24
May
13

Sejarah : Medhang Kawulan, Jawa Tengah

1. Kalau sudah mampu membangun Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang begitu megah dan indah, sudah barang tentu sangat bonafide dan pasti mempunyai Kedaton yang lebih indah dan megah.
Namun dimanakah lokasi tepatnya Kedaton Medang ?

Illustrasi pada fragmen relief menggambarkan Raja & Permaisuri Syailendra :

Gambar sisip 1

2. Kerajaan Medang yang Makmur dan kaya raya sehingga dapat membangun Candi dengan biaya yang sangat besar.
Sumber pendapatan Kerajaan pada waktu itu didasarkan pada bidang Maritim dan Agraris / Pertanian, digambarkan pada Relief Candi Borobudur, sbb :
a. Perahu / Kapal :

(dimanakah lokasi Pelabuhan Utamanya, mengingat bahwa Kerajaan Medang kemungkinan terletak di pedalaman)

Gambar sisip 2

Di Bidang pertanian juga sudah tergolong maju, banyak diciptakan pembuatan petak sawah baru yang ditandai dengan banyaknya Prasasti / Pengukuhan menjadi daerah Sima / Perdikan yaitu merubah tanah tegalan menjadi persawahan (termasuk irigasinya).

Saprotan (sarana produksi pertanian) salah satu diantaranya adalah alat luku / garu pengolah sawah dapat dilihat di fragment relief, sbb :

Gambar sisip 3

Kerajaan Medang dikenal sebagai Kerajaan yang kaya dan Makmur, dibidang pertanian memang terletak di lahan yang subur di Gunung Merapi dan Merbabu, banyak sungai besar untuk dimanfaatkan untuk irigasi, Kerajaan sangat memperhatikan urusan ini terbukti dibuatnya Prasasti pada awal Kerajaan Medang yaitu Prasasti Tuk Mas (tentang pemeliharaan aliran sungai).
Selain itu wilayah Medang cukup dikenal dengan Tambang Emas yang melimpah, mungkinkah asal nama Jawadwipa ini berasal dari sini – Jawa yang banyak Emas-nya.
Penduduk Medang banyak yang berkemampuan dan berkeahlian dibidang Ukir Mengukir Emas, terbukti dengan adanya temuan, sbb.

1) Temuan Wanabaya disekitar Prambanan (Perhiasan emas dengan berat +/- 16 Kg).

Gambar sisip 1

2). Bokor Ramayana (termasuk temuan Wonoboyo)

(disimpan di Museum Nasional – Jakarta) menggambarkan fragment sewaktu Shinta diculik Rahwana, sedangkan sebagian yang disimpan di Museum Sonobudoyo +/- 2 tahun yang hilang dicuri.

Gambar sisip 2

3) Kerajaan Medang sudah mengunakan satuan mata uang emas yang disebut dengan Tahil;

Gambar sisip 3

Mata uang emas ini ukurannya sekitar 7 mm dan berat sekitar 2,53 gram.
Lempeng depan dengan tanda Stempel Aksara “Ta” (Kawi Awal), sedangkan lempeng belakang adalah Lambang Lingga.
Mata uang tahil koleksi / disimpan di British Museum.
Denominator = nilai mata uang emas mengindikasikan betapa makmur dan majunya perekonomian Medang.

3) Patung Dewi Tantra (dari Perunggu abad IX) dibuat untuk penghormatan Dewi Tantra dan diwujudkan juga pada bentuk Candi Kalasan.
Patung ini disimpan dan dikoleksi Museum Frunt Jerman.

Gambar sisip 4

Gambar sisip 1

Banyak Prasasti Kuna dibuat / ditulis diatas batu, namun prasasti pada era medang banyak dibuat dari bahan / lempengan tembaga (copperplate inscription) = Tumra Prasasti = Prasasti Tembaga.
Hal tersebut kemungkinan karena di daerah Medang banyak tersedia bahan tembaga, salah satunya adalah Prasasti Mantyasih 1A & 1B disebut juga dengan Prasasti Balitung.
Ditemukan didaerah Kedu / Magelang pada tahun 829 S.
Prasasti ini berisi penetapan daerah Sima / Tanah Perdikan dengan pencetakan sawah sebanyak 18 hop (ukuran luas).
Prasasti Tembaga ini lebih tahan lama (tidak aus) dan dapat terbaca dengan jelas.
Terdapat 4 Prasasti Mantyasih (Mantyasih I s/d IV), Mantyasih I tersimpan di perpustakaan Leiden, sedangkan yang lainnya tersimpan di Museum Nasional – Jakarta.
Tanggal Prasasti Mantyasih dijadikan Tanggal Hari Jadi Kota Magelang / Kedu.
Prasasti Mantyasih ditulis dengan Aksara Kawi Awal (wiwitan), Ki Demang pernah jingglengi Aksara Prasasti Mantyasih untuk Pembuatan Font Kawi Medang.ttf.
Gambar Prasasti dan Font Ki Demang, sbb.:
1) Prasasti Mantyasih 1A
Gambar sisip 1
2) Prasasti Mantyasih 1B
Gambar sisip 2
3) Font Kawi Awal Kidemang
Gambar sisip 3

Nuwun;

Ki Demang

Advertisements

0 Responses to “Sejarah : Medhang Kawulan, Jawa Tengah”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,311,278 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: