04
Jun
14

PARRINDO : Kenali Kekuatan BRAND Anda

LOGO PARRINDO

Sudah Kuatkah “Brand” Anda? Kenali Cirinya

Sabtu, 24 Mei 2014 | 17:20 WIB

KOMPAS.com – Kunci sukses brand, baik merek dagang maupun personal brand, tak hanya dipengaruhi keunikan atau inovasinya. Pakar Branding, Amalia Maulana, mengatakan, kekuatan suatu brand (merek dagang atau personal), punya pengaruh besar terhadap kesuksesan suatu produk atau seseorang dalam kariernya. Brand yang kuat akan lebih mampu bertahan dalam persaingan.

“Mereka sudah punya pengikut setianya sendiri. Sekalipun ada banyak saingan tapi pengikut setianya tidak akan berpaling dari brand Anda,” kata Amalia saat sharing session Brandmate: Mengubah Just Friend Menjadi Soulmate di Kantor Kompas Gramedia, Palmerah Barat, Jakarta Barat, Jumat (23/5/2014).

Bagaimana dengan brand Anda? Sudahkah brand Anda dikenal dan melekat erat di pikiran orang lain? Kenali tanda-tanda brand yang kuat berikut ini:

1. Dikenal
Bila bicara merek dagang, sebuah brand yang kuat sudah pasti dikenal baik
oleh target konsumen yang ditentukannya.

“Setiap bisnis harus selalu memiliki target konsumen yang disasar sesuai
dengan jenis produk atau jasa yang dimilikinya. Oleh karenanya sangat
penting, brand Anda harus dikenal oleh target market Anda sendiri. Tidak
harus selalu dikenal semua lapisan yang penting pesan brand sudah sesuai
dengan target konsumen,” katanya.

Sementara jika bicara personal branding, bagaimana diri Anda dikenal oleh
orang-orang yang berhubungan dengan Anda dalam pekerjaan, kehidupan
pribadi, komunitas, keluarga, akan menentukan seberapa kuat sosok Anda ada dalam benak mereka.

2. Disukai
Setelah dikenal, sebuah brand yang kuat sudah pasti disukai. Amalia
mengatakan, brand yang disukai ini memiliki persepsi yang baik dan juga
memiliki citra yang baik di mata konsumennya, atau dipersepsikan oleh orang lain jika bicara personal brand.

Misalnya, sebuah produk minuman disukai karena memiliki kualitas baik dan konsisten menjaga kualitasnya tersebut, atau sebuah produk disukai karena kemasannya yang menarik. Sementara kalau bicara personal brand, bagaimana seseorang dikenal oleh banyak pihak dan ia juga disukai oleh semua orang.

3. Dipilih
Brand yang kuat pasti memiliki daya jual yang lebih tinggi dan menjadi
pilihan prioritas dibandingkan yang lainnya. Sekalipun banyak produk serupa yang ditawarkan di pasaran, konsumen tak akan berpaling ke brand lainnya.

“Ini adalah proses terberat dalam proses branding karena cukup sulit untuk
membuat konsumen mau memilih brand, kembali memilih dan tidak mau yang lain,” kata perempuan yang juga berprofesi sebagai dosen di sekolah bisnis ini.

Sedangkan dalam personal branding, seseorang yang memiliki brand kuat, ia akan dengan mudahnya dipilih karena kualitas yang dimilikinya. Jangan heran bila ada atasan yang hanya mempercayakan satu orang saja dalam menjalankan tugas tertentu, atau saat wawancara kerja, seseorang dengan personal brand yang kuat akan lebih mudah menarik perhatian dan mendapatkan pekerjaan dalam waktu singkat. Perusahaan takkan lama memutuskan untuk merekrut seseorang dengan personal brand yang kuat.

4. Memiliki brand ambassador
Sebuah brand akan menjadi sangat kuat ketika memiliki brand ambassador.
Hanya saja brand ambassador ini bukanlah sosok selebriti yang didapuk untuk mewakili brand. Brand ambassador yang dimaksud adalah seorang konsumen setia yang sudah kenal baik dengan brand yang tanpa disadari akan mengajak orang-orang lain untuk ikut memilih brand Anda.

“Konsumen setia itu akan memberi referensi kepada orang lain untuk ikut
memilih brand Anda karena dianggap memiliki banyak kelebihan dibanding
brand lain,” ujarnya.

Dalam personal branding, brand ambassador adalah mereka, teman, keluarga, kolega yang selalu bicara positif tentang Anda bahkan merekomendasikan Anda pada setiap kesempatan.

5. Memiliki brand guardian
“Pencapaian terbesar sebuah brand adalah memiliki brand guardian atau
kelompok pembelanya,” kata Amalia.

Kelompok pembela ini akan dengan sukarela membantu brand Anda ketika
menghadapi masalah brand.

Jadi, kalau sebuah merek dagang mendapatkan kesan negatif dari sebagian
konsumen, maka konsumen lain (brand guardian) akan membelanya. Sedangkan dalam personal branding, kalau ada pihak tertentu yang menjelekkan nama Anda dan merusak reputasi, selalu akan ada orang-orang (brand guardian) yang menyelamatkan reputasi Anda karena mereka bicara tulus mengenai siapa Anda yang dikenal baik oleh mereka.

Bagaimana, sudah kuatkah brand Anda?

Penulis : Christina Andhika Setyanti
Editor : Wardah Fajri


0 Responses to “PARRINDO : Kenali Kekuatan BRAND Anda”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,060,880 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: