. Namun undangan ini mereka tolak mentah-mentah,” kata Made, mantan aktivis dan alumnus Fisipol Universitas Gajah Mada Yogykarat dan Universitas Cornell New York.

Made mengunggah sejumlah foto yang merekam aksi demo di Washington. Terkait aksi unjuk rasa itu, Made yang komentar-komentarnya tentang politik militer dan masalah sosial politik umumnya banyak dimuat di media di Tanah Air, mengemukakan, banyak warga Indonesia di luar negeri sudah mulai bergerak karena mereka muak terhadap kemunafikan yang dipertontonkan rejim SBY.

“Kita semua muak dengan kemunafikan yang dipertontonkan oleh rezim SBY bersama keluarga dan kroni-kroninya. Kita muak dengan persekutuan senyapnya dengan Prabowo Subianto, Amien Rais, Aburizal Bakrie, Anis Matta dan semua Koalisi Merah Putih itu,” kata Made.

Made mengingatkan warga Indonesia di Tanah Air perlu menyikapi langkah politik SBY dengan waspada setelah UU Pilkada disahkan DPR. “Sodara, persiapkanlah sesuatu menyambut kepulangannya. Kalau dia mengatakan marah dan prihatin … waspadalah. Dari pengalaman, ini tipuan belaka!” demikian Made Tony mengakhiri penjelasannya.

Sebelumnya melalui akun yang sama Made Tony mengatakan dalam hal berkuasa, SBY tidak berbeda dengan Soeharto, presiden Indonesia di era Orde Baru. Dalam berkuasa, keduanya terlihat sangat bertolak belakang.

Namun, betulkah keduanya berbeda? Ataukah mereka memang sama, hanya gayanya saja yang berbeda? “Untuk saya, dua orang ini nggak ada bedanya. Gayanya saja yang berbeda,” tegasnya.

“Suharto itu pendiam. Tidak banyak orang tahu apa yang dia pikirkan. Kemudian, dia akan menggebuk. Susilo, sebaliknya, suka omong dan suka pamer. Tapi omongannya sebetulnya bentuk diam juga. Dia omong yang tidak ada isinya, seperti ‘Saya prihatin …’.” tambahnya.

Suharto itu menurut Made adalah jenis pribadi yang pendendam. Dia tidak segan-segan menggebuk lawan-lawannya. “Istilahnya, ‘twisting arms’ gitulah. Sementara, Susilo itu keliatan sangat anti-kekerasan. Tapi dia pengamal Machiavelli yang baik: Kalau kau tidak bisa menggebuk, maka kau harus bisa menipu! ” demikian tulis Made Tony dari AS.
Pengakuan Made ini belum didapat konfirmasi kepada pihak juru bicara kepresidenan.

Baca selengkapnya di Tribun Manado edisi cetak hari ini, Minggu (28/9/2014).

Update terus informasi terbaru di tribunmanado.co.id

 Ketua Apeksi: Pengesahan UU Pilkada, Biarlah Masyarakat yang Menilai

Minggu, 28 September 2014 09:43 WITA
Ketua Apeksi: Pengesahan UU Pilkada, Biarlah Masyarakat yang Menilai
net
Walikota Manado Vicky Lumentut
 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Paripurna DPR RI yang mengesahkan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) melalui DPRD hingga saat ini terus menuai kecaman berbagai elemen masyarakat, tak hanya di level nasional, tapi di daerah termasuk di Sulut.

Beberapa kepala daerah termasuk yang diusung parpol yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) menyatakan penolakan.

Wali Kota DR GS Vicky Lumentut yang diketahui juga sebagai Ketua Apeksi (Asosiasi Pemerintah Kota Se Indonesia) yang beberapa waktu lalu melakukan aksi demo bersama sejumlah Bupati yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Se Indoensia (Apkasi) dan rekan-rekan Wali Kota lainnya. Guna menolak diterapkannya sistem Pilkada tidak langsung alias dipilih oleh DPRD dan mengabaikan pilihan Rakyat.

Kepada wartawan, Jumat (26/9/2014) pagi di Hotel Swisbell, Wali Kota Lumentut menyatakan penetapan UU Pilkada oleh DPRD baru merupakan langkah awal.

Karena itu, pihaknya meminta warga Kota Manado bisa menahan diri dan menerima dulu hasil sambil menunggu adanya kekuatan hukum tetap. “Adanya UU Pilkada DPRD ini, biarkan masyarakat yang menilai. Kita terima saja dulu, sambil tunggu kekuatan hukum tetap,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Minahasa Utara, Drs Sompie Singal  menyatakan, jika kembali kepada pemilihan dewan, maka itu adalah kemunduran demokrasi karena telah dilewati sebelumnya.

Tapi sebagai kepala daerah taat kepada hukum, sehingga apapun keputusan maka harus mendukung. Tetapi jika masih terdapat cara yang ditempuh dalam rangka pemilihan langsung tentu harus dilakukan. ” Jika ada pemuda yang ingin melakukan yudisial rewiew dan aspirasi maka silakan lakukan karena itu adalah aspirasi, tapi haruslah sesuai aturan dan koridor yang berlaku, ” ujarnya.

Sedangkan Bupati Minahasa, Jantje Wowiling Sajow (JWS) berpendapat, kemenangan yang diraih Koalisi Merah Putih justru membuka jalan kemengan politik lebih besar bagi koalisi Kerakyatan dengan Jokowi-JK sebagai simbol.

“Karena kemenangan koalisi merah putih diperoleh secara emosional. Bahkan beberapa keputusan politik yang diambil menjelang habis masa jabatan adalah keputusan politik yang sangat kental dengan kepentingan politik elit partai dan mengabaikan keinginan rakyat,” ujarnya Sabtu (27/9/2014).

Lanjut JWS, klimaks dari sikap emosional yakni ketika voting RUU Pilkada dimenangkan oleh koalisi Golkar dan kawan-kawan. “Mengapa PDIP dkk bertahan dan tidak walk out? Artinya PDIP dkk berjuang sampai titik darah penghabisan. Karena ingin mendengar suara rakyat, mendengar nurani rakyat, turut merasakan apa yg dirasakan oleh rakyat,” ujar Wakil Ketua DPD PDIP Sulut ini.

JWS meyakini, rakyat sedang melihat dan mendengar apa yang dilakukan oleh wakil-wakilnya di DPR RI. Rakyat Indonesia tidak bodoh, yang tidak mengerti politik. “Rakyat Indonesia adalah rakyat yang sadar politik dan melek politik. Yang pasti PDIP dkk pendukung Jokowi-JK punya isu kampanye gratis yang tidak terbantahkan. Bahwa partai pendukung koalisi Jokowi – JK adalah partai yang mau mendengar suara hati dan nurani rakyat,” pungkas JWS.

Dikembalikannya model pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan tidak lagi secara langsung oleh rakyat, dinilai oleh pengamat politik dan pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka, sebagai sebuah langkah mundur untuk kehidupan demokrasi bangsa ini. Bahkan disebut sebut telah menyimpang dari logika demokrasi yang merupakan cita-cita reformasi 1998.

Disahkannya RUU Pilkada melalui DPRD memantik organisasi kemahasiswaan bergerak. Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) adalah salah satu organisasi yang tidak tinggal diam terkait ini. Menurut ketua GMKI Manado, Erick Kawatu, masih ada peluang terakhir untuk membatalkan penetapan pemilihan kepala daerah oleh DPRD.

“Kami melihat masih ada peluang. Yaitu melalui Jucial Review,” kata Erick kepada Tribun Manado, Sabtu (27/9). Dia berharap agar GMKI secara nasional dapat menginisiasi pengajuan Judicial Review di MK.

“Untuk itu, melalui perhelatan Kongres Nasional Ke 34 GMKI yg akan dilangsungkan pada 29 september – 4 Oktober di Kota Pontianak, kami akan melakukan konsolidasi organisasi untuk kemudian mempersiapkan advokasi konstitusional melalui saluran legitimate yaitu, Judicial Review di MK. Mudah2an Langkah ini dapat didahului dengan aksi damai seluruh Civitas GMKI se Indonesia,” ujarnya.

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado Sitti Musa juga menyatakan penolakan mereka terhadap UU Pilkada melalui DPRD.

“Pemilihan melalui DPR memangkas hak rakyat untuk memilih pemimpin dan secara tidak langsung mencederai demokras!,” ungkap Sitti secara spontan saat dimintai tanggapan Tribun Manado, Sabtu (27/9/2014).

Sitti menuturkan organisasinya akan mengelar pertemuan khusus untuk membahas tentang keputusan DPR RI berkaitan RUU itu.(fin/dit/kel/tos)

Baca selengkapnya di Tribun Manado edisi cetak hari ini, Minggu (28/9/2014).

Update terus infromasi terbaru di tribunmanado.co.id

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel

Berita dan Foto

 

Minggu, 28 September 2014 12:44:37

“Kalau undang-undang (pilkada) belum direvisi. Kalau masih langsung, saya akan ikut lagi,” kata Ahok.

Minggu, 28 September 2014 12:23:18

“Karena itu dia kehilangan legitimasi, karena dia bukan penjelmaan rakyat,” ujar Refly.

Minggu, 28 September 2014 10:46:04

Dalam aksinya, Koalisi Kawal RUU Pilkada juga mengecam Presiden SBY yang dinilai perampas hak politik rakyat.

Minggu, 28 September 2014 08:32:00

Prabowo pun sempat menyampaikan pidato dengan wajah berseri-seri.

Minggu, 28 September 2014 05:32:00

Aksi penghadangan dilakukan untuk menyerahkan gelar ‘Bapak Anti Demokrasi’.

Minggu, 28 September 2014 01:11:00

Sebelum menghilang hashtag ini telah mencapai lebih dari 250 ribu kicauan.

Minggu, 28 September 2014 00:01:00

“Bismillah, nanti saya akan berjuang bersama rakyat. Saya tidak lagi (melihat) dari partai manapun.”

Sabtu, 27 September 2014 23:46:00

“Mengapa tembok DPR begitu rapat dan tidak bisa mewadahi ruang itu,” keluh SBY.

Sabtu, 27 September 2014 23:33:00

Kondisi itu membuat calon lain di luar parpol akan kesulitan untuk mencalonkan diri.

Sabtu, 27 September 2014 23:26:33

SBY mengaku telah berjuang bersungguh-sungguh demi rakyat.

Sabtu, 27 September 2014 23:03:00

Muladi menilai pilkada via DPRD merupakan perbaikan dari era Orde Baru.

Sabtu, 27 September 2014 22:19:00

Bagi Jokowi, RUU Pilkada telah merampok hak rakyat.

Sabtu, 27 September 2014 21:35:00

Muladi juga menantang KPK membuktikan DPRD jadi sarang koruptor.

Sabtu, 27 September 2014 18:33:00

Politikus Partai Golkar ini mempersilakan jika ada pihak yang ingin menggugat RUU Pilkada ke MK.

Sabtu, 27 September 2014 13:02:00

Trendingnya RUU Pilkada juga diwarnai oleh sebuah puisi hasil ciptaan aktivis ’98, Wiji Thukul berjudul Peringatan.

Sabtu, 27 September 2014 12:08:48

Padahal Amien Rais dulu memperjuangkan pilkada langsung, kini justru menolaknya.

Sabtu, 27 September 2014 11:18:21

Padahal sebelumnya Demokrat menegaskan mendukung pilkada langsung.

Sabtu, 27 September 2014 10:50:08

Mereka menilai demokrasi di Indonesia telah mati dengan kembali pilkada melalui DPRD.

Sabtu, 27 September 2014 09:31:00

Demokrat memilih walk out saat voting lantaran usulan pilkada langsung dengan 10 syarat tidak diakomodir.

Sabtu, 27 September 2014 08:51:00

Mereka yang tidak setuju Pilkada lewat DPR, protes dengan berbagai cara, termasuk kepala daerah.

Sabtu, 27 September 2014 08:10:00

Dalam RUU tersebut, disebutkan pemilihan kepala daerah harus melalui DPRD.

Sabtu, 27 September 2014 07:46:00

Fraksi Demokrat walk out saat sidang paripurna RUU Pilkada.

Sabtu, 27 September 2014 07:02:00

Amien Rais mengaku sujud syukur saat Demokrat walk out di RUU Pilkada. Dia pun berpidato menentang Jokowi.

Sabtu, 27 September 2014 06:43:00

Kritik hingga kecaman lantas dialamatkan kepada Demokrat karena walk out.

Sabtu, 27 September 2014 05:40:00

Disahkannya UU Pilkada ternyata tidak berlaku di seluruh Indonesia.

Sabtu, 27 September 2014 01:41:00

Menurut Ibas, aksi walk out Partai Demokrat merupakan bentuk kekecewaan lantaran opsinya tidak diterima di paripurna.

Sabtu, 27 September 2014 00:45:00

Akibat kader partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) walk out, akhirnya voting memenangkan pilkada via DPRD.

Sabtu, 27 September 2014 00:40:52

Pantauan merdeka.com, Sabtu (27/9), hastag #ShameOnYouSBY sudah digunakan sekitar 171.700 kali.

Sabtu, 27 September 2014 00:15:00

RUU Pilkada juga dinilai bentuk ‘pembunuhan berencana’ terhadap demokrasi di Indonesia.

Sabtu, 27 September 2014 00:05:00

“DPR??? wakil rakyat? saya kira rakyat tidak perlu diwakili oleh mereka lagi.”

Sabtu, 27 September 2014 00:01:00

Meme-meme yang menghiasi media sosial ini merupakan sikap rakyat terhadap SBY terkait UU Pilkada tidak langsung.

Jumat, 26 September 2014 21:53:58

SBY pertanyakan siapa yang memberi mandat DPRD untuk memilih kepala daerah.

Jumat, 26 September 2014 21:30:00

Politisi PKS itu hanya ingin mengurusi warga Jabar ketimbang harus mengomentari ‘terampasnya’ hak politik rakyat.

Jumat, 26 September 2014 21:22:43

70 persen lebih rakyat setuju pilkada tetap langsung.

Jumat, 26 September 2014 21:02:00

“Wong aku ini loh nggak tahu apa-apa, komunikasi-komunikasi politik opo, aku nggak tahu,” pungkas Risma.

Jumat, 26 September 2014 20:58:00

Menurut Wiranto, pilkada langsung merupakan bentuk pengakuan kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat.

Jumat, 26 September 2014 20:08:18

“Saya kira pada waktunya (Partai Demokrat) akan bersama kita,” tutur Fadli.

Jumat, 26 September 2014 19:11:23

Spesialis khusus yang diberikan DKI Jakarta hanya sebatas otonomi daerah dan penambahan jumlah anggota DPRD.

Jumat, 26 September 2014 19:05:54

Undang-undang khusus DKI itu diteken Presiden SBY 30 Juli 2007.

Jumat, 26 September 2014 18:38:33

“Karena DKI ini kan memiliki kekhususan. Coba buka undang-undang, itu sudah diamanatkan, itu sudah konstitusi.”

Jumat, 26 September 2014 17:50:28

Prabowo menilai, proses pilkada langsung merusak sisi kehidupan masyarakat Indonesia melalui politik uang.

Jumat, 26 September 2014 17:03:13

“Soal bubar atau tidak, tentunya kami ikuti aturan aja, prinsipnya kami serba siap,” kata Teguh.

Jumat, 26 September 2014 16:45:07

KPU tak bisa dibubarkan meski sudah tak punya kewenangan besar. Sebab lembaga KPU diatur dalam konstitusi.

Jumat, 26 September 2014 16:41:58

“Tetapi semangat mereka kan mau mengganti semua,” kata Ahok.

Jumat, 26 September 2014 16:37:10

PKS meminta para mitra koalisi tak tergiur tawaran menteri Jokowi.

Jumat, 26 September 2014 16:03:06

Muzani yakin UU Pilkada tak akan dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Jumat, 26 September 2014 15:53:24

“Hidup Demokrat,” kata Amien Rais.

Jumat, 26 September 2014 15:29:35

Pengaruh terhadap pergerakan saham hanya bersifat sementara.

Jumat, 26 September 2014 15:19:25

Koalisi Merah Putih mengembalikan kepala daerah kembali dipilih DPRD.

Jumat, 26 September 2014 15:09:49

Jika ingin pilkada lewat DPRD juga berlaku di DKI, maka UU Nomor 29 Tahun 2007 juga harus direvisi.

Jumat, 26 September 2014 14:56:54

“Kita belum tahu bagaimana metode pengawasan pada pilkada yang dipilih oleh parlemen,” kata Parsadaan.

Jumat, 26 September 2014 14:55:37

“Nanti kita lihat UU yang berlaku sejauh mana peran KPU, di ruang mana kita diberikan peran,” papar Dewa Raka.

Jumat, 26 September 2014 14:45:58

PDIP kecewa Demokrat tiba-tiba walkout.

Jumat, 26 September 2014 14:14:11

Pilkada lewat DPRD akan bisa menghemat anggaran puluhan triliun.

Jumat, 26 September 2014 13:36:35

Menurut Ganjar, hal itu harus dilakukan lantaran akan membuat pemborosan anggaran negara.

Jumat, 26 September 2014 13:34:15

Saat memilih anggota DPRD di pemilu lalu, rakyat masih berpikir kepala daerah tetap dipilih rakyat.

Jumat, 26 September 2014 12:57:52

Ganjar mengaku akan mendiskusikan dengan PDIP langkah-langkah apa yang akan diambil oleh partai.

Jumat, 26 September 2014 12:52:12

Sebagai partai pemerintah, Partai Demokrat seharusnya terlibat dalam pengambilan keputusan.

Jumat, 26 September 2014 12:43:30

“Kalau sistemnya seperti ini, saya pensiun saja. Kan saya produk dari itu (Pilkada langsung),” ujar Ganjar.

Jumat, 26 September 2014 12:08:37

Jokowi tak ingin berkomentar lebih jauh dengan keputusan DPR tadi malam.

Jumat, 26 September 2014 11:46:43

Ahok memilih tak akan mencalonkan kembali sebagai kepala daerah karena dipilih DPRD.

Jumat, 26 September 2014 11:39:59

“Hari ini para Wali Kota sedang berkoordinasi dengan ketua Apeksi di Manado. Kita harus optimistis,” ujar Emil.

Jumat, 26 September 2014 11:21:25

Saya enggak kecewa, ini demokrasi, harus kita terima aja apa adanya,” kata Ahok.

Jumat, 26 September 2014 11:11:12

“Bagi kita memilih langsung itu hak fundamental, ibaratnya kaya berjodoh mau kawin paksa atau dijodohkan,” kata Emil.

Jumat, 26 September 2014 11:09:33

“Penak jamanku toh? Eh balik lagi toh. Orde Baru jilid II”

Jumat, 26 September 2014 10:39:21

Bagi Ahok, setiap keputusan yang dibuat DPR, hasilnya memang selalu mengecewakan.

Jumat, 26 September 2014 10:20:22

Jokowi kecewa dengan hasil RUU Pilkada. Menurutnya, keputusan DPR itu telah mencederai kepercayaan rakyat.

Jumat, 26 September 2014 10:13:17

SBY menyatakan kecewa atas hasil voting RUU Pemilihan Kepala Daerah di DPR.

Jumat, 26 September 2014 10:01:06

Foto sindiran SBY sebagai ‘Bapak Pilkada Tak Langsung’ juga ramai di-posting di Twitter.

Jumat, 26 September 2014 09:36:49

Rakyat Indonesia kini tidak bisa memilih langsung kepala daerahnya sendiri.

Jumat, 26 September 2014 09:05:14

Dini hari tadi, setelah melalui rapat paripurna maraton RUU Pilkada akhirnya disahkan.

Jumat, 26 September 2014 08:01:15

Instruksi SBY yang meminta Demokrat untuk memperjuangkan pilkada langsung sepertinya menjadi retorika politik ala SBY.

Jumat, 26 September 2014 06:16:27

“Kami terima kasih PDIP, PKB dan Hanura tidak pakai walk out, kita biasa saja,” tutur Hidayat.

Jumat, 26 September 2014 06:00:04

“Semoga Tuhan bersama kita,” kata Emil.

Jumat, 26 September 2014 04:41:10

“Tapi tiba-tiba walk out, dan tetap mengatasnamakan kepentingan rakyat, ini sangat aneh,” tutur Pramono.

Jumat, 26 September 2014 03:16:22

Sebanyak 226 suara memilih Pilkada melalui DPRD, sedangkan 135 suara memilih Pilkada langsung.

Jumat, 26 September 2014 01:55:34

Sebanyak 135 orang anggota DPR mendukung pilkada langsung. Sementara 226 orang mendukung pilkada dari DPRD.

Kamis, 25 September 2014 16:47:58

Masyarakat akan merasa ikut terjun dalam menjalankan demokrasi dengan pilkada langsung.

Kamis, 25 September 2014 15:39:43

Menurut Hidayat Nur Wahid, pilkada langsung bisa menyebabkan gesekan antar pendukung.

Kamis, 25 September 2014 14:35:33

“Itu enggak boleh, kita taat azas,” ucap Bendum Partai Golkar, Setya Novanto.

Kamis, 25 September 2014 14:08:47

Jika dipaksakan Pilkada lewat DPRD, KPK menilai kerugian negara akan berdampak pada ‘pencurian’ duit APBD dan APBN.

Kamis, 25 September 2014 12:06:07

“Bagi saya sederhana kalau dipilih oleh DPRD, saya berhenti saja,’ tegas Ahok.

Kamis, 25 September 2014 09:19:49

DPP PPP yakin mendukung Pilkada lewat DPRD karena sudah mengevaluasinya sejak 1 Januari 2005 silam.

Rabu, 24 September 2014 12:03:01

Romi yakin anggota Fraksi PPP DPR tak akan melawan perintah partai saat voting besok.

Rabu, 24 September 2014 11:06:34

Tuntutannya, mereka ingin partai politik di DPR mendukung Pilkada Langsung dalam draft RUU Pilkada.

Selasa, 23 September 2014 13:26:02

“Nanti anda lihat seperti Demokrat sebagai anggota fraksi tetap condong memilih Pilkada tidak langsung,” kata Hidayat.

Senin, 22 September 2014 18:05:39

Mereka menilai Pilkada via DPRD melanggar prinsip partai berlambang pohon beringin tersebut.

Jumat, 19 September 2014 15:22:20

“Pilkada lewat DPRD adalah mencoba mencabut hak hakiki, hak politik rakyat sendiri,” kata Mega.

Kamis, 18 September 2014 14:49:20

Problem biaya tinggi yang selama ini menyelimuti pilkada jangan sampai merenggut esensi demokrasi.

Kamis, 18 September 2014 14:47:08

83,07 persen responden salahkan SBY, karena SBY dinilai tokoh kunci menghentikan upaya pengebirian hak politik rakyat.

Senin, 15 September 2014 11:11:10

Jika ada masalah, pemilihan langsung harus dibenahi. Bukan mengusulkan sistem mundur yang sudah usang.

Jumat, 12 September 2014 08:06:48

“Sekarang saya tanya DPRD ini wakil rakyat atau tidak, atau dia hanya delegasi?” kata Gamawan.

Kamis, 11 September 2014 21:30:39

Agung mengatakan kemungkinan adanya praktik politik uang di DPRD sangat kecil.

 1  2  3  4  5  
Advertisements

0 Responses to “Politik : PilKaDa Oleh DPRD”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,306,039 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: