20
Jul
14

Pemilu : Deklarasi Relawan Bersatu Pro NKRI

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Deklarasi Damai 2 Kubu Relawan

  • Indonesia Baru
  • 1
  • 20 Jul 2014 14:09

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Deklarasi Damai 2 Kubu Relawan. (Liputan6.com/Edward Panggabean)

Liputan6.com, Jakarta – Sejumlah pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang tergabung dalam Relawan Bersatu Pro-NKRI dan Pemilu Jurdil mengelar deklarasi damai. Acara ini dihelat di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (20/7/2014).Dalam deklarasi sekaligus pernyataan sikap ini, selain diikuti kedua kubu relawan, hadir pula Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jendreal Sutarman dan sejumlah perwira tinggi dari TNI ataupun Polri. Mereka duduk satu meja bersama perwakilan dua kubu pasangan capres-cawapres tersebut.”Kami relawan bersatu Pro-NKRI dan Pemilu Jurdil yang terdiri dari para relawan capres dan cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla telah bersepakat,” kata para relawan bersatu Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla.Setidaknya ada 5 butir deklarasi yang disampaikan para pendukung pasangan capres dan cawapres itu. Pertama menjaga dan mendahulukan keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.”Kedua menjaga persatuan dan menciptakan suasana damai dengan tidak melakukan pengerahan massa,” papar para pendukung.Ketiga, mengajak seluruh elite politik dari kedua belah pihak untuk menghentikan sikap dan tindakan yang saling mendiskreditkan dan atau memecah belah rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air.

“Keempat, mengawal hasil perhitungan atau rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU secara terbuka, jujur dan berkepastian hukum.”

Kelima meminta TNI dan Polri untuk tetap bersikap netral.

Hadir dalam deklarasi ini adalah Ketua Fraksi Partai Hanura di DPR Erik Satrya Wardana, pejabat utama Mabes TNI/Polri, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Mulyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno.

“Deklarasi ini untuk menyatukan semangat kita dalam menyambut Presiden baru,” kata pembawa acara Joice.

Baca juga:

SBY Ajak Prabowo dan Jokowi Duduk Bersama di Istana
Ini Pengalihan Arus Lalin di Sekitar Kantor KPU pada 22 Juli
Jelang Pengumuman Pemenang Pilpres 2014, Polri Siaga I

(Anri Syaiful)

– See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2080623/panglima-tni-dan-kapolri-hadiri-deklarasi-damai-2-kubu-relawan#sthash.nvgVSg06.dpuf

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Deklarasi Damai 2 Kubu Relawan

  • Indonesia Baru
  • 1
  • 20 Jul 2014 14:09

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Deklarasi Damai 2 Kubu Relawan. (Liputan6.com/Edward Panggabean)

Liputan6.com, Jakarta – Sejumlah pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang tergabung dalam Relawan Bersatu Pro-NKRI dan Pemilu Jurdil mengelar deklarasi damai. Acara ini dihelat di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (20/7/2014).Dalam deklarasi sekaligus pernyataan sikap ini, selain diikuti kedua kubu relawan, hadir pula Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jendreal Sutarman dan sejumlah perwira tinggi dari TNI ataupun Polri. Mereka duduk satu meja bersama perwakilan dua kubu pasangan capres-cawapres tersebut.”Kami relawan bersatu Pro-NKRI dan Pemilu Jurdil yang terdiri dari para relawan capres dan cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla telah bersepakat,” kata para relawan bersatu Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla.Setidaknya ada 5 butir deklarasi yang disampaikan para pendukung pasangan capres dan cawapres itu. Pertama menjaga dan mendahulukan keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.”Kedua menjaga persatuan dan menciptakan suasana damai dengan tidak melakukan pengerahan massa,” papar para pendukung.Ketiga, mengajak seluruh elite politik dari kedua belah pihak untuk menghentikan sikap dan tindakan yang saling mendiskreditkan dan atau memecah belah rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air.

“Keempat, mengawal hasil perhitungan atau rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU secara terbuka, jujur dan berkepastian hukum.”

Kelima meminta TNI dan Polri untuk tetap bersikap netral.

Hadir dalam deklarasi ini adalah Ketua Fraksi Partai Hanura di DPR Erik Satrya Wardana, pejabat utama Mabes TNI/Polri, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Mulyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno.

“Deklarasi ini untuk menyatukan semangat kita dalam menyambut Presiden baru,” kata pembawa acara Joice.

Baca juga:

SBY Ajak Prabowo dan Jokowi Duduk Bersama di Istana
Ini Pengalihan Arus Lalin di Sekitar Kantor KPU pada 22 Juli
Jelang Pengumuman Pemenang Pilpres 2014, Polri Siaga I

(Anri Syaiful)

– See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2080623/panglima-tni-dan-kapolri-hadiri-deklarasi-damai-2-kubu-relawan#sthash.nvgVSg06.dpuf

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Deklarasi Damai 2 Kubu Relawan

  • Indonesia Baru
  • 1
  • 20 Jul 2014 14:09

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Deklarasi Damai 2 Kubu Relawan. (Liputan6.com/Edward Panggabean)

Liputan6.com, Jakarta – Sejumlah pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang tergabung dalam Relawan Bersatu Pro-NKRI dan Pemilu Jurdil mengelar deklarasi damai. Acara ini dihelat di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (20/7/2014).Dalam deklarasi sekaligus pernyataan sikap ini, selain diikuti kedua kubu relawan, hadir pula Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jendreal Sutarman dan sejumlah perwira tinggi dari TNI ataupun Polri. Mereka duduk satu meja bersama perwakilan dua kubu pasangan capres-cawapres tersebut.”Kami relawan bersatu Pro-NKRI dan Pemilu Jurdil yang terdiri dari para relawan capres dan cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla telah bersepakat,” kata para relawan bersatu Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla.Setidaknya ada 5 butir deklarasi yang disampaikan para pendukung pasangan capres dan cawapres itu. Pertama menjaga dan mendahulukan keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.”Kedua menjaga persatuan dan menciptakan suasana damai dengan tidak melakukan pengerahan massa,” papar para pendukung.Ketiga, mengajak seluruh elite politik dari kedua belah pihak untuk menghentikan sikap dan tindakan yang saling mendiskreditkan dan atau memecah belah rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air.

“Keempat, mengawal hasil perhitungan atau rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU secara terbuka, jujur dan berkepastian hukum.”

Kelima meminta TNI dan Polri untuk tetap bersikap netral.

Hadir dalam deklarasi ini adalah Ketua Fraksi Partai Hanura di DPR Erik Satrya Wardana, pejabat utama Mabes TNI/Polri, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Mulyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno.

“Deklarasi ini untuk menyatukan semangat kita dalam menyambut Presiden baru,” kata pembawa acara Joice.

Baca juga:

SBY Ajak Prabowo dan Jokowi Duduk Bersama di Istana
Ini Pengalihan Arus Lalin di Sekitar Kantor KPU pada 22 Juli
Jelang Pengumuman Pemenang Pilpres 2014, Polri Siaga I

(Anri Syaiful)

– See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2080623/panglima-tni-dan-kapolri-hadiri-deklarasi-damai-2-kubu-relawan#sthash.nvgVSg06.dpuf

Kebayoran Baru-20140720-00198

Deklarasi Relawan Bersatu Pro NKRI

Minggu, 20 Juli 2014 – 18:39 WIB

Pandji R Hadinoto

Suara Pembaca:

Deklarasi Relawan Bersatu Pro NKRI

Deklarasi Dan Pernyataan Relawan Bersatu Pro NKRI Dan Pemilu JurDil di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada hari Minggu siang 20 Juli 2014 oleh para relawan capres dan cawapres Prabowo – Hatta Rajasa dan Jokowi-Jusuf Kalla tercatat bersepakat sebagai berikut:

1) Menjaga dan mendahulukan keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945,

2) Menjaga persatuan dan menciptakan suasana damai dengan tidak melakukan pengerahan massa,

3) Mengajak seluruh elit politik dari kedua belah pihak untuk menghentikan sikap dan tindakan yang saling mendiskreditkan dan atau memecah belah rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air,

4) Mengawal hasil perhitungan/rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU secara terbuka, jujur dan berkepastian hukum,

5) Meminta TNI dan POLRI untuk tetap bersikap netral.

Kelima kesepakatan bersama ini sungguh berpolapikir demi Keadilan & Persatuan Indonesia sehingga dapatlah diharapkan melalui deklarasi ini tercapai ketenangan, kesejukan, kedamaian sebagaimana dimaksudkan ide Gerakan Indonesia Aman Tenteram (GIAT) 10 Juli 2014 dan ide Koalisi Persatuan Indonesia 12 Juli 2014 yang baru lalu, songsong pengumuman Real Count KPU 22 Juli 2014 yang akan datang dan seterusnya.

Penghargaan yang se-tinggi2nya atas  prakarsa deklarasi ini patut pula diberikan kepada Bapak Panglima TNI dan Bapak KaPolRI yang telah turut serta menyaksikan penandatanganan deklarasi, selain hadirin dan hadirat dari relawan kedua pasangan CaPres CaWaPres.

Jakarta, 20 Juli 2014

Dewan Pakar PKPI, Pandji R Hadinoto, Nasionalis Pancasila

PARRINDO – Parlemen Rakyat Indonesia

Politisi Keadilan & Persatuan Indonesia

 

BERITA LAINNYA
Minggu, 20/07/2014 13:28 WIB

Deklarasi Damai Relawan Jokowi dan Prabowo, Panglima TNI dan Kapolri Hadir

Gito Yudha Pratomo – detikNews
Jakarta – Sekitar seratusan pendukung Capres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, mendatangi Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Para pendukung dan simpatisan itu bertekad untuk melakukan deklarasi damai.Sekitar pukul 13.00 WIB, Minggu (20/7/2014), kedua pendukung baik dari capres nomor 1 dan nomor 2 mulai memasuki ruangan. Acara deklarasi damai ini diprakasai oleh Relawan Bersatu Pro NKRI.Turut hadir Kapolri Jenderal Sutarman dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko di acara tersebut. Panglima datang lebih dahulu dan disusul oleh Kapolri sekitar 15 menit kemudian.Selain para pendukung capres, acara ini juga dipenuhi oleh beberapa pejabat kepolisian dan pejabat TNI. Saat ini acara tersebut baru mulai.Panglima dan Kapolri terlihat duduk satu meja. Sesekali mereka nampak berdiskusi sambil mendengarkan sambutan dari penyelenggara.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di “Reportase Malam” pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/mad)

Relawan Jokowi Dalam Deklarasi Damai Tak Mewakili Relawan Sesungguhnya

 

Minggu, 20 Juli 2014 18:56 WIB
Relawan Jokowi Dalam Deklarasi Damai Tak Mewakili Relawan Sesungguhnya
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Panglima TNI Jenderal Moeldoko bersama Kapolri Jenderal Sutarman menghadiri deklarasi Damai Relawan Pro NKRI dan Pemilu Jujur dan Adil di Jakarta Selatan, Minggu (20/7/2014). Deklarasi damai ini digelar dalam rangka menjaga suasana tetap damai pada saat pengumuman hasil perhitungan suara pemilu presiden di KPU tanggal 22 Juli 2014. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Relawan Jokowi-JK mengingatkan bahwa aksi relawan yang melakukan Deklarasi Damai di Balai Kartini pada hari ini (20/07/2014) bukan mewakili sikap relawan Jokowi-JK. Ada kecurigaan bahwa relawan tersebut mendompleng nama Jokowi-JK.

Budi Arie Setiadi, Ketua Projo Nasional, mengatakan bahwa tidak pernah ada ajakan terhadap dirinya ataupun relawan lainnya untuk menghadiri deklarasi yang dihadiri oleh para petinggi TNI dan Polri tersebut.

“Tidak ada ajakan, kami malah merasa tidak pernah dilibatkan,” kata Budi di jakarta, Minggu (20/07/2014).

Budi mengatakan bahwa aneh rasanya jika undangan yang dihadiri Panglima TNI Jenderal Moeldoko, dan Kapolri Jenderal Sutarman, tersebut malah diisi oleh orang yang tidak mewakili pasangan Jokowi dan JK.

“Kan mereka punya ahli intelijen, masa militer gak tahu hal ini,” katanya.

Ririn, Seknas Muda Jokjek mengatakan bahwa yang mengutarakan deklarasi damai di Balai kartini tidak memiliki mandat dari Seknas untuk menyampaikan pendapat. Meskipun dia tidak mempermasalahkan dukungannya terhadap jokowi-JK sebagai kemenangan rakyat.

“Kami menghargai saja, yang pasti dia tidak mewakili kami (relawan),” kata Ririn.

Sebelumnya, Ananda Mustajab Latif,  mengatakan deklarasi atas dukungan pilpres damai pada 2014 di Balai Kartini. Meskipun dituding palsu, dia mengaku sebagai Wakil Ketua Sekretariat Nasional Jokowi Wilayah DKI Jakarta dan  mendukung Jokowi -JK karena ketertarikan politik terhadap pasangan Capres dan Cawapres tersebut.

Penulis: arif wicaksono
Editor: Hendra Gunawan

Mahfud MD: Saya Gagal Menangkan Prabowo-Hatta

Minggu, 20 Juli 2014 19:00 WIB
Mahfud MD: Saya Gagal Menangkan Prabowo-Hatta
TRIBUN/DANY PERMANA
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD (kanan) bersaksi dalam sidang terdakwa Akil Mochtar yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (5/5/2014). Akil yang juga mantan Ketua MK didakwa karena diduga menerima suap dalam pengurusan sengketa pilkada di MK. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

TRIBUNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Tim Nasional Pemenangan Prabowo – Hatta, Mahfud MD mengaku gagal memenangkan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto – Hatta Rajasa. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini mengaku menyerah.

Berikut ini pernyataan Mahfud MD, yang beredar melalui video streaming, YouTube.

Pemungutan suara ulang, menurut saya tidak ada gunanya. Tidak akan menghilangkan kecurangan-kecurangan itu, apalagi kalau kecenderungan (pemenang Pilpres) sudah ada. Dan pemungutan suara ulang itu menurut hukum sudah lewat waktunya, yaitu 10 hari sesudah tanggal 9 Juli.

Lalu ada kemungkinan penundaan pengumuman, yaitu sebulan sesudah pemilihan, yaitu 9 Agustus, tetapi itu juga tidak ada gunanya.

Sehingga saya katakan, saya sebagai Ketua Timkamnas, ya sudah Pemilu sudah selesai. Saya kembalikan mandat. Saya tidak berhasil memenangkan prabowo – Hatta.

Soal politik di luar itu, saya tidak ikut. Karena soal penyelesaian hukum juga menurut saya tidak banyak gunanya. Karena saya mengawal politik sampai Pemilu saja.

Editor: Hendra Gunawan

Ini Baru Jempolan! Para Relawan Prabowo dan Jokowi Gelar Deklarasi Pilpres Damai

Minggu, 20 Juli 2014 13:44 WIB
Ini Baru Jempolan! Para Relawan Prabowo dan Jokowi Gelar Deklarasi Pilpres Damai
ist

TRIBUNNEWS.COM – Para relawan pendukung Capres dan Cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK menggelar “Deklarasi Damai Relawan Pro NKRI dan Pemilu Jurdil”, Minggu (20/7/2014), di Balai Kartini, Jakarta.

Deklarasi damai ini digelar dalam rangka menjaga suasana tetap damai pada saat pengumuman hasil perhitungan suara pemilu presiden di KPU tanggal 22 Juli 2014.

Berdasarkan agenda yang diterima Tribunnews.com, acara ini akan dihadiri oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jenderal Sutarman dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Drs. Ronnie F. Sompie, SH.

Dapat dikabarkan susunan acaranya adalah sambutan Relawan Prabowo-Hatta, disambung Sambutan Relawan Jokowi-JK.

Kemudian, Sambutan Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta, dan Sambutan Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK.

Dilanjutkan, Pembacaan Deklarasi Damai, Sambutan Panglima TNI dan Sambutan Kapolri.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Agung Budi Santoso

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Deklarasi Damai 2 Kubu Relawan

  • Indonesia Baru
  • 1
  • 20 Jul 2014 14:09

Panglima TNI dan Kapolri Hadiri Deklarasi Damai 2 Kubu Relawan. (Liputan6.com/Edward Panggabean)

Liputan6.com, Jakarta – Sejumlah pendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang tergabung dalam Relawan Bersatu Pro-NKRI dan Pemilu Jurdil mengelar deklarasi damai. Acara ini dihelat di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (20/7/2014).Dalam deklarasi sekaligus pernyataan sikap ini, selain diikuti kedua kubu relawan, hadir pula Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kapolri Jendreal Sutarman dan sejumlah perwira tinggi dari TNI ataupun Polri. Mereka duduk satu meja bersama perwakilan dua kubu pasangan capres-cawapres tersebut.”Kami relawan bersatu Pro-NKRI dan Pemilu Jurdil yang terdiri dari para relawan capres dan cawapres Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla telah bersepakat,” kata para relawan bersatu Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kalla.Setidaknya ada 5 butir deklarasi yang disampaikan para pendukung pasangan capres dan cawapres itu. Pertama menjaga dan mendahulukan keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.”Kedua menjaga persatuan dan menciptakan suasana damai dengan tidak melakukan pengerahan massa,” papar para pendukung.Ketiga, mengajak seluruh elite politik dari kedua belah pihak untuk menghentikan sikap dan tindakan yang saling mendiskreditkan dan atau memecah belah rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air.

“Keempat, mengawal hasil perhitungan atau rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU secara terbuka, jujur dan berkepastian hukum.”

Kelima meminta TNI dan Polri untuk tetap bersikap netral.

Hadir dalam deklarasi ini adalah Ketua Fraksi Partai Hanura di DPR Erik Satrya Wardana, pejabat utama Mabes TNI/Polri, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Mulyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno.

“Deklarasi ini untuk menyatukan semangat kita dalam menyambut Presiden baru,” kata pembawa acara Joice.

Baca juga:

SBY Ajak Prabowo dan Jokowi Duduk Bersama di Istana
Ini Pengalihan Arus Lalin di Sekitar Kantor KPU pada 22 Juli
Jelang Pengumuman Pemenang Pilpres 2014, Polri Siaga I

(Anri Syaiful)

– See more at: http://indonesia-baru.liputan6.com/read/2080623/panglima-tni-dan-kapolri-hadiri-deklarasi-damai-2-kubu-relawan#sthash.nvgVSg06.dpuf

Minggu, 20/07/2014 12:17 WIB

Perolehan Suara Jokowi-JK Unggul di 83 Negara

Aghnia Adzkia – detikNews
Jakarta – Pasangan capres-cawapres Jokowi-JK menang dalam rekapitulasi suara Pilpres di luar negeri dengan perolehan suara sebesar 364.283 suara. Suara tersebut diperoleh di 83 negara, dari total 96 negara.Hasil rekapitulasi penghitungan suara luar negeri tersebut rampung digelar Minggu (20/7/2014), pukul 01.00 WIB, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Rapat yang berlangsung sejak Kamis (17/7/2014) tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Husni Kamil Manik.Perolehan suara Jokowi-JK tersebut tersebar di Amerika, Eropa, Asia, dan Australia. Sedangkan rivalnya, pasangan Prabowo-Hatta hanya menguasai 13 negara dengan perolehan suara sejumlah 313.600 suara. Suara tersebut mayoritas diperoleh dari perwakilan negara di Timur Tengah.Pasangan Jokowi mendulang suara terbanyak di Taipei sebanyak 47.692 suara. Di ibukota Taiwan itu, Jokowi menguasai 73,13 persen suara. Sementara itu, Prabowo menguasai lumbung suara di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan perolehan 111.794 suara, atau sebanyak 84,26 persen.Setelah rekap suara dari luar negeri selesai, KPU melanjutkan proses rekap dengan perolehan suara nasional dari 33 provinsi di Indonesia. Sementara ini, KPU akan memulai dengan 12 provinsi dan dilanjutkan esok hari.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di “Reportase Malam” pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vid/vid)

Baca Juga

 

 

Relawan Prabowo dan Jokowi Bersatu Deklarasi Damai

Slamet Riadi

Minggu,  20 Juli 2014  −  14:12 WIB

Relawan Prabowo dan Jokowi Bersatu Deklarasi Damai

Dukungan terhadap penyelenggaraan pemilu damai, jujur dan adill. (Sindophoto)

JAKARTA – Relawan pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK menggelar deklarasi damai di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Mereka yang tergabung dalam Relawan Bersatu Pro NKRI sepakat menjunjung pemilu jujur dan adil.

“Jangan sampai terjebak dalam kondisi saling mencurigai, apalagi saling menghancurkan,” kata Inisiator Relawan Prabowo-Hatta, Erlangga, dalam sambutannya di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Minggu (20/7/2014).

Dalam sambutan dari masing-masing perwakilan pasangan capres-cawapres, menekankan pentingnya perdamaian dan tidak memecah belah bangsa.

Deklarasi damai ini juga dihadiri oleh para petinggi TNI dan Polri sebagai bentuk dukungan untuk menjaga pemilu jujur, adil, damai, aman, dan tertib.

Para petinggi aparat keamanan yang hadir antara lain, Jenderal TNI Moeldoko, Kapolri Jendral Pol Sutarman, Pejabat utama Mabes TNI/Polri, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Mulyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno. Tampak juga Ketua Fraksi DPR Partai Hanura Erik Satria Wardana.

Deklarasi ini menelurkan lima butir perdamaian pasca pemilu presiden dari Relawan Bersatu Pro NKRI dan Pemilu Jurdil.

1. Menjaga dan mendahulukan keutuhan NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

2. Menjaga persatuan dan menciptakan suasana damai dengan tidak melakukan pengerahan massa.

3. Mengajak seluruh elite politik dari kedua belah pihak untuk menghentikan sikap dan tindakan yang saling mendiskreditkan dan atau memecah belah rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air.

4. Mengawal hasil perhitungan/rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU secara terbuka, jujur dan berkapastian hukum.

5. Meminta TNI dan Polri untuk tetap bersikap netral.

 

(hyk)

Jumat, 18 Juli 2014 , 14:43:00

Kapolri Apresiasi Niat Deklarasi Damai Kubu Capres

JAKARTA – Dua kubu calon presiden dan wakil presiden menemui Kapolri Jenderal Sutarman, Jumat (18/7) pagi.

Menurut Sutarman, kedua kubu mengundangnya untuk menyaksikan pernyataan deklarasi damai supaya disaksikan Kapolri sebagai penanggungjawab keamanan pemilihan umum 2014. “Kita justru diundang,” kata Kapolri di Korps Lalu Lintas Polri, Jumat (18/7).

Sutarman menjelaskan bahwa rencananya deklarasi damai itu akan dilakukan Sabtu (19/7) sore. “Ini saya yang diundang, besok sore rencananya untuk saya saksikan deklarasi damai yang dilakukan oleh mereka,” ungkap Kapolri.

Terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Ronny Franky Sompie menyatakan bahwa dua tim sukses datang menemui Kapolri untuk menyampaikan akan melaksanakan deklarasi damai. “Ini inisiatif mereka untuk deklarasi damai,” kata Ronny.

Ia tak hafal nama-nama timses yang datang tersebut. Tapi, mereka berjumlah enam orang. Dua dari tim sukses Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan empat dari tim Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Dia mengatakan, Kapolri menyambut baik niat yang mereka sebut akan ditindaklanjuti sampai ke daerah tersebut. (boy/jpnn)

Advertisements

0 Responses to “Pemilu : Deklarasi Relawan Bersatu Pro NKRI”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,223,874 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: