19
Jun
13

Sosialita : Bangun Jaringan Pencari Pekerjaan

Cara Jitu Bangun Jaringan Dalam Mencari Pekerjaan

 

 

Zaman sekarang, memiliki jaringan amatlah penting. Sejumlah taktik berikut ini memungkinkan Anda menjalin hubungan sehingga orang bersedia membantu Anda.

Zaman sekarang, memiliki jaringan amatlah penting. Tempat yang tepat menjalin jaringan
Sangat sulit menjalin hubungan yang dekat dengan koneksi online. Anda punya kesempatan lebih baik jika bertemu orang secara langsung dengan arahan pekerjaan yang sesuai: kelompok diskusi LinkedIn, pertemuan dan konvensi profesional, organisasi relawan, khususnya badan direksi, ditambah Meetup.com dan orang-orang berhobi yang sama. Komunitas teater dan aktivitas lain yang intensif dan durasi pertemuan yang lama dapat sangat bermanfaat, dan bahkan tampaknya kelompok-kelompok yang sedikit berpotensi pun dapat membantu Anda.

Cara berhubungan dekat dengan cepat
Hadir lebih awal di sejumlah acara. Dengan begini, Anda dapat lebih mudah menemukan seseorang yang akan menyambut Anda dengan hangat untuk mengobrol.

Percayalah pada intuisi Anda sambil mencoba memastikan Anda tidak melakukan penilaian berdasarkan ras, gender, dll. Sebagai contoh, seseorang berusia 20-an yang memiliki banyak tindikan dan berpakaian dengan gaya dan warna yang berantakan kemungkinan kurang membantu Anda mendapatkan pekerjaan sebagai akuntan dibanding seseorang berusia 40 tahun yang mengenakan pakaian yang lebih konservatif.

Jika Anda malu, buatlah Anda terlihat di depan seseorang, mungkin sekitar 5 meter dari Anda, dan buat kontak mata dengan tatapan yang ramah. Mungkin Anda akan beruntung dan dia akan menghampiri Anda. Jika tidak, ambil napas dalam-dalam dan dekati orang tersebut. Berikut contoh percakapan sederhana:

Jane: Hai, Nama saya Jane Jones.

Sam: Sam Smith.

Jane: Ini pertama kalinya saya berada di pertemuan Manajemen Sumber Daya Manusia seperti ini. Anda?

(Memulai obrolan dengan kesamaan menciptakan ikatan dan mengakui dia pertama kali datang ke acara itu membuat Sam merasa setidaknya sama atau superior, dan hal itu sangat membantu. Ironisnya, orang-orang lebih cenderung ingin membantu seseorang yang membuatnya merasa baik tentang dirinya sendiri ketimbang membantu seseorang yang begitu pintar dan berkepribadian yang dia rasa rendah diri — meski orang yang lebih cerdas, kemungkinan akan menjadi karyaman yang baik. Juga perlu dicatat bahwa Jane mengakhiri kalimatnya dengan sebuah pertanyaan, yang memastikan bahwa obrolan akan terus berlanjut.)

Sam: Saya pernah datang ke beberapa acara seperti ini.

Jane: Ada saran tentang hal yang saya perlu ketahui tentang organisasi atau pertemuan ini?

(Orang senang untuk dimintai nasihat mengenai hal-hal yang mereka ketahui.)

Sam: Hmm, keragaman adalah masalah besar belakangan ini.

Jane: Apakah itu minat khusus Anda?

(Hal tersebut adalah upaya pertama Jane dalam berusaha berhubungan dekat dengan Sam. Usaha tersebut adalah kunci untuk membuat hubungan akrab dengan lebih cepat.)

Sam: Tidak juga.

Jane: Boleh saya tahu bagaimana pendapat Anda mengenai isu belakangan ini?

(Itu adalah pertanyaan yang sangat memicu kedekatan, yang dapat memaksimalkan kesempatan Sam mengungkapkan sesuatu.)

Sam: (terdengar terkejut) Hmm, sekarang saya fokus untuk pindah. Saya dan istri pindah ke tempat yang lebih baik.

(OK, dia mulai terbuka.)

Jane: Memang, pindah dapat sangat menyulitkan.

(Pernyataan empati dapat membuat ikatan. Dan terlalu dini untuk memberikan saran, contohnya, “Saat saya pindah, saya menggunakan jasa pemindahan barang XXX. Pelayanan mereka bagus.”)

Jane: Apakah ada tantangan khusus atau hanya kerepotan karena pindah rumah?

(Dia mencoba untuk menempatkan poin terberatnya sehingga mungkin ia dapat membantu. Minimal, dia menunjukkan minat dalam masalahnya tidak seperti kebanyakan orang, yang mementingkan diri sendiri.)

Sam: Itu hanya masalah kerepotan saat harus pindah, kita semua sibuk sekarang.

Jane: Saya paham.

(Dia berhenti, berharap dia akhirnya akan menanyainya, tapi dia tidak bertanya. Keheningan terjadi beberapa detik, sehingga dia akhirnya memutuskan untuk cerita meski tidak ditanya.)

Jane: Saya tidak berencana pindah rumah, tapi saya berharap untuk pindah ke pekerjaan baru yang baik.

Sam: Sedang mencari pekerjaan?

Jane: Ya. Saya seorang spesialis tunjangan pensiun dan selalu mendapat pujian dalam pekerjaan saya, namun mereka memindahkan departemen kami ke India. Adakah saran untuk bagaimana saya dapat memanfaatkan pertemuan ini untuk membantu mendapatkan pekerjaan baru?

(Tanpa terdengar seperti menyombongkan diri, dia menegaskan bahwa dia kompeten, dan alasan mengapa dia sedang mencari pekerjaan. Perlu dicatat juga bahwa dia tidak meminta lowongan. Dia meminta saran. Biasanya, jika Anda meminta pekerjaan, Anda mendapatkan saran. Tapi jika Anda meminta saran, Anda kemungkinan besar akan mendapatkan pekerjaan.)

Sam: Saya tidak tahu tetapi saya dapat memperkenalkan Anda ke beberapa orang yang mungkin dapat membantu.

Jane: Terima kasih banyak, Anda baik sekali.

(Setelah Sam selesai, Jane berterima kasih kepadanya dan meminta kartu nama. Dan saat Jane kembali ke rumah, dia melihat ke Amazon.com dan mengirimi Sam sebuah buku bagus tentang pindah rumah, namun harganya tidak terlalu mahal.)

Dalam beberapa menit, Jane sudah mengembangkan hubungan yang cukup dapat membuat Sam akan mencoba membantunya menemukan pekerjaan. Tentu saja, percakapan seperti itu tidak akan langsung memberikan Anda pekerjaan, tapi cukup untuk membuat mereka mencarikan lowongan untuk Anda. Selain itu, bahkan jika mereka tidak membantu Anda menemukan pekerjaan, Anda dapat menemukan persahabatan dengan mereka.

San Francisco Bay Guardian disebut Dr. Nemko “The Bay Area’s Best Career Coach” dan dia adalah editor kontributor untuk karier di U.S.News. Buku  keenam dan ketujuhnya dipublikasikan pada 2012: “How to Do Life: What They Didn’t Teach You in School” dan “What’s the Big Idea? 39 Disruptive Proposals for a Better America”. Lebih dari 1.000 tulisannya dapat diunduh gratis di www.martynemko.com.

 

Advertisements

0 Responses to “Sosialita : Bangun Jaringan Pencari Pekerjaan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,223,021 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: