17
Jan
14

IpTek : 10 Industri Teknologi Indonesia 2013

Dr Ir Pandji R Hadinoto, MH

10 kejadian penting di industri teknologi Indonesia di tahun 2013

Tech in Asia IDOleh Enricko Lukman | Tech in Asia ID 

  • Sarankan
    1
  • Tweet
highlight industri teknologi indonesia 2013Ayo lihat kembali apa saja yang telah dilalui oleh dunia teknologi Indonesia tahun lalu. Ini bukan hanya untuk belajar sejarah, tapi juga untuk melihat arah tren yang akan terjadi di Indonesia tahun ini.Indonesia sekarang punya 74,6 juta pengguna internet, dan masyarakat Jakarta sudah bisa mencicipi koneksi 4G. Hal itu tentunya mendorong lebih banyak orang untuk online atau mengakses internet. Berikut adalah sepuluh kejadian penting lainnya di dunia teknologi Indonesia tahun 2013 lalu:

1. Indonesia makin suka chatting

2013 adalah tahun dimana aplikasi chatting bersaing untuk menguasai pasar Indonesia. Line yang berbasis di Jepang adalah pemain awal diantara banyak aplikasi chatting yang ingin menggantikan BlackBerry Messenger (BBM) yang dianggap sudah kuno. WeChat dari China dan KakaoTalk dari Korea juga masuk ke Indonesia dengan agresif, menghabiskan banyak uang dengan membuat iklan TV yang dibintangi selebritis untuk menggaet anak muda di Indonesia. Viber dari Israel meluncurkan versi bahasa Indonesianya tahun lalu, tapi mungkin akan kalah dari pesaingnya yang melancarkan strategi pemasaran secara agresif.

Line sekarang punya 14 juga pengguna di Indonesia, sementara KakaoTalk punya 13 juta pengguna. Meskipun belum mengungkapkan statistik atau data apapun di Indonesia, WeChat tumbuh dengan pesat berkat kerja samanya dengan perusahaan media besar MNC.

Tentu saja BBM, yang sekarang tersedia di Android dan iOS, juga akan berusaha bangkit di Indonesia. Meskipun nasib bisnis handphone BlackBerry sendiri masih belum pasti, aplikasi BBM masih diterima dengan baik di negara ini.

2. Bangkitnya e-commerce

Multiply tampak punya masa depan sangat cerah di akhir tahun 2012 lalu. Tim Multiply saat itu hendak melakukan rebranding dan transisi menjadi sebuah situs marketplace. Sayangnya, beberapa bulan kemudian tim Multiply dibubarkan dan situsnya ditutup. Ini menunjukkan betapa kaya dan tak kenal pamrihnya investor mereka, MIH. Investor Multiply ini memutuskan untuk mengalokasikan uangnya untuk perusahaan portofolio-nya yang lain, situs iklan baris TokoBagus.

E-commerce besar dari Jepang, Rakuten, juga melalui hal yang sulit di tahun 2013 dengan mitra usahanya, MNC Group. Keduanya berpisah dan Rakuten akhirnya berdiri sendiri. Rakuten masih melanjutkan usaha e-commerce-nya di Indonesia, sementara MNC, seperti yang sudah kami sebutkan di atas, mengubah perhatiannya ke proyek dengan raksasa internet asal China, Tencent.

3. Tiga perusahaan telekomunikasi besar mulai melirik startup

telkomsel xl indosatDalam beberapa tahun terakhir ini, perusahaan telekomunikasi Indonesia saling bersaing dalam harga dan layanan dasar lainnya seperti telepon dan SMS. Mereka kemudian memutuskan bahwa ada arena persaingan di segmen OTT (over-the-top) (atau semua hal yang menggunakan koneksi internet mobile). Telkomsel — yang terbesar di antara tiga perusahaan ini — meluncurkan Teman Dev untuk merangkul startup teknologi, Indosat bekerja sama dengan Mountain Ventures untuk meluncurkan program akselerator bernama Ideabox, dan XL Axiata dilaporkan berencana untuk membuka app store lokal dalam waktu dekat.

Tampaknya perusahaan telekomunikasi di negara ini mulai mengerti tentang startup dan bagaimana pelanggan mereka ingin menggunakan lebih banyak aplikasi di handphone mereka. Terkait itu, XL Axiata juga telah mengakuisisi perusahaan telekomunikasi lain, Axis, untuk menjadi perusahaan telekomunikasi kedua terbesar di Indonesia melampaui Indosat.

4. Solusi pembayaran semakin banyak bermunculan

Indonesia — dan juga negara berkembang lainnya — masih punya masalah dalam hal infrastruktur pembayaran online. Meskipun negara ini sudah memiliki perusahaan seperti Indomog, UniPin, Doku, Veritrans, dan Ipaymu, masih banyak lagi yang muncul seperti BBM Money, Rekening Ponsel dari CIMB Niaga, dan Mandiri E-Cash.

BBM Money adalah layanan e-wallet yang mengharuskan penggunanya untuk memiliki rekening bank di Bank permata, sehingga solusi tersebut tidak benar-benar mengatasi masalah intinya. Rekening Ponsel dan E-Cash tampak menarik karena keduanya tidak mengharuskan penggunanya memiliki rekening bank. Kita akan lihat bagaimana ketiga layanan ini bisa membantu infrastruktur pembayaran Indonesia menjadi lebih baik di tahun 2014.

5. Marketplace ada di mana-mana

Dengan tutupnya Multiply, ranah marketplace e-commerce sempat menjadi ajang persaingan dua perusahaan, yaitu Tokopedia dan Bukalapak. Tapi saingan-saingan baru kemudian muncul. Sekarang ada tiga nama baru di ranah e-commerce Indonesia: Lamido milik Rocket InternetBlanja milik eBay, dan Elevenia milik XL Axiata. 2014 akan menjadi tahun yang berat untuk semua pihak yang terlibat karena harus memperebutkan penjual dan juga pembeli. Menariknya, ketiga situs baru ini sama-sama muncul di bulan November tahun lalu.

6. Layanan dari China mulai masuk ke Indonesia

2013 juga merupakan tahun dimana tiga raksasa internet China — Tencent, Baidu, dan Sina Weibo — masuk ke pasar Indonesia. Tencent masih sangat berfokus pada pengembangan WeChat di Indonesia, sedangkan Baidu masuk dan mempersiapkan delapan produk untuk negara ini. Sina Weibo juga berencana untuk menargetkan pengguna Indonesia.

Raksasa internet China lainnya, Qihoo, juga mengungkapkan rencananya untuk masuk ke Indonesia dalam waktu dekat.

7. Anonymous Indonesia ‘mengamuk’

anonymous indonesiaKelompok Anonymous di Asia Pasifik, termasuk di Indonesia, sangat sibuk tahun lalu, dan semuanya diawali dari terungkapnya berita bahwa Australia sudah memata-matai Indonesia selama beberapa lama. Berita itu memicu amarah hacker Indonesia sehingga merekameng-hack lebih dari 170 situs Australia secara acak.

Masalah ini membesar ketika Anonymous Australia memperingatkan hacker Indonesia agar memusatkan amarah mereka pada pihak yang memang bertanggung jawab atas perkara sebenarnya: pemerintah Australia. Kedua kelompok Anonymous ini akhirnya bekerja sama untuk menjatuhkan situs Secret Intelligence Service milik Australia.

8. Tahun yang buruk bagi CDMA

2013 adalah tahun yang buruk untuk layanan CDMA di Indonesia. Semua perusahaan yang menyediakan layanan ini terus merugi. Telkom Flexi dan StarOne milik Indosat sudah mengumumkan rencana mereka untuk tutup, sementara Esia milik Bakrie Group memiliki hutang yang sangat besar. Smartfren sendiri juga tidak mampu menghasilkan untung.

Tampaknya Smartfren akan menjadi satu-satunya penyedia layanan CDMA yang akan selamat sampai akhir tahun 2014 ini.

9. Kaskus mengganti jajaran pemimpinnya

kaskus andrew ken

Andre (kiri) dan Ken (kanan)

Kaskus adalah forum terbesar di Indonesia dengan 600 juta page-view dari 40 juta kunjungan tiap bulannya. Para pemimpinnya — Andrew Darwis dan Ken Dean Lawadinata — sudah menjadi inspirasi bagi banyak entrepreneur teknologi di Indonesia. Keduanya berhasil membawa Kaskus kembali ke Indonesia, memulihkan reputasi situs yang dulunya penuh dengan konten yang berbau pornografi dan mengubahnya menjadi seperti yang kita lihat sekarang. Singkat kata, Kaskus berhasil menjadi situs terbaik di sektornya.

Andrew dan Ken sekarang masing-masing adalah penasihat dan chairman Kaskus, dan Sukan Makmuri adalah CEO barunya. Semua perhatian sekarang tertuju pada Sukan, apakah ia bisa membawa Kaskus ke tingkat berikutnya. Kami punya harapan besar bahwa ia akan berhasil menjawab tantangan tersebut.

10. BlackBerry sudah bukan ‘rajanya’ Indonesia

Semua tanda-tandanya sudah terlihat: BlackBerry tidak meluncurkan handphone baru di tahun 2012, sementara handphone Android yang lebih lengkap dan terjangkau mulai menarik perhatian pengguna Indonesia. Peluncuran handphone BlackBerry 10 tahun lalu juga tidak banyak membantu karena tidak banyak orang yang membelinya seperti halnya dulu. Semua kehebohannya sudah hilang.

Perusahaan riset IDC kemudian secara resmi mengumumkan bahwa BlackBerry sekarang berada di peringkat tiga di Indonesia untuk jumlah handphone yang dikirimkan di kuartal ketiga di tahun 2013, kalah dari Samsung dan brand lokal, Smartfren.

BlackBerry masih memiliki sekitar 15 juta pengguna di Indonesia. Kita lihat apakah 2014 akan menjadi tahun yang lebih baik bagi perusahaan ini. Mungkin handphone baru yang diberi nama kode “Jakarta” bisa membantu kebangkitan mereka di Indonesia.


Dunia teknologi di Indonesia sedang bertumbuh. Nama-nama besar — baik lokal maupun internasional — mulai menyadari betapa pentingnya pasar Indonesia. Populasinya yang berjumlah 240 juta orang tentu tidak bisa diabaikan begitu saja, terutama dengan fakta bahwa kebanyakan dari populasi ini masih muda dan sangat antusias terhadap smartphone dan layanan web baru. Kami sangat menantikan apa yang akan terjadi di tahun 2014 ini.

Baca juga laporan kilas balik lainnya di sini:

kilas balik 2013


0 Responses to “IpTek : 10 Industri Teknologi Indonesia 2013”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,148,335 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: