01
Jul
13

IpTek : Bintang Pertama di Alam Semesta

https://jakarta45.files.wordpress.com/2011/12/jakarta-452.png?w=637&h=609&h=609

http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/425057-misteri-terbentuknya-bintang-pertama-di-alam-semesta

Misteri Terbentuknya Bintang Pertama di Alam Semesta
Sebelum ada bintang, ilmuwan yakin, dulu hanya ada hamparan gas

Senin, 1 Juli 2013, 11:49 Muhammad Chandrataruna, Amal Nur Ngazis

VIVAnews – Astronom masih berusaha keras untuk menguak misteri, bagaimana
bintang pertama kali terbentuk dalam alam semesta ini.

Pembentukan itu, diakui astronom sebagai suatu hal yang kompleks dan
membingungkan. Namun, peneliti berharap ada kemajuan dalam penelitian
seiring meningkatnya kualitas teleskop dan model komputer baru, melansir
Space.com, 1 Juli 2013.

“Sangat banyak pertanyaan kontroversial mengawali ide bagaimana awal
pembentukan bintang,” kata astronom Mordecai-Mark Mac Low dari American
Museum of Natural History, New York, dalam tulisannya di Jurnal Science.
“Dan, itu adalah salah satu yang penting.”

Suatu waktu di masa lampau, para ilmuwan percaya, di alam semesta ini tidak
ada bintang sama sekali. Alam semesta hanya berupa hamparan gas yang
seragam.

Diperkirakan, dalam kisaran 3,8 miliar tahun yang lalu, bintang pertama
mulai terbentuk, 6,2 miliar tahun setelah Big Bang terjadi sekitar 10
miliar tahun silam.

Saat itu, bintang yang terbentuk diyakini 10 kali lipat lebih besar dari
tingkat pembentukan bintang saat ini.

Gas hilang, muncul bintang

Namun, ilmuwan tetap merasa kesulitan untuk mendalami bagaimana proses
pembentukan awal bintang, mengingat wajah alam semesta saat itu sangat
berbeda.

Alam semesta jauh lebih padat, dengan materi yang dikemas lebih erat satu
sama lain. Kondisi itu memudahkan gas untuk runtuh pada gravitasi alam
semesta dan memicu penggabungan nuklir.

Setelah itu, alam semesta mengubah bintang, yakni membubarkan seluruh
elemen bintang hingga terpecah.

“Tanpa bintang, Anda tidak memiliki logam, tidak ada unsur yang lebih berat
dari unsur kimia helium atau lithium, dan tidak ada unsur-unsur yang Anda
butuhkan untuk hidup,” jelas Mac Low. “Karbon, nitrogen, dan oksigen,
kesemua senyawa itu hanya terbentuk dalam bintang.”

Munculnya elemen-elemen itu di alam semesta mengubah kondisi pembentukan
bintang, dan berdampak pada pendinginan serta meruntuhkan gas.

Terkendala teknologi

Di sisi lain, ilmuwan meyakini pembentukan bintang purba atau bintang masa
terawal berbeda dengan pembentukan bintang saat ini.

Sayang, alasan ilmuwan itu terkendala simulasi komputer yang masih
terbatas, tidak mampu menelusuri detail apa yang terjadi pada masa miliaran
tahun lampau itu.

Tapi, dalam waktu dekat, akan muncul model simulasi dan super komputer yang
lebih baik. Dari sisi pengamatan, ilmuwan berharap peralatan baru dapat
menjelaskan gambaran awal pembentukan bintang.

Ya, ilmuwan berharap banyak pada pengaktifan teleskop online seperti
Atacama Large Millimeter/submillimeter Array atau observatorium ALMA di
Gurun Acatama, Chili, serta dukungan instrumen yang dikategorikan sebagai
teleskop super besar yang sedang dibangun di seluruh dunia. (Baca juga
ALMA, Teleskop Tercanggih di Dunia) (eh)

Advertisements

0 Responses to “IpTek : Bintang Pertama di Alam Semesta”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,197,709 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: