14
Apr
14

Politik : Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia

PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA

Profil News Partai Keadilan Dan Persatuan Indonesia

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) adalah sebuah partai politik di Indonesia yang didirikan pada tanggal 15 Januari 1999. Diawali dari krisis multi dimensi yang terjadi pada tahun 1998, kondisi Indonesia telah mendesak sekelompok putra-putra bangsa untuk bertindak,  meluruskan  dan memperjuangkan terwujudnya cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia. Desakan untuk mencari jalan keluar ini akhirnya melahirkan partai Gerakan Keadilan dan Persatuan Bangsa (GKPB) yang merupakan gerakan moral.

Gerakan ini dimotori oleh mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Try Sutrisno, Tatto S. Pradjamanggala, Siswono Yudhohusodo, Sarwono Kusumaatmaja, Hayono Isman, Udju S. Dinata dan David Napitupulu. Kemudian GKPB disosialisasikan dan disebarluaskan ke seluruh penjuru tanah air. Dalam waktu yang relatif singkat GKPB telah tersebar dan dideklarasikan di sebagian besar wilayah Tanah Air Indonesia.

Dalam perjalanannya, Indonesia membuka peluang dengan berdirinya banyak parpol (multi partai). Sebagian dari para penggagas GKPB yaitu Try Sutrisno, Edi Sudradjat, Tatto S. Pradjamanggala dan Hayono Isman menganggap perlu membentuk suatu partai politik untuk menajamkan  perjuangan GKPB dalam  berpartisipasi menentukan arah kebijakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan mengikuti pemilihan umum 1999. Sementara pendiri GKPB  yang lain yaitu Siswono Yudhohusodo, David Navitupulu dan Sarwono Kusumaatmadja  melanjutkan perjuangan melalui GKPB, dengan tetap memberikan dukungan terhadap partai politik yang akan dibentuk.

Penyusunan Panitia Pembentukan Partai Politik yang diumumkan pada tanggal 15 Desember 1998 di Gedung Jakarta Design Center dengan ketua  Edi Sudradjat dan Sekretaris Tatto S. Pradjamanggala. Pada bulan 15 Januari 1999, diselenggarakan Deklarasi Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) di Gedung Manggala Wanabhakti, Jakarta.

PKP INDONESIA dipimpin oleh Ketua Umum Edi Sudradjat dan Sekretaris Jenderal Hayono Isman, dibantu Tatto S. Pradjamanggala, Suryadi, Meutia Hatta Swasono, Anton J. Supit, John Pieris, Sutradara Gintings, serta Udju S. Dinata. PKP kemudian lahir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan visi dan misi yang jelas, yaitu membangun kehidupan rakyat, masyarakat, bangsa dan negara yang berkeadilan dan bersatu dalam suatu kesatuan makna dan napas perjuangan dengan menjunjung tinggi supremasi hukum dengan misi untuk mewujudkan masyarakat kewargaan (civil society) yang berkeadilan, bersatu, dan berkesejahteraan, mewujudkan pemerintahaan yang kuat, efektif, efisien, bersih, taat dan berwibawa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta mampu bersaing dan dihormati dalam pergaulan dunia.

Riset dan Analisa oleh Kustin Ayuwuragil D.

PKPI cuma dapet 1%, Bang Yos tetap pede dilamar partai lain

Reporter : Angga Yudha Pratomo | Jumat, 11 April 2014 17:57
0
Share Detail

 

PKPI cuma dapet 1%, Bang Yos tetap pede dilamar partai lain

Kampanye PKPI libatkan anak-anak. ©2014 merdeka.com/arie basuki


Merdeka.com – Ketua umum PKPISutiyoso merasa kecewa terhadap hasil hitung cepat (quick count) beberapa lembaga survei yang menyatakan partainya hanya mendapat 1 persen suara di Pemilu. Pihaknya bakal terus menunggu kepastian hasil Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Walau demikian, Bang Yos, sapaan akrabnya tetap gengsi bila ‘melacurkan’ partainya demi mendapat koalisi partai lain. Bahkan dengan percaya diri, dia menyebut bahwa partai lain bakal mengejarPKPI untuk koalisi.

“Saya pasti dilamar, karena 1.000 atau 2.000 suara itu ditunggu para capres,” kata Bang Yos saat jumpa pers di Kantor DPP PKPI, Jakarta, Jumat (11/4).

Selain itu, walau sadar hasil partainya tidak maksimal, Bang Yos tetap nekat melanjutkan PKPI. Para caleg yang nantinya sudah melenggang masuk di DPR, DPRD dan DPD akan tetap berkoordinasi dengan partainya. Walau mereka tetap tidak terpilih.

“Kita akan terus sampai 5 tahun ke depan. Dan mereka (caleg) harus tetap bersama kami. Kan undang-undang pembubaran partai belum ada,” jelasnya.

Topik pilihan: Pemilu Ulang | Bawaslu | Koalisi

Bang Yos nilai quick count tak etis

Bang Yos juga menilai quick count tak etis. Dia menjelaskan, berbagai lembaga survei yang menggelar hitung cepat hanya melakukan di 2000 TPS. Padahal, sampai saat ini masih banyak daerah yang melakukan pemilihan ulang.

“Quick count itu dari 2000 TPS. Saat pengumuman itu masih ada yang belum selesai. Dan masih banyak permasalahannya,” kata Bang Yos, sapaan akrabnya saat jumpa pers di Kantor DPPPKPI, Jakarta, Jumat (11/4).

Selain itu, Bang Yos juga menyesalkan beberapa lembaga survei yang sudah membeberkan hasil hitung cepatnya sebelum hari pemungutan suara. Sebab, hal itu bisa mengganggu perolehan suara partainya.

“Yang saya sesalkan adalah, lembaga survei yang melansir hasil surveinya H-2. Ini tidak etis. Itu tentu saja mempengaruhi kader kita,” ungkapnya.

Baca juga:
Bang Yos: Quick count PKPI 1 persen, sangat tidak masuk akal!
Habis nyoblos Bang Yos ajak wartawan makan rambutan
Bang Yos habiskan tujuh menit di bilik suara
CSIS-Cyrus perkirakan PBB dan PKPI tidak lolos ke Senayan
Ini target perolehan suara partai peserta pemilu

[ian]

0 Responses to “Politik : Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,091,088 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: