30
Jan
14

Politik : Kontroversi Dana Saksi ParPol

KMPD Deklarasikan Penolakan Dana Saksi Parpol

TRIBUNnews.comTRIBUNnews.com 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Koalisi Mandiri untuk Pemilu Demokratis (KMPD) bersama Jaringan Aktivis ProDemokrasi (ProDEM) mendeklarasikan penolakan terhadap pembiayaan saksi partai politik di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan menggunakan uang rakyat.

Seperti diketahui, pemerintah menyetujui menggelontorkan dana Rp 1,5 triliun dengan rincian Rp 800 miliar untuk bimbingan teknis dan honor Mitra PPL, dan Rp 700 miliar untuk honor saksi 12 partai nasional dan tiga partai lokal Aceh di Pemilu 2014 di seluruh TPS di Indonesia.

KMPD menyampaikan beberapa pernyataan yang dibacakan oleh Koordinator Sinergi Masyarakat Untuk Demokrasi (SIGMA), Said Salahuddin.

Berikut bunyi penolakan KMPD:

1. Menolak tegas rencana pembiayaan saksi partai politik dengan menggunakan uang negara atas dalil apapun.

2. KMPD akan menempuh langkah hukum melalui pengujian peraturan yang dijadikan sebagai dasar pengucuran dana tersebut.

3. KMPD akan mengadukan Badan Pengawas Pemilu sebagai pengelola dana saksi kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

Adapun yang tergabung dalam KMPD adalah Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Komite Pemilih Indonesia (Tepi), Sinergi Masyarakat Untuk Demokrasi (SIGMA), Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Pro Demokrasi dan Lingkar Madani Indonesia (LIMA).

Baca Juga:

Bersaing dengan Venna Melinda di Dapil, Eva Khawatir

PDI Perjuangan: Kami Mau Transisi Pemerintahan ke Depan Jurdil

Mega Perintahkan Semua Caleg Turun ke Dapil, Eva Senang

KIA Was-Was Dampak Buruk Pemilu

OtosiaOtosia – 2 jam 31 menit lalu

  • Sarankan
  • Tweet

KONTEN TERKAIT

Otosia.com –

Setelah sukses dengan pencapaian penjualan tahun 2013 sebesar 12.121 unit, PT KIA Mobil Indonesia (KMI) mengaku bahwa pemilu 2014 akan sedikit banyak berdampak terhadap penjualan otomotif.

KIA Indonesia pun ambil ancang-ancang membidik target tidak terlalu muluk, hanya naik sedikit dari tahun lalu yakni 12.500 unit. Target tersebut telah memperhitungkan dampak ekonomi akibat pemilu 2014. Pasalnya, KIA memprediksi penjualan mobil nasional akan terhambat dengan gelaran pesta demokrasi 4 tahunan ini.

“Tahun 2014 ini merupakan tahun politik dimana pemilu akan berlangsung sebanyak 2 kali, yaitu di bulan April dan bulan Juli 2014. Maka kemungkinan akan memberikan dampak pada perekenomian Indonesia yang mau tidak mau akan berdampak pula pada penjualan mobil,” ujar Hartanto Sukmono, Direktur Marketing KMI di sela-sela media gathering di Jakarta, Rabu (29/1).

“Diperkirakan akan terganggu pada semester pertama tahun 2014,” tambahnya.

KIA Rio

Namun menurut Hartanto, kondisi penjualan mobil baru akan kembali normal atau meningkat pada semester kedua tahun 2014.

“Dan untuk tahun 2014 ini Kia Mobil Indonesia menetapkan target penjualan sebanyak 12.500 unit. Itu dengan memperhitungkan perkiraan dampak yang saya sebutkan tadi,” ujarnya.

Selain pemilu, yang menjadi kekhawatiran adalah gejolak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ini bisa berimbas pada nilai jual kendaraan karena produk KIA yang dipasarkan di Indonesia merupakan impor dari Korea. KIA pun mau tidak mau menaikkan harga jual meski hal ini memberatkan konsumen.

“Kalau dolar naik, itu mempengaruhi cost, yang juga naik. Persaingan otomotif di Indonesia sangat ketat, jadi bukan lantas menaikkan harga. Masalahnya apakah konsumen sudah siap dengan harga naik atau tidak,” tukasnya.

KIA Sportage

Karena itulah, agar konsumen tidak terlalu kaget, KIA menaikkan harga secara perlahan. Sejak November dan Desember 2013, hingga Januari 2014 KIA sudah menaikkan harga jual yang besarnya antara Rp 1 juta sampai 2 juta. “Kemungkinan nanti masih akan naik lagi, tapi tidak besar,” ujarnya.

Pada tahun 2014 ini KMI akan lebih fokus pada penjualan mobil compact seperti Picanto dan Rio serta SUV Sportage. Selain itu KMI akan meningkatkan pelayanan kepada customer dengan perbaikan fasilitas jaringan dan layanan purna jual.

(kpl/nzr/sdi)Sumber: Otosia.com


0 Responses to “Politik : Kontroversi Dana Saksi ParPol”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,063,568 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: