04
Jun
14

Energi : Defisit Pasokan Gas 20 Tahun Mendatang

Defisit Gas Mengancam RI 20 Tahun Mendatang Karena Rajin Ekspor

Dana Aditiasari – detikfinance

Jumat, 23/05/2014 16:56 WIB

Jakarta -Ketahanan energi menjadi salah satu fokus berbagai negara di
dunia. Salah satu topik utama yang sedang hangat dibicarakan adalah
penyediaan sumber energi di luar fosil.

Senior Vice President Gas and Power PT Pertamina (Persero) Salis S
Apriliani mengatakan, di masa depan, kebutuhan gas di Indonesia bakal naik
pesat, seiring menipisnya ketersediaan energi konvensional seperti minyak.

Saat ini memang konsumsi gas dalam negeri belum sebanyak produksi yang ada,
sehingga banyak yang diekspor. Namun untuk ke depan bila gas terus dikuras,
maka defisit gas mengancam Indonesia.

Menurut Salis, saat ini baru 50,3% gas yang diproduksi dikonsumsi di dalam
negeri. Sedangkan sisanya diekspor.

“Permintaan gas Indonesia akan meningkat hingga 4,8% per tahun dalam
rentang 2015-2025. Jadi 86% konsumsinya ada di Jawa. Indonesia akan defisit
gas terutama di Jawa Barat dan Sulawesi,” kata Salis pada acara The 38th
Indonesia Petroleum Association (IPA) Convex 2014, di JCC, Jakarta, Kamis
(22/5/2014).

Untuk itu, kata Salis, diperlukan adanya upaya-upaya lebih awal agar
lonjakan permintaan gas di masa depan tersebut dapat diantisipasi. Kuncinya
adalah keseimbangan antara permintaan dan penawaran.

“Yang dimaksud aman itu ya, antara permintaan dengan ketersediaannya itu
seimbang. Ya lebih sedikitlah supaya bisa aman. Jadi, bagaimana domestik
terpenuhi, secure dari luar juga harus terpenuhi. Maka harus diambil
langkah untuk mengantisipasi lonjakan permintaan gas dari dalam negeri,”
katanya.

http://finance.detik.com/read/2014/05/23/165652/2591070/1034/2/defisit-gas-mengancam-ri-20-tahun-mendatang-karena-rajin-ekspor

Defisit Gas Mengancam RI 20 Tahun Mendatang Karena Rajin Ekspor

Dana Aditiasari – detikfinance

Jumat, 23/05/2014 16:56 WIB

Langkah nyata yang dapat dilakukan untuk memenuhi ketersediaan gas
tersebut, lanjut dia, adalah dengan terus melakukan eksplorasi-eksplorasi
baru baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Selain itu, perlu juga
dipikirkan rencana untuk pemenuhan ketersediaan lewat skema Impor.

Berbagai negara memang tengah serius mengamankan ketersedian energi dalam
negerinya masing-masing. Bahkan, negara tetangga seperti Singapura rela
membeli gas dengan harga tinggi dari dalam negeri.

Untuk itu, Indonesia sebagai negara penghasil gas sebaiknya bijak
mengalokasikan gas hasil produksinya. Untuk itu, perlu adanya perubahan
paradigma, di mana Indonesia harus lebih bijak memanfaatkan sumber daya
gasnya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri ketimbang untuk melakukan
ekspor.

“Indonesia harus berubah dari LNG Seller (penjual LNG) menjadi LNG Buyer
(Pembeli LNG). Kan tadinya kita ekspor LNG, nah untuk memenuhi kebutuhan
itu maka perlu ada dilakukan impor. Harus ada perubahan paradigma yang
tadinya penjual, jadi pembeli. Itu kan beda. Strategi bisnisnya beda,”
tegasnya.


0 Responses to “Energi : Defisit Pasokan Gas 20 Tahun Mendatang”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,060,795 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: