15
Jul
13

Kebudayaan : Tahun Baru Nusantara 12 Juli 2013

GerakNusa

PrePosisi Peringatan Tahun Baru Nusantara 12 Juli 2013 yang diselenggarakan oleh KPPI Komunitas Pengkajian Pondok Indah adalah terduga sebagai tahun ke 6713 GP (Gunung Padang, produk peradaban Nusantara yang diduga terbangun 4700 BC) dan ditandai sebagai tahun ke 1863 S (Sakalanegara, produk peradaban kenegaraan Nusantara yang diketahui terbentuk tahun 150 M).

Dasar perhitungangan awal daripada tata peradaban terstruktur Nusantara penting diketahui agar dapat dimantapkan ikhwal keberadaan Tahun Baru Nusantara itu.
Kesepakatan umum ikhwal Tahun Baru Nusantara ini yang identik dengan tanggal 1 bulan Srawana sesungguhnya masih dapat dirunut dari penyelenggaraan upacara Kesodo di Tengger, Jawa Timur.

Mengingat kawasan Nusantara atau Tatar Sunda atau Atala Dwipa ini telah ber-abad2 bersiklus tahunan matahari yakni bulan2 Srawana (12Jul-12Aug), Badra (13Aug-10Sep), Asuji (11Sep-11Okt), Kartika (12Okt-10Nop), Posa (11Nop-12Des), Margasirah (13Des-10Jan), Maga (11Jan-11Peb), Palguna (12Peb-11Mar), Caitra (12Mar-11Apr), Waisaka (12Apr-11Mar), Jesta (12Mei-12Jun), Asada (13Jun-11Jul). Dan tanggal 12 Juli itu tepat berada di-tengah2 tahun Masehi yaitu 182 hari dari tanggal 1 Januari atau 364 hari per tahun Masehi dibagi 2. Saat itulah terduga keras Matahari berada tepat diatas garis Khatulistiwa sebagai lintasan tertengah dari bola dunia, lokasi geografis Nusantara ini.

Sungguh satu berkah dari Tuhan YMK bagi bangsa Indonesia d/h Nusantara peroleh pertanda peradaban ber siklus Tahun Baru setiap tanggal 12 Juli ini sehingga bilamana diberdayakan proporsional bersama dengan HarKopNas akan memutar siklus ekonomi Koperasi mendampingi siklus ekonomi Korporasi tiap tahun fiskal yang sudah lebih dulu diberdayakan secara struktural.

Komunitas Pengkajian Pondok Indah telah mengawali peringati Tahun Baru Nusantara 12 Juli 2013 di Yayasan Wakaf Paramadina, Plaza Pondok Indah 1, Jakarta Selatan, dengan Bakti Sosial Kesehatan Jantung yang diikuti oleh 106 peserta bekerjasama dengan Yayasan Jantung Indonesia didukung BCA Pondok Indah dan PT Metropolitan Kencana disemarakkan oleh tradisi Tumpengan yang diyakini berspirit persembahan kepada Tuhan YMK.

Salam 17845,
Pandji R Hadinoto KPPI
geraknusa@yahoo.com

Pancasila versi Kesultanan Buton buah karya Sultan La Elangi Dayanu Ikhsanuddin (1578-1615 M), Sultan Buton ke-4.
Perhatikan Falsafah Kesultanan Buton :
1.Taat pada ajaran  Agama (Islam). Bandingkan dengan sila I Pancasila : Ketuhanan Yang Maha Esa.
2. Tegakkan pemerintahan(SARA) yang adil .Bandingkan dengan sila 2 Pancasila ; Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
3. Negara(LIPU) Yang Utuh dan Bersatu. Bandingkan dengan sila 3 Pancasila : Persatuan Indonesia.
4.  Diri/Pribadi-Rakyat atau KARO yang bijak Bandingkan dengan sila 4 Pancasila : Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Harta benda (ARATAA)  harus dilindungi dan berguna bagi kepentingan umum. Bandingkan dengan sila 5 Pancasila : Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rkyat Indonesia
Advertisements

0 Responses to “Kebudayaan : Tahun Baru Nusantara 12 Juli 2013”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,223,036 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: