30
Mar
13

Politik : PKPI Usung BaCaPres Sutiyoso [KJPP]

PKPI Usung Sutiyoso jadi Capres 2014

Jumat, 29 Maret 2013 19:11 WIB

JAKARTA, PedomanNEWS – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) berencana mengusung Sutiyoso sebagai calon presiden pada Pemilu 2014 mendatang. Sebab mantan Gubernur DKI itu dinilai layak memimpin Indonesia.

Hal itu, disampaikan anggota Dewan Pakar PKPI Panji Hadinoto, dalam diskusi bertema “Menakar Peluang Wajah Baru Pemilu 2014” yang diselenggarakan oleh Komunitas Jurnalis Peduli Pemilu di Media Center Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), Jumat, (29/3).

“Kami ingin beliau (Sutiyoso) menjadi capres, karena kita yakin Ketum memiliki kemampuan untuk itu,” ujar Panji.

Menurut Panji, kemampuan yang dimiliki bang Yos telah teruji saat memimpin ibu kota negara. Selain itu ia juga menilai Ketum PKPI memiliki karakter seorang pemimpin yang dapat mengayomi semua lapisan masyarakat.

“Karakter pemimpin ini yang paling dibutuhkan. Kalau hanya pintar, itu kan bisa dicari. Kami bangga dengan karakter Sutiyoso,” Pungkasnya.

Yoseph Dionisius

Peluang Partai baru

(kiri ke kanan) Dewan Pakar Partai Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Pandji Hadinoto, pengamat politik Sugeng Soerjadi Syndicate (SSS), Toto Sugiarto, Fungsionaris DPP Partai Nasdem, Despen Ompusunggu dan Fungsionaris DPP Gerindra, Ferry Juliantono menjadi pembicara dalam diskusi di Bawaslu, Jakarta, Jumat (29/3). Diskusi tersebut mengangkat tema “Menakar Peluang Wajah Baru Pemilu 2014”. (antara/wahyu putro a)

PKPI Akan Bangun Gerakan Kebudayaan
Jum’at, 29 Maret 2013 , 21:16:00 WIB

Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo

ILUSTRASI/IST

RMOL. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) akan membangun gerakan kebudayaan bila keluar sebagai pemenang dalam Pemilu 2014 mendatang. Hal ini dimaksud untuk melestarikan warisan budaya Nusantara yang kian tergusur oleh serbuan budaya asing.

“Gerakan kebudayaan, kita ingin menggali unsur budaya nusantara. Ini tidak hanya untuk keperluan kader kami saja,” kata Dewan Pakar PKPI Pandji Hadinoto usai menghadiri diskusi di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin Jakarta, Jumat (29/3).

Menurut Pandji, dalam merekrut kader dan calon anggota legislatif, PKPI lebih mengutamakan karakter kenegarawan, tidak segan membela bangsa, Pancasila dan menjalankan UUD 1945, selain juga ikut berpartisipasi dalam melestarikan budaya bangsa. “Ini yang kami utamakan dalam merekrut caleg,” katanya.

Ditambahkan Pandji, partainya sedang berupaya mendaftarkan warisan-warisan budaya lokal Indonesia ke Badan Warisan Budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa Unesco. Upaya ini, lanjutnya, merupakan tekad PKPI dalam melestarikan budaya bangsa agar masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi penonton di negerinya sendiri.

“Pekan depan sudah berdialog dengan beberapa menteri untuk melakukan upaya mendaftarkan budaya-budaya,” jelasnya.[dem]
Baca juga:

PBB dan PKPI Jadi Partai Alternatif
KPU Klaim Sudah Tertib Hukum Loloskan PKPI
KPU: Tak Ada Dispensasi untuk PKPI
Sutiyoso Target 23 Kursi Senayan
Sutiyoso: Nomor 15 Bawa Hoki

Toto Sugiarto: Wajah Baru jadi Alternatif Caleg 2014

Jumat, 29 Maret 2013 18:56 WIB

JAKARTA, PedomanNEWS – Pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) Toto Sugiarto menyebutkan, tokoh-tokoh dengan wajah baru akan mendominasi dalam bursa pencalegan di berbagai partai politik. Persoalannya, apakah mereka bisa diperlakukan sama dengan wajah lama? Hal ini, berkaitan dengan Pemilu 2014 berjalan dengan lancar.

“Bicara soal wajah baru, apakah bisa mendapatkan perlakuan fair dikonstentasi Pemilu,” ujar Toto dalam diskusi yang digagas KJPP di Bawaslu, Jakarta, Jumat (29/3).

Menurut Toto, dengan adanya Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) yang mengabulkan gugatan sengketa PBB dan PKPI akan memberikan warna bagi masyarakat di dalam memilih calon pemimpin nasional.

“Atas keputusan KPU menerima hasil putusan PT TUN. Mempunyai alternatif pilihan, adanya PBB dan PKPI,” terangnya.

Tentunya, kata Toto, wajah-wajah baru yang nyaleg, memberikan alternatif di Pemilu 2014. Harapannya, bisa berlansung secara fair dan bersaing untuk mendapatkan konstituennya.

Yoseph Dionisius

Pandji R Hadinoto ITB68

PKPI Akan Bangun Gerakan Kebudayaan

PDF Cetak Email
Ditulis oleh Mangasi Butarbutar
Sabtu, 30 Maret 2013 06:37

Starberita – Jakarta, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) akan membangun gerakan kebudayaan bila keluar sebagai pemenang dalam Pemilu 2014 mendatang. Hal ini dimaksud untuk melestarikan warisan budaya Nusantara yang kian tergusur oleh serbuan budaya asing.
“Gerakan kebudayaan, kita ingin menggali unsur budaya nusantara. Ini tidak hanya untuk keperluan kader kami saja,” kata Dewan Pakar PKPI, Pandji Hadinoto, usai menghadiri diskusi di kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin Jakarta, Jumat (29/3).

Menurut Pandji, dalam merekrut kader dan calon anggota legislatif, PKPI lebih mengutamakan karakter kenegarawan, tidak segan membela bangsa, Pancasila dan menjalankan UUD 1945, selain juga ikut berpartisipasi dalam melestarikan budaya bangsa. “Ini yang kami utamakan dalam merekrut caleg,” katanya.

Ditambahkan Pandji, partainya sedang berupaya mendaftarkan warisan-warisan budaya lokal Indonesia ke Badan Warisan Budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa Unesco.

Upaya ini, lanjutnya, merupakan tekad PKPI dalam melestarikan budaya bangsa agar masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi penonton di negerinya sendiri.”Pekan depan sudah berdialog dengan beberapa menteri untuk melakukan upaya mendaftarkan budaya-budaya,” jelasnya.(RMO/MBB)

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) siap menjagokan Ketua Umumnya Sutiyoso untuk maju menjadi calon Presiden pada Pemilu 2014. Foto/Junaidi

Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) siap menjagokan Ketua Umumnya Sutiyoso untuk maju menjadi calon Presiden pada Pemilu 2014. Foto/Junaidi

PKPI Siap Jagokan ‘Bang Yos’ Jadi Calon Presiden

Jumat, 29 Maret 2013 | 19:35:51

Jakarta, PenaOne – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) siap menjagokan Ketua Umumnya Sutiyoso untuk maju menjadi calon Presiden pada Pemilu 2014. Hal tersebut dikemukakan anggota Dewan Pakar PKPI, Panji Hadinoto.

“Kami ingin beliau menjadi capres karena kita yakin Ketum memiliki kemampuan untuk itu,” kata Panji Hadinoto usai diskusi KJPP, di kantor Bawaslu, Jumat (29/3/2013).

Menurut Panji, Bang Yos memliki karakter pemimpin yang dapat mengayomi semua lapisan kalangan masyarakat dan memiliki solidaritas sangat tinggi. Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini sudah terbukti mampu membangun Jakarta.

“Karakter pemimpin ini yang paling dibutuhkan. Kalau hanya pintar, itu kan bisa dicari. Kami bangga dengan karakter Sutiyoso,” katanya.

Panji menyampaikan, dirinya yakin Sutiyoso akan siap diusung menjadi calon presiden. Namun begitu, pematangan rencana masih akan menunggu perolehan suara PKPI dalam Pemilu terlebih dahulu.

“Jadi untuk saat ini, kita masih memfokuskan perhatian guna menghadapi Pemilu legislatif. Kalau syarat terpenuhi baru kita akan matangkan lebih lanjut,” ujarnya. (dno)

Penulis: Sondan Barlian Siregar

Sutiyoso: Solidaritas Anggota Kopassus Memang Tinggi

AntaraAntara – Rab, 27 Mar 2013

Jakarta (ANTARA) – Mantan Asisten Personil, Asisten Operasi, dan Wakil Komandan Jenderal Kopassus periode 1988-1992 Sutiyoso menyatakan solidaritas pasukan Kopassus memang tinggi jika dikaitkan dengan kesetiakawanan antarpersonelnya.

“Aparatur kita Kopassus itu memang punya solidaritas tinggi, punya rasa kebersamaan. Seluruh Kopassus di seluruh dunia seperti itu karakternya,” kata Sutiyoso dijumpai pada acara peluncuran buku “34 Wartawan Istana Bicara Tentang Pak Harto” di Wisma Antara, Jakarta, Rabu.

Pernyataan Sutiyoso itu menanggapi adanya dugaan bahwa anggota militer Kopassus terlibat dalam peristiwa penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman yang terjadi pada Sabtu (23/3) dini hari.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan meskipun solidaritas Kopassus tinggi namun dia meminta seluruh pihak menunggu hasil investigasi kepolisian.

“Kita tidak bisa langsung menuding itu dilakukan Kopassus. Kita tunggu polisi. Dan siapa pun yang salah harus dihukum,” ujar dia.

Sebelumnya terjadi peristiwa penyerangan yang dilakukan sekelompok orang terhadap empat tahanan di lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (23/3) dini hari.

Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Polisi Sabar Raharjo mengatakan penyerangan dilakukan sekelompok orang bersenjata api dan menembak mati empat tersangka pengeroyokan anggota TNI yang dititipkan di lapas tersebut.

“Penyerangan pada sekitar pukul 02.00 WIB itu dilakukan oleh sekitar 17 orang. Mereka masuk ke lapas dengan cara melompat pagar,” kata Sabar Raharjo.

Menurut dia, setelah berhasil masuk area lapas, para pelaku memaksa petugas jaga menunjukkan sel keempat tahanan kasus pengeroyokan di Hugo`s Cafe, Sleman, yang mengakibatkan anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan meninggal dunia.

Dia mengatakan kelompok penyerang juga membawa semua CCTV yang ada di lokasi.

Sumber di Lapas Cebongan yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan kelompok penyerang sempat menembaki pintu lapas, dan meledakkannya. Kemudian mereka masuk ke lapas, dan mencari empat pelaku penganiayaan terhadap anggota TNI AD itu.

LSM Setara Institute menduga peristiwa itu dilakukan oleh oknum Kopassus.

“Sangat sulit menyangkal bahwa ini terlatih. Kalau ini pantas diduga dilakukan oleh oknum Kopassus dan ini belum lagi fakta terlatih, penggunaan senjata dan saya dengar ada penyelidikan, mereka menggunakan bahasa komando dan sebagainya,” kata Ketua Setara Institute, Hendardi di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu.

Namun sejauh ini Kopassus Grup II Kandang Menjangan telah menegaskan tidak terlibat dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini pihak kepolisian masih bekerja melakukan investigasi terkait peristiwa tersebut.(ar)

PKP Indonesia Siap Implementasikan Pancasila

Pandji R Hadinoto Wankrah
Jakarta, majujakarta.com : Semangat merah putih 45 bangkit kembali setelah partai PKPI menang di PT TUN dan lolos Verifikasi Faktual di Komisioner KPU yang berujung PKPI lolos mengikuti pemilu 2014. Partai yang mendapat No. Urut 15, ini didirikan oleh Sutiyoso atau lebih dikenal dengan sebutan Bang Yos (mantan Gubernur Provinsi DKI Jakarta). Partai PKP Indonesia ini dibangun oleh para pejoang angkatan 45, yang notabene para fungsionaris partainya punya ideologi kebangsaan yang sangat tinggi untuk itu.Salah seorang fungsionaris Partai PKP Indonesia mengatakan,” dirinya akan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebab Nasionalis Pancasila, merupakan penegak Jatidiri Bangsa dan kearifan lokal. Sehingga partai ini sangat menjunjung tinggi kaedah-kaedah yang terkandung dalam butir-butir maupun batang tubuh Pancasila. Demikian hal ini dikatakan Pandji R Hadinoto Wankar, saat konferensi pers di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Jum’at (29/3)Dikatakan, Pandji, Partainya akan mengimplementasikan Pancasila, sebab pancasila itu merupakan semangat kemerdekaan kita dan untuk itu, saat ini kami sedang bekerjasama dengan “Universal Peace Federation”. Katanya. Pandji lebih menekankan partainya pada pengamalan pancasila, disisi lain Pancasila itu ada didalam al qur’an, seperti sila pertama, Ketuhanan yang maha esa, itu ada didalam al qur’an, “ ujarnya.Pada dasarnya ada 123 nilai-nilai luhur pada Pancasila, dan selayaknya itu dapat di implementasikan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Katanya. Disisi lain Tata nilai kearifan lokal kenegarawan pun telah diatur dalam Pancasila, seperti contoh; “ Ketahanan Bangsa Indonesia; “ Kehidupan keagamaan tidak rawan, kehidupan Ideologis tidak retak, Kehidupan Politis tidak resah, Kehidupan ekonomis tidak ganas, Kehidupan sosial budaya tidak pudar, Kehidupan HanKamNas tidak lengah, dan Kehidupan ekologis tidak gersang.Masih kata Pandji, terkait dengan Kepemimpinan Kebangsaan, yakni seorang pemimpin harus Demokrasi, Transparan dan terbuka, Rasional, Efisien dan efektif, Setia kepada Negara, Mengeliminasi musuh yaitu Dis Integrasi, Setia kepada semua tanpa pilih kasih, menyelesaikan tiap tugas perjuangan/pembangunan sampai tuntas, setiap hari melatih diri berolah jiwa, berolah fikiran dan berolah raga. Jadi dari semangat benteng Pancasila itulah partai PKP Indonesia ini muncul kepermukaan. Pungkasnya. (nah)

Share this post on Delicious StumbleUpon this post Share this post on Digg Tweet about this post Share this post on Mixx Share this post on Technorati Share this post on Facebook Share this post on NewsVine Share this post on Reddit Share this post on LinkedIn
Berita Terkini

Kamis, 29-03-2013 23:12

Pemilu 2014 Diwarnai Wajah Baru

Angga Susanto

Peserta Pemilu ilustrasi

Peserta Pemilu ilustrasi

TERKAIT

JAKARTA, PESATNEWS – Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 nanti akan diwarnai oleh wajah-wajah baru. Pertaruhan besar akan terjadi antara wajah lama dan baru, dengan itu harus ada perlakuan sama bila ingin jalanya Pileg ini lancar.

“Bicara soal wajah baru, apakah bisa mendapatkan perlakuan fair di konstentasi. Tentu ini berkaitan dengan pemilu secara fair,” ucap Toto Sugiarto dalam diskusi yang digagas KJPP di Bawaslu, Jakarta, Jumat (29/3/2013).

Pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) ini memaparkan, dengan adanya PBB dan PKPI maka bertambahnya peserta Pemilu dan alternatif bagi pemilih.

“Atas keputusan KPU menerima hasil putusan PTTUN. Mempunyai alternatif pilihan, adanya PBB dan PKPI,” tandasnya.

Toto menambahkan, dengan adanya wajah-wajah baru tersebut dalam Pencalegan pada Pileg 2014 menjadikan jalanya Pileg berlangsung secara fair dalam merangkul konstituenya. [*]

Editor : Hasan Basri

Rabu, 06 Februari 2013 – 13:32:18 WIB

Mantan Wartawan Senior Kompas, Jadi Dewan Pembina KJPP

Diposting oleh : Administrator

Kategori: Umum

komhukumimage

Komhukum (Jakarta) – Budi Purnomo Karjodihardjo, mantan Wartawan Senior Kompas akhirnya diputuskan menjadi Dewan Penasehat Komunitas Jurnalis Peduli Pemilu (KJPP) untuk memperkuat organisasi wartawan yang sehari-hari meliput di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) serta partai politik.“Keputusan diambil secara bulat dalam sebuah rapat pleno yang dihadiri para pengurus dan anggota KJPP, hari Selasa malam,” kata Pimpinan Kolektif KJPP D. Roy Wijaya dari Komhukum.com yang didampingi Inisiator KJPP Rizal Siregar dari Pos Kota  di Rumah Kami, JL. Tanjung 47, Menteng, Jakarta, Selasa (5/02).Budi Purnomo merupakan, mantan wartawan Persda Kelompok Kompas Gramedia di antaranya, Harian Surya, Bernas, Sriwijaya Pos, Serambi Indonesia. Bahkan dia dikenal sebagai pengamat komunikasi politik dan Koordinator Karjodihardjo Media Center itu dinilai berhasil menjadi tim sukses berbagai Pilkada, termasuk ketika menjadi Tim Kampanye Jokowi-Ahok.Kini Budi juga masih membantu Media Center Tim Pemenangan Rieke-Teten, bahkan kabarnya Calon Gubernur Bali dan Calon Walikota Tangerang sudah menawarinya sebagai Koordinator Media Center.Roy Wijaya menjelaskan, teman-teman pers peliput pemilu menilai Budi Purnomo berjasa dalam memberikan kontribusi pemikiran yang baik terhadap organisasi jurnalis ini.”Dengan masuknya Budi yang juga seorang wartawan senior di sebuah media ternama di tanah air jajaran pengurus KJPP, kami mengharapkan organisasi ke depannya akan semakin baik dan lebih profesional,” jelasnya.Roy Wijaya secara khusus juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada partai politik, pengamat politik, dan pemerintah yang selama ini mendukung KJPP dengan menghadirkan narasumber untuk hadir dalam diskusi setiap hari Jumat.”Kerjasama yang baik akan terus kita lanjutkan, kalau ada kritik dan masukan juga akan kami tampung untuk perbaikan organisasi,” tandas Roy. (K-2/Roy)

Kontributor : Roy Wijaya


image

Advertisements

1 Response to “Politik : PKPI Usung BaCaPres Sutiyoso [KJPP]”


  1. May 7, 2013 at 5:43 am

    this is a very beautiful one :) your swapper is going to be lucky :)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Blog Stats

  • 3,310,126 hits

Recent Comments

Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Kepemimpinan : Satrio Piningit…
Ratu Adil - 666 on Sejarah : Bangsa Lemuria, Lelu…

%d bloggers like this: