28
Nov
13

Ketenagakerjaan : Etos Pancasila (ePan)

Indonesia termasuk kategori Fragile-5 yaitu lima negara yang sensitif terhadap dampak tiap dinamika kebijakan otoritas keuangan The FED yang kuasa kendali Dolar Amerika, demikian dikatakan Muhammad Chatib Basri yang Menteri Keuangan RI saat paparan di Kompas 100 CEO Forum, JCC 27 Nopember 2013. Dari situasi dan kondisi tersebut maka dugaan terbesar dampak negatif tahun 2014 adalah terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi global termasuk lokal di indonesia bila kebijakan The FED bersifat korektif terhadap tata keuangan domestik Amerika. Namun kerugian melemahnya pertumbuhan ekonomi ini sebenarnya dapat menjadi peluang konsolidasi bagi Indonesia perkuat jatidiri anak bangsanya termasuk Pekerja dengan pembekalan semisal ideologi negara Pancasila dengan maksud dan tujuan meningkatkan sikap kejuangan guna kokohkan etos daya kerja yang pada gilirannya dapat meningkatkan produktifitas kerja dan kualitas daya saing yang memang berkorelasi perbaikan seperti bagi kinerja ekonomi produksi pabrikan.
Selewat 2014, perbaikan etos kerja ini dapat mendorong unjuk kerja lebih tinggi sehingga biaya produksi mengecil yang berarti dapat digunakan untuk menurunkan harga jual produksi atau meningkatkan pengembangan produk2 lain yang berdaya guna bagi publik. Ruang gerak konsolidasi 2014 itu seharusnya tidak terganggu oleh hirukpikuk Pemilu 2014 asalkan kontestasi legislatif dan presiden itu berlangsung luber dan jurdil tanpa kreasikan masalah2 delegitimasi hasil Pemilu yang memicu konflik akibat persoalan2 seperti DPT, GolPut, ketentuan2 yang multi tafsir seperti kasus halal bihalal, manipulasi suara, transparansi penghitungan suara atau IT. PKPI sebagai penyandang nama sila ke-5 dan ke-3 Pancasila akan tetap peduli kiprahi Politik Kebangsaan Pancasila Indonesia termasuk bagi pemantapan kejuangan para Pekerja (Buruh, Petani, Nelayan) yang merupakan ujung tombak stabilitas produksi ekonomi berdasarkan karakter Pancasila sebagai kekuatan kearifan lokal Indonesia sendiri. Oleh karena itu program Politik Kejuangan Pekerja Indonesia sebagai upaya rekayasa sosial konstruktif adalah realistik siap dilakukan PKPI disaat kepemimpinan pemerintahan mungkin sedang menurun kiprahnya tersebab kontestasi Pemilu 2004. Penguatan kejuangan pekerja melalui penguatan ideologi negara dapat dirujuk juga dari negara2 di Asia yang dalam selang waktu yang sama dari tahun 1960an dan kini faktanya lebih unggul ekonomi pabrikannya ketimbang Indonesia.
Semoga tulisan diatas ini inspiratif bagi para Negarawan di lembaga2 kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan Indonesia.
Jakarta 28 Nopember 2013
Poros Kebangsaan Pancasila Indonesia,
Pandji R Hadinoto, Dewan Pakar PKPI
Salam Negarawan 17845,
Pandji R Hadinoto, PKPI Nasionalis Pancasila
CaLeg DPRRI Jkt-2 (JakPus-JakSel-LN) No. 2
http://www.jakarta45.wordpress.com

Advertisements

0 Responses to “Ketenagakerjaan : Etos Pancasila (ePan)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,148,769 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: