06
Apr
14

Politik : Prioritaskan Diplomasi Kelautan

Untitled-1

http://strategi-militer.blogspot.com/2014/04/presiden-terpilih-2014-prioritaskan.html

Kamis, 03 April 2014

Presiden Terpilih 2014 Prioritaskan Diplomasi Kelautan

Strategi diplomasi kelautan Indonesia belum berjalan optimal. Hal ini
berdampak pada kian buruknya kinerja kerjasama ekonomi Indonesia pada
level regional dan internasional.

Lalu, belum tuntasnya pembahasan perbatasan laut Indonesia dengan 10
negara tetangga. Bahkan masih ditemukannya tindak kekerasan terhadap
warga negara Indonesia di luar negeri.

“Faktanya, melalui media daratan, Indonesia hanya berbatasan dengan 3
negara. Sedang melalui lautan, Indonesia berbatasan langsung dengan 10
negara,” kata Iman Sunario, Ketua Yayasan Suluh Nusantara Bakti
mengkritik pemerintah.

Dewan Kelautan Indonesia (2012) mengatakan, jika membandingkan antara
luas wilayah perairan RI dengan jumlah kapal yang menangani penegakkan
hukum dan keamanan di laut, yaitu, Luas Wilayah (5.800.000 km2)
dibagi Jumlah kapal (870 unit), sama dengan 6.666 km2/kapal.

Artinya, rata-rata setiap 1 kapal patroli harus mengawasi luas wilayah
perairan laut seluas 6.666 km2. Tantangan lainnya, aksesibilitas dari
dan ke pulau-pulau kecil Indonesia sangatlah terbatas. Target membuka
90 trayek laut perintis hingga 2014, belum juga tercapai berdasarkan
data Kementerian Perhubungan pada 2013.

Menurut Iman, upaya mengungkap kekuatan diplomasi negeri maritim
Nusantara di masa lalu dan mempersiapkan strategi diplomasi kelautan
Indonesia ke depan, menjawab tantangan dari dalam maupun luar negeri,
Yayasan Suluh Nuswantara Bakti akan menggelar diskusi publik, pada
Sabtu 5 April 2014, tema “Hubungan Mancanegara dan Strategi Diplomasi
Kelautan Indonesia.”

Acara di Hotel Sultan Jakarta akan menghadirkan para pembicara, Irawan
Djoko Nugroho, Dr.Ivan Yulivan, dan diplomat senior Prof.Dr.Hasjim
Djalal.

Iman mengatakan, pemilu 2014 harus menghasilkan presiden yang memiliki
pengetahuan dan perhatian besar untuk mengutamakan aspek kelautan
dalam tiap-tiap diplomasi luar negeri Indonesia.

Hal ini dapat dimulai dengan memperkuat armada laut nasional, baik
untuk kepentingan pertahanan dan kemanan, memfasilitasi perdagangan
antar pulau, maupun memperkuat transportasi yang menghubungkan
pulau-pulau kecil di Indonesia. “Dengan kekuatan domestik seperti itu,
Indonesia akan kembali disegani oleh bangsa-bangsa lain,” kata Iman.

Sumber : Tempo

 


0 Responses to “Politik : Prioritaskan Diplomasi Kelautan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,060,795 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: