21
Mar
14

Politik Hukum : RUU KUHAP Kontroversikan Pemberantasan Korupsi

RUU KUHAP ‘SKAK STER PEMBERANTASAN KORUPSI’

ilustrasiilustrasifoto : wartaharian.co/Bib

Komisi Pemberantasan Korupsi adalah lembaga yang telah menjadi Hadiah Reformasi, dimana Hukum dan Keadilan bisa terlihat Tegak tanpa ‘Tebang Pilih’. 15 tahun setelah lepas dari sebuah system yang ‘katanya’memasung ‘Demokrasi’, alasan ini sangat bisa dipahami, jika kita bandingkan dengan kondisi saat ini, dimana semua sudah serba terbuka dan ‘transparan’, dari mulai urusan yang benar dan ‘legal’ hingga urusan yang lamur alias ‘ilegal’ pun, sekarang terlihat terang benderang !!

Dunia hukum kita tak lepas dari yang namanya Monitoring ‘Politik’, sebagai sebuah Negara yang baru lepas dari system politik ‘Paternalistik’ menujun ke system ‘Demokrasi’ yang berkeadilan yang bersumber dari hukum yang tegak tanpa pandang bulu.

Hiruk pikuk dunia hukum kita setiap hari diwarnai oleh berbagai kasus-kasus yang tentunya sudah tidak asing bagi telingga dan mata kita, dia lah ‘Korupsi’ ! Sebagai negeri berdaulat kita memiliki saluran ‘Konstitusi’ yang lengkap, bahkan saking lengkapnya harus sampai 4 kali di amandemen.

‘Korupsi’ lahir dari rahim system yang picik dan khianat, dimana secara tertutup dan terbuka telah merasuk ke rongga kehidupan bangsa ini, bayangkan dari yang tabu untuk dilakukan sekarang menjadi hal yang biasa untuk dilihat dan didengar. Ironis !!

‘Korupsi’ tumbuh dan berkembang atas dasar kesempatan dan pemaksaan, yang dilakukan oleh anak kandungnya sang manusia-manusia yang terpercaya, suci bagai malaikat hingga ke manusia-manusia‘Kardus’ dan para bandit yang terang-terangan bersindikat menjadi ‘Tikus Penghisap Darah Rakyat’.

‘Hukum’ kita tentunya ada dan berfungsi ‘Selayaknya’ saja. Hehehe entah kenapa ? atau ini sudah menjadi‘Kutukan’ yang harus ditebus Bangsa ini, atas segala ketidak peduliannya dalam mengelola ‘Sumber Daya, Baik Alam Maupun Manusianya’.

Hadirnya ‘Komisi Pemberantasan Korupsi’ tentunya merupakan anugrah yang membuat semangat Bangsa ini kembali ‘Menggeliat’, ditengah berbagai penyelewengan yang dilakukan para manusia-manusia ‘Kardus’tadi. Tidak sedikit yang telah merasakan tajamnya gerakan Lembaga ini dalam ‘Merobek’ pertahanan para‘Koruptor’, dari yang pasrah hingga yang pasang aksi menantang bagai ‘Gladiator’ pun, ujung-ujungnya‘Terkapar’ jika sudah masuk kandang KPK !! Luar Biasa..

Nah..inilah moment teraneh atau bisa dikatakan saat-saat kritis yang sesungguhnya, dimana ‘KPK kini berhadapan dengan kebutuhan Negara yang mengharuskan kita untuk melakukan ‘Perubahan’ terhadap UU KUHAP dan KUHP yang konon adalah warisan zaman Belanda’.

Dimana anehnya ? dan dimana Kritisnya ? bagi orang awam tentu ini rasanya biasa-biasa saja, namun bagi para ‘Pelaku’ atau kita sebut saja ‘Aktor’ Korupsi, tentunya ini merupakan ‘Celah’ yang gak boleh dilewatkan jika ingin selamat. Wah wah wah…kok bisa ? ya bisa lah, justru ini celah untuk memasukan berbagai ‘Pasal’yang secara langsung akan ‘Melemahkan KPK’, apalagi seperti yang kita ketahui KPK saat ini telah memiliki segudang ‘PR Kasus Korupsi’ yang harus diselesaikan satu per satu, dimana daftar antrian ini yang semakin membuat para ‘Koruptor’ yang belum terjerat, tidak pernah bisa ‘Tidur Pulas’

Lain halnya dengan para ‘Pejuang’ yang menggawangi dan mengawal KPK untuk tetap ‘Eksis’ dijalurnya yang menurut berbagai kalangan sudah ‘On The Track’. Tentunya ini merupakan ujian sekaligus ‘Pertaruhan Integritas Moral’.

KPK sebagai lembaga telah banyak melakukan ‘Amal Sholeh’ bagi Bangsa ini, jujur itu harus kita akui !! terlepas dari berbagai ‘kekurangan’ yang terjadi, namun komitmen kita secara ‘Kebangsaan’ harusnya tidak boleh ternoda dengan ‘Rayuan dan Bisikan’ manusia-manusia ‘Kardus’, yang sekarang mulai ‘Panas Dingin’ alias ‘Meriang’, melihat gebrakan demi gebrakan yang dilakukan oleh Para ‘Pendekar KPK dan Aktifis Anti Korupsi’

Pembahasan ‘RUU KUHAP dan KUHP’ yang sekarang menjadi ‘Polemik’ tentunya semakin ‘Menelanjangi’kita sebagai Bangsa, apakah moment Kritis ini akan berujung pada ‘Teramputasi’ nya berbagai kewenangan KPK, yang selama ini berguna sangat efektif melakukan ‘Pemberantasan Korupsi’??, atau justru akan menjadikan KPK semakin ‘Full Power’ yang dipasang sebagai ‘Panglima Keadilan’ untuk menuju ‘Indonesia yang lebih Bermartabat !!??’

‘Pemerintah dan DPR’ ada di satu Barisan sebagai Pengusul dan Pembahas RUU ini, sementara ‘KPK dan para Penggiat Anti Korupsi’ di Barisan lainnya yang terus ‘Berteriak’ dan mengadu kepada si Pemilik Sah‘Kedaulatan’ Negeri ini, yaitu saya, anda dan kita semua sebagai ‘Rakyat’ yang ‘Berdaulat’. Ibarat permainan Catur, kondisi saat ini bagaikan ‘Skak – Ster Untuk Pemberantasan Korupsi !!’

Sebagai ‘Rakyat’ tentunya kita semua menginginkan yang terbaik untuk KPK, karena apapun yang diperdebatkan saat ini, tentunya sudah bagian dari ‘Sunatullah’ dimana yang ‘Haq dan yang Bathil’ akan terus bertarung hingga akhir zaman !! Hidup ini adalah pilihan, jika kita mau dapat satu paket yang disebut ‘Dunia-Akhirat’ tentunya kemenangan akan berfihak kepada yang Haq. Akan tetapi jika kita ‘Menyerah’ dan ‘Pasrah’oleh virus ‘Ketidakadilan’ tentunya kita pun harus bersiap memasuki zaman yang menyerupai zaman dimana‘Manusia-manusianya dibinasakan oleh Tuhan Yang Maha Adil’, semoga tidak demikian. Wallahu Alam…

Penulis : Yahya Abdul Habib (Pemimpin Redaksi WARTAHARIAN.CO)

 


0 Responses to “Politik Hukum : RUU KUHAP Kontroversikan Pemberantasan Korupsi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,062,175 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: