27
Feb
14

Kenegarawanan : Pandu Indonesia Raya 1928

Berita Terkini
Senin, 24-02-2014 09:32

WR SOEPRATMAN

Pandu Indonesia Raya 1928


Dr Ir Pandji R Hadinoto SH MH MS

Dr Ir Pandji R Hadinoto SH MH MS

Pandu Indonesia Raya 1928
Oleh: Dr Ir Pandji R Hadinoto SH MH MS
(Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia)

WRS 3

 

 

 

 

 

 

WR Supratman yang bermakam di Surabaya seharusnya didapuk juga sebagai Bapak Pandu Indonesia, pasalnya kata-kata Pandu disebut 2 (dua) kali dalam lagu ciptaannya Indonesia Raya yang diperdengarkan pertama kali saat Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928, yaitu di kuplet-1 “Jadi Pandu Ibuku” dan di kuplet-3 “Majulah Pandunya”.

Kedua kata Pandu itu inspiratif bagi pemuda pemudi yang tergabung dalam Pandu Rakyat Indonesia yang terbentuk pada tanggal 28 Desember 1945, untuk memperingati Hari Baden Powell pada tanggal 22 Pebruari 2014 yang baru lalu. Inspiratif karena 5 (lima) alasan yakni (1) Pandu untaian kata terkait Indonesia Raya, (2) lekat pekat di setiap Pandu Indonesia, (3) ujud amanah pejuang kemerdekaan Indonesia, (4) terjabar dalam perilaku setiap Pandu Indonesia dan (5) amalan menuju Indonesia Jaya 2045.

Ke 5 (lima) alasan ini diyakini fundamental mendukung strategi bina ketahanan sumber daya manusia 2045 [Lembaga Ketahanan Nusantara 28 Januari 2014] selain telah terbukti turut  menginspirasi angkatan 45 saat proklamirkan Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945.

Faktor-faktor fundamental itu dipandang penting bagi upaya-upaya menggapai Indonesia Mulia (2014-2024), Indonesia Bermartabat (2024-2034) dan Indonesia Sejahtera Lahir dan Bathin (2034-2044) menuju kearah Indonesia Jaya 2045 dst. Pelembagaan aspirasi kedua kata Pandu berasal usul lagu kebangsaan Indonesia Raya itu tiada lain adalah terwujudnya jiwa semangat nilai-nilai Pandu Indonesia Raya 1928 di setiap gerak langkah pemuda pemudi Indonesia saat bergiat membangun negarabangsanya.

Bagaimanapun disadari bahwa legitimasi pembudayaan kepanduan pemuda(I) Indonesia adalah Indonesia Raya 1928 itu, yang juga telah didapuk sebagai salah satu Pusaka Bangsa Indonesia, selain budaya “demi kehormatanku” warisan Baden Powell 1907. (*)

Editor : zafira

WRS 2

WRS 1


0 Responses to “Kenegarawanan : Pandu Indonesia Raya 1928”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,060,880 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: