12
Apr
13

Militer : Kopassus Diakui Dunia

http://strategi-militer.blogspot.com/2013/04/5-kehebatan-kopassus-hingga-diakui-dunia.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed%3A+StrategiMiliter-InformasiPertahananDanKeamananIndonesia+%28Strategi+Militer+-+Informasi+Pertahanan+dan+Keamanan+Indonesia%29

Kamis, 11 April 2013

5 Kehebatan Kopassus hingga diakui dunia

Kasus penembakan empat tahanan Polda DIY di Lapas Cebongan, Sleman, DIY,
yang dilakukan 11 personel Komando Pasukan Khusus (Kopassus), membuat
publik kembali mengarahkan perhatiannya kepada pasukan elite milik TNI
Angkatan Darat itu.

Dulu jelang Reformasi bergulir, Kopassus juga sempat membuat heboh publik.
Saat itu Tim Mawar Kopassus diketahui menculik sejumlah aktivis pro
demokrasi.

Meski demikian, prajurit Kopassus tak selalu berbuat negatif. Pasukan elite
yang memiliki moto ‘Berani, Benar, Berhasil’ itu juga memiliki sederet
prestasi yang membanggakan.

Tak tanggung-tanggung, prestasi yang dimiliki Kopassus tak hanya di dalam
negeri, di dunia internasional Kopassus juga menjadi pasukan elite yang
dipandang dan disegani dengan segudang prestasi.

Berikut lima kehebatan Kopassus hingga diakui dunia

1. Kopassus juara menembak jitu

Keahlian menembak sasaran secara tepat menjadi syarat mutlak anggota
pasukan elite seperti Kopassus. Sebab, berbeda dengan pasukan biasa,
pasukan elite menjadi andalan untuk menjalankan tugas-tugas penting yang
tentunya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Menembak tepat sasaran menjadi salah satu keahlian yang dimiliki Kopassus
ketimbang pasukan elite dari negara lain. Dalam pertemuan Pasukan Elite
Asia Pasific yang diselenggarakan pada Desember 2006, personel Kopassus
meraih juara penembak jitu (sniper).

Canggihnya, senjata yang digunakan merupakan senjata buatan bangsa sendiri
yang diproduksi oleh PT Pindad. Sementara, di posisi kedua diraih oleh
pasukan elite Australia.

2. Kopassus peringkat 2 sukses operasi militer

Dunia internasional tak asing dengan nama Kopassus. Sebab, pasukan elite
milik TNI itu dikenal memiliki segudang prestasi.

Pada pertemuan Elite Forces in Tactical, Deployment and Assault di Wina,
Austria, Kopassus meraih peringkat dua dalam melakukan operasi militer
strategis, seperti; intelijen, pergerakan, penyusupan, penindakan.

Sementara, di urutan pertama adalah pasukan elite Amerika Serikat Delta
Force. Saat itu 35 pasukan elite dunia ikut unjuk gigi di ajang tersebut.

3. Kopassus peringkat 3 pasukan elite dunia

Kopassus merupakan salah satu pasukan elite terbaik di dunia. Berdasarkan
urutan pasukan elite dunia versi Discovery Channel Military edisi 2008,
Kopassus berada di posisi tiga pasukan elite dunia.

Sementara di posisi pertama diduduki United Kingdom’s SAS, dan di posisi
dua Israel’s MOSSAD. Hal itu jelas membanggakan TNI dan Indonesia.

Sebab, Kopassus nyatanya mengalahkan pasukan-pasukan elite dari negara
lain, salah satunya Amerika Serikat yang terlalu bergantung pada peralatan
yang berbasis teknologi super canggih, akurat dan serba digital.

4. Skill Kopassus di atas rata-rata pasukan elite negara lain

Personel Kopassus tidak terlalu bergantung dan mengandalkan teknologi
canggih. Karena itu, tiap personel Kopassus dituntut memiliki kemampuan
bela diri yang cakap. Tak heran jika konon kabarnya satu prajurit Kopassus
setimpal dengan lima prajurit biasa.

Hal itu tentu berbeda dengan pasukan negara maju seperti Amerika Serikat
yang terlalu mengandalkan kecanggihan teknologi senjata yang dimilikinya.
Narator Discovery Channel Military menyatakan, sebuah pasukan khusus yang
hebat adalah pasukan yang mampu mencapai kualitas sempurna dalam hal
kemampuan individu.

Kemampuan itu adalah kemampuan bela diri, bertahan hidup (survival),
kamuflase, strategi, daya tahan, gerilya, membuat perangkap dan lain-lain.

5. Kopassus latih pasukan militer negara lain

Kehebatan yang dimilikinya Kopassus membuatnya disegani militer negara
lain. Bahkan, sejumlah negara di dunia meminta Kopassus untuk melatih
pasukan militernya, seperti negara-negara di Afrika Utara dan Kamboja.

80 Persen pelatih militer di negara-negara Afrika Utara diketahui
menggunakan pelatih militer dari Kopassus. Para perwira Kopassus ditugaskan
untuk melatih pasukan militer yang dimiliki negara-negara di benua hitam
itu.

Sementara itu, Kamboja juga telah lama menggunakan pelatih militer dari
Kopassus. Tak tanggung-tanggung, pasukan yang dilatih Kopassus adalah
pasukan khusus bernama Batalyon Para-Komando 911. Pasukan itu merupakan
bagian dari tentara Kerajaan Kamboja (Royal Cambodian Army).

Sumber : Merdeka

FOKUS

Polri Tangkap Ribuan Preman, Bagaimana Modus Operasi Mereka

Ditangkap dari berbagai kota di seluruh Indonesia. Warga senang.

ddd
Kamis, 11 April 2013, 00:09 Anggi Kusumadewi
Unjuk rasa tolak premanisme di Yogyakarta.

Unjuk rasa tolak premanisme di Yogyakarta. (ANTARA/Tirta Prameswara)

VIVAnews – Aksi para preman memang sudah meresahkan. Mereka beraksi di terminal. Menagih secara paksa di angkutan. Dan berulah di tempat-tempat umum. Warga sudah jenggah. Juga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Setelah kasus pembunuhan anggota Kopassus Serka Heru Santoso di Hugo’s Cafe di Yogyakarta beberapa waktu lalu, Presiden SBY memerintahkan Kapolri agar segera membersihkan para preman di mana saja.

Dan kepolisian tampaknya sigap bertindak. Hingga Rabu 10 April 2013, setidaknya 2000 preman sudah dibekuk di berbagai kota di Indonesia. Dari Pasar Tanah Abang di Jakarta hingga kawasan terminal di Bandung. Proses penangkapan ini bersdasarkan pemantauan langsung polisi dan laporan dari masyarakat yang resah.

Para preman itu didata secara cermat. Ada yang menyaru menjadi tukang parkir liar, dan meminta uang secara paksa. Menjadi penagih utang atau debt collector, sampai menjadi pengamen dengan nyanyian yang tak jelas tapi meminta uang sembari mengancam. Mereka yang menyaru sebagai pengamen itu tentu saja meresahkan para penumpang.

Di Tanah Abang, Jakarta Pusat misalnya, polisi yang tidak memakai seragam,  menyisir kawasan pasar untuk mencari sejumlah orang yang diduga preman. Berdasarkan laporan warga, wilayah Tanah Abang marak dengan aksi pemerasan kepada kepada pengendara mobil. Preman yang menyamar sebagai tukang parkir kerap meminta uang parkir dalam jumlah yang tak wajar kepada para pengendara. Tentu saja dengan muka memaksa.

Dari hasil operasi itu, Polsek Metro Tanah Abang menangkap 26 orang yang diduga preman. Polisi menemukan barang bukti berupa karcis parkir tidak resmi, serta beberapa paket sabu dan ganja. Sementara di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, polisi juga menangkap tiga preman yang sedang menengak minuman beralkohol di sebuah warung.

Polisi juga menangkap setidaknya 20 orang yang diduga preman di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Penangkapan itu dilakukan berdasarkan laporan warga di sana. Aksi para preman ini sudah menganggu kenyamanan warga dan mereka yang datang ke pasar itu. Polisi juga menangkap sejumlah preman dari berbagai tempat di Jakarta Utara.

Selain di Jakarta, operasi penangkapan para preman juga berlangsung di sejumlah kota di Indonesia. Sebabnya juga sama. Para preman itu dianggap sudah sangat meresahkan dan menganggu kenyamanan warga.

Di Banten, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang menangkap 200 preman yang dinilai meresahkan warga. Salah satunya adalah Daud, lelaki 28 tahun yang  tinggal di Kotabumi, Tangerang. Debt collector itu ditangkap karena membawa senjata tajam jenis pisau lipat. Ketika ditangkap, Daud sedang menunggu kendaraan bermotor yang angsuran kreditnya bermasalah. Selain para preman, polisi juga menangkap sejumlah anak gelandangan. (Nonton video penangkapan itu di sini)

Di Bekasi, Jawa Barat, Polresta Kota Bekasi menangkap 60 preman yang kebanyakan berprofesi sebagai tukang parkir liar dan pengamen jalanan. “Mereka kami tangkap karena sudah banyak pengaduan dari masyarakat yang mengaku resah dengan keberadaan  para preman,” kata Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi Kota, AKP Dubbel Manalu, Rabu 10 April 2013.

Para preman tersebut dalam setiap aksinya kerap memaksa meminta uang dari warga. “Mereka yang jadi tukang parkir liar, minta bayaran yang tidak wajar. Dikasih Rp1.000, minta lagi. Begitu juga pengamen. Dikasih uang Rp500, dilempar dan minta Rp1.000,” katanya.

Proses penangkapan para preman itu juga berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Setidaknya sudah 42 orang yang ditangkap. Seperti di sejumlah kota lain, para preman di Semarang itu juga ditangkap karena sudah meresahkan warga. Setelah ditangkap mereka akan dibina.

Kepolisian memastikan bahwa operasi tumpas preman ini akan digelar secara rutin demi menciptakan rasa aman bagi warga. Ratusan preman yang terjaring razia itu selanjutnya akan dibina oleh Dinas Sosial. Namun mereka yang membawa senjata tajam dan berjudi akan diproses hukum lebih lanjut oleh kepolisian.

Warga Senang

Warga sangat senang dengan operasi penertiban para preman ini. Karena memang sudah sangat menganggu. Dalam instruksinya dua pekan lalu Presiden SBY secara tegas memerintahkan Kapolri bertindak tegas menyingkirkan premanisme dan semua bentuk organisasi kriminal.

“Jalan-jalan dan tempat-tempat umum harus bersih dari semua bentuk premanisme yang mengancam harta benda dan nyawa. Warga harus merasa aman di manapun dan di semua waktu, siang dan malam,” kata Presiden SBY melalui Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa.

Selain warga, aparat pemerintah juga senang dengan operasi para preman ini. Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengaku bahwa selama ini selalu kesulitan menertibkan parkir liar. Karena ada preman yang jaga. Padahal parkir liar di bahu jalan itu seringkali membuat kemacetan menjadi kian ruwet.

“Itu preman semua. Saya happy banget waktu mereka ditangkap polisi. Kami selama ini kesulitan menertibkan mereka,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 10 April 2013. Selama ini para preman itu susah diatasi, karena Dishub tidak memiliki wewenang. “Kami punya tim khusus. Cuma baru sanggup menertibkan pakaian yang dipakai para preman di parkiran liar,” katanya

Maraknya parkir liar yang dijaga para preman itu, kata Pristono, lantaran masyarakat juga sering memberi uang. “Jangan kasih uang kepada mereka kalau berada di tempat resmi. Kalau mereka memaksa, laporkan polisi. Ini masuk ranah kriminal,” katanya.

Soal preman dan lahan parkir itu memang terjadi di banyak tempat. Pekan lalu, kepolisian dari Polda Metro Jaya menangkap puluhan preman yang beroperasi di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta. Para preman ini memasang harga parkir Rp5000 tiap kendaraan. Padahal pengendara sudah membayar parkir resmi di pintu masuk.

© VIVA.co.id   |   Share
Advertisements

0 Responses to “Militer : Kopassus Diakui Dunia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,146,496 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: