21
Feb
14

Kenegarawanan : Pemilu Hasil Putusan MK Cacat Hukum

Berita Terkini
Kamis, 20-02-2014 22:50

Pemilu Hasil Putusan MK Cacat Hukum, Segera Perbaiki !


Dr Ir Pandji R Hadinoto SH MH MS

Dr Ir Pandji R Hadinoto SH MH MS

JAKARTA, PESATNEWS – Pernyataan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva yang mengatakan bahwa sikap MK menganggap Pemilu 2014 konstitusional dan meminta kita konsisten terhadap putusan itu karena putusan hakim adalah hukum, mendapat sorotan berbagai pihak.

Pasalnya, Praktisi Hukum Senior Buyung Nasution berpendapat bahwa “hati nurani” lebih penting daripada “puncak kearifan atau akal sehat (common sense)” sebagaimana telah didalilkan oleh Hakim Agung Artidjo Alkostar.

Menurut pendapat saya, argumentasi “boleh berwacana, tetapi putusan hakim adalah hukum” adalah cerminan sudut pandang “puncak kearifan atau akal sehat (common sense)” belaka yang abaikan faktor “hati nurani” yang berkembang di masyarakat konstituen dan kontestan Pemilu.

“Kegalauan dan kegamangan ini kini kongkrit sudah terjadi, sehingga pelurusan hukum konstitusi mutlak dilakukan demi Politik Keadilan dan Persatuan Indonesia,” tutur Ketua Presidium Koalisi Penyelamat Indonesia, Dr Ir Pandji R Hadinoto, Kamis (20/2/2014).

Pandji menegaskan, sebenarnya kini masih ada waktu bagi lembaga tinggi negara lain seperti DPR RI dan/atau MPR RI untuk segera bertindak hilangkan kecacatan hukum konstitusi termaksud diatas misal dengan membentuk adendum UU Pemilu tentang Pemilu Serentak 2014 terkait.

“Langkah ini strategik bagi kemuliaan daripada sejarah kenegarabangsaan Indonesia sendiri menuju kemartabatan dan kesejahteraan lahir bathin sebagai prasyarat Indonesia Jaya 2045,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua MK Hamdan Zoelva mengatakan, Pemilu 2014 konstitusional. “Boleh berwacana, tetapi putusan hakim adalah hukum. Ini sikap MK. Kita harus konsisten dengan putusan itu,” kata Hamdan Zoelva dalam Diskusi Indonesia Satu bertema “Kesiapan dan Tantangan Pemilu 2014” di Jakarta, Rabu (19/2). (ris)

Editor : zafira

Penghargaan Negawaran Award untuk Pemimpin Bangsa

TRIBUNnews.comTRIBUNnews.com 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Lembaga think tank Negarawan Center akan memberikan penghormatan dan penghargaan berupa Negarawan Award (Anugerah Negarawan) kepada para pemimpin utama bangsa Indonesia yaitu para Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang telah menyumbangkan karya nyata yang monumental dan abadi (legacy) kepada bangsa dan negara.

Presiden Negarawan Center Johan O. Silalahi, di Jakarta, Jumat (21/2/2014). Johan menjelaskan, Negarawan Award sedang diverifikasi oleh tim panel yang melibatkan para tokoh nasional, pengamat dan akademisi, sebelum diserahkan kepada para pemimpin bangsa penerima penghargaan.

Menurutnya, misi Negawaran Award adalah untuk membangkitkan kesadaran, mengingatkan dan memberikan dukungan moral kepada para calon Presiden dan calon Wakil Presiden yang akan datang bahwa, tugas, tanggung jawab dan amanah sebagai pemimpin utama bangsa dan negara itu sejatinya adalah untuk memberikan karya nyata yang monumental dan abadi (legacy) kepada bangsa dan negara, yang akan dikenang oleh seluruh generasi penerus bangsa Indonesia sepanjang masa.

Adapun para tokoh bangsa, para pemimpin utama bangsa, para Presiden Republik Indonesia yang mendapatkan Negarawan Award adalah :

1. Presiden RI Soekarno
Mendapatkan Negarawan Award atas karya nyata yang monumental dan abadi (Legacy) kepada bangsa dan negara, sebagai tokoh pendiri dan pemersatu bangsa, proklamator kemerdekaan dan Bapak Ideologi bangsa Indonesia.

2. Presiden RI Soeharto
Memodernisasi dan melakukan pembangunan fisik di Indonesia hingga dinobatkan sebagai Bapak Pembangunan,

3. Presiden RI BJ Habibie
Membangun kesadaran akan inovasi dan teknologi bangsa Indonesia, mencerdaskan bangsa dengan program beasiswa bidang iptek, mewujudkan demokrasi yang seutuhnya di Indonesia.

4. Presiden RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
Sangat konsisten dan teguh dalam memberikan perlindungan dan kesamaan hak kepada kaum minoritas di Indonesia, serta memberikan keteladanan dalam menjaga pluralisme di Indonesia.

5. Presiden RI Megawati Soekarnoputri
Menjadi Pemimpin Bangsa yang sangat kokoh dalam mengawal ideologi Pancasila, pemimpin yang sangat teguh pendiriannya dalam menjaga keutuhan NKRI.

Sedangkan para Wakil Presiden Republik Indonesia yang mendapatkan Negarawan Award adalah :

1. Wakil Presiden RI Muhammad Hatta
Mendapatkan Negarawan Award atas karya nyata yang monumental dan abadi (Legacy) sebagai proklamator kemerdekaan, memberikan keteladanan pemimpin yang sederhana dan bersahaja, membangun fondasi ekonomi kerakyatan di Indonesia.

2. Wakil Presiden RI Sri Sultan Hamengkubuwono IX
Sangat berjasa dalam membangun budaya keteladanan dan kepemimpinan di Indonesia, sangat dikenal dengan jiwa sosialnya, serta keihklasannya berkorban untuk kemerdekaan Indonesia.

3. Wakil Presiden Try Soetrisno
Pemimpin bangsa yang bersahaja, selalu mengedepankan musyawarah dan mufakat, teguh dan konsisten dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

4. Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla
Mendapatkan Negarawan Award atas karya nyata yang monumental dan abadi dalam menciptakan perdamaian di Indonesia dan lingkup dunia, tokoh pemersatu bangsa, pemimpin yang pluralis dan merangkul semua orang, memiliki kesetiakawanan dan kepedulian sosial yang tinggi.

Baca Juga:

Alasan Komunike Tidak Masukkan Jokowi dalam 19 Tokoh Potensial Capres

Partai Politik Seharusnya Tak Kedepankan Oligarki Elite

Pengusaha Didesak Maju ke Arena Politik Pemilu 2014


0 Responses to “Kenegarawanan : Pemilu Hasil Putusan MK Cacat Hukum”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,060,795 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: